close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Bawa Bantuan Sembako, Wagub Sulsel Kunjungi Lokasi Kebakaran di Pannampu

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi lokasi kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di belakang Pasar Pannampu Jalan Indah 4,  RT.05/ RW.06, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (23/8/2020) sore.

Diketahui, peristiwa kebakaran ini dilaporkan terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WITA. Diduga akibat arus pendek listrik.

Menyusuri lokasi kebakaran, dirinya berjalan kaki. Mengingat harus melewati pasar yang masih padat kendaraan maupun warga.

Ia diterima oleh Lurah Pannampu, Abd. Muis. Mendampingi melihat lokasi yang hanya tersisa puing-puing kebakaran. Serta mengunjungi posko bantuan yang berada di lokasi.

Orang nomor dua di Sulsel ini pun membawakan bantuan berupa sembako untuk korban kebakaran.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berpesan, agar masyarakat bersabar menghadapi ujian ini. “Sabar ki,” ungkap Andi Sudirman.

Lurah Pannampu, Abdul Muis mengatakan, “Kami mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih atas kunjungan bapak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan,” ujarnya.

“Saya kira kunjungan bapak Wakil Gubernur ini menjadi suatu bentuk support bagi warga untuk tetap sabar,” jelasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Buka Webinar Membantu Spiritual Leadership, Ini Pesan Wagub Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) Pengurus Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Periode 2020 – 2024, Sabtu (22/8/2020).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Webinar Nasional ini diikuti 314 peserta dengan mengusung tema yakni “Membangun Kepemimpinan Spiritual (Spiritual Leadership)”.

Dirinya mengaku, bahwa selalu mendorong terbentuknya pemimpin yang paham kepemimpinan menurut assyiasyah syar’iyah.

“Karena saat ini, kita tidak krisis kepemimpinan orang-orang yang pintar, orang-orang yang hebat dan yang punya pengalaman. Tetapi  krisis kita saat ini adalah krisis moral kepemimpinan dan bagaimana memahami tentang asas kemaslahatan dan kemudharatan dalam Islam untuk mengambil sebuah kebijakan,” jelasnya.

Dalam sambutannya kepada para peserta webinar yang sebagian besar adalah mahasiswa, meminta, agar kehadiran Masjid kampus bisa melahirkan calon pemimpin pemimpin yang paham akan assyiasyah syar’iah.

“Masjid jangan membuat gerakan anti pati kepada pemerintah. Ini tidak diajarkan dalam agama kita. Saya berharap wadah ini mengajarkan untuk nasionalisme yang baik,” akunya.

Wagub Sulsel pun mendorong agar Perguruan Tinggi membuka jurusan Politik Islam (Politik Syariah).

Webinar Nasional “Membagun Spiritual Leadership” menghadirkan narasumber yakni, Ketua Senat Akademik ITB yang juga Ketua AMKI Pusat, Prof. Ir. Hermawan; Wakil Ketua AMKI Sulsel sekaligus Dosen UIM Makassar, Prof. Dr. Ir. Mir Alam Beddu; dan Dosen UMM Malang yang juga Penulis Buku Spiritual Leadership, Prof. Dr. Tobroni

Diketahui, AMKI adalah Asosiasi Masjid Kampus Indonesia yang memliki program dasar menyangkut pemberdayaan ekonomi di antaranya, pengelolaan zakat, infak dan shadaqah, pendirian koperasi, pengkajian, pembinaan dan bimbingan untuk pengusaha kecil dan menengah, menyelenggarakan Baitul Maal masjid kampus, membangun jaringan ekonomi masjid kampus, mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk aktivis masjid kampus dan mengelola penerbitan.(jalu)

read more
DaerahNews

RRI Makassar Adakan Lomba Bercerita Tentang Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Kapan kita bisa bersekolah lagi? Kenapa bisa ada wabah seperti ini,” tanya Lady Valeska Kristian, dari SDN Percontohan PAM, melalui rekaman suaranya yang diputar di dalam Ruangan RRINet RRI Makassar, Rabu (19/8/2020).

Murid kelas VI yang hobi bermain ukulele itu, memerupakan peserta Lomba Bercerita Anak Secara Virtual, bertema “Merdeka dari Covid”, Tingkat RRI Makassar. Ketua Panitia, Hamka, mengatakan bahwa peserta lomba ini terdiri dari murid-murid kelas 3-6 SD yang berasal dari beberapa daerah di Sulawesi Selatan, yakni Makassar, Gowa, dan Bantaeng.

