close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

kadis pariwisata : pemkot makassar belum izinkan pesta pernikahan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar secara tegas belum mengizinkan pelaksanaan pesta pernikahan, baik itu yang digelar di hotel maupun di gedung-gedung pertemuan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumuman orang yang berpotensi menyebabkan terjadinya penularan virus Covid-19 di Kota Makassar. Kepala Dinas Pariwisata Kota makassar, Rusmayani Madjid, menegaskan hal tersebut saat di konfirmasi di Makassar, Jumat (7/8/2020). Menurutnya, kebijakan ini di lakukan menyusul potensi penularan virus Covid-19 di Kota Makassar masih cukup tinggi.

“Hingga saat ini belum ada izin untuk digelar pesta pernikahan, termasuk izin untuk panti pijat, karaoke maupun bioskop” tegas Rusmayani Madjid saat di konfirmasi.

Menurutnya, petensi penularan virus Covid-19 di Kota Makassar saat ini masih cukup tinggi sehingga kegiatan yang bisa memicu terjadinya kerumunan orang masih belum dibolehkan, termasuk keharusan menerapkan protokol kesehatan terhadap seluruh aktifitas warga.

“Memang beberapa waktu lalu Pak Wali ( PJ Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin) sempat menerima kedatangan Pak Anggiat (Anggiat Sinaga, Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel) yang meminta izin agar hotel sudah bisa menggelar pesta pernikahan. Namun waktu itu Pak Wali meminta agar semua pihak bersabar dulu, termasuk pengelola hotel mengingat Makassar saat ini masih pandemi Covid” ujar Rusmayani Madjid.

Sejauh ini berbagai upaya terus di lakukan Pemkot Makassar untuk menekan laju penyebaran virus Covid-19, baik itu pembatasan pergerakan antar wilayah, maupun penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat umum, seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan juga selalu rutin mencuci tangan.

“Kita punya tim lapangan yang rutin bergerak ditempat-tempat usaha, baik itu di hotel-hotel maupun di restoran-restoran untuk memberikan edukasi dan sosialisasi Perwali Nomor 36 tahun 2020 tentang protokol kesehatan. Bahkan saat sosialisasi kita membuat berita acara yang mesti mereka tandatangani, yang isinya tentang sejumlah poin-poin bahwa mereka mereka telah menerima tim dari Pemkot dalam hal ini Dinas Pariwisata, bahwa mereka telah memahami isi dari Perwali 36 berdasarkan sosialisasi yang kita sampaikan. Termasuk juga kesediaan mereka menerima sanksi jika masih melanggar protokol kesehatan” lanjutnya.

Rusmayani juga mengaku telah membentuk tim gabungan yang terdiri atas PHRI, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan serta stakeholder lainnya yang akan bertugas untuk melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di sejumlah tempat-tempat usaha, baik di hotel maupun restoran.

“Kita ingin mengecek apakah komitmen yang tertuang di berita acara itu sudah dilaksanakan atau masih ada yang kurang. Makanya kita akan memberikan label bintang terhadap hotel dan restoran berdasarkan tingkat kepatuhan mereka menjalankan seluruh aturan perwali 36” tegasnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Wali Kota Makassar Tegaskan Wahana Permainan Dan Bioskop Belum Bisa Buka

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin memberikan penekanan agar wahana bermain anak serta bioskop belum bisa di operasikan. Hal ini di tegaskannya saat menerima kunjungan PT Kalla Inti Karsa di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (7/8/2020).

Prof Rudy Djamaluddin mengatakan di masa pandemi ini, perputaran ekonomi perlahan akan di benahi. Olehnya itu pertokoan dan sejumlah pelaku usaha lainnya sudah mulai di buka. Mall juga mulai di berikan izin beroperasi hanya saja tetap mengacu pada protokol kesehatan. Namun untuk sejumlah tenant di dalam mall belum seutuhnya di buka. Wahana permainan dan bioskop misalnya.

“Perlahan kita benahi ekonomi yang sempat terpuruk. Pelaku usaha di berikan izin buka kembali dengan catatan perhatikan aturan kesehatan. Mall juga sudah di buka, tapi khusus wahana permainan anak dan bioskop sabar dulu, tunggu suasana kondusif,” tegasnya.

Ia menambahkan jika wahana permainan anak dan bioskop di paksakan buka di masa sekarang, maka kemungkinan penyebaran virus covid-19 bisa saja akan meningkat.

