close
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Apresiasi Agenda Strategi Nasional Pencegahan Korupsi di Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi agenda Strategi Nasional Pencegahan Korupsi di Sulsel.

Hal ini di sampaikan Plt Gubernur Sulsel saat rapat bersama Ketua Harian Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Herda Helmi Jaya di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Kamis, 4 Maret 2021.

Plt Gubernur Sulsel mengatakan pencegahan korupsi merupakan ikhtiar bersama,meski saat ini tahap beradaptasi.

“Meskipun saat ini tahap beradaptasi, akan tetapi langkah ini merupakan ikhtiar,”ungkapnya.

Andi Sudirman Sulaiman mengingat harapan Nurdin Abdullah perihal e-katalog dan e-marketplace.

“Pak Nurdin Abdullah dulu berharap, bagaimana infrastruktur jalan  jika memiliki kebutuhan pembangunan dapat diklik saja. Kami kedepan meminta arahan kepada KPK untuk membentuk sebuah sistem yang lebih baik,”ucapnya.

Menurutnya, saat ini ada peningkatan signifikan antara jalan dan jembatan,dan bisa dilihat grafiknya.

“Banyak harapan kami, ada hal yang perlu diperhatikan, yang menjadi hal yang penting untuk efektivitas kerja pemerintahan,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Strategi Nasional Pencegahan korupsi KPK, Herda Helmi Jaya mengatakan KPK akan senantiasa mendampingi pemerintah daerah dalam melakukan berbagai perbaikan

” Pertemuan ini merupakan rapat tindak lanjut penerapan katalog elektronik lokal dan e-marketplace di Sulsel.Dan KPK akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperbaiki pelayanan.”ungkapnya.

Herda juga mengaku, KPK membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, jika ini sudah bisa diterapkan. Ia berharap, persoalan paling krusial yaitu mark up harga bisa terselesaikan.

“Sulawesi Selatan akan menjadi contoh buat provinsi lain, terutama di wilayah Sulawesi,” tegasnya.

Ia menambahkan penerapan pencegahan korupsi ini tertuang dalam Perpres No 4 Tahun 2018. Ada tiga aspek yang akan diperbaiki. Antara lain, aspek perizinan, keuangan negara, reformasi birokrasi dan penegakan hukum.

“Pertemuan kali ini terkait fokus pada aspek keuangan negara terkait dengan sistem pengadaan,”tutupnya.

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Tegaskan Program Infrastruktur Harus Tetap Berjalan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman membuka kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan, yang digelar di Hotel Four Point Makassar, Rabu (3/3/2021).

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyampaikan kepada seluruh stakeholder dinas terkait untuk bisa membangun sinergitas dalam pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, program pemerintah untuk pembangunan infrastruktur jalan di Sulsel harus tetap berjalan, karena program ini merupakan program prioritas pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Saya tekankan pertama masuk, saya sebagai Plt Gubernur tetap prioritaskan pekerjaan yang sudah dijalankan gubernur. Termasuk prioritas program kita juga fokus pada Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Program Penanganan covid juga menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Bahkan, Andi Sudirman meminta kepada seluruh kepala daerah di Sulsel untuk bisa mendukung program Pemerintah Provinsi dalam pembangunan infrastruktur di daerah.

Plt Gubernur yang akrab disapa Andalan tersebut juga menyampaikan akan memunta penjelasan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan terkait sektor apa saja yang mengalami kontraksi di Sulawesi Selatan.

“Saya berharap kedepan kita minta BPS meberikan penjelasan tentang kontraks ekonomi, itemnya apa saja. Misalnya di sektor pertanian, kenapa turun dan apa yang harus dilakukan pemerintah,” ucapnya.

Dari keterangan yang nanti diperoleh dari BPS, kata Andi Sudirman, Pemerintah Provinsi akan mengambil langkah intervensi terhadap sektor-sektor yang mengalami kontraksi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Sulsel Rudy Djamaluddin menjelaskan, kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah ini akan menjadi pendukung dinas terkait dalam penyelesaian rencana kerja PUTR.

“Dari pertemuan ini, kami harap bisa mendorong pembangunan di Sulsel, bagaimana meningkatkan kesejahteraan di Sulsel, meningkatkan ekonomi dan mendorong roda ekonomi di Sulsel,” terangnya.

Menurutnya, dari pelaksanaan forum tersebut akan menjadi bahan bagi PUTR Provinsi untuk mengikuti kegiatan yang sama ditingkat nasional.

read more
DaerahNews

Plt gubernur sulsel serahkan penghargaan ke kanwil bea cukai

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan piagam penghargaan kepada Kantor Wilayah Bea Cukai Bagian Selatan atas penyerahan bantuan hibah mobil pemadam kebakaran dan ambulance, yang diserahkan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Rabu (3/3/2021).

Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada Kanwil Bea Cukai yang telah menjadi fasilitator importasi bantuan hibah dari Pemerintah Ehime Jepang kepada Pemprov Sulsel yang diserahkan ke Pemprov pada 5 Februari lalu.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi kami kepada Kanwil Bea Cukai Bagian Selatan. Bea cukai sudah memfasilitasi importasi bantuan dari Jepang untuk masuk ke sini,” jelasnya.

Menurutnya, dengan fasilitas importasi yang diberikan Bea Cukai maka bantuan dari Jepang tersebut tidak mengalami kendala. Mengingat, bantuan yang diberikan melalui Bea Cukai ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Sulsel.

Sementara itu, Kepala Kanwil Bea Cukai Bagian Selatan Parjiya menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi atas penghargaan yang diberikan.

“Penghargaan yang diberikan pemerintah provinsi ini menjadi pendorong bagi kami untuk bisa membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah,” ucapnya.

Parjiya menjelaskan, piagam penghargaan ini juga sangat dibutuhkan pihak Bea Cukai untuk bisa memenuhi syarat sertifikasi program Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sehingga, penghargaan ini menjadi nilai tambah untuk Kanwil Bea Cukai bekerja lebih baik.

read more
Lifestyle

7 Penyebab Flek Hitam di Wajah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Kemunculan flek hitam pada kulit wajah terkadang cukup mengganggu bahkan menurunkan mood sehari-hari. Penyebab flek hitam di wajah bermacam-macam.

Flek hitam pada kulit, atau hiperpigmentasi, terjadi ketika beberapa area kulit menghasilkan lebih banyak melanin daripada biasanya. Melanin merupakan pigmen pemberi warna pada mata, kulit, dan rambut.

Flek hitam pada kulit sebenarnya tidak perlu di khawatirkan dan tidak memerlukan perawatan. Hanya saja, beberapa orang mungkin memilih untuk menghilangkannya karena alasan mengganggu penampilan.
Selain di wajah, flek atau bintik hitam sering muncul di area seperti punggung tangan, punggung, serta bahu. Penyebab flek hitam berbeda-beda.

1. Paparan sinar matahari

Orang dapat mengembangkan flek hitam pada kulit mereka setelah terpapar sinar matahari atau tanning bed. Flek hitam yang disebabkan karena sinar matahari biasanya disebut sebagai bintik sinar matahari.

Area tubuh yang paling sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, tangan, atau lengan, kemungkinan besar mengalami bintik matahari.

2. Perubahan hormonal

Melasma adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak kecil perubahan warna kulit. Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita, terutama saat hamil.

3. Efek samping obat

Obat-obatan tertentu dapat meningkatkan pigmentasi kulit dan menyebabkan bintik hitam. Penyebab paling umum adalah obat antiinflamasi non steroid (NSAID), tetrasiklin, dan obat psikotropika.

4. Peradangan

Flek hitam bisa berkembang setelah serangan peradangan pada kulit. Peradangan dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk eksim, psoriasis, luka pada kulit, dan jerawat.

5. Penyembuhan luka

Flek hitam mungkin tersisa setelah gigitan serangga, luka bakar, atau luka sembuh. Ini mungkin memudar seiring waktu.

6. Iritasi

Produk kosmetik untuk kulit atau rambut dapat mengiritasi kulit, yang bisa menyebabkan terbentuknya flek hitam.

7. Diabetes

Diabetes dapat menyebabkan area kulit menjadi lebih gelap.

Kondisi yang terkait dengan diabetes termasuk acanthosis nigricans, yang menyebabkan kulit menjadi gelap.

Siapapun bisa mengembangkan bintik hitam di kulit. Faktor risiko tertentu tampaknya meningkatkan peluang seseorang termasuk:

– kehamilan
– kondisi kulit, seperti jerawat, eksim, atau psoriasis
– trauma atau cedera pada kulit
– penyakit hati

Cara mencegah flek hitam

Tidak selalu mungkin mencegah munculnya bintik-bintik hitam pada kulit. Misalnya, perubahan hormonal selama kehamilan yang dapat menyebabkan melasma tidak dapat dicegah.

Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang untuk mengurangi kemungkinan bintik hitam dan mencegahnya menjadi lebih gelap:

– Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap hari, bahkan saat matahari tidak cerah.
– Kenakan topi bertepi lebar dan kacamata hitam untuk melindungi kulit lebih jauh.
– Atasi kondisi kulit, seperti jerawat yang dapat memicu peradangan.
– Hindari matahari antara jam 10 pagi dan 4 sore. ketika itu cenderung menjadi yang terkuat.

