close
DaerahNews

DPRD Sulsel Dukung Prof Rudy Cegah Penyebaran Covid-19 di Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Langkah cepat Pemerintah Kota Makassar mencegah penyebaran Covid-19 mendapat dukungan dari berbagai pihak. Yang terbaru berasal dari DPRD Sulawesi Selatan. Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari menyampaikan pihaknya akan menjadi bagian dari gerakan bersama yang digalang oleh Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin sebagai jalan keluar menghentikan penyebaran virus di Makassar.

Hal ini ungkapkan Andi Ina Kartika Sari didepan Rudy Djamaluddin saat melakukan kunjungan kerja di Gedung Balaikota Makassar, Senin (6/7/2020).

“Kekuatan leadership Pak Prof Rudy dalam memimpin birokrasi Pemkot Makassar sangat menentukan dalam penanganan Covid kedepan. Apalagi banyak pamong-pamong senior berpengalaman yang mendampingi bekerja mengawal setiap kebijakan yang dikeluarkan Pak Prof” ujar Ina Kartika.

Kunjungan kerja DPRD Sulsel ini juga di hadiri oleh sejumlah anggota legislatif lainnya seperti Selle KS Dalle, Rudy Pieter Goni, Rahman Pina, serta Risfayanti Muin.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Selle KS Dalle, anggota legislatif dari fraksi Partai Demokrat. Selle berharap Makassar dibawa kepemimpinan Rudy mampu membuat langkah yang cepat dan tepat dalam membebaskan Makassar dari belenggu wabah Corona.

“Kedatangan kami menemui langsung Pak Pj Walikota untuk memberikan komitmen dan dukungan penuh, baik dari sisi kebijakan maupun dari sisi anggaran demi mengantarkan kita dari situasi saat ini kembali ke situasi normal. Edukasi massif yang ditempuh Pemkot Makassar kami anggap sebagai langkah strategis menciptakan kesadaran publik. Malah kami tambahkan saran agar tercipta sebuah tagline bersama yang kuat, sehingga daya pesannya mampu tertanam di wilayah bawah sadar publik dan menjadi kepatuhan saat beraktifitas. Gerakan bersama yang dibangun oleh Prof Rudy sangat penting didukung oleh seluruh elemen, mengingat ini kepentingan kita bersama” ujar Selle.

Sementara itu Rudi Peter Goni menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap kebijakan Pemkot Makassar sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kota Makassar yang notabene bagian dari konstituen yang di wakilinya.

“Tidak akan pernah kita tinggalkan warga yang kini sedang berjuang menghadapi virus berbahaya ini. Selama kebijakan itu efektif menurunkan angka penularan virus, DPRD pasti dukung penuh” tegasnya.

Sementara itu, Prof Rudy mengaku bersyukur atas dukungan yang terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, termasuk legislatif DPRD Sulsel.

“Langkah yang kita lakukan tidak boleh sepotong-sepotong, peluang penyebaran virus ini harus dihentikan dari semua lini. Dalam konteks perang, semua langkah harus diperhitungkan, jangan sampai energi yang kita keluarkan terbuang percuma tanpa hasil yang efektif” ujarnya.

Lanjutnya, karakter warga Makassar berjiwa pejuang. Makanya edukasi massif yang dilakukan untuk membentuk kesadaran dan kepatuhan bersama dan menjadi kekuatan untuk memotong mata rantai penyebaran virus ini.

“Langkah preventif massif juga terus kita lakukan, baik itu penyemprotan disinfektan secara massif hingga ditingkat RTRW, Rapid tes massal, termasuk rencana penerapan perwali yang mengatur pembatasan wilayah baik ingin masuk maupun keluar dari Makassar” lanjutnya.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

SD Negeri Borong Perkuat Digitalisasi Pembelajaran

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Kita ini sudah memasuki era IT, era digital. Jadi jangan ketinggalan. Ini era new normal yang pembelajarannya lebih banyak melalui daring,” begitu kata Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, Kepala SD Negeri Borong, pada saat membuka “Inhouse Training Pembuatan Website Sekolah”, pada Sabtu, 4 Juli 2020.

