close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Anugerah Meritokrasi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Gubernur Provinsi Sulsel, Nurdin Abdullah menerima penghargaan sebagai provinsi Terbaik Pertama Anugerah Meritokrasi,yang diserahkan lansung oleh Ketua Komisi ASN, Agus Pramusinto.di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis, 28/1.

Adapun kabupaten/kota di Sulsel yang masuk kategori baik tingkat kabupaten kota yaitu Pemkab Sinjai meraih 294 poin (posisi ke-5), Pemkab Wajo 289 poin (posisi ke-6), Pemkab Pangkep 257,5 poin (posisi ke-15).

Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin dalam sambutannya secara virtual mengatakan pencapain yang diraih Provinsi Sulsel maupun daerah lainnya merupakan keseriusan pemerintah untuk mencapai tujuan reformasi birokrasi.

“Pencapaian ini mencerminkan keseriusan instansi pemerintah tersebut, untuk mencapai tujuan reformasi birokrasi,” kata Wakil Presiden Ma’aruf Amin.

Reformasi birokrasi ini untuk menciptakan birokrasi pemerintah profesional dengan karakteristik berintegritas, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik dengan baik, netral, sejahtera, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Ia juga menyampaikan bahwa masih terdapat 524 instansi pemerintahan yang perlu mendapatkan pembinaan untuk meningkatkan kapasitasnya agar dapat menerapkan sistem merit.

“Lebih 500 intansi ini berada di tingkat pusat dan daerah, belum termasuk lembaga non-struktural.”Ucapnya.

Empat hal yang menjadi perbaikan, yakni perlu ada kolaborasi lebih banyak dan lebih baik antara KASN, intansi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Kedua, meminta seluruh instansi menerapkan merit sistem yang lebih adaptif dan inovatif. Ketiga, instansi pemerintah yang telah mendapatkan penghargaan sangat baik dan baik. Dapat sharing pengalaman untuk membantu instansi lain. Keempat, mengimbau agar instansi pemerintah menjadikan merit sistem sebagai konsep dasar dalam menerapkan standar kompetensi ASN.

Sementara itu, Gubernur Sulsel beberapa waktu yang lalu mengatakan Sulsel akan menjadi provinsi pertama yang menerapkan merit system. Ini merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi, berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 dan Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2020.

“Inilah yang sebenarnya kita inginkan, Sulawesi Selatan yang pertama menerapkan merit system. Jadi ini membantu kita bekerja by sistem,” ungkapnya.

Merit system ini akan diterapkan setelah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Komisi ASN. Dengan demikian, kepala daerah berhak mendorong ASN yang memenuhi syarat untuk menempati kursi Eselon II di lingkup Pemprov Sulsel.

“Ini kan tanggal (28 Januari) kita akan mendapatkan surat keputusan dari KASN untuk kepercayaan kepada kita untuk melakukan merit system. Itu kita tidak perlu lagi bidding, lelang, kita mau ganti orang langsung kasi masuk saja, keluar nama-nama yang kapabel menduduki jabatan itu. Kalau SK sudah di tangan, kita mulai persiapkan sistem,” jelasnya.

Diketahui Penilaian Anugerah Meritokrasi dilakukan sejak tahun 2019 hingga akhir tahun 2020 kepada 184 intansi pemerintah dan menetapkan instansi dengan kategori sangat baik 24 intansi, baik 57 intansi, kurang 31 intansi dan buruk 72 instansi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) sendiri mendapatkan penghargaan dengan kategori “Baik”. Pada kategori tingkat provinsi ini menempati peringkat pertama dengan 310,5 poin, selanjutnya Pemerintah Provinsi Riau 293,5 poin dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 290 poin.

 

SC : sulselprov

read more
DaerahNews

Vaksinasi CoronaVac Wagub Sulsel Komplit, Begini Momentnya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Vaksinasi Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berlangsung hari ini, Kamis (28/1/2021) pagi.

