close

Health

HealthLifestyle

Butuh Tidur Berapa Lama untuk Menurunkan Berat Badan? Ini Temuan Riset Ilmiah

LANGITKU.NET, Jakarta – Pola makan yang sehat dan olahraga teratur menjadi andalan dalam pengelolaan berat badan. Tapi bukan itu saja, tidur yang cukup juga dapat membantu mengatur hormon nafsu makan dan asupan kalori.
Tidur bisa menjadi hal yang penting untuk penurunan dan pemeliharaan berat badan. Saat kurang tidur, mungkin seseorang akan tergoda untuk memesan makan malam hingga tidur larut karena terlalu kenyang.

Mengapa Kurang Tidur Membuat Orang Ingin Makan?
Dikutip dari laman Nature, ada dua alasan mengapa kurang tidur meningkatkan keinginan untuk makan. Pertama, saat kurang tidur pusat penghargaan di otak lebih aktif dan mendorong seseorang mencari ‘imbalan’. Hal ini termasuk makanan, terutama yang tinggi kalori dan tidak sehat. Kemampuan untuk menghambat dorongan untuk makan juga berkurang.

Kedua, saat tidur, kadar hormon ghrelin atau hormon lapar akan lebih tinggi. Dengan begitu, seseorang akan merasa lebih lapar dan mengonsumsi lebih banyak kalori.

Sebuah studi di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa ketika orang kurang tidur, kebiasaan ngemil larut malam meningkat dan mereka cenderung memilih camilan tinggi karbohidrat. Sementara, studi lainnya di Universitas Chicago menyebut, peserta yang kurang tidur memilih camilan dengan kandungan lemak dua kali lebih banyak dibandingkan mereka yang tidur setidaknya 8 jam.

Berapa Jam Tidur Ideal untuk Menurunkan Berat Badan?
Spesialis kesehatan tidur di University of Chicago, Esra Tasali mengatakan, berdasarkan penelitian yang dilakukan bersama rekan-rekannya, durasi waktu di tempat tidur yang ditargetkan adalah hingga 8,5 jam.

Artinya, orang dewasa dianjurkan menghabiskan setidaknya 8 jam di tempat tidur dan tidak kurang dari 7 jam sebagai langkah awal yang baik. Penambahan durasi tidur tetap memberi manfaat.

Menariknya, ada hubungan antara bertambahnya waktu tidur dengan penurunan asupan kalori. Bahkan tambahan tidur selama 30 menit saja bisa mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi.

Para peneliti dari University of Chicago mengatakan bahwa kurang tidur membuat ‘lesu secara metabolik’ Hanya dalam waktu 4 hari kurang tidur, kemampuan tubuh untuk memproses insulin menjadi kacau.

Saat tidak bisa merespons insulin dengan benar, tubuh akan kesulitan memproses lemak dari aliran darah, sehingga menyimpannya sebagai lemak. Jadi, bukan berarti tidur akan menurunkan berat badan, tapi kurang tidur akan menghambat metabolisme dan berkontribusi pada penambahan berat badan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

source : detikhealth

read more
Health

Ternyata Ini 5 Alasan Perlu Minum Air Putih saat Bangun Tidur

LANGITKU.NET, Jakarta – Saat tidur, tubuh kita ‘berpuasa’ secara alami karena tidak ada asupan cairan selama beberapa jam. Padahal, tubuh tetap kehilangan air lewat napas dan keringat. Akibatnya, banyak orang bangun dalam kondisi sedikit dehidrasi.
Kekurangan cairan ini bisa membuat tubuh terasa lemas, pikiran lebih lambat, dan konsentrasi menurun. Karenanya, minum air putih setelah bangun tidur sangat penting dilakukan untuk membantu mengembalikan cairan yang hilang. Lalu, apa kata sains soal manfaat minum air putih di pagi hari? Berikut penjelasannya, dikutip dari Times of India.

1. Mengganti cairan dan elektrolit yang hilang saat tidur
Saat malam, tubuh tetap mengeluarkan cairan lewat keringat dan napas, sehingga kita bangun dalam kondisi lebih ‘kering’ dari biasanya. Kondisi ini bisa membuat tubuh terasa lebih ngantuk, fokus menurun, dan performa fisik terasa lebih berat.

