close

Daerah

berita yang mencakup kota Makassar dan Sulawesi Selatan

DaerahNews

Atasi Kesemrawutan Parkir Balaikota, Pemkot Siapkan Lahan Parkir Strategis

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Komitmen Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf untuk membenahi persoalan parkir di Balaikota bukan isapan jempol semata.

Sebuah lahan yang cukup luas di samping Meseum Kota Makassar di datangi Yusran sebagai proyeksi lahan parkir baru untuk kendaraan para pegawai yang berkantor di gedung Balaikota Makassar.

Dengan di dampingi Direktur Operasional PD Parkir Makassar Raya Susuman Halim, Prof Yusran meninjau lahan yang merupakan milik PT Saudagar Media, anak perusahaan dari Bosowa Group.

Dalam tinjauannya,Yusran meminta agar segera di lakukan pemetaan kendaraan agar segera dapat di maksimalkan penggunaannya.

“Lahan ini cukup luas untuk menampung semua kendaraan pegawai Balaikota dan jarak dari kantor juga lumayan dekat. Tinggal skema pemetaan kendaraannya yang perlu di perhatikan juga infrastruktur marka jalannya”,tutur Yusran.

Area perparkiran pegawai Balaikota yang tadinya di rencanakan di Karebosi Link di anggap cukup jauh sehingga Pemerintah Kota Makassar berinisiatif untuk menjalin kerjasama dengan pihak Bosowa Group.

Di tambahkan Yusran, jika Pemkot Makassar dan Bosowa Group bisa bersinergi maka akan membantu menampung kendaraan pegawai. Dengan memanfaatkan lahan tersebut setidaknya kurang lebih 500 kendaraan roda dua dan sekitar 200 unit kendaraan roda empat dapat terparkir rapi dan arus lalu lintas tidak mengalami perlambatan lagi. (*)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Legislator Makassar Apresiasi Langkah Pj Wali Kota Yusran Benahi Makassar

LANGITKU NETWORK, Makassar – Legislator DPRD Kota Makassar mengapresiasi sejumlah langkah yang akan ditempuh oleh Penjabat Wali Kota Makassar Yusran Jusuf dalam membenahi berbagai persoalan di Makassar. Hal itu disampaikan saat silaturahmi di gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (26/05/2020).

Di kesempatan itu, Yusran Jusuf menyampaikan berbagai kebijakan yang akan ditempuhnya selama kurang lebih setahun menjabat pj wali kota Makassar. Ia juga memaparkan konsep new normal berbasis kearifan lokal yang digagas pemerintahannya dalam menyikapi pandemi Covid 19.

“Salah satu persoalan krusial yang kami hadapi adalah kemacetan balai kota. Kami sudah punya solusi dengan membuat kantong parkir bagi kendaraan roda dua dan roda empat. Selain itu, ada pembatasan parkir di halaman balai kota yang diperuntukkan sesuai jenjang jabatan,” paparnya.

Yusran melanjutkan, jika kantor pemerintah mampu membenahi sistem perparkirannya, memberikan contoh yang baik maka akan lebih mudah mengajak dan mengedukasi masyarakat termasuk dunia usaha agar tertib parkir sehingga berbagai persoalan yang menyertainya seperti kemacetan dapat teratasi.

“Program jangka pendek pasti ada kritik sana – sini, itu biasa. Saya yakin pak wali punya kemampuan manajerial yang tinggi untuk menjawab berbagai persoalan di Makassar,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali.

Apresiasi juga dilontarkan oleh legislator PDIP Mesakh Rantepadang yang menyebut upaya Pj Wali Kota Yusran dalam menangani pandemi Covid 19 menyerupai langkah yang ditempuh oleh Presiden Joko Widodo. Ia juga mendukung konsep new normal berbasis kearifan lokal yang digulirkan Yusran.

“Pak Wali tidak melakukan pelonggaran. Hanya memang ada prioritas. Pikiran Pak Wali 11 – 12 dengan Pak Jokowi,” Sebut Mesakh.

Konsep new normal yang digagas oleh Yusran Jusuf berisi lima protokol kesehatan yakni penggunaan masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, olah raga, dan pemenuhan nutrisi lokal untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat dengan mengonsumsi tanaman lokal seperti Jahe, Kunyit, Mengkudu dan sejenisnya.

