close

admin

DaerahNews

Dihadapan Penerima Beasiswa Bidik Misi, Wagub Tekankan Menjaga Moral Dan Akhlak

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman Shalat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Ittihad Kompleks Perumahan Pemprov Sulsel, Paccerakkang, Makassar, Rabu (4/11/2020).

Ada banyak pensiunan dan asn lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang juga hadir melaksanakan Shalat Subuh.

Agenda Wagub Andi Sudirman Sulaiman kali ini menghadiri dan memberikan tausiyah kepada Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa Bidik Misi.

Terlihat, dia di dampingi oleh Anggota DPRD Sulsel Adam Muhammad.

Dihadapan 31 orang penerima beasiswa yang tersebar di berbagai Kampus di Kota Makassar, Wagub Sulsel menceritakan perjuangannya selama kuliah.

“Saat kuliah, saya tidak ingin memberatkan orangtua. Itu yang menyebabkan saya terus mencari beasiswa sebagai solusi untuk tidak membebani orang tua,” ungkap Amdi Sudirman Sulaiman.

Ia mengingatkan agar penerima beasiswa dapat mempertahankan prestasi akademik.

“Penerima beasiswa harus mempertahankan prestasi akademik. Terus belajar, jangan sampai IPK turun,” sambungnya.

Selalu bersihkan hati disaat melakukan sesuatu, orang yang paling baik adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain.

“Orang pintar sudah banyak, orang cerdas sudah banyak, yang kita butuhkan sekarang orang yang memiliki moral kepemimpinan yang baik dan berakhlak,” tegasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Perkuat investasi pariwisata, Prof Rudy optimis makassar makin maju

LANGITKU NETWORKS,  Makassar – Salah satu faktor yang dapat mendongkrak perekonomian suatu daerah adalah jika mampu menghadirkan sejumlah potensi yang dapat di lirik investor. Hal ini di tegaskan Penjabat Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin saat berkunjung ke Kantor Kecamatan Ujung Pandang, Jalan Samiun No 15 Makassar, Rabu (4/11/2020).

Di hadapan Camat, Lurah, serta Seluruh RT/RW se-kecamatan Ujung Pandang, Prof Rudy meminta agar seluruh pemangku kebijakan dapat mengoptimalkan potensi daerahnya dan menghadirkan inovasi yang tepat sasaran.

“Banyak potensi serta kreativitas yang bisa di padukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di suatu daerah. Di sinilah peranan kita agar peka dan sigap mengambil peran. Harus berani melangkah untuk hasil yang luar biasa”,tegas Rudy.

Dialog yang berlangsung hangat ini juga mendengar beberapa saran,masukan,serta harapan para lurah juga RT/RW akan peningkatan wilayahnya.

Persoalan pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat pindah dan hal lainnya yang berhubungan dengan Dukcapil juga di sampaikan warga. Selain itu jelang musim penghujan, perbaikan drainase juga menjadi harapan warga.

“Tolong di bantu pak wali drainase kami agar dapat lancar berhubung musim hujan sudah di depan mata”, ujar salah satu Ketua RT

Tak hanya itu, karena Kecamatan Ujung Pandang juga membawahi Pulau Lae-Lae, Lurah setempat juga memberikan informasi terkait kondisi jaringan internet yang menurutnya sangat memprihatikan apalagi di masa pandemi saat ini,dimana anak sekolah belajar secara during. Hal inipun langsung mendapat respon cepat dari Pj Walikota Makassar.

“Tolong pak di bantu warga saya di Pulau Lae-Lae itu kondisi jaringan di sana kurang bagus. Kasian para pelajar susah buat belajar”, ujar Prof Rudy saat menghubungi salah seorang perwakilan penyedia jaringan telekomunikasi di kawasan pulau. Respon cepat itu mendapat aplaus dan sambutan menggembirakan dari para hadirin.

Tidak ketinggalan juga soal dana kelurahan yang belakangan ramai di bahas dan menjadi salah satu harapan perangkat daerah di Kecamatan Ujung Pandang.