Itulah yang jadi alasan sekolah yang terletak di Kecamatan Manggala, Makassar, ini mengadakan “Inhouse Training Pembuatan Website Sekolah”, dengan tema Publikasi Sekolah untuk Penguatan Pembelajaran”. Menariknya, pelatihan ini tak hanya diikuti oleh guru-guru, tapi juga tenaga kependidikan, secara daring dan luring.

Setiap pembelajaran di sekolah memang perlu dipublikasi agar orangtua dan masyarakat umum mengetahui apa yang dilakukan serta capaian prestasi yang ditorehkan murid-murid dan sekolahnya. Apalagi jika pembelajaran dan keberhasilan itu berupa inovasi dan praktik cerdas karena bisa memberi motivasi dan inspirasi.

Sejauh ini, SD Negeri Borong telah memanfaatkan teknologi untuk berbagai keperluan, mulai dari rapat guru dengan pemanfaatan aplikasi zoom meeting, hingga pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi Covid-19. Jadi, pelatihan ini untuk penguatan dari apa yang sudah dilakukan.

Hendriati Sabir mengungkapkan, pernah di tempat lamanya bertugas, sekolahnya membuat website tapi tidak terkelola dengan baik. Karena itu, dia berharap website SD Negeri Borong ini bisa senantiasa mempublikasikan aktivitas sekolah, dan yang dilakukan murid-muridnya di luar sekolah, tapi berkaitan dengan pembelajaran.

“Ini bagian dari keterbukaan dan transparansi, jadi perlu dipublikasikan, termasuk e-rapor yang tidak bisa dipermainkan,” paparnya.

Ditambahkan oleh kepala sekolah yang baru saja terpilih sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Manggala itu bahwa website ini mesti mampu dimanfaatkan oleh para guru untuk mengasah keterampilan menulis mereka. Dia mendorong supaya sekolah-sekolah lain juga melakukan hal yang sama.

Inhouse Training ini menampilkan dua pemateri, yakni Rusdin Tompo, seorang penulis dan pewarta warga, serta Arifandy Ahmad, support IT yang lama berkecimpung sebagai broadcaster.

Rusdin Tompo, yang dikenal sebagai fasilitator Sekolah Ramah Anak (SRA) menjelaskan, kehadiran website ini akan memantik kreativitas dan pengembangan program lainnya, seperti jurnalis cilik dan publikasi karya-karya anak. Orangtua juga bisa diajak teribat dengan pendekatan jurnalisme warga untuk memperkuat pembelajaran dan publikasi sekolah.

“Di website kita ini, nanti ada menu yang khusus diperuntukkan bagi murid, guru, dan orangtua. Tinggal bagaimana dimanfaatkan, sesuai standar pemberitaan,” kata Rusdin Tompo, yang membina ekstrakurikuler literasi beberapa tahun terakhir di SD Negeri Borong.

Sementara Arifandy Ahmad menyampaikan bahwa fungsi website ini sangat beragam. Bisa sebagai media informasi, komunikasi, edukasi, bahkan promosi. Kelebihan website karena kapan dan di mana saja orang bisa mengakses dan melihat aktivitas dari sekolah, sepanjang itu dipublikasikan.

Usai pelatihan akan ada pendampingan dan asistensi agar pengelolaan website dapat dilakukan secara mandiri oleh pihak sekolah. Agar website ini terkelola dengan baik, akan dibuatkan struktur pengelolanya sehingga jelas tupoksi dari guru-guru dan tenaga kependidikan yang diberi amanah mengelola website tersebut.(*)

read more
DaerahNews

Canangkan Gerakan Penanganan Covid 19, Rudy Target Akhir Juli Kurva Menurun

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kota Makassar sebagai ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki episentrum tertinggi terhadap penyebaran virus Covid 19 membuat pemerintah Kota Makassar harus sesegera mungkin melakukan langkah serius menekan angka penyebaran.

Keseriusan itu ditunjukkan dengan melakukan pencanangan gerakan bersama percepatan penanganan virus corona (covid 19) yang dikemas dalam bentuk upacara resmi. Upacara itu dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Nurdin Abdullah.

Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Makassar, Prof. Rudy Djamaluddin mengatakan pencanangan bersama ini dilakukan atas tiga langkah utama yakni edukasi massif.

