close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Terapkan Protokol Kesehatan, Prof Rudy Dukung Sensus Penduduk di Masa Pandemi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengapresiasi langkah Badan Pusat Statistik Kota Makassar yang melakukan sensus penduduk 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, ketersediaan data penduduk sangat strategis dalam menentukan setiap proses kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah.

“Sensus penduduk merupakan program nasional yang harus didukung bersama, hanya saja di masa pandemi ini protokol kesehatan harus tetap menjadi hal utama yang harus didahulukan” ujar Prof Rudy saat berbicara dengan perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar di Balaikota Makassar, Selasa (8/9/2020).

Prof Rudy berharap, kedepan sistem database kependudukan harus terintegrasi dengan seluruh stakholder yang terkait, sehingga sistem verifikasi data lebih akurat dan terjaga keamanannnya.

“Basis data itu pondasi untuk kesuksesan suatu pelayanan dan kebijakan pemerintah daerah. Kalau data kacau, keputusan selanjutnya pasti kacau,” kata Prof Rudy.

Prof Rudy juga mengusulkan Indonesia kedepannya bisa memiliki data tunggal akurat berbasis kependudukan. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat jika menemukan kendala administrasi.

“Jadi kalau ada data tunggal akurat, kalau ada orang misalnya urus SIM atau mengajukan kredit di bank, tidak perlu lagi ada surat pengantar. Administrasi kita belum praktis, bahkan terkadang orang yang dalam keadaan darurat di Rumah Sakit, bisa jadi terlambat ditangani karena proses administrasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPS Makassar, Hafid mengatakan, para petugas BPS dalam menjalankan aktivitasnya menjamin kondisi kesehatannya. Tak hanya itu, BPS Makassar juga melakukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 saat mengujungi rumah-rumah warga.

“Ada 854 petugas kami yang tersebar di 15 kecamatan dijamin bebas covid-19. Sebelum ke lapangan kita rapid test dulu. Jika ada reaktif, kita istirahatkan. Petugas kami juga dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, handsanitizer, dan perlengkapan yang selalu dijaga kebersihannya,” kata Hafid.

Ia berharap, sensus penduduk 2020 yang dikerjakan dari 1 hingga 25 September mendatang bisa mencapai target 100 persen. Saat ini pihaknya baru mencapai 30% atau 148.000 KK, dari total target 336.389 KK. Ia menambakan, sensus penduduk saat ini dirancang lebih sederhana yang awalnya 22 pertanyaan menjadi empat pertanyaaan. Diantaranya jumlah penduduk, alamat, jenis kelamin dan kepemilikan NIK.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Minta Seluruh Pihak Tidak Mengaitkan Mutasi Jabatan dengan Gerakan Politik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin meminta maaf kepada Bawaslu Kota Makassar yang tak menghadiri undangan klarifikasi soal mutasi jabatan. Menurut Prof Rudy, karena agenda protokoler begitu padat, ia baru mengetahui surat tersebut saat malam hari.

“Undangannya kita tidak terima, baru saya diinformasikan pas malamnya,” kata Prof Rudy kepada awak media Selasa (8/9/2020).

Ia menjelaskan, mutasi jabatan yang ia lakukan tidak berhubungan dengan adanya gerakan politik. Pemerintahan Kota Makassar harus tetap berjalan dan tidak boleh terpengaruh dengan adanya Pilwalkot Makassar 2020.

“Saya menghimbau pada semua pihak, untuk tidak terlalu mudah mengaitkan antara kegiatan politik pilkada dengan kegiatan mutasi,” katanya

“Apalagi saya ini kan sama sekali tidak berafiliasi dengan politik manapun. Sehingga kegiatan mutasi itu kita lakukan murni untuk mempercepat pelayanan pada masyarakat dan itu adalah salah satu amanah yang diberikan kepada saya sebagai pj,” kata Prof Rudy.

Ia menambahkan, sebagai penjabat wali kota, dia diberikan amanahn untuk mensukseskan kegiatan Pilwalkot Makassar 2020 namun tidak melupakan prioritas utama sebagai pelayan masyarakat. Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak mengkaitkan kegiatan mutasi dengan gerakan politik.

