close

admin

Sains & Techno

Sejarah Sepeda dan Asal Muasal Namanya

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Di masa New Normal, makin banyak orang yang bersepeda. Tapi tahu nggak sih dari mana asal namanya? Ini dia sejarah sepeda.

Sekarang ini kita lihat bersepeda kembali menjadi tren. Demi kesehatan di masa pandemi Corona, orang-orang beralih ke sepeda supaya bisa wira-wiri sambil jaga jarak. Orang Inggris menyebutnya ‘bicycle’ tapi orang Indonesia menyebutnya sepeda. Dari mana sebenarnya nama ini berasal?

Dihimpun  dari berbagai sumber, asal mula nama Sepeda berasal dari kata Velocipede yang diperkenalkan pemerintah kolonial Belanda tentang sebuah alat transportasi baru di awal abad ke-20. Pramoedya Ananta Toer dalam novel Anak Semua Bangsa menceritakan Velocipede sebagai sebuah penemuan penting saat itu yang dibawa ke Hindia Belanda.

“Ini yang dinamai kereta-angin, Tuan-tuan, Velocipede. Bikinan Jerman sejati. Kencang, cepat seperti angin. Sang angin juga yang punya urusan maka penumpangnya tidak jatuh. Duduk aman di sadel, kaki sedikit berayun. Dan… penumpang dan kereta melesit seperti anak panah!” tulis Pram dalam novel Anak Semua Bangsa, Bab 14 halaman 433.

Kembali ke sejarah sepeda, jadi siapa penemu Velocipede? Memang bukan orang Belanda, tapi orang Jerman namanya Baron Karl Von Drais. Dilansir dari website Museumjocas.nl pada 1817, Von Drais menciptakan kendaraan roda dua dari kayu dengan setir, tapi tanpa pedal.

Cara mengendarainya ya seperti yang ditulis Pram dalam novelnya. Untuk melajunya langsung menggunakan kaki dengan diayun mendorong ke tanah. Von Drais menamai kendaraan itu sebagai Velocipede. Di akhir abad ke-19, orang-orang juga menyebutnya sebagai Draisine dari kata Von Drais.

Karl Von Drais pun dikenal sebagai Bapak Sepeda. Dia dianggap sebagai penemu sepeda. Dari dialah sepeda modern lahir seperti yang kita kenal. Beberapa inovasi menyempurnakan bentuk sepeda yang dibikin oleh Von Drais.

Asal nama Bicycle

Gambar rancang bicycle (Getty Images/iStockphoto)

Sejarah sepeda tidak lepas juga dari asal muasal nama bicycle. Velocipede temuan Von Drais mendapat penyempurnaan inovasi mulai tahun 1860-an oleh beberapa penemu Prancis termasuk Pierre Lallement, Pierre Michaux dan Ernest Michaux. Dilansir dari History, mereka menambahkan pedal ke roda depan.

Dari situ lahirlah nama bicycle yang artinya dua roda. Karena ada lagi varian lainnya yaitu monocycle, satu roda dan tricycle, tiga roda. Namun dua roda ini yang paling populer.

Eugene Meyer dan James Starley membuat inovasi lagi dengan membesarkan ukuran roda depannya dan disebut Penny-farthings. Sepeda dengan roda depan besar ini sangat populer tahun 1870-1880 sampai melahirkan kelab dan olahraga balap sepeda yang pertama.

Inovasi terakhir dilakukan 1885 oleh orang Inggris, John Kemp Starley. Karena Penny-farthings kurang aman, dia menggabung bentuk awal velocipede yang ukuran bannya sama dengan model pedal dan rantai.

Dari situ lahirlah model pertama dari sepeda modern. Ukuran ban depan dan belakangnya sama, ada pedal dan rantai sepeda.

Itulah sejarah sepeda. Meski hari ini sepeda sudah semakin canggih, sepeda kuno Penny-farthings tetap digunakan oleh komunitas penggemar sepeda antik terutama di Eropa. Sama saja di Indonesia dimana masih banyak komunitas penggemar sepeda ontel.

