close

admin

DaerahNews

Di Hari Anak, Liza Serahkan Karyanya ke Perpustakaan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Sitti Narwastu Journaliza Daeng Ratu atau disapa Liza dengan didampingi Ibundanya, Dian Muhtadiah Hamna menyerahkan karyanya ke Dinas Perpustakaan Makassar yang diterima langsung oleh Pustakawan, Tulus Wulan Juni di ruang kerjanya, Kamis (23/07). Buku cerpen berjudul Baju Koko Ahmad adalah buku pertamanya yang hari ini diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2020.

Buku setebal 126 halaman ini memuat 10 cerita pendek yakni tentang Baju Koko Ahmad, Belajar Menabung, Jerawat Palsu, Juara Kelas, Si Miskin Jadi Penulis, Kejutan di Kolam Renang, Market Day, Noda di Baju Arif, Rahasia Gigi Sehatku dan No! Rayakan Tahun Baru. Liza yang saat ini duduk di kelas VI SDIT Wahdah Islamiyah Makassar memiliki hobi membaca dan menulis. Berkat hobinya yang banyak membaca itu, Liza juga dinobatkan sebagai Duta Baca Pelajar Tingkat SD se-Kota Makassar yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kota Makassar untuk periode tahun 2019-2020.

Pembuatan buku ini merupakan bagian program Liza sebagai Duta Baca Pelajar untuk memberi motivasi diri sendiri dan juga kepada teman-teman seusianya. Selain membuat buku Liza juga membuat program mendirikan Perpustakaan pribadi yang dapat diakses gratis oleh teman-teman di sekitar rumah tempat tinggalnya. Nama Perpustakaannya adalah Perpustakaan “GOSIP” atau akronim dari Generasi Orang Suka Inspirasi Pustaka.

Pustakawan, Tulus Wulan Juni sangat bangga kepada Liza karena masih kecil mampu menghasilkan sebuah tulisan. Sebagai figur pelajar teladan, Liza juga telah membuktikan amanahnya sebagai Duta Baca Pelajar yang bisa memberi inspirasi kepada pelajar lain dan membantu Dinas Perpustakaan Kota Makassar mengkampanyekan kegemaran membaca di masyarakat khususnya kepada para pelajar.

Tunggu cerita Liza di program Sobat “Anak Muda Berkarya Bersama Perpustakaan” (AMBYAR) dipandu Yuna Munadian Yunadia yang akan tayang di Channel YouTube. Selamat Hari Anak Nasional Tahun 2020. Terus berkarya Anak Muda Harapan Bangsa.(jalu)

read more
NasionalNews

Kemenparekraf Dorong Promotor Musik Indonesia Bentuk Asosiasi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong promotor musik lokal untuk membentuk Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) sebagai forum komunikasi dan bertukar pikiran dalam menyelesaikan berbagai isu yang muncul dalam bidang pertunjukan musik, terlebih dalam masa pandemi COVID-19.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani saat menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama para promotor musik, mengatakan, keberadaan asosiasi dapat membantu memberi masukan pemerintah terkait pengembangan event musik di Indonesia.

FGD dihadiri oleh para Promotor Musik antara lain Anas Syahrul Alimi (Rajawali Indonesia), Tommy Pratama (Original Production), Dino Hamid (Berlian Entertainment), Donny Junardy (Ravel Entertainment/Hammersonic), Darshan Pridhnani (HYPE Music Asia), Aminah (Mecimapro), dan Emil Mahyudin (Nadapromotama).

“Perlu ada forum atau asosiasi event untuk membantu pemerintah dalam mengkurasi event-event terbaik di Tanah Air. Dan ini sejalan dengan tugas dan fungsi bidang Event Kemenparekraf, diantaranya mendukung event-event daerah, membesarkan event nasional, serta membawa event internasional ke dalam negeri. Karena, DNA Indonesia adalah kreatif,” kata Rizki Handayani dalam FGD yang berlangsung di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Sehingga kerja sama antara pemerintah dan industri ke depan dapat terjalin semakin intensif mengenai pengembangan event musik, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kunjungan dan pergerakan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara.

