close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

NasionalNews

Jabar Gelar Vaksinasi Covid-19 Masif di Sabuga Hari Ini

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan kembali menggelar vaksinasi Covid-19 secara masif bagi tenaga kesehatan (nakes). Kegiatan kali ini akan digelar di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Rabu (3/2).

“Vaksin massal kami mengubah metodenya dari rumah sakit, ke gedung pertemuan. Jadi besok [Rabu, 3/2] ada vaksinasi massif di Sabuga,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Mapolda Jabar, Bandung, Selasa (2/2).
Rencananya, Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil memastikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan hadir untuk memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sabuga hari ini.

“Forkopimda dipastikan hadir untuk memastikan vaksinasi sukses untuk nakes supaya nanti giliran rakyat yang lain, pengalaman manajemen vaksinasi nakes bisa menjadi pelajaran yang berharga buat kita,” ujarnya.

Adapun sasaran vaksinasi Covid-19 secara masif kali ini mencapai 3.000 nakes. Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jabar Daud Achmad. Adapun pemberian vaksin akan dilakukan dalam dua hari.

“Rencananya 3.000 dalam dua hari, semuanya nakes dari Bandung. Teknisnya nanti dibagi satu hari 1.500 nakes. Jadi ada yang di selasar, duduk di ruang penyuntikan, kemudian nanti keluar,” ujar Daud.

Selain di tingkat provinsi, vaksinasi masif juga akan dilakukan di kabupaten dan kota di Jabar.

“Yang masif besok [Rabu] kabupaten Kota melakukan hal yang sama,” ucap Daud.

Untuk diketahui, Pemprov Jabar sebelumnya sudah menggelar vaksinasi masif untuk nakes pada gelombang pertama. Vaksknasi tersebut dilaksanakan di Poltekkes Kemenkes Bandung dan dilakukan serentak di 23 rumah sakit yang tersebar di Jabar dengan sasaran nakes mencapai 3.300 nakes.

Pada tahap I termin I, Jabar mendapat alokasi 97.080 dosis vaksin Covid-19 untuk tujuh daerah dari pemerintah pusat. Sedangkan pada tahap I termin II, Jabar menerima sekitar 253 ribu dosis untuk 27 kabupaten/kota.

 

 

source : CNN Indonesia

read more
DaerahNews

Percepat Vaksinasi Nakes,Pemprov Sulsel Lakukan Vaksinasi Massal Selama Tiga Hari

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel terus melakukan langkah untuk mempercepat vaksinasi covid-19 bagi tenaga kesehatan (Nakes) diantaranya dengan melakukan vaksin massal selama tiga hari.

Gubernur Provinsi Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku vaksinasi massal dilakukan mulai hari ini tanggal 1 sampai 3 februari.

“Kita akan mulai vaksinasi massal mulai dari hari Senin ini tanggal 1 sampai dengan Rabu 3 Februari, di GOR kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.”ungkapnya saat memimpin Coffee Morning, di Rapim Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 1/2/2021.

Ia berharap vaksinasi bisa dilakukan secara masif hingga anti bodi penerima vaksin terbentuk sempurna serta tetap tidak ada aktivitas yang melemahkan anti bodi pasca melakukan vaksinasi.

“Tolong jangan sampai kita kembangkan kegiatan yang melemahkan vaksin. Jadi harus betul-betul di jaga dan ini tiga bulan baru aktif betul anti bodinya,”harapnya.

Gubernur Sulsel juga berharap vaksin ini adalah betul-betul sebagai solusi untuk memutus Covid-19.

“Saya berharap vaksin ini adalah betul-betul sebagai solusi untuk memutus Covid-19. Kita fokus bagi yang belum kena Covid-19,”pungkasnya.

sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari Mengatakan Vaksinasi massal ini melibatkan seluruh Rumah Sakit (RS) milik pusat, Pemprov Sulsel, Swasta yang ada di Kota Makassar, kemudian Balai Kesehatan, Fakultas Kedokteran Unhas dan UPT Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel.

“Vaksinasi ini melibatkan Seluruh Rumah Sakit, adapun, total institusi yang terlibat sebanyak 33 unit, dan total peserta yang akan di vaksin sebanyak 4. 804,”ungkapnya.

Ia menjelaskan tim vaksin sendiri diambil dari dari RS Wahidin Sudirohusodo, RS Unhas, RS Tajuddin Khalid, RS Fatima serta lainnya.

