close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Pj Walikota : Pendidikan Harus di desain Secara Sistematis, Terstruktur dan Tepat Sasaran

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar masih menjadikan pendidikan sebagai sektor prioritas yang mendapat perhatian serius dalam menyusun program kebijakan pembangunan setiap tahunnya. Sejumlah persoalan pendidikan terus diupayakan jalan keluar nya, baik itu infrastruktur sarana dan prasarana sekolah, kualitas guru, kesejahteraan guru honorer, mutu pendidikan hingga pengajaran jarak jauh yang kini mesti ditempuh selama masa pandemi berlangsung.

Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin membahas persoalan ini secara serius bersama pengurus PGRI Kota Makassar di Balaikota Makassar, Rabu (5/8/2020).

“Pendidikan begitu penting, tetapi setiap tahun dihadapkan pada berbagai masalah, ini menjadi tantangan  kita semua. yang paling penting adalah solusi yang dirancang harus dilakukan secara sistematis, terstruktur  dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam pembahasan tersebut pula, Pj Walikota Makassar mencontohkan kondisi ril di lingkungan sekolah, di mana kerap di temukan ruangan kelas siswa sangat memprihatinkan kondisinya, namun di satu sisi sangat berbanding terbalik dengan suasana ruangan kepala sekolah yang begitu representatif.

“Padahal substansinya sekolah sebagai tempat anak-anak mendapatkan pengajaran yang baik, artinya ruangan kelas yang mestinya mendapat prioritas untuk di perhatikan” ujarnya.

Sementara itu Ketua PGRI Makassar, Drs Suarman, M.Pd, dalam kesempatan yang sama menyampaikan kondisi dunia pendidikan, salah satunya terkait kesejahteraan guru honorer.

“Hingga kini honorer hanya dibayarkan sebesar 1,5 juta per bulan. Dengan gaji yang tak seberapa mereka diberi tanggung jawab yang sama dengan guru ASN, hal ini sepatutnya mendapatkan perhatian bersama,” ujarnya.

Untuk mendapatkan kualitas pendidima yang baik, Ketua PGRI ini berharap dapat diselaraskan dengan adanya perhatian akan tingkat kesejahteraan gutu honorer.

 

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Masuk tahap pencoklitan, Bawaslu awasi netralitas ASN

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Anggota Bawaslu Kota Makassar, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Sri Wahyuningsih menghadiri rapat koordinasi terkait persiapan pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Makassar tanggal 9 Desember 2020 yang digelar di ruangan Sipakatau Balaikota Makassar, Jalan Jenderal Ahmad Yani no 2 Makassar . Rabu (29/07/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj Walikota Makassar, Forkopimda Kota Makassar, ketua DPR Kota Makassar, Wakil Ketua PN Makassar,Perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Makassar,  Kapolrestabes Kota Makassar, Wakil Kapolres Pelabuhan Kota Makassar.

Komisioner KPU Kota Makassar, Endang sari  menyampaikan bahwa sejauh ini telah menjalankan tahapan kembali sejak 18 Juli 2020 dan saat ini tahapan yang sedang berjalan yaitu pencoklitan. 

“Ada 2 prosedur yang dilakukan PPDP dalam pencoklitan yaitu menggunakan lembaran manual dan aplikasi E-Coklit”. Terang Endang Sari

Beliau juga menjelaskan bahwa pada tahapan pencoklitan, KPU dan jajarannya telah melaksanakan pencoklitan sesuai dengan standar protokol kesehatan, petugas PPDP yang bertugas adalah orang-orang yang telah melalui rapid test yang dinyatakan non reaktif serta telah dilengkapi dengan APD yang lengkap.

“Sampai saat ini kita masih melakukan rapid test untuk penggantian terhadap PPDP yang reaktif Inilah menjadi kendala setiap bulan, KPU melakukan penggantian terhadap penyelenggara Tingkat PPS dan PPDP”. Tambah Endang.

