close
DaerahNews

Pastikan Ditangani dengan Baik, Rudy Kunjungi Lokasi Kebakaran di Kerung-Kerung

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin meninjau langsung lokasi kebakaran di Jl. Kerung-Kerung, Senin, (29/6).

Rudy mengatakan kehadirannya di tempat tersebut sebagai wujud kehadiran pemerintah, sekaligus memastikan segala kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi korban bisa terpenuhi sementara dan telah ditangani dengan baik.

“Tidak ada yang menghendaki musibah. Tapi mari kita mengambil hikmah di baliknya. Tujuan Kami di sini untuk memastikan dan memberi semangat keluarga kita yang sedang berduka dan memastikan kebutuhan-kebutuhan dasarnya itu bisa tercukupi untuk sementara,” ucapnya.

Rudy terlihat mengecek kesiapan dapur umum termasuk segala bahan makanan dan peralatannya. Selain itu ia juga tampak menyerahkan bantuan berupa sarung dan obat-obatan.

Kebakaran yang terjadi kemarin siang ini menghanguskan 7 rumah yang dihuni 16 kepala keluarga. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materil ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

Camat Makassar Andi Ardi Zulham menyampaikan sejauh ini warga yang terdampak seluruhnya sudah dievakuasi. Mereka disiapkan tenda darurat di dua lokasi sekitar lokasi kebakaran dan di halaman Kantor Polsek Makassar.

“Sejak tadi malam bantuan masuk di posko lokasi kebakaran sudah ada baik itu dari warga maupun komunitas-komunitas masyarakat. Alhamdulillah masyarakat sangat berterima kasih hari ini Pak Wali juga masuk dan memberi bantuan bahan makanan, sarung, dan sebagainya,” jelasnya.

Dari laporan yang diterimanya, kebutuhan dasar korban hingga makanan sehari-hari menurut Ardi sudah tercukupi hingga saat ini.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Harganas, Prof Rudy Dorong Edukasi Covid-19 Ikut dalam Program Penyuluh KB

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Tanggal 29 Juni telah ditetapkan sebagai hari Keluarga Nasional (Harganas). Penetapan ini dikuatkan dengan Keppres No. 39 2014 Tentang Hari Keluarga Nasioanal. Saat ini merupakan peringatan yang ke-27 yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan KB kota Makassar.

Melalui peringatan tersebut, Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin mendorong sosialisasi dan program edukasi masyarakat terkait Covid-19 diikutkan dalam kegiatan penyuluh KB.

“Tim penyuluh KB kita ada di semua titik. Jadi kami berharap ada tiga hal yang perlu kita tanamkan ke masyarakat untuk memutus mata rantai Covid-19 ini, kepatuhan, kejujuran, dan kebersamaan. Nah peran teman-teman yang bergerak di KB ini bisa terus menerus melakukan edukasi ke masyarakat untuk bisa patuh, pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan makan makanan bergisi,” terang Rudy.

Hal ini Ia tegaskan saat sambutan Harganas ke 27 tingkat kota Makassar yang dirangkakan dengan dimulainya pelayanan KB serentak sejuta akseptor di Kecamatan Tamalate, Senin (29/6).

Menurut Rudy, jika kader keluarga berencana terus bergerak bersama-sama semua kalangan dan dilakukan secara massif ia yakin masalah Covid dimakassar bisa dikendalikan dan ditangani sesegera mungkin.

Terkait pelayanan KB serentak sejuta akseptor, yang terpenting dari pengendalian penduduk, harapan Rudi bahwa bisa terbentuk keluarga-keluarga yang cerdas, keluarga-keluarga yang sehat, yang memiliki rasa sosial tinggi sehingga terbentuk keluarga bahagia sejahterah. Dengan demikian maka kota ini akan sejahterah dan negara ini akan maju.

Karena itulah, Rudi mengatakan kegiatan hari ini sangat strategis karena bagi dia keluarga adalah pilar utama membangun bangsa. Sejahterah dan Cerdasnya bangsa ini ditentukan oleh kondisi keluarga-keluarga yang ada di dalamnya.

Sementara itu, menurut Plt Kadis PP dan KB Makassar Sitti Isnaini bahwa hari ini merupakan hari puncak dimana dilakukan Pelayanan KB serentak sejuta akseptor. Beberapa rangkaian kegiatan telah dilaksanakan seperti, kerja bakti serentak di kampung KB di 14 kecamatan, dan juga penyuluh kader pada 26 Juni lalu.

