close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Pemkot Makassar Bersama Pelindo Komitmen Wujudkan Green Port

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Menciptakan kawasan hijau yang nyaman dan bersih senantiasa di wujudkan Pemerintah Kota Makassar. Melakukan sinergi dengan semua pihak serta pengawasan berkelanjutan agar dapat segera menjadikan Makassar sebagai destinasi terbaik.

Bertempat di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, sejumlah direksi dari PT Pelindo (Pelabuhan Indonesia) IV Persero melakukan bertemu Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin, Rabu (9/9/2020). Kunjungan mereka dalam rangka menyampaikan kondisi pelabuhan dengan konsep green port atau pelabuhan hijau.

Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin mengatakan pihaknya sangat antusias dengan hadirnya green port dan akan membantu membuat jaring sampah agar dapat mendukung program ini bisa berjalan sempurna.

“Pemkot Makassar akan siapkan jaring sampah agar sampah yang masuk ini bisa tersaring dulu sehingga tidak merusak pemandangan. Kita berharap jika semua bisa komitmen In Shaa Allah pelabuhan kita bisa bersaing dengan pelabuhan lainnya”,pungkasnya.

Sementara itu GM Pelindo IV Persero Cabang Makassar Aris Tunru berharap agar pelabuhan Makassar dapat meraih juara dalam penilaian di tahun mendatang.

“Tahun lalu alhamdulilah PT Pelindo mendapatkan juara 3 dalam kompetisi green port dan kita berharap dengan sinergitas semua pihak di tahun mendatang Makassar bisa meraih juara satu dan bisa menjalankan komitmen untuk mengurangi emisi karbon”,ungkapnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Jelang Kedatangan Jokowi, Nurdin dan Rudy Pantau Progres Tol Layang Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bersama Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin melakukan pengecekan secara langsung kondisi terkini Tol Layang Ujungpandang Seksi Tiga, Rabu (9/9/2020). Hal ini dilakukan jelang kedatangan Presiden RI, Joko Widodo yang rencananya akan meresmikan secara langsung tol layang pertama di kawasan timur Indonesia tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Nurdin dan Rudy mengecek detail kondisi struktur ruas beton yang memanjang hingga 14,10
kilometer tersebut. Sebelum menuju ke lokasi, di lakukan dulu pemaparan progress pengerjaan tol oleh pihak Wika sebagai penanggung jawab proyek.

Setelah mendengar paparan pihak Wika, selanjutnya Nurdin dan Rudy beranjak melihat langsung fisik tol yang kini sudah memasuki proses finishing. Dalam pantauannya, Nurdin mengatakan hadirnya tol layang ini akan dapat membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sekitar Jalan AP Pettarani.

“Alhamdulillah proyek yang mulai di kerjakan sejak 2018 ini sudah masuk di tahap penyempurnaan. Pengerjaannya sudah memasuki 91,55%, tinggal merapikan bagian atas(tol) lalu bagian bawah(arteri) di lakukan perbaikan jalanan. Rencananya jika tidak ada halangan, Oktober mendatang Presiden RI akan hadir di Kota Makassar meresmikan secara langsung. Kehadiran tol ini tentu juga akan membantu arus lalu lintas yang kerap padat di sekitar arah AP Pettarani”,ungkapnya.

Sementara itu Prof Rudy Djamaluddin di sela peninjauannya berharap tol sepanjang 10,4 kilometer ini ke depannya dapat memicu perekonomian di berbagai sektor.

“Besar harapan saya keberadaan tol Pettarani dapat menggerakkan roda perekonomian di Makassar,terlebih saat ini pergerakan covid sudah perlahan melandai. Olehnya itu dengan kemudahan akses jalan semoga investor dapat makin melirik Makassar sebagai daerah maju”,harapnya.

Di targetkan pada Desember mendatang masyarakat Makassar sudah dapat menggunakan fasilitas jalan tol ini. Lalu selanjutnya akan di bangun jalan tol lainnya yang akan menghubungkan antara Barombong dan Takalar. (jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Siap aliri 100ha sawah, wagub tinjau proyek irigasi Lalengrie

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Infrastruktur pertanian menjadi salah satu program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dikepemimpinan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

Melalui pembangunan bendung dan jaringan irigasi. Seperti yang tengah dalam proses pengerjaan pada bendung dan jaringan irigasi Lalengrie di Desa Ujung Lamuru, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone.

