close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Penghujung Tahun, Wagub Sulsel Terima Penghargaan Dari Kemendagri

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima penghargaan kategori “Provinsi Sangat Inovatif” dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2020. Penghargaan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI ini berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Jum’at (18/12/2020).

Dalam kesempatan itu, penghargaan diserahkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri, Agus Fatoni kepada Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

IGA 2020 merupakan upaya untuk merangsang pemerintah daerah agar terus berinovasi dengan meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerahnya. Dengan begitu, daerah mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Yakni melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan perannya, serta peningkatan daya saing daerah.

Kementerian Dalam negeri (Kemendagri) melakukan pengukuran indeks inovasi daerah, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2018 tentang Inovasi Daerah serta Permendagri Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian Pemberian dan Penghargaan atau Insentif Inovasi Daerah telah mengamanatkan kepada Kemendagri untuk melakukan pengukuran indeks inovasi daerah.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri, Agus Fatoni mengatakan, “penilaian indeks inovasi daerah tahun 2020 adalah bentuk apresiasi Pemerintah kepada Pemda dalam penyelenggaraan pemerintahan yang inovatif,” ujarnya.

Kata Agus, pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah dengan predikat sangat inovatif dan terinovatif, berdasarkan pengukuran indeks inovasi daerah Tahun 2020 merupakan apresiasi pemerintah terhadap semangat daya upaya serta keberhasilan pemerintah daerah dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan cara-cara inovatif.

Sementara itu, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, bahwa penghargaan ini merupakan dukungan dari berbagai pihak.

“Penghargaan ini atas inovasi yang dihadirkan oleh kerjasama dan sinergitas seluruh OPD Lingkup Pemprov Sulsel. Serta berkat dukungan masyarakat,” pungkasnya.

Ia pun mengajak, seluruh OPD untuk senantiasa menciptakan inovasi-inovasi, yang khususnya memberikan manfaat bagi masyarakat banyak.(jalu)

read more
DaerahNews

Hadir di Pelantikan Japnas Sulsel, Wagub Andi Sudirman Optimis Japnas Kuat Dan Hebat

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) adalah perhimpunan pengusaha nasional yang independen didirikan sejak tahun 2015.

JAPNAS merupakan organisasi yang berorientasi dalam menjejaring seluruh personal pengusaha.

Khususnya pada wilayah Sulawesi Selatan yang perdana didirikan. Hal ini bertujuan sebagai wadah para pengusaha, untuk saling mensupport dalam aspek dinamika bisnis.

Hari ini, Rabu 16 Desember 2020. Pengurus wilayah Japnas Sulawesi Selatan dinakhodai Arianto Burhan Makka (ABM) dilantik di Hotel Four Points, Jl Andi Djemma (Jl Landak), Makassar.

Hadir dalam pelantikan itu, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Dalam arahannya, Wagub Sulsel berpesan bahwa organisasi yang menaungi pengusaha harus mampu beradaptasi dengan baik.

“Ruang para pengusaha mungkin berbeda, tapi harus berkompetitif dan bersaing secara profesional dan sehat,” tegas Andi Sudirman Sulaiman

Menurutnya, ornag-orang di Jaringan lengusaha Nasional harus percaya diri dan tidak perlu ragu dalam memajukan organisasi

“Japnas terhitung organisasi baru, tapi bisa diperhitungkan kedepannya, itu bisa tercapai selama mengedepankan kacamata Profesional sebagai ukuran. Ketika kacamata itu di gunakan, pasti Japnas jauh lebih kuat dan hebat,” sambungnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Positif Covid-19 Mulai Meningkat, Wagub Sulsel Minta Protokol Kesehatan Diperketat

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Angka positif Covid-19 di Sulawesi Selatan kembali mengalami peningkatan beberapa pekan terakhir.

Bahkan sepekan terakhir ini, angka positif mengalami peningkatan. Hal itu pun sejalan dengan gencarnya Pemprov Sulsel dalam swab test yang dilakukan.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengakui adanya peningkatan positif Covid-19 di Sulsel.