Penelitian yang dilakukan oleh Jéquier & Constant (2010) menunjukkan kurang cairan dalam tubuh berkaitan dengan gangguan konsentrasi, daya ingat, dan rasa tidak nyaman. Minum air putih setelah bangun tidur membantu memulihkan kondisi hidrasi dan membuat tubuh terasa lebih segar sepanjang hari.

2. Membantu mempercepat metabolisme
Minum air putih saat perut masih kosong saat bangun tidur dapat meningkatkan metabolisme. Efek ini disebut thermogenesis, dan membantu tubuh membakar lebih banyak kalori saat mencerna dan menyerap air.

Metode ini dapat meningkatkan pemanfaatan energi sekitar 30 persen hingga selama 40 menit.

Penelitian yang dilakukan Boschmann dkk (2003) menemukan minum 500 ml air dapat meningkatkan laju metabolisme sekitar 30 persen selama kurang lebih 30 hingga 40 menit setelahnya. Artinya, kebiasaan minum air putih di pagi hari bisa membantu tubuh ‘aktif’ lebih cepat.

3.Membantu detoksifikasi dan pencernaan
Air sangat penting untuk pencernaan lantaran membantu menggerakan makanan dan limbah melalui usus. Air juga membantu ginjal bekerja lebih baik dengan membuang racun yang menumpuk saat tidur.

Sebuah studi oleh Popkin dkk (2010) menemukan minum air yang cukup membantu makanan mengalir melalui usus dengan lebih mudah, yang membantu pencernaan dan buang air besar secara teratur. Minum air yang cukup juga membantu ginjal berfungsi dengan benar, yang membantu tubuh membuang polutan.

4. Membantu mood dan fungsi otak
Dehidrasi ringan saja bisa berdampak pada kemampuan berpikir. Saat cairan tubuh berkurang, sebagian orang lebih mudah merasa lelah, sulit fokus, mudah terdistraksi, hingga suasana hati menurun.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Ganio dkk (2011) menemukan dehidrasi ringan dapat memperburuk suasana hati dan kinerja kognitif. Karena itu, minum air putih segera setelah bangun tidur membantu rehidrasi dan membuat otak bekerja lebih optimal untuk memulai aktivitas.

5. Mencegah sakit kepala dan rasa lelah berlebihan
Sakit kepala dan lemas bisa dipicu oleh kurang cairan. Mengonsumsi air putih di pagi hari membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah gejala-gejala tersebut muncul.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Benton (2011) menyebut sakit kepala dan kelelahan berhubungan langsung dengan kurang minum air. Dengan memulai hari lewat rehidrasi, tubuh jadi lebih siap beraktivitas dan energi terasa lebih stabil.

read more
Health

Kaki Nyeri gegara Asam Urat Kambuh, Begini 5 Cara Sederhana Mengatasinya

LANGITKU.NET, Jakarta – Asam urat atau gout adalah bentuk radang sendi yang menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan. Seringkali, nyeri terasa di jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut.
Nyeri asam urat yang datang tiba-tiba bisa terasa sangat menyiksa. Tak jarang nyeri ini mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika merasakan nyeri asam urat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Cara Mengatasi Nyeri Asam Urat
Berikut beberapa cara yang bisa membantu mengatasi nyeri asam urat:

1. Minum Banyak Air

Asam urat bisa menyebabkan pembengkakan dan peradangan yang signifikan. Dehidrasi merupakan salah satu faktor peyebab dari asam urat. Jad, minum air yang cukup bisa membanu mengurangi kambuhnya gejala asam urat.

Menurut Arthritis Foundation, minum air yang cukup mendorong ginjal untuk melepaskan cairan berlebih dan mengeluarkan asam urat dari tubuh, sehingga mengurangi gejala asam urat.

Air putih merupakan pilihan terbaik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Tapi, cairan seperti kaldu dan teh herbal juga merupakan pilihan yang baik.

2. Kompres Es pada Persendian yang Sakit

Dikutip dari laman Medical News Today, mengompres sendi dengan es yang dilapisi kain bisa membantu mengurangi peradangan karena asam urat. Coba gunakan kompres es atau benda dingin lainnya yang dibungkus handuk tipis selama 20 menit untuk membantu meredakan nyeri.

3. Angkat Bagian yang Nyeri

Penyakit asam urat bisa menyebabkan nyeri dan pembengkakan, terutama di bagian kaki, tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Salah satu cara untuk mengurangi pembengkakan adalah mengangkat sendi yang sakit. Cara ini mendorong darah dan cairan untuk menjauh dari sendi dan kembali ke jantung.

