close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Prof Rudy Minta Proyek Pedesterian Tanjung Bunga Selesai Tepat Waktu

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin berharap proses pembangunan pedesterian Tanjung Bunga berjalan lancar, berkualitas dan bisa selesai tepat waktu. Hal ini diungkapkan Prof Rudy saat di mintai keterangan oleh sejumlah wartawan di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Senin (12/10/2020).

Menurutnya, proyek pedesterian Tanjung Bunga merupakan salah satu harapan Pemkot Makassar dalam memicu pergerakan ekonomi, termasuk mendorong pariwisata dan iklim investasi di Kota Makassar.

“Tentu saja kita berharap pengerjaannya selesai tepat waktu agar masyarakat bisa segera menikmatinya. Dan yang terpenting, sebagai salah satu ikon baru di Kota Makassar ini, kawasan pedesterian Tanjung bunga mampu menjadi stimulus bergeraknya ekonomi masyarakat yang saat ini tengah lesu akibat pandemi” ujar Prof Rudy.

Selain pedesterian Tanjung Bunga, Prof Rudy juga berencana merevitalisasi pantai Losari agar masyarakat merasa lebih nyaman saat berkunjung ke salah satu ikon utama Kota Makassar tersebut.

“Insya Allah, kita usahakan pengerjaannya dilakukan tahun ini melalui anggaran parsial. Kita berharap Pantai Losari sebagai salah satu spot wisata di Kota Makassar bisa betul-betul memberi kepuasan kepada siapapun yang datang berkunjung” lanjutnya.

Prof Rudy berharap Anjungan Pantai Losari bisa menjadi kawasan terbuka yang betul-betul nyaman, dan mendorong wisatawan yang pernah datang merasa puas dan selalu tertarik untuk datang lagi berulang kali.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kades Jenetallasa: Mengubah Hutan Jadi Desa Wisata

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Kawasan ini tadinya hutan, lalu kami tata jadi Kampung Rewako dengan konsep desa wisata,” cerita Asrul, ST, MM, Kepala Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Minggu, 11 Oktober 2020.

Kawasan hutan yang sudah disulap jadi tempat wisata menarik itu, luasnya 2 hektare. Untuk ke lokasi ini, kita masuk melalui pintu gerbang desa yang berada di depan Stadion Kalegowa. Sejak diubah menjadi lokasi wisata, hutan ini telah dikunjungi banyak kalangan, di antaranya Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo.

Para pengunjungi datang untuk berbagai keperluan. Ada yang hanya berfoto dan menikmati suasana alami hutan yang rimbun. Ada juga yang datang untuk mengikuti kegiatan yang diadakan organisasinya.

Seperti hari itu, terlihat ada pertemuam yang diadakan di bawah rumah pohon mangga yang lagi berbuah. Pertemuan diadakan oleh Forum Silaturahmi Pembina (Fosipa) TK-TPA yang menghadirkan para kepala unit TK-TPA se-Kecamatan Pallang.

Menurut Nirwana dan Darmianti, dari Brigade BKPRMI Kecamatan Pallangga, Fosipa ini biasanya dilaksanakan di masjid-masjid. Untuk pertama kalinya dilakukan di luar ruangan atau outdoor.

“Suasana yang disajikan di tempat seperti ini, selain memberikan kesejukan tentu penyajian materinya akan lebih santai,” kata mahasiswa UIN Alauddin tersebut.

Asrul, saat membuka acara Fosipa itu mengatakan, Desa Jenetallasa terbuka untuk dikunjungi dan bekerjasama demi kemajuan masyarakat. Kepala Desa yang sarjana arsitek itu mengakui masih butuh promosi dan publikasi untuk memperkenalkan desa wisatanya. Salah satu caranya, ia biasa dicari warga di sini jika ada keperluan di kantor desa. Lokasi Kantor Desa Jenetallasa memang hanya beberapa meter dari Kampung Rewako tersebut.

