close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Wagub Sulsel Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Secara Daring

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 secara daring, Kamis, 1 Oktober 2020.

Upacara itu diikuti oleh segenap unsur Forkopimda Sulawesi Selatan serta Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Serta diikuti oleh Menteri, pimpinan lembaga negara, perwakilan Indonesia di luar negeri hingga kepala daerah di Indonesia wajib mengikuti upacara dari kantor masing-masing.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang dipusatkan di Monumen Pansasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Wagub Sulsel beserta Forkopimda yang mengikuti upacara daring ini tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila ini mengangkat tema yakni “Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila”.

Upacara diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan mengheningkan cipta untuk para pahlawan. Pembacaan Teks Pancasila oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Selanjutnya, pembacaan Naskah UUDNRI Tahun 1945 oleh Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Kemudian, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy membacakan doa.

Bagi Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, “momentum hari Kesaktian Pancasila ini untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi yang menjadi korban keganasan G30 S/PKI dengan selalu menjadi benteng keutuhan NKRI dalam dasar Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Ikuti Rapat Paripurna Penetapan Ranperda Perubahan APBD 2020

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Rapat Paripurna di Lantai 3 DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (30/9/2020).

Rapat paripurna ini dengan agenda Persetujuan Bersama Antara DPRD dan Gubernur Sulawesi Selatan terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020; dan
Penetapan Keputusan DPRD tentang Rencana Kerja (Renja) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syahruddin Alrif diikuti oleh Ketua DPRD Sulsel, Wakil Ketua, Anggota DPRD Sulsel, Sekretaris Daerah, Kepala OPD Lingkup Pemprov Sulsel.

Mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga tetap memberlakukan protokoler kesehatan. Dengan mewajibkan penggunaan masker, jaga jarak dan pembatasan peserta. Sehingga Paripurna ini ada yang mengikuti melalui virtual.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel membacakan terkait Persetujuan Bersama Antara DPRD dan Gubernur Sulawesi Selatan terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020.

Saat dimintai pendapatnya, seluruh Fraksi DPRD Sulsel menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020 ini.

Hal sama disampaikan oleh Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. “Pada intinya kita sudah dengarkan laporan dari Banggar dan ada beberapa masukan dari fraksi. Insya Allah, semangat kita bersama, kami Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan setuju untuk dilanjutkan dan disetujui sebagai Perda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020,” ucapnya.

Usai mendengarkan pendapat, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika melakukan penandatanganan naskah persejutuan Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020.

Dalam kesempatan itu, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman membacakan sambutan Gubernur, Nurdin Abdullah.

“Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020 sudah melalui proses pembahasan yang sungguh-sungguh dan telah menghasilkan banyak perbaikan dalam rangka penyempurnaan,” ungkapnya.

Ia pun menghanturkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. “Kepada Banggar, segenap Pimpinan DPRD Sulsel yang telah bekerja keras merampungkan pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020 tepat pada waktu yang ditetapkan. Serta kepada tim Anggaran Pemerintah Daerah dan semua pihak terlibat, termasuk SKPD yang memberikan dukungan maksimal sehingga Ranperda dihasilkan dengan baik,” tuturnya.

Sebelum ditetapkan sebagai Perda, kata dia, Ranperda tentang Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020 ini melalui evaluasi Kementerian Dalam Negeri RI.

“Setelah ditetapkan jadi Perda, saya minta kepada Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah sebagai pengguna anggaran agar melakukan langkah-langkah percepatan melalui dokumen pelaksanaan anggaran satker perangkat daerah masing. Sehingga dapat dilaksanakan dengan baik, cepat dan tepat serta tujuan harus efektif,” pungkasnya .

Ia pun meminta agar dilakukan perhatian dan berupaya maksimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.(jalu)

read more
DaerahNews

Keynote Speaker di Kuliah Umum STIA LAN, Wagub Sulsel Bagi Pengalaman Kepemimpinan di Tengah Pandemi Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Prodi Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur (MSDMA) Politeknik STIA LAN Makassar menggelar Kuliah Umum secara virtual melalui Zoom, Rabu (30/9/2020).