“Soal dana kelurahan itu harus di gunakan sebaik mungkin. Dana itu dapat membantu optimalisasi pembangunan dan dapat di manfaatkan oleh warga. Silahkan penuhi persyaratannya, dan gunakan secara bijak”, tambah Rudy.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
Health

Buah-Sayuran Ini Lebih Bermanfaat Jika Dikonsumsi dengan Kulitnya

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Mengonsumsi buah dan sayuran dengan atau tanpa kulit seringkali menyebabkan perdebatan. Kulit buah seringkali dibuang untuk menghilangkan sisa-sisa perstisida atau sebagai kebiasaan saja. Namun, membuang kulit dapat menghilangkan salah satu bagian makanan yang kaya nutrisi.

Kulit yang dikupas bisa saja mengandung nutrisi yang bermanfaat. Jumlah nutrisi yang terkandung tergantung jenis buah dan sayuran. Secara umum, makanan yang tidak dikupas cenderung mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat dibandingkan makanan yang dikupas.

Faktanya, apel mentah dengan kulit mengandung lebih banyak vitamin K, vitamin A, vitamun C, kalsium, hingga kalium dibandingkan apel yang sudah dikupas. Kulit sayur juga mengandung lebih banyak serat dan antioksidan dari jumlah serat dalam sayuran itu sendiri. Oleh karena itu, makan buah dan sayur-sayuran tanpa mengupas kulitnya dapat meningkatkan asupan gizi kita.

Selain itu, kulit buah dan sayuran dapat membantu mengurangi rasa lapar dan membantu kita merasa lebih kenyang karena mengandung serat yang tinggi. Serat tersebut berupa serat kental yang efektif untuk mengurangi nafsu makan.

Buah dan sayur mengandung antioksidan yang dapat menguragi risiko beberapa penyakit. Para peneliti percaya bahwa antioksidan dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan jenis kanker tertentu. Sayuran dan buah-buahan tertentu dapat mencegah penyakit saraf seperti alzheimer.

Beberapa kulit buah dan sayuran memang sulit untuk dikonsumsi atau tidak bisa dimakan, misalnya kulit alpukat, melon, jeruk, nanas, dan pisang memiliki tekstur yang keras sehingga sulit untuk dikunyah. Ada juga buah atau sayuran yang bisa dimakan dengan kulitnya, namun harus dimasak agar tidak terasa pahit.

Selain itu, mencuci buah dengan kulitnya dapat membasmi pestisida yang masih menempel pada permukaan kulit buah. Tetapi, mengupasnya tetap menjadi pilihan terbaik agar terjami kebersihannya.

Dikutip dari Insider, berikut beberapa buah dan sayuran yang bisa dimakan dengan kulitnya:

  • Apel
  • Wortel
  • Ceri
  • Timun
  • Terong
  • Anggur
  • Kiwi
  • Pir
  • Kacang-kacangan
  • Kentang

 

 

 

 

source : Kanya Anindita – detikHealth

read more
DaerahNews

Coaching Clinic SAKIP, Wagub: Saya ingin SAKIP salah satu instrumen ukur capaian Visi-Misi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman memberikan arahannya kepada OPD Lingkup Pemprov Sulsel.

Hal itu disampaikan pada Rapat Tindak Lanjut Coaching Clinic percepatan pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) dan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Ia pun berharap agar Pemprov Sulsel bisa meraih nilai SAKIP yang lebih baik dari sebelumnya. Pemprov Sulsel menargetkan pencapaian SAKIP dan RB sebagai bagian dari salah satu instrumen dalam mengukur pencapaian visi dan misi Prof Andalan (Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman), olehnya itu diperlukan peningkatan pemahaman yang mumpuni dan kemampuan aparat di setiap perangkat daerah.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa Pemprov Sulsel terus melakukan perbaikan ke arah yang lebih baik serta mengikuti arahan-arahan dari Kementerian PAN-RB. Terlebih Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan sejak awal telah menggaungkan program untuk reformasi birokrasi yakni ‘Sulsel Bersih dan Melayani’.

“Saya hanya menginginkan, SAKIP ini bisa menjadi bagian yang bisa mendukung kami sebagai salah satu instrumen mengukur pencapaian visi dan misi Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel. Olehnya itu kami juga minta dalam re-baseline RPJMD 2018-2023 pada perubahan, realistic target capaian mengintegrasi semua poin penting Visi Misi. Sehingga outcome SAKIP yang kita periksa jika nilainya bagus maka outcome akan bagus yang secara otomatis merepresentasikan level capaian Visi-Misi tiap OPD” pungkasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Prof Rudy Terapkan Perwali 57, RT/RW Dapatkan Insentif Tetap 1 Juta Perbulan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin memberikan insentif tetap senilai 1 juta Rupiah setiap bulan kepada seluruh RT RW se Kota Makassar. Hal ini menyusul diterapkannya Peraturan Walikota Makassar (Perwali) Nomor 57 tahun 2020 tentang penetapan insentif RT/RW kota Makassar yang sudah di tandatangani oleh Prof Rudy.