Kawasan hutan ini, pada sisi timurnya terdaoat persawahan, sedangkan pada sisi barat dan utaranya dikelilingi rumah-rumah warga. Memang ada perkampungan di sekeliling namun begitu, suasana hutan, seperti suara siulan burung dan bunyi-bunyian dari hewan khas hutan sangat terasa.

“Tadinya kawasan ini dominan hutan jati, lalu ada ide menjadikannya sebagai kampung wisata yang juga punya dampak ekonomi,” jelas Asrul.

Saat dikembangkan jadi desa wisata, pohon-pohon yang ada tidak ditebang. Kondisi dan alur hutan diikuti, kalau ada space kosong di situ dibangun gazebo. Tak hanya pohon jati, di sini juga ada pohon taeng, pohon gamasi, pohon kenari, sukun, enau, langsat, nangka. Kelapa, dan kecapi. Pohon monstera yang lagi populer juga terlihat tumbuh merambat di beberapa batang pohon yang usianya mungkin sudah ratusan tahun.

“Ini masih hutan asli, satu-satunya yang masih tersisa di Kecamatan Pallangga,” kata seorang warga.

Desa wisata Kampung Rewako ini punya banyak fasilitas, yang bisa dijadikan sebagai spot foto. Ada rumah pohon, kebun jati, kebun mini, tempat parkir sepeda, dan lapangan olahraga. Selain itu juga ada kebun ketahanan pangan, bank ternak, posko logistik, budidaya ikan dalam ember (Budikdamber), dan taman baca.

Aspek yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan UMKM juga diperhatikan. Di sini ada Sekretariat Karang Taruna, Pos FKPM, pelayanan kesehatan, rumah tenun, Posyandu, dan warung kopi. Asrul mengakui, pengembangan desa wisata ini banyak mendengar masukan dari tokoh masyarakat dan warganya.

Adanya partisipasi masyarakat dibuktikan melalui pengelolaan desa wisata ini. Menurut Parno, warga Desa Jenetallasa, yang menjaga kebersihan semuanya warga. Mereka menyapu dan menyiram tanah serta tanaman biar pengunjung selalu merasa nyaman. Juga rutin memberi makan ikan yang ada di kolam, seperti ikan nila dan ikan mas.

Di area ini juga dipasang banyak papan informasi yang mengingatkan pengunjung tetang pentingnya mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19.(jalu)

read more
DaerahNews

Berbagi ke Panti Asuhan, Wagub Sulsel Apresiasi Masika Care

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Berlangsung di Halaman Kampus Pascasarjana Institut Bisnis dan Keuangan Nitro di Jalan Prof. Dr. Abdurrahman Basalamah, Kota Makassar, berlangsung acara Masika Fest 2, Sabtu (10/10/2020).

Kegiatan itu dilaksanakan oleh Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) Orwil Sulawesi Selatan.

Masika Fest 2 ini mengusung tema yakni “Peduli, Berkarya dan Bersinergi Membangun Masyarakat yang Kuat di Tengah Pandemi Covid-19”.

Agenda ini merupakan rangkaian 27 Tahun Masika ICMI yang jatuh pada tanggal 8 Oktober 2020. Untuk diketahui, tanggal 8 oktober 1993 melalui Pertemuan Nasional I di Puncak Cisarua, Bogor, Masika ICMI dideklarasikan sebagai bagian dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia oleh Presiden BJ Habibie, waktu itu.

Salah satu rangkaian Masika Fest 2 ini adalah kegiatan ‘Masika Care’. Masika Care ini dengan beberapa agenda diantaranya, gerakan 1000 masker untuk panti asuhan; paket kebutuhan pokok untuk panti asuhan; serta gerakan 1000 vitamin untuk panti asuhan.

Ketua Masika ICMI Sulsel, Ardiansyah S. Pawinru mengatakan, bahwa Masika Fest ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Masika ICMI Sulsel.