“Jangan di paksakan dululah. Kita liat situasinya apakah sudah memungkinkan baru kita buka. Riskan di saat sekarang, apalagi anak-anak yang aktif. Ini sangat rentan, dan orang tua yang cerdas juga tidak akan mengajak anaknya bermain di mall dulu. Sama halnya dengan bioskop. Tidak ada jaminan jaga jarak tetap dilaksanakan ketika lampu sudah padam ”,ujarnya.

Sementara itu Ricky Theodores Direktur Operasional PT Kalla Inti Karsa menuturkan pihaknya akan mengikuti himbauan pemerintah dan menjalankan usaha sesuai dengan prosedur kesehatan.

“Kami memahami kecemasan pemerintah, dan saya rasa ini akan menjadi catatan agar kami lebih peduli lagi dengan keadaan mall. Protokol kesehatan makin di tingkatkan. Kalau kecolongan tentu akan berdampak ke manajemen juga”,pungkasnya.

Selain pembahasan tersebut, dalam pertemuan yang turut di hadiri oleh sejumlah pimpinan SKPD, PT Kalla Inti Karsa juga berharap agar pelaku usaha diberikan keringanan pembayaran pajak agar mereka tetap bisa survive, termasuk memenuhi seluruh kewajiban terhadap karyawan selama pandemi berlangsung.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Rudy Djamaluddin Apresiasi Upaya Kodam XIV Hasanuddin Tangani Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Indonesia khususnya Kota Makassar memiliki angka penyebaran virus covid-19 yang masih cukup tinggi. Olehnya itu, berdasarkan instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam Inpres No 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian coronavirus diseases 2019, Kodam XIV Hasanuddin kembali menurunkan pasukannya membantu pemerintah Kota Makassar.

Berdasarkan informasi dari Apel Gelar Pasukan Operasi Covid-19 yang di gelar di Lapangan Karebosi Makassar, Jum’at (7/8/2020) di ketahui sebanyak 6.000 personil turun untuk membagikan masker juga mengedukasi warga terkait virus ini.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal Andi Sumangerukka mengatakan apel ini merupakan upaya untuk menerapkan kedisiplinan terkait covid di wilayah Kodam XIV Hasanuddin.

“Makin hari rasanya grafik bergerak ke atas. Ini kecemasan bersama. Harus kita bergerak bersama. Olehnya itu kini kami tambahkan 3.500 personil yang sebelumnya hanya 1.000 pasukan saja. Jadi total sekarang ada sekitar 6.000 petugas di wilayah Kodam Hasanuddin”,ujarnya.

Ia pun menambahkan kondisi masyarakat di Makassar yang sebagian masih bebal aturan dan tidak mengikuti protokol kesehatan menjadi sasarannya.

“Sudah banyak yang terpapar tapi masih ada juga yang tidak pakai masker. Ini yang harus selalu kita edukasi. Apalagi Perwali No 36 Tahun 2020 sudah ada, jadi semua masyarakat wajib menggunakan masker. Kami pun akan turun untuk bagikan masker”,pungkasnya.

Sementara itu di tempat yang sama Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin mengapresiasi langkah Kodam XIV Hasanuddin yang telah bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam penanganan Covid-19.

“Pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak. Keterlibatan TNI dan Polri dalam bersama memerangi covid ini tentu langkah yang sangat efektif mengembalikan situasi kembali kondusif. Bersatu melawan covid-19 dengan edukasi dan pengawasan”,tutur Rudy.

Jika masyarakat sudah mampu menjadikan aturan kesehatan ini sebagai rutinitas maka Makassar tentu selanjutnya akan bersiap menuju new normal.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Dukung Kerajinan Tangan, Rossy Akan Boyong Produk Eceng Gondok ke Inacraft

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Inacraft merupakan pameran kerajinan tangan terbesar di ASEAN yang rencananya akan diadakan pada tanggal 2-6 September 2020 mendatang di Jakarta.

Menyambut even Internasional tersebut, Ketua Dekranasda Kota Makassar, Rossy Timur Wahyuningsih menyiapkan sejumlah kerajinan tangan khas Makassar untuk di promosikan pada ajang pameran tersebut.

“Jadi hari ini kita kunjungi salah satu pengrajin yang memproduksi beberapa karya berbahan dasar eceng gondok di Jalan Serui kota Makassar. Saya melihat kualitasnya tidak kalah bagus dari pengrajin dari luar. Rencananya, kita akan membawa beberapa produk ke Inacraft september mendatang, tentunya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” ucap Rossy, usai melakukan rapat kordinasi terkait persiapan keikutsertaan Kota Makassar dalam ajang Pameran Inacraft, Jumat (7/8/20).

