close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Menyisir Hingga Perbatasan Kota, Iqbal Temui Warga Kurang Mampu

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Mendengar kabar adanya masyarakat kurang mampu yang tidak terdata saat pembagian sembako membuat Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb yang di dampingi Kadis Sosial Kota makassar Muktar Tahir harus bergerak menyisiri perbatasan antara Makassar-Gowa-Takalar Minggu (3/5/2020) siang untuk memastikan keadaan warganya.

Kehadiran Iqbal sekaligus juga untuk memberikan paket sembako kepada sejumlah Kepala Keluarga di Kecamatan Tamalate yang kondisinya cukup memprihatinkan. Salah satu keluarga yang keadaannya membuat pilu yakni pasangan suami istri Dg Limpo dan Dg Kamang yang tinggal dalam lorong 30cm dan rumahnya berada di pinggir sawah.

Penjabat Wali Kota Makassar yang menyerahkan paket sembako pada keluarga kurang mampu ini menuturkan kondisi warganya yang memprihatinkan dan membutuhkan bantuan namun sayangnya tidak masuk dalam pendataan.

“Ada laporan yang masuk bahwa di Kecamatan Tamalate tepatnya di Barombong ada keluarga yang hidupnya tidak layak. Setelah di survey memang betul perlu perhatian pemerintah, namun tidak masuk dalam pendataan. Sekalipun demikian, tentu ini menjadi tanggung jawab pemerintah Kota Makassar”,ungkap Iqbal.

Selain itu Iqbal mengatakan paket bantuan yang di serahkan ini tidak masuk dalam catatan bantuan covid.

“Jadi ini bukan bagian dari bantuan covid. Pemerintah Kota Makassar memiliki beberapa jenis bantuan untuk masyarakat. Seperti halnya hari ini, jika kami mendapat kabar adanya warga yang memang membutuhkan dan setelah survey memang betul adanya, maka Dinsos akan segera menyalurkan bantuannya”,tambahnya.

Usai berada di gubuk Dg Kamang, Iqbal lalu bergeser ke rumah Haji Daeng Sore dan Wahidah yang lokasinya juga masih di Barombong. Kehadiran orang nomer satu di Makassar ini membuat senyum sumringah dengan penuh rasa syukur.

“Terima kasih pak wali bantuanta. Bisami ku pakai ini bulan puasa kasian. Ada 2 orang anakku tapi meninggalmi semuami pak. Terima kasih masih ada yang perhatikan warga”ungkap Haji Daeng Sore saat menerima bantuan sembako. (*)

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Tengah malam, Iqbal antarkan Kurma, Susu, Vitamin dan masker ke petugas batas kota

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Ditengah penerapan PSBB yang masih berlangsung, Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb kembali berkeliling kota di tengah malam menemui para petugas yang masih terus bekerja di batas-batas kota memeriksa para pengendara yang hendak masuk ke wilayah Kota Makassar. Selain mengecek proses penegakan aturan PSBB di jalan raya, Kedatangan Iqbal sekaligus untuk memberi semangat kepada tim gabungan yang bekerja dua puluh empat jam sejak PSBB di berlakukan.

Sejumlah titik yang didatangi pada malam ke Sembilan PSBB tersebut diantaranya perbatasan Makassar – Maros di simpan lima Bandara Sultan Hasanuddin, Perbatasan Makassar – Maros di kelurahan Katimbang, serta flyover Makassar.

“Malam ini kami coba memantau beberapa pos baik zona satu serta zona dua, termasuk sejumlah wilayah perbatasan. Biasanya, di waktu normal, wilayah-wilayah tersebut selalu padat oleh kendaraan yang melintas. Namun alhamdulillah situasi sudah sangat jauh berkurang, artinya sebagian besar warga kita memang sudah mengurangi aktifitasnya dan memilih tinggal di rumah saja” ujar Iqbal saat memberikan keterangan di salah satu batas Kota yang didatangi, Sabtu malam (2/5/2020). Iqbal didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said, Kalakhar BPBD, Dr. H. Muh Rusli, Camat Biringkanaya, A Syahrum Makkuradde, serta Kabag Umum Pemkot Makassar, Ichwan Jacub.