Semua rekaman suara peserta diperdengarkan dalam ruangan dengan akustik suara yang baik itu. Kepala Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar, Maladi Amin, SH, MH, ikut mendengarkan saat rekaman diputar bersama sejumlah staf dan dewan juri. Juri lomba terdiri dari Rusdin Tompo, aktivis anak, yang juga Ketua Forum Komunikasi Pemerhati (FKP) RRI Makassar, Bahtiar, mantan Kepala Seksi Pro4 RRI yang biasa mengasuh program-program sastra dan budaya, serta Abdul Hakim Daeng Ngalle, dari unsur pendongeng.

Beberapa peserta tampil kreatif. Seperti Muhammad Aqila Nesha Tenripata Ahyar, murid Kelas IV SD Islam Mafaaza. Peserta asal Kabupaten Gowa ini bercerita dengan gaya pasinrilik yang diiringi dengan kesok-kesok.  Dia mengibaratkan Corona seperti perampok yang mengambil celengannya.

Ide cerita dan imajinasi anak-anak kadang membuat pendengar di dalam ruangan tersenyum, bahkan tertawa. Kelucuan khas anak-anak terbangun dalam theatre of mind pendengar, yang memang merupakan kekuatan dan karakteristik radio.

Ada peserta yang menggunakan dialek Makassar saat bercerita tentang ibunya yang sering berburu sinyal untuk membantunya belajar. Ada anak yang bercerita bahwa selama di rumah saja, dia merasa bosan karena hanya menatap handphone dan menonton televisi. Akibatnya, badannya bertambah gemuk dan pakaiannya terasa sempit

“Saya rindu teman-teman, para guru, dan ibu kantin,” ungkapnya, yang langsung membuat para juri dan panitia tertawa.

Anak-anak rata-rata menganggap ke sekolah lebih menyenangkan karena bisa bertemu teman-teman dan guru-gurunya. Mereka terkesan sangat memahami perlunya menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Meskipun setiap peserta hanya diminta mengirim suara dan foto dirinya. Tapi ada juga yang mengirim dalam format video, membikin konten kreatif dengan teks di layar videonya, atau bercerita dengan menambahkan musik sebagai back soundnya. Durasi karya lomba bercerita ini antara 2 sampai 5 menit.

Penilaian lomba mencakup materi cerita, penghayatan, kreativitas dan harmonisasi. Hasil penilaian juri memutuskan Juara I Adinda Rasiyah (SDN Kompleks IKIP I), judul cerita “Merdeka dari Corona”, Juara II Andi Muhammad Huga Yusuf Husni, (SDN Borong), judul cerita “Merdeka Karena Corona”, sedangkan Juara III Lady Valeska Kristian (SDN Percontohan PAM) judul cerita “Kapan Ya Sekolah Lagi”.

Selain itu dipilih sepuluh karya terbaik peserta yang akan menambah koleksi Audio Library RRI.(jalu)

read more
DaerahNews

Pasar Modern Bakal Dibangun Di Makassar, Transaksi Menggunakan Sistem QR Code

LANGITKU NERWORKS, Makassar – PD Pasar Makassar Raya bakal membangun pasar modern pertama di Makassar. Pasar Kampung Baru yang berada di Jalan Pattimura, Kecamatan Ujung Pandang akan dirubah menjadi pasar modern sekalis menjadi objek wisata baru di Kota Makassar.

Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Basdir mengatakan, Pasar Kampung Baru dipilih menjadi pasar percontohan modern karena lokasinya strategis untuk para wisatawan. Pasar modern ini bakal menjadi pusat oleh-oleh Khas Makassar diantaranya kerajinan dan makanan serta kue tradisional.

“Pasar modern ini nantinya tidak ada lagi transaksi manual. Namun pembayaran menggunakan sistem QR Code atau transaksi digital. Mudahnya lagi, nantinya orang bisa belanja dari rumah saja dan tinggal diantarkan,” kata Basdir.


Basdir menjelaskan, tak hanya teknologi transaksinya akan berubah, namun pembangunan fisiknya juga menjadi lebih ikonik. Selian itu ruang terbuka hijaunya tetap diperhatikan. Sehingga para wisatawan betah berlama-lama di Pasar Kampung Baru.