“Kami bekerjasama dengan Relawan Milenial Makassar, Kimia Farma dalam Masika Care ini. Dengan fokua kami kepada Panti Asuhan di Makassar, karena juga terdampak dalam pandemi covid-19,” ungkapnya.

Selain Masika Care, adapun kegiatan lainnya dalam Masika Fest 2 ini seperti Sekolah Pemilu Masika ICMI Sulsel bekerjasama dengan KPU Sulsel dan Bawaslu Sulsel ; Zoominar Nasional dengan tema Membincang Indonesia di Masa Pendemi 17 Oktober 2020; lomba penulisan esai dan opini tentang pandemi dan Indonesia; dialog kepemudaan dan pendidikan bersama para stakeholder 27 Oktober 2020.

Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman turut hadir dalam Masika Care ini. Ia pun mengaku, mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Masika ICMI Sulsel yang berkaitan dengan kondisi saat ini.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, Ia pun mengajak, untuk bersama bersinergi dan bersatu untuk berjalan membantu sesama masyarakat.

Andi Sudirman mengaku, selalu mensupport organisasi-organisasi yang memiliki kegiatan yang sifatnya untuk masyarakat luas.

“Saya tidak mau ada sekat dengan kegiatan untuk masyarakat banyak atau organisasi yang menjadi leading dalam kegiatan itu. Saya akan memaksimalkan waktu untuk mereka. Saya tertarik untuk kegiatan-kegiatan bermanfaat untuk masyarakat umum,” ungkapnya.

Dirinya pun mengajak Masika ICMI untuk ikut agenda yang akan dilakukannya di Pulau Lakkang, Makassar.

“Kita akan mencoba visit Pulau Lakkang. Kita ingin semua organisasi ikut melihat apa yang dapat dilakukan di sana, kedepan kita bisa bersinergi,” pintanya.

Diakhir acara, dilaksanakan secara simbolis penyerahan bantuan paket kebutuhan pokok dan masker dari Wagub Sulsel kepada Ketua Masika ICMI Sulsel. Yang kemudian akan dibagikan ke beberapa Panti Asuhan di Makassar.

Turut hadir diantaranya Pimpinan Kimia Farma Makassar, Direktur Pascasarjana Pascasarjana Institut Bisnis dan Keuangan Nitro.(jalu)

read more
DaerahNews

BPK Rilis Hasil Pemeriksaan Pendahuluan, Wagub Sulsel Akui Ini Jadi Bahan Evaluasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan menggelar pertemuan secara virtual, Selasa (6/10/2020).

Pertemuan itu dengan agenda Exit Meeting Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja atas Penanganan Pandemi Covid-19 Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2020 pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Diikuti oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman; Sekretaris Provinsi Sulsel; Inspektorat Sulsel; Dinas Kesehatan Sulsel; BPBD Sulsel; serta tim Pemeriksa BPK RI Sulsel.

Wakil Penanggungjawab Tim Pemeriksa BPK Sulsel, Suhardi menyampaikan, pemeriksaan atas Penanganan Pandemi Covid-19 ini telah dilakukan sejak tanggal 10 September.

“Tim Pemeriksa ini ada tiga tim. Yaitu di Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros,” ujarnya.

Suhardi menyampaikan, bahwa BPK menemukan yang menjadi catatan dan akan memberikan rekomendasi untuk perbaikan.

“Ini baru tahap pendahuluan. Nanti bisa jadi perubahan-perubahan untuk perlu diperdalam lagi,” ujarnya.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kondisi pandemi Covid-19. Mewakili Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, dirinya memberikan support terhadap BPK RI.

“Proses pemeriksaan adalah sistem keterbukaan dan transparansi data, saling berdampingan untuk membuka sejelas-jelasnya apa yang harus dikerjakan,” akunya.

Dirinya berharap, “hasil pemeriksaan ini untuk perbaikan sistem dalam penanganan pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Ia pun meminta OPD Lingkup Pemprov Sulsel untuk membantu BPK untuk kebutuhan data dan rincian informasi yang dibutuhkan kedepannya.