Selasa (8/9/2020), Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung pembangunan bendung dan jaringan irigasi itu.

Pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi dan air bersih itu menggunakan anggaran senilai Rp 21,5 Miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan


Hadirnya bendung ini pun sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Diantaranya untuk mencegah banjir, mengukur debit sungai, dan memperlambat aliran sungai sehingga menjadikan sungai lebih mudah dilalui. Bahkan hadirnya bendung untuk irigasi pertanian ini, nantinya bisa meningkatkan produksi hasil pertanian. Terlebih Kabupaten Bone sudah memenuhi lumbung pangan di Provinsi Sulawesi Selatan.

Untuk tahun 2020 ini, kata Andi Sudirman, “tahap pertama bangunan Induk dan saluran 3 km dengan kapasitas perkiraan sekitar 100-an hektar sudah bisa terairi,” ungkapnya.

Pemprov Sulsel, lanjutnya, bahwa akan dilanjutkan dengan tahap kedua pembangunan yang direncanakan pada tahun 2021. “Agar fungsional maksimal sesuai rencana,” pungkasnya.

“Bendung Lalengrie ini memiliki kapasitas mengairi sekitar kurang lebih sekitar 1000-an hektar sawah dan juga bisa digunakan untuk kebun yang dilewati,” jelasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Temu Virtual Dengan Mahasiswa Baru Teknik Unhas, Ini Pesan Wagub Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kembali menghadiri rangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2020 Universitas Hasanuddin.

Kali ini, Andi Sudirman mengikuti Pembukaan Penerimaan Mahasiswa Baru Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Tahun 2020, Selasa (8/9/2020), yang dilakukan secara virtual melalui zoom. Ia mengikuti zoom ini dari Kabupaten Bone. Dirinya di Kabupaten yang berjuluk Bumi Arung Palakka dalam rangka kunjungan kerja.

Andi Sudirman menyampaikan, bahwa berbanggalah menjadi orang-orang terpilih sebagai mahasiswa di Fakultas Teknik. Dimana lebih dari 10 ribu yang mendaftar hanya 1.256 yang diterima di Fakultas Teknik.

“Fakultas teknik luar biasa. Saya ucapkan selamat sudah menjadi bagian dari Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin,” ujarnya.


Dirinya mengingatkan, bahwa jangan pernah menuntut banyak, namun bagaimana memberikan banyak manfaat untuk fakultas teknik.

“Bagaimana untuk mencari, menimba ilmu dan bagaimana di sini adalah tempat untuk perubahan pola pikir, tempat untuk bagaimana menimba ilmu, mencari relasi. Karena kalian yang (terpilih) terbaik dan jangan mengecewakan,” tuturnya.

Dirinya berharap, mahasiswa baru ini, bisa memiliki cita-cita sebagai pembuka lapangan pekerjaan, pengabdian kepada masyarakat, dan memiliki akhlak, karakter serta integritas.

Saat ini, kata dia, dibutuhkan pemimpin yang memiliki moral kepemimpinan. “Saat ini orang pintar banyak sekali, orang cerdas juga banyak. Tapi kita krisis moral kepemimpinan. Kami mendorong adik-adik untuk memiliki moral kepemimpinan, cerdas dan akhlak yang baik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Andi Sudirman menghadiri acara penerimaan mahasiswa baru yang dikemas dalam bentuk Pembinaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB) Universitas Hasanuddin 2020, Senin (7/9/2020). Dalam kesempatan itu, Wagub Sulsel sebagai narasumber sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa baru.(jalu)

read more
DaerahNews

Terapkan Protokol Kesehatan, Prof Rudy Dukung Sensus Penduduk di Masa Pandemi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengapresiasi langkah Badan Pusat Statistik Kota Makassar yang melakukan sensus penduduk 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, ketersediaan data penduduk sangat strategis dalam menentukan setiap proses kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah.

“Sensus penduduk merupakan program nasional yang harus didukung bersama, hanya saja di masa pandemi ini protokol kesehatan harus tetap menjadi hal utama yang harus didahulukan” ujar Prof Rudy saat berbicara dengan perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar di Balaikota Makassar, Selasa (8/9/2020).

Prof Rudy berharap, kedepan sistem database kependudukan harus terintegrasi dengan seluruh stakholder yang terkait, sehingga sistem verifikasi data lebih akurat dan terjaga keamanannnya.