“Kita juga bangun tempat nongkrong di lantai dua dengan konsep humanis. Selain untuk wisatawan, kita mencoba mengakomidir anak milenial. Nanti kita siapkan fasilitas agar mereka betah nongkrong disana,” jelasnya.

Menurut mantan legislator Makassar ini, pembangunan masih dalam tahap proses penyelesaian kontrak lahan Pasar Kampung Baru oleh ketiga. Setelah itu, pihaknya, akan melakukan pengukuran ulang dan uji beton untuk melakukan pembangunan disana.

“Insyallah tahun ini kita mulai pembangunannya. Saya sangat berterimakasih semua pihak yang mendukung program ini terutama kepada Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dan

Ketua Dekranasda Sulsel Hj Liestiaty F Nurdin yang terus memberikan masukan untuk kami,” pungkasnya.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Djamaluddin Raih Penghargaan di Puncak Peringatan Hari Anak Nasional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulsel menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Ruang Rapat Pimpinan Kabtor Gubernur Sulsel, Rabu (19/8/2020).

Acara ini dihadiri langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Bintang Puspayoga dan beberapa kepala daerah di Sulsel termasuk Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin.

Prof Rudy dan sejumlah kepala daerah menandatangani pakta integritas untuk terus mendukung dan memperjuangkan hak anak. Tak hanya itu, Pro Rudy juga dianugrahi penghargaan apresiasi atas komitnen Pemerintah Kota Makassar dalam mengembangkan dan mereplikasi pencegahan bullying di sekolah.

Menteri PPPA I Gusti Bintang Ayu Puspayoga dalam sambutannya meminta seluruh anak Indonesia memanfaatkan waktu di rumah untuk melakukan hal positif dan kreatif.

Pasalnya, dalam perayaan hari anak nasional (HAN) 2020 suasana pandemi Covid-19 masih menyelimuti sehingga mereka masih harus belajar dari rumah.

Hal tersebut membuat anak-anak tidak bisa pergi sekolah bertemu teman-teman, guru, bahkan tidak bisa bermain di luar rumah karena harus menjaga jarak.

“Kita dapat menghadapi ini semua. Manfaatkan waktu di rumah untuk hal-hal positif, kreatif, dan inovatif. Jadikan waktu luang untuk terus belajar dan mengembangkan diri dengan hati gembira,” ujar Bintang.

Dalam menghadapi kondisi saat ini, kata Bintang, anak-anak tidak sendiri. Sebab, teman-teman, guru di sekolah, serta orangtua juga merasakan hal yang sama.

Oleh karena itu, berjuang bersama untuk menjalankan adaptasi kebiasaan baru harus dilakukan.

“Kondisi sulit ini tidak akan menjadi hambatan kalian untuk meraih cita-cita, melainkan jadi tantangan untuk berpikir kreatif dan pantang menyerah,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Tenri A Palallo mengatakan, penghargaan yang diraih Pemkot Makassar merupakan bukti upaya pemerintah dalam memperjuangkan hak anak. Terutama perilaku mengintimidasi atau bullying (bully).

“Jadi program anti-bully di sekolah-sekolah sudah kita canangkan sejak tahun 2018, atas kerja sama UNICEF, Dinas Pendidikan, dan Yayasan Indonesia Mengabdi. Sehingga kegiatan ini banyak menginspirasi pemerintahan daerah lainnya,” kata Tenri Palallo.

Ia menambahkan, Pemkot Makassar berkomitmen terus menjadikan Kota Makassar sebagai Kota Layak Anak. Hal itu terbukti pada tahun 2019, Pemkot Makassar raih penghargaan sebagai Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia untuk kategori Nindya.

“Kita sudah diarahkan oleh ibu PKK Makasaar (Rossy Timur) dan ibu PKK Sulsel (Lies Nurdin) untuk program kedepannya kosentrasi untuk pulau karena dipastikan pulau itu tertinggal. Satu perempuan atau anakpun patut kita layani karena itu hak mereka sebagai warga negara,” pungkasnya (jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

3 SKPD jadi pilot project zona integritas bebas korupsi, pemkot makassar ingin tingkatkan kualitas pelayanan

LANGITKU NETWORKS, Makassar  Penjabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamalauddin menerima kunjungan Ketua Ombudsman Kota Makasaar, Andi Ihwan Patiroy, diruang kerja wali kota lantai ll. Selasa 18/8/2020.

