close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Program 1 Desa 1 Tahfidz Angkatan IV Dibuka Langsung Wagub Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Program 1 Desa 1 Tahfidz Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali di gelar setelah menamatkan 3 angkatan.

Biro Kesejahteraan Setda Provinsi Sulsel bekerja sama dengan pesantren melakukan penyelenggaraan program yang telah sampai di angkatan ke IV ini berlangsung di Pondok pesantren Tahfidzhul Quran Al-Imam Ashim,

Kali ini, pengembangan Tahfidz Al-Quran program 1 Hafidz 1 Desa angkatan IV di buka oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Kepala biro kesra Pemprov Sulsel selaku ketua panitia menyampaikan kegiatan tersebut merupakan langkah nyata dalam upaya bersama untuk meningkatkan kualitas penghapal Al-Quran di Sulsel

“200 orang pembinaan kepada Tahfidz dari angkatan pertama hingga ketiga,” kata H. Suherman.

Pada angkatan IV yang akan di laksanakan ini, Peserta di ikuti sebanyak 50 orang berasal dari 24 Kabupaten/Kota Se- Sulawesi Selatan.

“Peserta akan mengikuti pembinaan selama 20 hari yang dibimbing oleh para pelatih,” sambungnya.

Sementara itu, Wagub Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa Program 1 Desa 1 Tahfidz akan terus kita lakukan.

Baginya, program tersebut ini merupakan langkah awal, sebagai pemicu untuk dilaksanakan di daerah.

“Kita harus terus menunjukkan karakter bahwa Islam memiliki Al-Quran, kitab yang sempurna sehingga kita perlu mendekatkan para generasi kita dengan Al-Quran sebagai perisai dalam benteng karakter akhlak. Salah satu dengan menghapal Al-Quran,” tegasnya.

Melalui program ini juga, diharapkan peserta dapat mendekatkan diri kembali kepada Al-Quran melalui penghapal Al-Quran, mengamalkan Al-Quran sebaik baiknya.

“Ketika kita dekat dengan Al-Quran, pastikan diri kita tidak jauh dari Allah Subhanahu Wataala. Kita tunjukkan bahwa agama ini agama Rahmatan Lil Alamin yang dalam berlaku adil bagi semua pemeluk” sambungnya.

Wagub bercerita pengalaman belajar membaca Al-Quran saat kecil. Begitu berat godaan dalam mengamalkan Al-Quran.

Ketika SDM digenjot dengan Al-Quran, maka generasi akan memiliki moral dan landasan agama yang baik, itu menjadi investasi generasi masa depan yang baik.

“Kita mau membentuk moral kepemimpinan yang baik. Orang yang akhlaknya baik, profesional dan amanah,” jelasnya.

Lebih baik menghadapi orang rendah kemampuaannya tapi memiliki integritas yang baik, dibanding orang cerdas tetapi memiliki integritas yang rendah.

“Korgah KPK Korwil 8 juga tadi mengungkapkan bahwa kita ini butuh pemimpin dengan integritas tinggi. Karena sehebat apapun system tapi kalo pimpinan integritas rendah maka system akan kalah”.(jalu)

read more
DaerahNews

Sinergitas Pemprov Sulsel Dan KPK Terlihat Saat Monev MCP Tahun 2020

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Di Moderatori Roro Wide, KPK mengadakan Rapat Koordinasi Monitoring Control for Prevention (MCP) Sulsel Tahun 2020.

Pertemuan ini di tekankan pada monitoring dan evaluasi. Dilaksanakan secara virtual, pertemuan ini dihadiri Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kamis 26 November 2020.

Kasatgas Wilayah 8 Korsupgah KPK (Dian Patria) memyampaikan beberapa hal mengenai pencegahan korupsi.

Dari hasil kajian KPK, kondisi sebuah wilayah dengan kekayaan sumber daya alam yang berlimpah cenderung berkembang lebih lambat dari pada wilayah yang sumber daya alam terbatas.

“Penyebab utama integritas kepala daerah yang rendah, yang dipicu oleh pemberian izin sebagai balas jasa dukungan selama pilkada,” kata Dian Patria.