Saat melakukan pemantauan kinerja di Kantor Kecamatan Rappocini, Prof Rudy menyampaikan bahwa RT/RW akan mendapatkan insentif tetap senilai 1 juta rupiah perbulan tanpa menggunakan sejumlah indikator kinerja sebagai syarat.

“RT/RW itu ujung tombak terdepan pemerintah dalam memberi pelayanan langsung kepada masyarakat. Itu bukan pekerjaan mudah, tidak semua orang bisa melaksanakan tugas-tugas mereka. Makanya kita tidak ingin membebaninya lagi dengan berbagai indikator penilaian bermacam-macam yang membuat insentifnya harus di potong. Makanya aturan lama sudah saya cabut diganti dengan yang baru. Saat ini, seluruh RT/RW kita berikan insentif 1 juta rupiah perbulan secara tetap tanpa lagi harus menggunakan sejumlah indikator sebagai syarat” ujar Prof Rudy yang disambut aplaus sejumlah aparat kecamatan dan Kelurahan lingkup kecamatan Rappocini.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Rudy menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh aparat kecamatan dan kelurahan di lingkup Kecamatan Rappocini menyusul status kecamatan Rappocini yang berhasil menekan laju penyebaran Covid-19.

“Rappocini dulu kawasan episentrum Covid-19 nomor satu di Makassar. Namun Alhamdulillah berkat kerja keras semua elemen, kini angka tersebut berhasil ditekan hingga ke nomor urut enam. Kerja-kerja seluruh pihak, termasuk aparat kecamatan dan kelurahan dalam memberi edukasi dan pengawasan terkait penerapan protokol kesehatan telah memberi hasil yang menggembirakan. Itu sangat kita apresiasi” lanjut Prof Rudy.

Selain berdialog dengan seluruh aparat kecamatan, ditempat ini Prof Rudy juga memantau seluruh aktifitas pelayanan publik di kantor kecamatan, mulai dari layanan pengurusan administrasi kependudukan, layanan kebersihan, serta layanan lainnya.

Selain mendatangi kantor Kecamatan Rappocini, Prof Rudy juga melakukan kunjungan yang sama di Kantor Kecamatan Tamalate. Ditempat ini Prof Rudi juga melakukan dialog dengan aparat kecamatan dan kelurahan, termasuk memantau aktifitas layanan publik di tempat tersebut.

Sejumlah pejabat terlihat hadir mendampingi Prof Rudy diantaranya, Kadis Perhubungan, Mario Said, Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal Ibrahim, Camat Rappocini, Andi Asminullah, Camat Tamalate, Hasan Sulaiman, serta sejumlah pejabat lainnya.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Sholat Subuh Bersama Ojol, Wagub ingatkan driver kejar keberkahan rezeki

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Masjid Amirul Mukminin menjadi pilihan Shalat Subuh Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Selasa 3 November 2020. Masjid yang di kenal dengan nama Masjid terapung ini terletak di kawasan Pantai Losari, Makassar. Bertepatan dengan Shalat Subuh berjamaah, Gojek mengadakan kultum yang di ikuti Manajemen hingga driver.

“Kegiatan ini sebagai bukti perjalanan Gojek yang telah sampai 10 Th berkarya untuk Indonesia, Ini adalah bentuk apresiasi Gojek kepada mitra gojek,” ungkap District Head Gojek Makassar, Adwin Pratama Anas

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat, acara berlangsung sangat hikmat. Wagub Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas karya Gojek Indonesia.

“Kami Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengapresiasi Gojek Indonesia. Diketahui jajaran manajemen Gojek adalah anak muda, dan anak muda merupakan aset masa depan bangsa saat ini,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Wagub Andi Sudirman Sulaiman mengingatkan bahwa tantangan anak muda saat ini harus memiliki moral kepemimpinan. “Bangsa saat ini bukan krisis pemimpin cerdas, tapi krisis moral kepemimpinan. Pendidikan moral sangat penting di utamakan,” jelasnya.