Dengan mengangkat tema “Leadership During and Post Pandemic” artinya Kepemimpinan Selama dan Pasca Pandemi. Menghadirkan dua keynote speaker dalam kuliah umum ini. Yakni Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Mereka berbagi pengalaman menjalani kepemimpinan di masa pandemi dan berbagi inspirasi untuk para pemimpin di masa yang akan datang kepada peserta yang ada dari mahasiswa.

Diketahui, masa krisis adalah masa dimana kualitas sejati seorang pemimpin diuji, begitu pula Pandemi Covid-19 adalah momentum bagi para pemimpin daerah untuk membuktikan kualitas kepemimpinan mereka. Memimpin di masa Pandemi adalah pekerjaan yang tentu saja sangat sulit dan rumit, sehingga siapapun yang berhasil menunaikannya adalah pemimpin yang luar biasa.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengakui luar biasa atas topik dalam kuliah umum ini. Ia pun menyampaikan, jika dalam kondisi pandemi Covid-19, kepemimpinan sedang diuji.

“Kita harap lahir pemimpin-pemimpin yang jauh lebih baik, mencintai rakyatnya, dicintai oleh rakyatnya, surga selalu mengatakan benar jika benar dan salah jika itu salah atau tidak mengubah sesuatu hal,” pungkasnya.

Sejak munculnya pandemi Covid-19, kata Andi Sudirman, bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan refocusing anggaran APBD Tahun 2020 senilai Rp 500 Miliar untuk penanganan Covid-19.

Program Wisata Duta COVID-19 yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. “Kita support sektor hilir. Seperti belanja fisik infrastuktur rumah sakit, alat kesehatan, dan sebagainya. Maka sektor hulu juga kita intervensi,” pungkasnya.

Dalam sektor hulu dilakukan diantaranya pengetatan Protapkes di masyarakat; alat cuci tangan, face shield (pelindung wajah); operasional edukator/promotor kesehatan, keamanan penjaga Protapkes. Salah satu upaya Pemprov Sulsel guna menekan Covid-19 dengan hadirnya program duta wisata covid-19 dipusatkan di Makassar.

Ia pun bercerita, jika dirinya mengajukan kepada Gubernur agar memisahkan pasien yang bergejala dan orang yang pernah berinteraksi dengan pasien terkonfirmasi (positif) tanpa gejala (tidak sakit) dan Bapak Gubernur sambut baik idenya serta langsung diinstrukan untuk dikerjakan.

Disisi lain, melihat banyaknya bisnis hotel yang hampir tutup. Membuat Pemprov melakukan upaya isolasi pasien yang pernah kontak dengan positif maupun OTG. Sehingga tidak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit maupun dipisahkan dengan masyarakat yang tidak sakit. Selain membantu bisnis perhotelan, juga membantu usaha catering. Yang akan disiapkan untuk pasien dalam program wisata covid-19.

“Lahirlah wisata covid-19. Di hotel ini ada pendampingan medis, tenaga kesehatan, menjaga peningkatan imun, olahraga dan sebagainya,”w katanya.

Awal hadirnya program duta wisata covid-19, tidak populer. Namun Pemprov Sulsel melakukan dengan penuh keyakinan hingga saat ini, langkah itu diapresiasi oleh Pemerintah Pusat hingga WHO.

“Saya sempat diprotes, kenapa dibawa semua ke Makassar. Saya pikir ini untuk menyelamatkan pangan di daerah. Jadi pertarungan di Kabupaten/Kota lainnya hanya produksi pangan. Bagaimana menstabilkan perekonomian, harus survive (bertahan),” imbuhnya.

Ia menyampaikan, “sebuah kebijakan adalah pertarungan politik. Sebuah kebijakan yang baik, terkadang tidak populer,” akunya.