“Kita juga melakukan komunikasi informasi dan edukasi mengenai pelayanan KB oleh penyuluh KB secara dor to dor. Pelayanan KB sejuta akseptor di Makassar ini adalah kegiatan nasional yang akan memecahkan rekor MURI sejuta akseptor di Indonesia,” ucapnya.

Adapun yang dimaksud akseptor KB adalah anggota masyarakat yang mengikuti gerakan KB dengan melaksanakan penggunaan alat kontrasepsi. akseptor KB menurut sasarannya terbagi menjadi tiga fase yaitu fase menunda atau mencegah kehamilan, fase penjarangan kehamilan dan fase menghentikan atau mengakhiri kehamilan atau kesuburan.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy : Kedepan,Tidak Ada Lagi Warga yang Tidak Terdeteksi OTG atau ODP

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Saat ini, Makassar menjadi episentrum penularan Covid-19 di Sulawesi Selatan. Karena itulah Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin langsung melakukan langkah untuk kembali menekan arus keluar masuknya warga ke kota Makassar utamanya bagi mereka yang tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Tujuan pengendalian ini bukanlah untuk membatasi aktivitas masyarakat. Melainkan, untuk menekan warga yang tidak berkepentingan tidak usah dulu masuk Makassar, begitu pun sebaliknya orang yang tidak perlu keluar Makassar tidak usah dulu,” ucapnya tepat pada pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas), Senin, (29/6).

Menurut hemat Rudy, setiap daerah di Sulsel ini memiliki Gugus Tugas Pengendalian Covid-19. Artinya setiap pemerintah daerah mengetahui siapa saja warganya yang OTG maupun ODP termasuk yang berstatus positif dan negatif. Sehingga Pemda berkewajiban memberi surat keterangan kepada warganya.

Kehawatiran Rudy jangan sampai orang yang tidak memiliki gejala masuk di kota Makassar. Sementara, Kota Makassar yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19 pun berkewajiban untuk melindungi daerah-daerah lain agar tidak terjangkit lebih luas.

Rudy tidak ingin ada wilayah di luar Makassar yang sudah berhasil menekan angka penularan Covid-19 namun kembali meningkat karena terpapar di Makassar.

Sebaliknya, juga dirinya tidak akan membiarkan peningkatan jumlah positif di Makassar semakin tidak terkendali karena masuknya warga dari luar Makassar yang positif Covid – 19.

Karenanya dalam waktu dekat, Rudy akan segera menerbitkan Perwali yang akan mengatur regulasi termasuk resiko utung rugi serta bagaimana implementasi dari aturan itu sendiri.

Namun Ia menegaskan, dengan kembalinya diperketat aturan dan penegakan disiplin protokol kesehatan di Makassar tidak akan mengganggu aktivitas utama masyarakat.

“Karena kita juga tidak ingin terlalu kencang menangani covid tapi ekonomi terpuruk. Kita akan ambil perimbangan yang paling baik. Covid terkendali, ekonomi juga jalan,” terang Rudy.

Olehnya itu, Rudy akan meminta RT/ RW untuk bergerak mengawasi warganya sehingga tidak adalagi warga Makassar yang tidak terdeteksi baik yang berstatus OTG maupn ODP.

“Ini yang kita batasi, jangan sampai orang Makassar bawa virus keluar. Jangan juga orang sehat datang di Makassar pulang sakit. Semua harus mengantongi surat keterangan dari gugus tugas bahwa yang bersangkutan bebas Covid. Opsi-opsi inilah yang sedang kita godok, kita ambil yang paling kecil pengaruhnya ke masyarakat tapi paling bagus manfaatnya untuk menangani Covid,” pungkasnya.

Perwali ini akan diberlakukan sesegera mungkin. Saat ini pihak Pemerintah kota Makassar tengah menggodok hal-hal yang dipandang urgen sekaitan dengan aturan yang akan diterapkan. Jika semua hal yang direncanakan sudah dapat diaplikasikan maka langsung diterapkan. Sehingga sesegera mungkin pandemi Covid-19 bisa dikendalikan. (*)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
Sains & Techno

Mengapa Ada Tujuh Hari dalam Seminggu? Berikut Penjelasannya

LANGITKU NETWORKS – Satu minggu itu terdiri dari tujuh hari; ini telah menjadi aturan yang berlaku cukup lama sehingga orang jarang bertanya-tanya mengapa demikian.