“Basis data itu pondasi untuk kesuksesan suatu pelayanan dan kebijakan pemerintah daerah. Kalau data kacau, keputusan selanjutnya pasti kacau,” kata Prof Rudy.

Prof Rudy juga mengusulkan Indonesia kedepannya bisa memiliki data tunggal akurat berbasis kependudukan. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat jika menemukan kendala administrasi.

“Jadi kalau ada data tunggal akurat, kalau ada orang misalnya urus SIM atau mengajukan kredit di bank, tidak perlu lagi ada surat pengantar. Administrasi kita belum praktis, bahkan terkadang orang yang dalam keadaan darurat di Rumah Sakit, bisa jadi terlambat ditangani karena proses administrasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPS Makassar, Hafid mengatakan, para petugas BPS dalam menjalankan aktivitasnya menjamin kondisi kesehatannya. Tak hanya itu, BPS Makassar juga melakukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 saat mengujungi rumah-rumah warga.

“Ada 854 petugas kami yang tersebar di 15 kecamatan dijamin bebas covid-19. Sebelum ke lapangan kita rapid test dulu. Jika ada reaktif, kita istirahatkan. Petugas kami juga dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, handsanitizer, dan perlengkapan yang selalu dijaga kebersihannya,” kata Hafid.

Ia berharap, sensus penduduk 2020 yang dikerjakan dari 1 hingga 25 September mendatang bisa mencapai target 100 persen. Saat ini pihaknya baru mencapai 30% atau 148.000 KK, dari total target 336.389 KK. Ia menambakan, sensus penduduk saat ini dirancang lebih sederhana yang awalnya 22 pertanyaan menjadi empat pertanyaaan. Diantaranya jumlah penduduk, alamat, jenis kelamin dan kepemilikan NIK.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Minta Seluruh Pihak Tidak Mengaitkan Mutasi Jabatan dengan Gerakan Politik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin meminta maaf kepada Bawaslu Kota Makassar yang tak menghadiri undangan klarifikasi soal mutasi jabatan. Menurut Prof Rudy, karena agenda protokoler begitu padat, ia baru mengetahui surat tersebut saat malam hari.

“Undangannya kita tidak terima, baru saya diinformasikan pas malamnya,” kata Prof Rudy kepada awak media Selasa (8/9/2020).

Ia menjelaskan, mutasi jabatan yang ia lakukan tidak berhubungan dengan adanya gerakan politik. Pemerintahan Kota Makassar harus tetap berjalan dan tidak boleh terpengaruh dengan adanya Pilwalkot Makassar 2020.

“Saya menghimbau pada semua pihak, untuk tidak terlalu mudah mengaitkan antara kegiatan politik pilkada dengan kegiatan mutasi,” katanya

“Apalagi saya ini kan sama sekali tidak berafiliasi dengan politik manapun. Sehingga kegiatan mutasi itu kita lakukan murni untuk mempercepat pelayanan pada masyarakat dan itu adalah salah satu amanah yang diberikan kepada saya sebagai pj,” kata Prof Rudy.

Ia menambahkan, sebagai penjabat wali kota, dia diberikan amanahn untuk mensukseskan kegiatan Pilwalkot Makassar 2020 namun tidak melupakan prioritas utama sebagai pelayan masyarakat. Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak mengkaitkan kegiatan mutasi dengan gerakan politik.

“Jangan mengkait-kaitkan hal yang tidak perlu dikaitkan seperti kegiatan mutasi yang dasarnyan kita lakukan untuk mempercepat kinerja .Salah satu upaya untuk mempercepat kinerja adalah dengan melakukan penyegaran-penyegaran pada instansi-instansi yang perlu penyegaran,” pungkasnya.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Lima Truk Sampah Compactor Makassar Mulai Beroperasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Lima truk sampah compactor Pemkot Makassar resmi mulai beroperasi. Hal itu ditandai saat Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menggelar pencanangan lima truk tersebut di Lapangan Pasar Hobi Toddopuli, Senin (7/9/2020).

Prof Rudy mengatakan, lima truk sampah compactor diberikan ke lima kacamatan sebagai percontohan. Diantaranya Kacamatan Ujung Pandang, Tamalate, Wajo, Mariso, dan Makassar.