(fay/afr)

 

 

source : Fitraya Ramadhanny – detikInet

 

read more
DaerahNews

Shalat Jumat di Masjid Almarkaz, Prof Rudy Ajak Jamaah Terapkan Protokol Kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Hampir tidak ada ruang yang dilewatkan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Dhamaluddin untuk menggelorakan semangat melenyapkan wabah Virus Covid-19 yang telah merebak di Kota Makassar sejak beberapa bulan terakhir. Sepeti yang terlihat saat berbicara usai menunaikan shalat Jumat berjamaah di Masjid AL Markaz AL Islami Makassar, Jumat (3/7/2020).

Ditempat ini, Rudy mengajak seluruh Jamaah untuk menjadi bagian dari gelombang perubahan cara hidup dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

“Watak orang Makassar itu memiliki karakter pejuang. Ini modal besar bagi kita untuk mengendalikan Covid, mengenali cara penularannya dan mengetahui cara menghindarinya. Mengubah pola hidup menjadi lebih bersih, mewajibkan diri selalu menggunakan masker setiap beraktifitas diluar, selalu mencuci tangan dan yang juga sangat penting menjaga jarak dengan orang disekitar kita. Sebenarnya cukup itu saja formulanya untuk melenyapkan virus itu” ujar Rudy didepan para jamaah masjid AL Markaz AL Islami.

Rudy mengaku tengah menggalang kekuatan bersama seluruh elemen masyarakat, baik itu kalangan ulama, organisasi pemuda, kalangan pengusaha, komunitas ibu-ibu, seluruh jajaran pemerintahan, termasuk seluruh jajaran RTRW untuk solid mengibarkan semangat perlawanan terhadap pandemi ini.

“Mari kita saling mengingatkan. Perjuangan melenyapkan virus ini tidak akan bisa kita menangkan jika hanya pemerintah saja yang bergerak, semuanya harus terlibat. Saya juga akan memberikan reward kepada RTRW yang mampu mengubah lingkungannya yang zona merah menjadi hijau sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah. Kami juga sudah menekankan ke kalangan pengusaha untuk menerapkan seluruh poin penting protokol kesehatan di tempat usahanya masing-masing” ujar Rudy.

Rudy juga mengapresiasi jajaran pengurus Yayasan Masjid Al Markaz yang telah menerapkan protokol kesehatan untuk seluruh jamaah yang datang beribadah.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Cek Kedisiplinan Pegawai, Prof Rudy Sidak Ruangan di Balaikota

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin tiba-tiba saja memasuki ruangan satu persatu di gedung Balaikota Makassar, Jumat (3/7/2020). Inspeksi mendadak ini dilakukan saat tiba di dikantor yang beralamat jalan Ahmad Yani tersebut. Rudy tidak langsung ke ruang kerjanya, namun berjalan menyusuri sejumlah ruangan yang ditempati para pegawai bekerja.
Kedatangan orang nomor satu di Kota Makassar ini spontan membuat sejumlah pegawai kaget. Saat di ruangan Bappeda, Rudy menemui salah satu pejabat eselon tiga dan menanyakan aktifitas serta jumlah kehadiran pegawai di ruangan itu.

“Coba cek staf nya yang belum masuk kantor. Karena seharusnya yang piket hari ini sudah ada dan mengerjakan tugas-tugasnya disini. Termasuk juga kondisi ruangan para staf agar diperhatikan kebersihan dan juga penataannya” ujar Rudy kepada pegawai yang ada.

Hal serupa juga dilakukan disejumlah ruangan, seperti ruangan di Bagian Umum, Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, serta beberapa ruangan lainnya.

Rudy menyayangkan beberapa ruangan yang tidak tertata dengan baik dan bahkan cenderung semrawut.

“Mestinya printer, mesin-mesin fotocopy diatur penempatannya, kertas kertas, dokumen-dokumen di rapikan. Termasuk juga kondisi ruangan, jangan hanya ruangan pejabatnya saja yang kelihatan rapi, tapi ruangan staf nya juga harus diperhatikan kenyamanannya. Intensitas pekerjaannya itu lebih tinggi di ruangan staf. Makanya kenyamanannya harus diperhatikan” ujar Rudy.

Sebelum memasuki ruang kerjanya, Rudy meminta agar kondisi kerapian disetiap ruangan harus di perhatikan, termasuk kedisiplinan pegawai agar lebih ditingkatkan.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kunjungi SD Sudirman, Prof Rudy : Kita Fokus Pembenahan Infrastrukturnya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota (pemkot) Makassar berencana akan melakukan pembenahan infrastruktur sekolah. Salah satunya, SD Negeri Sudirman yang terletak di Kecamatan Ujungpandang.