4. Minum Obat Pereda Nyeri

Meski obat antiinflamasi yang dijual bebas, seperti ibuprofen dan natrium naproxen bukanlah obat alami, obat-obatan ini bisa dipilih untuk mengobati nyeri dan peradangan akibat asam urat. Pastikan untuk mengonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan.

5. Minum Kopi

Sebagian orang percaya bahwa minum kopi bisa menurunkan risiko terkena asam urat. Berdasarkan sebuah studi tahun 2024, kopi mengurangi risiko asam urat dengan menurunkan kadar urat dan urea, sekaligus meningkatkan jumlah globulin pengikat hormon seks atau sex hormone-bindig globulin (SHBG) dalam darah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

source : detikhealth

read more
Health

Punya Tekanan Darah Tinggi? Jangan Pilih Menu Sarapan Ini!

LANGITKU.NET, Jakarta – Tekanan darah tinggi atau hipertensi seringkali disebut sebagai silent killer sebab gejalanya seringkali tidak terlihat. Kondis ini sering disebabkan oleh faktor genetik, pola makan yang buruk, hingga gaya hidup yang kurang aktif.
Meski tekanan darah tinggi bisa menyebabkan masalah yang lebih serius jika tidak diobati, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengelola dan menurunkan tekanan darah, salah satunya dengan mengonsumsi makanan rendah sodium. Selain itu, penting untuk mengetahui beberapa makanan yang sebaiknya dihindari.

Menu Sarapan yang Perlu Dihindari Pengidap Hipertensi

Dikutip dari laman Eat This, beberapa menu sarapan yang perlu dihindari oleh pengidap hipertensi yaitu:

1. Makanan Asin

Tanpa disadari, beberapa makanan sarapan populer mengandung banyak sodium. Padahal, banyak ahli gizi yang telah mengingatkan bahwa peningkatan natrium bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.
Sebuah laporan dalam jurnal Nutrients menyatakan bahwa mengurangi asupan natrium tak hanya bisa mengurangi risiko hipertensi, tapi juga risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. Menurut ahli gizi Amy Goodson, MS, RD, CSSD, LD, banyak dari sosis atau beberapa sandwich frozen yang dikonsumsi untuk sarapan mengandung sodium tinggi yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah besar dalam waktu lama.

“Jika Anda memilih salah satu makanan ini, penting untuk memadukannya dengan sesuatu yang rendah sodium, seperti buah atau biji-bijian utuh seperti oat,” kata Goodson.

2. Tidak Ada Buah dan Sayur

Kebiasaan lain yang tidak baik untuk pengidap tekanan darah tinggi adalah tidak mengonsumsi cukup buah dan sayuran di pagi hari. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, orang dewasa yang mencoba menurunkan tekanan darah disarankan untuk mengonsumsi 5-9 porsi buah dan sayur dalam sehari. Jika tidak mengonsumsi 1-2 porsi saat sarapan, maka tujuan ini akan sulit tercapai.
“Buah dan sayuran secara alami bebas natrium dan banyak di antaranya mengandung kalium, yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada beberapa orang,” kata Goodson.

3. Terlalu Banyak Gula

Mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan bisa menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan gula juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik.
“Gula dan makanan olahan sangat memicu peradangan dan meningkatkan kadar gula darah serta respons insulin, juga respons peradangan dalam tubuh Anda. Peradangan juga dapat meninkatkan tekanan darah,” kata ahli diet Dana Ellis Hunnes, PhD, MPH, RD.

Hindari Melakukan Diet Ketat

Tak hanya beberapa menu sarapan yang perlu dihindari, kebiasaan melakukan diet ketat juga tidak baik untuk pengidap tekanan darah tinggi. Mungkin banyak orang yang berasumsi bahwa melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan bisa membantu menurunkan tekanan darah. Namun, beberapa ahli gizi menyarankan untuk berhati-hati dalam seberapa ketat diet yang diterapkan.
“Menerapkan pola makan ketat dalam upaya menurunkan berat badan dengan cepat dapat membahayakan tekanan darah Anda,” kata ahli diet Rachel Fine, RDN.