“Jangan mengkait-kaitkan hal yang tidak perlu dikaitkan seperti kegiatan mutasi yang dasarnyan kita lakukan untuk mempercepat kinerja .Salah satu upaya untuk mempercepat kinerja adalah dengan melakukan penyegaran-penyegaran pada instansi-instansi yang perlu penyegaran,” pungkasnya.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Lima Truk Sampah Compactor Makassar Mulai Beroperasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Lima truk sampah compactor Pemkot Makassar resmi mulai beroperasi. Hal itu ditandai saat Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menggelar pencanangan lima truk tersebut di Lapangan Pasar Hobi Toddopuli, Senin (7/9/2020).

Prof Rudy mengatakan, lima truk sampah compactor diberikan ke lima kacamatan sebagai percontohan. Diantaranya Kacamatan Ujung Pandang, Tamalate, Wajo, Mariso, dan Makassar.

“Jadi lima truk percontohan ini sudah mulai operasi. Tahun ini kita kembali anggarkan untuk penambahan 20 unit. Tahun depan kita anggarkan untuk 40 unit lagi,” kata Prof Rudy di hadapan 15 camat yang hadir.

Prof Rudy menjelaskan, truk sampah compactor lebih efektif dan efisien dari pada pada truk sampah yang digunakan sebelumnya. Mengingat, daya angkut truk sampah compactor yaitu 1:3 atau bisa tiga kali lebih banyak dari truk konvensional. Sebab, truk ini sudah menggunakan sistem press yang dapat memadatkan sampah yang dimuat.

“Para petugas juga tidak kelelahan lagi dalam memindahkan sampah ke TPA. Kalau sebelumnyakan sistem manual, dicangkul yang memakan waktu. Kalau truk ini, sudah sistem dorong. Jadi dari segi kesehatan juga terjamin. Kedepannya juga, tidak ada lagi kita melihat truk-truk antri di TPA karena proses pemindahan sampahnya,” katanya.

Selain itu, Prof Rudy juga melakukan pemantauan kepada truk-truk sampah konvesional yang bakal diganti. Rencananya truk sampat tersebut direvitalisasi menjadi bus wisata gratis yang dicanangkan Prof Rudy untuk area Anjungan Pantai Losari.

“Foto-foto memang ki pak nah sama truk ta untuk jadi kenang-kenangan. Karena mauka rubahki ini truk ta jadi bus. Nanti truk yang kita pakai lebih praktis. Nda capek-capek meki kaya dulu. Jadi belajar memang ki pada truk sampah caomapctor percontohan ini,” pesan Prof Rudy kepada driver truk sampah.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Depan Mahasiswa Baru Unhas, Wagub Beri Motivasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri acara Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2020 Universitas Hasanuddin, Senin (7/9/2020).

Acara penerimaan mahasiswa baru yang dikemas dalam bentuk Pembinaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB) Universitas Hasanuddin 2020.

Yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 7 sampai 10 September 2020 yang dilakukan secara virtual melalui zoom.

Dalam kesempatan itu, Wagub Sulsel, Andi Sudirman hadir sebagai narasumber sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa baru. Dengan tema yakni “Pembinaan Gerakan Nasional Revolusi Mental : Indonesia Melayani, Bersih, Tertib, Mandiri dan Bersatu”.

Menurutnya, mahasiswa ini menjadi orang-orang terpilih dari sekian banyak yang mendaftar untuk menuntut ilmu di kampus merah itu.

“Kalian menjadi pengemban amanah, harus bertanggung jawab dan membuktikan bahwa kalian semua adalah yang terbaik untuk menjadi mahasiswa di Universitas Hasanuddin. Teruslah bertanggung jawab, belajar, menuntut ilmu dan yakinkan bahwa diri anda adalah orang-orang terbaik,” pungkasnya.

Andi Sudirman mengatakan, bahwa dibutuhkan seorang generasi berikut yang menjadi pemimpin-pemimpin hebat dengan memiliki moral kepemimpinan.