“Tim vaksin sendiri di ambil dari RS Wahidin Sudirohusodo, RS Unhas, RS Tajuddin Khalid, RS Fatima, RS Pertiwi, RS Awal Bros dan Dinas Kesehatan Kota Makassar,”jelasnya.

Kadis Kesehatan Sulsel menambahkan vaksinasi massal ini dilakukan untuk mempercepat proses vaksinasi khusus tenaga kesehatan di kota Makassar.

“Ini untuk mempercepat pemberian vaksinasi bagi Tenaga Kesehatan di Kota Makassar,”tutupnya.

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Bersama Pangdam Dan Kapolda, Wagub Sulsel Sosialisasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Jajaran Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan melakukan sosialisasi operasi penegakan disiplin protokol kesehatan di beberapa titik di Kota Makassar, Senin (1/2/2021).

Diikuti oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka dan Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Merdisyam dalam sosialisasi penegakan disiplin protokol kesehatan di beberapa titik keramaian.

Hal ini atas tindaklanjut arahan dari Pemerintah Pusat dalam mensosialisasikan penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) serta penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

Kedua hal tersebut merupakan upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. 3M tentang peran kita sebagai individu, sementara 3T berbicara tentang bagaimana kita memberikan notifikasi atau pemberitahuan pada orang di sekitar kita untuk waspada.

Toko Agung di Jalan Dr. Ratulangi menjadi sasaran pertama sosialisasi protokol kesehatan. Wagub bersama Kapolda dan Pangdam XIV Hasanuddin pun memasuki toko yang menjual aneka alat tulis itu.

Mereka pun berbaur bersama para pengunjung serta mensosialisasikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Lanjut di lokasi kedua di Anomali Coffee Makassar, Wagub Sulsel pun mengingatkan pentingnya protokol kesehatan dengan 3M kepada pengunjung serta kepada penanggungjawab cafe itu.

Rombongan pun melanjutkan sosialisasi ke RSUD Labuang Baji. Hingga dititik keempat di Pasar Terong. Pasar tradisional yang berada di Jalan Masjid Raya itu pun menjadi salah satu sasaran sosialisasi prokes.

Sembari sosialisasi protokol kesehatan, tak jarang ditemui ada pengunjung yang tidak mengenakan masker.

Melihat itu, Wagub Sulsel pun langsung memberikan masker beserta hand sanitizer. Bahkan ada pula beberapa anak yang tak hanya diberikan, tapi turut dipakaikan masker.

“Kami melakukan sosialisasi dengan cara tegas dan humanis,” kata Andi Sudirman, Senin 1 Februari 2021.

“Hal ini untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk turun kembali mengencangkan prokes. Hal ini setelah melihat grafik positivity rate dua bulan terakhir yang terus meningkat,” jelasnya.

Dirinya mengingatkan, “mari kembali semangatkan prokes di masyarakat demi menekan angka penyebaran Covid-19,” pintanya.

Sebelumnya, Minggu (31/1/2021) kemarin, Wagub Sulsel bersama jajaran Forkompinda mengikuti Rapat Koordinasi mengenai penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan Covid-19 bersama para Menteri dan beberapa Kepala Daerah secara virtual(jalu)

read more
DaerahNews

Malam-Malam Wagub Sulsel Bersama Forkopimda Ngantor. Ada Apa ?

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Wagub Andi Sudirman Sulaiman bersama Forkopimda hadir malam hari di Kantor Gubernur Sulsel, Minggu 31 Januari 2021.

Pertemuan di hari libur tersebut merupakan lanjutan Rapat Koordinasi tingkat Menteri bersama Kepala Daerah 13 Provinsi di Indonesia.

Rakor yang di pimpin oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tersebut membahas mengenai penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid 19.

Jendral TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dalam persentasenya membahas mengenai peningkatan penegakan disiplin dan operasi yustisi dalam penegakan PPKM.

“Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dengan operasi yustisi untuk penegakan disiplin protokol kesehatan, peningkatan manajemen perawatan pasien Covid-19 untuk menurunkan mortality rate dan meningkatkan recovery rate serta penanganan secara spesifik klaster-klaster Covid-19 di setiap daerah,” terangnya.

Menteri yang turut hadir dalam Rapat tersebut antara lain Mendagri, Menkes, Menag, Kapolri, Kasad dan Ka BNPB.