Diet ketat diketahui bisa mengurangi banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan bisa merugikan orang-orang yang perlu menurunkan tekanan darah. Jadi jika ingin menurunkan bera badan, coba konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi tentang pola makan yang ramah hipertensi.

read more
Health

Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Minum Air Jahe Setiap Hari? Begini Penjelasannya

LANGITKU.NET, Jakarta – Jahe merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat herbal. Cara mengolahnya pun beragam, salah satu yang paling populer adalah dengan merebusnya bersama air untuk diminum.
Mengonsumsi air jahe dapat memberikan efek kesehatan yang beragam, mulai dari mengatasi mual, meredakan flu, hingga menurunkan tekanan darah tinggi. Air jahe juga dapat dicampurkan dengan perasan lemon atau madu untuk meningkatkan khasiatnya.

Adapun manfaat yang bisa dirasakan dari mengonsumsi air jahe setiap hari, antara lain:

  • Membantu menurunkan berat badan
  • Mengurangi mual, dan morning sickness pada ibu hamil
  • Menyeimbangkan kadar gula darah
  • Melancarkan fungsi pencernaan
  • Membantu menurunkan tekanan darah tinggi
  • Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
  • Mengatasi peradangan dalam tubuh
  • Memperkuat imun tubuh terhadap infeksi penyakit
  • Melindungi dari risiko penyakit jantung

Anjuran Minum Air Jahe dan Efek Samping

Dokter merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 3-4 gram ekstrak jahe per hari. Sedangkan ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 1 gram ekstrak jahe setiap hari. Selain itu, air jahe juga tidak dianjurkan untuk anak-anak yang masih berusia di bawah dua tahun.

Berikut efek samping yang bisa terjadi jika mengonsumsi air jahe secara berlebihan:

  • Memicu heartburn atau nyeri di bagian dada
  • Menyebabkan diare, kembung, dan sakit perut
  • Menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah
  • Meningkatkan risiko perdarahan, terutama jika dikonsumsi bersama obat pengencer darah
  • Memperlambat proses pembekuan darah
  • Meningkatkan risiko perdarahan pada ibu hamil
  • Menyebabkan hipoglikemia atau gula darah rendah jika dikonsumsi bersama obat diabetes

Meski air jahe aman dikonsumsi secara umum, orang yang ingin rutin mengonsumsi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna mencegah terjadinya komplikasi atau interaksi dengan obat-obatan yang sedang dikonsumsi.

 

 

 

 

 

 

 

 

source : health.detik.com

read more
Health

Apel Merah Vs Apel Hijau, Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?

LANGITKU.NET, Jakarta – Apel merupakan salah satu buah yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Sebab, apel kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.
Ada banyak jenis-jenis apel yang dijual di pasaran. Namun, pada umumnya masyarakat membedakannya dari segi warna, yakni apel merah dan apel hijau.

Meski sama-sama apel, tetapi apel merah dan apel hijau memiliki kandungan nutrisi yang sedikit berbeda. Lantas, lebih sehat apel merah atau apel hijau? Biar nggak penasaran, simak pembahasannya dalam artikel ini.

Apel Merah Vs Apel Hijau, Lebih Sehat Mana?

Sebagian orang meyakini kalau apel merah lebih baik daripada apel hijau. Namun, beberapa masyarakat justru percaya sebaliknya. Hal ini kerap menjadi perdebatan ketika ingin membeli apel di pasar atau toko buah.

Mengutip Times of India, sebenarnya baik apel merah maupun apel hijau sama-sama mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Kedua jenis apel ini mengandung antioksidan tinggi, pektin, flavonoid, dan quercetin.

Sejumlah nutrisi tersebut mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif serta mengurangi risiko berbagai penyakit, seperti jantung dan hati kronis.

Apel juga termasuk salah satu buah yang rendah serat dan kalori. Alhasil, apel sangat cocok dikonsumsi bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan.

Meski begitu, memang ada sejumlah perbedaan kecil antara apel merah dan apel hijau, terutama dari segi kandungan nutrisinya.

Dilansir Only My Health, apel hijau mengandung sumber vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K yang lebih baik daripada apel merah. Selain itu, apel hijau juga mengandung lebih banyak zat besi, kalium, serta protein dibandingkan apel merah.

Baik apel merah dan apel hijau memiliki jumlah serat yang sama. Tetapi, apel hijau 10 persen lebih rendah kalori dan karbohidrat ketimbang apel merah.