Kemenparekraf/Baparekraf tengah menyusun buku panduan protokol kesehatan di bidang pertunjukan musik, sebagai panduan teknis yang mengacu dari Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020. Asosiasi dapat memperkuat pembentukan buku panduan tersebut dengan memberi masukan, terutama terhadap titik-titik penting dalam penyelenggaraan pertunjukan musik.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menyambut baik pembentukan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) dan akan mempelajari lebih lanjut masukan dari para promotor.

 

Agustini Rahayu

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

read more
Lifestyle

Ingin Tubuh Ideal? 5 Minuman Ini Bantu Hancurkan Lemak

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Semua orang pasti menginginkan tubuh yang ideal dan perut yang langsing, terutama kaum wanita. Biasanya untuk mencapainya, mereka rela melakukan diet dan olahraga yang ketat.

Tapi, ternyata ada beberapa minuman yang bisa mewujudkan badan yang ideal dan perut yang langsing. Bahkan minuman-minuman ini bisa membantu menghilangkan lemak di perut dengan cepat. Apa saja ya? Berikut detikcom rangkum dari berbagai sumber.

1. Teh hijau

Dari 14 penelitian mengatakan orang yang mengkonsumsi teh hijau berkonsentrasi tinggi secara rutin selama tiga bulan, bisa menurunkan berat badannya. Berat badan yang bisa diturunkan mencapai 0,2-3,5 kilogram, jauh dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya sama sekali.

Hal ini karena kandungan catechin, yaitu sejenis antioksidan yang mempercepat proses pembakaran lemak dan mengoptimalkan proses metabolisme. Selain itu, teh hijau ini mengandung kafein yang bisa meningkatkan energi saat beraktivitas.

2. Kopi

Zat yang ada di dalam kopi dan teh, yaitu kafein ternyata bisa berfungsi sebagai stimulan dan membantu menurunkan berat badan. Di waktu yang bersamaan, kopi juga bisa memaksimalkan metabolisme tubuh.

Berdasarkan studi pada 33 orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan, mereka yang mengkonsumsi 6 ml kafein bisa membuat kalori di tubuh menjadi lebih sedikit. Bahkan dalam jangka panjang, para pecinta kopi bisa mempertahankan kestabilan berat tubuhnya.

3. Teh hitam

Meski tak sepopuler teh hijau, teh hitam juga bisa menurunkan berat badan. Teh yang terbentuk dari proses oksidasi yang lebih lama ini mengandung flavonoid, yaitu jenis antioksidan yang bisa membantu menurunkan berat badan.

Dalam penelitiannya, kandungan polifenol yang ada di dalam teh hitam bisa menurunkan konsumsi kalori, memecah lemak lebih optimal, dan memberikan rangsangan pertumbuhan bakteri baik di dalam saluran pencernaan.

Pada penelitian lainnya yang melibatkan 2.734 wanita, mereka yang mengkonsumsi teh hitam secara rutin, sehingga memiliki lemak tubuh yang lebih rendah.

4. Air putih

Air putih memang dikenal sangat bagus untuk tubuh. Tapi, ternyata air putih juga bisa membuat orang yang meminumnya merasa kenyang lebih lama, sehingga membantu pembakaran kalori tubuh.

Studi yang dilakukan pada 48 orang dewasa dengan berat badan berlebih membuktikannya. Mereka mengkonsumsi 500 ml air putih sebelum makan dan membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi.

Hasilnya, mereka berhasil menurunkan 44 persen berat badan dalam waktu 12 minggu. Selain itu, air putih juga bisa meningkatkan kalori yang dibakar saat sedang beristirahat.