“Saat ini kita tidak kekurangan orang-orang cerdas, kita tidak kekurangan orang-orang pintar, kita tidak kekurangan orang-orang hebat, kita tidak kekurangan orang-orang yang memiliki potensi untuk memimpin. Tapi kita membutuhkan bagaiman moral kepemimpinan dengan karakter, akhlak dan mental dipadu,” tuturnya.

Baginya, menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Terlebih saat diperhadapkan tiga persoalan mulai dari harta, tahta dan wanita. Ini akan melatih nilai integritas, nilai isi, dan sosial kontrol yang dimiliki mahasiswa agar tetap tumbuh dalam hati.(jalu)

read more
DaerahNews

10 Tahun Telah Membina Ratusan Pelajar, Komunitas Anak PelangiRayakan Hari Jadinya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Rahman Maman Abdurahman Rumadai bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota binaan yang ada di kelurahan Parangtambung merayakan hari jadi komunitasnya yang ke 10 tahun di Jl. Dg. Tata 3 Belakang Kantor Lurah Parang Tambung Kecamatan Tamalate Kota Makassar, Minggu (06/09). Acara puncak yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah lomba ini dihadiri beberapa tamu undangan seperti Anggota DPRD Kota Makassar, Ahmad Faruq, Aktivis Anak, Rusdin Tompo, Ketua LPM Parang Tambung, Bachtiar Adnan Kusuma, Pustakawan Dinas Perpustakaan Makassar, Tulus Wulan Juni dan para Donatur baik pribadi maupun lembaga seperti Kepala KPPN 2, Adi Setiawan.

Menurut Ketua K-Apel, Rezky Amalia Syafiin yang juga dipercaya sebagai ketua selama 10 tahun mengungkapkan rasa haru jika mengingat perjalanan komunitas yang dirintisnya sejak awal bersama founder Rahman Rumaday. “Kita dulu awalnya dicurigai oleh warga bahkan sampai ada yang bilang, hati-hati pencuri anak” ungkapnya berkaca-kaca. “Namun dengan tekad dan niat kami semua akhirnya komunitas ini diterima masyarakat dan sekarang diusia 1 dekade kami sudah bisa hadir di 4 daerah yakni Makassar, Gowa, Maros dan Takalar. Untuk Kota Makassar sendiri ada 4 tempat dan salah satunya di Parang Tambung dan sudah lebih ratusan anak-anak pelajar binaan kami”, terangnya.

Melalui dukungan donatur, K-Apel juga telah menyalurkan bantuan beasiswa kepada 20 anak binaan baik di tingkat SD, SMP, SMA bahkan Mahasiswa. Nilai beasiswa yang diberikan setiap bulan 100 ribu untuk SD, 150 ribu untuk SMP dan 175 ribu untuk SMA sedangkan untuk Hafiz ada 2 orang dengan nilai beasiswa 500 ribu/ bulan. Sedangkan untuk pemberdayaan Ibu-Ibu, K-Apel memiliki program khusus berbasis UMKM. Ditengah pandemi Covid19 ini, beberapa donatur akan membantu fasilitas internet seperti yang dijanjikan oleh anggota DPRD Kota Makassar agar anak-anak dapat belajar daring tanpa harus kebingungan dengan kuota.

Seluruh rangkaian acara ulang tahun ke 10 Komunitas K-Apel berlangsung meriah dan uniknya semua dikemas oleh anak-anak binaan mulai mc, tari pembuka hingga pementasan drama bahkan Ibu-Ibunya ikut terlibat menyelenggarakan kegiatan ini. Diakhir acara diserahkan hadiah bagi pemenang lomba Video Keluarga, Lomba Selfie Keluarga, Lomba Video Tilawah, Lomba Cipta Puisi dan Lomba Menulis Cerita Belajar Daring vs Belajar Luring. Founder K-Apel, Rahman Rumaday sangat bersyukur atas dukungan semua pihak selama ini terkhusus kepada masyarakat di Kelurahan Parang Tambung yang telah mengamanahkan anaknya kepada kami untuk diberikan bimbingan dan pendampingan.(jalu)

read more
DaerahNews

Sosialisasi Permendagri, Prof Rudy Minta OPD Menyusun Program Bersifat Progresif dan Produktif

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin membuka acara Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah di Ruang Rapat Sipakatau, Balaikota Makassar, Senin (7/9/2020).