Usai memberikan sambutannya, Tim Pemeriksa BPK RI memaparkan, hasil identifikasi permasalahan.

Menanggapi hasil pemeriksaan pendahuluan BPK, Wagub Sulsel mengatakan, bahwa catatan-catatan ini nantinya untuk perbaikan sistem.

“Seperti standar pelayanan rumah sakit, sampel-sampel, dan SOP-SOP serta catatan lainnya. Ini menjadi catatan untuk evaluasi kedepan,” imbuhnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Terima Kunjungan Kakanwil Kemenag Sulsel, Wagub Bahas Persiapan MTQ Tingkat Nasional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan, Khaeroni mengunjungi Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Kota Makassar, Selasa (6/10/2020).

Ia didampingi oleh jajaran Kemenag Sulsel diantaranya Kabag TU, Kabid PHU, Kabid PAIS disambut oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Turut hadir dalam pertemuan ini, Kepala Biro Kesra Sulsel.

Dikatakannya, bahwa kunjungan ini dalam rangka silaturahmi. Mengingat, Khaeroni baru saja menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Sulsel pada 15 September 2020 setelah dilantik oleh Menteri Agama RI, Fachrul Razi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Khaeroni menyampaikan jejak karirnya yang sebelum di Sulsel sempat menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Salatiga. Dan juga sempat bertugas di Kendari.

Mereka pun membahas terkait Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Yang bisa menjadi masukan untuk pelaksanaan MTQ selanjutnya.

“Kunjungan kami untuk silaturahim bersama pak Wagub. Kami meminta masukan,” ujarnya.

Mereka pun membahas kondisi pandemi Covid-19 di Sulawesi Selatan. Dengan kasus terkonfirmasi (positif) yang melandai.

Menanggapi hal itu, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, “Alhamdulillah, Rt (angka reproduksi) kami turun 0,76. Hal itu juga karena adanya operasi yustisi dari gabungan TNI, Polri dan Satpol PP,” ungkapnya.

Selain itu, hal itu karena adanya sikap disiplin dari masyarakat Sulawesi Selatan.

“Kami menerima audiens Bapak Drs. H. Khaeroni, M.Si selaku Kakanwil Agama sebagai pejabat baru di lingkup Provinsi Sulawesi Selatan. Semoga bisa bersinergi bersama Pemprov Sulsel untuk kemaslahatan bersama,” tuturnya.

Pemprov Sulsel, kata dia, mempersiapkan lebih matang kafilah yang akan melaju pada MTQ Tingkat Nasional ke 28 di Padang Sumatra Barat bulan November mendatang.

“Kami melakukan pelatihan secara virtual untuk kafilah dengan menghadirkan pelatih Nasional,” katanya.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an ( LPTQ) Sulsel ini pun akan memberikan reward untuk kafilah asal Sulsel yang bisa meraih juara 1, 2 dan 3 dalam MTQ Tingkat Nasional nantinya.(jalu)

read more
DaerahNews

Satgas Covid-19 Sebut Sulsel Bebas Zona Merah, Wagub : Berkat Kerja Bersama

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kabar baik dari Sulawesi Selatan. Kabar terbaru menyebutkan, jika Sulsel tidak lagi tercatat sebagai wilayah yang berstatus zona merah.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, jika dua Provinsi yakni Jawa Timur dan Sulawesi Selatan tidka lagi berstatus zona merah.

“Dari segi zona risiko, kabupaten/kota zona merah di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan pada pekan ini seluruhnya sudah berpindah menjadi zona oranye. Ini artinya tidak ada lagi zona merah,” kata Juru Bicara Satgas, Wiku Adisasmito, Selasa 6 Oktober 2020.