Ia pun membeberkan beberapa faktor yang menjadi indikasi penyebab meningkatnya penyebaran Covid-19 di Sulsel.

“Diantaranya isolasi mandiri meningkat, rasa takut terinfeksi berkurang serta pengetatan protokoler kesehatan sejak pertama beberapa pekan melandai menurun,” ungkapnya, Selasa (15/12/2020).

Pemprov Sulsel, kata dia, akan melakukan langkah dalam menangani peningkatan kasus positif virus corona.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama kabupaten kota telah memperluas dengan membentuk regional Wisata Covid serta penambahan kembali jumlah hotel,” tuturnya.

Lanjutnya, “Kondisi cuaca musim penghujan saat ini bisa diwaspadai karena kelembabannya sehingga mari perketat kembali protokoler kesehatan, jaga kebugaran tubuh serta asupan gizi untuk imun,” pintanya.

Dengan mengikuti protokol kesehatan, kata Wagub Sulsel, misalny mengenakan masker dan menjaga jarak, hal itu bisa meminimalisir mencegah penularan virus corona.

Ia pun memberikan himbauan agar jika kurang sehat agar tidak bekerja atau melakukan aktivitas diluar rumah sehingga bisa beristirahat atau bekerja dari rumah.(jalu)

read more
DaerahNews

Disambut Wagub, Ketua Komisi IX DPR RI : Kami Apresiasi Inovasi Duta Wisata Covid-19 Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan kerja dari anggota DPR RI Komisi IX di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (14/12).

Anggota DPR RI Komisi IX yang hadir antara lain Felly Estelita sebagai Ketua Tim yang juga Ketua Komisi IX. Adapun anggota yang hadir Nihayatul Wafiroh, Krisdayanti, I Ketut Kariyasa, Ruskati Ali, Hasnah Syam, Haruna, Anwar Hafid, Aliyah Mustika Ilham, Dhevy Bijak, Ashabul Kahfi, dan Mesakh Mirin.

5 dari anggota DPR RI yang melakukan kunjungan kerja tersebut berasal dari Dapil Provinsi Sulawesi Selatan

Kunjungan kerja anggota Dewan itu di terima langsung oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman

Diawal sambutannya, Wagub menyapa satu per satu anggota Dewan dan juga mempekenalkan Kepala OPD yang hadir.

“Pemprov Sulsel mengapresiasi kunjungan Komisi IX yang terus aktif dan bekerja keras ditengah kondisi pandemi saat ini,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Tak lupa ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Pemerintah pusat baik legislatif maupun eksekutif dalam menghadapi pandemi Covid 19.

“Sinergitas Pemerintah sangat dibutuhkan untuk bisa menghadapi pandemi Covid 19. kita ketahui bersama dampak pendemi sangat luar biasa. Prioritas program di Sulsel saat ini lebih mengutamakan penanganan Covid dari Hulu ke Hilir,” katanya

Sulsel memiliki intervensi program, salah satunya program duta wisata covid, program itu merupakan terobosan penanganan dari hulu ke hilir memperbaiki infrastruktur kesehatan.

“Masyarakat sangat merasakan manfaat dari program duta wisata covid, sehingga program termasuk dalam daftar WHO sebagai program inovasi penanganan Covid 19,” sambungnya.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita menyampaikan tujuan kedatangannya ke Sulawesi Selatan.

“Adapun tujuan kunjungan kerja ini merupakan fungsi kinerja anggota DPR dan untuk mengetahui berbagai permasalahan khususnya bidang kesehatan, salah satunya kesediaan infrasturktur persiapan vaksin,” ungkap Anggota DPRI Dapil Sultra tersebut.

Berbagai masalah yang dihadapi saat ini akan di diskusikan bersama guna mencapai tujuan dan memberikan solusi.