5. Cuka apel

Sebagian orang mungkin sudah sangat familiar dengan cuka apel. Cuka ini mengandung asam asetat yang bisa menurunkan berat badan, dengan cara menurunkan kadar insulin, mengoptimalkan metabolisme, membakar lemak, hingga menekan nafsu makan.

Hal ini dibuktikan lewat penelitian yang dibantu oleh 144 orang dewasa yang obesitas, dan mereka mengkonsumsi 2 sendok makan (30 ml) cuka apel tiap harinya.

Hasilnya, berat badan turun secara signifikan dan membuat lingkar pinggang serta lemak di perut menurun. Tapi, setelah minum cuka apel jangan lupa kumur ya, karena gigi kalian nanti cepat rusak.

 

 

source : Sarah Oktaviani Alam – detikHealth

read more
Sains & Techno

Leica Rilis M10-R, Punya Sensor 40 Megapixel

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Leica merilis kamera terbaru untuk lini rangefinder M10-nya, yaitu M10-R, yang secara visual terlihat mirip dengan pendahulunya seperti M10 dan M10-P. Apa bedanya?

Resolusi adalah perbedaan paling mencolok dari M10-R dibanding pendahulunya, karena kamera ini mempunyai sensor CMOS 40,89 megapixel. Sementara seri sebelumnya masih menggunakan sensor CMOS 24 megapixel.

Sensor 40 megapixel ini serupa dengan sensor yang dipakai di M10 Monochrom, namun perbedaannya tentu sensor di M10-R bisa menangkap warna selain hitam dan putih.

Selain sensor, Leica M10-R tetaplah sebuah rangefinder M10. Bodi, layar sentuh, antarmuka, baterai, dan bahkan prosesor gambarnya pun sama. Shutternya yang senyap pun serupa dengan M10-P.

Sensor baru ini punya rentang ISO dari 100 sampai 50 ribu, dan Leica mengklaim sensor ini punya dynamic range satu sampai dua stop lebih baik ketimbang sensor 24 megapixel yang dipakai sebelumnya.

M10-R tak punya fungsi perekaman video seperti pendahulunya, namun punya koneksi WiFi dan kompatibel dengan aplikasi FOTOS buatan Leica untuk ponsel. M10-R yang dijual dengan harga USD 8.300 atau sekitar Rp 123 juta adalah varian ke-5 dari keluarga M10, menemani M10, M10-P, M10-D, dan M10 Monochrom yang sampai sekarang masih dijual.

 

 

source : Anggoro Suryo Jati – detikInet

read more
Showbiz

Tampil Gemilang, Wayang Orang Daring Pertama Sirnaning Pagebluk

LANGITKU NETWORKS – “Empak empo tan kuciwa memanise esemmu, nimas ayu Dyah Sembodro pepujanku, wong kuning, legananan tresnaku sundhul wiyati…

Suara Prabu Corona Bhirawa memecah adegan pertama. Inilah pagelaran wayang orang daring pertama di Indonesia, yang disiarkan langsung via ZOOM pada Sabtu 27 Juni 2020 lalu.

“Saya terpaku di depan layar komputer. Laksana ribuan jarum kecil yang menyerbu pori-pori sekujur badan,” ucap Didi Kaspi Kasim, Editor In Chief National Geographic Indonesia.

Acara bertajuk Akhir Pekan Bersama Siaran Langsung Via Zoom Wayang Orang Daring Pertama di Indonesia Sirnaning Pagebluk itu dibuka oleh Prabu Corona Bhirawa dengan tembangnya. Hingga Dewi Wara Sembodro bersanding bersama Raden Arjuna saat menutup pagelaran.

“Semua awak pementasan ini seolah menahan napas,” kata Didi. “Kami mengakhiri pagelaran dengan melepas layar hijau yang berfungsi sebagai latar maya, yang disaksikan langsung oleh para pemirsa. Barangkali ini yang mengejutkan pemirsa: Pagelaran wayang orang ini benar-benar dipentaskan dari rumah masing-masing seniman. Kini, semuanya bisa menyaksikan kehidupan nyata di rumah para seniman: lemari, meja, kursi, dan hiasan dinding,” lanjutnya.