Dari segi administratif, pencapaian lebih pada pemenuhan aspek administratif, masih terbatas pada aspek subtansial.

“Sulawesi Selatan sendiri berada di utrutan 13 skor MCP Pemda per 9 November 2020,” sambungnya.

Netralitas masih sangat menjadi penting dalam pencegahan korupsi, dikarenakan salah satunya penyebab korupsi lingkup Pemerintah disebabkan oleh pemilihan pejabat pengawasan APIP dan manajemen ASN tergantung selera pembuat kebijakan.

“Juga Confict Of Interest, pemberian izin pengadaan barang dab jasa, oengelolaan pajak daerah dan manajemen aset tersandera kepentingan tertentu. Problem mimicry, melakukan perbaikan pada saat ada tekanan dari instansi terkait,” jelasnya.

3 persoalan bangsa, orang serakah bersatu, pemerintah lemah, masyarakat membiarkan. 3 solusi bangsa, orang baik harus bersatu, perjuangan yang konsisten, berfikir kedalam sebelum menyalahkan orang lain.

Wakil Gubernur Sulsel mengapresiasi peran KPK dalam memberantas korupsi di daerah. Hal itu dia sampaikan saat mengikuti Rapat monitoring dan evaluasi MCP di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel.

“Kami berterima kasih bahwa KPK siap mendampingi kami untuk memonitoring dan evaluasi. Semoga ini terus berjalan progressive dan termonitor dengan baik,” ujar Andi Sudirman.

“Kehadiran KPK artinya siap bersinergi dalam rangka penciptaan system birokrasi yang profesional, bersih dan melayani sesuai dengan visi misi Pemerintah Sulawesi Selatan,” lanjutnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kordinator wilayah 8 KPK RI ( Kumbul Kusdiwijanto) Bupati/Walikota Se Sulsel, Sekda Se Sulsel, Inspektorat daerah.(jalu)

read more
DaerahNews

Hadir di Bulukumba, wagub sulsel beri motivasi peserta jambore SDM PKH

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Sekitar 300 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mengikuti Jambore SDM PKH III di Pantai Bira, Kabupaten Bulukumba.

Mereka dari Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Sulawesi Selatan Wilayah III dari Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Kepulauan Selayar.

Didampingi Bupati Bulukumba, A. Sukri Sappewali, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Jambore SDM PKH Sulsel III, Jum’at (20/11/2020) malam.

Di lokasi lapang itu, Andi Sudirman memberikan motivasi kepada para pendamping PKH dari wilayah Selatan di Sulsel.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa kehadirannya ini sebagai bentuk apresiasi dan semangat bagi pendamping PKH.

“Bagi saya ini suatu hal yang beda. Tidak lain, karena kita tidak bisa dihindarkan oleh pekerjaan persoalan kemanusiaan,” katanya.

Baginya, para pendamping PKH ini adalah pekerjaan yang mulia. Karena memberikan pendampingan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Kementerian Sosial itu.

“Pekerjaan kalian sangat mulia. Kalian pejuang terdepan untuk melihat (mendata dan mendampingi) masyarakat kurang mampu,” ungkapnya.

Ia pun mengaku, bahwa dirinya akan selalu hadir untuk membantu Koorditor dan pendamping PKH. Dirinya pun mengajak untuk selalu membangun komunikasi yang baik, bahkan mengajak mengunjungi Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

“Apa yang saya bisa sebagai Wakil Gubernur dan untuk Sulsel, manfaatkan saya apa yang bisa saya bantu. Potensi (aset Pemprov) bisa digunakan pakai saja, saya hanya bekerja profesional, tidak akan menggunakan untuk kepentingan politik. Syaratnya, untuk kepentingan orang banyak dan untuk masyarakat yang membutuhkan,” bebernya.

Sebagai pendamping PKH, Andi Sudirman mengingatkan, bahwa ini menjadi pembelajaran dan motivasi untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan.