Dia berharap, di Sulawesi Selatan akan lahir pemimpin muda yang mampu melahirkan karya untuk masyarakat. “Kedepan, saya berharap, akan lahir pemimpin muda yang jauh lebih baik dan jauh memikirkan masyarakat banyak,” sambungnya

Terakhir, Wagub mendoakan Gojek dan mitra driver gojek agar bersyukur di setiap rejeki yang di dapatkan. “Kejar berkahnya dalam setiap bekerja, yang penting halal. Jangan melihat besar kecilnya, syukuri sekecil apapun itu,” tambahnya.(jalu)

read more
Health

Pakai Masker Bikin Jerawatan? Ini Kata Dokter Kulit

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Memakai masker di luar rumah menjadi salah satu protokol kesehatan yang wajib dilakukan untuk melindungi diri di tengah pandemi virus Corona COVID-19. Terkait itu, sebagian orang mengeluh pemakaian masker membuat wajah jadi lebih mudah berjerawat.

Spesialis kulit dr Walter J. Liszewski dari Northwestern Medicine Department of Dermatology menjelaskan memang masker dapat membuat kulit jadi lebih lembab. Dampaknya bakteri penyebab jerawat mudah berkembang dan menyebabkan masalah.

“Jerawat yang biasanya timbul karena masker ini bintik-bintik kecil, seperti rosacea,” kata Walter seperti dikutip dari Northwestern Medicine, Senin (2/10/2020).

 

 

 

source : Firdaus Anwar – detikHealth

read more
DaerahNews

Bioskop Di Makassar akan dibuka, Prof Rudy : Sanksi Serius Jika Melanggar Protokol Kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar –  Pemerintah Kota Makassar mengisyaratkan untuk memberikan izin pembukaan kembali seluruh bioskop yang selama ini ditutup menyusul mewabahnya virus Covid-19. Izin operasional ini akan diberikan disertai dengan sejumlah aturan ketat tentang penerapan protokol kesehatan yang wajib diberlakukn di seluruh bioskop di Kota Makassar.

Rencana pembukaan kembali sarana hiburan ini terungkap saat berlangsung pertemuan antara Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dengan sejumlah pengusaha bioskop di Gedung Balaikota Makassar, Senin (2/10/2020).

“Kita ingin mendorong ekonomi masyarakat agar kembali bergerak ditengah pandemi. Namun syaratnya itu tidak boleh memperburuk upaya pengendalian Covid yang selama ini kita lakukan secara bersama-sama. Meskipun beberapa waktu lalu kita juga mensyukuri status Makassar dikategorikan sebagai zona orange, namun itu tidak boleh sedikitpun membuat kita lengah, virus Covid-19 masih gentayangan dan masih mengintai kita” ujar Prof Rudy.

Terkait permintaan sejumlah pelaku usaha bioskop agar bioskop kembali di izinkan untuk di buka, Prof Rudy memberikan tanggapan.

“Sebenarnya sama saja dengan izin pesta pernikahan. Selama protokol kesehatan bisa dipastikan berjalan tentu saja bisa direkomendasikan untuk di buka. Prinsipnya, seluruh potensi yang bisa memicu penularan agar dihindari, kita terapkan sanksi tegas jika ditemukan ada pelanggaran” tegas Prof Rudy.

Sementara itu, Sekda Kota Makassar, M.Ansar yang juga hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa pengawasan secara langsung harus dilakukan secara terus menerus, termasuk memastikan sirkulasi udara didalam gedung bioskop berlangsung secara terus menerus, pemasangan CCTV diseluruh ruangan bioskop, termasuk sterilisasi ruangan setiap saat” ujar Ansar.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kota Makassar menyarankan agar penjualan tiketnya bisa dilakukan secara online sehingga mengurangi interaksi langsung. Sedangkan Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar, Andi Bukti Djufrie mengingatkan komitmen seluruh pengusaha bioskop untuk menaati seluruh kesepakatan yang dibuat, termasuk ancaman sanksi yang diatur di Perwali 51 dan 53. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah lainnya yang terkait terlihat hadir diantaranya Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan, termasuk perwakilan dari Dinas Kesehatan, BPBD dan Dinas Kominfo.