Kedua kegiatan perspentif massal seperti melakukan disinfektan massal dan pembatasan pergerakan keluar masuk kota Makassar. Ketiga, saling bersinergi antara seluruh elemen yang ada.

“Tiga langkah ini kami yakini bisa cepat menurunkan angka-angka positif covid di Makassar. Kita ingin perkecil potensi -potensi penularan dengan langkah tersebut. Seperti mematuhi protokol kesehatan pastinya. InsyaAllah kalau masyarakat patuh kita bisa menemukan puncak penyebaran dan kita akan melihat kurva menurun di akhir bulan juli ini. Itu target kami,” ucap Rudy.

Tak hanya tiga unsur tersebut, Rudy juga akan segera mengeluarkan perwali untuk mendukung lancarnya proses penekanan penyebaran virus.

“Mungkin kamis atau hari jumat minggu ini,” cetusnya.

Rudy menjelaskan dalam pergerakannya kedepan ia akan menyasar 15 kecamatan, 153 Kelurahan, 900 RW, 4000an RT, 325 cafe dan resto, 415 warung kopi, 18 pasar tradisional, 11 pusat pembelanjaan atau mall serta tempat umum lainnya.

“Sesegara mungkin kita akan membentuk tim untuk memassifkan kegiatan ini yakni kita bentuk 1000 orang dari RT/RW, 1000 personil TNI Polri, unsur organisasi, seluruh camat, 14 kapolsek, 47 kepala puskesmas, seluruh lurah, Seluruh babinsa dan kambtimas akan bergerak menjalankan tiga unsur yang tadi,” jelasnya.

Rudy berharap semoga kegiatan pencanangan ini bisa berjalan dengan maksimal agar paparan penyebaran virus ini dapat segera terkendalikan.

Harapan tersebut senada dengan harapan besar Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah. Ia menegaskan jika kasus penyebaran Covid 19 di Kota Makassar terselesaikan maka 80 persen kasus positif di Sulawesi Selatan ikut terselesaikan.“Covid 19 ini kalau makassar selesai, 80 persen kasus positif di Sulsel selesai. Kemarin saya kumpulkan seluruh bupati dan wali Kota, keluhannya satu tolong selesaikan soal kasus makassar. Banyak warga kita kembali ke daerah malah menjadi penular ke daerahnya,” ungkapnya.

Karenanya, gerakan ini lahir dengan harapan agar pemerintah Kota Makassar bisa lebih bersinergi bersama seluruh jajarannya.

“TNI polri sudah bekerja maksimal dan kita harap pemerintah kota bersama camat, lurah dan rt/rw bisa berkalaborasi dengan baik lagi. Apalagi didiukung oleh tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pendidik. Maka penyebaran virus ini bisa cepat terselesaikan,” ujarnya.

Nurdin pun telah menyiapkan reward untuk RT/RW yang berhasil mengeluarkan daerahnya dari zona merah.

“Siapa cepat dia yang dapat itu reward. Ini sudah lama kita siapkan,” pungkas Nurdin. (*).

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
Health

Mitos atau Fakta, Tidur dengan Rambut Basah Bisa Sebabkan Pilek?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Mandi di malam hari bagi beberapa orang memang bisa membuat tidur lebih nyenyak. Namun, pra orang tua menyarankan kita agar tak lupa untuk mengeringkan rambut terlebih dahulu sebelum merebahkan tubuh di atas tempat tidur. Menurut mitos yang beredar tidur dengan rambut bisa membuat kita rentan mengalmi pilek atau flu.

Bagaimana faktanya?