Prof Rudy mengapresiasi dan menyambut baik adanya sosialisasi Permendagri No 90 tahun 2019. Menurutnya, permendagri tersebut nantinya memberikan manfaat untuk memantapkan roda penyelenggaraan pemerintah daerah sesuai dengan koridor kewenangan berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentag pemerintahan daerah.

Prof Rudy beraharap, seluruh jajaran yang bertanggung jawab di dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja daerah, bisa semakin terampil dan berkualitas dengan informasi kinerja akurat serta tepat waktu.

“Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat menyusun program-program yang bersifat progresif dan produktif. Program yang memiliki dampak yang optimal untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat Kota Makassar,” kata Prof Rudy di hadapan puluhan ASN yang hadir.

Ia menambahkan, tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman terkait perubahan kebijakan yang termuat dalam Permendagri No 90 tahun 2019 serta implementasinya di dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah pada tahun anggaran 2021.

“Selain itu untuk memberikan informasi terkait arah kebijakan pembangunan Kota Makassar Tahun 2021 dalam rangka keselarasan perencanaan pembangunan Kota makassar dengan Pemprov Sulsel serta terkait pengendalian perencanaan pembangunan daerah,” pungkasnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Berharap Tol Layang Perkuat Investasi dan Pariwisata di Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menyambut gembira hadirnya jalan tol layang AP Pettarani yang kini menjadi jalan tol pertama di kawasan Indonesia timur. Selain sebagai ikon baru, Prof Rudy juga berharap tol layang menjadi daya tarik baru investasi dan pariwisata di Kota Makassar. Hal ini diungkapkan saat bertemu

perwakilan PT Bosowa Marga Nusantara di Balaikota Makassar, Senin (7/9/2020).

“Kami sangat mendukung hadirnya tol layang di Kota Makassar mengingat ini sudah menjadi kebutuhan mendesak dalam mendukung mobilitas masyarakat baik yang bergerak didalam kota maupun yang berasal dari luar kota” ujar Prof Rudy.

Ia berharap tol layang Pettarani nantinya terkoneksi dengan pengembangan jalan tol pesisir selatan yang kini tengah di godok oleh Pemprov Sulsel yang menghubungkan Makassar New Port dengan kawasan industri dan pariwisata di kabupaten-kabupaten yang ada di daerah selatan.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Operasi PT Bosowa Marga Nusantara, Ismail menjelaskan bahwa saat ini progres pengerjaan konstruksi tol layang sudah selesai 91,55 persen.

“Alhamdulillah sudah hampir rampung secara penuh, sisa jalan arteri yang sedang kita selesaikan. Proses layak fungsi juga sudah dilakukan oleh sejumlah pihak terkait, baik itu Kementerian PUPR termasuk juga kepolisian” ujarnya Ismail.

Jalan tol layang pertama di ibukota Propinsi Sulsel ini dinamakan jalan tol Ujungpandang Seksi Tiga dengan nilai investasi sebesar 2,2 Triliun Rupiah. Ismail menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo rencana akan ke Makassar bulan depan (Oktober) untuk meresmikan secara langsung proyek ini.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Sejumlah Pegiat Literasi Gelar Sastra Sabtu Sore

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Perpustakaan itu rumah kita bersama. Begitu kata-kata yang selalu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulsel, Moh. Hasan Sijaya, SH, MH. Karena itu, dia terbuka untuk bersinergi dengan para pegiat literasi, penyair, sastrawan, seniman, dan budayawan.

Inilah yang jadi salah satu alasan, sejumlah pegiat literasi mengadakan acara “Sastra Sabtu Sore, besok (5/9/2020). Untuk acara perdana akan membahas dan membaca puisi-puisi karya Dr. Hj. Kembong Daeng, M.Hum yang terhimpun dalam buku Antologi Puisi “Perempuan Makassar”. Dr. Hj. Kembong Daeng, M.Hum, merupakan Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Daerah FBS UNM, yang dikenal sebagai sosok yang tekun menulis buku ajar Basa Mangkasarak. Sebagai pembahas buku Puisi “Perempuan Makassar” itu adalah Yudhistira Sukatanya, penulis, sutradara teater dan pegiat literasi.