Sementara itu komisioner Bawaslu Kota Makassar, Sri Wahyuningsih menyampaikan bahwa pihak Bawaslu Kota Makassar telah melakukan Pengawasan sesuai dengan Protokol kesehatan  hingga jajaran kelurahan. Selain itu Bawaslu Kota Makassar gencar melakukan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada seluruh lapisan Masyarakat, baik Mahasiswa maupun Ormas.

“Hingga saat ini Bawaslu telah dan  masih  menangani beberapa temuan terkait Netralitas Aparatur Sipil Negara, untuk itu saya mengajak kepada seluruh rekan ASN se kota Makassar untuk tetap Netral dan tidak ikut dalam politik praktis”. Himbau Sri Wahyuningsih.

PJ Walikota Makassar Rudi Djamaluddin berharap pada pemilihan walikota dan Wakil Walikota Makassar  dapat meningkat partisipasi masyarakat lebih tinggi  dari pemilu tahun 2019  walau dalam keadaan covid-19.

 

source : Humas Bawaslu Makassar

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel dan Pj Walikota Makassar Bawa Bantuan Ke Pulau Terluar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah bersama Pi Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin membawa sejumlah bantuan sosial untuk kebutuhan warga Pulau Langkai dan Pulau Lanjukang, Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Sangkarrang, Minggu (2/8/2020).

Kedua pemimpin ini membagikan sembako, masker dan juga bibit pohon sukun kepada seluruh penghuni pulau. Saat di pulau Langkai, Prof Nurdin dan Prof Rudy terlihat berdialog langsung sekaligus mendengar berbagai cerita kehidupan masyarakat setempat.

Dalam dialog yang berlangsung santai tersebut, warga secara bergantian menyampaikan berbagai permintaan pengadaan layanan dasar yang di butuhkan oleh mereka.

“Kami sangat butuh jaringan untuk menelpon pak, itu sangat berguna untuk kami berbicara dengan keluarga yang ada di seberang pulau. Misalnya jika air laut sedang pasang, minimal kita bisa memberi tahu keluarga lewat telepon untuk tidak menyeberang dulu sambil menunggu ombak tidak tinggi” ujar Ibu Sartia, salah satu ibu rumah tangga yang tinggal menetap di Pulau Langkai.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat menyapa warga mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang penyiapkan fasilitas air bersih yang bisa langsung di minum oleh warga pulau tanpa perlu lagi di masak atau di sterilkan.

“Salah satu yang paling penting yakni ketersedian air bersih. Kita sedang menyiapkan fasilitas penyulingan air bersih yang bisa langsung di minum oleh warga. Selain itu listrik dan juga jaringan telepon sedang kita bicarakan bersama PLN dan juga Telkom, Insya Allah semoga dalam waktu tidak lama warga kita sudah bisa menikmati semua fasilitas layanan dasar ini” ujar Nurdin yang disambut aplaus warga pulau Langkai.

Nurdin juga mengaku sedang merancang fasilitas dermaga serta angkutan umum Kapal Ro-ro yang berfungsi menghubungkan setiap pulau. Demikian pula pengadaan ambulance laut yang berfungsi memberi layanan kesehatan untuk seluruh warga pulau.

“Warga kita akan lebih mudah bertemu kerabat yang ada di pulau sebelahnya dengan adanya kapal Roro nanti, demikian pula keberadaan ambulance laut yang bertugas memberikan layanan kesehatan jika ada warga yang sakit” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin saat menyapa warga Pulau Langkai banyak berbicara tentang pendidikan anak Pulau.

“Kita sengaja datang untuk mendekatkan yang jauh. Jangan sampai yang jauh merasa semakin jauh jika kita tidak saling mengunjungi. Meskipun jaraknya jauh dari pusat kota, namun tetap saja warga yang tinggal di pulau terluar tetap berhak mendapatkan layanan publik dari pemerintah. Salah satu yang tidak kalah pentingnya yakni fasilitas pendidikan. Disini anak-anak kita hanya bisa mengakses pendidikan tingkat menengah pertama saja, selebihnya mesti harus ke kota. Kita sedang merancang ketersediaan asrama siswa dan mahasiswa asal pulau demi memastikan anak-anak kita disini bisa terus melanjutkan pendidikannya demi menggapai cita-cita tertinggi yang diimpikannya” ujar Prof Rudy yang disambut gembira penduduk setempat.

