close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Plt Gubernur Tegaskan Program Infrastruktur Harus Tetap Berjalan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman membuka kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan, yang digelar di Hotel Four Point Makassar, Rabu (3/3/2021).

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyampaikan kepada seluruh stakeholder dinas terkait untuk bisa membangun sinergitas dalam pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, program pemerintah untuk pembangunan infrastruktur jalan di Sulsel harus tetap berjalan, karena program ini merupakan program prioritas pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Saya tekankan pertama masuk, saya sebagai Plt Gubernur tetap prioritaskan pekerjaan yang sudah dijalankan gubernur. Termasuk prioritas program kita juga fokus pada Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Program Penanganan covid juga menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Bahkan, Andi Sudirman meminta kepada seluruh kepala daerah di Sulsel untuk bisa mendukung program Pemerintah Provinsi dalam pembangunan infrastruktur di daerah.

Plt Gubernur yang akrab disapa Andalan tersebut juga menyampaikan akan memunta penjelasan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan terkait sektor apa saja yang mengalami kontraksi di Sulawesi Selatan.

“Saya berharap kedepan kita minta BPS meberikan penjelasan tentang kontraks ekonomi, itemnya apa saja. Misalnya di sektor pertanian, kenapa turun dan apa yang harus dilakukan pemerintah,” ucapnya.

Dari keterangan yang nanti diperoleh dari BPS, kata Andi Sudirman, Pemerintah Provinsi akan mengambil langkah intervensi terhadap sektor-sektor yang mengalami kontraksi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Sulsel Rudy Djamaluddin menjelaskan, kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah ini akan menjadi pendukung dinas terkait dalam penyelesaian rencana kerja PUTR.

“Dari pertemuan ini, kami harap bisa mendorong pembangunan di Sulsel, bagaimana meningkatkan kesejahteraan di Sulsel, meningkatkan ekonomi dan mendorong roda ekonomi di Sulsel,” terangnya.

Menurutnya, dari pelaksanaan forum tersebut akan menjadi bahan bagi PUTR Provinsi untuk mengikuti kegiatan yang sama ditingkat nasional.

read more
DaerahNews

Plt gubernur sulsel serahkan penghargaan ke kanwil bea cukai

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kantor Wilayah Bea Cukai Bagian Selatan atas penyerahan bantuan hibah mobil pemadam kebakaran dan ambulance, yang diserahkan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Rabu (3/3/2021).

Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada Kanwil Bea Cukai yang telah menjadi fasilitator importasi bantuan hibah dari Pemerintah Ehime Jepang kepada Pemprov Sulsel yang diserahkan ke Pemprov pada 5 Februari lalu.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi kami kepada Kanwil Bea Cukai Bagian Selatan. Bea cukai sudah memfasilitasi importasi bantuan dari Jepang untuk masuk ke sini,” jelasnya.

Menurutnya, dengan fasilitas importasi yang diberikan Bea Cukai maka bantuan dari Jepang tersebut tidak mengalami kendala. Mengingat, bantuan yang diberikan melalui Bea Cukai ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Sulsel.

Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Bagian Selatan Parjiya menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi atas penghargaan yang diberikan.

“Penghargaan yang diberikan pemerintah provinsi ini menjadi pendorong bagi kami untuk bisa membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah,” ucapnya.

Parjiya menjelaskan, piagam penghargaan ini juga sangat dibutuhkan pihak Bea Cukai untuk bisa memenuhi syarat sertifikasi program Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sehingga, penghargaan ini menjadi nilai tambah untuk Kanwil Bea Cukai bekerja lebih baik.

read more
DaerahNews

Dukung Ide Plt Gubernur, Menko PMK Ingin Fungsi Maksimal Puskesmas

LANGITKU NETWORKS, Bantaeng – Menteri Koordinator (Menko) Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy mendukung ide Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengenai Puskesmas.

Menurut Andi Sudirman, bahwa perlu mendorong fungsi maksimal Puskesmas sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat.

“Selain mendorong puskesmas sebagai rawat inap. Kita mendorong sebagaimana namanya Pusat Kesehatan Masyarakat,” pungkasnya.

Apalagi, kata dia, setelah dicermati ada beberapa rumah sakit yang overload tenaga kesehatannya.

“Kami melihat potensi Puskesmas. Bagaimana promotor kesehatan turun langsung ke lapangan. Untuk melakukan pencegahan preventif untuk potensi warga yang sakit (memiliki penyakit),” jelasnya.