Menurut pakar kesehatan dari Push Health AS, Dr. Chirag Shah, tidak ada bukti ilmiah tidur dengan rambut basah bisa menyebabkan pilek atau flu. “Satu-satunya penyebab pilek dan flu adalah infeksi virus bukan karena tidur dengan rambut basah. Virus penyebab flu atau pilek tersebut memasuki tubuh melalui hidung, mulut, atau mata dan menyebar melalui tetesan di udara ketika orang yang terinfeksi bersin, batuk, atau berbicara. Kita juga bisa terinfeksi dengan virus penyebab flu karena menyentuh permukaan yang terkontaminasi atau berinteraksi langsung dengan orang yang terinfeksi. Namun, tidur dengan rambut basah bida menyebabkan berbagai masalah seperti berikut:

– Infeksi jamur

Tidur dengan rambut basah meningkatkan risiko infeksi jamur di kulit kepala. Infeksi ini bisa menyebabkan ketombe atau dermatitis. “Tidur dengan rambut basah juga membuat tempat tidur kita menjadi sarang jamur,” tambahnya. Riset juga menemukan, jamur yang bersarang di tempat tidur bisa menyebabkan infeksi parah pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Infeksi ini juga bisa memperburuk gejala asma.

– Kerusakan rambut

Tidur dengan rambut basah bisa mengakibatkan kerusakan pada rambut. Hal ini terjadi karena kekuatan rambut melemah sata basah sehingga membuatnya menjadi mudah rontok. Seiring berjalannya waktu, rambut rontok yang tak segera diatasi ini bisa mengakibatkan kebotakan yang mempengaruhi penampilan kita. Jika rasa kantuk benar-benar tak terhankan saat rambut belum mengering, sebaiknya kita melakukan langkah berikut untuk menghindari efek samping:

– Mengoleskan minyak kelapa ke rambut

Minyak kelapa melindungi rambut basah dari kerusakan. Saat basah, rambut menyerap air dan membuat kekuatan rambut menjadi lemah sehingga mudah rusak. Minyak dapat mengurangi jumlah air yang diserap sehingga meminimalisir kerusakan. Namun, cara ini tidak disarankan bagi mereka yang mengalami eksem seboroik karena minya kelapa bisa memperburuk gejala.

– Gunakan kondisioner

Kondisioner membantu menutup kutikula rambut dan mengurangi gesekan. Rambut yang diputihkan atau diolah secara kimia dapat memperoleh manfaat lebih dari pengkondisian teratur.

 

source : Kompas.com
Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Ariska Puspita Anggraini

read more
Sains & Techno

Sony Ganti Nama Setelah 60 Tahun Berdiri

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Perusahaan asal Jepang Sony memutuskan untuk mengganti nama besar yang sudah membawanya berkiprah selama 60 tahun di industri teknologi.

Dikutip dari Gizchina, dalam rapat tahunan para pemegang saham Jumat (3/7), para pemegang saham menyetujui pengajuan perubahan nama perusahaan dari Sony menjadi ‘Sony Group’.

Perubahan nama ini akan berlaku efektif mulai April 2021. Keputusan ini diharapkan akan mengantar Sony pada identitas yang lebih luas. Selama ini, pengembangan elektronik menjadi bisnis utama Sony. Dengan perubahan nama menjadi Sony Group, artinya akan ada perluasan pada layanan dan bisnis lainnya.

Sony adalah perusahaan multinasional yang didirikan pada tahun 1946 oleh Jing Shenda dan Shoda Morita. Jing Shenda memiliki latar belakang di bidang penelitian dan pengembangan teknologi, sekaligus ahli dalam public relations dan marketing.

Keahliannya mengantarkan Sony menjadi perusahaan besar hingga memiliki kantor pusat yang saat ini berlokasi di Sony City, Konan, Minato-ku, Tokyo. Keputusan ini akan tercatat dalam sejarah Sony, sebagai pertama kalinya mengubah nama perusahaan setelah 60 tahun berkarya.

“Kami memutuskan mengubah nama menjadi Sony Group karena kami ingin menciptakan keragaman penuh pada portfolio bisnis untuk mempromosikan pengembangan dan evolusi bisnis,” kata CEO Sony Yoshida Kenichiro.

Hal ini tampaknya sesuai dengan kondisi pandemi saat ini. Sejumlah analis menilai, situasi pandemi akan bermanfaat dengan model bisnis Sony yang beragam mulai dari game, musik, dan bisnis hiburan lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang berdiam di rumah. Strategi ini dinilai dapat mengimbangi kerugian dalam penjualan produk elektronik.(rns/rns)

 

source : Rachmatunnisa – detikInet

read more
Sains & Techno

Sejarah Sepeda dan Asal Muasal Namanya

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Di masa New Normal, makin banyak orang yang bersepeda. Tapi tahu nggak sih dari mana asal namanya? Ini dia sejarah sepeda.

