close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Pemkot Makassar Bakal Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Mulai 20 Juni

LANGITKU NETWORKS, Makssar  – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar secara massif dan intensif terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya penegakan disiplin protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Berbagai upaya terus digalakkan, dengan melibatkan berbagai elemen dan tokoh masyarakat hingga tingkatan RT/ RW, bahkan juga telah dibentuk Inspektur Covid-19.

Akan tetapi, sebagian besar masyarakat masih saja bandel dengan mengabaikan prosedur protokol kesehatan tersebut. Seperti tidak menggunakan masker saat keluar rumah, berkerumun pada suatu tempat, juga terhadap tempat usaha dan pusat-pusat keramaian lainnya yang tidak menyediakan tempat cuci tangan yang memadai.

Karenanya, Pj Wali Kota Makassar Prof. Yusran Jusuf mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sanksi-sanksi terhadap siapa saja yang tidak mengindahkan ketentuan protokol kesehatan di masa pandemi ini.

“Kita akan kenakan paling tidak tiga sanksi, yakni sanksi berat, sedang, dan ringan, tergantung kondisi pelanggaran yang dilakukan,” ucap Yusran Jusuf, Rabu, (18/6).

Pemberian sanksi akan disosialisasikan selama dua hari, dimulai besok, hari Kamis dan Jumat. Sementara pada tanggal 20 Juni 2020 mendatang sudah mulai dilakukan penerapannya.

Selain itu, demi memutus mata rantai penyebaran virus corona tersebut, di waktu bersamaan juga akan digalakkan Gerakan Massal Penyemprotan Disinfektan. Penyemprotan dilakukan setiap hari Sabtu dan Minggu yang juga dimulai tanggal 20 Juni ini.

Yusran mengatakan gerakan tersebut melibatkan seluruh personel Pemerintah Kota Makassar, dari Camat, Lurah, serta RT/ RW, dan juga aparat gabungan TNI/POLRI.
(jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Yusran tantang stakeholder pendidikan ciptakan inovasi hadapi pandemi

LANGITKUNETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Yusran Jusuf melakukan rembuk bersama seluruh stakeholder pendidikan lingkup Kota Makassar membahas tantangan dunia pendidikan di masa pandemi Virus Covid-19. Diskusi yang digelar secara virtual ini berlangsung menarik dengan melibatkan ratusan praktisi pendidikan. Pada kesempatan ini, Yusran mengajak seluruh pihak untuk berani menciptakan inovasi metode pendidikan sebagai jalan keluar terhadap berbagai persoalan yang muncul akibat wabah.

“Wabah virus mengubah banyak hal, termasuk dunia pendidikan. Tiga bulan terakhir ini kita menjalani pembelajaran jarak jauh. Kita sangat berharap tidak terjadi pengurangan kualitas dibanding saat pembelajaran di masa normal. Pada momentum ini, saya ingin mengajak semua pihak, baik itu para guru, organisasi PGRI, Dewan Pendidikan, dan siapa saja untuk berani menciptakan inovasi yang bisa menjadi solusi pendidikan ditengah wabah ini” ujar Yusran saat membuka Silaturrahim Stakholder Pendidikan secara virtual, Selasa (16/6/2020).

Menurut Yusran, pendidikan merupakan salah satu sektor yang paling penting yang harus terus di tingkatkan mutu dan kualitasnya, baik itu dari sisi Sumber Daya Manusianya, infrastruktur, termasuk metode pembelajaran di tengah pandemic.

“Pendidikan kita mengalami metode pembelajaran yang berubah. Pandemi ini menuntut kita untuk memperkuat sinergi, kerja kolektif sesuai kompetensi masing-masing. Mari kita tata secara simultan, kita letakkan pondasi yang bagus untuk menjadi roadmap pendidikan kita kedepan” lanjut Yusran.

Pada kesempatan ini, Yusran juga mengajak seluruh stakeholder pendidikan untuk menjadi duta Covid-19 yang ikut memberikan edukasi ditengah masyarakat tentang pelaksanaan protokol kesehatan.