Melalui Video Conference, Wagub Andi Sudirman terlihat fokus memperhatikan materi yang membahas tentang bagaimana penegakan Disiplin Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid 19.

Diketahui, PPKM akan diberlakukan di beberapa wilayah yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pulau Jawa dan Bali menjadi wilayah awal di terapkannya PPKM. Pengaturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang dimaksud, di antaranya membatasi tempat atau kerja perkantoran dengan menerapkan work from home (WFH) atau kerja dari rumah sebesar 75 persen.

“Sesuai arahan Pemerintah pusat, PPKM diberlakukan di wilayah Jawa dan Bali. Peningkatan Positivity Rate masih tinggi sehingga akan dilakukan evaluasi dan pengetatan kembali dalam 8 hari ke depan. Pemerintah daerah yang tidak masuk dalam zona pemberlakuan PPKM tetap diminta untuk meningkatkan operasi disiplin prokes juga tetap harus memastikan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat tetap berjalan,” kata Andi Sudirman.

Pemerintah Daerah akan mengevaluasi berdasarkan pada parameter tingkat kesembuhan yang di bawah nasional, kemudian yang berikut adalah tingkat kematian di atas nasional, positivity rate di atas nasional dan bed occupancy ratio (BOR) di atas nasional.

“Besok Insya Allah Pemprov bersama Forkopimda akan bertemu terbatas kembali sebelum melakukan tindak lanjut operasi lapangan” lanjutnya.

read more
DaerahNews

Buka Kongres AFP 2021, Wagub Sulsel : Olahraga jangan di politisasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Kongres lima tahunan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sulsel digelar di Hotel Grand Towm Makassar.

Terlihat, seluruh peserta kongres memakai masker, jumlahnyapun dibatasi dan saling menjaga jarak. Kongres yang dilaksanakan ditengah pandemi ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan yang di ikuti oleh Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) seluruh Sulawesi Selatan ini juga di hadiri Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Arianto Najib, mewakili Ketua Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sulsel mengapresiasi kehadiran Wagub Andi Sudirman.

“Kami berterima kasih kepada Pemprov Sulsel atas perhatian kepada cabang olahraga Futsal. Dengan kehadiran Wagub Sulsel, itu sebagai wujud Kecintaannya kepada olahraga terutama futsal,” ungkapnya.

Dalam proses kegiatannya, AFP rutin meningkatan pengetahuan dan prestasi bagi pelaku futsal sebagai komitmen AFP sesuai slogan tertata dan prestasi.

“AFP memiliki harapan membawa futsal Sulsel lebih baik dari sebelumnya. Sehingga untuk mewujudkan harapan tersebut diperlukan komunikasi yang baik,” tambahnya.

Dihadapan seluruh perserta yang hadir secara langsung maupun virtual. Wagub Sulsel Bercerita tentang pengalaman bermain futsal.

“Ala bisa karena biasa, pada awal bermain futsal kadang berat, karena kondisi baru berolahraga. Semakin sering bermain, saya semakin senang dan aktif bermain futsal bersama teman-teman,” kata Andi Sudirman, Jumat 29 Januari 2021

Pemerintah Sulawesi Selatan mengapresiasi AFP Sulsel. Baginya futsal olahraga semua kalangan, “Futsal olahraga yang luar biasa, mengajak kita untuk bergerak terus,” sambungnya.

Iapun berpesan bahwa olahraga jangan di bawah kerana politik, “Saya selalu pesankan olahraga jadikan sebagai hobi dan profesionalisme. Jangan terecoki dengan kepentingan politik,” tegasnya.

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Anugerah Meritokrasi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Gubernur Provinsi Sulsel, Nurdin Abdullah menerima penghargaan sebagai provinsi Terbaik Pertama Anugerah Meritokrasi,yang diserahkan lansung oleh Ketua Komisi ASN, Agus Pramusinto.di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis, 28/1.

Adapun kabupaten/kota di Sulsel yang masuk kategori baik tingkat kabupaten kota yaitu Pemkab Sinjai meraih 294 poin (posisi ke-5), Pemkab Wajo 289 poin (posisi ke-6), Pemkab Pangkep 257,5 poin (posisi ke-15).

Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin dalam sambutannya secara virtual mengatakan pencapain yang diraih Provinsi Sulsel maupun daerah lainnya merupakan keseriusan pemerintah untuk mencapai tujuan reformasi birokrasi.