Dari pengamatan di lapangan, kendaraan-kendaraan yang melintas dilakukan penyemprotan disinfektan serta pengukuran suhu badan. Selain itu, pengendara yang tidak menggunakan masker diminta untuk berbalik arah. Demikian pula kendaraan yang memuat melebihi lima puluh persen dari kapasitas muatan diminta untuk menurunkan sebagian penumpangnya.

“Kami memberikan apresiasi kepada mereka yang bertugas, khususnya tim gabungan, baik itu dari aparat kepolisian, TNI, dinas perhubungan dan satpol PP. Mereka benar-benar bekerja menegakkan aturan dilapangan, tegas tanpa tebang pilih. Ini sangat penting dan menentukan terhadap keberhasilan PSBB. Kita sangat berharap kedisipilinan warga mendekati seratus persen demi memastikan virus itu tidak punya kemampuan bertransmisi. Jika itu berhasil dilakukan, maka PSBB tidak perlu untuk diperpanjang, itu harapan kita” lanjut Iqbal.

Sejak beberapa malam terakhir, Iqbal rutin berkeliling, baik itu di pos-pos penjagaan, maupun blusukan di daerah-daerah pemukiman untuk memastikan PSBB berjalan efektif. Disetiap titik yang didatangi, Iqbal menyempatkan menyapa para petugas sekaligus membagikan kurma, susu, vitamin dan masker. Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka yang bertugas.

“Alhamdulillah, ini tentu sangat berdampak terhadap semangat anggota kami, khususnya yang kini bertugas dilapangan. Kami berterima kasih kepada Pak Wali ( Iqbal Suhaeb) yang turun langsung memberi tambahan moril dan semangat, Insya Allah kami dan seluruh personil gabungan akan terus bekerja memastikan seluruh aturan PSBB diterapkan secara tegas dijalan raya” tegas Kadis Perhubungan, Mario Said.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel dan Pj Walikota Makassar Bahas Evaluasi PSBB

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah kembali mendatangi Posko Induk Covid-19 Kota Makassar,di jalan Nikel Raya Makassar, Sabtu (2/5/2020). Nurdin diterima langsung Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama dengan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Kota Makassar. Nurdin terlihat serius berbicara dengan Iqbal terkait evaluasi pelaksanaan PSBB yang sudah berjalan selama delapan hari di Kota Makassar.

Saat ditanya wartawan terkait rencana perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Nurdin memberikan komentar “Kita masih ada sisa waktu untuk mendorong kedisiplinan masyarakat kita agar semakin banyak yang tinggal dirumah, mobilitas semakin dikurangi. Yang kita butuhkan itu kepatuhan masyarakat kita, semua harus patuh protokol kesehatan, tangan harus selalu bersih, jaga sosial distancing dan memperbaiki gizi.” Ujar Nurdin Abdullah.

Nurdin juga menekankan pentingnya kejujuran dari warga, khususnya yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien yang positif Covid-19 agar bersedia melakukan isolasi mandiri selama empat belas hari. Nurdin juga menjelaskan tentang penyaluran sembako di Kota Makassar selama PSBB berlangsung.

“Insya Allah sembako aman, tinggal tunggu saja, karena memang tidak langsung selesai karena dibagi dari rumah ke rumah agar tidak terjadi pengumpulan orang. Pemkot Makassar sudah memiliki mekanisme yang saat ini sedang berjalan, jadi ini bertahap sesuai wilayah. Warga yang belum dapat dimohon untuk bersabar. Jika ada yang tidak masuk dalam daftar juga sudah kita siapkan” jelas Nurdin.

Sementara itu ditempat yang sama, PJ Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menjelaskan bahwa
pihaknya semakin mempertegas penegakan aturan PSBB dilapangan demi mengurangi mobilitas warta di ruang publik.

“Sesuai arahap Pak Gubernur agar PSBB kita ini terus dioptimalkan supaya tidak ada lagi perpanjangan. Insya Allah jika kita mematuhi seluruh aturan PSBB, kita optimis mampu melewati ini lebih cepat, jadi mohon jangan dulu berkeliaran di luar” ujar Iqbal.

Sementara itu, terkait penyaluran sembako, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar hari ini telah menyalurkan 814 paket sembako di kecamatan Sangkarrang.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Dandim 1408/BS Makassar Serahkan Bantuan 3.000 APD ke Posko Induk Covid 19 Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Dandim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto menyerahkan bantuan 3.000 APD (Alat Pelindung Diri) dari pemerintah pusat kepada Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb di Posko Induk Covid 19 Kota Makassar, Sabtu (2/5/2020).