Dalam diskusi virtual ini, hadir Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, Plt Kadis Pendidikan Kota Makassar, Amalia Malik Hambali, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar, Ariaty Puspasari, PGRI, Dewan Pendidikan, serta kepala sekolah SMP dan SD se Kota Makassar. Diskusi ini dibuka untuk umum melalui aplikasi zoom dan disiarkan secara langsung melalui laman facebook Dinas Kominfo Makassar.

Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan Kota Makassar Amalia Malik Hambali yang mendampingi Yusran pada diskusi ini di rujab Walikota Makassar mengatakan bahwa silarahmi virtual ini untuk mencari solusi tentang metode yang paling efektif diterapkan dalam rangka pembelajaran secara daring.

“Selama tiga bulan terakhir ini kita laksanakan pendidikan jarak jauh tentuk banyak kendala yang muncul, baik itu dari sistem yang digunakan, tenaga pendidikan, siswa sekolah termasuk orang tua siswa, sehingga kesempatan ini di gunakan untuk memberikan masukan dan saran-saran yang terbaik, mengingat sistem pendidikan jarak jauh ini kemungkinan masih akan diterapkan hingga akhir tahun ini” ujar Amalia.

Hal lain yang juga menjadi topik utama yakni pelaksanaan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang juga akan dilaksanakan secara online.

“Ini juga sekaligus kita lakukan sosialisasi dan memberikan imput tentang bagaimana prosesnya bisa lebih baik dari sebelumnya. Secara teknisnya kita tetap mengacu pada Peraturan Mendikbud (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB TK, SD, SMP, SMA, dan SMK mengenai empat jalur yang ditempuh yakni zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orangtua/wali, dan prestasi.” Lanjutnya.(jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan, Inspektur Covid-Makassar Sidak Mall dan Pusat Keramaian

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Inspektur Covid-19 Makassar yang merupakan gabungan SatPol PP, Dishub, dan SKPD kota Makassar terkait mulai aktif melakukan sidak di mall-mall. Kegiatan ini dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan di kota Makassar selama pandemi covid-19 berlangsung.

Hal ini sejalan dengan Perwali No.31 tahun 2020 tentang protokol kesehatan bagi tempat umum atau kerumunan.

“Kita melakukan pemantauan di Trans Studio Mall (TSM) Mall Panakkukang (MP) dan beberapa Mall serta pusat keramaian lain utamanya pada saat antri itu sebagian besar masih tidak jarak. Walau pun sebenarnya sudah ada dibuat spasi, ada tanda kaki berjarak. Harusnya memang yang diberi pemahaman ini adalah penjual dan pemilik usaha memberikan pemahaman kepada pembelinya,” ucap Kasat Pol PP Makassar Iman Hud, yang juga sebagai Kordinator Inspektur Covid-19, Minggu malam di TSM, (14/6).

Iman menyampaikan kegiatan tersebut merupakan sidak pertama yang dilakukan serentak di beberapa mall. Di tempat lain seperti Toko Bintang, Alaska dan area publik lainnya yang banyak dikunjungi masyarakat juga dilakukan kegiatan serupa.

Dalam sidak itu ia mengedukasi kepada para pemilik tenant agar tidak melayani pelanggan yang tidak menggunakan masker atau pun tidak mematuhi protokol kesehatan.

Karena itu pihaknya terus mengevaluasi dan mengawasi para pelaku usaha untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan sebagai syarat pembukaan setiap aktivitas usaha yang dilakukan.

“Rata-rata sih mereka (pelaku usaha) sudah memenuhi standar, ada tempat cuci tangan dan disiapkan termo-gun. Cuma lebih kepada pelanggan yang kadang tidak tertib, tidak menjaga jarak, tidak pakai masker atau maskernya tidak dipakai dengan benar, dan beberapa bawa anak kecil yang rata-rata tidak menggunakan masker,” terangnya.

Menurutnya, banyak yang datang pakai masker tetapi saat di dalam kadang dilepas. Belum lagi saat antri membeli dan antri pada saat membayar.

Ke depan, Inspektur Covid akan menyurati para pemilik tenant atau pelaku usaha agar lebih disiplin lagi memperhatikan protokol kesehatan dan menjadikan kasir-kasir mereka sebagai kader covid.