Penyuntikan vaksin ampul kedua kepada Wagub Andi Sudirman dilakukan di RSKD Dadi pukul 09.38 Wita.

Sama seperti vaksinasi dosis pertama, penyuntikan vaksin dosis kedua di abadikan sehingga dapat di saksikan oleh masyarakat luas.

Adapun Andi Sudirman Sulaiman menerima suntikan vaksin pertama pada 14 Januari 2021. Dia menjadi orang pertama di Sulawesi Selatan yang disuntik vaksin.

Tiba di RSKD Dadi, Wagub Andi Sudirman langsung mengikuti tahap skirining, “Hak pasien untuk mengetahui spuid yang tersegel dan tidak tersegel termasuk botol vaksin,” kata Andi Sudirman sambil tersenyum kepada jurnalis yang hadir.

Setelah di Vaksin, Andi Ina Kartika selaku Ketua DPRD Provinsi Sulsel juga menyusul menerima Vaksin. Ketua DPRD pun mengabadikan kebersamaan dengan melakukan vlog bersama Kadinkes Sulsel, dan Kepala RSKD Dadi.

“Alhamdulillah, hari ini telah selesai melakukan Vaksin. Juga hadir bersama kami Kadinkes dan Kepala RSKD Dadi medampingi dalam melaksanakan vaksin yang kedua, saya berharap masyarakat sulsel ayo jika sudah waktunya untuk vaksin, dan bersama sama meyakini vaksin bisa menekan angka rantai penularan Covid di Sulsel,” jelas Ina Kartika Sari.

Dalam rekaman tersebut, Wagub pun membalas pernyataan Ketua DPRD Sulsel, “Alhamdulillah selesai vaksin dan perasaan sama yang pertama, mari bersama melakukan vaksin jika sudah waktunya tiba,” sambungnya.

Wagub Andi Sudirman mengingatkan bahwa siapapun yang telah di vaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan

“Setelah di vaksin pun harus tetap memakai masker, pada intinya ini sebagai stimulan pembentukan anti body untuk mengenali virusnya. Minimal untuk melawan jika virus masuk kedalam tubuh” jelasnya

Terakhir dalam sebuah wawancara, Wagub memberi himbauan kepada masyarakat, “Masyarakat jangan takut untuk vaksin, Insya Allah ini aman. Jangan mendengarkan berita hoax tentang vaksi, jika ragu, tanyakan pada ahli,” tutupnya.

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Dan Bupati Lutra Naik Bus Perintis Ke Rongkong

LANGITKU NETWORKS, Lutra – Bus perintis DAMRI bantuan Balai Transportasi Daerah (BTD) Wilayah XIX Sulselbar resmi beroperasi, Minggu (24/1/2021). Hal itu ditandai peresmian oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Desa Limbong Kecamatan Rongkong didampingi Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Dengan program Launching bus perintis ini merupakan kerja sama Balai Transportasi Darat (BTD) Wilayah XIX Sulselbar dan Pemerintah Daerah Luwu Utara. Bus ini beroperasi di Luwu Utara dengan trayek Masamba – Sabbang – Rongkong dengan tarif Rp 30.000 per orang untuk satu jalan.

Bus DAMRI ini rencananya juga akan sampai di Kecamatan Seko setelah pekerjaan jalan Seko oleh Pemprov Sulsel selesai dikerjakan pada 2022 mendatang.

Menariknya, bus perintis DAMRI ini yang berangkat dari Kantor Bupati Luwu Utara menuju Rongkong, memuat Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani sebagai penumpang pertama.

Menempuh jarak 60 km dari Masamba ke Rongkong, Wagub Sulsel dan Bupati Lutra sudirman dan indah menjajal kemampuan bus ini di medan pegunungan nan terjal disertai pemandangan serta pemandangan yang indah.