Ia pun kembali mengingatkan, untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Proteksi yang paling aktif saat ini, masker. Masker diperketat cara efektif untuk preventif,” ujarnya.

Ia pun meminta agar masyarakat jujur di tengah kondisi pandemi ini. Integritas dan kejujuran seseorang tidak dapat diukur dari tingginya sekolah. “Jangan datang kerja kalau sakit, karena bisa saja mencelakai orang lain. Kita kerja cari uang untuk sehat dan ibadah bukan untuk sakit,” akunya.

Ia pun berpesan kepada para mahasiswa yang mengikuti kuliah umum ini, agar memiliki salah satu bidang yang dikuasainya.

“Adik-adik jadi diharapkan jadi pemimpin-pemimpin yang tetap memiliki karakter pribadi,” tuturnya.

Dirinya sebagai Wakil Gubernur berupaya melakukan yang telah diamanahkan. “Saya maksimalkan pembangunan. Harus amalkan social justice (keadilan sosial). Saat ini kita tidak krisis orang-orang yang pintar, orang-orang yang cerdas. Tetapi kita butuh moral kepemimpinan, memiliki integritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, “saya ingin menggariskan sejarah, bahwa membangun Sulsel harus lebih hebat, pemimpin memiliki integritas dan tidak memiliki kepentingan didalamnya,” pungkasnya.

Ia pun berpesan agar menjadi pribadi diri sendiri, bersyukur dengan apa yang dimilikinya.(jalu)

read more
DaerahNews

Terkait Kebijakan Investasi, Prof Rudy Contohkan Bantaeng

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menjadikan Kabupaten Bantaeng sebagai salah satu prototipe pemerintahan yang memiliki kebijakan yang strategis dan ideal dalam menciptakan iklim investasi yang sehat di wilayahnya. Menurutnya, Bantaeng selama ini berhasil menghadirkan kemudahan dan kecepatan layanan yang membuat investor tertarik untuk masuk menanamkan modalnya. Hal tersebut diceritakan Prof Rudy saat berlangsung pertemuan dengan pengurus Ombudsman Kota Makassar, di Balaikota Makassar, Rabu (30/9/2020).

“Tonggak pergerakan ekonomi itu ada pada investasi, itu sudah ditegaskan Bapak Presiden Jokowi saat berpidato. Jangan pernah berharap pembangunan akan bagus jika hanya berdasarkan pada PAD (Pendapatan Asli Daerah) saja, karena itu nilainya terlalu kecil jika berbicara tentang kebutuhan pembangunan, makanya itu investasi lah yang menggerakkan ekonomi”ujar Prof Rudy.

Olehnya itu menurut Rudy, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus selalu untuk kepentingan masyarakat.

“Misalnya itu hadirkan layanan yang memudahkan, jangan dipersulit jika itu bisa dipermudah. Jangan dibuat lambat jika sebenarnya itu bisa dibuat cepat. Jika ada calon investor yang masuk, berikan kemudahan, berikan “karpet merah” agar merasa nyaman berinvestasi di wilayah kita” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy juga meminta kepada Ombudsman agar ikut berperan memberikan masukan, melakukan koreksi terhadap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) jika melihat ada kekurangan dalam menjalankan tugasnya.

“Saya berharap Ombudsman bisa memberi edukasi ke masyarakat kita, termasuk memberikan koreksi kepada OPD jika melihat kinerjanya tidak maksimal. Kasihan masyarakat kita jika pekerjaan yang dilakukan hanya bersifat rekayasa dan manipulasi yang tujuannya untuk pencitraan saja” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Ombudsman Makassar, Andi Ilhwan Patiroy yang datang bersama sejumlah jajaran nya
membenarkan tentang masih banyaknya layanan publik di Kota Makassar yang belum ramah investasi.