Wagub Sulsel yang dikenal tinggi jiwa kemanusiaannya ini, menyampaikan prinsipnya. Bahwa terkadang setiap orang, ada radikal dalam dirinya. “Untuk menjauhkan itu, maka harus dekatkan dengan pemahaman Al-Qur’an,” pungkasnya.

Bupati Bulukumba, A. Sukri Sappewali memberikan arahan, untuk bekerja maksimal serta meningkatkan solidaritas.(jalu)

read more
News

Aprende Desarrollo web con un bootcamp intensivo

Las Aplicaciones Web Progresivas (PWA) son aplicaciones web que pueden usarse en cualquier navegador; también tienen características de aplicaciones móviles nativas. Las PWA utilizan tecnologías web modernas para ofrecer una experiencia de usuario de alta calidad, incluso cuando el usuario está desconectado. Se actualizan automáticamente en segundo plano, lo que significa que los usuarios siempre tendrán la última versión de la aplicación. El desarrollo web con imágenes 3D se refiere al uso de tecnología y software especializado para crear imágenes tridimensionales y animaciones que se pueden integrar en sitios web y aplicaciones web. Puede incluir el modelado 3D, la iluminación, la texturización, la animación y el renderizado.

desarrollo web méxico

Fruto del trabajo constante y dedicado de estos profesionales, es que han logrado trabajar con algunas de las mejores marcas y empresas del país, tal y como han hecho con Caribe Cooler, Alfa Group, Onda Mundial y Ducone, entre otros. Somos una agencia de diseño y desarrollo web profesional con experiencia en todo tipo de empresas. Nuestra especialidad es entregar sitios modernos, intuitivos, veloces y seguros.

Elige un campus en México

Con el fin de visualizar la interfaz final del sitio y saber si es acto o si hay elementos que se pueden mejorar, y pasar a la etapa de desarrollo en un dominio de prueba. Todas las industrias, especialmente en este periodo post-pandemia, han encontrado en la digitalización, curso de tester una plataforma para expandirse, diseñar más y mejores productos digitales y encontrar mejores soluciones a los problemas de la sociedad. Además, y a diferencia de otros rubros, es uno de los sectores que presenta déficit de profesionales, especialmente en Latinoamérica.

desarrollo web méxico

Desarrollamos páginas web, tiendas virtuales exitosas, con un contenido fresco, con diseños web de última generación y siempre pensadas en producir ventas. En esta etapa se hace la entrega del producto final (página web) acordado con el cliente en esta etapa el sitio web cuenta ya con las respectivas pruebas lo cual estará listo para estar en línea. ITERANDO es una agencia digital Mexicana, cuyo único propósito es llevar tu idea al éxito digital. Somos especialistas en desarrollo de E-Commerce y páginas web, así que acércate, cuéntanos tu idea y desarrollemos la mejor solución para tu proyecto. Una landing page es una página web preliminar o página de aterrizaje donde queremos destacar algo en especial, ya sea un producto, alguna novedad o promoción de un producto y/o servicio. A través de las landing pages puedes ganar ventas, generar clientes potenciales y nutrir a  tus visitantes a través de una campaña que dirija al visitante hacia tu página de aterrizaje.

¿Qué ofrece Coco Solution como agencia de diseño web?

Está diseñado para aumentar la visibilidad de la marca y proporcionar información relevante como los proyectos, objetivos y valores de la empresa, así como dar a conocer sus canales de contacto. Las aplicaciones multiplataforma se construyen utilizando frameworks https://www.themarkethink.com/educacion/curso-de-desarrollo-web-tripleten/ o plataformas de desarrollo, que permiten a los desarrolladores crear una única base de código que puede implementarse en diferentes sistemas operativos. Otra de las tendencias que va en aumento en el diseño web es el uso de cursores únicos para cada sitio.