Bantuan APD ini akan memberikan rasa aman, dan memudahkan tenaga medis dalam menangani pasien baik yang berstatus ODP, PDP, dan positif Covid 19.

“Bantuan over all APD sekali pakai. Begitu selesai langsung disposal. Satuan TNI mendukung distribusinya,” kata Dandim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto.

Ia melanjutkan, bantuan APD untuk wilayah Kodam XIV Hasanuddin, Sulawesi Selatan tiba sejak kemarin di Makassar, dan hari ini diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk diteruskan ke tenaga medis yang membutuhkan.

“Kodim 1408/BS mendukung semaksimal mungkin upaya Pemkot Makassar menjalankan PSBB melalui sosialisasi maupun penindakan masyarakat yang masih melanggar aturan PSBB. Dalam bertugas kami memberikan bantuan kekuatan kepada Polrestabes Makassar, Polres Pelabuhan, dan Pemkot Makassar,” tegasnya.

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menyampaikan penghargaan kepada aparat TNI khususnya Kodim 1408/BS yang mendukung penuh langkah Pemkot Makassar dalam penerapan PSBB yang telah memasuki hari ke delapan.

“Bantuan APD ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis yang berada di garis terdepan dalam penanganan Covid 19. Kita berharap bantuan ini semakin menguatkan semangat kawan – kawan dalam berjuang menuntaskan pandemi Covid 19,” sebut Iqbal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Naisyahtun Azikin menyebutkan bantuan 3.000 APD itu akan didistribusikan ke Puskesmas yang ada di Makassar, dan RSUD Daya yang saat ini dipersiapkan sebagai rumah sakit yang menangani pasien Covid 19.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Makassar (2 Mei 2020, Pukul 11.00 Wita), jumlah ODP sebanyak 939 orang (229 proses pemantauan, dan 710 selesai pemantauan). 397 PDP (168 masih dirawat, 175 pulang dan sehat, 54 meninggal). 393 positif (259 dirawat, 103 sembuh, dan 31 meninggal). Luar kota Makassar (0 ODP, 9 PDP, dan 109 positif). 109 pasien positif Covid 19 dari luar kota Makassar, 92 diantaranya dari KM Lambelu, dan 17 pasien berasal dari berbagai daerah di luar Makassar.

Tiga kecamatan dengan tingkat sebaran tertinggi yakni kecamatan Tamalate (87 ODP, 39 PDP, dan 53 positif), Panakukang (98 ODP, 53 PDP, dan 39 positif), Rappocini (206 ODP, 56 PDP, dan 38 positif). (innang)

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal Tegaskan Tidak Ada Toleransi Berkumpul Di Rumah Ibadah selama masa PSBB

LANGITKU NETWOTKS, Makassar  – Memasuki minggu kedua pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar, Pj Wali Kota Makassar M. Iqbal Suhaeb secara tegas menyampaikan akan semakin tegas melakukan kontrol di lapangan. Selama PSBB ini, dan selama virus corona masih menyebar di kota Makassar ini, Iqbal mengatakan tidak ada toleransi untuk berkumpul, termasuk di rumah-rumah ibadah.

“Tidak ada toleransi untuk berkumpul. Termasuk di rumah-rumah ibadah. Baik di tepi jalan, di kompleks-kompleks maupun yang berada di pemukiman-pemukiman padat. Ini kami pertegas lagi menyusul rapid test semalam di salah satu masjid di daerah Tamalate. Ternyata ada tiga jemaah yang positif. Dan itu pertanda hati-hati, bahwa di tempat tersebut sudah ada beredar virus corona,” ucapnya di Posko Induk Covid-19 Pemkot Makassar di Jl. Nikel, Jumat (1/5).

Iqbal menjelaskan tidak pernah memberi statemen yang menganulir PSBB dengan memperbolehkan salat tarwih di masjid-mesjid di dalam komplek atau Lorong yang bukan tepi jalan umum. Karena menurut dia setiap tempat berkumpul akan mengakibatkan potensi penyebaran virus corona yang sama besarnya. Hanya, dikatakannya bahwa masjid yang di dalam kompleks dan jauh dari jalan umum, jika ada yang tertular dan positif covid-19 akan lebih mudah di tracing karena jamaahnya tentu berada dari sekitar kompleks itu saja.