Sebagian besar perhitungan waktu kita berdasarkan pergerakan planet, Bulan dan bintang.

Satu hari kita sama dengan satu putaran penuh Bumi pada porosnya. Satu tahun kita adalah jumlah waktu yang dibutuhkan Bumi untuk mengelilingi Matahari, yaitu 365 ¼ hari. Itulah sebabnya kita menambahkan satu hari ekstra pada Februari setiap empat tahun untuk tahun kabisat. Tapi mengatur jumlah waktu minggu dan bulan sedikit lebih rumit. Fase Bulan tidak persis cocok dengan kalender Matahari. Siklus Bulan berlangsung selama 27 hari dan tujuh jam, dan ada 13 fase Bulan di setiap tahun Matahari.

Beberapa peradaban paling awal mengamati kosmos dan mencatat pergerakan planet-planet, Matahari, dan Bulan. Bangsa Babilonia, yang tinggal di wilayah yang kini kita kenal sebagai Irak, merupakan pengamat dan penafsir langit yang lihai. Berkat mereka, kini satu minggu terdiri dari tujuh hari.

Alasan mereka mengadopsi angka tujuh adalah karena mereka mengamati tujuh benda langit: Matahari, Bulan, Merkurius, Venus, Mars, Jupiter dan Saturnus. Jadi, angka itu memiliki arti khusus bagi mereka. Peradaban lain memilih angka lain–bagi orang Mesir satu minggu itu 10 hari lamanya; atau bagi orang Romawi, delapan hari.

Tata Surya (AlexLMX)

Orang Babilonia membagi bulan berdasarkan pergerakan Bulan menjadi tujuh hari dalam seminggu; hari terakhir pada tiap pekan memiliki signifikansi keagamaan tertentu.

Siklus bulan yang berlangsung 28 hari adalah jangka waktu yang terlalu lama untuk bisa mereka kelola dengan efektif. Orang Babilonia kemudian membagi 28 hari tersebut menjadi empat bagian, masing-masing terdiri dari 7 hari. Angka tujuh tidak terlalu pas untuk bisa bertepatan dengan tahun atau bahkan bulan yang dibuat berdasarkan siklus Matahari, jadi angka tujuh memang menciptakan ketidakteraturan.

Namun, budaya Babilonia begitu dominan di wilayah Timur Dekat, terutama pada abad keenam dan ketujuh sebelum Masehi (SM), sehingga pengaturan minggu dan banyak gagasan lain mereka tentang waktu – seperti satu jam berisi 60 menit – bertahan.

Pengaturan seminggu tujuh hari menyebar ke Timur Dekat dan kemudian diadopsi oleh orang-orang Yahudi yang menjadi tawanan orang Babilonia pada puncak kekuatan peradabannya masa itu.

Budaya-budaya lain di daerah sekitarnya mengikuti gagasan tujuh hari dalam seminggu, termasuk kekaisaran Persia dan Yunani.

Berabad-abad kemudian, ketika Alexander Agung mulai menyebarkan budaya Yunani ke Timur Dekat sampai India, konsep tujuh hari dalam seminggu juga menyebar. Para ilmuwan menduga bahwa India mungkin kemudian memperkenalkan tujuh hari seminggu ke wilayah Cina. Ketika orang-orang Romawi mulai menaklukkan wilayah yang dipengaruhi oleh Alexander Agung, orang-orang Romawi juga bergeser ke gagasan satu minggu tujuh hari.

Kaisar Konstantinus menetapkan bahwa tujuh hari dalam seminggu adalah minggu resmi Romawi dan menjadikan hari minggu sebagai hari libur umum pada 321 Masehi. Gagasan mengenai “akhir pekan” tidak diadopsi sampai zaman modern pada pada ke-20.

Meskipun ada beberapa upaya baru-baru ini untuk tidak lagi menggunakan tujuh hari seminggu, namun hal ini sudah dilakukan begitu lama sehingga menjadi suatu kebiasaan yang sepertinya akan lama bertahan.