Menurut sejumlah penelitian, apel hijau lebih baik dikonsumsi bagi orang-orang yang sedang diet. Apabila yang ingin mencoba mengurangi asupan gula, maka disarankan untuk mengkonsumsi apel hijau.

Perlu diketahui, kandungan gula pada apel merah sedikit lebih tinggi daripada apel hijau. Namun jangan khawatir, sebab gula pada apel merah merupakan sumber antioksidan yang baik untuk tubuh.

Selain itu, kandungan zat beta karoten pada apel merah lebih tinggi sekitar 50 persen daripada apel hijau. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh warna apel. Sedikit informasi, warna kulit pada apel merah disebabkan oleh pigmen khusus yang disebut antosianin.

Kesimpulannya, baik apel merah dan apel hijau memiliki kandungan nutrisi yang hampir sama. Meski apel hijau dinilai lebih kaya gizi, namun bukan berarti apel merah jadi dianggap sebelah mata.

Sederhananya, jika ingin mendapatkan asupan antioksidan tinggi maka disarankan mengkonsumsi apel merah. Apabila ingin menurunkan berat badan sebaiknya konsumsi apel hijau. Tapi, tidak ada salahnya juga untuk mengkonsumsi kedua jenis apel tersebut karena sama-sama sehat.

Manfaat Apel Merah dan Apel Hijau

Karena kandungan nutrisinya tak jauh berbeda, maka manfaat yang didapat dari apel merah dan apel hijau juga hampir sama. Sejumlah manfaat dari kedua jenis apel tersebut di antaranya:

  1. Membantu melancarkan sistem pencernaan
  2. Meredakan sembelit
  3. Mendorong pertumbuhan bakteri sehat di usus
  4. Dapat menurunkan berat badan
  5. Meningkatkan kesehatan fungsi paru-paru.

Demikian perbedaan antara apel merah dan apel hijau dari segi kandungan gizi dan nutrisinya. Agar lebih sehat, perbanyak makan buah-buahan ya!

 

 

 

 

 

 

 

source : health.detik.com

read more
Health

Good Bye Bau Mulut! Ini Tips Jitu untuk Menjaga Kesehatan Mulut saat Berpuasa!

“Meski bau mulut saat puasa kerap kali terjadi dan merupakan hal yang wajar, kamu tetap bisa mengatasinya dengan beberapa hal ini!

 

LANGITKU.NET, Jakarta – Masalah bau yang kurang sedap pada mulut saat berpuasa memang wajar terjadi. Hal ini dikarenakan produksi air liur yang berkurang, yang disebabkan oleh kurangnya asupan cairan. Namun, yang paling penting adalah memastikan bau mulut yang terjadi bukan karena suatu penyakit pada mulut. Makanya, penting banget melakukan beberapa hal berikut supaya kesehatan mulut terjaga selama berpuasa!

Menyikat gigi sebelum tidur dan setelah sahur

Supaya kamu terhindar dari bau mulut, menyikat gigi adalah sebuah keharusan yang nggak boleh dilupakan. Sebelum tidur, kamu wajib menyikat gigi supaya sisa makanan setelah berbuka puasa nggak menempel di sela-sela gigi. Nggak cuma sebelum tidur saja, kamu bisa menambahkan rutinitas menyikat gigi setelah sahur. Hal ini perlu dilakukan supaya sisa makanan nggak menumpuk di sela-sela gigi saat berpuasa. Saat puasa pun produksi air liur bisa berkurang dan makin menyebabkan bau yang nggak sedap.

Supaya menyikat gigi lebih optimal, kamu bisa memilih sikat gigi elektrik, lho. Philips baru saja meluncurkan Philips Sonicare Seri 3000 dan Seri 1000 dengan teknologi SmarTimer 2 menit dan QuadPacer 30 detik sebagai pengatur waktu. Jadi, kamu nggak bisa asal-asalan sikat gigi dengan cepat Selain itu, terdapat 31.000 getaran bulu sikat per menit yang lembut, tapi tetap kuat membersihkan gigi dan gusi. Jadi, hasil menyikat gigi juga lebih maksimal, deh!

Hindari makanan berbau tajam

Supaya aroma mulut nggak makin bau, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang berbau menyengat. Makanan dengan bau yang tajam misalnya petai, jengkol, durian, dll ini bisa menyisakan bau di mulut dan bikin aroma yang nggak sedap. Nggak cuma itu saja, aromanya juga bisa bertahan lama selama kamu puasa, lho.