Dengan itu, kata dia, bisa memantau kondisi warga yang masuk dalam wilayah Puskesmas. Sehingga mencegah ada kegawatdaruratan.

Menko PKM, Muhadjir Effendy mengatakan, mendukung hal itu. “Kita harus kembalikan paradigma sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat,” jelasnya.

Dengan cara itu, lanjut Menko PMK, bisa lebih meminimalisir biaya pengobatan.

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Dampingi Menko PMK Resmikan Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu

LANGITKU NETWORKS, Bantaeng – Didampingi Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Menteri Koordinator (Menko) Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy peresmian pengoperasian gedung Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Kabupaten Bantaeng yang terletak di Desa Lumpangang, Kecamatan Pa’jukukang, Selasa (2/3/2021).

Menko PMK, Muhadjir Effendy mengaku takjub dengan hadirnya gedung ini. Ia menyarankan untuk penamaannya Pusat Pelayanan Gizi Terpadu. “Kami apresiasi angka stunting rendah 21%, melebihi Pusat 27,6%. Bantaeng harus jadi pelopor untuk menurunkan angka stunting dengan kerjasama kuat Pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.

“Bapak Presiden memberikan target penurunan hingga 14% hingga periode terakhir 2024,” ungkapnya.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi hadirnya Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu di Bantaeng. Bahkan ini menjadi pertama di Indonesia. Apalagi angka stunting di Bantaeng melebihi Provinsi 24% yakni 21%.

“Kami berterima kasih untuk bapak Bupati dan jajarannya untuk upaya menurunkan angka stunting. Memang orang-orang Bantaeng, orang-orang hebat. Alhamdulillah, bisa kerjasama dengan Bupati yang energik,” ujarnya.

Ia pun mengaku, perlunya intervensi bersama untuk penurunan stunting. Seperti melalui program Gammara’na atau (Gerakan Masyarakat Memberantas Stunting). Dengan bantuan anggaran Provinsi, dilakukan pilot project di dua daerah yang tinggi angka stunting, Bone dan Enrekang.

“Alhamdulillah, sekarang Bone sudah urutan ke 12 angka stunting. Kami menurunkan 85 promotor pendampingan di 51 Desa. Penanganannya ini butuh sinergitas bersama,” ucapnya.

Selain itu, dibutuhkan pula edukasi bagi masyarakat untuk pentingnya memahami tentang pentingnya 1000 hari kehidupan anak, pemenuhan gizi bagi anak, bahkan tentang 75 hari sebelum menikah.

“Investasi terbaik adalah SDM. Infrastruktur bisa diukur, ada batasnya 35 tahun sudaj hancur. Tetapi dengan membangun manusia, akan bisa menciptakan hal lain. Generasi adalah investasi yang terbaik,” tuturnya.

Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo mendukung perkataan Andi Sudirman, bahwa investasi manusia jauh lebih baik. “Kami minta arahan bapak Menteri dan dukungan bapak Plt Gubernur untuk memberikan edukasi ke masyarakat. BKKBN akan kerja keras untuk reformasi kelayakan kesehatan,” katanya.

Di gedung berlantai dua itu, mereka mengunjungi beberapa ruang fasilitas di Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu. Salah satunya di ruang Poli Anak dan Kebidanan. Di ruang itu, mereka melihat seorang anak dipangku ibunya sedang melakukan konsultasi gizi. Selanjutnya melihat piramida gizi seimbang yang berada tepat di ruang saat memasuki Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Kabupaten Bantaeng. Berpindah di ruang Pokja SKPD yang berada di lantai dua.

read more
DaerahNews

Kabar Baik Bagi Honorer Pemprov Sulsel, Plt Gubernur Minta Gaji segera Dicairkan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menanggapi keluhan pegawai pemerintah non Aparatur Sipil Negara atau honorer di Lingkup Pemprov Sulsel.

Keluhan itu mengenai tertundanya pembayaran gaji tenaga pembantu Pemprov Sulsel selama bulan dua yakni bulan Januari dan Februari.

“Banyak keluhan ini masalah gaji tenaga honorer. Saya minta, ini harus diselesaikan secepat mungkin,” tegasnya, Selasa (2/3/2021).

Terlebih lagi, kata dia, telah terbit Peraturan Gubernur yang mengatur terkait gaji pegawai honorer. Ia pun meminta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk segera mencairkan honor bagi pegawai non-ASN.

“Tidak boleh ditahan-tahan. Harus secepatnya. Mereka juga pasti butuh untuk kehidupannya,” pungkasnya.