Namun tetap tidak ada toleransi sama sekali dan untuk semua tempat-tempat ibadah agar ditutup untuk sementara. Untuk menghindari terjadinya transmisi lokal perpindahan virus corona tersebut. Karena tidak pernah ada yang tahu siapa yang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan siapa yang merupakan carrier yang bisa saja datang ke tempat tersebut dan akhirnya bisa menjakiti semua.

Contoh kasus, Hasil rapid test di salah satu masjid di Tamalate terhadap 59 jemaahnya, semalam menurut Iqbal ditemukan 3 orang positif Covid-19.

“Oleh karena itu, baik di masjid, di gereja, di pura, Wihara dan lain-lain segala aktivitas ibadah kami minta dihentikan sementara ini. Di minggu kedua ini kami akan semakin tegas sebab kita tidak mau (PSBB) ini harus diperpanjang. Jadi kita usahakan akan tegas sepanjang minggu kedua ini. Supaya tidak ada lagi kejadian transmisi-transmisi lokal,” pungkasnya.

Namun yang paling penting kata Iqbal agar masyarakat tetap taat dan kalau bisa tidak ada kontak antara satu dan yang lainnya dan tetap di rumah. ”Jika kita taat, PSBB ini insya Allah akan berhasil,” katanya lagi.

Iqbal menambahkan selama PSBB minggu pertama ini banyak hal yang menjadi bahan evaluasi. Antara lain akan mengevaluasi perlunya diperkuat lagi pengawasan di dalam kota. “Ternyata selama ini check point yang ada di perbatasan-perbatasan itu sudah efektif. Nah di dalam kota juga yang harus di perbanyak lagi,” terang Iqbal.

Masih ada satu dua yang terlihat tidak menggunakan masker dan kadang-kadang juga masih ada yang berboncengan motor. Hal ini akan lebih dipertegas lagi di check point yang ada dengan harapan ke depan masyarakat bisa lebih taat lagi.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kepala BIN Sulsel: kerja gugus tugas covid 19 Makassar makin baik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kepala Badan Inteligent Negara Daerah (Kabinda) Prov Sulsel, Brigjen TNI Wing Handoko mendatangi Posko Covid-19 Makassar di jalan Nikel Raya sekaligus menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Rabu (29/4/2020).

“Kerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar semakin hari semakin baik, dan itu terus dilakukan evaluasi. Setiap kekurangan terus dibenahi dan itu sangat lumrah. Salah satu yang kami apresiasi yakni penanganan Covid-19 di bulan Ramadhan ini, dimana kita tahu antusiasme warga kita untuk beribadah di masjid sangat tinggi, namun dengan pendekatan yang bagus dan luwes oleh Tim Gugus Tugas Makassar, akhirnya sebagian besar warga kita mengerti dan paham serta patuh untuk sementara beribadah di rumah saja. Kami senang dengan pendekatannya menemui langsung pengurus-pengurus masjid hingga tercipta kesepahaman dan kesepakatan, pendekatan ini sangat tepat, menyelesaikan masalah tanpa masalah” ujar Wing Handoko kepada wartawan.

Ditempat ini, Wing Handoko juga menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) serta masker kepada warga Makassar dan diterima langsung oleh Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.

“Hari ini kita menyerahkan APD dan masker untuk masyarakat yang paling membutuhkan, mungkin jumlahnya tidak seberapa tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberi arti, sebagai wujud kepedulian kami membantu masyarakat serta satuan- satuan gugus tugas yang ada di kota Makassar dan kabupaten lainnya,” ujar Handoko. Pemberian APD menjadi salah satu misi dari BINDA Sulsel untuk mendukung upaya percepatan pemutusan rantai Covid 19.


Wing Handoko juga menyampaikan harapannya terkait penanganan virus Covid-19 di Indonesia. “Kita harapkan terjadi penurunan statistik pada saat Ramadhan ini, sehingga diharapkan setelah lebaran terlihat kurva penurunan dan diharapkan pada bulan Juni atau Juli Covid-19 akan berakhir di Indonesia” ujarnya. Meski demikian, Kabinda Sulsel mengharapkan kepada seluruh warga untuk tetap disiplin, dan tidak hanya mengandalkan petugas saja.