Hal itu disampaikan Penjabat (PJ) Wali Kota Makassar, Prof. Rudy Djamaluddin saat mengunjungi langsung SD Negeri Sudirman, Jumat (3/7/20).

Rudy didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Amalia Malik Hambali serta Kepala Dinas PU, Nirwan Niswan berkeliling dari kelas hingga toiletnya.

“Jadi kemarin kita mendapat keluhan tentang bangunan SD sudirman ini makanya kita langsung kunjungi. Sudirman sebagai salah satu sd favorit di Makassar ini memang tampak usang dan perlu diperhatikan sarana dan prasarana fasilitas pembelajarannya,” ucapnya.

Ia mengatakan ada langkah awal yang akan diambil oleh pemerintah yakni dengan meminta tim dari Dinas PU untuk melakukan audit tekhnis.

“Apakah secara tekhnis ini bangunan masih bagus atau sudah wajar dibenahi. Tapi kita memang akan lebih fokus ke infrastrukturnya,” jelasnya.

Namun menurut Prof Rudy, pembenahan ini perlu. Karena, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan peranan strategis yang dimiliki oleh pendidikan.

“Dan itu bisa dimulai dari kondisi baik dari sarana dan prasarana yang diberikan kepada guru dan peserta didik,”pungkasnya. (*).

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Wali Kota Makassar Apresiasi GP Ansor Terlibat Beri Edukasi Covid-19 ke Warga

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaludin mengapresiasi keterlibatan semua pihak secara bahu membahu melibatkan diri dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Makassar. Karena itu Ia pun terlihat sangat merespon ketika GP Ansor Sulsel dan Makassar hadir menyatakan kesediaan untuk membangun sinergi dengan pemerintah kota melawan pandemi tersebut.

“Tidak bisa selesai Covid ini kalau kita tidak bergerak secara bersama-sama. Dengan kehadiran GP Ansor tentu kita bersyukur dalam artian upaya-upaya kita dalam mengedukasi masyarakat terkait Covid-19 bisa dilakukan lebih massif lagi,” ucapnya di Posko Induk Covid-19 Kota Makassar, Kamis (2/7).

Menurut Rudy peningkatan kasus Covid di Makassar disebabkan ketidakpatuhan masyarakat. Namun lebih dari itu, Ia menyebut faktor lain dikarenakan banyaknya masyarakat yang tidak memahami dengan benar terkait Covid, dampak jika terkena, dan bagaimana agar terhindar dari virus tersebut.

Padahal Covid bisa menjangkiti siapa pun tanpa kenal usia dan tempat. Olehnya itu memang dibutuhkan keterlibatan semua kalangan, termasuk organisasi kepemudaan, yang kata Rudy bisa memberi edukasi dengan cara dan pendekatan masing-masing.

Dengan catatan, lanjutnya tetap mengedepankan budaya-budaya santun dan kesopanan serta tidak menekan masyarakat dalam memberikan edukasi. Harus lebih memahami karakter lokal Bugis-Makassar siapakatau, sipakalebi, dan sipakainge.

Ketua GP Ansor Sulsel Rusdi Idrus menyampaikan hal senada bahwa sinergi dengan pemerintah harus dibangun. Apalagi dalam situasi pandemi covid 19, semua komponen harus bahu membahu bekerjasama, mematuhi protokol kesehatan serta senantiasa menjaga kebersihan.

Demikian pula GP Ansor mendorong tokoh agama atau pun pondok pesantren untuk berkontribusi dalam penanganan dengan memberi edukasi Covid-19. Selain itu juga melibatkan relawan psikolog yg bisa memberikan bimbingan konseling, agar keluarga korban tidak mengalami trauma dan juga tidak dikucilkan oleh masyarakat sekitar.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Djamaluddin Perintahkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Lebih Responsif Terhadap Pengaduan Warga

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin tidak main-main dalam melawan wabah Covid-19 di Makassar. Didepan sejumlah pimpinan OPD, Rudy menegaskan agar tim yang tergabung di dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar harus lebih responsif terhadap pengaduan masyarakat, khususnya dalam menangani setiap situasi darurat yang dialami oleh warga.