Walaupun pertujunkan itu jauh dari sempurna kata Didi. Namun, banyak seniman lain yang kelak bisa menyempurnakan dan membuat purwarupa dalam dunia pertunjukan digital yang lebih epik.

Peserta yang hadir pun turut memanjatkan pujian dan kepuasan selama menonton pertunjukan wayang orang tersebut.

“Sirnaning Pagebluk” dalam Bahasa Indonesia bermakna “Hilangnya Pandemi”. Tajuk itu merupakan refleksi kita akan keprihatinan, doa, dan pengharapan supaya pandemi lekas berlalu.

Rencana pertunjukan itu sudah di rancang oleh Paguyuban Wayang Orang Bharata dan National Geographic Indonesiasejak lebih dari sebulan lalu.

“Cerita ini bermula dari diskusi bersama awak National Geographic Indonesia. Kami berbincang tentang kekhawatiran nasib para pekerja-pekerja seni yang terdampak situasi dari pagebluk ini. Tanpa pagebluk pun situasi sudah serba sulit bagi mereka. Berat rasa hati membayangkan mereka menghadapi hari-hari bersama keluarga,” ucap Didi.

Betul saja, lebih dari 100 pekerja seni di paguyuban itu harus merindukan pentas. Pagebluk telah memutus hubungan antara mereka dan panggung pementasan di Senen. Semangat mereka untuk berekspresi dan berkarya demi melestarikan budaya tercekat pagebluk.

Walaupun semula tidak paham bagaimana cara mewujudkanya. Pertunjukan ini di dasari oleh pengetahuan panggung daring National Geographic Indonesia dan pengetahuan dan keahlian luar biasa wayang orang dari Paguyuban Wayang Orang Bharata.

“Kami berlatih dan bergelut dengan teknologi, yang sejatinya masih belum menguasainya dengan betul. Kami juga mencari solusi agar pertunjukkan wayang orang ini tetap mempertahankan pakem-pakemnya.”

Didi melanjutkan “Ini bukan perkara mudah. Tak ada buku panduan pertunjukan yang bisa menjelaskan dan memandu kami bagaimana cara mudah melakukannya. Kami harus mencobanya satu per satu, dari kegagalan demi kegagalan.”

“Wayang Orang Daring Pertama di Indonesia” merupakan sinergi National Geographic Indonesia, seniman wayang orang Bharata, bersama PT. Pertamina (Persero) sebagai mitra dalam program pelestarian budaya.

 

source : Siaran Langsung Via Zoom Sinarning Pagebluk

editor : Mahandis Yoanata Thamrin

 

read more
Health

5 Manfaat Jalan Kaki di Pagi Hari, Bisa Cegah Sakit Jantung!

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Jalan kaki adalah olahraga yang paling simpel, bisa dilakukan di mana saja tanpa butuh peralatan mahal. Meski begitu, manfaatnya luar biasa banyaknya. Kelebihan lain berjalan kaki adalah bisa dilakukan sembari melakukan aktivitas lain. Misalnya untuk mobilitas dari tempat parkir menuju tempat kerja, atau menuju tempat makan siang.

Aktivitas sesimpel ini jika dilakukan secara rutin bisa memberikan manfaat sebagai berikut:

1. Meningkatkan energi

Memulai hari dengan berjalan kaki dapat memberikan lebih banyak energi sepanjang hari. Sebuah studi yang dikutip dari Healthline menujukkan bahwa orang dewasa berjalan selama 20 menit di luar ruangan mendapatkan lebih banyak energi daripada yang berjalan dengan waktu yang sama di dalam ruangan. Selain itu, menaiki tangga selama 10 menit memberikan energi untuk menghilangkan ngatuk daripada meminum kopi.