 

 

 

source : The Conversation Indonesia

editor : Gita Laras Widyaningrum (Nationalgeographic.co.id)

Artikel ini diterjemahkan dari Bahasa Inggris oleh Agradhira Nandi Wardhana.

Penulis: Kristin Heineman, Instructor in History, Colorado State University

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

 

read more
Health

5 Camilan Nikmat Sekaligus Sehat, Cocok Dikonsumsi Saat Jalani Diet

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Menerapkan pola diet sehat bukan berarti tidak bisa menyantap camilan nikmat. Kamu bisa memilih bahan makanan dan minuman sehat yang rasanya lezat untuk dijadikan camilan.

Ada berbagai kudapan sehat bercita rasa lezat yang mudah diolah. Perlu digarisbawahi, agar pola diet sehat tetap terjaga, kamu harus cermat dalam mengolah makanan. Hindari campuran gula atau garam terlalu banyak.

Berikut ini beberapa rekomendasi bahan makanan sehat untuk camilan, dikutip dari berbagai sumber.

1. Kacang Almond

Menikmati kacang almond baik untuk kesehatan, asalkan diolah dengan bijak. Kamu bisa membuat coklat panggang tanpa minyak untuk menjadikan almond camilan sehat. Kacang almond memiliki serat dan protein tinggi, sekaligus menyuplai lemak baik untuk tubuh.

2. Yoghurt

Produk olahan susu yang difermentasi ini menyumbangkan kalsium, serat, beserta protein untuk tubuh. Yoghurt dapat dicampurkan dengan buah-buahan segar agar rasanya lebih nikmat. Tapi, hindari yoghurt yang sudah ditambahkan gula dalam kadar yang terlalu banyak.

3. Oatmeal

Makanan yang satu ini selain cocok dijadikan menu sarapan, juga pas untuk jadi camilan. Oatmeal memiliki kandungan serat tinggi yang membuat kamu merasa kenyang dalam waktu lama. Sajikan oatmeal dengan susu atau bisa juga langsung disantap sebagai camilan.

4. Popcorn

Karena menggunakan bahan dasar biji jagung, pop corn termasuk menu sehat untuk menjadi camilan. Kamu bisa memperoleh serat dan protein dari sajian pop corn. Agar tetap menjadi menu camilan yang sehat, hindari tambahan perasa pada pop corn, karena sudah ada rasa gurih dan asin dari biji jagung dan mentega yang digunakan untuk memasak pop corn.

5. Cokelat

Tidak ada salahnya mengonsumsi cokelat saat menerapkan diet sehat. Cokelat merupakan bahan makanan yang baik untuk kesehatan, asal diolah dengan bijak. Sering kali cokelat diolah dengan gula yang sangat banyak, sehingga menghilangkan manfaat baiknya. Kamu bisa menikmati sajian cokelat panas atau kue cokelat minim gula selama diet. (akn/ega)

source : Yudistira Imandiar – detikHealth

read more
DaerahNews

Pj Wali Kota Makassar Akan Berlakukan Surat Keterangan Tanda Bebas Covid

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Bertekad memutus rantai penyebaran virus Covid 19 secara cepat dan tepat, Penjabat (PJ) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin akan memberlakukan pemeriksaan surat keterangan bebas covid bagi warga luar kota yang ingin masuk ke Kota Makassar.

Hal itu disampaikan saat menggelar rapat Kordinasi (rakor) dengan jajaran Forkopimda Makassar, SKPD dan seluruh camat, di Posko Induk Covid 19, jalan Nikel Raya, Sabtu (27/6/20).

Surat keterangan bebas covid ini bertujuan untuk menekan transportasi penyebaran virus Covid 19.

“Jadi siapapun yang masuk di Kota Makassar harus punya surat keterangan bebas Covid. Kita tidak pernah tahu misal ada yang ke maros dari maros dia tidak mematuhi aturan protokol kesehatan entah terpapar dimana dan kembali ke Makassar membawa virus tanpa ada tanda-tanda. Nah, itu yang kita waspadai,” ujar Rudy yang juga merupakan ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar.

Untuk penerapannya sendiri iya masih menggodok dan berkordinasi dengan pihak terkait seperti dinas perhubungan, dinas kesehatan, TNI dan Polri.

Selain itu, Rudy juga sementara membentuk tim percepatan dengan bermuara pada tiga konsep yakni unsur kepatuhan, unsur kejujuran dan saling pegang tangan untuk menyadarkan masyarakat.