“Pencapaian dari kunjungan ini diharapkan dapat memberi solusi kongkrit yang bisa di hasilkan atau ditindak lanjuti kepada Pemerintah pusat,” tuturnya

Ia memuji program penanganan Covid 19 di Sulsel, dimana Sulsel salah satu Provinsi yang terus berinovasi.

“Sulsel telah memberikan inovasi program yang menjadi contoh Nasional. Kami mendorong agar terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan secara masif. Kami mengajak untuk selalu mendoakan seluruh warga negara Indonesia yang meninggal dunia dan mengapresiasi tenaga medis dan seluruh petugas di garda terdepan menangani Covid 19. Taat protokol kesehatan, ini saatnya bekerja bersama, bergotong royong agar covid 19 bisa ditangani,” jelasnya.

Pertemuan itu dilanjutkan proses sesi tanya jawab dan diskusi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Anggota Komisi IX DPR RI.(jalu)

read more
DaerahNews

Covid-19 Meningkat, Pj Wali Kota Makassar Siapkan Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penyebaran virus covid-19 di Kota Makassar kembali meningkat. Meski sudah dinyatakan berstatus Orange, namun jumlah orang yang terpapar Covid-19 beberapa hari terakhir mengalami peningkatan yang signifikan.

Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar meminta kepada seluruh aparatnya untuk kembali meningkatkan pengawasan dan lebih mempertegas penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat. Hal ini diungkapkan saat memimpin rapat koordinasi satgas penanganan covid-19 di Baruga Anging Mammiri, Senin(14/12/2020).

Menurutnya, sejumlah faktor yang menjadikan angka penularan kembali meningkat yakni meningkatkan aktifitas ekonomi masyarakat, pelaksanaan Pilkada, lemahnya penerapan protokol kesehatan menyusul masuknya Makassar sebagai zona orange.

“Ada dua potensi peningkatan Covid-19 yang mungkin akan kita hadapi kedepan, yakni 14 hari setelah kegiatan Pilkada selesai serta 14 hari setelah natal dan tahun baru. Potensi merebaknya virus saat Natal dan tahun baru masih bisa di cegah dengan menghindari perayaan selain ibadah yang memicu potensi peningkatan Covid. Olehnya itu, ada dua hal yang harus kita pastikan berjalan, yakni pelaksanaan protokol kesehatan dan peningkatan kesadaran masyarakat” ujar Prof Rudy.

Selain itu, Prof Rudy juga menekankan kepada Satgas Covid Makassar untuk tidak mengeluarkan rekomendasi kumpul-kumpul selain kegiatan ibadah, termasuk meminta kepada seluruh pengelola hotel untuk tidak mengadakan acara menyambut tahun baru dalam bentuk pesta.

“Setiap hotel, restoran, dan sejenisnya akan ada pengawas yang memantau aktifitasnya. Bagi yang melanggar protokol kesehatan sesuai yang diatur di Perwali 51 dan 53 bisa diusulkan ke Polrestabes untuk di proses secara hukum. Prinsip kita, kesehatan di atas segalanya” lanjutnya.

Ditempat ini, Prof Rudy juga meminta kepada seluruh camat untuk lebih massif lagi melakukan pengawasan ditengah masyarakat dan berkordinasi dengan Satgas setiap terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

“Juga kepada Satpol (Satuan Polisi Pamong Praja) dalam hal penerapan perwali 51 dan 53. TNI dan Polri akan membantu dilapangan demi memastikan tidak ada pelanggaran” tegasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Witnu Urip Laksana yang juga turut hadir menghimbau agar semua pihak dapat saling mengedukasi agar tidak lagi terjadi lonjakan warga yang terpapar.

“Makassar masih menjadi episentrum penyebaran di Sulawesi Selatan. Seluruh klaster sebaran Covid ini sudah terbentuk diwilayah kita, baik itu klaster hotel, perkantoran, tempat ibadah, wisata, bahkan juga klaster keluarga. Semua kembali harus patuh pada protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak” ujarnya.