Partiendo de esto trabajan para crear plataformas optimizadas que sean visibles en web y en móvil de forma adecuada, y en posicionar tu negocio en los primeros lugares de los buscadores, aumentado las posibilidades de éxito en las ventas. Es una agencia de posicionamiento y desarrollo web que cuenta con oficinas en España, Colombia y México. Entre sus clientes destacados, encontramos a BBVA, Sanitas, Repsol y BMW; clientes que son marcas potentes muy reconocidas en el mercado. Sus servicios, si bien se enfocan en posicionamiento orgánico a través de keywords, también abarcan el desarrollo de sitios web corporativos, eCommerce y aplicaciones.

read more
DaerahNews

Halim HD: “Ini Bukan Festival” Wujud Kerja Jejaring dan Pengorganisasian Berkeseniaan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Halim HD, Networking Kebudayaan, mengapresiasi penyelenggaraan “Ini Bukan Festival” yang diadakan oleh kolaborasi lintas seniman di Sulawesi Selatan. Disampaikan bahwa kegiatan berkesenian itu perlu diorganisasikan dan terus dibangun jejaringnya.

“Inilah yang membuat saya tertarik datang ke Makassar, sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan “Ini Bukan Festival”,” katanya dihadapan peserta workshop bertema Komunitas Sebagai Basis Sistem Produksi.

Ditambahkan, materi workshop yang diprint satu lembar, yang dipegang oleh peserta, sama dengan yang dia ajarkan untuk mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Selain Komunitas Sebagai Basis Sistem Produksi, materi lainnya yakni Pengembangan Komunitas dan Jaringan Kerja Kebudayaan serta Komunitas Sebagai Jaringan Distribusi Kreatif.

Selain memberi materi workshop, Halim HD juga jadi pembicara dalam Dialog Mengenang Karya Andi Ummu Tunru. Dia jadi pembicara bersama Andi Redo dari Batara Gowa dan Dr Halilintar Latief, yang dipandu Dr Asia Ramli Prapanca. Sebelum sesi dialog dilakukan pertunjukan Ma’lino Dance, In Memoriam Andi Ummu Tunru oleh Batara Gowa.

Gelaran “Ini Bukan Festival” menampilkan seniman lintas generasi dari beberapa daerah, seperti Makassar, Gowa, Maros, Bulukumba, dan Barru. Perhelatan yang menampilkakn seni tari, musik, rupa, teater, dan sastra ini diselenggarakan di Etika Studio, Jln Tamalate I Makassar, mulai 15-21 November 2020.

Selama kegiatan, pengunjung tak hanya dihibur oleh pertunjukan kesenian tapi juga mendapat edukasi melalui diskusi yang menghadirkan pelaku kesenian maupun akademisi. Selain itu, pengunjung bisa membeli kerajinan unik, kaos dan kuliner di area pasar, yang menghadirkan pelaku UMKM. Di antaranya ada Egg Box, nasi kuning Berkah, Circle Eleven dan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil Mikro (ASPPUK) Maros, Pangkep dan Barru.

Salah satu yang kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah bedah buku Sanja Mangkasara “Attayang Ri Masunggua” karya Syahril Patakaki Dg Nassa, yang menghadirkan Dr Kembong Daeng, sebagai pembahas dan Dr Asis Nojeng, sebagai moderator.

Acara bedah buku dan pembacaan karya sastra ini dihadiri antara lain oleh antropolog dan budayawan, Dr Halilintar Latief, aktivis LSM, Asmin Amin, serta sejumlah penulis dan penyair. Kembong Daeng, menyebut puisi bebas dalam bahasa Makassar ini merupakan pengembangan sastra Makassar.

Selama ini sastra Makassar hanya mengenal, antara lain royong, doangang, kelong-kelong, sinrilik, pakacaping, tulikiama, dondo dan toeng bambo. Dia menyebut, kelebihan dari buku yang ditulis Syahril Patakaki karena disertai aksara lontarak.

Secara keseluruhan, saya sangat terharu terhadap isi buku puisi ini. Karena banyak kosa kata yang digunakan sudah jarang dipakai, baik dalam penuturan maupun penulisan,” kata Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah JBSI-FBS UNM tersebut.