Sekarang ini kita lihat bersepeda kembali menjadi tren. Demi kesehatan di masa pandemi Corona, orang-orang beralih ke sepeda supaya bisa wira-wiri sambil jaga jarak. Orang Inggris menyebutnya ‘bicycle’ tapi orang Indonesia menyebutnya sepeda. Dari mana sebenarnya nama ini berasal?

Dihimpun  dari berbagai sumber, asal mula nama Sepeda berasal dari kata Velocipede yang diperkenalkan pemerintah kolonial Belanda tentang sebuah alat transportasi baru di awal abad ke-20. Pramoedya Ananta Toer dalam novel Anak Semua Bangsa menceritakan Velocipede sebagai sebuah penemuan penting saat itu yang dibawa ke Hindia Belanda.

“Ini yang dinamai kereta-angin, Tuan-tuan, Velocipede. Bikinan Jerman sejati. Kencang, cepat seperti angin. Sang angin juga yang punya urusan maka penumpangnya tidak jatuh. Duduk aman di sadel, kaki sedikit berayun. Dan… penumpang dan kereta melesit seperti anak panah!” tulis Pram dalam novel Anak Semua Bangsa, Bab 14 halaman 433.

Kembali ke sejarah sepeda, jadi siapa penemu Velocipede? Memang bukan orang Belanda, tapi orang Jerman namanya Baron Karl Von Drais. Dilansir dari website Museumjocas.nl pada 1817, Von Drais menciptakan kendaraan roda dua dari kayu dengan setir, tapi tanpa pedal.

Cara mengendarainya ya seperti yang ditulis Pram dalam novelnya. Untuk melajunya langsung menggunakan kaki dengan diayun mendorong ke tanah. Von Drais menamai kendaraan itu sebagai Velocipede. Di akhir abad ke-19, orang-orang juga menyebutnya sebagai Draisine dari kata Von Drais.

Karl Von Drais pun dikenal sebagai Bapak Sepeda. Dia dianggap sebagai penemu sepeda. Dari dialah sepeda modern lahir seperti yang kita kenal. Beberapa inovasi menyempurnakan bentuk sepeda yang dibikin oleh Von Drais.

Asal nama Bicycle

Gambar rancang bicycle (Getty Images/iStockphoto)

Sejarah sepeda tidak lepas juga dari asal muasal nama bicycle. Velocipede temuan Von Drais mendapat penyempurnaan inovasi mulai tahun 1860-an oleh beberapa penemu Prancis termasuk Pierre Lallement, Pierre Michaux dan Ernest Michaux. Dilansir dari History, mereka menambahkan pedal ke roda depan.

Dari situ lahirlah nama bicycle yang artinya dua roda. Karena ada lagi varian lainnya yaitu monocycle, satu roda dan tricycle, tiga roda. Namun dua roda ini yang paling populer.

Eugene Meyer dan James Starley membuat inovasi lagi dengan membesarkan ukuran roda depannya dan disebut Penny-farthings. Sepeda dengan roda depan besar ini sangat populer tahun 1870-1880 sampai melahirkan kelab dan olahraga balap sepeda yang pertama.

Inovasi terakhir dilakukan 1885 oleh orang Inggris, John Kemp Starley. Karena Penny-farthings kurang aman, dia menggabung bentuk awal velocipede yang ukuran bannya sama dengan model pedal dan rantai.

Dari situ lahirlah model pertama dari sepeda modern. Ukuran ban depan dan belakangnya sama, ada pedal dan rantai sepeda.

Itulah sejarah sepeda. Meski hari ini sepeda sudah semakin canggih, sepeda kuno Penny-farthings tetap digunakan oleh komunitas penggemar sepeda antik terutama di Eropa. Sama saja di Indonesia dimana masih banyak komunitas penggemar sepeda ontel.