Ia juga mengaku telah melakukan evaluasi tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dimana pelanggaran terbesar terjadi pada tahapan kampanye Pilwali.

“Pelanggaran mulai dari tidak menggunakan masker, tidak jaga jarak dan melakukan kerumunan. Debat calon walikota semua dilakukan diluar Makassar itu semata-mata demi pencegahan” ujarnya.

Dalam rapat ini hadir, sejumlah pengusaha hotel yang tergabung dalam PHRI kota Makassar, Forkopimda, para camat, serta sejumlah pimpinan OPD Pemkot Makassar.(jalu)

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Jadi Narasumber pada Webinar Peringatan Hari Disabilitas Internasional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendorong agar adanya ruang kesetaraan dan keadilan bagi penyandang disabilitas.

Hal itu diungkapkan pada Webinar Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2020 yang dilaksanakan secara virtual, Minggu, 13 Desember 2020. Dengan tema “Not All Disabilities Are Visible”, kegiatan ini digelar oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik Indonesia (PERDOSRI) Sulawesi Papua.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata dia, telah mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 5 Tahun 2016 tentang perlindungan dan pelayanan bagi penyandang disabilitas.

“Sebagai Pemerintah, saya harus menjadi contoh bagaimana memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk bisa bersaing, sejajar dan ada asas keadilan,” ungkapnya saat membuka sekaligus menjadi narasumber pada Webinar ini.

Dirinya pun teringat dengan pertemuan penyandang disabilitas di kabupaten Enrekang. Sekumpulan pemuda dari Ikatan Difabel Enrekang (IDE) Institute itu bertemu sekaligus makan malam bersama Wagub Sulsel di Enrekang pada Agustus 2020 lalu.

“Kebahagiaan saya yang paling utama adalah mereka sangat akrab dan dekat dengan kita, mereka sangat ramah dan mereka memberikan masukan dan ide yang bukan hanya persoalan yang mereka hadapi juga bagaimana berkomunikasi untuk memberikan ruang saling berdiskusi dan memberikan kontribusi yang kita harapkan ke depan jauh lebih kuat lagi untuk Sulawesi Selatan ini,” tuturnya.

Dirinya pun bertekad sebagai Pemimpin harus memberikan contoh adanya asas kesetaraan dan keadilan bagi semua masyarakat.

Pria yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial mengakui, bahwa dirinya selalu terbuka menerima masukan ataupun keluhan masyarakat. “Kami selalu membuka ruang, Rujab (Wagub Sulsel) adalah milik masyarakat. Mereka bisa datang kapan saja, yang terpenting untuk keperluan orang banyak,” katanya.

Ia yang akrab disapa Wagub Andalan ini menyampaikan, bahwa Pemprov Sulsel menekankan dan memberikan instruksi untuk memberi ruang seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat, khususnya difabel.

“Bagaimana mendapat hak-hak, keadilan dan peluang serta kesempatan untuk berkarya dan bekerja. Bagaimana hidup normal seperti biasanya dan mereka bisa berbaur dengan kami tanpa harus memandang hal-hal yang beda,” harapnya.

Pemerintah, kata dia, selalu menekankan untuk setiap ruang atau fasilitas umum agar adanya akses khusus bagi disabilitas.

“Ketika mereka diberikan fasilitas yang sama, maka mereka bisa jauh lebih kuat dan memberikan kontribusi positif. Itulah yang kita inginkan bersama bahwa anak bangsa seluruhnya diberikan kesempatan yang sama untuk berkarya. Kita tidak bisa pungkiri, ke depan merek bisa menjadi pelopor perubahan di Sulawesi Selatan bahkan di Indonesia ini,” pungkasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Pimpin peringatan korban 40.000 jiwa, Wagub Sulsel: perjuangan kita sedang diuji covid 19

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman memimpin Upacara Korban 40.000 Jiwa Rakyat Sulsel ke-74 Th.