2. Memperbaiki suasana hati

Manfaat fisiologis dari berjalan kaki di pagi hari adalah meningkatkan mood, mengurangi stress, mengurangi kecemasan, dan mengurangi gejala depresi. Untuk hasil yang lebih efektif, disarankan untuk berjalan kai selama 20-30 menit setidaknya 5 hari dalam seminggu.

3. Menurunkan berat badan

Berjalan di pagi hari dapat membantu menurunkan berat badan. Berjalan dengan kecepatan sedang selama 30 menit dapat membakar hingga 150 kalori dengan disertai dengan diet sehat dan olahraga lainnya.

4. Mencegah serangan jantung

Sumber riset dikutip dari Healthline menunjukkan bahwa berjalan selama 30 menit/hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 19 persen. Jika Anda hidup dengan diabetes, berjalan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. bahkan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.

5. Tidur lebih nyenyak di malam hari

Berjalan hal pertama dapat membantu tidur lebih nyenyak di malam hari. Sebuah studi 2017, dikutip dari Healthline mengamati orang dewasa berusia 55 hingga 65 yang mengalami kesulitan tidur di malam hari atau hidup dengan insomnia ringan. Mereka yang berolahraga di pagi hari mengalami kualitas tidur yang lebih baik di malam hari.

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Kapan Waktu Sarapan yang Baik?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sarapan pagi adalah sesi makan paling penting sepanjang hari. Tak hanya memperhatikan kualitas asupan, kita ternyata juga perlu mempertimbangkan waktu sarapan yang baik. Momentum sarapan yang tepat bisa menunjang tubuh tetap bugar sepanjang hari.

Rentang 2 jam setelah bangun tidur

Ahli gizi yang berbasis di Philadelphia AS, Theresa Shank menyampaikan, waktu sarapan yang baik berada dalam rentang dua jam setelah bangun tidur. “Sarapan dalam rentang waktu dua jam sejak bangun tidur dapat mengurangi nafsu makan tak sehat dan gula darah lebih stabil,” jelas dia seperti dilansir Women’s Health. Shank menjelasakan, saat gula darah tidak stabil karena jam makan yang kurang tepat, seseorang cenderung ingin mengemil atau makan berlebihan. “Sarapan dapat mempercepat metabolisme. Begitu bangun tidur, tubuh perlu segera cepat keluar dari kondisi puasa,” jelas dia.

Waktu sarapan yang baik bagi penderita diabetes

Rentang waktu dua jam setelah bangun tidur adalah waktu sarapan yang baik bagi orang dengan kondisi kesehatan normal. Namun tidak berlaku untuk penderita diabetes. Kelompok ini perlu mengontrol kadar gula darah lebih stabil dengan mengatur jam makan. Untuk itu, waktu sarapan yang baik bagi penderita diabetes berada dalam rentang waktu satu jam setelah bangun tidur. “Sarapan dalam rentang waktu satu jam sejak bangun tidur ini bisa menjaga keseimbangan kadar gula darah penderita diabetes,” kata ahli nutrisi Maya Feller, R.D.

Waktu sarapan yang baik saat olahraga

Terkait waktu sarapan yang baik saat olahraga, para ahli gizi sepakat menyesuaikan rekomendasi sesuai kondisi tubuh setiap individu. Setiap individu punya preferensi masing-masing untuk olahraga dulu atau sarapan dulu. Misalkan, seseorang cenderung sakit perut apabila sarapan dulu sebelum olahraga, maka sarapan lebih direkomendasikan setelah kelar berolahraga. Namun, jika Anda tipe orang yang pusing atau kliyengan saat olahraga dalam kondisi perut kosong, ada baiknya Anda sarapan dulu sebelum berolahraga. Anda tak perlu ambil pusing terkait waktu sarapan yang baik saat olahraga. Poinnya, Anda perlu melihat kondisi tubuh. Secara umum, sarapan selang satu sampai dua jam sebelum atau setelah olahraga cukup untuk bekal energi.