Rossy mengatakan produk yang diboyong nantinya bertujuan untuk dipamerkan dan diperkenalkan langsung kepada para pengunjung.

Ia optimis produk ini tidak kalah bersaing dengan produk lainnya karena produk kerajinan ini berasal dari eceng gondok pilihan.Eceng gondok yang bagus kualitasnya itu, kata Rossy, harus berasal dari air yang mengalir deras, bukan air yang tergenang.

“Kita juga mau membuktikan kalau produk di Sulawesi Selatan khususnya di Kota Makassar itu memiliki produk yang berpotensi besar dan berkualitas tak kalah dari produk luar. Khususnya kreativitas pengrajin dalam pemanfaatan enceng gondok,” jelasnya.

Adapun beberapa jenis kerajinan tangan eceng gondok yang rencana akan diboyong diantara y kotak loundry, tikar, bantal duduk, dan kursi kombinasi anyaman, lampu hias, hand bag (tas tangan).

Ia berharap keterlibatan pengrajin asal Makssar ini akan menghasilkan output yang baik bagi pengembangan hasil karya anak Makassar kedepan, kendati saat ini masih di terpa pandemi Covid 19.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Wali Kota Makassar Minta CSR Telkomsel Fokus Pembelajaran Daring

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluudin menerima kunjungan PT Telkomsel dan PT Medialink Global Mandiri terkait pembahasan tantangan Pemkot Makassar dalam melaksanakan sekolah daring, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (6/8/2020).

Prof Rudy mengapresiasi langkah Telkomsel dalam memberikan dukungan kepada para pelajar saat pembelajaran daring. Menurutya, pendidikan tetap menjadi prioritas meski pemerintah fokus penanganan pendemi Covid-19. Karena pendidikan berkaitan dengan kemajuan bangsa.

“Pendidikan harus jalan, pendidikan tidak boleh turun, karena ini kelangsungan bangsa dan negara,” kata Prof Rudy.

Prof Rudy juga meminta kepada Telkomsel yang merupakan perusahaan negara bersama Pemkot Makassar untuk memberikan dukungan kepada peserta didik afirmasi atau berasal dari kurang mampu. Prof Rudy meminta, Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel fokus terhadap pembelajaran daring.

“Kalau rendah ekonominya, kebanyakan semangat sekolah pasti rendah. Apalagi situasi begini. Mereka pasti lebih membeli makanan dari pada kuota. Kewajiban kita saat ini supaya mereka tidak punya alasan tidak sekolah. Untuk itu CSR Telkomsel berfokus disini saja. Sehingga kita bisa gratiskan pembeli kuotanya,” katanya.

Sementara Account Manager Manajer Telkomsel Makassar, Sony Widjaya mengatakan, pihaknya berkomitmen dan bertanggung jawab untuk membantu Pemkot Makassar dalam penanganan Covid-19 di Kota Makassar. Salah satunya dengan memberikan paket kuota murah pendidikan sebesar Rp 4 ribu 1 GB. Sementara Rp 100 ribu 50 GB bagi tenaga pengajar.

“Jadi kami akab berikan kartu ke peseta didik yang dataya berasal dari Dinas Pendidikan Makassar. Meski murah, peserta didik tidak bisa mengakses sesukanya. Kita sudah kunci, mereka hanya bisa akses berkaitan dengan dunia pendidikan,” katanya.

Manajer Operasional PT Medialink Global Mandiri, Tirta Kusuma mengatakan, pihaknya menawarkan aplikasi platform untuk media pembelajaran online. Dimana nantinya, para tenaga pendidik dan peserta didik tidak lagi menggunakan internet.

“Selama ini pembalajaran daring medianya menggunakan Aplikasi Zoom. Itukan memakai kuota dan servernya di luar negeri. Nantinya kita simpan servernya di Makassar dan menggunakan jaringan Diskominfo. Jadi bisa lokal, tak perlu lagi internet,” pungkasnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kawan Lama Foundation Donasikan 5000 Masker Dan 75 Liter Hand Sanitizer Ke Pemkot Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Posko Gugus tugas Satuan tugas penegakan pengendalian covid 19 Kota Makassar kembali menerima bantuan sejumlah Masker dan Hand sanitizer dari kawan lama Foundation (Ace Store)

Bantuan masker serta Hand aniteser diterima langsung oleh penjabat Walikota Makassar Prof. Rudy Djamaluddin dari Store Manager Kawan Lama Ace Shore Cabang Perintis Makassar Firman Nur.di Posko gugus tugas satgas penegakan pengendalian covid 19 di jalan Nikel Raya Kamis 6/8/2020.