Di panggung “Ini Bukan Festival” juga tampil mahasiswa Unismuh Makassar, yang tergabung dalam Bengkel Seni, Bahasa dan Sastra Indonesia (BASSI). Mereka menampilkan musik akustik dan monolog “Bertarung dalam Sarung” karya Alfian Dipahatang.

Juga ada pertunjukan monolog “Opo” karya Bahar Merdhu yang dibawakan Arzety dari Maros. Sementara dari Grisbon menampilkan musik milenial dan pertunjukan teater “Anak-anak yang Bermain Teater”. Usai pertunjukan, dilanjutkan dengan diskusi yang menampilkan Bahar Merdhu, penulis dan sutradara teater dan Moch Hasymi Ibrahim, budayawan Sulsel.

Dr Halilintar Latief, salut atas penyelenggaraan event ini yang mengindikasikan antusiasme orang berkesenian. Namun event ini juga mengingatkan bahwa warga membutuhkan gedung kesenian yang representatif.

“Karena kalau kota ini mau jadi kota dunia, indikatornya hanya tiga, yakni museum, perpustakaan dan gedung kesenian, bukan mal dan pusat-pusat perbelanjaan,” pungkasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel jadi keynote speaker Seminar Sambut Hari Guru Oleh Formaster Sulselbar-Malang

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengucapkan selamat atas pelantikan Pengurus Forum Mahasiswa Magister Sulselbar-Malang Periode 2020-2021.

Hal itu disampaikan saat Andi Sudirman menjadi pembicara utama (keynote speaker) pada kegiatan Pelantikan Pengurus Forum Mahasiswa Magister Sulselbar-Malang Periode 2020-2021 yang juga Seminar Sambut Hari Guru. Dengan tema yakni “Gerak Langkah Generasi ‘Tabe’ Menuju Indonesia Emas”, Rabu, 18 November 2020.

“Jadilah orang-orang yang amanah, memiliki integritas, moral akhlak yang baik. Bagaimana menjadi mahasiswa sebagai generasi muda atau bangsa yang memiliki moral kepemimpinan. Kita tidak kekurangan orang cerdas dan pintar, tapi kita krisis moral kepemimpinan,” ungkapnya.

“Yang kita tunggu adalah generasi terbaik, yang jauh lebih baik dari kami, yang bersinar di depan untuk masa depan bangsa,” akunya.

Sebagai perkumpulan jenjang pendidikan Strata-2, pastinya memiliki tingkatan pendidikannya jauh lebih baik. “Oleh karena itu kita harus menjadi panutan, memberikan kontribusi positif kepada daerah khususnya Sulawesi Selatan, bahkan seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Dirinya mengajak Formaster Sulselbar-Malang, untuk menciptakan solusi produktif, inovasi untuk kemaslahatan orang banyak, dan menjadi agen perubahan untuk pola pemikiran dengan pendekatan teknologi dan kearifan lokal.

“Jadilah pelopor pendidikan digital, pendidikan berbasis kearifan lokal dan memberikan solusi kepada adik-adik kita sekalian dan memberikan pendampingan bagi pemerintahan kita,” tetangnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata dia, selalu ingin berkolaborasi terlebih untuk kemaslahatan orang banyak. Khususnya yang bisa meningkatkan perekonomian.

“Buatlah kegiatan yang memberikan harapan untuk masyarakat. Berikan inovasi, masukan serta pemikiran dan karya-karya yang langsung dinikmati oleh masyarakat yang bisa memberikan efek langsung ke masyarakat,” imbuhnya.

Seperti yang saat ini dirasakan dalam kondisi pandemi Covid-19, kata dia, masih ada masalah dalam pembelajaran online.

“Ada masalah digital yang tidak bisa menjangkau daerah terpencil, ciptakanlah inovasi bagi mereka agar bisa belajar tanpa harus menabrak aturan protokol kesehatan. Kami menunggu karya-karya adik-adik,” pintanya.(jalu)

read more
DaerahNews

Anggota DPRD Prov Sulsel, Sri Rahmi Sosialisasikan Perda Sistem Perlindungan Anak

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Hj Sri Rahmi, S.A.P, M.Adm.K.P, mengadakan kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 4 Tahun 2013 tentang Sistem Perlindungan Anak, di Makassar, pada Minggu, 15 November 2020.