(fay/afr)

 

 

source : Fitraya Ramadhanny – detikInet

 

read more
DaerahNews

Shalat Jumat di Masjid Almarkaz, Prof Rudy Ajak Jamaah Terapkan Protokol Kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Hampir tidak ada ruang yang dilewatkan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Dhamaluddin untuk menggelorakan semangat melenyapkan wabah Virus Covid-19 yang telah merebak di Kota Makassar sejak beberapa bulan terakhir. Sepeti yang terlihat saat berbicara usai menunaikan shalat Jumat berjamaah di Masjid AL Markaz AL Islami Makassar, Jumat (3/7/2020).

Ditempat ini, Rudy mengajak seluruh Jamaah untuk menjadi bagian dari gelombang perubahan cara hidup dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

“Watak orang Makassar itu memiliki karakter pejuang. Ini modal besar bagi kita untuk mengendalikan Covid, mengenali cara penularannya dan mengetahui cara menghindarinya. Mengubah pola hidup menjadi lebih bersih, mewajibkan diri selalu menggunakan masker setiap beraktifitas diluar, selalu mencuci tangan dan yang juga sangat penting menjaga jarak dengan orang disekitar kita. Sebenarnya cukup itu saja formulanya untuk melenyapkan virus itu” ujar Rudy didepan para jamaah masjid AL Markaz AL Islami.

Rudy mengaku tengah menggalang kekuatan bersama seluruh elemen masyarakat, baik itu kalangan ulama, organisasi pemuda, kalangan pengusaha, komunitas ibu-ibu, seluruh jajaran pemerintahan, termasuk seluruh jajaran RTRW untuk solid mengibarkan semangat perlawanan terhadap pandemi ini.

“Mari kita saling mengingatkan. Perjuangan melenyapkan virus ini tidak akan bisa kita menangkan jika hanya pemerintah saja yang bergerak, semuanya harus terlibat. Saya juga akan memberikan reward kepada RTRW yang mampu mengubah lingkungannya yang zona merah menjadi hijau sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah. Kami juga sudah menekankan ke kalangan pengusaha untuk menerapkan seluruh poin penting protokol kesehatan di tempat usahanya masing-masing” ujar Rudy.

Rudy juga mengapresiasi jajaran pengurus Yayasan Masjid Al Markaz yang telah menerapkan protokol kesehatan untuk seluruh jamaah yang datang beribadah.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Cek Kedisiplinan Pegawai, Prof Rudy Sidak Ruangan di Balaikota

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin tiba-tiba saja memasuki ruangan satu persatu di gedung Balaikota Makassar, Jumat (3/7/2020). Inspeksi mendadak ini dilakukan saat tiba di dikantor yang beralamat jalan Ahmad Yani tersebut. Rudy tidak langsung ke ruang kerjanya, namun berjalan menyusuri sejumlah ruangan yang ditempati para pegawai bekerja.
Kedatangan orang nomor satu di Kota Makassar ini spontan membuat sejumlah pegawai kaget. Saat di ruangan Bappeda, Rudy menemui salah satu pejabat eselon tiga dan menanyakan aktifitas serta jumlah kehadiran pegawai di ruangan itu.

“Coba cek staf nya yang belum masuk kantor. Karena seharusnya yang piket hari ini sudah ada dan mengerjakan tugas-tugasnya disini. Termasuk juga kondisi ruangan para staf agar diperhatikan kebersihan dan juga penataannya” ujar Rudy kepada pegawai yang ada.

Hal serupa juga dilakukan disejumlah ruangan, seperti ruangan di Bagian Umum, Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, serta beberapa ruangan lainnya.

Rudy menyayangkan beberapa ruangan yang tidak tertata dengan baik dan bahkan cenderung semrawut.

“Mestinya printer, mesin-mesin fotocopy diatur penempatannya, kertas kertas, dokumen-dokumen di rapikan. Termasuk juga kondisi ruangan, jangan hanya ruangan pejabatnya saja yang kelihatan rapi, tapi ruangan staf nya juga harus diperhatikan kenyamanannya. Intensitas pekerjaannya itu lebih tinggi di ruangan staf. Makanya kenyamanannya harus diperhatikan” ujar Rudy.