“Kasir harus menjadi kader covid, karena dialah yang berhubungan langsung dengan pelanggan. Makanya kita harus menyampaikan sebelum pelanggan membayar harus disampaikan agar memperhatikan kerapian masker,” kunci Iman Hud.(Jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Eks Ketum PB HMI Arief Rosyid Siap Dukung Pemkot Makassar Tangani Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Eks Ketua Umum PB HMI Arief Rosyid Hasan (ARH) temui Pj. Wali Kota Makassar Prof Yusran Jusuf di Rujab Wali Kota, Minggu, (14/6).

ARH bermaksud memberi support kepada pemerintah kota Makassar khususnya pada tim gugus tugas sekaitan dengan situasi pandemi covid-19 saat ini.

“Kami akan libatkan berbagai organisasi pemuda bersinergi dengan tim gugus tugas Pemerintah Kota Makassar untuk sama-sama menghadapi pandemi saat ini,” kata Arief.

Sekaitan hal tersebut, Yusran Jusuf mengaku sangat welcome dan menyampaikan apresiasi mendalam kepada tokoh milenial nasional yang tetap mencurahkan perhatiaannya ke kota asalnya ini.

“Dari awal memang kita sudah menyampaikan bahwa kami akan melibatkan semua elemen masyarakat dari bergai latar belakang. Mulai dari akademisi, aktivis, tokoh masyarakat, RT/ RW, Tokoh Agama, dan tentu Tokoh Pemuda untuk bersama-sama mengambil peran penting melawan Covid-19 yang tengah mewabah di masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, Ia berharap, kehadiran Eks Ketum PB HMI di Makassar ini bisa memberi warna baru sehingga upaya menghadapi covid-19 di kota ini bisa lebih maksimal lagi kedepan.

Untuk diketahui, Pemkot Makassar saat ini telah melakukan berbagai upaya penegakan disiplin protokol kesehatan. Selain pelibatan berbagai elemen masyarakat untuk memassifkan edukasi ke masyarakat, juga telah diterjunkan langsung inspektur covid-19 dipusat-pusat keramaian seperti mall dan unit usaha yang menimbulkan kerumunan warga.(Jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Ketua TP PKK : Ayo Belanja Online di Pasar Tradisional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Upaya menuju tatanan baru atau yang lazim disebut new normal, terus dilakukan semua pihak, tak terkecuali gabungan ibu-ibu di tim penggerak PKK Kota Makassar. Salah satu tatanan baru tersebut adalah sistem belanja online di pasar tradisional yang sejak tiga bulan terakhir ini sudah dilaksanakan oleh perusahaan daerah pasar Makassar Raya.

Sosialisasi sistem belanja online dan offline ini dilakukan oleh PD Pasar Makassar raya di sela-sela pengukuhan antar waktu pengurus TP PKK Kota makassar di baruga angin mamiri beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, PJ Walikota Makassar, Prof Yusran Jusuf didampingi ketua TP PKK Kota Makassar, DR. Andi Masniawaty Yusran, mengimbau seluruh anggota PKK dari kelurahan, kecamatan hingga SKPD agar mendownload aplikasi ini. Menurut mantan dekan Kehutanan Unhas ini, inovasi PD Pasar ini sangat membantu usaha kecil menengah (UKM) dan bisa menyerap tenaga kerja.

“Program ini sangat bagus karena bisa menyerap tenaga kerja. Harapan saya nanti PKK sosialisasi ke tingkat kelurahan sehingga kita bisa menata pasar dan membantu umkm kita,” ujarnya.

Selain ke PKK, Prof Yusran juga berjanji akan membantu program PD pasar kepada seluruh ASN di pemkot Makassar agar mensosialisasikan dan menggunakan aplikasi belanja online ini.


Dalam pemaparan programya, direktur operasional PD Pasar Makassar Raya, Saharuddin Ridwan, menyatakan, inovasi ini selain mengikuti trend belanja online juga sebagai upaya memutus mata rantai covid 19. Menurutnya, warga tidak perlu datang ke pasar tradisional untuk belanja. Cukup buka aplikasi malltronik, mencari pasar yang terdekat dari rumah kemudian mencari kebutuhan pokok yang akan dibeli.