Tiga unsur ini dinilai Rudy sangat penting karena jumlah pasien positif covid bertambah dikarenakan tidak patuhnya masyarakat terhadap protokol kesehatan, tidak jujurnya masyarakat jika sedang merasakan gejala virus.

“Jadi kita panggil juga tim dari Unhas, tim epidemiologi yang memang mampu menggambarkan bagaimana status terhadap suatu pandemi atau penyakit yang berdampak pada suatu populasi di masyarakat,” ucapnya.

Tim ini yang nantinya akan melakukan pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat yang masih belum paham tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan rapid test.

Tak hanya itu, ia meminta camat, lurah agar lebih massif berkomunikasi dengan RT/RW untuk selalu memantau warganya.

“Jadi nanti kita lihat di RT/RW mana yang jumlah positif warganya sudah tinggi akan kita akan lock down sementara atau kita bawa isolasi ke hotel,” jelasnya.

Rudy menargetkan dengan cara pendekatan persuasif seperti ini akan lebih cepat menekan angka penyebaran virus di Kota Makassar.

Sementara, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol, Yudhiawan menyatakan siap untuk terus membantu pemerintah Kota Makassar.

“Jadi saya bersama TNI menyasar beberapa tempat seperti cafe, masjid-masjid, pasar tradisional, warkop-warkop dan mall-mall. Yang tidak mematuhi protokol kesehatan kami langsung tegur ditempat. Ini massif kita lakukan,” jelasnya.

Ia mengaku khusus di pasar tradisional pendekatannya masih sulit. Oleh karenanya, ia dan jajarannya akan terus melakukan peringatan dan peneguran.

Rapat Kordinasi ini diharapkan dapat berjalan sesuai dengan target-target yang disasar. Begitupun harapan pemerintah kota Makassar agar masyarakatnya bisa lebih mematuhi protokol kesehatan untuk kepentingan bersama.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy ajak MUI doakan Makasaar terbebas dari Pandemi Virus

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin secara simultan bergerak membangun kekuatan bersama mempercepat pengendalian penyebaran Virus Covid-19 di Kota Makassar. Seperti yang terlihat saat melakukan silaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia Kota Makassar di ruang Spakatau, Gedung Balaikota Makassar, Sabtu (27/6/2020).

Dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah alim ulama, mubaligh, serta pengurus masjid se Kota Makassar tersebut, Prof Rudy mengajak seluruh tokoh agama untuk menjadi bagian dari gerakan solidaritas bersama untuk membebaskan Makassar dari wabah virus secara cepat.

“Majelis Ulama Indonesia adalah kumpulan orang-orang yang berpikiran positif, doa-doa nya Insya Allah di ijabah oleh Allah. Kita ingin penanganan Covid-19 ini bukan hanya disentuh dari sisi teknis saja, tapi juga melalui pendekatan spiritual keagamaan. Tentu masyarakat kita akan lebih memahami jika disampaikan lewat pendekatan keagamaan oleh para alim ulama dan mubaligh melalui ceramah-ceramah di masjid termasuk ikut mendoakan kota kita terbebas dari masalah ini. Pemerintah Kota akan melakukan backup setiap upaya para tokoh agama, termasuk menyiapkan sarana dan prasarana pendukung dilapangan” ujarnya kepada sejumlah wartawan usai acara.

Menurut Rudy, jika semua elemen masyarakat ikut ambil bagian dan bergerak bersama sesuai dengan porsinya masing-masing, maka pandemi di Makassar akan tertangani lebih cepat.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Makassar, KH Baharuddin AS saat memberikan sambutan mengatakan bahwa silaturahmi ini bagian dari upaya untuk menjawab kegelisahan di tengah masyarakat menyusul hadirnya wabah yang belum jelas kapan akan berakhir. Untuk itu, sudah sepatutnya seluruh alim ulama untuk ikut ambil bagian dalam melawan musuh yang tidak terlihat ini.

“Alim ulama memiliki senjata yang bisa melawan musuh yang tidak terlihat itu. Senjata yang saya maksud bukan seperti yang dimiliki oleh tantara atau polisi, namun berupa hati yang bersih dalam melakukan komunikasi dengan ummat melalui sentuhan pesan-pesan keagamaan. Selain itu, doa dari kita semua kepada Allah agar bisa secepatnya diberi keselamatan dan di pulihkan dari cobaan ini” ujar KH Baharuddin AS .