Upacara Korban 40.000 Jiwa Rakyat Sulsel ke-74 Th di laksanakan di Monumen Korban 40.000 Jiwa di Jalan Langgau, Kota Makassar, Jumat (11/12/2020).

Jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) hingga TNI-Polri turut hadir dalam acara tersebut. Letkol Wendy bahtiar bertindak sebagai komandan upacara.

Sesuai pembacaan sejarah, dahulu penjajah Belanda yang dipimpin Kapten Raymond Westerling membantai dan membunuh 40.000 jiwa rakyat Sulsel.

Para korban kemudian dikuburkan secara massal di sebuah lokasi yang kini menjadi Monumen Korban 40.000 Jiwa.

Andi Sudirman mengenang penjajahan Belanda tersebut, “Jika kita mengenang kembali peristiwa itu, tentu hal ini sangat menyayat hati, melihat begitu sadis dan begitu tidak berprikemanusiaan. Peringatan ke 74 th Korban 40.000 bukan momentum untuk balas dendam, tapi melanjutkan dalam bentuk lain, yaitu mendorong ekonomi semakin baik, masyarakat semakin sejahtera karena pembangunan merata dan berkeadilan,” kata Andi Sudirman

Dalam sebuah wawancara, Wagub Sulsel mengajak untuk berjuang bersama mencegah Covid 19.

“Para pahlawan telah mengorbankan jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan salah satunya dengan cara bergotong royong. Tentu semangat bergotong royong ini kembali diuji di masa pandemi Covid 19 ini,” katanya.

Ia menyebutkan Bangsa Indonesia menghadapi persoalan kehidupan yang besar termasuk menghadapi Covid 19. “Semangat Perjuangan sedang diuji saat ini, bagaimana kita bekerja sama, bagaimana kita survive untuk menghadapi persoalan kehidupan bangsa termasuk menghadapi Covid 19,” sebutnya.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berpesan agar semangat momentum peringatan Korban 40.000 jiwa di Sulsel terus berkobar dan tidak ada lagi toleransi terhadap penjajahan. ” Jangan surut spirit kita, terus berjuang mengisi kemerdekaan dan tidak ada lagi toleransi terhadap penjajahan, termasuk bagaimana kita bersama memajukan Indonesia kedepan,” pungkasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Rampung, Wagub Sulsel tinjau jembatan sungai watu di bone

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Tiba di Rujab Bupati Bone Pukul 07.31 Wita Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sukaiman diterima langsung Bupati Andi Fashar Padjalangi bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bone.

Kedua pemimpin tersebut bersama-sama akan mengunjungi jembatan Sungai Watu, Kecamatan Cenrana, Bone.

Ini kunjungan ke dua Wagub Andi Sudirman Sulaiman di jembatan yang menghubungkan Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo tersebut.

Sebelumnya di tanggal 22 Juli 2020, ia melaksanakan kunjungan saat proses pembangunan jembatan masih tahap awal.

“Pembangunan jembatan ini asas manfaatnya sangat besar,” tegas Kepala Desa Nagauleng, Hamzah Mappasere, Minggu 6 Desember 2020.

Lanjutnya ia menyampaikan segala hasil pertanian, perikanan, dan perkembunan masyarakat melalui akses jalan ini.

“Manfaatnya bagi masyarajat karena akses ini sangat vital, sangat bermanfaat dibidang ekonomi menentukan ekonomi kecamatan cenrana khususnya, dan kabupaten bone,” lanjutnya.

Saat berkunjung dan bejalan di atas jembatan ini. Wagub tidak hentinya bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan yang telah belasan tahun hanya jembatan kayu dan besi.

“Alhamdulillah pengerjaan jembatan sungai watu telah memasuki selesai. Pengerjaan jembatan ini merupakan bantuan keuangan dari Provinsi,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman

Bagi Andi Sudirman, ini merupakan wujud sinergitas antar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten.