Sri Rahmi, yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan, Perda ini mau memastikan bahwa setiap anak dijamin mendapat perlindungan.

Perlindungan Anak yang dimaksud, sesuai dengan apa yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Menurut UU ini, perlindungan anak adalah segala kegiatan yang dilakukan untuk menjamin dan melindungi anak serta hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berprestasi secara optimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaan serta dilindungi dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.

“Keberadaan undang-undang maupun Perda, yakni agar ada kepastian hukum terhadap anak-anak kita,” kata Sri Rahmi, yang sudah dua periode duduk di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Di hadapan peserta sosialisasi, baik di Barombong maupun di Tammua, dia menyampaikan bahwa anak-anak korban kekerasan, bukan hanya berpotensi korban kekerasan fisik tapi juga psikis. Padahal, anak ini aset yang musti dijamin tumbuh kembangnya.

“Perda ini bernama Perda tentang Sistem Perlindungan Anak karena ada suatu tatanan yang diinginkan untuk diatur demi kepentingan terbaik anak,” lanjut perempuan yang akrab disapa Bunda ini.

Kegiatan penyebarluasan produk hukum daerah ini merupakan program rutin setiap anggota dewan untuk turun ke daerah pemilihannya masing-masing. Tujuannya agar produk hukum tersebut tersosialisasikan dan dapat dipahami warga.

Ditambahkan bahwa produk hukum daerah tentang perlindungan anak ini penting diketahui sehingga orangtua dan masyarakat mau berpartisipasi. Ditegaskan bahwa anak-anak itu milik kita semua. Bukan hanya anak sendiri yang dijaga tapi juga anak tetangga. Karena dampaknya juga akan terbawa ke anak kita.

Susy Smita Pattisahusiwa, yang hadir sebagai narasumber mengatakan, dalam banyak kasus anak-anak itu sebagai korban. Kerap kali, anak jadi korban dari situasi hubungan antar orangtua. Misalnya, ketika orangtua di PHK, kehilangan pekerjaan, dan berada pada persoalan tekanan ekonomi, bisa pelampiasannya ke anak.

Mantan anggota DPRD Privinsi Sulawesi Selatan itu mengingatkan bahwa ketika anak direndahkan harga dirinya maka akan membekas hingga dewasa dan mengakibatkan anak tersebut bermental lemah. Bagaimana dia bisa jadi pemimpin kalau tidak punya kepercayaan diri, harga dirinya hancur akibat kekerasan verbal yang dilakukan oleh orangtuanya sendiri.

Kegiatan yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat ini, dihadiri sejumlah tokoh masyarakat setempat. Di Kelurahan Barombong hadir, antara lain Ketua LPM Barombong Dg. Ngawing dan Ketua DPC PKS Tamalate, Anwar. Sementara di Kelurahan Tammua, hadir Ketua RW 6, Andi Aksam Mappasoko, dan Ketua RW 1, Syarifuddin serta Ketua DPC PKS Tallo, Asdar.

Rusdin Tompo, yang juga diundang sebagai pembicara menyampaikan bahwa dalam Perda ini ada partisipasi dan tanggung jawab masyarakat. Bentuknya berupa upaya pencegahan, seperti antara lain sosialisasi di rumah ibadah, Puskesmas, kelompok pengajian dan kelompok PKK. Juga bisa dalam bentuk kampanye publik, seperti saat peringatan Hari Anak Nasional.

Rusdin Tompo, yang lama dikenal sebagai pemerhati anak itu menambahkan bahwa ada upaya lain yang bisa dilakukan masyarakat, berupa penangan kasus. Bentuknya bisa dengan membuat shelter warga, Tim Mediasi, maupun model sistem penanganan kasus anak berbasis masyarakat.(jalu)

read more
DaerahNews

700 Tahun Kabupaten Gowa, Wagub Ajak Kolaborasi Untuk Proyek Bendung Jenelata

LANGITKU NETWORKS, Gowa – Disambut tarian Pakkuru Sumange, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa Dalam Rangka Hari Jadi Gowa ke 700 Tahun 2020 dengan acara ‘Orasi Bupati Gowa’ di DPRD Kabupaten Gowa, Selasa (17/11/2020). Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Gowa, Rafiuddin Raping.