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Cegah Corona, Prof Rudi Pimpin Apel Gabungan 3000 Pasukan Disinfektan Massal

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Dr Rudi Djamaluddin, ST, MEng membuktikan komitmennya untuk bekerja maksimal mengendalikan penyebaran Virus Covid-19 yang telah me-wabah sejak beberapa bulan terakhir. Di hari kedua setelah dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, Prof Rudi langsung menurunkan 3000-an lebih tim gabungan yang akan melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di pelosok-pelosok kota, khususnya daerah yang selama ini masuk kategori zona merah.

Dalam apel bersama di pelataran Pelabuhan Paotere, Sabtu pagi (27/6/2020), Prof Rudi memberikan penegasan mengenai tiga perilaku utama yang harus diwujudkan dalam mengendalikan pandemi di Makassar.

“Yang pertama yakni kepatuhan. Semua elemen masyarakat, siapapun itu harus patuh pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, baik menggunakan masker saat beraktivitas, rajin cuci tangan dan jaga jarak. Jika ini dipatuhi, maka Covid-19 di Makassar akan selesai. Yang kedua adalah kejujuran, makanya kita harus edukasi masyarakat kita untuk tidak perlu malu, covid itu bukan aib, masyarakat harus diajak jujur demi keselamatan bersama. Jika ada demam-demam, harusnya jujur dan sampaikan ke RT atau lurah agar diberi perhatian. Dan yang ketiga adalah kebersamaan. Dengan bersama tidak ada hal yang tidak bisa kita selesaian” ujar Prof Rudi.

Ditempat ini, Rudi mengajak seluruh satuan tugas lapangan, unsur pemerintahan, TNI dan aparat kepolisian, serta seluruh masyarakat untuk menjadikan Covid-19 sebagai musuh bersama.

“Jika ini kita lakukan, insya Allah dalam dua minggu hingga satu bulan kedepan, kita bisa melihat trend bahwa covid sudah bisa kita kendalikan, tidak ada lagi masyarakat kita yang harus meninggal karena covid, kita harapkan tidak ada lagi masyarakat kita yang masuk rumah sakit karena covid-19. Jika tubuh kita sehat, makan yang bergizi, dan menjadikan imun tubuh menjadi kuat, maka tidak perlu dirawat di rumah sakit. Lihatlah program Wisata Covid-19 yang dicanangkan Bapak Gubernur (Nurdin Abdullah). Program itu memperlihatkan begitu banyak orang sembuh tanpa harus kerumah sakit. Makanya usaha meningkatkan imun tubuh juga sangat penting. Kita tidak ingin terpapar covid dan terkapar secara ekonomi. Makanya kita harus bangkit dan kuat. Masyarakat Makassar berkarakter pejuang, pantang mundur, olehnya itu saya mengajak untuk bersama-sama lawan wabah ini, tegakkan protokol kesehatan dan jujur jika merasakan gejala” tegasnya.

Kepada tim gabungan yang akan melakukan disinfektan massal, Rudi berpesan agar bekerja dengan semangat kemanusian yang kuat, mengutamakan kesehatan sendiri dulu sebelum orang lain, bekerja dengan pendekatan humanis, sentuh masyarakat dengan baik, dan ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa covid-19 tidak perlu ditakuti.

“Kita akan kuatkan kordinasi bersama seluruh aparat camat, lurah hingga RT RW untuk bisa memonitor dan memantau pelaksanaan protokol kesehatan di lingkungannnya masing-masing. kita akan ukur kinerja camat lurah, siapa yang bekerja paling maksimal mengubah wilayahnya dari zona merah menjadi hijau, dan yang zona hijau tetap hijau” lanjutnya.

Rudi juga menyebut peran media massa sangat penting sebagai edukator, memberikan informasi yang mengedukasi, memberikan konten berita yang mengandung energi positif kepada masyarakat.