Sementara itu, Ahmad Yani Hafid, Area Manager XXI Wilayah Indonesia Timur saat berbicara menyampaikan sejumlah komitmen dan persiapan yang dilakukan demi memastikan berjalannya protokol kesehatan di gedung bioskop.

“Kita akan melaksanakan seluruh poin-poin dalam kesepakatan, baik itu kapasitas penonton, penerapan protokol kesehatan, termasuk larangan aktifitas makan minum selama pemutaran film berlangsung” ujarnya.

Dalam pertemuan ini, disepakati untuk dibuat surat kesepakatan bersama yang akan ditandatangani seluruh stakholder yang terkait.(jalu)

 

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
Sains & Techno

Sony A7S III, Kamera Terbaik untuk Videografi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta Seri kamera Sony A7S merupakan kamera yang dirancang lebih untuk videografi, dan A7S generasi ketiga ini cukup lama masa pengembangannya yaitu selama lima tahun. Lima tahun bukan waktu yang singkat dan tentunya banyak peningkatan dari Sony A7S II.

Sensor yang digunakan tetap 12MP dengan arsitektur BSI yang lebih cepat dan di kondisi gelap lebih baik, dan dual processor Bionz XR untuk memproses data video dan memungkinkan perekaman video 4K 120p 10 bit 4:2:2 internal dan Full HD 240p, bisa juga merekam 4K RAW secara external.

Desain kamera

Secara desain, A7S III mengikuti Sony A7 lainnya yaitu seperti kamera DSLR dengan jendela bidik di bagian atas kamera dan dengan pegangan yang cukup besar. Yang berbeda di A7S III adalah adanya layar LCD yang bisa diputar ke samping dan segala arah, dan sedikit lebih tebal dari A7R IV karena A7S sudah menggunakan full size HDMI port.

A7S III juga punya dual card slot, tapi bedanya bisa menerima kartu CF Express Type A selain SD Card biasa. Jendela bidik optiknya merupakan desain baru dengan resolusi 9 juta titik dan perbesaran 0.91x menjadikannya paling besar dan detail di kamera mirrorless saat ini. Bagi yang menggunakan kacamata, ada opsi zoom out 33% supaya bisa melihat lebih jelas sampai ke ujung-ujung frame.

Untuk menu, ada perubahan yang besar dari seri Sony Alpha sebelumnya, karena sekarang sudah bisa touch-menu dan organisasi menunya menggunakan sistem vertikal daripada horizontal. Ada kode warna dan sub menu sehingga memudahkan untuk mencari menu item.

Sony A7S III untuk fotografi

Karena kamera ini hanya memiliki 12MP, maka A7S III jarang dilirik oleh fotografer, karena banyak pilihan yang lebih baik dari Sony misalnya lini Sony A7R atau dari brand lain yang resolusinya lebih besar. Sebenarnya resolusi 12MP cukup baik untuk media sosial seperti instagram, tapi tidak untuk cetak foto ukuran besar (lebih besar dari 60cm).

Dynamic range kamera ini di ISO rendah sangat baik, bagian shadow saat foto pemandangan bisa diterangkan sampai sekitar 4 stop tanpa penurunan kualitas yang berarti. Ini tentu merupakan kabar gembira bagi yang suka motret di kondisi kontras tinggi.

Bagi yang ingin hasil foto atau video dengan warna dan tonal yang sudah “matang” dari kamera, tersedia Creative Look sebagai pengganti Creative Style. Ada 10 Creative look yang tersedia diantaranya ST, NT, PT, dll. Perbedaan dengan Creative Style adalah pilihan adjustment/ fine tune yang lebih kaya, misalnya kita dapat mengubah Highlight shadow, Fade, Sharpness, Clarity dari 0-9 tingkat.

Pilihan untuk merekam format file HEIF yang lebih bagus dari JPG tapi tidak lebih besar juga tersedia dalam dua mode, HEIF 4:2:2 dan HEIF 4:2:0.

Sony A7S III untuk Videografi

Untuk videografinya spec yang ditawarkan A7S III sangat tinggi karena dapat merekam 4K 120p 10-bit 4:2:2 internal, selain itu juga bisa merekam 16-bit RAW secara external via HDMI. Kelebihan utama lainnya yaitu kemampuan di low light. Dengan membatasi jumlah MP ke 12MP, ukuran pixel secara individu jadi lebih besar dan mampu merekam video di kondisi gelap (ISO 4000-25600) relatif bersih dari noise.