Dari data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, tenaga honorer Pemprov Sulsel sebanyak 16.387 orang. Terdiri dari tenaga pendidik 11.485, tenaga kesehatan 437, tenaga administratif 2.233, tenaga pelaksana 1.996, pengemudi 294, petugas kebersihan 509, pramubakti 55, satpam 173.

read more
DaerahNews

Hari Pertama Jadi Plt Gubernur, Andi Sudirman Sowan Ke KH Sanusi Baco

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Di hari pertama menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman sowan ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan KH AGH Sanusi Baco di kediamannya di Jalan Kelapa Tiga, Makassar, Senin (1/3/2021).

Dalam pertemuan itu, Plt Gubernur Sulsel meminta nasihat dan arahan dari KH Sanusi Baco sebagai ulama di Sulawesi Selatan. Mengingat, jabatan yang diembannya kini punya tanggung jawab yang cukup besar.

“Mendengar nasihat-nasihat Beliau. Serta mendoakan Kami bersama Bapak Gubernur Nurdin Abdullah. Beliau banyak bercerita tentang kami berdua dan senantiasa mendoakan kami dalam setiap kesempatan,” ujarnya.

“Kedatangan kami meminta nasihat beliau karena jabatan ini adalah ujian. Sehingga harus dijalankan dengan baik dan senantiasa mendapat Ridha Allah Swt,” ucapnya.

Andi Sudirman juga meminta arahan dari KH Sanusi Baco, terkait upaya yang harus dilakukan pemerintah untuk menghadirkan masyarakat yang religius dan masyarakat yang taat beribadah.

“Pesan beliau agar jabatan ini dijalankan dengan niat yang baik, niat yang tulus untuk menjaga amanah ini. Karena amanah ini adalah tanggung jawab. Selebihnya saya serahkan pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala” ungkapnya.

Sementara itu, KH Sanusi Baco dalam pertemuan itu mendoakan kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk tetap kuat menghadapi cobaan yang dialaminya. KH Sanusi Baco juga mendoakan kepada Andi Sudirman Sulaiman selaku Plt Gubernur untuk bisa bekerja dengan baik, sesuai dengan amanah yang diberikan padanya.

“Amanah adalah tanggung jawab, kenapa manusia terkadang lalai terhadap tanggung jawabnya. Itu karena manusia memiliki akal dan pikiran,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Sanusi Baco, setiap manusia harus menggunakan akal pikirannya dengan baik dalam menjalankan sesuatu, dengan harapan hasil yang diperoleh dari pekerjaan itu juga akan baik.

Terkait dengan apa yang harus dilakukan pemerintah provinsi untuk bisa menghadirkan masyarakat yang religius, Sanusi Baco menyampaikan agar pemerintah harus menjadi contoh bagi masyarakatnya.

“Yang perlu dilakukan pemerintah adalah menjadi contoh, menjadi teladan. Karena sekarang yang kurang juga itu adalah panutan ,” katanya.

KH Sanusi Baco juga berpesan kepada Andi Sudirman untuk menjalani jabatannya sebagai Plt Gubernur disertai dengan niat yang baik. Karena setiap pekerjaan dilakukan harus disertai dengan niat, agar tujuan atau hasil dari pekerjaan itu juga sesuai niat yang telah ditetapkan.

“Perkuat niat, niat adalah tujuannya, mengurus umat juga harus dengan niat,” tutupnya.

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Tegaskan Program Prof Andalan Tetap Dilanjutkan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengajak para jajarannya untuk fokus bekerja dan menjaga profesionalitas sebagai pejabat Negara.

Ia pun mengaku, kaget dengan kejadian beberapa hari terakhir ini. Salah satunya, kasus hukum yang menyeret nama Gubernur Nurdin Abdullah.

“Kita empati dengan apa yang terjadi. Mari kita doakan yang terbaik untuk beliau,” pintanya saat memimpin Coffee Morning yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (1/3/2021).

“Semua orang punya aib. Tidak ada yang sempurna, pasti kita pernah melakukan kesalahan atau kekhilafan. Kita harus selalu mengingatkan dan banyak berdoa,” ungkapnya.

Ia pun menghimbau, para jajarannya untuk tidak menyebarkan gosip atau berspekulasi terkait persoalan yang menimpa Gubernur Nurdin Abdullah.

“Saya inginkan, tidak ada pelayanan atau pekerjaaan yang terhambat. Roda pemerintahan harus berjalan,” ungkapnya.