Gunakan obat kumur

Untuk membuat mulut terasa lebih segar dan nggak bau, kamu bisa berkumur dengan obat kumur. Lakukanlah di malam hari, supaya menghindari obat kumur tertelan saat berpuasa. Nah, salah satu tips yang bisa kamu lakukan yaitu memilih obat kumur yang nggak mengandung alkohol, supaya nggak bikin mulut kering! Opsinya juga ada banyak, mulai dari Dentiste Premium and Natural Oral Rinse, Listerine Multi Protect Zero, Pepsodent Mouthwash Sensitive Expert, Total Care Siwak Salt, dan juga Colgate Plax Peppermint Fresh.

Konsumsi buah dan sayur

Dibanding mengonsumsi makanan yang berbau tajam, kamu bisa memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Yup, buah dan sayur mengandung banyak vitamin, misalnya vitamin C. Vitamin C jadi dalah satu vitamin yang baik untuk mengatasi masalah mulut, seperti sariawan, infeksi, dan lainnya. Sehingga, mulut kamu pun terasa lebih sehat!

Itulah keempat tips yang bisa kamu ikuti untuk mengatasi bau mulut saat puasa. Mudah sekali, kan? Jangan lupa diikuti selama berpuasa, ya!

 

 

 

 

 

 

source : editorial.femaledaily.com

images : freeprik

read more
Health

6 Manfaat Jus Bayam untuk Kesehatan, Baik Dikonsumsi Rutin

LANGITKU.NET, Jakarta – Bayam termasuk jenis sayuran hijau yang dapat dinikmati dalam berbagai cara, termasuk dijadikan minuman sehat yang baik untuk dikonsumsi secara rutin.

Jus bayam kini cukup populer di kalangan pencinta pola makan sehat karena cukup mudah diolah dan banyak mengandung nutrisi penting.

Jenis sayuran ini pun menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari mengontrol gula darah hingga mencegah kanker.

Manfaat konsumsi jus bayam

Meminum jus bayam secara rutin rupanya mampu memenuhi asupan protein, vitamin serta mineral harian.

Berikut adalah sejumlah manfaat dari meminum jus bayam secara rutin, seperti dikutip dari laman Antara.

1. Mengontrol gula darah

Bayam merupakan salah satu sumber antioksidan yang sempurna, terutama karena kandungan alpha-lipoic acid yang membantu meningkatkan kadar insulin tubuh.

Jika dikonsumsi secara rutin, sayuran ini mampu mengurangi risiko pengembangan neuropati perifer serta menurunkan kadar glukosa dalam darah.

2. Menjaga kesehatan mata

Mengonsumsi jus bayam secara rutin mampu meningkatkan kinerja penglihatan seseorang, karena sayuran ini banyak mengandung beta karoten, lutein, dan zeaxanthin.

Ketiga komponen tersebut masing-masing berperan dalam perkembangan penglihatan khususnya perkembangan makula. Makula membantu mengontrol jumlah cahaya yang masuk ke mata, sehingga mampu menurunkan risiko degenerasi mata.

3. Bebas jerawat

Rutin mengonsumsi jus bayam dapat membantu memperbarui sel-sel tubuh, terutama rambut dan kulit karena terhidrasi dengan baik.

Jus bayam yang kaya akan antioksidan mampu membuat kulit menjadi lebih sehat.

4. Mendukung pertumbuhan rambut

Tingginya kadar vitamin A, B, C yang dikandung bayam membantu merangsang pertumbuhan rambut.

Orang dengan masalah rambut rontok bisa mendapatkan manfaat yang signifikan ketika rutin mengonsumsi jus bayam.

5. Mencegah kanker

Kanker berasal dari beberapa faktor, termasuk efek karsinogenik dari amino heterosiklik. Karsinogen ini berasal dari area terbakar pada makanan yang dipanggang dengan suhu tinggi.

Tingginya klorofil yang terkandung dalam jus bayam, secara efektif mampu menghambat amino yang dapat menyebabkan kelainan pada sel yang kemudian berkembang menjadi kanker.

