close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Prof Rudy Berharap Tol Layang Perkuat Investasi dan Pariwisata di Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menyambut gembira hadirnya jalan tol layang AP Pettarani yang kini menjadi jalan tol pertama di kawasan Indonesia timur. Selain sebagai ikon baru, Prof Rudy juga berharap tol layang menjadi daya tarik baru investasi dan pariwisata di Kota Makassar. Hal ini diungkapkan saat bertemu

perwakilan PT Bosowa Marga Nusantara di Balaikota Makassar, Senin (7/9/2020).

“Kami sangat mendukung hadirnya tol layang di Kota Makassar mengingat ini sudah menjadi kebutuhan mendesak dalam mendukung mobilitas masyarakat baik yang bergerak didalam kota maupun yang berasal dari luar kota” ujar Prof Rudy.

Ia berharap tol layang Pettarani nantinya terkoneksi dengan pengembangan jalan tol pesisir selatan yang kini tengah di godok oleh Pemprov Sulsel yang menghubungkan Makassar New Port dengan kawasan industri dan pariwisata di kabupaten-kabupaten yang ada di daerah selatan.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Operasi PT Bosowa Marga Nusantara, Ismail menjelaskan bahwa saat ini progres pengerjaan konstruksi tol layang sudah selesai 91,55 persen.

“Alhamdulillah sudah hampir rampung secara penuh, sisa jalan arteri yang sedang kita selesaikan. Proses layak fungsi juga sudah dilakukan oleh sejumlah pihak terkait, baik itu Kementerian PUPR termasuk juga kepolisian” ujarnya Ismail.

Jalan tol layang pertama di ibukota Propinsi Sulsel ini dinamakan jalan tol Ujungpandang Seksi Tiga dengan nilai investasi sebesar 2,2 Triliun Rupiah. Ismail menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo rencana akan ke Makassar bulan depan (Oktober) untuk meresmikan secara langsung proyek ini.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Sejumlah Pegiat Literasi Gelar Sastra Sabtu Sore

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Perpustakaan itu rumah kita bersama. Begitu kata-kata yang selalu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulsel, Moh. Hasan Sijaya, SH, MH. Karena itu, dia terbuka untuk bersinergi dengan para pegiat literasi, penyair, sastrawan, seniman, dan budayawan.

Inilah yang jadi salah satu alasan, sejumlah pegiat literasi mengadakan acara “Sastra Sabtu Sore, besok (5/9/2020). Untuk acara perdana akan membahas dan membaca puisi-puisi karya Dr. Hj. Kembong Daeng, M.Hum yang terhimpun dalam buku Antologi Puisi “Perempuan Makassar”. Dr. Hj. Kembong Daeng, M.Hum, merupakan Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Daerah FBS UNM, yang dikenal sebagai sosok yang tekun menulis buku ajar Basa Mangkasarak. Sebagai pembahas buku Puisi “Perempuan Makassar” itu adalah Yudhistira Sukatanya, penulis, sutradara teater dan pegiat literasi.

Acara yang dijadwalkan akan jadi agenda rutin ini, merupakan kerja sama DPK Provinsi Sulawesi Selatan, Lembangan Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Sulawesi Selatan (LAPAKKSS), dan Komunitas Puisi (KoPi) Makassar. Kepala Bidang Perpustakaan DPK Provinsi Sulsel, Drs. Yulianto, MM, mengatakan akan memberikan dukungan pada kegiatan ini. Kabid yang akrab disapa Pak Anto itu berharap acara ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi banyak orang.

Rusdin Tompo dari KoPi Makassar, mengatakan bahwa ide mengadakan Sastra Sabtu Sore ini tercetus di sela-sela peringatan 75 Tahun Indonesia Merdeka, yang diadakan pada 18 Agustus 2020 lalu.

Saat itu, sejumlah penyair dan pegiat literasi mengadakan acara “Malam Ramah Tamah” yang dikemas dalam bentuk pembacaan puisi bertema kemerdekaan di Taman Baca Lontaraq Masjid Ashabul Jannah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Jl. Sultan Alauddin Makassar.

Dalam acara yang diberi nama “Puisi Merdeka, Merdeka Berpuisi” tersebut, tampil sejumlah penyair dan seniman membacakan karya sendiri atau orang lain. Bahkan ada juga beberapa anak tampil dalam puisi dan gerak tari yang diiringi kesok-kesok. Anak-anak ini merupakan binaan Dewan Kesenian Gowa.