“Kitaa ingin secepat-cepatnya menyelesaikan masalah ini. Kalau bisa dua minggu atau satu bulan ini bisa kendalikan, kenapa tidak. Terkait masalah-masalah yang timbul, seperti penolakan Rapid Test itu hanya kurang edukasi, tidak ada yang menolak kebaikan. Makanya jika kita bergerak bersama, termasuk media massa, maka saya yakin bisa cepat. Jika ada yang memprovokasi warga, itu kita lawan dengan edukasi yang massif, saya sangat yakin warga Makassar itu cerdas” lanjutnya.

Acara pelepasan ini melibatkan tiga ribuan personil yang terdiri atas 400 orang dari Satpol PP (inspektur covid), 200 orang dari Dinas Perhubungan, 200 orang dari Dinas Pemadam Kebakaran, 50 orang dari BPBD, 168 orang Camat dan lurah, 153 orang LPM kelurahan, 30 orang PMI, 996 Ketua RW, dan selebihnya dari pihak TNI dan Polri. Sementara, kendaraan water gunner 8.000 liter yang bergerak sebanyak 14 unit, 6 unit untuk kapasitas 6.000 liter, disinfektan sprayer 2.500 unit, pemadam motor 800 liter 14 unit.

Hadir dalam acara ini yakni Asisten Pemerintahan Kota Makassar, Sabri, Kepala dinas kesehatan, Dr. NAisyah Tun Azikin, kepala dinas perhubungan, Mario Said, Kasatpol PP, Iman Hud, Kepala BPBD Makassar, Dr. Rusli, Plt Kadis Damkar, Taufiek Rachman, Camat Ujung Tanah, Andi Unru, dan jajaran lurah se kecamatan Ujung tanah.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
Health

Apa yang Akan Terjadi Pada Tubuh Saat Mengalami Overdosis Kafein?

LANGITKU NETWORKS, – Kafein merupakan stimulan psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi dunia. Belum lagi yang banyak digunakan pada produk-produk seperti kopi, teh, serta minuman berenergi. Namun, sementara sebagian besar dari kita mengonsumsi kafein dalam dosis yang aman dan moderat, tapi tak dapat dipungkiri ia adalah zat yang sangat kuat yang bisa berbahaya jika terlalu banyak dikonsumsi.

Food and Drug Administration (FDA) memperingatkan bahwa satu sendok teh bubuk kafein setara dengan sekitar 28 cangkir kopi. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa penjualan suplemen bubuk kafein dalam bentuk curah telah dilarang di AS dan di tempat lain. Larangan tersebut diberlakukan setelah terjadi kasus kematian dalam beberapa tahun terakhir akibat overdosis kafein.

Sebuah studi kasus di Inggris baru-baru ini menjadi pengingat mengapa larangan ini dibutuhkan—menunjukkan bahaya dari mengonsumsi kafein secara berlebihan.

Laporan dari Rebecca Harsten, dokter perawatan kritis di Queen Elizabeth Hospital, menjelaskan seorang pasien berusia 26 tahun harus dilarikan ke unit gawat darurat, tiga jam setelah dia menelan dua sendok the bubuk kafein (sekitar 20 gram). Jika mengacu pada FDA, jumlah tersebut setara dengan minum 50-60 kopi sekaligus. Menurut Harsten, itu dapat membunuh seseorang.

“Kelebihan kafein 1-2 gram dapat menimbulkan efek toksik yang signifikan,” kata para peneliti.

Dalam kasus di atas, pasien termasuk beruntung karena masih bisa selamat. Dokter menemukan konsentrasi kafein yang tinggi yang mematikan saat melakukan pengukuran pada darahnya. Kadar kafein pada pasien tersebut berada di angka 147,1 mg/L setelah tujuh jam. Mengingat pengecekan dilakukan setelah perawatan, menurut peneliti, ada kemungkinan konsentrasi kafeinnya lebih tinggi sebelumnya.

Beberapa jam sebelumnya, ketika perempuan itu sampai di unit gawat darurat, ia mengalami jantung berdebar, berkeringat, gelisah, dan kesulitan napas. Saat pemeriksaan, dokter menemukan bahwa dia memiliki detak jantung sangat cepat, tekanan darah rendah, mengalami hiperventilasi, dan muntah-muntah.

Hasil elektrokardiogram (EKG) mengungkapkan bahwa ia memiliki irama jantung abnormal yang disebut takikardia ventrikel polimorfik, penumpukan asam dalam tubuh (asidosis metabolik), ketidakseimbangan karbon dioksida dan oksigen dalam darah (alkalosis pernapasan), serta jumlah sel darah putih yang tinggi.