Sembari menaiki Bus DAMRI itu, Wagub Sulsel pun melihat langsung progres pengerjaan jalan rintisan oleh Provinsi itu melalui bantuan keuangan daerah. Sebagimana sebelumnya dikenal Masamba ke Seko ditempuh Roda Dua dengan jalan berlumpur dan waktu hingga 2-3 hari. Kini telah kelihatan progress aspal hingga Rongkong dan rintisan pembukaan jalan hingga tembus Seko.

“Alhamdulillah Sabbang-Rongkong-Seko yang telah dirintis melalui bantuan keuangan telah mengubah dari wilayah terisolir tanpa listrik dan akses roda empat menjadi aspal dan akses bus perintis subsidi hingga Rongkong Tahap pertama. Semoga pemerataan pembangunan menembus wilayah terisolir dan terpencil terus digalakkan demi pembangunan berkeadilan. Tahap kedua setelah tuntas aspal ke Seko, bus akan melayani Masamba-Rongkong-Hingga Seko” jelasnya.

Wagub Andi Sudirman mengatakan dua tahun kepemimpinannya bersama Gubernur Nurdin Abdullah, mereka ingin pemerataan pembangunan di seluruh wilayah terpencil.

“Mengacu kepada sila kelima Pancasila, dan pembangunan harus menyasar wilayah terpencil. Dengan tujuan bagaimana kesadaran kita untuk membangun wilayah terpencil,” katanya.

Sulsel melalui rongkong-seko akhirnya mampu meraih penghargaan pembangunan wilayah terpencil dan terisolir. “Ini bukti sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten. Dengan bersatu, pembangunan akan menjadi ringan di selesaikan untuk masyarakat,” tambahnya.

“Melalui bantuan keuangan Provinsi, Pemerintah Kabupaten membangun jalan, dan transportasi darat di selesiakan oleh Kementerian Perhubungan,” sambungnya

Ia mengajak kepada masyarakat rongkong untuk mensyukuri adanya transportasi darat yang bisa di nikmati oleh masyarakat Rongkong dengan aman, nyaman, dan terjangkau.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengaku sangat senang atas kehadiran bus perintis DAMRI bantuan BTD Sulselbar. Menurut dia, kehadiran bus DAMRI diharap dapat memberikan alternatif moda transportasi, khusus untuk wilayah terpencil, seperti Rongkong.

“Tentu kita semua bersyukur. Rencana awal sampai seko, seiring dengan selesainya pembangunan jalan, semoga bisa lanjut ke Seko,” kata Indah.

read more
DaerahNews

Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Menunggu Surat dari Kemendagri

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sulsel menunggu surat perintah dari Kemendagri untuk pelaksanaan pelantikan walikota dan wakil walikota Makassar yang terpilih dalam Pilkada di Tahun 2020 lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sulsel Hasan Basri Ambarala saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa (26/01/2021).

“Karena ini pemilihan serentak, maka kita tunggu surat edaran mendagri untuk pelaksanaannya” kata Hasan Ambarala.

Dia mengaku pelaksanaan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Makassar bisa saja bersamaan dengan pelantikan 12 kabupaten kota yang juga menggelar pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 2020. Lalu. Namun hal tersebut tergantung dari keputusan dari Kemendagri.

“Bisa ya bisa tidak, itu tergantung dari keputusan menteri dalam negeri,” ungkapnya.

Meski begitu, Ambarala mengaku hingga saat ini belum mengirim hasil penetapan KPU tentang penetapan Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih hasil Pilkada Makassar.

Dia mengaku pemprov Sulsel belum menerima hasil penetapan dari KPU.

“Ke provinsi dulu tapi kami belum terima (hasil penetapan KPU)”

Sebelumnya,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar menetapkan Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar terpilih hasil Pilkada Makassar. Dalam rapat pleno terbuka, di Hotel Claro Makassar, Sabtu ( 23/1/2020).