Acara yang dijadwalkan akan jadi agenda rutin ini, merupakan kerja sama DPK Provinsi Sulawesi Selatan, Lembangan Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Sulawesi Selatan (LAPAKKSS), dan Komunitas Puisi (KoPi) Makassar. Kepala Bidang Perpustakaan DPK Provinsi Sulsel, Drs. Yulianto, MM, mengatakan akan memberikan dukungan pada kegiatan ini. Kabid yang akrab disapa Pak Anto itu berharap acara ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi banyak orang.

Rusdin Tompo dari KoPi Makassar, mengatakan bahwa ide mengadakan Sastra Sabtu Sore ini tercetus di sela-sela peringatan 75 Tahun Indonesia Merdeka, yang diadakan pada 18 Agustus 2020 lalu.

Saat itu, sejumlah penyair dan pegiat literasi mengadakan acara “Malam Ramah Tamah” yang dikemas dalam bentuk pembacaan puisi bertema kemerdekaan di Taman Baca Lontaraq Masjid Ashabul Jannah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Jl. Sultan Alauddin Makassar.

Dalam acara yang diberi nama “Puisi Merdeka, Merdeka Berpuisi” tersebut, tampil sejumlah penyair dan seniman membacakan karya sendiri atau orang lain. Bahkan ada juga beberapa anak tampil dalam puisi dan gerak tari yang diiringi kesok-kesok. Anak-anak ini merupakan binaan Dewan Kesenian Gowa.

Selain itu, acara yang dipandu oleh Andhika Mappasomba ini juga menghadirkan Syahril Rani, yang membacakan puisi berbahasa Makassar, Muhammad Amir Jaya dengan puisi religinya, Daeng Mangeppe, dan Asis Nojeng yang membaca puisi “Ode Buat Negeri” karya Yudhistira Sukatanya. Masih ada pembaca puisi lainnya, yakni Faisa Aljaedy, Suprapto Budisantoso, Muhammad Idris “Baba Ong’,
Ahmadi Haruna, dan Irwan Parawansah. Menariknya, meski diberi label puisi merdeka, beberapa penyair justru memadukan suasana pandemi Covid-19 dengan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini.

Moh. Hasan Sijaya di hadapan para seniman, malam itu, mengatakan bahwa dirinya rindu sebuah tempat untuk berkumpul. Tempat itu untuk mengekspresikan potensi kesenimanan, baik nyanyi, baca puisi, menari, melukis dan lainnya. Karena itu DPK Provinsi Sulsel siap memfasilitasi dengan menjadikan Taman Baca Lontaraq Masjid Ashabul Jannah, sebagai panggung pertunjukan.

“Mimpi saya, taman baca ini jadi tempat nongki kita,” kata Moh. Hasan Sijaya.

Dengan merendah dia menambahkan bahwa taman baca yang berada di kantornya itu memang tempatnya agak sempit. Tapi apabila hati kita luas dan terbuka menerima setiap orang yang datang maka panggung ini akan terasa melebihi luasnya lapangan Karebosi. Dia juga menyampaikan bahwa DPK Provinsi Sulsel itu menyikapi apa yang menjadi pikiran dan kegelisahan seniman dan budayaan di daerah ini.

Mengakhiri acara malam itu, Moh. Hasan Sijaya membawakan puisi berjudul “Merdeka Itu” yang berkisah tentang peran strategis perpustakaan sebagai episentrum gerakan literasi. Puisi tersebut merupakan ciptaan Rusdin Tompo, yang malam itu juga hadir membacakan puisinya berjudul “Surat untuk Bung Karno”.(jalu)

read more
DaerahNews

Lantik Pejabat Eselon Tiga dan Empat, Prof Rudy Ingatkan ASN Harus Netral

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin melantik sejumlah pejabat Eselon Tiga dan Eselon Empat di Kantor Balaikota Makassar, Jumat (4/9/2020). Pada acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkup Kota Makassar tersebut sebanyak sembilan belas pejabat Eselon tiga dan tiga belas pejabat Eselon Empat yang dilantik.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy menekankan kepada pejabat yang dilantik agar mencurahkan sepenuh hati waktu dan tenaga untuk melayani masyarakat sesuai sumpah sebagai Aparat Sipil Negara. Selain itu, Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga netralitas dengan tidak melibatkan diri kedalam proses politik, khususnya Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar yang saat ini tengah berlangsung.