Selain itu, acara yang dipandu oleh Andhika Mappasomba ini juga menghadirkan Syahril Rani, yang membacakan puisi berbahasa Makassar, Muhammad Amir Jaya dengan puisi religinya, Daeng Mangeppe, dan Asis Nojeng yang membaca puisi “Ode Buat Negeri” karya Yudhistira Sukatanya. Masih ada pembaca puisi lainnya, yakni Faisa Aljaedy, Suprapto Budisantoso, Muhammad Idris “Baba Ong’,
Ahmadi Haruna, dan Irwan Parawansah. Menariknya, meski diberi label puisi merdeka, beberapa penyair justru memadukan suasana pandemi Covid-19 dengan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini.

Moh. Hasan Sijaya di hadapan para seniman, malam itu, mengatakan bahwa dirinya rindu sebuah tempat untuk berkumpul. Tempat itu untuk mengekspresikan potensi kesenimanan, baik nyanyi, baca puisi, menari, melukis dan lainnya. Karena itu DPK Provinsi Sulsel siap memfasilitasi dengan menjadikan Taman Baca Lontaraq Masjid Ashabul Jannah, sebagai panggung pertunjukan.

“Mimpi saya, taman baca ini jadi tempat nongki kita,” kata Moh. Hasan Sijaya.

Dengan merendah dia menambahkan bahwa taman baca yang berada di kantornya itu memang tempatnya agak sempit. Tapi apabila hati kita luas dan terbuka menerima setiap orang yang datang maka panggung ini akan terasa melebihi luasnya lapangan Karebosi. Dia juga menyampaikan bahwa DPK Provinsi Sulsel itu menyikapi apa yang menjadi pikiran dan kegelisahan seniman dan budayaan di daerah ini.

Mengakhiri acara malam itu, Moh. Hasan Sijaya membawakan puisi berjudul “Merdeka Itu” yang berkisah tentang peran strategis perpustakaan sebagai episentrum gerakan literasi. Puisi tersebut merupakan ciptaan Rusdin Tompo, yang malam itu juga hadir membacakan puisinya berjudul “Surat untuk Bung Karno”.(jalu)

read more
DaerahNews

Lantik Pejabat Eselon Tiga dan Empat, Prof Rudy Ingatkan ASN Harus Netral

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin melantik sejumlah pejabat Eselon Tiga dan Eselon Empat di Kantor Balaikota Makassar, Jumat (4/9/2020). Pada acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkup Kota Makassar tersebut sebanyak sembilan belas pejabat Eselon tiga dan tiga belas pejabat Eselon Empat yang dilantik.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy menekankan kepada pejabat yang dilantik agar mencurahkan sepenuh hati waktu dan tenaga untuk melayani masyarakat sesuai sumpah sebagai Aparat Sipil Negara. Selain itu, Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga netralitas dengan tidak melibatkan diri kedalam proses politik, khususnya Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar yang saat ini tengah berlangsung.

“Biarkan proses Pilwali berjalan dengan aman, damai dan lancar. Kita sebagai ASN jangan terpengaruh dan mengganggu kerja-kerja kita dalam melayani masyarakat. Sudah berulang kali saya katakan, jaga netralitas ASN” ujarnya.


Menurutnya, proses mutasi didalam birokrasi pemerintah itu merupakan hal yang biasa dan lumrah terjadi. Hal ini dilakukan untuk lebih mengoptimalisasi kinerja layanan yang lebih baik kepada warga Kota Makassar.

“Masyarakat selalu menunggu dan berharap kita bekerja lebih cepat dalam menghasilkan karya nyata, meningkatkan kualitas layanan publik. mengangkat kesejahteraan dan perekonomian” lanjutnya.

Prof Rudy juga meminta kepada pejabat lama dan yang baru dilantik agar bekerja lebih profesional dan bertanggungjawab terhadap amanah yang di berikan.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pemkot Makassar Siapkan Perwali 53 Terkait Protokol Kesehatan di Pesta Pernikahan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan Peraturan Walikota Nomor 53 yang mengatur tentang tata cara penyelenggaraan pesta pernikahan di hotel maupun di gedung-gedung pertemuan dengan protokol kesehatan. Hal tersebut diungkapkan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin saat melakukan pertemuan dengan Pengurus Karang Taruna Makasar di Kantor Walikota Makassar, Kamis (3/9/2020).