“Pencapaian ini mencerminkan keseriusan instansi pemerintah tersebut, untuk mencapai tujuan reformasi birokrasi,” kata Wakil Presiden Ma’aruf Amin.

Reformasi birokrasi ini untuk menciptakan birokrasi pemerintah profesional dengan karakteristik berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik dengan baik, netral, sejahtera, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Ia juga menyampaikan bahwa masih terdapat 524 instansi pemerintahan yang perlu mendapatkan pembinaan untuk meningkatkan kapasitasnya agar dapat menerapkan sistem merit.

“Lebih 500 intansi ini berada di tingkat pusat dan daerah, belum termasuk lembaga non-struktural.”Ucapnya.

Empat hal yang menjadi perbaikan, yakni perlu ada kolaborasi lebih banyak dan lebih baik antara KASN, intansi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Kedua, meminta seluruh instansi menerapkan merit sistem yang lebih adaptif dan inovatif. Ketiga, instansi pemerintah yang telah mendapatkan penghargaan sangat baik dan baik. Dapat sharing pengalaman untuk membantu instansi lain. Keempat, mengimbau agar instansi pemerintah menjadikan merit sistem sebagai konsep dasar dalam menerapkan standar kompetensi ASN.

Sementara itu, Gubernur Sulsel beberapa waktu yang lalu mengatakan Sulsel akan menjadi provinsi pertama yang menerapkan merit system. Ini merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi, berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 dan Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2020.

“Inilah yang sebenarnya kita inginkan, Sulawesi Selatan yang pertama menerapkan merit system. Jadi ini membantu kita bekerja by sistem,” ungkapnya.

Merit system ini akan diterapkan setelah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Komisi ASN. Dengan demikian, kepala daerah berhak mendorong ASN yang memenuhi syarat untuk menempati kursi Eselon II di lingkup Pemprov Sulsel.

“Ini kan tanggal (28 Januari) kita akan mendapatkan surat keputusan dari KASN untuk kepercayaan kepada kita untuk melakukan merit system. Itu kita tidak perlu lagi bidding, lelang, kita mau ganti orang langsung kasi masuk saja, keluar nama-nama yang kapabel menduduki jabatan itu. Kalau SK sudah di tangan, kita mulai persiapkan sistem,” jelasnya.

Diketahui Penilaian Anugerah Meritokrasi dilakukan sejak tahun 2019 hingga akhir tahun 2020 kepada 184 intansi pemerintah dan menetapkan instansi dengan kategori sangat baik 24 intansi, baik 57 intansi, kurang 31 intansi dan buruk 72 instansi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) sendiri mendapatkan penghargaan dengan kategori “Baik”. Pada kategori tingkat provinsi ini menempati peringkat pertama dengan 310,5 poin, selanjutnya Pemerintah Provinsi Riau 293,5 poin dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 290 poin.

 

SC : sulselprov

read more
DaerahNews

Vaksinasi CoronaVac Wagub Sulsel Komplit, Begini Momentnya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Vaksinasi Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berlangsung hari ini, Kamis (28/1/2021) pagi.

Penyuntikan vaksin ampul kedua kepada Wagub Andi Sudirman dilakukan di RSKD Dadi pukul 09.38 Wita.

Sama seperti vaksinasi dosis pertama, penyuntikan vaksin dosis kedua di abadikan sehingga dapat di saksikan oleh masyarakat luas.

Adapun Andi Sudirman Sulaiman menerima suntikan vaksin pertama pada 14 Januari 2021. Dia menjadi orang pertama di Sulawesi Selatan yang disuntik vaksin.

Tiba di RSKD Dadi, Wagub Andi Sudirman langsung mengikuti tahap skirining, “Hak pasien untuk mengetahui spuid yang tersegel dan tidak tersegel termasuk botol vaksin,” kata Andi Sudirman sambil tersenyum kepada jurnalis yang hadir.

Setelah di Vaksin, Andi Ina Kartika selaku Ketua DPRD Provinsi Sulsel juga menyusul menerima Vaksin. Ketua DPRD pun mengabadikan kebersamaan dengan melakukan vlog bersama Kadinkes Sulsel, dan Kepala RSKD Dadi.