6. Tidak mudah lelah

Tingginya kandungan vitamin dan mineral dalam jus bayam dapat membantu tubuh beregenerasi dan bangkit kembali meskipun telah melakukan pekerjaan rumah atau beberapa aktivitas yang biasanya melelahkan. Keseimbangan tubuh secara keseluruhan terjaga 100 persen berkat komponen jus bayam seperti magnesium dan folat.

read more
Health

Jangan Makan Kebanyakan! 5 Makanan Ini Merusak Otak

LANGITKU.NET, Jakarta – Kesehatan otak perlu dijaga dengan konsumsi makanan yang tepat. Hindari terlalu banyak konsumsi 5 makanan ini karena merusak otak.
Pola makan begitu mempengaruhi kesehatan organ tubuh, termasuk otak. Beberapa jenis makanan diketahui dapat meningkatkan fungsi otak, seperti dark chocolate, alpukat, dan brokoli.

Namun selain itu, beberapa makanan memiliki efek sebaliknya. Konsumsi makanan ini dapat merusak otak dalam cara melemahkan kecerdasan, mempengaruhi daya ingat, dan suasana hati.

Karenanya batasi konsumsi makanan-makanan yang bersifat merusak otak. Berikut makanan yang merusak otak:

1. Makanan yang digoreng

Ayam goreng dan kentang goreng tidak hanya akan memperlebar lingkar pinggang Anda, tapi juga bisa berdampak buruk bagi otak Anda.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2016 di Journal of Nutritional Science, orang yang mengonsumsi banyak gorengan mendapat nilai buruk pada tes kognitif yang mengevaluasi pembelajaran, memori, dan fungsi otak. Sebaliknya, mereka yang mengonsumsi lebih banyak makanan nabati mendapat skor lebih tinggi.

“Para ilmuwan berpendapat hal ini mungkin ada hubungannya dengan peradangan dan pengurangan ukuran jaringan otak,” kata ahli gizi Kristin Kirkpatrick dikutip dari The Healthy.

“Saat Anda melihat aspek dari salah satu penelitian otak yang hebat-diet MIND-dengan jelas terlihat makanan mana yang dapat menyebabkan atau mengurangi peradangan di otak.

2. Gula tambahan

Gula tambahan termasuk berbagai minuman manis dan minuman kemasan.

Anda mungkin tahu untuk menjauhi minuman ringan, minuman karbonasi dan lainnya. Namun jauhi juga mewaspadai minuman jus buah kemasan, minuman berenergi, dan teh manis kemasan.

Alasan yang sama mengapa soda termasuk makanan buruk bagi otak Anda: gula.

“Gula dalam jumlah tinggi menyebabkan kerusakan saraf” karena memicu peradangan, kata Wesley Delbridge, ahli gizi dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2017 di Alzheimer’s & Dementia mendukung hal tersebut. Para peneliti menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi minuman manis cenderung memiliki daya ingat yang lebih buruk, volume otak keseluruhan yang lebih kecil, dan hipokampus yang jauh lebih kecil-bagian otak yang penting untuk pembelajaran dan memori-dibandingkan mereka yang tidak. Hindari minuman yang dimaniskan dengan gula. Daripada jus buah atau teh manis, cobalah air manis atau teh dengan irisan jeruk, lemon, atau limau.

3. Karbohidrat olahan

Nasi putih, roti putih, pasta putih, dan makanan olahan lainnya dengan indeks glikemik tinggi tidak hanya menyebabkan lonjakan besar gula darah, tetapi juga termasuk makanan buruk bagi otak Anda. Secara khusus, makanan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental Anda.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2015 di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan risiko depresi pada wanita pascamenopause. Sebaliknya, wanita yang mengonsumsi lebih banyak laktosa, serat, buah, dan sayuran menunjukkan penurunan gejala depresi secara signifikan.

Tukar karbohidrat putih dengan karbohidrat kompleks seperti roti gandum, beras merah, quinoa, barley, dan farro. Semua makanan ini mengandung serat, yang memelihara bakteri usus dan mengatur peradangan-semuanya baik untuk kesehatan otak Anda.

4. Daging olahan dan daging proses

Jika suka makan daging olahan, Anda mungkin berisiko lebih besar terkena demensia, menurut sebuah penelitian pada bulan April 2020 yang diterbitkan di Neurology. Ini juga menjadi salah satu makanan merusak otak.

Meskipun penelitian tersebut tidak membuktikan sebab dan akibat, para peneliti menemukan bahwa demensia lebih sering terjadi pada partisipan yang mengonsumsi daging olahan, seperti sosis, daging yang diawetkan, dan pâté. Orang tanpa demensia lebih cenderung mengonsumsi makanan yang beragam, termasuk buah-buahan, sayur-sayuran, makanan laut, dan unggas, menurut temuan tersebut.