“Percepatan ini menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Tidak bisa jika hanya mengandalkan petugas, hanya mengandalkan tim Gugus Tugas saja, ini tanggungjawab seluruh komponen, aparat, tim medis dan seluruh masyarakat” lanjutnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memberikan apresiasi atas perhatian yang diperlihatkan Badan Inteligent Negara Daerah Sulsel yang telah ikut memberikan kepedulian yang besar atas wabah ini.

“Ini tentu tambahan semangat untuk kami di Gugus Tugas, dan Insya Allah bantuannya akan sangat berarti bagi warga kami yang paling membutuhkan” ujar Iqbal Suhaeb.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal semangati tim yang jaga perbatasan kota

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb berkeliling menemui para petugas gabungan yang berjaga di sejumlah perbatasan kota Makassar. Kegiatan ini intens dilakukan setiap malam sejak penerapan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) diterapkan di Kota Makassar. Di malam kelima, giliran perbatasan Makassar Gowa di jalan hertasning serta pos perbatasan di jalan Tamangapa Kecamatan Manggala di datangi malam-malam oleh Iqbal. Di dua posko perbatasan ini, Iqbal menemui sekaligus memberikan semangat para aparat yang bertugas, baik itu anggota TNI, Polri, maupun dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

“Terima kasih sudah bekerja dengan baik. Sampaikan salam saya sama keluarga di rumah. Kerja kita kali ini bukan kerja rutin biasa, tapi ini adalah perjuangan menyelamatkan populasi kita dari wabah yang berbahaya. Ini adalah pengabdian kemanusiaan yang membutuhkan pengorbanan dari kita semua. Insya Allah kerja-kerja yang kita lakukan memiliki nilai ibadah di sisi Allah” ujar Iqbal saat berberkah semangat kepada seluruh tim yang berjaga.

Kepada para tim yang bertugas, Iqbal juga membagi-bagikan sejumlah kebutuhan untuk menambah stamina, baik itu susu, vitamin, kurma dan lain-lainnya. “Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan, diberi perlindungan dari wabah ini hingga saatnya nanti kita sampai pada titik kemenangan. Insya Allah, jika semua disiplin menajalan aturan PSBB, kita optimis bisa menghentikan penyebaran virus dengan cepat” lanjut Iqbal.


Selain di dua tersebut, Iqbal juga menyambangi pos perbatasan Makassar Takalar di Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate. Ditempat ini, para aparat gabungan masih terlihat semangat bekerja menahan dan memeriksa setiap kendaraan yang melintas. Para pengendara yang tidak memenuhi aturan PSBB di beri pemahaman dan diminta putar haluan.

“Menjaga perbatasan demi meminimalisir pergerakan virus merupakan tugas yang berat. Ini salah satu kunci keberhasilan PSBB. Makanya kita mendatangi mereka satu bersatu dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Ini bukan pekerjaan mudah, mereka mengorbankan banyak hal demi suksesnya PSBB. Mari menghargai kerja keras mereka dengan tinggal dirumah, bersama-sama melawan virus dengan mengunci pergerakannya untuk menyebar” lanjut Iqbal.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal blusukan hingga ke lorong minta agar warga tetap di rumah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb keliling kota malam-malam temui warga untuk meminta dan mejelaskan alasan utama kenapa lebih baik tinggal dirumah dan alasan kenapa Pembatasan Sosial Berskala Besar di terapkan di Makassar.

Bertempat di sebelah kantor Lurah Mangasa, Kecamatan Tamalate, disebuah pos pertemuan warga disebuah Lorong di jalan Sultan Alauddin, Senin malam (27/4/2020) Iqbal bercengkrama dengan sejumlah warga dan menceritakan banyak hal fenomena Virus Covid-19 yang kini menjadi pandemi dunia. Dengan Panjang lebar, Iqbal menceritakan kisah sejumlah negara maju yang kini ketar-ketir menghadapi keganasan virus ini dengan jumlah korban jiwa yang begitu banyak.