Wiku menyampaikan apresiasinya kepada dua wilayah tersebut. Hal baik ini diharapkan juga diikuti daerah-daerah lain. “Ini adalah prestasi yang luar biasa dari dua provinsi ini,” akunya.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman turut senang atas kabar itu. Dirinya berharap Sulsel bisa tidak lagi zona merah ataupun bisa meningkatkan status pada zona hijau.

Upaya yang dilakukan Pemprov Sulsel bisa membuat angka positif (terkonfirmasi) tampak melandai dan angka kesembuhan yang tinggi. Seperti data harian Covid-19 tanggal 6 Oktober 2020, sulsel tercatat terjadi penambahan kasus positif (terkonfirmasi) 46, dengan angka kesembuhan 200 dan 0 angka kematian.

Untuk angka reproduksi (Rt), per 4 Oktober 2020, Sulawesi Selatan paling rendah di Indonesia. Dengan Rt 0,76.

Upaya intervensi sektor hulu dan hilir menjadi langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Salah satunya melalui program Duta Wisata Covid-19.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, “Alhamdulillah, Sulawesi Selatan sudah keluar dari zona merah,” ucapnya.

Dirinya pun mengakui, bahwa hal ini tentunya berkat kerja bersama dari sektor hulu dan hilir.

“Kami memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih ke seluruh Tim Hulu diantaranya Operasi Yustisi yang melibatkan TNI, Polri dan Satpol-PP; Program Swab Gratis, Dinkes/Nakes, Duta Wisata Covid-19, serta jajaran Pemda/Pemkot. Hal itu pula untuk tim dari sektor Hilir diantaranya tim Nakes, Management RS dan lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, “Ini kerja tim kerja bersama dan semangat bersama. Ini belum usai tapi kita sudah di jalan yang benar dan progresif,” tegasnya.(jalu)

 

read more
DaerahNews

Akan Gelar Silatnas, Pengurus Adpertisi Sowan Ke Wagub Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyambut kehadiran pengurus Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Adpertisi).

Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, pertemuan itu digelar secara terbatas dan tetap menggunakan masker di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Senin (5/10/2020).

Ketua Adpertisi, Buyung menyampaikan maksud dan tujuan berkunjung ini untuk sowan kepada Wagub Sulsel. Mengingat Adpertisi berkantor pusat di Kota Makassar.

Dalam kesempatan itu pula, Buyung memperkenalkan rekan-rekan pengurus yang mendampinginya.

Ia pun menyampaikan rencana silaturahmi nasional (Silatnas) Adpertisi Tahun 2020. Yang menjadi salah satu agenda, yakni Webinar.

“Kami meminta kesediaan bapak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan untuk hadir dalam seminar (Webinar) kami,” ujarnya.

Hadirnya Adpertisi bertujuan untuk mewadahi PTS dalam bergerak bersama utamanya pada aktivitas-aktivitas yang berdasar pada Tri Darma perguruan tinggi dan menilai kinerja para dosen.

Ia pun memaparkan beberapa kegiatan-kegiatan Adpertisi. “Diantaranya PKM (pengabdian pada masyarakat) di Kabupaten Takalar, terkait masalah kesehatan dan lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyambut baik kegiatan-kegiatan Adpertisi. Terlebih yang menyangkut tujuan ke masyarakat.

Dirinya menyarankan, “membuat kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. Misalnya pameran atau pasar-pasar UMKM-UMKM untuk masyarakat. Lakukan pendampingan untuk pelaku-pelaku UMKM rumah tangga,” ujarnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Kunker Pansus DPRD Sulsel, Prof Rudy Berharap Rencana Tata Ruang Berorientasi Investasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin berharap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sulawesi Sulawesi Selatan tahun 2020-2040 berorientasi investasi dan pariwisata. Menurutnya,

pertumbuhan sebuah wilayah sangat ditentukan oleh sistem konsep tata ruang yang ada di dalamnya. Hal ini disampaikan Prof Rudy saat menerima kunjungan kerja pansus DPRD sulsel, Ranperda Tata Ruang Sulsel 2020-2040 di Balaikota Makassar, Senin (5/10/2020).