“Konsep new normal yang disampaikan Pak Wali dapat diterapkan di lorong – lorong. Petani lorong dapat menanam tanaman herbal yang dapat dikonsumsi warga untuk meningkatkan imunitas tubuh,” ujar legislator Partai Nasdem Mario David.

Untuk menciptakan tatanan kehidupan baru atau yang sering diistilahkan The new Normal Life, Yusran mengaku akan memaksimalkan peran seluruh RT/RW se kota Makassar dengan melibatkan seluruh SKPD yang akan dibagi secara merata per wilayah.

Dinas Ketahanan Pangan bersama PKK dan RT/RW akan didorong untuk mengembangkan komoditi lokal di pekarangan warga serta lahan-lahan terbuka lainnya yang bisa menjadi sarana pengembangan komoditi lokal sebagai suplemen dalam meningkatkan imunitas tubuh.

Satuan Tugas monitoring dan evaluasi juga akan diperkuat di seluruh aktivitas ekonomi untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin. (innang)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Makassar Segera Berlakukan Konsep New Normal Berbasis Lokal

LANGITKU NETWOTKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar akan segera memberlalukan kebijakan baru penanganan Covid-19 dengan konsep New Normal berbasis kearifan lokal. Konsep baru ini berisi lima protokol kesehatan yakni penggunaan masker, jaga jarak, rutin cuci tangan, olahraga, dan pemenuhan nutrisi lokal untuk meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat dengan mengkomsumsi tanaman lokal seperti jahe, kunyit, mengkudu dan sejenisnya. Hal ini diungkapkan Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf saat memimpin rapat koordinasi di ruang rapat Sipakalebbi, kantor Walikota Makassar, Selasa (26/5/2020).

“Jika selama ini kita hanya massifkan pola pencegahan dengan cuci tangan, jaga jarak dan pakai masker, maka dengan konsep baru ini kita tambahkan dua poin penting lainnya yakni olahraga dan pemenuhan nutrisi tubuh yang bersumber dari tanaman lokal kita. Ini sesuai hasil riset secara ilmiah dari Universitas Hasanuddin tentang Local Herd Immunity berbasis kearifan lokal yang akan kita implementasikan di Makassar’ ujar Yusran saat berbicara.

Untuk menciptakan tatanan kehidupan baru atau yang sering di istilahkan The new Normal Life, Yusran mengaku akan memaksimalkan peran seluruh RT RW se Kota Makassar dengan melibatkan seluruh SKPD yang akan dibagi secara merata secara perwilayah. Dinas Ketahanan Pangan bersama PKK dan RT RW akan di dorong untuk mengembangkan komoditi lokal di pekarangan warga serta lahan-lahan terbuka lainnya yang bisa menjadi sarana pengembangan komoditi lokal sebagai suplemen dalam meningkatkan imunitas tubuh. Satuan Tugas monitoring dan evaluasi juga akan diperkuat di seluruh aktifitas ekonomi untuk memastikan bahwa protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin.

“Setelah membuka ruang aktifitas masyarakat, tentu kita harus membentengi nya dengan protokol kesehatan yang perwalinya sudah kita terbitkan. Sekarang kita tambahkan dengan peningkatan imunitas, jika imunitasnya bagus dan melakukan low contact maka kita optimis bisa lebih cepat menangani covid ini. Kita akan memastikan aktiftas masyarakat itu sehat, melalui dua pendekatan yakni olahraga dan asupan nutrisi lokal untuk membangkitkan imunitas warga berbasis pekarangan dengan mengkomsumsi hasil olahan tanaman lokal.”lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Yusran menantang seluruh pimpinan SKPD untuk menciptakan inovasi, khususnya dalam menggerakkan kembali ruang-ruang ekonomi yang selama ini terhenti.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dr. Naisyah Tun Azikin mengaku tengah menyiapkan program kesehatan untuk seluruh instansi pemerintah dengan gerakan senam di ruang kerja pada waktu-waktu tertentu.

“Gerakan masyarakat sehat ini bagian dari The New Normal sebagai adaptasi kita menghadapi pandemi Covid-19” ujarnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar, Irwan Adnan pada rapat koordinasi ini melaporkan penurunan pendapatan selama pandemi berlangsung. Menurutnya, dunia usaha sangat penting untuk segera diberikan peluang besar agar mereka bisa bergerak kembali, mengingat kondisinya yang saat ini tengah terpukul.