Pasien kemudian diberi perawatan pengganti cairan dan elektrolit. Namun, karena kondisinya tidak membaik, ia dipindahkan ke perawatan intensif, dibius, diberikan hemodialisis, serta harus memakai ventilator.

Dia juga diberikan perawatan bikarbonat intravena untuk memperbaiki status asam-basanya, juga obat magnesium sulfat untuk mengendalikan aritmia dan mengaktifkan arang demi membantu membersihkan racun dari ginjalnya. Hormon yang disebut norepinefrin (alias noradrenalin) pun diberikan untuk memerangi efek kafein pada tekanan darah.

Emulsi lemak yang disebut intralipid diberikan kepada pasien, tapi bukan untuk tujuan biasa sebagai sumber energi dan nutrisi. Dalam beberapa tahun terakhir, zat ini semakin banyak digunakan untuk membantu menghilangkan bahan beracun dari tubuh.

Fakta bahwa banyak sekali yang harus diobati menjadi bukti betapa parahnya efek kafein jika dikonsumsi berlebihan. Pada konsentrasi yang cukup tinggi, ia bisa menjadi zat yang mengganggu berbagai proses metabolisme di seluruh tubuh.

Penemuan ini dipublikasikan pada BMJ Case reports.

 

 

source : Science Alert

editor : Gita Laras Widyaningrum

Nationalgeographic.co.id

read more
Health

Tanpa Sadar, 3 Kebiasaan Ini Bantu Atasi Gangguan Lambung

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Memiliki gangguan lambung memang menyebalkan. Selain membuat area lambung nyeri, gangguan pada lambung juga bisa memberi efek samping, seperti perut kembung, mual, hingga muntah.

Menurut Medical Manager Divisi Kalbe Consumer Health PT Kalbe Farma TBK, dr Helmin Agustina Silalahi, faktor gaya hidup merupakan faktor yang harus diperbaiki dalam mengatasi gangguan lambung, termasuk pola dan jenis makan, manajemen stres, dan lainnya.

“Selanjutnya adalah obat-obatan, termasuk tradisional dan obat modern yang dapat dipilih sesuai dengan kenyamanan penggunanya. Namun jika kondisi tidak membaik atau malah memburuk harus segera menghubungi dokter,” ujar dr Helmin.

Dilansir dari Yellow Pages, ada beberapa kebiasaan sederhana yang tanpa disadari ternyata berperan untuk menghindarkan tubuh dari gangguan lambung, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Berhenti merokok

Nikotin dalam tembakau meningkatkan jumlah asam dalam perut dan membuatnya lebih terkonsentrasi. Studi menunjukkan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko gangguan pada lambung hingga 7 kali lipat dari biasanya.

2. Sarapan dengan oatmeal dan buah segar

Studi di Harvard pada 47 ribu pria yang memakan 7 porsi buah dan sayuran setiap hari memiliki risiko 33% lebih rendah terkena gangguan lambung. Selain itu, mengonsumsi kacang-kacangan, pir, hingga oatmeal mampu mengurangi risiko penyakit tersebut hingga 60%.

3. Perbanyak makan sayuran

Sayuran seperti bayam, selada, dan lobak kaya akan bahan kimia yang meningkatkan kadar oksida nitrat di perut. Penelitian mengatakan kadar oksida nitrat yang tinggi mampu memperkuat lapisan dalam perut sehingga dapat melindungi dirinya sendiri dari asam pencernaan.

Ketika gangguan lambung datang, Anda bisa mengatasinya dengan mengonsumsi olahan bahan-bahan tradisional seperti kunyit, jahe merah, madu, dan royal jelly.

dr Helmin menyebut bahwa bahan-bahan alami tersebut sudah banyak digunakan turun-temurun untuk mengatasi gangguan saluran cerna, bahkan sebelum obat-obatan ditemukan.

“Tentunya dengan berkembangnya ilmu pengetahuan penelitian mengenai bahan-bahan tersebut juga semakin banyak sehingga data-data mengenai dosis yang tepat, efikasi dan keamanannya semakin dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” sambungnya.(mul/mpr)

source : Abu Ubaidillah – detikHealth

read more
1 245 246 247 248 249 272
Page 247 of 272