 

 

SC : Diskominfo Prov Sulsel

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Menenun Dan Promosikan Potensi Wisata Rongkong

LANGITKU NETWORKS, Luwu Utara – Melanjutkan kunjungan kerjanya di Rongkong, Luwu Utara. Wagub Sulsel mengunjungi Geleri tenun rongkong yang terletak di Dusun Salurnate, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Minggu 24 Januari 2021

Galeri yang di resmikan oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indrayani pada tanggal 12 Januari 2021 selain menyajikan tenun khas rongkong juga terdapat beberapa kerjinan adat khas rongkong.

Wagub Andi Sudirman Sulaiman belajar menenun ditemani oleh Ibu Hadiah seorang nenek berusia 62 Tahun penenun kain tenun khas rongkong.

Kita menenun kain khas rongkong, caranya agak sulit jika belum terbiasa,” kata Andi Sudirman sembari memegang benang dan belajar menenun.

“Ini kain khas rongkong, luar biasa kainnya,” sambungnya, mamuju kain khas rongkong.

Diketahui Wagub Sulsel berada di Rongkong dalam rangka melaunching Bus Damri Perintis tujuan Sadan-Rongkong.

Setelah berada di Galeri tenun rongkong, Wagub berkeliling berjalan kaki dan menyempatkan diri meyapa masyarakat.

Dia mengunjungi dan mempromosikan Lokasi wisata Rante kasimpo yang terletak di Dusun Slaurante, Rinding Allo, Rongkong.

“Jika ke Luwu Utara, jangan lupa ke lokasi wisata Rante Kasimpo. Belum pas rasanya ke Luwu Utara kalau belum kesini,” tutur Andi Sudirman(jalu)

read more
DaerahNews

Bupati Majene Ucapkan Terima Kasih Kepada Wagub Sulsel serta Relawan Sulsel Peduli Gempa Sulbar

LANGITKU NETWORKS, Majene — Gempa yang melanda Sulawesi Barat, terparah di Kabupaten Majene dan Mamuju. Hari ini, Senin 18 Januari 2021, Bupati Majene H. Lukman menerima rombongan Pemprov Sulsel, Satuan Brimob Polda Sulsel, Organisasi agama, organisasi Masyarakat, dan Organisasi kepemudaan.

Seluruh rombongan yang tergabung dalam “Sulsel Peduli Gempa Sulbar” diketahui dilepas oleh Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menuju Sulawesi Barat, Minggu 17 Januari 2021.

“Data Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana per 17 Januari 2021 pukul 14.00 WIB, melaporkan korban meninggal dunia dampak gempa M6,2 di Sulbar 73 orang, dengan rincian 64 orang meninggal dunia di Mamuju dan sembilan di Majane,” kata H. Lukman Bupati Majene.

Di Majene, posko utama Gempa berada dikecamatan Malunda. Masyarakat saat ini di sekitar wilayah pesisir Majene sedang mengungsi di posko utama pengungsian.

“Kami saat ini menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayayah yang terdampak agar mengungsi ke posko pengungsian,” lanjutnya.

Terkahir, Bupati H.Lukman menyampaikan terima kasih atas seluruh bantuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas perhatian kepada masyarakat Majene.

“Terima kasih kepada Wagub Sulsel, Satuan Brimob Polda Sulsel, dan seluruh organisasi keagamaan, pemuda, dan masyarakat yang tergabung dalam Sulsel Peduli Gempa Sulbar. Bantuan ini akan segera kami serahkan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana gempa,” pungkasnya.