Ditempat ini, ia juga melaporkan kepada Prof Rudy terkait kinerja Ombudsman selama periode triwulan satu dan triwulan kedua sesuai amanah Perwali nomor dua tahun 2019.

“ Di triwulan kedua ini, kami banyak menemukan persoalan terkait izin bangunan serta proses penerimaan siswa baru” ujarnya.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Dukung Pembebasan Lahan Akses Jalan Tol Makassar New Port

LANGITKU NETWORKS, Makassar – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menggelar rapar koordinasi bersama Pemerintah Kota Makassar, PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) dan Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) terkait akses Jalan Tol Makassar New Port, di Makassar New Port, Jalan Sultan Abdullah Raya, Selasa (29/9/2020).

Direktur Teknik Pelindo IV, Prakosa Hadi Takariyanto mengatakan, jalan akses yang ada saat ini untuk memasuki Makassar New Port sangat tidak layak untuk dilewati oleh kendaraan-kendaraan pengangkut kontainer.

“Untuk itu, untuk memperlancar Makassar New Port yang akan menjadi terminal peti kemas atau pelabuhan terbesar di wilayah Inonesia Timur, kita harus melakukan pembangunan jalan tol,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk konektivitas antara jalan tol dan Makassar New Port dibutuhkan pembebasan lahan dengan panjang sekitar 300 meter dan lebar sekira 20 meter. Ia menambahkan, jalan tol ini sudah direncanakan sejak awal tahun 2018. Bina Marga meminta Pelindo IV untuk menyiapkan lahan dan Bina Marga (PT Bosowa Marga Nusantara) akan membangun jalan tol tersebut.

“Jadi kurang lebih 6.000 sampai 7.000 meter persegi akan ada pembebasan lahan. Untuk itu kita memohon dukungan agar jalan tol ini bisa terealisasi. Makassar New Port ini akan kita selesaikan di akhir 2022 sehingga awal 2023 nantinya sudah bisa beroperasi secara full,” jelasnya.

Direktur Utama PT BMN dan JSTE, Anwar Toha menambahkan, pihaknya terus mendukung rencana pembangunan akses tol Makassar New Port. Menurutnya, saat ini ia meminta seluruh pihak fokus pada masalah utama yakni pembebasan lahan.

Sementara Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin berharap, ada langkah-langkah nyata kedepan secara sitematis untuk menyelesaikan masalah utama yakni pembesan lahan. Ia meminta rapat selanjutnya semua unsur terkait masalah pembebasan lahan dihadirkan.

“Saya minta Pak Sekda (M Ansar) untuk menginisiasi progres pembebasan lahan dengan berkoordinasi dengan Pelindo IV supaya kita segera mendapatkan kepastian dari pemilik lahan bahwa lahan tersebut bisa diserahkan sehingga pembangunan akses Tol Makassar New Port bisa lancar,” katanya.

Prof Rudy menjelaskan, disetiap negara berkembang, pelabuhan suatu pintu gerbang masuk yang sangat penting untuk investasi. Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur pelabuhan sangat menentukan fungsionalitas di dalam mendukung arus investasi seperti logistik yang keluar masuk.

“Tentu Pelindo IV merupakan infrastruktur investasi yang sangat penting. Sehingga atas nama Pemerintah Kota Makassar kami mendukung upaya-upaya untuk mengembagkan pelabuhan ini secara terus menerus,” pungkasnya.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Revitalisasi Taman di Makassar, Prof Rudy Kumpulkan seluruh Camat

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengumpulkan seluruh camat se Kota Makassar di lantai 11, Gedung Balaikota Makassar, Selasa (29/9/2020).

Dipertemuan tersebut, Prof Rudy menekankan seluruh camat untuk melakukan revitalisasi di seluruh taman-taman kota yang ada di wilayahnya masing-masing. Untuk proses pengerjaan seluruh taman-taman diseluruh wilayah Kota Makassar, Prof Rudy menunjuk Dinas Lingkungan Hidup sebagai kordinator yang akan mengontrol seluruh proses penataan taman di Makassar.