“Kami mengapresiasi Bupati Bone dan jajarannya yang telah berani dan tuntas menyelesaikan jembatan sungai watu ini,”

Hal itu ia sampaikan sebab banyak bantuan keuangan yang diserahkan ke Kabupaten dari Pemerintah Provinsi yang tidak dapat di manfaatkan lalu dikembalikan ke Pemprov.(jalu)

read more
DaerahNews

PUG untuk Maksimalkan Peran Perempuan dalam Pembangunan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pengarusutamaan gender (PUG), bertujuan untuk menurunkan kesenjangan antara perempuan dan laki-laki dalam mengakses dan memanfaatkan pembangunan. Juga untuk meningkatkan partisipasi serta peran perempuan dalam mengontrol pembangunan. PUG mendorong kesetaraan dan menjamin pemenuhan hak-hak perempuan, yang merupakan hak asasi manusia (HAM).

“Perda tentang PUG ini bagian dari wujud dukungan kebijakan untuk menghapus diskriminasi dan ketidakadilan terhadap perempuan. PUG ini untuk memaksimalkan peran perempuan dalam pembangunan,” jelas Sri Rahmi, anggota DPRD Provinsi Sulsel, periode 2019-2024.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Provinsi Sulsel itu berbicara di hadapan warga dalam Program Penyebarluasan Produk Hukum Daerah yang diadakan oleh DPRD Provinsi Sulsel. Kali ini, dia mensosialisasikan Perda Provinsi Sulsel Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah.

Sosialisasi Perda tersebut diadakan di dua lokasi berbeda pada Jumat, 4 Desember 2020. Pada pagi hari, kegiatan berlangsung di Wisma Latobang, Jln. Andi Mappaoddang, dengan peserta dari Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate. Sedangkan pada sore hari, kegiatan diadakan di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel, Jln. Dr. Sam Ratulangi, Makassar, menghadirkan peserta dari Kelurahan Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang.

Kegiatan ini dihadiri antara lain oleh Ketua DPC PKS Tamalate, Muhammad Anwar, Ketua DPC PKS Mamajang, Sudirman, Lurah Barang Baru, Hari Muharram Amral, SE, tokoh masyarakat, tokoh agama dan beberapa Ketua RT dan Ketua RW.

Secara terbuka Sri Rahmi mengakui bahwa ada banyak aturan di provinsi tapi tidak disosialisasikan. Padahal aturan-aturan itu mengikat masyarakat. Bila masyarakat mengetahui keberadaan aturan tersebut, mereka bisa mengambil peran. Jangan sampai masyarakat baru tersadar bahwa ada aturannya begitu terkena dampak dan sanksi.

Sehingga, dia dan anggota dewan lainnya turun ke dapil masing-masing untuk sosialisasikan Perda PUG ini, biar perempuan dan laki-laki saling dukung, saling bersinergi bagi kemajuan Sulsel. Menariknya, kata perempuan yang akrab disapa Bunda itu, karena Perda ini menganut asas sipakatau, sipakalebbi dan sipakainga, yang merupakan nilai budaya masyarakat Sulsel

“Tugas kami di DPRD Sulsel adalah memastikan bahwa kebijakan, program dan anggaran harus berperspektif gender, di mana perempuan berperan serta, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi,” tegasnya.

Aktivis perempuan, Ida Rustam, mencoba mengubah paradigma peserta dengan menjelaskan tentang perbedaan gender dan kodrat. Disampaikan, ada salah kaprah di masyarakat tentang kodrat perempuan, seolah aktivitas domestik, seperti memasak, mencuci, mengasuh anak dan sebagainya, merupakan kodrat. Padahal kodrat perempuan itu hanya rahim, menstruasi, hamil, melahirkan dan menyusui, yang tidak dimiliki atau tidak bisa dilakukan laki-laki.

Inilah, lanjutnya, jenis kelamin yang membedakan perempuan dengan laki-laki. Ini kodrat yang tidak bisa dipertukarkan, sedangkan gender itu bisa dipertukarkan. Jadi, tambahnya, gender merupakan konstruksi sosial akibat pengaruh budaya, khususnya budaya patriarki.