“Kita harus memastikan setiap keluhan masyarakat agar langsung segera direspon dengan cepat, harus ada petugas yang selalu mengangkat telepon setiap ada pengaduan dari masyarakat, harus ada mobil ambulans yang selalu bersiaga melayani situasi darurat serta kebutuhan penting lainnya yang terkait penanganan Covid-19 ” tegas Rudy saat berbicara di depan sejumlah pimpinan OPD di Posco Covid-19 Makassar jalan Nikel Raya, Kamis (2/7/2020).

Dalam instruksinya, Rudy menekankan kepada seluruh pimpinan OPD untuk menunjukkan keseriusannya dalam penanganan Covid di Makassar.

“Saya tidak ingin kita bekerja seremonial namun hasilnya tidak ada. Tidak perlu ada pencitraan dipublik seakan- akan kita siap bekerja namun kenyataannya tidak sesuai. Makanya yang paling penting adalah betul-betul kerja untuk masyarakat, karena yang dibutuhkan adalah kerja yang tulus dan ikhlas untuk mengabdi” lanjutnya.

Rudy mengaku akan melakukan pengawasan secara langsung terhadap kinerja pegawai, khususnya pelayanan publik di Posko Covid-19.

“Saya akan rutin mengecek kondisi posko ini setiap saat secara acak, mungkin pagi-pagi sekali, atau tengah malam. Harus ada petugas dari masing-masing unit kerja yang standby dan siap merespon setiap kondisi yang terjadi dilapangan. Intinya jika ada pelayanan yang tidak jalan di posko ini, maka minta maaf saja, pasti saya akan evaluasi kinerja” ujarnya.

Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali mengatakan telah memasang nomor layanan pengaduan masyarakat khususnya yang terkait dengan penanganan Covid-19.

“ Selain call Center 112, kita juga memasang dua Hotline pengaduan Covid-19 di posko yakni 04114095738 serta 0411437693” ujar Ismail.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
Sains & Techno

5 Fitur Baru WhatsApp Hadir di Ponsel Kamu

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Facebook kembali memanjakan pengguna layanan pesan instan terbesar di dunia. 5 fitur baru Whatsapp hadir di ponsel kamu.

“Kami senantiasa fokus pada usaha dalam menyediakan cara yang simpel, andal, dan privat bagi pengguna untuk berkomunikasi dengan teman dan keluarga. Terlebih lagi, kami juga terus memperbarui desain produk untuk memastikan WhatsApp selalu menjadi media penghubung yang paling bermanfaat bagi siapa pun, di mana pun,” terang WhatsApp dalam keterangan resminya.

Stiker Animasi

Stiker adalah salah satu cara berkomunikasi yang paling digemari di WhatsApp. Ada miliaran stiker dikirim pengguna setiap hari. Kini pengguna bisa menggunakan stiker animasi agar membuat komunikasi kamu lebih menyenangkan dan ekspresif.

Kode QR

Fitur baru WhatsApp ini membuat proses penambahan kontak baru jadi sangat mudah. Jadi ketika mendapat kenalan baru, kamu cukup memindai kode QR untuk menambahkan kontak mereka.

Alhasil tidak perlu lagi mengetik satu per satu nomor telepon untuk menyimpan kontak.

Mode Gelap

Kini mode gelap hadir di web dan desktop. Fitur baru WhatsApp ini akan memberikan kenyamanan pada mata saat mengaksesnya di komputer saat malam hari.

Panggilan Video Grup

Sekarang panggilan video dapat dilakukan dengan hingga 8 orang. Ketika ingin fokus ke layar peserta tertentu, kamu bisa menekan dan menahan video peserta tersebut untuk memaksimalkan videonya ke layar penuh.

WhatsApp juga telah menambahkan ikon video di chat grup dengan 8 peserta atau kurang. Memudahkan kamu untuk memulai panggilan video grup dengan sekali ketuk.

Status di KaiOS

Fitur baru WhatsApp ini khusus untuk pengguna KaiOS. Kini bisa menikmati fitur populer yang berbagi status terbaru mereka, yang akan hilang setelah 24 jam.

Kapan 5 fitur baru WhatsApp ini bisa dicicipi? Facebook mengatakan mereka akan mengirimkannya secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang.