“Jadi lima truk percontohan ini sudah mulai operasi. Tahun ini kita kembali anggarkan untuk penambahan 20 unit. Tahun depan kita anggarkan untuk 40 unit lagi,” kata Prof Rudy di hadapan 15 camat yang hadir.

Prof Rudy menjelaskan, truk sampah compactor lebih efektif dan efisien dari pada pada truk sampah yang digunakan sebelumnya. Mengingat, daya angkut truk sampah compactor yaitu 1:3 atau bisa tiga kali lebih banyak dari truk konvensional. Sebab, truk ini sudah menggunakan sistem press yang dapat memadatkan sampah yang dimuat.

“Para petugas juga tidak kelelahan lagi dalam memindahkan sampah ke TPA. Kalau sebelumnyakan sistem manual, dicangkul yang memakan waktu. Kalau truk ini, sudah sistem dorong. Jadi dari segi kesehatan juga terjamin. Kedepannya juga, tidak ada lagi kita melihat truk-truk antri di TPA karena proses pemindahan sampahnya,” katanya.

Selain itu, Prof Rudy juga melakukan pemantauan kepada truk-truk sampah konvesional yang bakal diganti. Rencananya truk sampat tersebut direvitalisasi menjadi bus wisata gratis yang dicanangkan Prof Rudy untuk area Anjungan Pantai Losari.

“Foto-foto memang ki pak nah sama truk ta untuk jadi kenang-kenangan. Karena mauka rubahki ini truk ta jadi bus. Nanti truk yang kita pakai lebih praktis. Nda capek-capek meki kaya dulu. Jadi belajar memang ki pada truk sampah caomapctor percontohan ini,” pesan Prof Rudy kepada driver truk sampah.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Depan Mahasiswa Baru Unhas, Wagub Beri Motivasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri acara Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2020 Universitas Hasanuddin, Senin (7/9/2020).

Acara penerimaan mahasiswa baru yang dikemas dalam bentuk Pembinaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB) Universitas Hasanuddin 2020.

Yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 7 sampai 10 September 2020 yang dilakukan secara virtual melalui zoom.

Dalam kesempatan itu, Wagub Sulsel, Andi Sudirman hadir sebagai narasumber sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa baru. Dengan tema yakni “Pembinaan Gerakan Nasional Revolusi Mental : Indonesia Melayani, Bersih, Tertib, Mandiri dan Bersatu”.

Menurutnya, mahasiswa ini menjadi orang-orang terpilih dari sekian banyak yang mendaftar untuk menuntut ilmu di kampus merah itu.

“Kalian menjadi pengemban amanah, harus bertanggung jawab dan membuktikan bahwa kalian semua adalah yang terbaik untuk menjadi mahasiswa di Universitas Hasanuddin. Teruslah bertanggung jawab, belajar, menuntut ilmu dan yakinkan bahwa diri anda adalah orang-orang terbaik,” pungkasnya.

Andi Sudirman mengatakan, bahwa dibutuhkan seorang generasi berikut yang menjadi pemimpin-pemimpin hebat dengan memiliki moral kepemimpinan.

“Saat ini kita tidak kekurangan orang-orang cerdas, kita tidak kekurangan orang-orang pintar, kita tidak kekurangan orang-orang hebat, kita tidak kekurangan orang-orang yang memiliki potensi untuk memimpin. Tapi kita membutuhkan bagaiman moral kepemimpinan dengan karakter, akhlak dan mental dipadu,” tuturnya.

Baginya, menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Terlebih saat diperhadapkan tiga persoalan mulai dari harta, tahta dan wanita. Ini akan melatih nilai integritas, nilai isi, dan sosial kontrol yang dimiliki mahasiswa agar tetap tumbuh dalam hati.(jalu)

read more
DaerahNews

10 Tahun Telah Membina Ratusan Pelajar, Komunitas Anak PelangiRayakan Hari Jadinya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Rahman Maman Abdurahman Rumadai bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota binaan yang ada di kelurahan Parangtambung merayakan hari jadi komunitasnya yang ke 10 tahun di Jl. Dg. Tata 3 Belakang Kantor Lurah Parang Tambung Kecamatan Tamalate Kota Makassar, Minggu (06/09). Acara puncak yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah lomba ini dihadiri beberapa tamu undangan seperti Anggota DPRD Kota Makassar, Ahmad Faruq, Aktivis Anak, Rusdin Tompo, Ketua LPM Parang Tambung, Bachtiar Adnan Kusuma, Pustakawan Dinas Perpustakaan Makassar, Tulus Wulan Juni dan para Donatur baik pribadi maupun lembaga seperti Kepala KPPN 2, Adi Setiawan.