“Tata ruang yang baik itu adaptif terhadap perubahan, mempermudah gerakan investasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. RTRW juga merupakan basis data dalam mengambil kebijakan” ujar Prof Rudy.

Menurutnya, tata ruang Kota Makassar idealnya berwawasan investasi dan pariwisata sesuai dengan potensi yang dimiliki.

“Dinamika pembangunan Makassar tidak bisa berdiri sendiri, tapiterkait dengan isu-isu terkini mengenai arah pergerakan ekonomi global yang mempengaruhi sejumlah elemen seperti tata ruang. Sektor investasi dan pariwisata menjadi titik tolak dalam menyusun tata ruang” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy juga menyampaikan dukungannya terhadap langkah tim pansus yang kini terus bekerja menghasilkan RTRW demi optimalisasi pembangunan di Sulsel, termasuk di Kota Makassar.

Sementara itu, Ketua pansus RTRW DPRD Sulsel, Rahman Pina mengatakan
sejumlah isu strategis yang menjadi titik perhatian di Makassar oleh tim pansus yang di pimpinnya yakni terkait reklamasi, pembangunan New Port, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir, pembangunan jalan Mamminasata, dan beberapa hal starategis lain.

“Makassar merupakan kiblat Sulawesi Selatan dan Indonesia timur. Olehnya rancangan RTRW tentu kita konsultasikan dulu dengan pemkot sebelum di tetapkan”
Ujar Rahman Pina.

Selain Rahman Pina, sejumlah tim Pansus RTRW Sulsel hadir yakni Fadriaty AS, John Rende Mangontan, Suwardi Haseng, Ady Ansar, Andre Prasetyo Tanta, H. Irwan dan lain-lainnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Hadiri Kalla Meet, Prof Rudy Minta Pengembangan Sektor Pariwisata

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin hadir dalam acara Kalla Meet (Mind, Education, Exhibition, Talks) yang di adakan oleh Kalla Development & Constructure di Mall Nipah Makassar, Sabtu (3/10/2020).

Kalla Meet ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pengunjung mengenai produk dan jasa unit-unit bisnis yang berada di bawah naungan Kalla Development & Construction dengan menghadirkan beberapa stand perumahan yang di tawarkan di Kota Makassar.

Pj Wali Kota Makassar dalam sambutannya meminta agar pihak Kalla dapat bersinergi dengan pemerintah untuk bersama-sama memperbaiki roda perekonomian dengan mengembangkan sektor pariwisata.

“Tugas kita saat ini menjaga diri agar tidak terpapar virus covid-19 dan juga tidak terkapar akibat perekonomian yang tidak berjalan. Mari bersama kita bangun Makassar dengan pengembangan pariwisata. Hadirkan inovasi yang bisa memikat para investor”,ungkapnya.

Usai memberikan sambutannya, nampak Prof Rudy Djamaluddin mengelilingi stand perumahan dan properti yang mengambil bagian dari acara tersebut sekaligus juga mengunjungi pameran hasil kerajinan tangan UMKM binaan Dekranasda Kota Makassar yang menghadirkan olahan enceng gondok juga kreasi perak.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Disambut Wagub Sulsel, Komisi VIII DPR RI Serap Masukan RUU Penanggulangan Bencana

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI bidang Agama dan Sosial melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan. Rombongan Kunjungan kerja spesifik Panja Komisi VIII DPR RI mengenai RUU Tentang Penanggulangan Bencana.

Mereka terdiri dari Ketua Tim yang juga selaku Wakil Ketua Komisi, M. Ihsan Yunus dan Moekhlas Sidik beserta Anggota Komisi yakni John Kenedy Azis; Jefry Romdonny; Lisda Hendrajoni; Maman Imanul Haq; Buchori Yusuf; M. Ali Taher.