 

source : Adi Fida Rahman – detikInet

read more
DaerahNews

Bahas Protokol Kesehatan, Pelaku Usaha Temui Penjabat Walikota Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali kota Makassar Prof Rudy Djamaludin tekankan penerapan protokol kesehatan ketat saat pengoperasian pusat perbelanjaan di kota Makassar. Hal ini di utarakan Prof. Rudy saat berlangsung audiens dengan pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kota Makassar, di ruang kerjanya lantai dua kantor Balaikota Makassar, Rabu (1/7/ 2020).

Prof. Rudy Djamaludin berucap saat ini pemerintah kota Makassar telah mengambil langkah kebijakan untuk memulihkan efek sosial dan perekonomian. Menurutnya langkah ini harus berjalan seirama antara penanganan covid dengan pemulihan ekonomi.

“Kalau kita menangani covid harus seirama dengan pemulihan ekonomi karena kalau krisis tentunya akan sulit ditangani. Langkah yang kita ambil harus nyata, penanganan covid dan pemulihan ekonomi harus jalan dua duanya oleh karena kita ambil perimbangan yang utama, itu yang sementara kita godok aturannya,” Jelas Prof Rudy.

Prof Rudy mengatakan saat ini pemerintah melibatkan tingkat RW RT memutus mata rantai covid 19. Pihaknya yakin dengan melibatkan seluruh unsur di tingkat bawah dapat menekan transfer penularan covid dari orang ke orang.

“Kita akan memberikan reward kepada RT RW yang mampu mengendalikan penyebaran virus, dan membawa wilayahnya menjadi zona hijau” tegasnya.

Prof Rudy menghimbau kepada seluruh pengelola pusat perbelanjaan untuk berperan aktif patuh pada kebijakan pemerintah terus mengedukasi masyarakat secara massal menerapkan protokol kesehatan.

“Kita himbau kepada pengelola usaha agar memasang layar monitor paling sedikit setiap dua jam dilakukan pemberitahuan atau pengumuman mengenai penerapan protokol juga memberikan pemahaman bahwa covid bukanlah suatu aib,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kota Makassar, Hairun Hamzah Siregar menjelaskan kunjungannya untuk berkordinasi mengenai kebijakan pengoperasian pusat pusat perbelanjaan di kota Makassar.

“Pada masa pandemi ini kami dari APPBI berusaha menjadi partner pemerintah kota Makassar untuk mengambil peran dalam memutus mata rantai pandemi covid 19. Kita berkordinasi terkait kebijakan pemerintah kota Makassar dalam melaksanakan penerapan protokol kesehatan seperti di mal – mal yang acap kali dikunjungi warga untuk berbelanja sekaligus sebagai tempat hiburan,” ujarnya

Menurut Hairun dalam pengoperasiannya pusat pusat perbelanjaan telah menerapkan protokol kesehatan dibantu oleh satpol PP dan satuan tugas percepatan pemulihan covid 19 melakukan edukasi kepada pengunjung.(jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy: Di HUT 74, Polri Semakin Dewasa dan Profesional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menyebut institusi Kepolisian Republik Indonesia semakin dewasa dan profesional dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal ini ditegaskan Rudy usai menjadi peserta upacara hari Bhayangkara Ke-74 secara virtual di Kantor Polrestabes Makassar yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H.Joko Widodo, Rabu (1/7/2020). “ Institusi Kepolisian semakin dewasa dan profesional. Hari ulang tahun Bayangkara yang ke 74 kali ini mengambil tema yang sangat cerdas, yakni “Kamtibmas kondusif, masyarakat semakin produktif”. Kita berharap kinerja kepolisian semakin baik kedepan dalam menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.” ujar Prof Rudy usai mengikuti upacara secara virtual.

Rudy juga berharap semangat yang diemban oleh Polri menjadi semangat bersama dalam membangun bangsa dan peradaban kedepan.

“Secara khusus, saya juga ingin menyampaikan selamat dan terima kasih kepala Polri yang telah banyak membantu Pemerintah kota Makassar, termasuk bersama melawan pandemi ini di Kota Makassar” lanjutnya.