Firman menjelaskan saat ini pihaknya dari kawan lama foundation ace store tengah menggalakkan untuk membantu dengan memberikan donasi alat kesehatan khususnya kepada pemerintah dalam mencegah penularan pandemi covid – 19.

“Saat ini kita menggalakkan memberikan bantuan berupa alat kesehatan seperti ADP, masker, hand sanitizer, sarung tangan medis untuk pemerintah dan tenaga medis serta alat pengukur suhu tubuh, bantuan ini juga kami donasikan kepada panti asuhan dan panti wreda di 25 kota Indonesia,” ujarnya.

Dia berharap dengan adanya bantuan 5000 masker dan 75 liter Hand sanitizer yang didonasikan bertujuan untuk membantu pemerintah kota Makassar dalam menangani penyebaran covid -19

“Harapan kami dengan adanya bantuan 5000 Masker dan 75 liter cairan Hand sanitizer dapat membantu dan bersinergi bersama pemerintah Kota Makassar membantu untuk penanganan covid 19 lebih baik lagi,” jelasnya.

Penjabat Wali kota Makassar Prof. Rudy Djamalauddin apresiasi atas bantuan dari kawan lama foundation. Menurut Prof. Rudy sekarang ini kita membutuhkan bukan hanya bantuan tetapi kepekaan sisial dari seluruh elemen masyarakat dalam upaya pemerintah mengendalikan covid 19 ini.

“Kita tidak melihat bantuan ini dari sisi jumlahnya, tetapi yang utama adalah bentuk kepekaan sosial dari semua pihak terutama dari elemen masyarakat untuk bersemangat didslam upaya upaya menngendalikan covid 19 agar cepat berakhir,” terang Prof Rudy.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kakek yang Viral Seragam SMA saat Lebaran di Bone Dikunjungi Tim Wagub Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Bone – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan bantuan kepada keluarga Sakka (88) di Kabupaten Bone.

Bantuan berupa sembako dan pakaian itu dibawa oleh staf Wagub Sulsel ke kediaman Sakka di Palattae, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Rabu (5/8/2020).

Sakka ternyata hidup di tengah kemiskinan. Ia tinggal di rumah panggung tidak layak huni. Dinding rumahnya dari papan itu banyak yang bolong-bolong. Bahkan tiang kayu di rumahnya sudah lapuk.

Sakka hidup bersama istrinya, Sitti dan iparnya. Di dalam rumahnya, kondisinya berantakan. Pakaian berserakan dikarenakan tidak adanya tempat penyimpanan atau lemari.

Sebelumnya, kakek Sakka viral di sosial media karena mengenakan seragam Sekolah Menengah Atas (SMA) saat salat Idul Adha di Kabupaten Bone, 31 Juli 2020 lalu.

Meski diusianya yang tua dan kurang baik pendengarannya, Sakka tetap bekerja. Apalagi tidak ada anaknya. Kesehariannya, Sakka bekerja sebagai petani di sawah milik orang lain.

Terkadang tetangga maupun keluarga yang tinggal didekat rumahnya itu membantu untuk keluarga Sakka.

Keluarga Sakka pun merasa senang mendapat bantuan dari Wagub Sulsel. Bantuan ini pun sangat dibutuhkan untuk kehidupan sehari-harinya.

Saking senangnya, Sakka pun langsung mengenakan pakaian barunya dan istrinya pun langsung mencoba kenakan hijab bantuan dari Wagub. Tak lupa pula, ia dan istrinya mengenakan masker dari Wagub Sulsel.

Sakka menyampaikan, bahwa dirinya senang mendapat masker yang menyerupai wajah Wagub Sulsel. Saat diberi masker berwajah Wagub Sulsel, Sakka mengatakan, “begini dulu (masker) punyaku tapi hilang di sawah. Terima kasih bantuannya pak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Staf Wagub Sulsel, Arman mengatakan, “hari ini kami membawakan bantuan kepada keluarga bapak Sakka. Alhamdulillah, bapak Sakka sangat senang dengan kedatangan kami,” ujarnya.