Menghadiri ini, Wagub Sulsel mengenakan jas tutup dipadukan penutup kepala Passapu. Ia berbeda dengan tetamu pria lainnya yang mengenakan songkok to bone.

Pada hari jadi Kabupaten Gowa ini mengangkat tema “Dengan Semangat Gowa Religius, Kita Perkuat Kolaborasi Dalam Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Peningkatan Kualitas Demokrasi”.

Dalam orasinya, Pjs Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi menyampaikan, terima kasih atas kehadiran Wagub Sulsel pada Hari Jadi Kabupaten Gowa ke 700 Tahun. Ia pun memaparkan, beberapa capaian Kabupaten Gowa.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman menyampaikan bahwa tidak terasa Kabupaten Gowa yang berusia 700 tahun. Ia pun mengenang Gowa sebagai kerajaan yang besar. Terbukti lahirnya pahlawan-pahlawan Nasional dari Kabupaten Gowa.

Ia pun menyampaikan, bahwa Kabupaten Gowa mendapat Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan pembangunan bendungan Jenelata senilai Rp 4,4 Triliun. Hal itu berkat sinergitas Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. Bendungan ini akan mengairi 26.773 Ha serta potensi listrik Hydro 7MW akan menasbihkan Gowa sebagai salah satu potensi lumbung pangan pertanian Sulsel dan Nasional.

“Fungsi utamanya untuk pengendali banjir dan kemampuan irigasi mengairi sekitar 26 ribu. Saat ini sudah mulai progresif untuk pembebasan lahan dan lelang fisik. Pembangunan ini akan langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menyampaikan, jika bendung Jenelata berkolaborasi dengan bendung Bili-Bili, maka akan menjadikan Gowa sebagai lumbung pangan. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk kedaulatan pangan. “Sinergitas dan kolaborasi Pusat, Provinsi dan Kabupaten akan menjadikan Gowa sebagai proyeksi rencana strategis unggulan wisata, pertanian dan pendidikan serta lainnya. Terus maju untuk Gowa Jaya Sulsel Jaya. Rewako Gowa!,” ungkapnya.

Ia pun memberikan apresiasi Kabupaten Gowa atas deklarasi Gerakan Sejuta Masker dan melahirkan Perda Wajib Masker dan Protokol Kesehatan.

Andi Sudirman berharap, Puskesmas bisa dimanfaatkan sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat dan tidak bergantung hanya pada Rumah Sakit. “Bagaimana Puskesmas betul-betul sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat menjadi promotor kesehatan untuk mendeteksi pencegahan dini. Kami harap, Gowa mulai lakukan agar Pusat Kesehatan ujung tombaknya di Puskesmas,” pungkasnya.

Yang dilakukan ini, kata dia, sebagai amanah yang telah diterimanya dari masyarakat dan akan dipertanggungjawabkan kelak.(jalu)

read more
DaerahNews

Dihadiri Wagub Sulsel, DPRD Setujui Jawaban Atas Pandangan Fraksi Terhadap Perubahan RPJMD 2018-2023

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (16/11/2020).

Dalam Paripurna ini dengan dua agenda. Yakni Jawaban Gubernur Sulawesi Selatan atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Terhadap : Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023;serta Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tentang APBD Tahun Anggaran 2021.

Serta agenda pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Ranperda tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023. Hasilnya disepakati Pansus yang terdiri dari 20 anggota.

Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel, Darmawansyah Muin. Yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani; Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif; beserta anggota DPRD Sulsel.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman membacakan jawaban Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sulsel.

Wagub Sulsel menyampaikan, terima kasih atas penyampaian pandangan para Fraksi terhadap dua Ranperda Provinsi Sulawesi Selatan. Ia pun memberikan jawaban atas pernyataan, tanggapan, serta pertanyaan para Fraksi.