Adapun gabungan organisasi dan komunitas yang tergabung dalam ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ diantaranya MES Sulsel, Andalan Sulsel Peduli, PW Nasyiatul Aisyiyah Sulsel, PW IPM sulsel, DPD IMM Sulsel, PW PM sulsel, Pelaut Indonesia Peduli, JAPNAS Sulsel, Elektro UH 01, Yasir Machmud Community, Mesin UH 01, PW IPIM Sulsel, Amphuri DPF sulampua, Al Markaz Al Islamiyah Makassar, Ije Squad Community/Relawan santri, GMKI Makassar, Developer Prosyar Sulsel, FOSSEI Sulselbar dan Papua, Persatuan Umat Buddha Indonesia ( PERMABUDHI), FKUB Sulsel, Majelis Tinggi Agama Khonghucu (MATAKIN), Perhimpunan Tionghoa Indonesia, HMI Cab. Makassar Timur, Universitas Islam Makassar, Andalan Berbagi, MUI, Teknik 01, Sat Brimob Polda Sulsel, serta Poltekkes Kemenkes Makassar.

read more
DaerahNews

Dikomandoi Andi Sudirman, Gabungan Organisasi akan Lakukan Aksi ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gabungan beberapa ormas dan komunitas akan melakukan aksi gerakan ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’. Yang dikomandoi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Gabungan Organisasi ini akan bergerak membantu korban gempa yang melanda Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Adapun ormas, komunitas/paguyuban yang tergabung dalam ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ diantaranya MES Sulsel, Andalan Sulsel Peduli, PW Nasyiatul Aisyiyah Sulsel, PW IPM sulsel, DPD IMM Sulsel, PW PM sulsel, Pelaut Indonesia Peduli, JAPNAS Sulsel, Elektro UH 01, Yasir Machmud Community, Mesin UH 01, PW IPIM Sulsel, Amphuri DPF sulampua, Al Markaz Al Islamiyah Makassar, Ije Squad Community/Relawan santri, GMKI Makassar, Developer Prosyar Sulsel, FOSSEI, Permabudhi, FKUB, Universitas Islam Makassar dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu (MATAKIN).

Rencananya, bantuan ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ akan berangkat Minggu (17/1/2021) besok sekitar pukul 07.00 pagi. Yang akan dilepas oleh Andi Sudirman di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar.

“Alhamdulillah gerakan ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’ sangat diapresiasi dan banyak organisasi yang ikut bergabung untuk menyalurkan bantuan kepada korban terdampak gempa di Sulbar,” ungkap Rusdi Al Jundi selaku panitia ‘Sulsel Peduli Gempa Sulbar’.

“Kami berharap bantuan ini nantinya bisa bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujarnya.

read more
DaerahNews

Usai Divaksin, PJ Wali Kota Makassar : Jarumnya Seperti Suntik Untuk Bayi

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin resmi mencanangkan pendistirbusian Vaksin Covid-19 Sinovac di Kota Makassar.

Pencanangan awal dilakukan di Puskesmas Makkasau, Jalan Ratulangi, Kamis, (14/1/21) dan dihadiri Sekda Kota Makassar, Kapolrestabes Makassar, Wakasat Intelkam Polrestabes, Dandenpom, PLT Kadinkes Makassar, Ketua IDI Makassar, ketua PDGI Makassar, PPNI Makassar, Direktur RSGMP Unhas, Pimpinan Stikes Sandy Karsa, Ketua Persakmi, Dekan FKG UMI, Dekan FKG Unhas.

Peserta yang hadir adalah peserta yang namanya telah terdaftar siap untuk di Vaksin.

“Alhamdulillah vaksin Covid 19 sudah ada. Kita harus mengapresiasi upaya pemerintah pusat untuk bagaimana melepaskan masyarakat dari pandemi ini,” ucap Rudy Djamaluddin dalam sambutannya.

Kata Rudy, khusus Kota Makassar mendapatkan kouta vaksin sebanyak 14.324 vaksin. Untuk tahap awal pendistribusian diberikan 3.000 botol.

“Sudah ada di Makassar itu sekitar 3.000 vaksin. Dan yang sudah terdistribusi tahap awal itu ada 500 botol vaksin. Rencana tahap kedua 18 Januari,” jelasnya.