“Kita sedang menyiapkan Peraturan Walikota Nomor 53 dimana salah satu item didalamnya mengatur tentang bagaimana protokol kesehatan diterapkan pada kegiatan-kegiatan pertemuan didalam ruangan, termasuk pesta pernikahan di hotel atau digedung-gedung pertemuan” ujar Prof Rudy.

Namun meskipun nantinya pesta pernikahan sudah dibolehkan, menurut Prof Rudy harus tetap dipastikan protokol kesehatan di terapkan, misalnya tidak boleh ada makan minum, karena potensi penularan virus sangat mungkin terjadi jika terjadi interaksi tanpa menggunakan masker.

“Jika ada proses makan minum maka otomatis buka masker, apalagi jika ada musik yang diputar, maka jarak akan semakin rapat saat melakukan interaksi. Ini yang tidak kita inginkan. Makanya setiap 30 orang minimal ada satu petugas hotel yang mengawasi selama proses pesta pernikahan perlangsung” ujarnya.

Prof Rudy juga menegaskan telah menyiapkan sanksi tegas terhadap pengelola hotel dan gedung pertemuan yang melanggar protokol kesehatan saat menggelar pesta pernikahan.

“Sanksinya tegas, mereka tidak dibolehkan lagi menggelar pesta pernikahan jika terbukti terjadi pelanggaran protokol kesehatan” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Irwan Ade Saputra menyampaikan komitmennya untuk menjadi bagian dari gerakan bersama penanganan Covid-19 di Kota Makassar, termasuk menjadi edukator ditengah masyarakat dalam membudayakan protokol kesehatan.

“Sejak awal pandemi, Karang Taruna sudah terjun ditengah masyarakat bersama stakholder lainnya untuk mengajak menggunakan masker, menjaga jarak dan rutin cuci tangan. Alhamdulillah saat ini tingkat kepatuhan masyarakat kita semakin baik, meskipun masih ada yang belum memperlihatkan kepedulian” ujarnya.

Karang Taruna selaku organisasi sosial kemasyarakatan menurut Irwan saat ini tengah bergerak bersama unsur pemerintah serta stekholder lainya, melakukan edukasi di setiap kelurahan
termasuk di zona yang saat ini masih dianggap rawan terjadinya penularan virus.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Menutup MTQ Sulsel 2020 Di Pangkep

LANGITKU NETWORKS, Pangkep — Setelah resmi di buka secara virtual, Jumat 28 Agustus 2020. Musabaqah Tilawatil Quran ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 akhirnya tiba pada penutupan. MTQ Sulsel Diikuti 1.036 Peserta Kafilah 24 Kabupaten/Kota.

Penutupan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Pangkep di gelar, Rabu (2/9/2020). Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman hadir menutup perhelatan tahunan yang kali pertama digelar secara virtual karena pandemi Covid-19.

Tiba di Pangkep, Wagub Sulsel diterima langsung oleh Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid dan Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana. Bupati Pangkep mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan pelaksanaan antara MTQ ke 31 dengan MTQ sebelumnya.

“Pelaksanaan MTQ kali ini berbeda, sebab di laksanakan secara virtual. Kegiatan ini mengeluarkan dana yang cukup sederhana, dan semua mengatakan kegiatan ini kualitas luar biasa. ” ungkap Syamsuddin Hamid.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Anwar Abu Bakar menyampaikan bahwa proses MTQ Sulsel 2020 berjalan aman, nyaman, dan lancar.

“MTQ Sulsel 2020 berjalan aman, nyaman, dan lancar. Tentu ini tidak terlepas dari peran kita semua, peran Gubernur, Wakil Gubernur, dan seluruh Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Wagub Andi Sudirman Sulaiman yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sulsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan aktif dalam pelaksaan MTQ 2020.

“Kita tau ada apresiasi yang besar untuk orang orang yang berjuang dalam menyukseskan MTQ Sulsel 2020,” imbuhnya.

Kegiatan ini merupakan kesempatan syiar islami yang baik, membangun dari ujung ke ujung, kita perlihatkan jati diri Islam.

“Kami sudah merancang, kemarin kami sudah memperbaiki gedung LPTQ. Sasaran utama kita saat ini mentargetkan dan memperbaiki prestasi MTQ Tingkat Nasional perwakilan sulsel, dan di gedung LPTQ kita karantina dan perdalam para kafila asal Sulsel,” lanjutnya.