“Jadi kami sudah siapkan kurir untuk mengantarkan langsung belanjaan masyarakat ke rumahnya dengan biaya antar yang jauh lebih murah karena yang jadi kurir adalah karyawan pd pasar sendiri,” ungkap Sahar.

Sementara itu, owner Malltronik, Hengky dalam kesempatan tersebut juga memaparkan tata cara menjadi user atau pengguna dan cara pemesanan melalui aplikasi tersebut.

Saat ini menurut Hengky, masyarakat sudah mulai merasakan manfaat belanja secara online di pasar tradisional. Meski demikian, jumlah user harus terus ditingkatkan sehingga pedagang di pasar tradisional juga bisa meningkatkan pendapatannya.(Jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

PD Pasar Perketat Protokol Kesehatan, Imbau Pembeli Pakai Masker saat ke Pasar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Sebagai salah satu tempat yang rawan penyebaran virus covid 19, pasar tradisional di Makassar terus berupaya mendisiplin aktifitas dipasar dengan menerapkan protokol kesehatan di 18 pasar yang tersebar di kota Makassar.

Diantara upaya yang dilakukan yakni setiap pasar disiapkan tempat cuci tangan minimal dua unit tandon air per pasar, alat pengukur suhu (thermogun) bagi pedagang dan pengunjung pasar serta imbauan agar menggunakan masker juga filakukan setiap hari.

Menindak lanjuti hasil rapat di Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar tentang pengetatan pemberlakukan protokol kesehatan, yang digelar hari Sabtu (13/6/2020), pihak PD Pasar Makassar Rata langsung menugaskan 100 orang stafnya untuk setiap hari melakukan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan dalam pasar.

“Sesuai arahan bapak Pj Walikota, kami langsung bergerak. bahkan sejak dikeluarkannya perwali 31 tahun 2020 tentang protokol kesehatan pasca PSBB kami tetap konsisten melaksanakan protokol kesehatan,” ujar , Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Basdir yang juga mantan legislator DPRD Makassar ini.

Lanjut di katakan Basdir, selain 18 pasar tradisional yang memang memiliki gedung pasar, pihaknya juga melakukan sosialisasi di pasar darurat dan pedagang kaki lima. Untuk itu, pihaknya berharap ada kolaborasi antara PD pasar dengan pihak kelurahan, kecamatan, polsek dan koramil yang berada di masing-masing wilayah pasar dan pedagang kaki lima.

Sementara itu, Direktur Operasional, Saharuddin Ridwan mengharapkan kerjasama dari masyarakat yang akan datang membeli sembako dalam pasar agar menaati protokol kesehatan untuk menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ke dalam pasar.

“Dan yang juga tak kalah pentingnya yakni tetap menjaga jarak” ujar Saharuddin Ridwan.(Jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Walikota Yusran Jusuf Lepas Tim Rescue Damkar Makassar Bantu Korban Banjir Bantaeng

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Banjir yang terjadi di Kabupaten Bantaeng diakibatkan sungai Calendu meluap sehingga tidak dapat menampung debit air hujan di hulu sungai. ditambah lagi dengan jebolnya Dam Balang Sikuyu sebagai pengendali banjir, tidak mampu menampung volume air hujan yang begitu deras.

Hingga saat ini kabupaten Bantaeng hampir sebagian wilayahnya mengalami banjir setinggi satu hingga dua meter. di tiga kecamatan

Menyingkapi bencana banjir di Kabupaten Bantaeng Pemkot Makassar melalui Dinas Padam Kebakaran Kota Makassar peduli dengan mengirimkan personel tim rescue ke Kabupaten Bantaeng yang mengalami bencana banjir terparah.

Upacara pelepasan tim resque dipimpin langsung Penjabat walikota Makassar Prof. Yusran Jusuf dihalaman upacara kantor Dinas Damkar Kota Makassar di Kompleks PDAM. Jalan Ratulang. Sabtu (13/6/20).

Yusran berpesan kepada anggota tim rescue yang di berangkatkan untuk selalu menjaga kekompakan tim selama melaksanakan tugas mengevakuasi korban bencana banjir.

Saat ini kita masih dalam masa Pandemi Covid 19 saya harap anggota yang diberangkatkan untuk bertugas memangani korban selalu menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya saat memberi arahan dihadapan tim resque Damkar.