Kunjungan ketua dan anggota Ombudsman kota makassar menghadap Prof Rudy dalam rangka melaporkan bahwa Ombudsman kota Makassar telah ada dan eksis berperan memberi pelayanan publik di kota Makassar

“Kami bertemu Pj Walikota untuk koordinasi bahwa Ombudsman kota Makassar sudah ada terbentuk sesuai perwali No 2  tahun 2019 untuk mendapatkan penguatan terkait peran kami sebagai pelayan publik di kota Makassar,” ucap Ihwan.

Selain itu ihwan juga melaporkan kepada Prof Rudy kegiatan pencanangan zona pakta integritas yang rencananya akan dilaksanakan Ombudsman pada  bulan September hingga Desember 2020 mendatang di tiga SKPD milik Pemkot Makassar sebagai pilot Project pelayanan prima dan birokrasi bersih.

“Kami ditunjuk untuk melakukan pencanganan zona pakta integras di tiga SKPD milik Pemerintah kota Makassar diantaranya Rumah Sakit Daya, PTSP dan Disdukcapil. Ketiganya ditunjuk sebagai pilot project pelayanan prima dan bebas koruosi. Dalam kurun waktu bulan September dan Desember  kami diminta mendampingi membangun zona integritas, serta  membangun sistem set up disana, sesuai ketentuan dari Kemenpan RB agar pelayanannya prima dan bebas dari pungutan liar,” jelas Ihwan

Pj Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin berharap Ombusdman tidak hanya sebagai penyelenggara lembaga pelayaan publik semata, melainkan juga sebagai jembatan untuk membantu pemerintah kota  memotret kondisi pelayanan publik di masyarakat.

“Kebijakan pemerintah secara menyeluruh tidak akan mampu memuaskan seluruh keinginan masyarakat, sehingga Ombudsman perlu membantu pemerintah kota memotret kondisi pelayanan publik dibawah yang kemudian langsung dilaporkan langsung kondisinya ke pejabat yang berwenang,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Ombudsman Makassar juga menyerahkan hasil temuan tersebut, terkait masalah  sisttem Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat  SD dan SMP negeri se kota Makassar

“Kami telah sepakat dalam sebuah MoU bekerjasama dengan Dinas pendidikan kota Makassar terkait pemantauan PPDB tingkat SD dan SMP se kota Makasarr, dan hari ini  kami laporkan beberapa temuan – temuan yang langsung kami serahkan ke Prof. Rudy,” terang Ihwan.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Mudahkan Warga soal Kredit, Pj Wali Kota Makassar Apresiasi Kehadiran Jamkrida Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menerima kunjungan Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) Sulsel, di Ruang Rapat Wali Kota Makassar, Selasa (18/8/2020).

Direktur Utama Jamkrida Sulsel, Mulyan Pulubuhu mengatakan, Jamkrida Sulsel memiliki fungsi utama yakni membantu masyarakat dalam memperoleh kredit usaha di Bank. Selain itu, Jamkrida Sulsel merupakan lembaga yang menerbitkan surety bond untuk keperluan perusahaan yang ingin mengerjakan proyek. Penerbitan Surety bond ini mencakup, penawaran, pelaksanaan, pemeliharaan, dan penarikan uang muka.

“Jadi kita tidak memberikan kredit. Tetapi apabila Bank membutuhkan jaminan tambahan kepada calon yang bakal diberikan kredit Bank, maka kami menerbitkan sertifikat penjaminan. Sehingga nantinya jika kreditnya macet, kami yang bakal bayar kreditnya,” kata Mulyan Pulbuhu.

Sementara Prof Rudy mengapresiasi dan memberikan dukungan kepada Jamkrida Sulsel. Menurutnya, Jamkrida sebagai perusahaan BUMD milik Pemprov Sulsel ini bisa menjadi lembaga yang bisa meningkatkan PAD pemerintahan provinsi.

“Jamkrida ini milik Pemprov Sulsel yang diawasi oleh OJK. Untuk itu, kita patut bersinergi dan memberikan dukungan agar masyarakat terbantu dengan hadirnya Jamkrida Sulsel ini,” pungkasnya.(jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Begini Cara SD Negeri Borong Upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI

LANGITKU NETWORKS, Makassar – “Hari ini, kita berada pada momen penting perayaan kemerdekaan. Momen ini tidak boleh dilewatkan, meski kita masih berada pada masa pandemi Covid-19,” begitu kata Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, Kepala SD Negeri Borong, yang pagi itu, Senin (17/8/2020), bertindak sebagai pembina upacara.