S-Log Gamma3 yang tersedia bisa di matching dengan lini kamera Cinema Sony. Base ISO untuk S-Log Gamma nya ISO 640, tergolong lebih baik daripada A7S II yang 1600 dan A7III yang 800, tapi tidak lebih baik dari A7R IV yang mulai dari ISO 500.

Sony A7S III juga punya alternatif kompresi baru XAVC HS yang lebih efisien 2 x kali lipat X-AVCS tapi dengan software tertentu.

Autofocus

Sistem autofokus di kamera Sony tentunya sudah terkenal sejak Sony A6000 sampai Sony A7RIV, di A7SIII juga demikian, tapi ada peningkatan yaitu adanya touch tracking dan object tracking yang lebih terintegrasi. Kinerja autofokus saat video juga baik untuk kondisi terang maupun gelap seperti malam hari.

Satu hal yang menarik adalah pilihan AF transition speed dan subject shift sensitivity dimana videografer kini bisa mengatur hingga 7 step untuk transition speed untuk peralihan fokus yang lembut dan menyerupai manual fokus dengan tangan.

A7S III juga punya stabilizer lima axis di body (Steadyshot) dan pilihan electronic stabilizer. Tersedia pilihan active dan standard mode, yang menstabilkan footage video secara otomatis. Electronic stabilization di kamera lebih baik daripada secara software karena adanya gyro sensor yang menyematkan data ke dalam file video.

Videografer juga bisa merekam tanpa stabilization dan kemudian memproses stabilization di software khusus Sony yang bernama Catalyst Browser, software ini gratis dan kedepannya mungkin akan lebih banyak software editing yang dapat membaca dan memanfaatkan gyro data dari kamera Sony. Untuk hasil yang paling optimal, penggunaan lensa Sony sangat direkomendasikan terutama lini lensa Sony G-Master.

Kekurangan Sony A7S III

Tidak banyak yang bisa dikritik dari kamera ini, beberapa hal yang kami rasakan adalah kamera ini menjadi agak besar, sedikit lebih rumit dalam setting dan istilah-istilah di menu dan perlunya kustomisasi tombol supaya lebih mudah beradaptasi dengan antarmuka kamera.

Untuk fotografi, kamera ini hanya memiliki 12MP. Di tahun 2015 mungkin masih baik, tapi untuk 2020, dimana kamera full frame pemula rata-rata sudah 24MP, resolusi 12MP terasa kurang meskipun kinerja low light dan dynamic range-nya sangat baik.

Untuk file videonya, jika menggunakan kompresi Long GOP, untuk mengeditnya agak lambat dan patah-patah, perlu processor yang sangat tinggi specnya, untuk All I akan lebih mulus tapi ukurannya bisa 3 atau 4 kali lebih besar daripada Long GOP sehingga videografer perlu mempersiapkan memory card dan hard disk / SSD dengan ukuran besar.

File S-Log Gamma3 Sony juga salah satu yang agak tricky untuk video editor, membutuhkan ketrampilan dalam post processing video untuk menghasilkan warna dan tonal yang diinginkan.

Untuk autofokus bekerja dengan baik dan cepat, tapi di beberapa keadaan misalnya backlight kadang kamera sulit mengunci fokus, tapi di kondisi normal aman. Performa autofokus juga akan tergantung dari kualitas motor fokus lensa yang digunakan.

Kesimpulan

Penantian lima tahun terbayar sudah di Sony A7S III. Dalam lima tahun belakangan Sony telah mendengar dan meriset dengan baik apa saja yang paling diinginkan oleh videografer masa kini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Sony A7S III adalah salah satu kamera yang terbaik untuk videografi saat ini yang fleksibel untuk berbagai kondisi syuting.

 

 

 

source : Enche Tjin, – detikInet

read more
DaerahNews

“Ini Bukan Festival” Akan Digelar Pertengahan November 202

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Medio November 2020 ini, warga Makassar akan disuguhkan aneka macam pertunjukan seni. Mulai dari pertunjukan tari, teater, musik, pembacaan karya sastra, hingga pameran seni rupa dan kerajinan. Bukan itu saja, ada juga dongeng, pameran foto, launching dan diskusi buku, dan workshop. Gelaran pertunjukan yang dikemas dalam acara bertajuk “Ini Bukan Festival” tersebut, akan diadakan di Etika Studio, Jalan Tamalate 1 Makassar, mulai 15-21 November 2020.