“Mereka adalah negara maju dengan sistem kesehatan yang jauh lebih canggih dari kita. Namun toh mereka tetap saja kewalahan dan tidak siap menghadapi serangan wabah ini. Virus yang ada disana tentu tidak jauh berbeda dengan virus yang ada disini. Ini sangat penting untuk kita pahami bersama sehingga tercipta solidaritas yang besar untuk kita lawan bersama-sama dengan cara mematuhi aturan PSBB yang sudah kita jalankan” ujar Iqbal Suhaeb yang diamini sejumlah warga yang hadir.


Ditempat tersebut, Iqbal juga menjelaskan kenapa aktifitas ibadah dimasjid harus dihentikan untuk sementara waktu. “Saya sangat paham mengenai perasaan saudara-saudara semuanya. Siapa sih yang tidak ingin berlomba-lomba bersujud dimasjid, apalagi dibulan penuh berkah ini.Kita semua ingin bertarawih berjamaah, bertadarrus serta amalan-amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Kita semua tidak menginginkan pembatasan ini, namun untuk sementara inilah yang terbaik, belum ada obat yang bisa mematikan virus tersebut. Olehnya itu cara terbaik yakni kuatkan imun dan tinggal dirumah. Alhamdulillah saat ini sudah banyak saudara kita yang terkena virus dan akhirnya sembuh, jumlah yang meninggal juga relatif menurun. Mudah-mudahan ini tanda baik seiring dengan semakin patuhnya kita menjalankan aturan” lanjutnya.

Selain menemui warga di Lorong-lorong, Iqbal juga mendatangi sejumlah pos perbatasan dan menemui aparat yang setia berjaga hingga malam.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan pengorbanan mereka, berjaga disini hingga malam, meninggalkan keluarga dirumah demi melawan pandemi. Mudah-mudahan saja ini semua bernilai ibadah dan mari semua menghargai jerih payah para petugas yang terus bekerja siang malam, baik itu aparat TNI, polisi, Satpol PP, pamadam kebakaran, perhubungan dan semua yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya” lanjut Iqbal saat berada di posko pertigaan Pettarani Alauddin. Ditempat ini, Iqbal membagikan susu, kurma dan vitamin kepada para petugas yang bekerja. Sebelumnya Iqbal juga menemui para petugas diperbatasan Makassar Gowa dan melihat proses pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Gubernur temui Pj Walikota di Posko Covid 19 Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mendatangi Posko Covid-19 Kota Makassar, jalan Nikel Raya, Makassar, Selasa (28/4/2020). Kehadiran Nurdin di sambut langsung Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama Sekkot Makassar, M Ansar serta Kadis Kesehatan, Naisyah Tun Azikin. Nurdin mengecek sejumlah aktiftas didalam posko dan menanyakan sejumlah perkembangan data yang terpampang di monitor data.

“Kita ingin memastikan seluruh warga yang berstatus OTG dan ODP yang ada di Makassar agar dikarantina di hotel yang sudah kita siapkan. Sebelum melakukan transmisi ke orang yang sehat, kita harus segera bisa hentikan pergerakannya dengan cara karantina, karena walaupun di isolasi dirumah, itu masih tetap memungkinkan untuk keluar dan berinteraksi dengan yang lain, inikan berbahaya. Jauh lebih efektif jika karantina di hotel, kita berikan gizi yang lebih bagus, kita tingkatkan imunnya agar virus bisa segera di kalahkan”ujar Nurdin Abdullah saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.

Menurut Nurdin, pihaknya saat ini mempersiapkan sejumlah hotel bagi pasien OTG dan ODP untuk karantina, termasuk hotel untuk para tenaga medis.

“Saat ini kami siapkan Hotel SwissBell dan juga Sheraton untuk pasien OTG dan ODP. Sedangkan untuk dokter dan tenaga medis lainnya kita persiapkan Hotel Grand Sayang untuk di tempati. Tadi saya sudah minta Pak Wali (Iqbal Suhaeb) agar segera yang berstatus OTG dan ODP untuk di masukkan dalam daftar karantina di hotel. Jadi jangan dianggap penyakit ini sebagai aib, karena yang ingin kita karantina itu virusnya agar cepat hilang dan tidak bisa menyebar lagi” jelasnya.


Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan saat ini terdapat delapan puluh orang yang dinyatakan positif berdasarkan hasil Rapid test massal yang dilakukan beberapa waktu lalu diseluruh puskesmas yang ada di Kota Makassar.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, kita akan upayakan segera warga kita yang selama ini melakukan isolasi mandiri dirumahnya untuk di pindahkan ke hotel yang sudah disiapkan. Termasuk juga yang dinyatakan positif saat Rapid test kemarin akan kita lanjutkan dengan Swab, dan jika masih positif langsung kita arahkan untuk karantina di hotel. Kita juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang sebagian besar sudah menunjukkan kepatuhannya menjalankan aturan PSBB hingga hari ini. Bahkan dimasjid-masjid yang awalnya dilaporkan masih melakukan aktiftas ibadah berjamaah juga sudah menghentikan untuk sementara waktu. Kita akan terus mengoptimalkan penegakan PSBB secara represif demi menghentikan virus ini di Makassar sesuai harapan Pak Gubernur agar Sulsel bisa menjadi yang pertama terbebas dari Covid-19” ujar Iqbal.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pengurus masjid di Makassar terancam pidana jika gelar tarwih

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar menyatakan sikap tegas terhadap penerapan aturan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya aktifitas di rumah ibadah. Kapolrestabes Makassar, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Yudhiawan menegaskan akan melakukan upaya hukum terhadap pengurus rumah ibadah yang masih bersikeras menggelar kegiatan di rumah ibadah masing-masing.

“Dalam UU karantina hingga perwali tentang PSBB sangat jelas aturannya terkait penghentian kegiatan keagamaan, baik itu di masjid, gereja, Pura, Vihara, klenteng. Terkait pelaksanaan tarawih, mengingat ini bulan Ramadhan, kita akan tegas memberikan surat teguran kepada pengurus masjid yang masih menggelar aktiftas di masjid, baik tarawih dan lainnya. Di dalam surat teguran sudah kita cantumkan jenis sanksi jika masih dilakukan kegiatan” ujar Kombes Pol. Yudhiawan usai mengikuti rapat evaluasi PSBB terkait aktifitas di bulan Ramadhan di Posko Covid-19 Kota Makassar, Minggu (26/4/2020).

Yudhiawan yang juga merupakan Wakil Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar memaparkan jenis hukuman pidana terhadap pelanggar aturan PSBB di Makassar.

“Sanksi pidananya jelas, penjara maksimal satu tahun, serta denda seratus juta rupiah. Jadi tindakan pertama yakni teguran, kemudian jika masih dilaksanakan akan dipanggil pengurusnya dan kami proses sesuai aturan hukum yang berlaku” tegas Yudhiawan. Pihaknya juga mengaku akan memberikan tindakan tegas kepada pengguna jalan yang masih melanggar, termasuk konvoi kendaraan dan balapan liar.


Sementara itu dalam rapat evaluasi PSBB yang dipimpin Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama para camat se kota Makassar serta pengurus organisasi keagamaan Islam seperti MUI, NU, Muhammadiyah, Wahdah, DMI disepakati untuk tidak lagi menggelar aktifitas ibadah di masjid selama pemberlakukan PSBB di Kota Makassar.

“Alhamdulillah semua tadi sepakat bahwa tidak ada lagi aktifitas ibadah dimasjid selama PSBB, daan akan dilakukan tindakan hukum bagi yang masih melanggar. Kita juga meminta kepada seluruh ASN di Pemkot Makassar yang saat ini melakukan WFH agar aktif menyampaikan ke tetangganya terkait pelaksanaan aturan-aturan PSBB sehingga sosialisasi yang dilakukan bisa lebih terjangkau diseluruh kantong-kantong masyarakat”jelas Iqbal.

Dihari ketiga pelaksanaan PSBB, Iqbal menyebut tingkat kedisiplinan warga telah mencapai 75 persen dan akan terus dilakukan tindakan-tindakan tegas dilapangan jika ada yang melanggar. “Terkait kesalahpahaman terhadap izin salah satu toko aksesoris handphone, itu sudah kita perbaiki. Rupanya kemarin ada tim kita yang mempersepsikan itu bagian dari yang dikecualikan, sehingga dikeluarkan izin. Surat pencabutan izinnya sudah saya tantatangani, jadi sudah tidak boleh lagi beroperasi” tegas Iqbal.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
1 216 217 218 219 220 222
Page 218 of 222