“Kami sedih melihat kondisi keluarga bapak Sakka. Reaksi istrinya pun sangat senang. Inilah kepuasan yang buat kami kuat dalam berbagi,” tambah Arman.(jalu)

read more
DaerahNews

Pj Walikota : Pendidikan Harus di desain Secara Sistematis, Terstruktur dan Tepat Sasaran

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar masih menjadikan pendidikan sebagai sektor prioritas yang mendapat perhatian serius dalam menyusun program kebijakan pembangunan setiap tahunnya. Sejumlah persoalan pendidikan terus diupayakan jalan keluar nya, baik itu infrastruktur sarana dan prasarana sekolah, kualitas guru, kesejahteraan guru honorer, mutu pendidikan hingga pengajaran jarak jauh yang kini mesti ditempuh selama masa pandemi berlangsung.

Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin membahas persoalan ini secara serius bersama pengurus PGRI Kota Makassar di Balaikota Makassar, Rabu (5/8/2020).

“Pendidikan begitu penting, tetapi setiap tahun dihadapkan pada berbagai masalah, ini menjadi tantangan  kita semua. yang paling penting adalah solusi yang dirancang harus dilakukan secara sistematis, terstruktur  dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam pembahasan tersebut pula, Pj Walikota Makassar mencontohkan kondisi ril di lingkungan sekolah, di mana kerap di temukan ruangan kelas siswa sangat memprihatinkan kondisinya, namun di satu sisi sangat berbanding terbalik dengan suasana ruangan kepala sekolah yang begitu representatif.

“Padahal substansinya sekolah sebagai tempat anak-anak mendapatkan pengajaran yang baik, artinya ruangan kelas yang mestinya mendapat prioritas untuk di perhatikan” ujarnya.

Sementara itu Ketua PGRI Makassar, Drs Suarman, M.Pd, dalam kesempatan yang sama menyampaikan kondisi dunia pendidikan, salah satunya terkait kesejahteraan guru honorer.

“Hingga kini honorer hanya dibayarkan sebesar 1,5 juta per bulan. Dengan gaji yang tak seberapa mereka diberi tanggung jawab yang sama dengan guru ASN, hal ini sepatutnya mendapatkan perhatian bersama,” ujarnya.

Untuk mendapatkan kualitas pendidima yang baik, Ketua PGRI ini berharap dapat diselaraskan dengan adanya perhatian akan tingkat kesejahteraan gutu honorer.

 

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Masuk tahap pencoklitan, Bawaslu awasi netralitas ASN

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Anggota Bawaslu Kota Makassar, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Sri Wahyuningsih menghadiri rapat koordinasi terkait persiapan pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Makassar tanggal 9 Desember 2020 yang digelar di ruangan Sipakatau Balaikota Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani no 2 Makassar . Rabu (29/07/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj Walikota Makassar, Forkopimda Kota Makassar, ketua DPR Kota Makassar, Wakil Ketua PN Makassar,Perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Makassar,  Kapolrestabes Kota Makassar, Wakil Kapolres Pelabuhan Kota Makassar.

Komisioner KPU Kota Makassar, Endang sari  menyampaikan bahwa sejauh ini telah menjalankan tahapan kembali sejak 18 Juli 2020 dan saat ini tahapan yang sedang berjalan yaitu pencoklitan. 

“Ada 2 prosedur yang dilakukan PPDP dalam pencoklitan yaitu menggunakan lembaran manual dan aplikasi E-Coklit”. Terang Endang Sari

Beliau juga menjelaskan bahwa pada tahapan pencoklitan, KPU dan jajarannya telah melaksanakan pencoklitan sesuai dengan standar protokol kesehatan, petugas PPDP yang bertugas adalah orang-orang yang telah melalui rapid test yang dinyatakan non reaktif serta telah dilengkapi dengan APD yang lengkap.

“Sampai saat ini kita masih melakukan rapid test untuk penggantian terhadap PPDP yang reaktif Inilah menjadi kendala setiap bulan, KPU melakukan penggantian terhadap penyelenggara Tingkat PPS dan PPDP”. Tambah Endang.

Sementara itu komisioner Bawaslu Kota Makassar, Sri Wahyuningsih menyampaikan bahwa pihak Bawaslu Kota Makassar telah melakukan Pengawasan sesuai dengan Protokol kesehatan  hingga jajaran kelurahan. Selain itu Bawaslu Kota Makassar gencar melakukan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada seluruh lapisan Masyarakat, baik Mahasiswa maupun Ormas.