Hendriati Sabir menambahkan, peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ini merupakan bagian dari pendidikan karakter, untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan murid-murid sejak dini. Dikatakan, upacara hari ini akan jadi pengalaman dan kenangan bagi anak-anak nanti bahwa mereka pernah merayakan upacara penaikan sang saka Merah Putih secara offline dan online. Peserta upacara yang hadir secara offline mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker.

“Nanti pada saat dewasa, anak-anak akan bercerita bahwa pernah di tahun 2020, merayakan hari kemerdekaan secara daring. Anak-anak menjadi saksi sejarah tentang kondisi negara dan dunia yang masih dilanda wabah Corona,” lanjutnya.

Upacara HUT ke-75 Kemerdekaan RI memang dilakukan dengan dua pendekatan, yakni secara online dan offline. Peserta yang hadir langsung di lapangan SD kompleks Borong hanya terdiri dari petugas penggerek bendera, sebagian anak yang tergabung dalam drumband, dan sejumlah guru yang mengenakan seragam batik Korpri.

Menariknya, peserta upacara yang ikut dalam kelompok drumband ada yang merupakan alumni SD Negeri Borong, yang baru saja masuk SMP.

Mengakhiri amanatnya, Hendriati Sabir, mengajak seluruh peserta berteriak lantang, “Merdeka!” Teriakan itu dibalas peserta: merdeka! Beliau bahkan meminta anak-anak yang ikut upacara secara virtual mengulang teriakan merdeka tersebut. Ada lebih dari 90an room yang tampak di layar gawai. Satu room terdiri dari 2-5 murid yang kebetulan bertetangga. Peserta upacara virtual ini menggunakan aplikasi CloudX. Kepala sekolah tak henti-henti menyapa murid-muridnya melalui layar telepon genggam yang dipasang di pinggir lapangan upacara.

Penggerek bendera upacara HUT Kemerdekaan ke-75 SD Negeri Borong terdiri dari Andi Tiwi (kelas 5B), Rivana (kelas 6B), dan Aish aqilah (kelas 6B). Sedangkan pemimpin upacaranya adalah Andi Angga, murid kelas 6B. Andi Angga mengaku sempat gugup tapi kemudian senang karena dipercaya jadi pemimpin upacara.

Usai upacara penaikan bendera, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu wajib nasional secara medley. Anak-anak kelompok drumben dan penyanyi dilatih oleh Ibu Neny Wahyuni Wahab, S.Pd dan Andi Zubaedah, S.Pd. Murid-murid sekolah yang terletak di Kecamatan Manggala itu dengan penuh semangat membawakan sejumlah lagu dengan dirigen Syahla Anaqa Husema. Dimulai dengan lagu “Hari Merdeka”, “Garuda Pancasila”, dan “Maju Tak Gentar”. Mereka juga membawakan lagu “Halo-halo Bandung”, “Sorak-sorak Bergembira”, dan lagu “Mars SD Negeri Borong”. Anak-anak yang menyanyikan lagu di rumah mereka masing-masing, bernyanyi sambil mengibar-ngibarkan bendera Merah Putih berukuran kecil.

Ibu Erna, yang dengan sabar menunggu dua anaknya ikut dalam drumband, merasa bangga anaknya berkesempatan ikut upacara penuh sejarah ini. Orang tua dari Zalfa, kelas 4, dan Muhammad Abid, yang sudah tamat ini, tak henti-henti memotret dan memvideokan jalannya upacara.

“Biar nanti mereka bisa cerita tentang pengalamannya di masa sekolah, yang tak semua orang menjalaninya,” tandasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

HUT 75 Tahun Indonesia Merdeka, Prof Rudy : Ayo Berjuang Bersama Melawan Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Upacara peringatan hari Kemerdekaan Republik ndonesia yang ke 75 tingkat Kota Makassar di gelar berbeda di banding tahun-tahun sebelumnya. Upacara dilakukan  dengan jumlah terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

Jika tahun sebelumnya di laksanakan Lapangan Karebosi dan dihadiri ribuan peserta, kali ini digelar di lapangan kantor Balaikota Makassar dan dihadiri oleh peserta terbatas, yang terdiri dari Forkopimda Kota Makassar beserta jajaran SKPD lingkup Kota Makassar.