“Terlalu jauh kita berbicara kota dunia, sementara fakta nya kota kita masih jauh dari kriteria-kriteria itu. Ada tiga dasar pijakan yang menjadi tumpuan kita dalam menyusun program yakni kota nyaman, daya tarik wisata, serta ramah untuk berinvestasi” ujarnya.

Khusus persoalan taman kata Prof Rudy akan fokus pada pembenahan sistem pengelolaan taman yang terintegrasi, termasuk dalam memilih sumber daya manusia yang bersentuhan langsung dengan pengelolaan taman.

“Tidak boleh lagi ada bunga yang mati karena salah urus, tidak boleh lagi ada taman yang gersang karena tidak diperhatikan” tegas Prof Rudy saat berbicara.

Menurut Rudy, substansi kota metropolitan, selain persoalan infrastruktur, parameter dasarnya yakni ketersedian air bersih, sistem transportasi, sistem kebersihan, fasilitas umum, faktor keamanan dan kenyamanan.

“Hadirnya taman yang asri, penataan pedestarian yang memperhatikan estetika dan kenyamanan bagi warga yang beraktifitas adalah target kita. Makanya kita libatkan ahli taman serta tim Penggerak PKK untuk melakukan penilaian taman disetiap kecamatan, sehingga kita bisa ukur kecamatan mana yang memiliki konsentrasi tinggi dalam menata wilayahnya” lanjut Rudy.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Mario Said saat berbicara mengatakan bahwa pihaknya akan fokus melakukan konsolidasi dengan seluruh kecamatan, menciptakan sinergi dilapangan, termasuk memastikan seluruh program yang terkait penataan taman berjalan maksimal dan tepat waktu.

“Insya Allah, kita bersinergi untuk menciptakan taman yang asri di Makassar, memperkuat komunikasi dengan seluruh stakholder, baik dengan para camat, tim penilai taman, termasuk tim-tim teknis yang bersentuhan langsung dengan penataan taman” ujar Mario Said.

Selain taman, dalam pertemuan tersebut juga membahas sejumlah hal, diantaranya penataan kebersihan, teknis pengoperasian mobil sampah, serta penataan perparkiran.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Hadiri Silaturahmi Kepala BNPT dan Pimpinan Ponpes

LANGITKU NETWORKS, Sinjai – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Komjen Pol. Dr. Drs. Boy Rafly Amar melakukan silaturahmi bersama Pimpinan Pondok Pesantren se Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020.

Pertemuan itu berlangsung di Masjid Islamic Center Sinjai, Senin (28/9/2020). Dengan mengusung tema “Penguatan Peran Pondok Pesantren Dalam Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”.

Yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman; Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa; Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong.

Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa menyampaikan, bahwa silaturahmi bersama Kepala BNPT ini diikuti oleh pimpinan dari 23 Pondok Pesantren se Sulawesi Selatan. Di mana 18 Pondok Pesantren diantaranya berasal dari Kabupaten Sinjai.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Pemprov Sulsel, memberikan apresiasi atas pertemuan ini. “Semoga terjalin harmonisasi antara Pemprov dan pesantren terus menggeliat dan menjalin komunikasi yang baik. Dengan sinergi, sama-sama kita baik,” tegasnya.

Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Drs. Boy Rafly Amar mengatakan, “silaturahmi ini kesempatan emas yang baik bagi kami untuk bisa mensosialisasikan tugas-tugas kami dan harapan-harapan Negara untuk masyarakat,” imbuhnya.

Ia pun memaparkan, sejarah terbentuknya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Alhamdulillah kita bertemu pimpinan Ponpes, tentu ada hal yang ingin kami sampaikan untuk dapat jalin kerjasama antara kita,” ujarnya.

Pondok Pesantren, kata dia, tidak terlepas dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Banyak pahlawan-pahlawan dari Pondok Pesantren.