Sementara itu, saat bertolak ke Pulau Lanjukang, Prof Nurdin dan Prof Rudy melakukan penanaman pohon sukun yang di yakini bisa membuat air payau menjadi tawar. Keduanya juga membagi-bagikan masker kepada seluruh warga pulau untuk digunakan saat melakukan aktifitas diluar rumah.

Dalam kunjungan pulau ini, juga hadir Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi serta sejumlah anggota Perhimpunan Alumni dari Jepang (Persada).

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

4 Manfaat Baca Buku Sebelum Tidur yang Perlu Kamu Tahu

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Seringkali orang memiliki kesalahan persepsi bahwa membaca bukusebelum tidur akan merusak mata. Padahal hal tersebut belum tentu terjadi, apalagi jika kamu memastikan baca buku dengan kondisi ruangan yang terang.

Selain bisa menambah wawasan, membaca buku sebelum tidur juga memiliki segudang manfaat positif. Berikut manfaat membaca buku sebelum tidur yang dilansir dari myfitnesspal:

1. Mengurangi stres

Suatu studi menemukan bahwa membaca selama 30 menit dapat membuat tekanan darah dan detak jantung menjadi lebih rendah, serta dapat mengurangi tingkat stres.
Para peneliti di University of Sussex melaporkan bahwa membaca selama enam menit sebelum tidur akan mengurangi stres sebesar 68 persen dan bisa membuat lebih rileks daripada mendengarkan musik atau minum secangkir teh.

2. Meningkatkan kualitas tidur

Daripada menggunakan ponsel, membaca buku jadi cara yang lebih efektif untuk membuatmu cepat tertidur.

Memainkan ponsel pada malam hari bisa membuat kecanduan, sehingga mengalami kesulitan tidur. Hal ini dikarenakan fitur yang terdapat pada ponsel begitu banyak, yang artinya kamu dapat memainkan game, menonton video, chatting, sehingga dapat mengganggu jam tidur.

3. Mengeksplorasi imajinasi

Tak masalah jika kamu suka membaca novel fiksi. Kisah-kisah fiksi sangat mempengaruhi imajinasimu. Imajinasi dapat memampukan dirimu untuk menjadi sosok yang kreatif, penuh ide, dan inovatif.

4. Mengasah rasa empati

Membaca buku dapat melatih emosi dalam dirimu. Dengan membaca buku, kamu juga bisa mempelajari berbagai jenis hubungan dan komunikasi dengan orang lain.

Peneliti Keith Oatley, PhD, yang merupakan seorang profesor di University of Toronto, menyebutkan bahwa membaca buku memiliki kesamaan dengan bermeditasi karena aktivitas keduanya dapat membuat orang-orang mengesampingkan pemikiran akan diri sendiri dan hanya berfokus pada kegiatan itu saja.

 

source : Elsa Himawan – detikHealth

read more
DaerahNews

Arsenal Juara Piala FA, Arteta: Terima Kasih Guardiola!

LANGITKU NETWORKS, London – Mikel Arteta sukses mempersembahkan Piala FA di musim perdananya menangani Arsenal. Dia tak lupa mengucapkan terima kasih buat mentornya, Pep Guardiola.

Arsenal meraih juara Piala FA usai mengalahkan Chelsea 2-1 di babak final yang berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu (1/8/2020) malam WIB. The Bluessempat unggul lebih dulu melalui gol Christian Pulisic, tetapi The Gunnersmembalas via dua gol Pierre-Emerick Aubameyang yang memastikan Arsenal merengkuh trofi Piala FA ke-14 mereka sepanjang sejarah.
Pencapaian ini juga menjadi yang pertama buat Arteta sepanjang kariernya sebagai manajer Arsenal. Setelah ditunjuk sebagai juru taktik The Gunners pada Desember 2019, dia langsung mendapatkan satu piala di musim perdananya.