“Biarkan proses Pilwali berjalan dengan aman, damai dan lancar. Kita sebagai ASN jangan terpengaruh dan mengganggu kerja-kerja kita dalam melayani masyarakat. Sudah berulang kali saya katakan, jaga netralitas ASN” ujarnya.


Menurutnya, proses mutasi didalam birokrasi pemerintah itu merupakan hal yang biasa dan lumrah terjadi. Hal ini dilakukan untuk lebih mengoptimalisasi kinerja layanan yang lebih baik kepada warga Kota Makassar.

“Masyarakat selalu menunggu dan berharap kita bekerja lebih cepat dalam menghasilkan karya nyata, meningkatkan kualitas layanan publik. mengangkat kesejahteraan dan perekonomian” lanjutnya.

Prof Rudy juga meminta kepada pejabat lama dan yang baru dilantik agar bekerja lebih profesional dan bertanggungjawab terhadap amanah yang di berikan.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pemkot Makassar Siapkan Perwali 53 Terkait Protokol Kesehatan di Pesta Pernikahan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan Peraturan Walikota Nomor 53 yang mengatur tentang tata cara penyelenggaraan pesta pernikahan di hotel maupun di gedung-gedung pertemuan dengan protokol kesehatan. Hal tersebut diungkapkan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin saat melakukan pertemuan dengan Pengurus Karang Taruna Makasar di Kantor Walikota Makassar, Kamis (3/9/2020).

“Kita sedang menyiapkan Peraturan Walikota Nomor 53 dimana salah satu item didalamnya mengatur tentang bagaimana protokol kesehatan diterapkan pada kegiatan-kegiatan pertemuan didalam ruangan, termasuk pesta pernikahan di hotel atau digedung-gedung pertemuan” ujar Prof Rudy.

Namun meskipun nantinya pesta pernikahan sudah dibolehkan, menurut Prof Rudy harus tetap dipastikan protokol kesehatan di terapkan, misalnya tidak boleh ada makan minum, karena potensi penularan virus sangat mungkin terjadi jika terjadi interaksi tanpa menggunakan masker.

“Jika ada proses makan minum maka otomatis buka masker, apalagi jika ada musik yang diputar, maka jarak akan semakin rapat saat melakukan interaksi. Ini yang tidak kita inginkan. Makanya setiap 30 orang minimal ada satu petugas hotel yang mengawasi selama proses pesta pernikahan perlangsung” ujarnya.

Prof Rudy juga menegaskan telah menyiapkan sanksi tegas terhadap pengelola hotel dan gedung pertemuan yang melanggar protokol kesehatan saat menggelar pesta pernikahan.

“Sanksinya tegas, mereka tidak dibolehkan lagi menggelar pesta pernikahan jika terbukti terjadi pelanggaran protokol kesehatan” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Irwan Ade Saputra menyampaikan komitmennya untuk menjadi bagian dari gerakan bersama penanganan Covid-19 di Kota Makassar, termasuk menjadi edukator ditengah masyarakat dalam membudayakan protokol kesehatan.

“Sejak awal pandemi, Karang Taruna sudah terjun ditengah masyarakat bersama stakholder lainnya untuk mengajak menggunakan masker, menjaga jarak dan rutin cuci tangan. Alhamdulillah saat ini tingkat kepatuhan masyarakat kita semakin baik, meskipun masih ada yang belum memperlihatkan kepedulian” ujarnya.

Karang Taruna selaku organisasi sosial kemasyarakatan menurut Irwan saat ini tengah bergerak bersama unsur pemerintah serta stekholder lainya, melakukan edukasi di setiap kelurahan
termasuk di zona yang saat ini masih dianggap rawan terjadinya penularan virus.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 198 199 200 201 202 222
Page 200 of 222