Menurut Ketua K-Apel, Rezky Amalia Syafiin yang juga dipercaya sebagai ketua selama 10 tahun mengungkapkan rasa haru jika mengingat perjalanan komunitas yang dirintisnya sejak awal bersama founder Rahman Rumaday. “Kita dulu awalnya dicurigai oleh warga bahkan sampai ada yang bilang, hati-hati pencuri anak” ungkapnya berkaca-kaca. “Namun dengan tekad dan niat kami semua akhirnya komunitas ini diterima masyarakat dan sekarang diusia 1 dekade kami sudah bisa hadir di 4 daerah yakni Makassar, Gowa, Maros dan Takalar. Untuk Kota Makassar sendiri ada 4 tempat dan salah satunya di Parang Tambung dan sudah lebih ratusan anak-anak pelajar binaan kami”, terangnya.

Melalui dukungan donatur, K-Apel juga telah menyalurkan bantuan beasiswa kepada 20 anak binaan baik di tingkat SD, SMP, SMA bahkan Mahasiswa. Nilai beasiswa yang diberikan setiap bulan 100 ribu untuk SD, 150 ribu untuk SMP dan 175 ribu untuk SMA sedangkan untuk Hafiz ada 2 orang dengan nilai beasiswa 500 ribu/ bulan. Sedangkan untuk pemberdayaan Ibu-Ibu, K-Apel memiliki program khusus berbasis UMKM. Ditengah pandemi Covid19 ini, beberapa donatur akan membantu fasilitas internet seperti yang dijanjikan oleh anggota DPRD Kota Makassar agar anak-anak dapat belajar daring tanpa harus kebingungan dengan kuota.

Seluruh rangkaian acara ulang tahun ke 10 Komunitas K-Apel berlangsung meriah dan uniknya semua dikemas oleh anak-anak binaan mulai mc, tari pembuka hingga pementasan drama bahkan Ibu-Ibunya ikut terlibat menyelenggarakan kegiatan ini. Diakhir acara diserahkan hadiah bagi pemenang lomba Video Keluarga, Lomba Selfie Keluarga, Lomba Video Tilawah, Lomba Cipta Puisi dan Lomba Menulis Cerita Belajar Daring vs Belajar Luring. Founder K-Apel, Rahman Rumaday sangat bersyukur atas dukungan semua pihak selama ini terkhusus kepada masyarakat di Kelurahan Parang Tambung yang telah mengamanahkan anaknya kepada kami untuk diberikan bimbingan dan pendampingan.(jalu)

read more
DaerahNews

Sosialisasi Permendagri, Prof Rudy Minta OPD Menyusun Program Bersifat Progresif dan Produktif

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin membuka acara Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah di Ruang Rapat Sipakatau, Balaikota Makassar, Senin (7/9/2020).

Prof Rudy mengapresiasi dan menyambut baik adanya sosialisasi Permendagri No 90 tahun 2019. Menurutnya, permendagri tersebut nantinya memberikan manfaat untuk memantapkan roda penyelenggaraan pemerintah daerah sesuai dengan koridor kewenangan berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentag pemerintahan daerah.

Prof Rudy beraharap, seluruh jajaran yang bertanggung jawab di dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja daerah, bisa semakin terampil dan berkualitas dengan informasi kinerja akurat serta tepat waktu.

“Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat menyusun program-program yang bersifat progresif dan produktif. Program yang memiliki dampak yang optimal untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat Kota Makassar,” kata Prof Rudy di hadapan puluhan ASN yang hadir.

Ia menambahkan, tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman terkait perubahan kebijakan yang termuat dalam Permendagri No 90 tahun 2019 serta implementasinya di dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah pada tahun anggaran 2021.

“Selain itu untuk memberikan informasi terkait arah kebijakan pembangunan Kota Makassar Tahun 2021 dalam rangka keselarasan perencanaan pembangunan Kota makassar dengan Pemprov Sulsel serta terkait pengendalian perencanaan pembangunan daerah,” pungkasnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 205 206 207 208 209 229
Page 207 of 229