Melansir Opta, Arteta menjadi manajer Arsenal pertama yang bisa mendatangkan trofi buat klubnya di tahun pertama menjadi juru taktik The Gunners dalam 33 tahun terakhir. Dia menyamai prestasi yang sebelumnya diraih George Graham pada musim 1986/1987.

Tidak hanya itu, Arteta juga tercatat sebagai orang pertama yang mampu mengangkat Piala FA baik dengan berstatus kapten tim dan manajer. Sebelumnya sewaktu masih aktif bermain, dia pernah memimpin klub asal London tersebut menjadi kampiun pada 2015.

Terkait prestasinya dapat menjadi juara di musim perdana, Arteta mengaku tak bisa berada di posisinya saat ini tanpa sosok Guardiola yang telah menjadi mentornya selama tiga tahun kala dirinya masih menjadi asisten pelatih Manchester City. Pria 38 tahun itu pun tidak segan-segan mengucapkan terima kasih kepada bos The Citizens tersebut.

“Dia telah menjadi sosok kunci dalam perkembangan saya sebagai pelatih. Saya tidak akan ada di sini hari ini tanpa dirinya,” ujar Arteta seusai partai final Piala FA, dilansir dari Omnisport.

“Saya harus berterima kasih banyak kepadanya,” Arteta mengungkapkan.

source : Bayu Baskoro – detikSport

read more
DaerahNews

Hindari penularan Covid 19, Prof Rudy tidak gelar open house

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin memastikan tidak menggelar open house sebagai bentuk silaturrahmi halalbihalal Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 M. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penularan Covid-19 yang saat ini masih menjadi pandemi di Kota Makassar. Menurut Prof Rudy, kendati angka penambahan orang terpapar Covid-19 cenderung menurun di Makassar, bukan pertanda sudah boleh dilakukan pelonggaran, termasuk melakukan pertemuan orang dengan jumlah yang banyak.

“Insya Allah besok saya bersama keluarga akan menunaikan Shalat Idul Adha di rumah saja, dan mengingat saat ini kita masih dalam situasi pandemi, maka kegiatan silaturrahmi secara fisik atau lazim di sebut open house tidak kami lakukan. Ini juga kami himbau kepada seluruh warga kota agar tetap selalu waspada dan hati-hati, selalu perhatikan protokol kesehatan apapun aktifitas yang kita lakukan” ujar Prof Rudy di Balaikota, Kamis (30/7/2020).

Bagi Prof Rudy, Hari Raya Idul Adha ditengah pandemi merupakan momentum kesadaran sebagai pengalaman sejarah yang mungkin tidak pernah terulang. Ia memaknai Idul Adha kali ini menjadi tonggak sejarah untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya protokol kesehatan demi menyelamatkan diri sendiri dan orang lain.

“Di momentum Idul Adha ini marilah kita berdoa dan ber-Ikhtiar bersama-sama agar kita segera terbebas dari pandemi virus ini. Kita belajar dari kesabaran dan keikhlasan Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan anaknya Nabi Ismail sebagai jalan keluar bagi kita semua menuju kehidupan normal seperti sebelum wabah ini hadir ditengah-tengah kita” lanjut Rudy.(jalu)

 

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Walikota Prof Rudy Pilih Shalat Idul Adha di Rumah Saja

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin akan menunaikan Shalat Idul Adha di rumah bersama keluarga. Hal ini disampaikan Prof Rudy saat di konfirmasi sejumlah wartawan di Balaikota Makassar, Kamis (30/7/2020).

Menurut Prof Rudy, di masa pandemi ini Shalat Id di rumah adalah pilihan yang paling aman, baik untuk diri dan keluarganya mampun untuk orang lain.