Dirinya meyakinkan, jika program yang dicanangkannya Prof Andalan (Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman) akan tetap dijalankan.

“Visi misi kita sama beliau (Nurdin Abdullah) sama. Mari kita bekerja bersama, berdoa, dan mendukung. Saya selalu terbuka,” katanya.

read more
DaerahNews

Resmikan Pasar Rakyat Sentral Sinjai, Wagub : Inilah Sinergitas

LANGITKU NETWORKS, Sinjai – Ditandai dengan penyerahan kunci kios, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meresmikan bangunan Pasar Rakyat Sentral Sinjai, Sabtu (27/2/2021). Bangunan itu sebelumnya pernah mengalami kebakaran pada Februari 2020 lalu.

Didampingi Bupati Sinjai Andi Seto Asapa, pria yang akrab disapa Wagub Andalan ini pun menyempatkan untuk bertatap muka dengan para pedagang yang akan menempati kios, los, dan lapak tersebut.

Bersumber dari APBN senilai Rp 3 Miliar, bangunan pasar ini berjumlah 66 petak, diantaranya 24 kios ukuran 4×5 meter, ditambah 28 los ukuran 2×2 meter dan 14 lapak ukuran 1×2 meter.

Hadirnya pembangunan Pasar Rakyat ini, kata dia, merupakan wujud sinergitas antara Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten. “Alhamdulillah sudah diserahkan pemanfaatannya ke pedagang. Inilah bukti namanya sinergitas,” pungkasnya.

Kepada para pedagang yang akan menempati pasar itu, Andi Sudirman berpesan untuk menjaga dan memelihara bangunan ini. “Yang paling penting bagaimana kita semua ini para pedagang bisa memakai fasilitas pasar ini dengan baik dulu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Rapat Paripurna Puncak ke-457 Tahun Kabupaten Sinjai di DPRD Sinjai.

read more
DaerahNews

Gubernur Resmikan Amphi Theatre Pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah menegaskan kerusakan jalan di sepanjang Jalan Metro Tanjung Bunga akan segera diselesaikan karena berhubungan dengan kepentingan rakyat dan menghubungkan beberapa kabupaten kota dengan Makassar.

Hal ini disampaikan Gubernur Sulsel saat meresmikan Amphi Theatre Pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga tahap 1, Kamis, 25 Februari 2021.

Nurdin Abdullah mengatakan selanjutnya akan dilakukan pendekatan dengan para pemilik lahan. Demikian juga berkoordinasi dengan BPN Makassar dan Kanwil Pertanahan untuk bersama-sama menyelesaikan akses lahan yang masih tersisa.

“Insyaallah kita berharap 2022 ini betul-betul sudah tuntas,” harapnya.

Ia  enyebutkan fasilitas ini diharapkan menjadi ikon baru Kota Makassar, menjadi ruas jalan boulevard (utama) yang akan menghubungkan beberapa kabupaten kota dengan Makassar.

“Jika rampung, jalur jalan lebar Metro Tanjung Bunga ini akan dilengkapi jembatan, pedesterian dan memberikan alternatif bagi masyarakat dalam menikmati pemandangan. Ini diharapkan akan menjadi ikon baru Kota Makassar,”sebutnya.

Gubernur Sulsel juga  engaku penyelesaian tahap awal termasuk banyaknya ditemukan lubang di jalan tersebut akan terus dilakukan perbaikan.

“Jadi mungkin tahap awal dulu. Karena sudah banyak lubang-lubang preservasi dulu kita lakukan. Supaya tidak ada lagi masyarakat mengeluh,”pungkasnya.

Mantan Bupati Bantaeng Dua Periode ini Menambahkan Kepentingan rakyat diatas segala-galanya.

“Jadi ini kepentingan rakyat, kepentingan rakyat itu di atas segala-galanya. Jadi ini harus kita selesaikan. Karena Tanjung Bunga ini adalah harapan kita menjadi landmark Kota Makassar. Sehingga wajib harus selesai,”Tutupnya.

Sementara itu  Pj Wali Kota Makassar, Prof. Rudy Djamaluddin mengatakan Kota Makassar merupakan ibu kota Sulsel, yang dikeliling oleh potensi-potensi yang terdukung oleh daerah di sekitar Kota Makassar. Ini menjadi modal dasar kota Makassar berkembang menjadi kota terkemuka, bukan saja di Indonesia tetapi juga dunia.