 

 

 

 

source : cnnindonesia

read more
DaerahNews

Dukung Ide Plt Gubernur, Menko PMK Ingin Fungsi Maksimal Puskesmas

LANGITKU NETWORKS, Bantaeng – Menteri Koordinator (Menko) Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy mendukung ide Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengenai Puskesmas.

Menurut Andi Sudirman, bahwa perlu mendorong fungsi maksimal Puskesmas sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat.

“Selain mendorong puskesmas sebagai rawat inap. Kita mendorong sebagaimana namanya Pusat Kesehatan Masyarakat,” pungkasnya.

Apalagi, kata dia, setelah dicermati ada beberapa rumah sakit yang overload tenaga kesehatannya.

“Kami melihat potensi Puskesmas. Bagaimana promotor kesehatan turun langsung ke lapangan. Untuk melakukan pencegahan preventif untuk potensi warga yang sakit (memiliki penyakit),” jelasnya.

Dengan itu, kata dia, bisa memantau kondisi warga yang masuk dalam wilayah Puskesmas. Sehingga mencegah ada kegawatdaruratan.

Menko PKM, Muhadjir Effendy mengatakan, mendukung hal itu. “Kita harus kembalikan paradigma sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat,” jelasnya.

Dengan cara itu, lanjut Menko PMK, bisa lebih meminimalisir biaya pengobatan.

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Dampingi Menko PMK Resmikan Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu

LANGITKU NETWORKS, Bantaeng – Didampingi Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Menteri Koordinator (Menko) Bidang pembangunan Manusia dan kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy peresmian pengoperasian gedung Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Kabupaten Bantaeng yang terletak di Desa Lumpangang, Kecamatan Pa’jukukang, Selasa (2/3/2021).

Menko PMK, Muhadjir Effendy mengaku takjub dengan hadirnya gedung ini. Ia menyarankan untuk penamaannya Pusat Pelayanan Gizi Terpadu. “Kami apresiasi angka stunting rendah 21%, melebihi Pusat 27,6%. Bantaeng harus jadi pelopor untuk menurunkan angka stunting dengan kerjasama kuat Pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.

“Bapak Presiden memberikan target penurunan hingga 14% hingga periode terakhir 2024,” ungkapnya.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi hadirnya Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu di Bantaeng. Bahkan ini menjadi pertama di Indonesia. Apalagi angka stunting di Bantaeng melebihi Provinsi 24% yakni 21%.

“Kami berterima kasih untuk bapak Bupati dan jajarannya untuk upaya menurunkan angka stunting. Memang orang-orang Bantaeng, orang-orang hebat. Alhamdulillah, bisa kerjasama dengan Bupati yang energik,” ujarnya.

Ia pun mengaku, perlunya intervensi bersama untuk penurunan stunting. Seperti melalui program Gammara’na atau (Gerakan Masyarakat Memberantas Stunting). Dengan bantuan anggaran Provinsi, dilakukan pilot project di dua daerah yang tinggi angka stunting, Bone dan Enrekang.

“Alhamdulillah, sekarang Bone sudah urutan ke 12 angka stunting. Kami menurunkan 85 promotor pendampingan di 51 Desa. Penanganannya ini butuh sinergitas bersama,” ucapnya.

Selain itu, dibutuhkan pula edukasi bagi masyarakat untuk pentingnya memahami tentang pentingnya 1000 hari kehidupan anak, pemenuhan gizi bagi anak, bahkan tentang 75 hari sebelum menikah.

“Investasi terbaik adalah SDM. Infrastruktur bisa diukur, ada batasnya 35 tahun sudaj hancur. Tetapi dengan membangun manusia, akan bisa menciptakan hal lain. Generasi adalah investasi yang terbaik,” tuturnya.

Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo mendukung perkataan Andi Sudirman, bahwa investasi manusia jauh lebih baik. “Kami minta arahan bapak Menteri dan dukungan bapak Plt Gubernur untuk memberikan edukasi ke masyarakat. BKKBN akan kerja keras untuk reformasi kelayakan kesehatan,” katanya.