“Insya Allah saya bersama keluarga akan menunaikan shalat Idul Adha di rumah saja. Selain untuk menjaga diri sendiri dan keluarga , Shalat dirumah juga untuk menjaga orang lain dari paparan virus” ujar Prof Rudy.

Namun meskipun akan melaksanakan Shalat Id di rumah, Prof Rudy tidak melarang warga yang ingin menunaikannya di Masjid.

“Kita sudah sampaikan ke seluruh pengurus masjid yang ingin menggelar Shalat Id agar memastikan protokol kesehatannya berjalan. Warga yang masuk area masjid harus pakai masker dan posisi antar jamaah masjid mesti di atur, demikian pula alat cuci tangan juga harus disiapkan di pintu masuk masjid” ujar Prof Rudy.

Ia juga meminta setiap jamaah membawa sajadah sendiri dari rumah agar lebih aman dari potensi penularan virus. Ditempat ini, Prof Rudy kembali meminta kepada masyarakat untuk tidak menggelar shalat Id di lapangan karena potensi penularan virus Covid-19 akan lebih besar mengingat jumlah orang yang berkumpul akan lebih banyak. Demikian pula pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan juga dianggap sulit jika Shalat Id dilaksanakan di lapangan.(jalu)

 

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Jelang Pilwali Makassar, Prof Rudy Minta Penyelenggara Pemilu Bekerja Profesional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin meminta kepada seluruh penyelenggara Pemilu bekerja profesional agar Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar berlangsung lancar, aman tanpa ada gejolak yang berarti di tengah masyarakat. Hal ini diungkapkan saat berlangsung rapat kordinasi kesiapan pelaksanaan tahapan lanjutan Pilkada walikota dan wakil walikota Makassar tanggal 9 Desember 2020 di Balaikota Makassar, Rabu (29/7/2020).

“Kita harus pastikan perhelatan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar ini berlangsung damai, aman dan yang terpenting berjalan berdasarkan protokol kesehatan mengingat pesta demokrasi ini dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19. Ini tugas kita semua,khususnya penyelenggara Pemilu untuk menyiapkan secara matang agar dikemudian hari tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat” ujar Prof Rudy.

Sementara Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi mengatakan, pihaknya memiliki tantangan dalam melaksanakam tahapan pilkada di masa pendemi virus covid-19. Mengingat, banyak warga merasa khawatir dengan kehadiran petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP).

“Masih banyak warga yang menutup pintu rumahnya. Kita terus coba yakinkan warga, jika petugas kami sudah melalukan rapid test. Dan proses pencocokan data itu dilakuan dengan standar protokol  kesehatan, menggunakan masker, membawa alat tulis sendiri, sarung tangan, dan hand sanitizer,” katanya.

Ia juga melaporkan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Kota Makassar saat ini sudah di angka 54 persen atau 573.917 dari total 1.048.151 Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4).

“Jadi target kami kelar pada 5 Agustus dari target yang diberikan KPU RI 13 Agustus mendatang. Kenapa kita mundur, supaya kita memiliki waktu untuk review kembali masalah-masalah di tingkat bawah,” jelasnya

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Makassar, Sri Wahyuningsih menambahkan, pihaknya bersama Pemkot Makassar bakal melakukan deklarasi netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Agustus mendatang.

“Ini penting sekali ASN kita galang untuk melakukan sosialisasi terkait netralitas. Karena saat ini, ada beberapa ASN kita periksa terkait netralitas,” pungkasnya.(jalu)

Source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Atasi Kendala Pembelajaran Daring, Prof Rudy Bidik Kerjasama Provider

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin terus melakukan berbagai upaya mengatasi kendala-kendala dalam pembelajaran online. Menurutnya, pembelajaran online pasti akan terjadi kendala apalagi di tingkat masyarakat menengah ke bawah, terkait masalah layanan jaringan, masalah tempat, kuota internet dan lainnnya.

“Jadi pembelajaran online ini kita sudah bayangkan tantangannya, termasuk masalah infrastruktur memang masih ada kekurangan terjadi di dalamnya. Kita sedang coba carikan opsi untuk memberikan kebijakan-kebijakan yang bisa memberikan solusi yang terbaik,” ucap Prof Rudy Djamaluddin, Rabu, (29/7).