“Harapan BNPT untuk Pondok Pesantren antara lain sebagai agen perubahan sosial, yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama juga ikut serta dalam menjaga kedaulatan NKRI; sebagai lembaga dakwah yang mengajarkan Islam secara damai; sebagai pendidikan yang bertujuan mendelegasikan manusia dari keterbelakangan dan berupaya mencerdaskan bangsa, melahirkan santri pendidikan keagamaan, umum dan kebangsaan; serta sebagai garda terdepan dalam mencegah radikalisme, intoleran dan terorisme,” pintanya.(jalu)

read more
DaerahNews

Prof Rudy Ajak Sektor Usaha Ciptakan Inovasi Berbasis Protokol Kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengajak seluruh sektor usaha untuk bangkit dengan menciptakan inovasi layanan berbasis protokol kesehatan yang mendukung lahirnya kebiasaan baru di tengah pandemi virus Covid-19. Menurutnya, inovasi layanan menitik beratkan pada upaya mengurangi kontak langsung, menerapkan protokol kesehatan, namun tetap memiliki daya dorong terhadap pergerakan ekonomi.

Hal ini ditegaskan Prof Rudy ketika menghadiri peluncuran Virtual Grab Driver Center (GDC) di Kantor Pelayanan Pengaduan Grab Kota Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Senin (28/9/2020).

“Saat ini kita masih terus bergulat pada upaya pengendalian virus Covid-19. Melalui berbagai inovasi, kita berharap mampu mengatasi dua problematika yang sedang kita hadapi saat ini, yani kesehatan dan pemulihan ekonomi” ujar Prof Rudy.

Ditempat ini, Prof Rudy menyampaikan apresiasi kepada pihak Grab Indonesia yang telah menciptakan inovasi virtual Grab Center Indonesia yang berbasis pada upaya meminimalisasi terjadinya interaksi secara langsung demi mengurangi resiko paparan virus.

“Kami selalu mendukung inovasi yang menekankan pada upaya meminimalisasi terjadinya kontak langsung seperti yang dilakukan Grab Indonesia hari ini. Layanan ini tidak mengurangi kualitas layanan, namun sangat efektif dalam melawan penyebaran virus. Ini yang kami inginkan, ekonomi berjalan, tapi sektor kesehatan tetap menjadi perhatian utama” lanjutnya.

Sementara itu, Head Of Sulawesi, Grab Indonesia, Ahmad Hidayat mengatakan, layanan Virtual Grab Driver Center (GDC) diluncurkan untuk memudahkan Mitra Grab dalam mendapatkan pelayanan, namun tetap mengedepankan pada upaya terciptanya adaptasi kebiasaan baru di era pandemi.

Sejumlah layanan virtual yang disiapkan memudahkan bagi para driver dalam mengakses sejumlah layanan seperti penggantian data Mitra, akun dinonaktifkan, dan keluhan mitra lainnya. Sebelumnya, untuk mendapatkan layanan tersebut, para driver mendapatkan layanan langsung dari operator melalui pertemuan fisik.

“Kita ingin mendukung program protokol kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah dalam pencegahan penularan virus Covid-19. Layanan virtual yang kami siapkan ini tidak lagi mengharuskan Driver untuk melakukan tatap muka langsung dengan operator, namun cukup dengan layanan video call” ujar Ahmad Hidayat.

Rencananya, Virtual Grab Driver Center akan ditempatkan disejumlah titik strategis di Kota Makassar demi menjangkau seluruh mitra Grab di Makassar.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pilot Project Di Mulai, Wagub Sulsel Tinjau Pembangunan Embung Irigasi Pallae

LANGITKU NETWORKS, Bone – Infrastruktur pertanian menjadi salah satu program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dikepemimpinan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

Melalui pembangunan bendung dan jaringan irigasi. Seperti yang tengah dalam proses pengerjaan pada bendung dan jaringan irigasi Pallae.

Melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Bone, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meninjau progres bendung Pallae yang terletak di Desa Turu Adae, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, 26 September 2020.

Keberadaan embung selain untuk irigasi sawah juga bermanfaat untuk konservasi air yang dapat digunakan sebagai sumber air baku, sumber air bagi ternak terutama pada saat musim kemarau.

“Kami meninjau pilot project pembangunan embung irigasi pallae,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.

Bendung ini menjadi harapan masyarakat, sebab dapat menjadi sumber irigasi sawah. Dirinya pun mendengarkan masukan-masukan oleh masyarakat setempat.

“Kami juga hadir untuk mereview konstruksi untuk memastikan air bisa mengalir grativitasi menuju embung, cukup untuk irigasi sawah sekitar,” sambungnya.

Nantinya, kata dia, embung ini akan menjadi objek agrowisata di wilayah itu.(jalu)

read more
DaerahNews

Muh. Taslis: Ajak Berkolaborasi Demi Majukan Gerakan Literasi di Kabupaten Gowa

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gowa, Muh. Taslis, SH, MH, menaruh perhatian besar pada pengembangan gerakan literasi di wilayahnya. Hal ini mengemuka saat Muh. Taslis menerima sejumlah penggiat literasi yang bertandang ke kantornya di Jalan Beringin, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Jumat, 25 September 2020.

“Kita perlu sama-sama bersinergi dan berkolaborasi dalam memajukan gerakan literasi di Gowa untuk meningkatkan minat baca masyarakat,” katanya.

Muh. Taslis, yang didampingi Irfan Latief, SE, Kepala Seksi Pembinaan Perpustakaan dan Pengembangan Minat Baca, ketika menerima panitia kegiatan peresmian Perpustakaan Sejarah Bukit Tamalate, yang akan mengadakan kegiatan besok (Sabtu, 26/9/2020) mendukung dilakukannya penulisan sejarah, khususnya yang terkait dengan para tokoh yang telah berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten Gowa.

Saat itu, hadir pula Rusdin Tompo, penulis dan editor buku, yang datang untuk menyerahkan beberapa buku. Ada tiga judul buku yang diberikan, yakni Sehimpun Puisi “Kata Sebagai Senjata”, buku “Dark Number” yang berisi tentang penanganan narkoba dan HIV/Aids di Sulsel, serta buku “Pekerja Anak di Pannampu, Makassar” yang merekam tentang kegiatan pendampingan anak oleh Lembaga Investigasi Studi Advokasi Media dan Anak (LISAN) atas dukungan Plan Indonesia. Sebelumnya, mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel itu pernah pula menyumbang 4 judul buku yang ditulisnya.

Rusdin Tompo sepakat bahwa pengalaman dan pembelajaran dari para tokoh dibukukan. Bahkan,menurutnya, ada banyak pembelajaran berupa best practices dan inovasi yang dilakukan oleh komunitas dan lembaga juga layak didokumentasikan dalam bentuk buku, supaya tidak mudah hilang dan dilupakan. Dia lalu berbagi pengalaman tentang beberapa naskah bukunya yang ditulis puluhan tahun lalu, tapi karena terdokumentasi baik, maka dapat dibukukan.

Pada kesempatan yang sama, Muh. Taslis menyerahkan bantuan hibah kepada Kepala Desa Je’netallasa, Asrul.ST, MM, berupa 2 unit komputer, 2 rak buku dan 150 judul buku atau sebanyak 300 eksemplar. Bantuan hibah ini berasal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel.

Sementara itu, Irfan Latief, SE, Kepala Seksi Pembinaan Perpustakaan dan Pengembangan Minat Baca, mengatakan di Gowa komunitas literasi tumbuh subur. Dia berharap, komunitas-komunitas ini bisa saling memperkuat, sehingga gerakan literasi kian berkontribusi dalam memajukan budaya baca masyarakat.(jalu)

read more
1 201 202 203 204 205 229
Page 203 of 229