Di gedung berlantai dua itu, mereka mengunjungi beberapa ruang fasilitas di Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu. Salah satunya di ruang Poli Anak dan Kebidanan. Di ruang itu, mereka melihat seorang anak dipangku ibunya sedang melakukan konsultasi gizi. Selanjutnya melihat piramida gizi seimbang yang berada tepat di ruang saat memasuki Pusat Penanggulangan Gizi Terpadu Kabupaten Bantaeng. Berpindah di ruang Pokja SKPD yang berada di lantai dua.

read more
DaerahNews

Kabar Baik Bagi Honorer Pemprov Sulsel, Plt Gubernur Minta Gaji segera Dicairkan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menanggapi keluhan pegawai pemerintah non Aparatur Sipil Negara atau honorer di Lingkup Pemprov Sulsel.

Keluhan itu mengenai tertundanya pembayaran gaji tenaga pembantu Pemprov Sulsel selama bulan dua yakni bulan Januari dan Februari.

“Banyak keluhan ini masalah gaji tenaga honorer. Saya minta, ini harus diselesaikan secepat mungkin,” tegasnya, Selasa (2/3/2021).

Terlebih lagi, kata dia, telah terbit Peraturan Gubernur yang mengatur terkait gaji pegawai honorer. Ia pun meminta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk segera mencairkan honor bagi pegawai non-ASN.

“Tidak boleh ditahan-tahan. Harus secepatnya. Mereka juga pasti butuh untuk kehidupannya,” pungkasnya.

Dari data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, tenaga honorer Pemprov Sulsel sebanyak 16.387 orang. Terdiri dari tenaga pendidik 11.485, tenaga kesehatan 437, tenaga administratif 2.233, tenaga pelaksana 1.996, pengemudi 294, petugas kebersihan 509, pramubakti 55, satpam 173.

read more
DaerahNews

Hari Pertama Jadi Plt Gubernur, Andi Sudirman Sowan Ke KH Sanusi Baco

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Di hari pertama menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman sowan ke Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan KH AGH Sanusi Baco di kediamannya di Jalan Kelapa Tiga, Makassar, Senin (1/3/2021).

Dalam pertemuan itu, Plt Gubernur Sulsel meminta nasihat dan arahan dari KH Sanusi Baco sebagai ulama di Sulawesi Selatan. Mengingat, jabatan yang diembannya kini punya tanggung jawab yang cukup besar.

“Mendengar nasihat-nasihat Beliau. Serta mendoakan Kami bersama Bapak Gubernur Nurdin Abdullah. Beliau banyak bercerita tentang kami berdua dan senantiasa mendoakan kami dalam setiap kesempatan,” ujarnya.

“Kedatangan kami meminta nasihat beliau karena jabatan ini adalah ujian. Sehingga harus dijalankan dengan baik dan senantiasa mendapat Ridha Allah Swt,” ucapnya.

Andi Sudirman juga meminta arahan dari KH Sanusi Baco, terkait upaya yang harus dilakukan pemerintah untuk menghadirkan masyarakat yang religius dan masyarakat yang taat beribadah.

“Pesan beliau agar jabatan ini dijalankan dengan niat yang baik, niat yang tulus untuk menjaga amanah ini. Karena amanah ini adalah tanggung jawab. Selebihnya saya serahkan pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala” ungkapnya.

Sementara itu, KH Sanusi Baco dalam pertemuan itu mendoakan kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk tetap kuat menghadapi cobaan yang dialaminya. KH Sanusi Baco juga mendoakan kepada Andi Sudirman Sulaiman selaku Plt Gubernur untuk bisa bekerja dengan baik, sesuai dengan amanah yang diberikan padanya.

“Amanah adalah tanggung jawab, kenapa manusia terkadang lalai terhadap tanggung jawabnya. Itu karena manusia memiliki akal dan pikiran,” jelasnya.

Dengan demikian, kata Sanusi Baco, setiap manusia harus menggunakan akal pikirannya dengan baik dalam menjalankan sesuatu, dengan harapan hasil yang diperoleh dari pekerjaan itu juga akan baik.

Terkait dengan apa yang harus dilakukan pemerintah provinsi untuk bisa menghadirkan masyarakat yang religius, Sanusi Baco menyampaikan agar pemerintah harus menjadi contoh bagi masyarakatnya.

“Yang perlu dilakukan pemerintah adalah menjadi contoh, menjadi teladan. Karena sekarang yang kurang juga itu adalah panutan ,” katanya.

KH Sanusi Baco juga berpesan kepada Andi Sudirman untuk menjalani jabatannya sebagai Plt Gubernur disertai dengan niat yang baik. Karena setiap pekerjaan dilakukan harus disertai dengan niat, agar tujuan atau hasil dari pekerjaan itu juga sesuai niat yang telah ditetapkan.

“Perkuat niat, niat adalah tujuannya, mengurus umat juga harus dengan niat,” tutupnya.

read more
DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel Tegaskan Program Prof Andalan Tetap Dilanjutkan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengajak para jajarannya untuk fokus bekerja dan menjaga profesionalitas sebagai pejabat Negara.