“Kita di Sulsel telah menggalakkan program untuk para penghapal Al-Quran, salah satunya bebas zonasi masuk ke SMA bagi prestasi penghapal Al-Quran,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini pula, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menandatangani naskah pencanangan pembangunan Rumah Hafidz Quran di Pulau Salemo, Kabupaten Pangkep.

Wagub Sulsel juga menyerahkan Piala penghargaan kepada tuan rumah Kabupaten Pangkep, atas keberhasilan melaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.(jalu)

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Hadiri Kenal Pamit Kapolda Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri malam kenal pamit Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe oleh Irjen Pol Merdisyam digelar di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Rabu (2/9/2020).

Irjen Pol Mas Guntur Laupe kembali ke Jakarta. Ia dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk I Sespim Lemdiklat Polri.

Sementara penggantinya Irjen Pol Merdisyam, adalah seorang perwira tinggi Polri karier dan prestasinya sebagai direktur Intelijen dan Keamanan (Intelkam) di sejumlah daerah. Yang sebelumnya juga menjabat Kapolda Sultra ( Sulawesi Tenggara ).

Irjen Pol Merdisyam berdarah minang kelahiran Jakarta, 04 Mei 1968 , merupakan pejabat polri peraih penghargaan Satyalencana Dwija Sistha dan Satyalencana Kesetiaan 16 tahun.

Diketahui, banyak riwayat jabatan yang telah ia lakoni sejak mengabdi ke institusi polri. Tahun 2006, Merdisyam memperoleh jabatan sebagai Wakil Kepala(Waka) Polres Bekasi Polda Metro Jaya, tahun 2010 menjabat sebagai Kepala Polres Karawang Polda Jabar, tahun 2013 sebagai Dirintelkam Polda Gorontalo dan jabatan terakhir sebagai Dirsosbud Baintelkam Polri.

Mengawali karir dipendidikan kepolisian, Irjen Merdisyam merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia(AKABRI) tahun 1991, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian(PTIK) 1998, Sekolah Staff Pimpinan(Sespim) 2009 dan menyelesaikan Seleksi sekolah kepemimpinan tinggi (Sespimti) sejak 2015.

Wakil Gubernur Sulsel menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe.

“Kepada Bapak Irjen Pol Mas Guntur Laupe kami mendoakan yang terbaik di tempat yang baru. Semoga apa yang telah dikerjakan bersama selama masa Kapolda menjadi ladang pahala di sisi-Nya, Aamiin,” tuturnya.

Ia juga menitip harapan kepada Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol Merdisyam. Terlebih Sulsel yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah di beberapa Daerah di Sulsel.

“Kami atas nama pribadi dan Pemprov Sulsel mengucapkan selamat datang kepada Bapak Irjen Pol Merdisyam di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

“Semoga bisa bersinergi dan berkolaborasi bersama dalam menciptakan Kamtibmas. Kami doakan semoga diberi kelancaran dalam menghadapi tugas terkhusus Pilkada dan juga mampu berkolaborasi dalam penanganan pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi,” harapnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Pelukis Zaenal Beta Kolaborasi Pemain Ukulele Cilik di Festival Aksara Lontaraq

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pagi itu, Kamis, 27 Agustus 2020, sebelum naik ke panggung, pelukis tanah liat, Zaenal Beta, berbincang dengan seorang gadis cilik, berusia 11 tahun, yang memegang ukulele. Kepada gadis cilik bernama Lady Valeska Kristian itu, Zaenal Beta, memberi motivasi agar nanti tampil percaya diri.

Bagi pelukis berusia 60 tahun itu, tampil berkolaborasi dengan seniman lain sudah menjadi hal biasa. Zaenal Beta, misalnya, pernah berkolaborasi dengan musisi Cucut dan penulis Rusdin Tompo, saat peluncurun buku Sehimpun Puisi Mantra Cinta, tahun 2016. Tapi bagi Lady, panggilan murid kelas VI SDN Percontohan PAM Makassar itu, merupakan pengalaman baru baginya.