Jangan lewatkan sarapan

Saparan pagi yang sehat adalah salah satu fondasi untuk modal beraktivitas sepanjang hari. Tidak sarapan atau melewatkan sarapan bisa memicu masalah kesehatan seperti stres dan kelelahan. Selain itu, melewatkan sarapan juga rentan meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kurang gizi. Pasalnya, orang yang tidak sarapan pola makannya berubah dan cenderung makan berlebihan di lain waktu.

source :
Forbes,WomensHealth
Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

read more
DaerahNews

Guru-guru SDN KoSamJa Buat Buku Pengalaman PJJ Selama Pandemi Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Buku adalah kenangan terbaik menyimpan sebuah pembelajaran bagi seorang guru. Apalagi buku dan guru sulit dipisahkan. Menyebut guru, kita akan diingatkan pada buku-buku pelajaran, bacaan aktivitas pembelajaran yang terkait dengan buku. Menyebut buku, kita akan diingatkan pada pengalaman belajar di sekolah, yang lagi-lagi tak bisa lepas dari buku.

Buku tak hanya berisi rumus dan teori, tapi juga menyimpan catatan, perasaan dan kisah-kisah sarat pembelajaran dan inspirasi. Sayangnya, masih kurang kita temukan kisah-kisah hidup para guru yang ditulis oleh guru itu sendiri. Meski telah banyak gerakan literasi yang memotivasi guru untuk menulis, selalu saja tak mudah untuk memulainya. Padahal kisah para guru, apalagi selama masa pandemi Covid-19, penuh warna, penuh dinamika.

Itulah mengapa, Kepala SD Negeri Kompleks Sambung Jawa, Fahmawati, S.Pd, terus mendorong gurunya agar berani menuangkan pikiran, perasaan dan gagasannya dalam bentuk buku. Walaupun dia mengakui, dirinya pun berproses bersama guru-gurunya itu agar bisa menelurkan buku.

Fahmawati mengemukakan hal itu di sela-sela Pelatihan Menulis, yang diadakan di sekolahnya, di Jalan Baji Gau, Makassar, Rabu, 8 Juli 2020. Pelatihan dengan peserta guru-guru dari sekolah yang namanya biasa disingkat KoSamJa itu, keluarannya nanti berupa buku. Pelatihan ini mengundang Rusdin Tompo, sebagai narasumber sekaligus orang yang nanti menjadi editor buku.

“Jadi nanti guru-guru kami akan menulis pengalamannya memberikan pembelajaran secara daring selama pandemi Covid-19,” kata Fahmawati.

Tulisan dari para guru selama murid-murid dirumahkan sehingga dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) itu akan dikumpul jadi satu bunga rampai. Dikatakan, ada banyak kisah dan cerita yang menunjukkan dedikasi para guru sebagai pendidik.

Pada saat pelatihan, Rusdin Tompo, yang memang merupakan penulis dan editor buku itu lebih banyak berbagi pengalaman dan memberi kiat praktis. Ia juga memberi motivasi agar guru tak ragu menulis, termasuk menulis buku. Ia meyakini ada banyak pengalaman, pembelajaran dan pandangan-pandangan guru yang sangat layak ditulis dan dibukukan.

Sri wahyuningsih Naim, S.Pd dalam sesi tanya jawab mengajukan pertanyaan, bagaimana kalau tulisannya baru sedikit ditulis dan kemudian tersimpan begitu saja. Menurut Rusdin, tulisan belum jadi atau setengah jadi, tetap masih bisa dilanjutkan. Tulisan-tulisan seperti itu anggap saja sebagai modal, tabungan, atau bahan dasar untuk dikembangkan jadi tulisan.