Ia pun mengaku, kaget dengan kejadian beberapa hari terakhir ini. Salah satunya, kasus hukum yang menyeret nama Gubernur Nurdin Abdullah.

“Kita empati dengan apa yang terjadi. Mari kita doakan yang terbaik untuk beliau,” pintanya saat memimpin Coffee Morning yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (1/3/2021).

“Semua orang punya aib. Tidak ada yang sempurna, pasti kita pernah melakukan kesalahan atau kekhilafan. Kita harus selalu mengingatkan dan banyak berdoa,” ungkapnya.

Ia pun menghimbau, para jajarannya untuk tidak menyebarkan gosip atau berspekulasi terkait persoalan yang menimpa Gubernur Nurdin Abdullah.

“Saya inginkan, tidak ada pelayanan atau pekerjaaan yang terhambat. Roda pemerintahan harus berjalan,” ungkapnya.

Dirinya meyakinkan, jika program yang dicanangkannya Prof Andalan (Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman) akan tetap dijalankan.

“Visi misi kita sama beliau (Nurdin Abdullah) sama. Mari kita bekerja bersama, berdoa, dan mendukung. Saya selalu terbuka,” katanya.

read more
Lifestyle

Tak Selamanya Sendiri Berarti Sepi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Menikmati me-time di kafe seorang diri disebut kesepian. Makan siang sendiri dikata ‘lonely‘. Seolah-olah sendirian berarti kesepian. Padahal, tak selamanya sendiri berarti sepi.

Psikolog klinis Veronica Adesla mengatakan bahwa melakukan segala aktivitas–yang umumnya dilakukan bersama teman-teman–seorang diri bukan-lah hal yang aneh.

“Sebenarnya enggak ada yang aneh melakukan apa-apa sendirian. Malah, kalau sendirian, kan, bisa melakukan apa pun. Sementara kalau ada teman bersosialisasi berarti ada pertimbangan kepentingan,” ujar Veronica.

Sendirian justru memberikan kesempatan untuk seseorang agar fokus pada dirinya sendiri, sesuatu yang terasa jarang didapatkan di zaman kiwari.

Sayangnya, sendiri atas pilihan personal kerap dilihat sebagai sesuatu yang menyedihkan. Terlebih di Indonesia, saat pergi ke suatu lokasi tanpa teman yang menemani kerap dianggap kesepian.

Budaya kolektif yang ada Indonesia menjadi salah satu penyebabnya. Dalam hal ini, Veronica menangkap adanya pandangan bahwa normalnya seseorang akan memiliki teman, sehingga sendirian dianggap sesuatu yang tidak normal atau wajar.

“Kalau lihat orang kesendirian, asosiasinya enggak punya teman, kesepian. Kan, ada istilah ‘mangan ora mangan yang penting kumpul‘. Ngumpul-nya lebih penting, orang akan dianggap sehat, normal kalau ngumpul bareng,” jelas Veronica.

Kendati demikian, Veronica melihat bahwa anggapan seperti ini sudah bergeser, terutama di kawasan perkotaan. Di Jakarta, misalnya, di mana terjadi pertemuan berbagai budaya, sehingga mau sendirian atau ada teman pun tak jadi persoalan.

Single = Menderita

Tak cuma sendirian dalam arti melakukan berbagai aktivitas seorang diri. Sendirian dalam arti melajang tanpa pasangan juga kerap identik dengan stigma negatif.

Veronica melihat persoalan ini tak hanya melibatkan masalah budaya, tapi juga kepercayaan dalam perspektif agama.

“Kita masih kental dengan pemikiran dan menilai normalnya orang itu harus menikah, berpasangan. Kalau misal kuliah, lalu ditanya kapan lulus, setelah itu kapan kerja, lalu kapan nikah. Kultur kita gitu, harus ada goal-nya. Orang tua masih ada yang menilai kalau anak belum menikah, tugas orang tua belum kelar,” papar Veronica.

Dengan kondisi sedemikian rupa, tak heran jika muncul pandangan yang menganggap bahwa mereka yang masih melajang atau memang memutuskan untuk sendiri dianggap kesepian bahkan menderita.

Yang perlu dikhawatirkan adalah saat tuntutan untuk memiliki pasangan semakin besar dan terasa menekan. Veronica khawatir justru hal tersebut akan menimbulkan sebuah keputusan yang dibuat tanpa adanya pikiran yang matang.

 

 

 

 

 

source : cnnindonesia

read more
1 201 202 203 204 205 272
Page 203 of 272