Meski demikian, pelaksanaan upacara berjalan khidmat dan tidak mengurangi substansi pelaksanaan upacara, demikian diungkapkan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin selepas melaksanakan tugas selaku Inspektur Upacara, Senin (17/08/2020).

“Patut bersyukur meski ditengah pandemi masih dapat melaksanakan upacara dengan khidmat. Sesuai dengan tagline Indonesia maju, mari kita satukan kebersamaan, bersatu padu, satukan tekad berjuang bersama melawan Covid19,” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Pj Walikotao saat membacakan sambutan seragam Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang meminta agar masyarakat, pemerintah, dan seluruh stakholder bahu membahu mengurangi potensi penularan Covid-19.

“Pandemi ini tidak hanya memberi dampak bagi dunia kesehatan, tetapi juga perekonomian dunia hingga daerah. Moment ini jadikan empati untuk bersatu padu menyatukan kekuatan,” ujarnya.

Pandemi Covid-19 menjadi pelajaran tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagai mana yang telah diwariskan oleh para pahlawan bangsa.

“Pemerintah tidak akan mungkin bisa menangani pandemi ini tanpa dukungan, partisipasi dan peran serta masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi dan rekan-rekan media,” lanjutnya.

Menurutnya, peran serta dapat dilakukan dengan tidak menjadi bagian dalam penularan Covid-19, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Ketua Dekranasda Sulsel, Hj Lies F Nurdin Apresiasi Festival Aksara Lontaraq

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan, Hj Liestiaty F Nurdin memberi apreasisi dan dukungan pelaksanaan Festival Aksara Lontaraq 2020. Dimana puncak perayaannya  bakal di gelar pada 27- 29 Agustus 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Hj Lies F Nurdin  saat menerima audiensi panitia Festival Aksara Lontaraq 2020 yang dipimpin Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel Moh Hasan Sijaya, bersama stakeholder di rumah jabatan Gubernur Sulsel, saat memberikan laporan kegiatan dinas Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (15/08/2020)

Turut hadir dalam pertemuan itu,  Ketua Panitia Festival Aksara Lontaraq 2020 Upi Asmaradhana, Pustakawan senior Syahruddin Umar, Plt Kabid Perpustakaan Nilma, Syamsul Arif, Pustakawan Madya dan A. Wildanti staf pimpinan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel.

“Kita apresiasi kegiatan ini, apalagi tujuannya menjaga tradisi Sulawesi Selatan. Aksara lontaraq ini adalah warisan leluhur kita. Ia harus dilestarikan. Jangan mau kalah dengan kebudayaan negara lain, ” kata Lies F Nurdin.


Dalam pertemuan dengan panitia Festival Aksar Lontaraq, Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel ini juga berpesan, kiranya kegiatan ini berkesinambungan, dan melibatkan masyarakat yang lebih luas, khususnya anak-anak sekolah.Sehingga pemahanan dan pengetahuan aksara Lontaraq tidak hilang dan dilupakan. Ia juga menyatakan kesiapannya hadir di acara Fashion Show Lontaraq yang juga didukung dan atas kerjasama Dekranasda Sulsel.

“Kita harus bangga dengan budaya sendiri khususnya aksara Lontaraq. Tak banyak bangsa-bangsa di dunia yang memiliki aksara. Kita akan support kegiatan ini.Penting buat anak-anak kita,” ujarnya.

Ketua Panitia Aksara  Lontaraq yang juga Founder dan CEO PT Kabar Grup Indonesia, Upi Asmaradhana mengatakan, kegiatan kebudayaan ini akan menjadi warisan buat generasi kita yang akan datang. ” Festival tahunan ini hasilnya bukan satu, dua, tiga tahun tapi untuk 100 tahun yang akan datang. Dukungan pemerintah daerah, khususnya Ibu Gubernur selaku Ketua Dekranasda akan menjadi momentum gerakan kebudayaan bersama, yang kami sebut Gotong royong kebudayaan anak negeri, “Kata Upi.

Saat ini kegiatan festival sedang memasuki tahapan lomba, yang dimulai 25 Juli- 15 Agustus 2020. Festival ini sendiri dilanuching secara virtual  25 Juni 2020 dihadiri tujuh negara dan 765 peserta. (jalu)

read more
1 201 202 203 204 205 222
Page 203 of 222