Dalam upacara ini, juga hadir sejumlah Muspida, diantaranya Kapolrestabes Makassar, Bapak Kombes Pol. Yudhiawan, Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto SE, Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, serta Kepala Kajari Makassar Nurni Farayanti. (jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
Sains & Techno

Berpikir Negatif Terus-menerus Berkaitan dengan Gejala Alzheimer

LANGITKU NETWORKS – Alzheimer tidak bisa disepelekan dan para peneliti menemukan fakta bahwa tanda awal penyakit ini berkaitan dengan pikiran negatif yang berulang.

Studi ini secara spesifik mempelajari kebiasaan “berpikir negatif secara terus menerus” yang bukan rasa sedih biasa—didefinisikan sebagai proses kognitif yang meliputi kekhawatiran dan perenungan.

Para peneliti menemukan bahwa pola pikir negatif yang obsesif tersebut berkaitan dengan penurunan kognitif dan agregasi protein beta amiloid—protein otak yang terlibat dalam penyakit Alzheimer.

Penting untuk menekankan bahwa penelitian ini masih berada pada tahap awal, memiliki beberapa peringatan dan bersifat observasional. Meski begitu, studi sangat menatik karena memberikan cara baru untuk menguji siapa yang berisiko Alzheimer.

“Memahami faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko dementia merupakan hal vital dalam memperbaiki pemahaman kita mengenai kondisi mengerikan ini. Dan jika memungkinkan, itu bisa dijadikan strategi pencegahan,” papar Fiona Carragher, Alzheimer’s Society Director of Research and Influencing.

“Hubungan yang ditunjukkan antara pola berpikir negatif yang berulang dengan penurunan kognitif sangat menarik meskipun perlu penyelidikan lebih lanjut untuk memahaminya dengan lebih baik,” tambahnya.

Para ilmuwan melihat data dari studi kohort bernama PREVENT-AD—melibatkan 292 orang berusia 55 tahun yang berada dalam kondisi fisik dan kesehatan kognitif yang baik, tapi memiliki orangtua atau saudara kandung yang menderita Alzheimer.

Tim peneliti juga menggunakan data dari 68 orang dewasa sehat dari studi Multi-Modal Neuroimaging in Alzheimer’s Disease (IMAP+).

Semua partisipan dalam studi melengkapi sesuatu yang disebut Perseverative Thinking Questionnaire (PTQ). Berisi 15 pertanyaan yang berfokus pada perenungan tentang masa lalu dan kekhawatiran di masa depan.

Mereka juga melakukan tes depresi dan kecemasan untuk melihat tumpang tindih antara ‘pola pikir negatif yang berulang’ dan kondisi mental lainnya.

Selain itu, para partisipan juga menjalani beberapa tes kognitif yang cukup intens. Peserta PREVENT-AD menjalani 12 tes kognitif yang menganalisis hal-hal seperti kognisi global, memori langsung dan tertunda, fokus, kognisi visuospatial dan bahasa.

“Kami menemukan bahwa pola berpikir negatif yang tinggi berkaitan dengan penurunan kognisi global, memori langsung dan tertunda, dalan waktu 48 bulan,” tulis para peneliti.

“Lebih lanjut, pikiran negatif berulang, berkaitan dengan tingkat tau yang lebih tinggi di korteks entorhinal dan dengan amiloid otak dalam dua kohort independen,” imbuh mereka.

Ini terdengar mengerikan, tapi penting untuk dicatat bahwa ini merupakan perubahan yang relatif kecil. Skor rata-rata tes kognitif adalah 100 poin. Selain itu, partisipan yang terlibat dalam studi sudah memiliki risiko Alzheimer.

“Kebanyakan mereka yang ada di studi ini telah diidentifikasi dengan risiko Alzheimer tinggi. Oleh sebab itu, kita perlu melihat apakah hasil ini juga berpengaruh pada populasi secara umum dan bagiaman pola pikir negatuf berulang dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer itu sendiri,” kata Carragher.

Tim peneliti sendiri juga belum bisa mengonfirmasi apakah pemikiran negatif menyebabkan risiko Alzheimer meningkat, atau hubungan sebaliknya.

Namun, studi yang dipublikasikan pada jurnal Alzheimer’s & Dementia, tidak muncul secara tiba-tiba. Sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mereka yang mengalami kecemasan dan depresi, memiiki risiko lebih tinggi terkena penyakit Alzheimer.

 

 

 

source : Science Alert

editor : Gita Laras Widyaningrum

Nationalgeographic.co.id

read more
1 249 250 251 252 253 278
Page 251 of 278