Prof Rudy mengaku tengah menyiapkan sejumlah opsi, termasuk kemungkinan kerjasama dengan Provider terkait jaringan internet termasuk opsi lainnya akan segera dirumuskan.

“Insya Allah  semoga secepatnya ada opsi terbaik yang bisa menjadi solusi dalam pembelajaran daring ini” lanjutnya.

Ada pun opsi penggunaan dana bos kata Rudy juga merupakan kebijakan yang sangat ia respon. Sistem daring untuk kondisi saat ini adalah salah satu metode pembelajaran yang mau tidak mau harus dilakukan di tengah pandemi.

“Itu kebijakan yang bagus, karena bagaimana pun dana bos itu kan diperuntukkan untuk menunjang kelancaran proses pendidikan,” (jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Dukung Kegiatan Festival Aksara Lontaraq

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah mendukung penuh kegiatan Festival Aksara Lontaraq 2020. Dimana puncak perayaannya bakal di gelar pada 27- 29 Agustus 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Nurdin Abdullah saat menerima audiensi panitia Festival Aksara Lontaraq 2020 yang dipimpin Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel Moh Hasan Sijaya, bersama stakeholder di ruang kerja Gubernur, saat memberikan laporan kegiatan dinas Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (28/7).

Turut hadir dalam pertemuan itu, Direktur Politeknik LAN, Prof. Dr. Amir Imbaruddin, Dr. Alam Tauhid Syukur, & Dr. Najmah Politeknik LAN RI Makassar.

Prof. Heri Tahir, SH, MH, Ketua Tim TGUPP bidang Pendidikan. Dr. Syahrial, p.hd, Direktur PP-IPTEK Kemenristek/BRAN, PLT Kabid Perpustakaan Nilma, S.Sos, MM, Kabid Arsip, Drs. Patarai GS,

“Sangat setuju jika kita kembalikan kejayaan Sulawesi Selatan yang memiliki nilai sipakalebbi, sipakainge, sipakatau, kita support jika kita gotong royong soal budaya kita,” ujar Nurdin Abdullah.

Dalam pertemuan dengan panitia Festival Lontaraq, Nurdin juga berpesan jika nantinya ada kewajiban Lontaraq menjadi mata pelajaran para siswa sekolah.

“Kita harus bangga gunakan bahasa kita, malahan banyak yang bangga dengan budaya orang luar, intinya kita siap support dan Lontaraq ini bisa jadi mata pelajaran wajib nantinya,” ujarnya.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan SulSel, Mohammad Hasan Sijaya

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Mohammad Hasan Sijaya, mengatakan jika selebrasi Festival Aksara Lontaraq 2020 ini akan dikemas dengan berbagai pertunjukan budaya, dan juga seni. Tak hanya itu seminar Internasional terkait Lontaraq juga akan masuk dalam agenda.

Bahkan para pembicara internasional juga terlibat didalamnya, dimana ada lima benua yang turut andil dalam kegiatan ini.

Saat ini sejumlah peserta dari mancanegara menyatakan ikut antara lain, Malasyia, Singapura, Brunei, Australia, Selandia Baru, Amerika, Iran, Afrika Selatan, Rusia, Belanda, Inggris dan tentu saja Indonesia.

Dari tanah air, sejumlah peneliti juga sudah mendaftar dari Jakarta, Bali, NTB, Sultra, Sulsel dan Sulbar.

Festival Aksara Lontaraq 2020 ini, dinilai banyak kalangan sebagai gerakan kebudayaan yang diharapkan bisa melestarikan aksara dan budaya Lontaraq, yang oleh para peneliti akan punah jika tidak dilestarikan. Acara ini adalah inisiasi dari para pemerhati lontaraq, budayawan, akademisi, yang diinisasi dan difasilitasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.(jalu)

read more
1 182 183 184 185 186 199
Page 184 of 199