Meski begitu, Lady terlihat yakin dengan penampilannya. Dalam balutan busana bernuansa etnik, dia terlihat cantik. Apalagi dia mendapat dukungan dari ayahnya, Kristian Charles Ulaan, dan ibunya, Indira Trimaya, yang hari itu ikut menemaninya. Bahkan neneknya, Wiwiek Soemaryo, juga berada di deretan tamu undangan.

Tibalah nama Zaenal Beta dan Lady Valeska Kristian disebut oleh duo MC Muhammad Idris “Baba Ong” dan Rezky Amelia Syafiin. Kedua penampil beda generasi ini merupakan bagian dari acara pembukaan pameran dalam rangka Festival Aksara Lontaraq 2020, dengan tema “Mengembalikan Kejayaan Aksara dan Budaya Lontaraq Sulawesi Selatan”. Pameran berlangsung dua hari, 27-28 Agustus 2020.

Zaenal Beta dan Lady, masing-masing menampilkan kebolehan mereka. Zaenal Beta berada di sisi kanan panggung menghadap ke kanvas seukuran 1 m × 80 cm, sedangkan Lady berdiri di depan mike dengan ukulele yang siap dipetik, di sisi kiri panggung. Begitu suara merdu Lady menyanyikan lagu Anging Mammiri dan Alla Massea-sea, diiringi petikan gitar dari jemari mungilnya, Zaenal Beta langsung beraksi melukis dengan tangannya tanpa kuas. Tanah liat warna-warni tak lama kemudian membentuk sosok yang dilukisnya: Lady. Hanya dalam hitungan sekira 8 menit, lukisan yang menjadi penanda pembukaan pameran itu pun rampung.

Andi Ina Kartika Sari, Ketua DPRD Provinsi Sulsel, diundang ke panggung untuk membubuhkan tanda tangannya pada lukisan itu. Perempuan pertama yang terpilih sebagai Ketua DPRD Sulsel tersebut, memberikan apresiasi atas perhelatan festival yang digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulsel, KGI Group dan sejumlah seniman dan penggiat literasi itu. Sedangkan Kepala DPK Provinsi Sulsel, Moh. Hasan Sijaya, menyatakan terbuka pada ide-ide para seniman, budayawan dan penggiat literasi.

“Perpustakaan ini merupakan rumah bersama kita,” kata Mo. Hasan dalam sambutannya.

PIC (person in charge) acara pembukaan pameran, Rusdin Tompo, mengatakan sengaja menduetkan Zaenal Beta dan Lady untuk memberi kesempatan dan pengalaman bagi murid SD itu. Anak pertama dari dua bersaudara itu, di mata Rusdin Tompo, yang juga dikenal sebagai aktivis anak, punya banyak bakat.

Menurut orangtuanya, Lady punya hobi bernyanyi, model, bercerita, akting, musik seperti ukulele, gitar dan keyboard. Dia juga sarat prestasi, di antaranya juara lomba menyanyi FLS2N tingkat kota, juara lomba cipta lagu, juara lomba nyanyi mandarin, dan juara lomba bercerita.

Lady menyampaikan bahwa dia pernah bermain film di Anak Indonesia produksi TVRI Sulsel, dan film Air Mata Takdir sebagai pemeran utama.

“saya juga sebagai Putri Citra mewakili Sulawesi di Batam, dan sebagai Duta Budaya di sekolah,” kata gadis cilik kelahiran Makassar ini.(jalu)

read more
DaerahNews

Beri Manfaat Untuk Petani, Wagub Sulsel Launching Mobil Uji Tanah PT Petrokimia Gresik

LANGITKU NETWORKS, Makassar — PT Petrokimia Gresik meluncurkan inovasi bidang pertanian, yakni mobil uji tanah yang bermanfaat untuk menguji tingkat kesuburan tanah, sehingga bisa mempermudah petani dalam memberikan  pemupukan di setiap bidang tanah.

Sebelum melaunching, Wagub Sulsel menerima Vice Presiden PT Petrokimia Gresik Muhammad Ihwan F di Kantor Gubernur Sulsel.

Vice Presiden PT Petrokimia Gresik Muhammad Ihwan F, Rabu (2/9/2020), mengatakan mobil uni tanah merupakan sarana informasi bagi petani di Indonesia, sekaligus bagian dari pelayanan pelanggan, sehingga petani akan mudah memberikan pupuk di setiap tanah yang diuji.

“Selama ini, petani merasa kesulitan dalam memilih jenis pupuk yang akan digunakan, dengan hadirnya mobil ini diharapkan mempermudah permasalahan itu,” ucapnya.