“Alhamdulillah, hari ini telah selesai melakukan Vaksin. Juga hadir bersama kami Kadinkes dan Kepala RSKD Dadi medampingi dalam melaksanakan vaksin yang kedua, saya berharap masyarakat sulsel ayo jika sudah waktunya untuk vaksin, dan bersama sama meyakini vaksin bisa menekan angka rantai penularan Covid di Sulsel,” jelas Ina Kartika Sari.

Dalam rekaman tersebut, Wagub pun membalas pernyataan Ketua DPRD Sulsel, “Alhamdulillah selesai vaksin dan perasaan sama yang pertama, mari bersama melakukan vaksin jika sudah waktunya tiba,” sambungnya.

Wagub Andi Sudirman mengingatkan bahwa siapapun yang telah di vaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan

“Setelah di vaksin pun harus tetap memakai masker, pada intinya ini sebagai stimulan pembentukan anti body untuk mengenali virusnya. Minimal untuk melawan jika virus masuk kedalam tubuh” jelasnya

Terakhir dalam sebuah wawancara, Wagub memberi himbauan kepada masyarakat, “Masyarakat jangan takut untuk vaksin, Insya Allah ini aman. Jangan mendengarkan berita hoax tentang vaksi, jika ragu, tanyakan pada ahli,” tutupnya.

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Dan Bupati Lutra Naik Bus Perintis Ke Rongkong

LANGITKU NETWORKS, Lutra – Bus perintis DAMRI bantuan Balai Transportasi Daerah (BTD) Wilayah XIX Sulselbar resmi beroperasi, Minggu (24/1/2021). Hal itu ditandai peresmian oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Desa Limbong Kecamatan Rongkong didampingi Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Dengan program Launching bus perintis ini merupakan kerja sama Balai Transportasi Darat (BTD) Wilayah XIX Sulselbar dan Pemerintah Daerah Luwu Utara. Bus ini beroperasi di Luwu Utara dengan trayek Masamba – Sabbang – Rongkong dengan tarif Rp 30.000 per orang untuk satu jalan.

Bus DAMRI ini rencananya juga akan sampai di Kecamatan Seko setelah pekerjaan jalan Seko oleh Pemprov Sulsel selesai dikerjakan pada 2022 mendatang.

Menariknya, bus perintis DAMRI ini yang berangkat dari Kantor Bupati Luwu Utara menuju Rongkong, memuat Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani sebagai penumpang pertama.

Menempuh jarak 60 km dari Masamba ke Rongkong, Wagub Sulsel dan Bupati Lutra sudirman dan indah menjajal kemampuan bus ini di medan pegunungan nan terjal disertai pemandangan serta pemandangan yang indah.

Sembari menaiki Bus DAMRI itu, Wagub Sulsel pun melihat langsung progres pengerjaan jalan rintisan oleh Provinsi itu melalui bantuan keuangan daerah. Sebagimana sebelumnya dikenal Masamba ke Seko ditempuh Roda Dua dengan jalan berlumpur dan waktu hingga 2-3 hari. Kini telah kelihatan progress aspal hingga Rongkong dan rintisan pembukaan jalan hingga tembus Seko.

“Alhamdulillah Sabbang-Rongkong-Seko yang telah dirintis melalui bantuan keuangan telah mengubah dari wilayah terisolir tanpa listrik dan akses roda empat menjadi aspal dan akses bus perintis subsidi hingga Rongkong Tahap pertama. Semoga pemerataan pembangunan menembus wilayah terisolir dan terpencil terus digalakkan demi pembangunan berkeadilan. Tahap kedua setelah tuntas aspal ke Seko, bus akan melayani Masamba-Rongkong-Hingga Seko” jelasnya.

Wagub Andi Sudirman mengatakan dua tahun kepemimpinannya bersama Gubernur Nurdin Abdullah, mereka ingin pemerataan pembangunan di seluruh wilayah terpencil.

“Mengacu kepada sila kelima Pancasila, dan pembangunan harus menyasar wilayah terpencil. Dengan tujuan bagaimana kesadaran kita untuk membangun wilayah terpencil,” katanya.

Sulsel melalui rongkong-seko akhirnya mampu meraih penghargaan pembangunan wilayah terpencil dan terisolir. “Ini bukti sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten. Dengan bersatu, pembangunan akan menjadi ringan di selesaikan untuk masyarakat,” tambahnya.