Dasar perubahan RPJMD Sulsel Tahun 2018-2023, kata dia, secara normatif didasari adanya perubahan arah kebijakan Nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020.

Dalam Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023, membuat beberapa perubahan diantaranya dari 20 indikator prioritas menjadi 17; serta program yang sebelumnya 431 menjadi 164 program.

“Kita berharap agar dengan rampingnya program pada RPJMD Perubahan secara otomatis akan berdampak pada berkurangnya kegiatan. Sehingga dengan program yang semakin simpel ini, kita bisa lebih fokus terhadap upaya pencapaian indikator kinerja utama,” jelasnya.

Pemprov Sulsel, kata dia, fokus dalam upaya pertumbuhan ekonomi, pengurangan tingkat pengangguran, penurunan angka kemiskinan, serta mengurangi ketimpangan wilayah dan ketimpangan pendapatan masyarakat.

“Penyusunan Ranperda perubahan RPJMD dan ranperda APBD 2021 berjalan secara paralel. rpjmd merupakan dokumen induk di dalam pelaksanaan sisa pembangunan tahun 2021-2023 dan menjadi acuan dalam penyusunan Ranperda APBD 2021,” ungkapnya.

Setelah dilakukannya rapat paripurna ini, selanjutnya akan dilanjutkan dalam Pembahas Ranperda tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulsel.

“Saya menghimbau kepada pimpinan perangkat daerah agar dapat menghadiri rapat kerja pembahasan dan memberikan penjelasan kepada Pansus Perubahan RPJMD dan Pokja Badan Anggaran,” pungkasnya.

Keseluruhan Fraksi DPRD Sulsel pun menerima jawaban dan setuju untuk melanjutkan dalam pembahasan Rapat Pansus. Selain itu, mereka pula memberikan catatan khusus untuk Pemprov Sulsel.(jalu)

read more
DaerahNews

Wagub beri motivasi kafilah sulsel yang akan berlaga di MTQ Padang

LANGITKU NETWORKS, Padang – Rombongan Kafilah asal Provinsi Sulawesi Selatan berjumlah 54 orang tiba di Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Mereka didampingi oleh pelatih dan panitia akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-28 Tahun 2020 M/1442 H akan dilaksanakan tanggal 12-21 November 2020.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengantar sekaligus akan menghadiri pembukaan MTQ Nasional ke-28, Sabtu (14/11/2020) malam.

Sebelum pembukaan MTQ, Andi Sudirman melakukan pertemuan bersama Kafilah Sulsel. Turut didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, Khaeroni; Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Provinsi Sulawesi Selatan, Suherman; Pj. Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas; dan Koordinator Pelatih, Prof Rahim Yunus.

Di ruang pertemuan di Hotel Rangkayo Basa di Padang, Sabtu Siang. Para Kafilah kompak mengenakan pakaian serba merah. Dengan duduk bersila dan tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan mengenakan masker.

Orang nomor dua di Sulsel ini pun memberikan support dan motivasi kepada Kafilah Sulsel.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, agar Kafilah Sulsel bisa memberikan kemampuan terbaiknya. Tak lupa pula, dirinya mengingatkan pentingnya untuk menjaga kekompakan.

“Untuk Kafilah ini kita sudah mulai menggerakkan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya ada training selama 30 hari (sebelum keberangkatan) dan didatangkan pelatih nasional,” kata Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an ( LPTQ) Sulsel ini.

Andi Sudirman berpesan, “jangan pernah ada di dalam hati kita rasa was-was (jika tidak juara). Kita harus yakinkan diri kita, bahwa saya pasti juara. Utamakan berdoa sebelum berlomba. Anggaplah ini pertandingan yang terakhir, maka lakukan yang terbaik untuk Sulsel,” katanya.

Ia pun berharap, Sulawesi Selatan bisa menjadi tuan rumah pada MTQ tingkat Nasional di tahun 2024 mendatang.(jalu)

read more
1 193 194 195 196 197 227
Page 195 of 227