Wagub Sulsel mengapresiasi Inovasi PT. Petrokimia Gresik tersebut, dengan harapan, masalah yang di hadapi para petani bisa teratasi dengan hadirnya mobil uji tanah.

“Inovasi ini kita apresiasi, dengan begini mereka lebih tepat untuk menentukan kebutuhan petani. Mobil ini berfungsi sebagai alat tes, sebelum melakukan proses pertanian, termasuk sawah dan perkebunan dapat di tes dulu. Bisa langsung dites ditempat. Mobil ini bisa menjangkau bahkan ribuan lokasi, sehingga bisa bergerak kemana saja di daerah yang membutuhkan,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Wagub Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan keluhan dan masalah para masyarakat dan Petani mengenai pupuk.

Terdapat daerah di Sulsel yang diketahui kondisi petani sangat sulit mendapatkan pupuk karena mahal. Solusi itu dipertanyakan wagub sulsel kepada PT Petrokimia Gresik.

“Baik Penambak dan Pertani sama, harus ada solusi yang menguntungkan bagi para petani kedepannya. Apalagi kondisi saat ini, dimana mereka menghadapi kondisi pandemi,” lanjutnya.

Wagub Sulsel secara simbolis melepas mobil uji tanah. Sebelumnya, ia meninjau langsung mobil tersebut. Di dampingi Vice Presiden PT. Petrokimia Gresik, Wagub Sulsel di perkenalkan alat alat perangkat uji tanah.(jalu)

read more
DaerahNews

Jadi Narasumber Simposium Virtual Unhas, Wagub Paparkan Kesiapan Pemprov Hadapi Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Toraja – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kembali berkantor di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan Perwakilan Kabupaten Tana Toraja, Selasa (1/9/2020).

Orang nomor dua di Sulsel itu berkantor di Toraja dalam menghadiri Simposium Nasional Kesehatan, Ketahanan Pangan dan Kemiskinan secara virtual melalui aplikasi Zoom, Selasa, 1 September 2020.

Simposium ini dalam rangka Dies Natalis ke-64 Universitas Hasanuddin. Dengan tema “Mengokohkan Peran Unhas Sebagai Humaniversity dalam Adaptasi Kebiasaan Baru”. Yang dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin.

Dikesempatan itu, Wagub Sulsel menjadi salah satu narasumber dengan membawakan topik “Kesiapan Pemerintah Sulsel Menghadapi Pandemi Covid-19”.

Andi Sudirman mengaku, bahwa dirinya hadir mewakili Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. “Kami bersama bapak Gubernur selalu berkomitmen untuk menjamin dalam menghadapi dan pencegahan Covid-19, serta dalam beradaptasi kebiasaan baru,” ujarnya.

Dirinya menyebut, bahwa pandemi covid-19 ini mulai muncul di Sulsel pada bulan Maret lalu. Awal masuknya Covid-19 di Indonesia, kata dia Pemprov Sulsel bergerak cepat. Dengan melakukan konsolidasi lintas instansi, pembentukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, serta melakukan kebijakan refocusing (realokasi) anggaran kerjasama dengan lintas sektor.

Pemprov Sulsel pun melakukan upaya dengan menggelar rapat maraton membuat kebijakan untuk proses pemulihan penanggulangan Covid-19. Serta melakukan rehabilitasi pembangunan rumah sakit di Sulsel untuk penanganan Covid-19.

Mengingat Pemprov Sulsel menyiapkan rumah sakit rujukan menangani pasien Covid-19 di Makassar. Namun masih ada beberapa RS di daerah yang memiliki RS untuk melayani pasien Covid-19. Dan rujukan dilakukan jika RS daerah tidak cukup memadai atau tidak bisa menangani pasien Covid-19.

Bahkan Pemprov Sulsel menyiapkan program wisata covid-19. Dengan menyiapkan hotel-hotel sebagai tempat karantina ODP maupun OTG.

Dengan memusatkan lokasi isolasi, para pasien bisa ditangani dengan baik. Didampingi tenaga kesehatan yang mengontrol gizi dan olahraga. Tak hanya menggerakkan perekonomian pada hotel, juga terhadap UKM, bagi katering yang menyiapkan makanan yang bergizi untuk pasien yang dikarantina.