Dalam kunjungan kerja ini, berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jum’at (2/10/2020). Rombongan disambut oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Turut hadir dari Bappelitbangda, Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan; beserta Lembaga Penyandang Disabilitas dan LSM.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, beberapa kasus bencana alam di Sulawesi Selatan. “Seperti bencana banjir bandang di Luwu Utara ada 14 ribu yang mengungsi; bencana di Kabupaten Jeneponto longsor dan menimbung rumah; dan Kabupaten Bantaeng terjadi banjir dan merusak infrastruktur. Di Luwu Utara kita buat hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara),” ujarnya.

Bencana-bencana alam ini, kata dia, tidak bisa diprediksi dan menjadi ujian yang harus diwaspadai dengan mitigasi bencana. Ia pun mengaku, bahwa kehadiran DPR RI ini sangat antusias, untuk membahas terkait masukan-masukan untuk pembahasan Rancangan Undang-undang penanggulangan bencana. Yang akan memperbaharui UU Nomor 24/2007, mengingat bencana non alam seperti pandemi Covid-19 belum termasuk dalam UU tersebut.

Andi Sudirman melaporkan, upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam kondisi pandemi Covid-19. Upaya hulu dan hilir terus dilakukan intervensi Pemprov Sulsel. Mulai dari peningkatan RS rujukan Covid-19; massif tes; hadirkan laboratorium PCR di Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta menghadirkan program Duta Wisata Covid-19.

“Duta Wisata Covid-19 ini dilakukan karantina bagi ODP, OTG di Kabupaten/Kota untuk dibawa di Makassar di isolasi di hotel-hotel (program Duta Wisata Covid-19). Jadi dilakukan intervensi di hotel-hotel. Yang kami pikirkan di daerah harus pertahankan pangan dan menjaga zona hijau,” jelasnya.

Ia pun berharap Indonesia memiliki UU spesifik yang mengatur tentang kebencanaan.

“Diantaranya yang mengatur kriteria penerapan status darurat bencana alam dan non alam; kajian, Edukasi/Simulasi Fire drill Kebencanaan, Pencegahan, Mitigasi, Penanganan/Pemulihan, Alokasi/Realokasi anggaran, Pengadaan Barang dan Jasa, Perbendaharaan dll; SOP, Satgas dan Matrix Tupoksi dan Timeline; serta Inventaris dan sarana pendukung. Kita harap nantinya untuk masalah refocusing, jika terjadi bencana, maka Pemerintah bisa lakukan refocusing APBN/APBD jika dibutuhkan dan BTT (Bantuan tidak terduga) tidak mencukupi, bisa melakukan refocusing tanpa persetujuan DPR lagi,” pintanya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ihsan Yunus menyampaikan, bahwa kunjungan Panja Komisi VIII DPR RI ini untuk mendengarkan masukan-masukan dari OPD, serta lembaga-lembaga dan Civitas Akademika untuk RUU Penanggulangan Bencana.

“Ini penting diubah (revisi UU Nomor 24/2007), untuk disesuaikan dengan kondisi terkini. Seperti bencana non alam seperti pandemi covid-19, belum ada landasan hukumnya,” jelasnya.

Ia pun mengapresiasi inovasi Pemprov Sulsel. “Saya senang dengan Program Duta Wisata Covid-19. Baru saja dilakukan BNPB untuk memberikan fasilitas hotel untuk isolasi mandiri, ternyata Sulsel lebih duluan dan selalu terdepan,” ungkapnya.

Dirinya pun mengaku senang atas masukan-masukan dari semua pihak yang hadir. “Kehadiran kami untuk menggali informasi dan masukan dari seluruh lini masyarakat. Bisa jadi permulaan masukan kami untuk Undang-Undang yang akan kita rancang jadi kaya integral dan holistik. Kita berharap bisa segera disahkan menjadi Undang-undang,” imbuhnya.(jalu)

read more
1 198 199 200 201 202 227
Page 200 of 227