“Event ini merupakan kolaborasi lintas seniman. Bertujuan untuk membuka ruang silaturahmi, sembari berkreasi dan berekspresi di tengah pandemi,” jelas Rimba, salah seorang inisiator acara, Sabtu, 31 Oktober 2020, usai rapat pemantapan panitia di Etika Studio.

Sementara Bahar Merdu, seniman teater yang akan memboyong anak-anak binaannya tampil di acara ini mengatakan, gagasan “Ini Bukan Festival” berawal dari ide yang sederhana. Bahwa para seniman tidak melihat situasi pandemi Covid-19 sebagai kendala untuk terus berkarya. Bahkan menjadi ujian ketaatan bagi seniman dalam memaknai kondisi sosial masyarakat saat ini.

“Masyarakat butuh hiburan setelah lama mereka dirumahkan. Tentu dengan tetap diingatkan agar taat dan disiplin pada protokol kesehatan,” kata Bahar Merdu.

Irfan Jaury, sebagai Penanggung Jawab, mengatakan bahwa perhelatan “Ini Bukan Festival” bisa menjadi cara bagi para seniman mencari format penyelenggaraan event di tengah pandemi. Selain itu, bisa juga dijadikan cara krearif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar peduli dan berkontribusi dalam memutus mata rantai virus Corona.

Karena itu, sambung Agus Linting, Stage Manager, para pengunjung akan diatur agar tetap sesuai protokol kesehatan. Maksudnya, agar mereka nyaman mengikuti pertunjukan yang ditampilkan sesuai minatnya masing-masing.

Panitia membagi area “Ini Bukan Festival” atas tiga zona. Zona 1 terdiri dari pertunjukan teater, tari, musik, dan performing art. Zona 2, berupa pemutaran film, dongeng, pameran foto, seni rupa, pembacaan karya sastra dan peluncuran buku. Sedangkan zona 3, diperuntukkan bagi area pameran kerajinan, bursa buku, dan seni rupa.

“Kami juga menyediakan aneka kuliner dan bunga-bunga, sehingga bagi pecinta tanaman, ajang ini menarik untuk dikunjungi,” papar Dede Leman, person in charge (PIC) area pasar.


Konsep pasar dan bazar dihadirkan untuk memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM berpartisipasi dalam kegiatan ini. Apalagi ada tren beberapa jenis tanaman, yang mungkin bisa menambah daya tarik acara. Begitupun dengan kuliner, diharapkan bisa menjadi pilihan kudapan bagi pengunjung saat menikmati suguhan pertunjukan.

Beberapa seniman yang ikut dalam acara menyambut gembira event ini. Goenawan Monoharto, menyatakan akan menampilkan pertunjukan “Two Man Play”, dengan judul Seniman Pengkhianat karya Amal Hamzah. Goenawan Monoharto akan berkolaborasi dengan Soeprapto Budisantoso, mantan birokrat yang sangat menyukai bidang seni. Begitupun Syahril Patakaki Daeng Nassa, yang baru saja menerbitkan buku berjudul Sanja Mangkasara “Attayang Ri Masunggua”, menyatakan kesiapannya hadir mendiskusikan bukunya. Antusiasme juga disampaikan oleh Dr Syahriar Tato, Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Sulsel, yang akan tampil dalam diskusi bertema perfilman.

Koordinator Pelaksana “Ini Bukan Festival”, Adham Nugraha, menyampaikan bahwa memang ada sejumlah seniman, sanggar, dan komunitas terlibat dalam acara yang diagendakan bakal jadi event tahunan ini. Yakni, dari Rumah Seni Kasumba, Grup Sandiwara Pettapuang, Photonesia, Narasi Art Space, Aco Dance Company, Music Community Bahar Karca, Asosiasi Pemuda Pelestari Sastra Daerah, Bilul Art Love Jakarta, Galery de Lamacca Art, Lembaga Seni Budaya Batara Gowa, Komunitas Puisi (KoPi) Makassar, dan #kakmullbercerita.(*)

read more
1 222 223 224 225 226 278
Page 224 of 278