Ida Rustam, yang pernah menjadi Ketua Badan Eksekutif Nasional Solidaritas Perempuan, juga memaparkan tentang bentuk-bentuk ketidakadilan gender. Yakni marginalisasi, subordinasi, beban ganda, stereotipe/pelabelan, dan kekerasan, baik fisik, psikis, seksual, maupun ekonomi.

Menurut Rusdin Tompo, internalisasi nilai-nilai gender yang berakibat pada peran gender, diperkenalkan oleh orangtua (keluarga), masyarakat, lewat pendidikan (kurikulum), juga media massa, bahkan melalui kebijakan negara yang dalam tataran tertentu masih bias dan belum adil gender.

Karena itu, peran serta masyarakat diperlukan. Apalagi Perda PUG menjamin masyarakat terlibat dalam penyelenggaraan PUG, mulai dari penetapan kebijakan, peningkatan kualitas SDM, penyediaan anggaran, hingga penyediaan fasilitas untuk PUG.(jalu)

read more
DaerahNews

Dinilai Mencapai Standard of Excellence in Quality, KOSPERMINDO Dianugerahi Sidhakarya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar  — Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan Penganugerahan Produktivitas Siddhakarya tahun 2020 kepada 6 usaha kategori kecil dan menengah yang dilaksanakan di Makassar, Rabu (2/12).

Penghargaan ini diberikan kepada Usaha kecil dan menengah yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas sampai mencapai standard of excellence in quality.

“Saya mengucapkan selamat kepada pemenang dan mudah-mudahan kemenangan ini bukan hanya tujuan semata tetapi meningkatkan produktivitaslah yang utama,” kata Andi Sudirman Sulaiman

Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan penghargaan ini merupakan bentuk nyata dari keterlibatan pemerintah daerah dalam upaya mendukung kemajuan pelaku usaha yang ada di Sulsel

“Penghargaan ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah agar UMKM dapat terus produktif, menyerap tenaga kerja dan memajuhkan daerah,” ujarnya. Menurutnya saat ini banyak usaha kecil dan menengah bisa survive ditengah krisis pandemi.

Wagub berharap perusahaan peraih penghargaan Siddhakarya ini dapat melanjutkan tren positifnya hingga ke tingkat nasional.

“Perlombaan ini akan diteruskan ke tingkat nasional dan mudah-mudahan pemenang ini dapat menang di tingkat nasional,” harap Andi Sudirman Sulaiman.

“Peran umkm sangat penting, potensi UMKM harus di gali, kedaulatan usaha dalam negeri bagaimana kita bisa menciptakan kekuatan ekonomi mandiri dari dalam Negeri,” tambahnya.

Arman Arfah, Ketua Kospermindo

Sementara itu dari 6 UMKM yang mendapatkan penghargaan tersebut, Kospermindo salah satunya. Ketua Kospermindo, Arman Arfah mengatakan bahwa Kospermindo sebagai salah satu wadah koperasi berperan penting dalam aspek pengembangan budidaya rumput laut, sekaligus pada aspek penguatan daya saing produk olahan rumput laut.

Penganugrahan sidhakaya kepada Kospermindo sebagai bentuk apresiasi pemerintah dalam mendorong aspek produktivitas kerja dan sekaligus dorongan untuk untuk peningkatan nilai tambah olahan produk rumput laut, sehingga melalui anugerah sidhakaya diharapkan kospermindo dapat lebih meningkatkan standar mutu produk budidaya dan olahan agar produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar global.

“Kami sangat senang Kospermindo dianugerahi Sidhakarya, ini adalah bentuk apresiasi pemerintah kepada kami sebagai salah satu wadah koperasi yang berperan penting dalam pengembangan budidaya rumput laut” ujar Arman Arfah. (jalu)

read more
1 167 168 169 170 171 202
Page 169 of 202