Lain lagi yang ditanyakan Iswati, S.Pd. Ibu guru yang suka bernyanyi ini bertanya, apakah jika seseorang mampu menulis kosakata yang banyak maka ia berpotensi menjadi penulis? Pertanyaan ini diajukan setelah games menyambung kata yang dilakukan peserta. Rusdin Tompo menjelaskan, memiliki perbendaharan kata yang banyak bisa jadi awal bagi seseorang untuk bisa menulis. Karena dengan banyak stok kata maka tentu saat menulis dia tidak kesulitan membuat kalimat atau punya banyak pilihan diksi.

Pelatihan dengan kelas kecil ini rupanya cukup interaktif. Peserta tampaknya berupaya mendapatkan tips-tips praktis dari narasumber yang sudah menulis dan menjadi editor puluhan buku dengan ragam genre itu. Salah satu yang juga didiskusikan adalah bagaimana mengatasi kemandekan saat menulis.

“Bagaimana cara mengatasi moody saat menulis,” tanya Irwan Ali, S.Pd, guru kelas IVB yang ikut dalam pelatihan hari itu.

Rusdin Tompo kemudian berbagi pengalaman cara mengatasi semangat menulis yang drop. Katanya, ia biasa membaca tulisan-tulisan pendek dan ringan, yang habis sekali baca, seperti puisi atau artikel. Selain itu, ia biasa juga me-refresh diri dengan jalan-jalan ke toko buku atau bersilaturahmi dengan temannya di warkop atau kafe sembari berdiskusi tentang kepenulisan dan perbukuan.

“Tentu masing-masing orang punya cara sendiri untuk men-treatment dirinya agar kembali semangat menulis,” pungkas mantan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan itu.(*)

read more
DaerahNews

FKUB Sulsel Silaturahmi Bersama Wagub Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel berkunjung di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Jum’at (17/7/2020).

Silaturahmi FKUB Sulsel ini diterima oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman yang juga sebagai Dewan Penasehat FKUB Sulsel.

Ketua FKUB Sulsel, Prof Abd Rahim Yunus menyampaikan, jika pertemuan ini membicarakan perihal rapat kerja FKUB yang akan dilakukan secara virtual melalui Zoom. Salah satunya terkait langkah FKUB dalam membantu pemerintah dalam pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah pak Wagub mendukung itu dan memang kita sudah lama rencanakan untuk mencari kebersamaan dalam menanggulangi Pandemi ini,” ujarnya.

Diketahui, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) adalah forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah dalam rangka membangun, memelihara, dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan.

Mengingat FKUB ini adalah organisasi yang didalamnya ada para tokoh agama, ulama, pendeta dan pemuka agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga FKUB bisa ikut mensosialisasikan ke masyarakat terkait Covid-19.

Namun sebelum itu, kata Abd. Rahim, jika nantinya anggota FKUB terlebih dahulu melakukan rapid tes. Jika hasilnya tidak reaktif, kemudian harus mendapat persetujuan dari tokoh-tokoh agama untuk turun berkomunikasi ke masyarakat.

FKUB, kata dia, berencana membentuk FKUB milenial. Yang nanti di dalamnya terdiri dari pemuda-pemuda.

Dirinya pun melaporkan hasil rapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel. Dengan imbauan, yakni umat Islam di Sulawesi Selatan agar berdoa, baik sendiri-sendiri atau bersama-sama untuk keselamatan saudara-saudara yang tertimpa musibah di Luwu Utara. Serta MUI mengimbau kepada seluruh masjid di Sulawesi Selatan agar menggelar salat gaib untuk korban banjir dan longsor, seusai pelaksanaan salat Jumat, 17 Juli 2020.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendorong, FKUB sebagai yang terdepan untuk membina jemaahnya. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19.

“FKUB menjadi garda terdepan dalam mencounter isu-isu hoax yang beredar di masyarakat yang berpotensi jadi sumbu provokasi,” tuturnya.