“Sinergi, kolaborasi dan solidaritas adalah kunci melawan pandemic covid-19. Yakni sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, Forkopimda, LSM, Pihak swasta dan dunia usaha; semua unsur dan elemen terlibat mulai dari tenaga medis, relawan, toga-toma, TNI-Polri, akademisi; serta saling mendukung dan saling percaya,” imbuhnya.

Akhir penyampaiannya, dirinya mengucapkan, “terima kasih kepada bapak Wakil Presiden, Universitas Hasanuddin, Mendagri, Menkes yang selama ini dalam berpartisipasi memberikan arahan, masukan dan instruksi kajian-kajiannya yang kemudian dibuat sebagai kebijakan,” pungkasnya.(jalu

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Hadiri Acara Peringatan Ke 63 Tahun Tana Toraja dan ke 773 Tahun Kabupaten Toraja

LANGITKU NETWORKS, Toraja – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri acara peringatan 63 Tahun Kabupaten Tana Toraja dan ke 773 Tahun Kabupaten Toraja. Dengan tema “Budaya Toraja Perekat Bangsa”.

Andi Sudirman yang kenakan pakaian adat Toraja ini disambut oleh Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae yang mengalungkan kain tenun Kepada Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Perayaan ini berlangsung di Bundaran Kolam Makale, tepatnya di depan Monumen Patung Lakipadada, Senin (31/8/2020).

Dalam hari jadi kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Dengan menerapkan protokol kesehatan. Para tetamu yang hadir menggunakan masker dan menjaga jarak. Bahkan para penari pun menggunakan face shield.

Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae menyampaikan, atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tana Toraja mengucapkan bangga dan terima kasih atas kehadiran Wagub Sulsel.

“Ini bukti kepedulian Pak Wagub. Pak Wagub sudah hadir sejak kemarin untuk melakukan peninjauan pada beberapa pembangunan di Toraja” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan, bahwa Pemprov Sulsel telah memberikan bantuan keuangan sebanyak Rp 32 Miliar di APBD Tahun Anggaran 2020 untuk Kabupaten Tana Toraja. Hal itu untuk pembangunan, pembukaan dan pengaspalan jalan akses bandara Buntu Kunik.

“Tanggal 4 nanti, DPRD mengeluarkan instruksi agar, kalau OPD mau ke Makassar mau ke Makassar, agar naik pesawat (di Bandara Buntu Kunik), termasuk Kepala Desa, tokoh masyarakat. Jadi kita harus berpromosi selama tiga bulan,” pungkasnya.

Hari jadi ini, kata dia, merupakan momentum sebagai loncatan untuk perubahan dan perbaikan ke depan dalam menghadirkan bangsa yang cerdas.

“Budaya sebagai perekat bangsa. Orang Toraja harus bangga dengan budaya. Budaya mempersatukan Negera Kesatuan Republik Indonesia. Kita mendorong bagaimana budaya ini betul-betul hadir sebagai perekat bangsa,” pungkasnya.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bahwa untuk meningkatkan wisatawan, diperlukan infrastruktur yang memadai agar mempermudah dalam menjangkau tempat wisata. Terlebih Kabupaten Tana Toraja memiliki beragam destinasi wisata.

Menurutnya, Tana Toraja harus terdepan dalam pembangunan di Sulawesi Selatan. “Tana Toraja harus terdepan dalam pembangunan di Sulsel. Itu menjadi wujud pemerataan pembangunan,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan dari tetamu.

Bagi Wagub Andi Sudirman Sulaiman, masyarakat Toraja hidup dengan toleransi yang tinggi. “Di Toraja, saya selalu bangga dengan masyarakatnya yang hidup dalam kerukunan beragama, berbeda beda tapi satu. Ini kampung saya juga, keluarga saya hadir di sini jauh sebelum saya lahir.” sambungnya.

“Tahun ini (perayaan) ke 773, luar biasa.  Kedepan tidak boleh lagi menganggap Toraja daerah kecil. Ada Gubernur, ada Wagub, maju ki,” pungkasnya yang disambut tepuk riuh.

Turut hadir Anggota DPD RI, Lily Amelia Salurapa; Ketua dan Wakil Ketua PKK Tana Toraja; DPRD Tana Toraja; Forkopimda Tana Toraja; serta tokoh agama dan tokog masyarakat.(jalu)

read more
1 206 207 208 209 210 229
Page 208 of 229