“Hingga saat ini Bawaslu telah dan  masih  menangani beberapa temuan terkait Netralitas Aparatur Sipil Negara, untuk itu saya mengajak kepada seluruh rekan ASN se kota Makassar untuk tetap Netral dan tidak ikut dalam politik praktis”. Himbau Sri Wahyuningsih.

PJ Walikota Makassar Rudi Djamaluddin berharap pada pemilihan walikota dan Wakil Walikota Makassar  dapat meningkat partisipasi masyarakat lebih tinggi  dari pemilu tahun 2019  walau dalam keadaan covid-19.

 

source : Humas Bawaslu Makassar

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel dan Pj Walikota Makassar Bawa Bantuan Ke Pulau Terluar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah bersama Pi Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin membawa sejumlah bantuan sosial untuk kebutuhan warga Pulau Langkai dan Pulau Lanjukang, Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Sangkarrang, Minggu (2/8/2020).

Kedua pemimpin ini membagikan sembako, masker dan juga bibit pohon sukun kepada seluruh penghuni pulau. Saat di pulau Langkai, Prof Nurdin dan Prof Rudy terlihat berdialog langsung sekaligus mendengar berbagai cerita kehidupan masyarakat setempat.

Dalam dialog yang berlangsung santai tersebut, warga secara bergantian menyampaikan berbagai permintaan pengadaan layanan dasar yang di butuhkan oleh mereka.

“Kami sangat butuh jaringan untuk menelpon pak, itu sangat berguna untuk kami berbicara dengan keluarga yang ada di seberang pulau. Misalnya jika air laut sedang pasang, minimal kita bisa memberi tahu keluarga lewat telepon untuk tidak menyeberang dulu sambil menunggu ombak tidak tinggi” ujar Ibu Sartia, salah satu ibu rumah tangga yang tinggal menetap di Pulau Langkai.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat menyapa warga mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang penyiapkan fasilitas air bersih yang bisa langsung di minum oleh warga pulau tanpa perlu lagi di masak atau di sterilkan.

“Salah satu yang paling penting yakni ketersedian air bersih. Kita sedang menyiapkan fasilitas penyulingan air bersih yang bisa langsung di minum oleh warga. Selain itu listrik dan juga jaringan telepon sedang kita bicarakan bersama PLN dan juga Telkom, Insya Allah semoga dalam waktu tidak lama warga kita sudah bisa menikmati semua fasilitas layanan dasar ini” ujar Nurdin yang disambut aplaus warga pulau Langkai.

Nurdin juga mengaku sedang merancang fasilitas dermaga serta angkutan umum Kapal Ro-ro yang berfungsi menghubungkan setiap pulau. Demikian pula pengadaan ambulance laut yang berfungsi memberi layanan kesehatan untuk seluruh warga pulau.

“Warga kita akan lebih mudah bertemu kerabat yang ada di pulau sebelahnya dengan adanya kapal Roro nanti, demikian pula keberadaan ambulance laut yang bertugas memberikan layanan kesehatan jika ada warga yang sakit” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin saat menyapa warga Pulau Langkai banyak berbicara tentang pendidikan anak Pulau.

“Kita sengaja datang untuk mendekatkan yang jauh. Jangan sampai yang jauh merasa semakin jauh jika kita tidak saling mengunjungi. Meskipun jaraknya jauh dari pusat kota, namun tetap saja warga yang tinggal di pulau terluar tetap berhak mendapatkan layanan publik dari pemerintah. Salah satu yang tidak kalah pentingnya yakni fasilitas pendidikan. Disini anak-anak kita hanya bisa mengakses pendidikan tingkat menengah pertama saja, selebihnya mesti harus ke kota. Kita sedang merancang ketersediaan asrama siswa dan mahasiswa asal pulau demi memastikan anak-anak kita disini bisa terus melanjutkan pendidikannya demi menggapai cita-cita tertinggi yang diimpikannya” ujar Prof Rudy yang disambut gembira penduduk setempat.

Sementara itu, saat bertolak ke Pulau Lanjukang, Prof Nurdin dan Prof Rudy melakukan penanaman pohon sukun yang di yakini bisa membuat air payau menjadi tawar. Keduanya juga membagi-bagikan masker kepada seluruh warga pulau untuk digunakan saat melakukan aktifitas diluar rumah.

Dalam kunjungan pulau ini, juga hadir Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi serta sejumlah anggota Perhimpunan Alumni dari Jepang (Persada).

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 174 175 176 177 178 192
Page 176 of 192