“Meskipun data tentang lemak jenuhnya beragam, makanan olahan adalah cerita lain dan kemungkinan besar menjadi penyebab utama hasil (ini),” kata Kirkpatrick, seraya menambahkan bahwa hasil tersebut kemungkinan besar “terkait dengan pengurangan ukuran jaringan otak dan peradangan, yang mana berdampak pada kesehatan otak.”

5. Makanan cepat saji

Sebagai permulaan, tingginya kadar lemak jenuh yang ditemukan dalam burger dan kentang goreng berminyak dapat mempersulit melawan plak penyebab Alzheimer.

Ditambah lagi, kadar natrium yang ditemukan pada rata-rata makanan cepat saji dapat menyebabkan kabut otak.

Tekanan darah tinggi, sering kali disebabkan oleh terlalu banyak makan makanan asin, dapat membatasi aliran darah ke otak dan berdampak negatif pada fokus, keterampilan organisasi, dan memori, menurut tinjauan penelitian yang diterbitkan pada tahun 2016 di Hypertension.

Untuk menghentikan kebiasaan makan cepat saji, Kirkpatrick menyarankan trik ini: “Mulailah dengan mengubah apa yang Anda pesan,” katanya.

“Hindari pilihan yang digoreng dan pilihlah lebih banyak biji-bijian dan tanaman. Kemudian ubah jumlah hari Anda pergi (untuk makanan cepat saji) menjadi setengahnya.”

 

 

 

 

 

 

source : food.detik.com

read more
Health

Main Piano Bisa Tingkatkan Memori dan Fungsi Otak

LANGITKU.NET, Jakarta – Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Geriatric Psychiatry menunjukkan bahwa menyanyi dan memainkan alat musik, khususnya piano, dikaitkan dengan peningkatan memori dan fungsi eksekutif otak.

Dikutip laman Medical Daily, Selasa 30 Januari 2024, terlibat dalam musik membantu seseorang mengatasi stres, kecemasan, dan tekanan darah serta dapat meningkatkan kualitas tidur, suasana hati, dan kewaspadaan mental.

Para peneliti di balik penelitian berskala besar juga mengatakan bahwa paparan musik seumur hidup dapat membantu meningkatkan daya ingat dan kesehatan otak seseorang di usia tua. “Menjaga otak tetap aktif selama hidup telah dikaitkan dengan peningkatan cadangan kognitif, sehingga mengurangi risiko kerusakan kognitif di usia tua. Penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi hubungan potensial antara musikalitas dan kognisi,” tulis para peneliti.

Penelitian ini merupakan bagian dari Protect, sebuah kelompok studi online di Inggris yang meneliti bagaimana otak yang sehat menua dan mengapa orang terkena demensia. Untuk penelitian saat ini, para ahli meneliti lebih dari seribu orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun untuk memperkirakan manfaat kesehatan otak dari memainkan alat musik dan bernyanyi dalam paduan suara.

Manfaat menyanyi bagi kesehatan otak juga bisa disebabkan oleh faktor sosial menjadi bagian dari paduan suara atau kelompok, kata para peneliti. “Secara keseluruhan, kami berpendapat bahwa bermusik dapat memberikan manfaat bagi kesehatan otak, menjadi cara untuk memanfaatkan ketangkasan dan ketahanan otak, yang dikenal sebagai cadangan kognitif,” kata profesor penelitian demensia di Universitas Exeter Anne Corbett, dalam siaran persnya.

Corbett menambahkan meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki hubungan ini, temuan ini menunjukkan bahwa mempromosikan pendidikan musik akan menjadi bagian berharga dari inisiatif kesehatan masyarakat untuk mempromosikan gaya hidup yang melindungi kesehatan otak, seperti halnya mendorong orang lanjut usia untuk kembali ke musik di kemudian hari.

Kegiatan grup musik bagi penderita demensia merupakan bukti besar dan pendekatan ini dapat diperluas sebagai bagian dari paket penuaan yang sehat bagi orang lanjut usia agar mereka dapat secara proaktif mengurangi risiko dan meningkatkan kesehatan otak.

 

 

 

 

source : cantika.com

read more
1 2 3 14
Page 1 of 14