Usai menggelar apel kepala seksi penyelamatan dinas Damkar Makassar Abd Gafur mengatakan tim yang diterjunkan ke Bantaeng berjumlah 12 orang personel
dengan membawa berbagai macam alat perlengkapan penyelamatan korban banjir.

Ada dua orang dari tim penyelam yang kami bawa serta ditambah beberapa orang yang akan bergerak evakuasi ditambah personel yang mendata dan assesment korban kita juga menerjunkan animal rescue bertugas melakukan penyelamatan jika ada korban terjebak didalam reruntuhan bangunan,,” terangnya. (Jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Transparan, Jelang Pilkada Yusran Minta Camat Lurah Cek Data Base Warga

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Yusran Jusuf meminta camat dan lurah untuk melakukan verifikasi ulang data kependudukan jelang pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar pada 9 Desember 2020.

Hal ini ditegaskan Yusran saat memimpin rapat Koordinasi bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar, KPU Kota Makassar, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar terkait pelaksanaan Pilkada Serentak, di ruang Sipakatau Gedung Balaikota Makassar, Jumat (12/6/2020).

Verifikasi ulang dimaksudkan untuk mensinkronkan data pemilih yang di miliki oleh KPU Makassar dengan kondisi ril dilapangan.

“Transparansi data sangat penting dalam menghasilkan Pilwali yang berkualitas. Verifikasi ini harus segera dilakukan, makanya saya minta Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) termasuk dukcapil untuk berkordinasi dengan camat lurah, serta RT RW agar data yang digunakan oleh KPU betul-betul terverifikasi” jelasnya.

Dalam rapat kordinasi ini juga berlangsung serah terima dokumen data kependudukan dari KPU Kota Makassar ke kecamatan, serta pihak Kecamatan ke Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil).

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua KPU Kota Makassar, Muh. Farid Wajid mengatakan bahwa pihaknya menemukan perbedaan data kependudukan yang di miliki oleh KPU dengan Dukcapil Makassar.

“Kami melihat ada miss data yang perlu segera disingkronkan dengan Pemkot. Di data kami tercatat sebaran lima ribuaan, sedangkan data Pemkot itu ada tujuh ribuan. Dua ribunya ini yang harus ditelusuri,” ucapnya.

Menurutnya, hal ini biasa disebut dengan data anomali. Data anomali sendiri yaitu, data pemilih yang masih belum sesuai dengan identitasnya. Indikatornya ada lima yakni alamat, nama, NIK, tanggal lahir, dan usia di bawah 17 tahun.

“Makanya kita ingin mengeceknya ke lapangan dan melakukan kordinasi dengan pihak pemkot agar data dari kita sinkron semua dan bisa dicocokkan. Untuk data pemilih tetap belum bisa dipastikan. Kita bereskan dulu kecocokan data,” sebut Farid.

Rencananya, satu bulan sebelum hari pelaksanaan pemilihan, pihak KPU Makassar akan menggelar rapat kordinasi mengenai hasil akhir Daftar Pemilih Tetap Kota Makassar.

Pada acara tersebut, hadir Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, S. IK, M. Si, Kwtua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo,SH, Kapolres Pelabuhan, AKBP Kadarislam Kasim, Pasi Ops Kodim, Mayor Inf Dewa Putu Gede ( Mewakili Dandim 1408/BS), Muh. Farid Wajid (Ketua KPU Kota Mksr), Nursari (Ketua Bawaslu Kota Mksr), Kasi Intel Kejari, Ivan Nusu, SH (Kejari Makasar), Wakil Ketua PN Makassar, Dr. Ibrahim Palino, SH. MH, Sekda Kota Makassar, Ir. M. Ansar,M.Si serta jajaran SKPD, seluruh Camat dan lurah sekota Makassar. (Jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pantau Protokol Kesehatan, Pemkot Makassar Bentuk Inspektur Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus bekerja melakukan berbagai upaya untuk melawan penyebaran Virus Covid-19 ditengah masyarakat. Salah satu langka taktis yang dilakukan yakni membentuk tim khusus yang dinamakan “Inspektur Covid-19”.

Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf menjelaskan tujuan dibentuknya Inspektur Covid-19 yakni untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh masyarakat di tempat-tempat umum, baik itu di pasar, mall, fasilitas umum termasuk tempat ibadah.

“Inspektur Covid-19 ini merupakan tim lapangan yang bertugas menemui warga ditempat umum untuk memberikan pemahaman akan kewajiban pemakaian masker saat keluar rumah atau ketika beraktifitas di tempat kerja, rutin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer” ujar Yusran Jusuf di Makassar, Kamis (11/6/2020).

Menurutnya, langkah ini bagian dari pengawasan dan pemantauan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan pasca PSBB berdasarkan Perwali 31 Thn 2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan di tempat umum.


Sementara itu ditempat berbeda, Kasatpol PP Kota Makassar, Iman Hud menjelaskan tim bentukan Yusran Jusuf tersebut merupakan gabungan aparat Satpol PP serta sejumlah stakholder lainnya yang akan melakukan pengawasan secara langsung kepada seluruh pelaku usaha agar senantiasa mematuhi seluruh protokol kesehatan.

“Kita akan jelaskan kepada pelaku-pelaku usaha dilapangan tentang syarat-syarat pembukaan usaha, termasuk sanksi-sanksi nya. Kita harus sepakat bahwa untuk melawan penyebaran virus ini yang paling penting adalah kepatuhan dan ketaatan kita semua menjalankan protokol kesehatan yg tertuang dalam perwal 31” ujar Iman Hud.

Saat ini berita ini diturunkan, tim Inspektur Covid-19 tengah bersiap turun ke mal-mal besar, termasuk ke tempat-tempat umum lainnya untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. (Jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Wali Kota Makassar Dorong Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jadi Duta Edukasi Covid-19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus melakukan berbagai upaya memassifkan edukasi ke masyarakat terkait covid-19 dan menuju new normal. Salah satunya dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti RT/ RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pihak kampus.

Karena itu pula, Pj Wali Kota Makassar Prof Yusran Jusuf mendorong Ikatan Pemudan Muhammadiyah (IPM) agar dapat menjadi duta edukasi Covid-19. Diharapkan IPM mampu mengambil satu segmen dalam masyarakat seperti pada tingkat pelajar di semua jenjang pendidikan.

“Perlu kita terus memberi edukasi dengan muatan-muatan tentang protokol kesehatan, tentang kelompok yang rentang terpapar, cara penguatan imun, termasuk jenis-jenis penyakit yang rentang jika terpapar virus,” ucap Yusran saat menerima audiens IPM di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (11/6).

Selain itu, kelompok rentan perlu dijaga agar tidak kemana-mana serta senantiasa memperbaiki asupan gizi untuk meningkatkan imunitas. Untuk itulah IPM diminta mengambil peran agar bisa menjadi juru bicara meyakinkan masyarakat khususnya pelajar bahwa kita butuh kesabaran sedikit lagi.

Hal ini juga sejalan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan IPM yakni Syawalan Silaturrahmi dan Diskusi Online dengan tema kebijakan “New School Life”. Rencananya Pj Wali Kota Prof Yusran akan dihadirkan sebagai narasumber di kegiatan tersebut.

Senada, Plt Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Amalia Hambali yang ikut mendampingi Yusran mengatakan bahwa sampai Desember pembelajaran masih di rumah. Sementara kalender pendidikan tetap jalan pada mulai tanggal 13 Juni.

“Sesuai kalender Pendidikan sudah melakukan penerimaan siswa baru 1 Juli, proses belajar mengajar tetap jalan namun kondisinya berbeda. IPM bisa jadi duta edukasi, membentuk tim khusus di sekolah terutama sekolah pinggiran,” jelas Lia sapaan akrabnya.

Sementara itu, Muhammad Ali Mabhan, ketua pimpinan daerah ikatan pelajar Muhammadiyah pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan yang akan dilakukannya itu dilatari atas keresahan saat kembalinya aktifitas sekolah nanti, jangan sampai penerapannnya tidak sesuai yang diharapkan.

“Kita akan membantu melakukan edukasi di tingkat pelajar sesuai harapan Pak Wali” singkatnya. (Jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 211 212 213 214 215 222
Page 213 of 222