Usai sambutan, Rudy Djamaluddin dan para peserta yang akan divaksin bersiap-siap. Pertama-tama Rudy masuk keruangan untuk di data, lalu diperiksa tensi dan suhu tubuh serta ditanya soal riwayat penyakitnya.

Rudy lolos dan masuk ke ruangan Imunisasi puskesmas Makkasau untuk menerima vaksin pertama di Kota Makassar.

Usai disuntik, Rudy mendapatkan sertifikat dan berkata dihadapan media yang hadir “Gak terasa apa-apa kok, jarumnya seperti jarum suntik yang diperuntukkan buat anak bayi. Sangat halus dan yang menyuntik juga sudah ahli. Jadi aman-aman saja,” ungkapnya.

Ia menjelaskan ada dua tujuan pemberian vaksin ini yakni untuk melindungi diri kita sendiri dan bagaiamana kita memutus penyebaran mata rantai Covid-19 secara drastis.

Rudy pun meminta kepada masyarakat agar memandang vaksin ini sebagai hal yang positif.

“Ini bentuk perlindungan jadi jangan takut divaksin. Karena yakin tidak ada pemerintah yang akan mencelakakan warganya,” pungkas Rudy.

Pemberian vaksin sinovac ini dilakukan secara LIVE di salah satu stasiun tv dan via zoom.

Untuk diketahui dari 18 peserta yang akan divaksin hanya 11 orang yang memenuhi standar. Muhammad Ansar, Sekda Kota Makassar sendiri tidak mendapatkan vaksin karena tensinya melampaui batas normal. Begitupun dengan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu, beliau memiliki riwayat penyakit jantung. (jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Andi Sudirman Jadi Orang Pertama Suntik Vaksin Covid-19 di Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Mengenakan rompi biru ‘Tim Vaksinasi Covid-19 Pemprov Sulsel’ Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman disuntik vaksin virus corona, Kamis (14/1/2021).

Ia mendampingi Gubernur Nurdin Abdullah pada pencanangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RS Dadi Makassar, Jalan Lanto Daeng Pasewang. Dengan tema “Mewujudkan Masyarakat Sulawesi Selatan yang Sehat dan Produktif Dengan Vaksinasi Covid-19”.

Penyuntikan perdana yang dilakukan oleh Pemprov Sulsel dengan vaksin Covid-19 CoronaVac buatan perusahaan asal China, Sinovac ini menandai program vaksinasi di Sulsel. Vaksin Sinovac telah lulus uji verifikasi dari BPOM dan sertifikat halal dari MUI, serta mendapat surat ijin Emergency Use of Authorization (EUA). Pelaksanaan ini pun serentak dilakukan dibeberapa daerah setelah dimulai oleh Presiden RI, Joko Widodo pada Rabu (13/1/2021) kemarin.

Sebelum penyuntikan, dilakukan skrining mengenai kondisi kesehatannya secara umum. Karena sesuatu alasan, Gubernur Nurdin Abdullah tidak bisa melakukan vaksin pada kali ini.

Direncanakan Forkompinda mulai dari Gubernur, Wagub, Sekda, Pangdam Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Kajari, Ketua DPRD akan menerima vaksinasi perdana yang dicanangkan Pemprov Sulsel. Namun setelah proses skrining, hanya Wagub Sulsel yang lolos skrining dari unsur Forkompinda Sulsel.

Wagub Sulsel pun menjadi yang pertama di Sulsel menerima vaksin Sinovac. Sebelum disuntikkan, tim dokter menunjukkan kotak vaksin bertulis Sinovac, dan mengeluarkan botol kecil yang masih tersegel.

Tampak Andi Sudirman menerima suntikan vaksin Sinovac dengan tenang. Saat ditanyai wartawan usai divaksinasi, “Alhamdulillah, jarumnya kecil, tak sebesar yg saya kira, jadi tidak terasa,” ujarnya sembari bercanda disambut gemuruh tawa awak media.