“Tentu amphi theatre yang merupakan inisiasi dan gagasan dari Gubernur Sulsel. Yang merupakan bukti bahwa pemerintah provinsi Sulsel sangat memperhatikan Kota Makassar untuk sama-sama bisa bersinergi menghasilakan Kota Makassar yang ramah pariwisata dan investasi,” ujarnya.

Ia juga Menyebutkan Gubernur provinsi sulsel sangat konsen dalam memperhatikan makassar

“Beliau (Gubernur) sangat konsen memperhatikan Makassar, Lego-lego baru saja diresmikan oleh beliau, setiap hari, setiap sore, sangat ramai pengunjung dan sekarang pelebaran amphe theatre yang saya yakini dan percaya. Bahwa ini akan memberikan kontribusi akumulatif dalam hal mendorong dan memajukan pariwisata di Kota Makassar,”Pungkasnya.

Diketahui Jalan Metro Tanjung Bunga sendiri akan menjadi landmark Makassar, dengan panjang jalan 6 Km, lebar 50 meter akan dilengkapi dengan fasilitas jalur sepeda lebar 6,6 meter, jalur lambat 4,8 meter, jalur hijau 1 meter, jalan utama 9,6 meter dan jalur hijau 2 meter. Jalan nanti diharapkan dapat mengakomodir intesintas transportasi tinggi.

Amphi theater sendiri memiliki lebar 50 meter. Tahap pertama diselesaikan sepanjang 250 meter dengan anggaran biaya sekitar Rp 30 miliar lebih.

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Rapat Dengan Menteri PPN, Wagub Sulsel Dukung Arah Kebijakan Pemerintah Tahun 2022

LANGITKU NETWORKS, Makassar –  Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Tahun 2021 secara virtual dari Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel,Makassar, Kamis (25/2/2021).

Dalam rapat yang dibuka langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa tersebut, Wagub di dampingi Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani dan sejumlah Kepala Bidang di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Rakor ini pun turut diikuti secara virtual oleh Gubernur seluruh Indonesia.

Pertemuan itu membahas arah kebijakan rencana kerja Pemerintah untuk tahun 2022 mendatang. Rapat Koordinasi Teknis ini juga berkaitan dengan agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa memaparkan, arah kebijakan pengembangan wilayah tahun 2022. Diantaranya terkait pengembangan wilayah tahun 2022, strategi pengembangan wilayah, dan sasaran pengembangan wilayah.

“Untuk pengembangan wilayah tahun 2022 dalam arah kebijakan pemerintah akan dilakukan percepatan pemulihan dampak pandemi covid 19, melanjutkan transformasi sosial ekonomi untuk meningkatkan mata rantai produksi dan rantai nilai daerah,” ujar Suharso.

“Selanjutnya, pemerintah akan mengoptimalkan keunggulan kompetitif wilayah, dan meningkatkan kualitas hidup antarwilayah,” lanjutnya.

Untuk strategi pengembangan wilayah, pemerintah akan menjalankan strategi pertumbuhan dengan mendorong pengembangan kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), destinasi pariwisata, kawasan perkotaan, kawasan pedesaan prioritas nasional, dan kawasan transmigrasi.


Ia pun memaparkan agenda pembangunan RPJMN 2020-2024 sebagai penerjemahan visi misi dan arahan Presiden, Joko Widodo.

“Diantaranya ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan; pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan; SDM berkualitS dan berdaya saing; revolusi mental dan pembangunan kebudayaan; infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan dasar; lingkungan hidup, ketahanan bencana dan perubahan iklim; stabilitas polhukhankam dan transformasi pelayanan publik,” tuturnya.

Sementara itu, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, “Rapat Koordinasi Teknis ini dalam rangka merangkai rencana pembangunan didaerah agar selaras dengan Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan mendukung arah kebijakan pemerintah tersebut, karena ini adalah upaya pemerintah dalam upaya pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan pembangunan di semua daerah di Indonesia,” jelasnya.

Dalam menindaklanjuti arah kebijakan pemerintah tersebut, dirinya menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan berkoordinasi dengan semua stakeholder terkait.

“Ada kesadaran bersama untuk bersinergi menekan angka kemiskinan, meningkatkan SDM, pembangunan berkeadilan serta bersinergi. Alhamdulillah salah satu program pusat untuk menjadikan Puskesmas sebagai ujung tombak promkes untuk preventif termasuk revitalisasi system sarana dan prasarana pendukung,” tuturnya.

read more
1 185 186 187 188 189 227
Page 187 of 227