“Melalui bantuan keuangan Provinsi, Pemerintah Kabupaten membangun jalan, dan transportasi darat di selesiakan oleh Kementerian Perhubungan,” sambungnya

Ia mengajak kepada masyarakat rongkong untuk mensyukuri adanya transportasi darat yang bisa di nikmati oleh masyarakat Rongkong dengan aman, nyaman, dan terjangkau.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengaku sangat senang atas kehadiran bus perintis DAMRI bantuan BTD Sulselbar. Menurut dia, kehadiran bus DAMRI diharap dapat memberikan alternatif moda transportasi, khusus untuk wilayah terpencil, seperti Rongkong.

“Tentu kita semua bersyukur. Rencana awal sampai seko, seiring dengan selesainya pembangunan jalan, semoga bisa lanjut ke Seko,” kata Indah.

read more
NasionalNews

OJK Resmi Izinkan Merger Bank Syariah BUMN

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merestui penggabungan (merger) bank BUMN syariah. Izin tersebut diberikan pada hari ini, Rabu (27/1).

Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan otoritas sudah merilis surat perizinan merger bank BUMN syariah tersebut.

“OJK sudah mengeluarkan surat dengan Nomor SR-3/PB.1/2021 perihal Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRI Syariah Tbk,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Selain itu, OJK juga mengizinkan bank syariah hasil gabungan itu menggunakan nama PT Bank Syariah Indonesia (BSI). Namun, BSI akan menggunakan izin usaha BRI Syariah dalam menjalankan bisnisnya.

“Serta izin perubahan nama dengan menggunakan izin usaha PT Bank BRI Syariah Tbk, menjadi izin usaha atas nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai bank hasil penggabungan,” jelasnya.

Selanjutnya, BSI akan melakukan pengurusan perubahan anggaran dasar di Kementerian Hukum dan HAM, serta perubahan atau pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Diketahui, tiga bank BUMN syariah yang melakukan merger meliputi PT Bank BRI Syariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri (BSM), dan PT Bank BNI Syariah. Nantinya, bank hasil merger memiliki aset mencapai Rp214,6 triliun, dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun. Selain itu, bank hasil merger akan membiayai UMKM hingga proyek-proyek infrastruktur yang berskala besar.

Sementara itu, komposisi pemegang saham pada entitas baru nanti mayoritas digenggam oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 51,2 persen. Lalu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebanyak 25 persen, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 17,4 persen, DPLK BRI – Saham Syariah 2 persen, dan publik 4,4 persen.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan menargetkan proses penggabungan rampung pada Februari 2021. Bank-bank tersebut telah menandatangani akta penggabungan yang menandakan dimulainya proses penggabungan.

“Kami bersyukur tiga bank yang akan di merger telah melakukan penandatanganan akta penggabungan di mana ini merupakan langkah awal untuk legal merger yang sedianya akan terjadi pada Februari 2021,” katanya.

 

 

SC : CNN Indonesia

read more
DaerahNews

Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Menunggu Surat dari Kemendagri

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sulsel menunggu surat perintah dari Kemendagri untuk pelaksanaan pelantikan walikota dan wakil walikota Makassar yang terpilih dalam Pilkada di Tahun 2020 lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sulsel Hasan Basri Ambarala saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa (26/01/2021).

“Karena ini pemilihan serentak, maka kita tunggu surat edaran mendagri untuk pelaksanaannya” kata Hasan Ambarala.

Dia mengaku pelaksanaan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Makassar bisa saja bersamaan dengan pelantikan 12 kabupaten kota yang juga menggelar pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 2020. Lalu. Namun hal tersebut tergantung dari keputusan dari Kemendagri.

“Bisa ya bisa tidak, itu tergantung dari keputusan menteri dalam negeri,” ungkapnya.

Meski begitu, Ambarala mengaku hingga saat ini belum mengirim hasil penetapan KPU tentang penetapan Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih hasil Pilkada Makassar.

Dia mengaku pemprov Sulsel belum menerima hasil penetapan dari KPU.

“Ke provinsi dulu tapi kami belum terima (hasil penetapan KPU)”

Sebelumnya,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar menetapkan Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih hasil Pilkada Makassar. Dalam rapat pleno terbuka, di Hotel Claro Makassar, Sabtu ( 23/1/2020).

 

 

SC : Diskominfo Prov Sulsel

read more
1 189 190 191 192 193 227
Page 191 of 227