Diketahui, Sulsel menerima 66.640 vaksin Covid-19, yang diprioritaskan lebih dulu untuk tenaga kesehatan. Untuk tahap pertama menerima 30 ribu vaksin. Yang disebar di Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Maros. Sementara untuk daerah lainnya, direncanakan pada bulan Februari mendatang.

read more
DaerahNews

Jokowi serahkan SK Hutan, wagub sulsel : bukti pemerintah sayang masyarakatnya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Di gelar secara langsung di Istana dan diikuti secara virtual oleh seluruh Provinsi di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo menyerah surat keputusan hutan sosial, surat keputusan hutan adat dan surat keputusan tanah obyek reforma agraria (Tora).

Di Sulawesi Selatan sendiri, penyerahan SK di saksikan langsung secara virtual oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

“Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan Perhutanan Sosial sebanyak 227 SK, seluas 276.571,72 hektar, bagi 36.469 KK dan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 1 SK, seluas 2.103,11 hektar bagi 2.157 penerima,” imbuh Andi Sudirman Sulaiman.

Wagub Andi Sudirman sangat mengapresiasi kebijakan Presiden RI Joko Widodo dengan hadirnya program hutan sosial, adat, dan tora.

“Banyak sertifikat yang didapatkan masyarakat, koperasi bisa masuk hutan untuk peningkatan ekonomi dan menjaga hutan,” ungkapnya saat memberikan sambutan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis 7 Januari 2020.

Baginya program ini sangat luar biasa yang merupakan sebuah terobosan dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan.

“Pemerintah Provonsi Sulawesi Selatan berterima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Karena program tersebut kami dapat membantu warga untuk memanfaatkan hutan sosial untuk kesejahteraan masyarakat kecil, juga kami diberi akses untuk membangun daerah terisolir yang dulunya hutan lindung sekarang bisa untuk kepentingan umum” katanya.

Andi Sudirman mengingatkan kepada seluruh masyarakat, agar jangan jadikan program ini bencana dengan merusak,”Ini tujuannya untuk kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat menengah ke bawah,” tuturnya.

Kita bisa menjadikan hutan produktif tapi tetap sesuai aturan yang berlaku. Kita menjaga tapi kita memanfaatkan.

“Di Sulsel dengan adanya SK ini merupakan Kesempatan yang besar. Program keadilan dan bukti Pemerintah menyayangi masyarakatnya,” katanya.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan dalam kepemimpinannya sejak 5 tahun, pemerintah fokus pada retribusi aset, terkait ketimpangan ekonomi khususnya yang terjadi di pedesaan dan lingkungan.

“Reritribusi aset menjadi jawaban atas sengketa agraria baik itu antar masyarakat dengan perusahaan atau masyarakat antar pemerintah. Pada hari ini diserahkan 2.929 Sk perhutanan sosial diseluruh Indonesia, luas 3.442.000 Ha yang akan bermanfaat bagi 651.000 KK. Selain itu juga terdapat 35 SK hUtan adat seluas 37500 Ha, dan 58 SK Tora, dengan luas 72.000 Ha di 17 Provinsi,” jelasnya.

Presiden menegaskan, ia tidak ingin hanya sekedar membagi SK, ia akan mengikuti dan memastikan bahwa lahan digunakan untuk kegiatan produktif tidak di terlantarkan hingga terus di kembangkan agar ekonomi masyarakat meningkat.

“Tidak cukup hanya pemberian ini saja, tapi juga agar di rumuskan aspek usahanya dengan kegiatan ekonomi yang produktif dan ramah lingkungan. SK harus dimanfaatkan untuk menanam tanaman yang bernilai ekonomi. Saya kira banyak komoditi yang bisa dikembangkan,” sambungnya.

read more
1 165 166 167 168 169 202
Page 167 of 202