Sebelum memasuki ruang kerjanya, Rudy meminta agar kondisi kerapian disetiap ruangan harus di perhatikan, termasuk kedisiplinan pegawai agar lebih ditingkatkan.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kunjungi SD Sudirman, Prof Rudy : Kita Fokus Pembenahan Infrastrukturnya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota (pemkot) Makassar berencana akan melakukan pembenahan infrastruktur sekolah. Salah satunya, SD Negeri Sudirman yang terletak di Kecamatan Ujungpandang.

Hal itu disampaikan Penjabat (PJ) Wali Kota Makassar, Prof. Rudy Djamaluddin saat mengunjungi langsung SD Negeri Sudirman, Jumat (3/7/20).

Rudy didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Amalia Malik Hambali serta Kepala Dinas PU, Nirwan Niswan berkeliling dari kelas hingga toiletnya.

“Jadi kemarin kita mendapat keluhan tentang bangunan SD sudirman ini makanya kita langsung kunjungi. Sudirman sebagai salah satu sd favorit di Makassar ini memang tampak usang dan perlu diperhatikan sarana dan prasarana fasilitas pembelajarannya,” ucapnya.

Ia mengatakan ada langkah awal yang akan diambil oleh pemerintah yakni dengan meminta tim dari Dinas PU untuk melakukan audit tekhnis.

“Apakah secara tekhnis ini bangunan masih bagus atau sudah wajar dibenahi. Tapi kita memang akan lebih fokus ke infrastrukturnya,” jelasnya.

Namun menurut Prof Rudy, pembenahan ini perlu. Karena, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan peranan strategis yang dimiliki oleh pendidikan.

“Dan itu bisa dimulai dari kondisi baik dari sarana dan prasarana yang diberikan kepada guru dan peserta didik,”pungkasnya. (*).

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Wali Kota Makassar Apresiasi GP Ansor Terlibat Beri Edukasi Covid-19 ke Warga

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaludin mengapresiasi keterlibatan semua pihak secara bahu membahu melibatkan diri dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Makassar. Karena itu Ia pun terlihat sangat merespon ketika GP Ansor Sulsel dan Makassar hadir menyatakan kesediaan untuk membangun sinergi dengan pemerintah kota melawan pandemi tersebut.

“Tidak bisa selesai Covid ini kalau kita tidak bergerak secara bersama-sama. Dengan kehadiran GP Ansor tentu kita bersyukur dalam artian upaya-upaya kita dalam mengedukasi masyarakat terkait Covid-19 bisa dilakukan lebih massif lagi,” ucapnya di Posko Induk Covid-19 Kota Makassar, Kamis (2/7).

Menurut Rudy peningkatan kasus Covid di Makassar disebabkan ketidakpatuhan masyarakat. Namun lebih dari itu, Ia menyebut faktor lain dikarenakan banyaknya masyarakat yang tidak memahami dengan benar terkait Covid, dampak jika terkena, dan bagaimana agar terhindar dari virus tersebut.

Padahal Covid bisa menjangkiti siapa pun tanpa kenal usia dan tempat. Olehnya itu memang dibutuhkan keterlibatan semua kalangan, termasuk organisasi kepemudaan, yang kata Rudy bisa memberi edukasi dengan cara dan pendekatan masing-masing.

Dengan catatan, lanjutnya tetap mengedepankan budaya-budaya santun dan kesopanan serta tidak menekan masyarakat dalam memberikan edukasi. Harus lebih memahami karakter lokal Bugis-Makassar siapakatau, sipakalebi, dan sipakainge.

Ketua GP Ansor Sulsel Rusdi Idrus menyampaikan hal senada bahwa sinergi dengan pemerintah harus dibangun. Apalagi dalam situasi pandemi covid 19, semua komponen harus bahu membahu bekerjasama, mematuhi protokol kesehatan serta senantiasa menjaga kebersihan.

Demikian pula GP Ansor mendorong tokoh agama atau pun pondok pesantren untuk berkontribusi dalam penanganan dengan memberi edukasi Covid-19. Selain itu juga melibatkan relawan psikolog yg bisa memberikan bimbingan konseling, agar keluarga korban tidak mengalami trauma dan juga tidak dikucilkan oleh masyarakat sekitar.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 243 244 245 246 247 272
Page 245 of 272