“Juga kita dorong dalam aksi-aksi sosial seperti (korban banjir) di Luwu Utara,” harapnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, diantaranya Kepala Kesbangpol Sulsel, Asriady Sulaiman; serta pengurus FKUB Sulsel.(jalu)

read more
DaerahNews

KKGO Kecamatan Manggala Beri Bantuan ke Luwu Utara, SDN Borong Jadi Posko Induk

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kelompak Kerja Guru Olahraga Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan (KKGO SD PJOK) Kecamatan Manggala, Makassar, sejak 15 Juli 2020, menggalang bantuan bagi korban banjir di Luwu Utara. Bantuan dikumpulkan di SD Negeri Borong, Jalan Borong Raya No. 8, yang dijadikan sebagai Posko Induk untuk Kecamatan Manggala.

“Kami tergerak menggalang bantuan dan donasi setelah melihat kondisi korban banjir bandang yang begitu memprihatinkan, sehingga butuh uluran tangan,” kata Sumardani, S.Pd, Ketua KKGO SD PJOK Kecamatan Manggala, periode 2020-2023, yang dijumpai di Posko Induk, Jumat, 17 Juli 2020.

Sumardani bersama guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Guru Olahraga lantas menyampaikan rencana penggalangan dana itu kepada Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Manggala, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd. Setelah mengadakan meeting secara virtual dengan pengurus K3S Kecamatan Manggala, diputuskan untuk menggalang bantuan sebagai bentuk empati kepada para korban. Hendriati Sabir, yang juga Kepala SD Negeri Borong, bahkan ikut menyumbang demi meringankan beban para korban.

Bantuan kemudian mengalir ke Posko Induk dari sekolah-sekolah, tak hanya dari sekolah di wilayah Kecamatan Manggala, tapi juga berasal dari Kecamatan Panakkukang, Tallo, dan Tamalate. Bantuan itu ada yang dari guru-guru, orangtua siswa, juga murid. Bantuan antara lain berupa pakaian, mie instan, beras, air mineral, popok bayi, perlengkapan salat, ada juga Alquran. Bantuan dari guru dan orangtua juga diberikan dalam bentuk uang yang ditransfer ke rekening bendahara KKGO Kecamatan Manggala, Evawati Bahtiar, S.Pd.

Hingga hari Jumat, bantuan terus berdatangan, termasuk bantuan sebanyak 1 mobil pickup dari SD Inpres Perumnas Antang III dan bantuan sebanyak 2 mobil jenis city car dari SD Inpres Bangkala dan SIT Nurul Fikri.

“Insya Allah, tanggal 18 Juli, besok, kami akan mengantar langsung bantuan ke Posko Induk di Kecamatan Baebunta yang dikelola oleh teman-teman guru olahraga di sana,” jelas Sumardani, yang juga guru olahraga di SD Inpres Kajenjeng itu.

Koordinator lapangan Posko Induk, M Amin Syam, S.Pd, mengatakan, informasi penggalangan bantuan bagi korban bencana Luwu Utara dilakukan dalam bentuk flyer yang disebar di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan grup-grup WhatsApp.

Neni Wahyuni Wahab, S.Pd, guru kelas 1 SD Negeri Borong mengatakan, beberapa muridnya yang baru saja naik ke kelas 2 juga ikut menyumbang.

Sumardani mengatakan, penggalangan bantuan ini baru pertama kali dilakukan KKGO SD PJOK Kecamatan Manggala, pada periode kepengurusannya. Sejauh ini, dia selalu berkomunikasi dengan teman-temannya di Luwu Utara untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan para korban.

“Dari info yang kami peroleh, warga yang tertimpa musibah sangat membutuhkan lilin sebagai alat penerangan,” ungkap Sumardani.

Namun begitu, lanjutnya, bantuan berupa apapun akan sangat membantu meringankan beban para korban di Luwu Utara.(jalu)

read more
1 245 246 247 248 249 277
Page 247 of 277