Hadir dalam rapat koordinasi ini, yakni Sekda, Ansar, Asisten Bidang Pemerintahan, Sabri, Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Sosial, Sittiara, seluruh pimpinan SKPD serta camat se Kota Makassar.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Yusran Yusuf Halal Bi Halal Virtual Bareng Gubernur NA

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf mengikuti halal bi halal secara virtual bersama Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Nurdin Abdullah (NA), Selasa (26/05/2020).

Silaturahmi dalam jaringan ini dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid 19 yang juga diikuti Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Kepala Daerah se-Sulsel, perbankan juga ketua organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.

Gubernur NA menyampaikan suasana halal bi halal secara virtual ini merupakan pengalaman pertama. Meski demikian, kondisi ini tidak boleh melemahkan semangat silaturahmi antara jajaran pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota bersama elemen masyarakat lainnya.

“Dalam situasi pandemi Covid 19 ini kita masih harus mengingatkan masyarakat kita agar menjaga perilaku hidup sehat, menggunakan masker, dan rajin cuci tangan pakai sabun,” kata Gubernur NA.

Ia juga menyampaikan kesiapan pemerintah provinsi dalam mendukung inovasi yang dilakukan pemerintah kabupaten, kota di tengah pandemi Covid 19.

Penjabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf mengatakan kesiapan Pemerintah Kota Makassar bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam menghadirkan inovasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang handal di tengah pandemi Covid 19.

“Pemerintah harus beradaptasi dengan situasi sekarang. Pandemi Covid 19 menuntut kita berinovasi agar pelayanan publik dapat terus berjalan, dan hak masyarakat terhadap akses pelayanan pemerintahan dapat terpenuhi,” kata Pj Wali Kota Prof Yusran Yusuf. (innang)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Yusran Terbitkan Surat Edaran Larangan Parkir di Balikota Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Pj Wali Kota Prof Yusran Yusuf menerbitka Surat Edaran Wali Kota tentang sosialisasi, pengawasan dan penindakan pengaturan area parkir Balaikota. Ke depan, seluruh staf dan pegawai Pemkot Makassar tidak diperkenankan lagi memarkir kendaraannya di Balaikota. Semua telah disiapkan area parkir di Karebosi Link dan Kanrerong.

“Hal Ini kita lakukan sebagai upaya menciptakan keamanan, kenyamanan, dan memberikan citra estetika yang menarik, tertib dan teratur terkait perparkiran di Balaikota Makassar. Hal tersebut sesuai hasil kajian analisa parkir berupa site plan parkir,” kata Yusran, Senin (25/5).

Ada pun area parkir Balaikota kata Yusran hanya diperuntukkan bagi kendaraan dinas ataubyang dipergunakan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, Forkopimda, pejabat esolon II, serta para kepala bagian dan sekretaris dinas atau badan.

Seluruh pejabat maupun staf tidak diperkenankan lagi untuk melakukan parkir di bahu Jl. Slamet Riyadi (sebelah barat kantor balaikota). Sementara untuk Jl. Balaikota hanya diperkenankan bagi kendaraan roda empat satu jalur.

Setidaknya, ada tiga point besar yang di atur pada surat edaran bernomor, 550/194/S.Edar/Dishub V/2020 per tanggal 22 Mei 2020 itu. Mulai dari tahap sosialisasi, tahap pengawasan, dan tahap penindakan.

Tahap sosialisasi dan simulasi akan dilaksanakan pada 27 Mei sampai 1

Juni 2020. Sedangkan tanggal 2 Juni sudah mulai dilakukan penindakan berupa pengembokan kendaraan Dinas jika terparkir di area yang dilarang atau tidak sesuai site plan area parkir yang telah ditentukan.

“Site Plan parkir ini tidak berlaku sementara hanya jika ada kegiatan besar yang melibatkan seluruh pejabat pemerintah kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat dan masyarakat umum,” pungkas Yusran.

Ada pun camat dan pejabat yang berkantor di luar balikota akan disiapkan area parkir tersendiri. Sedangkan pejabat yang diperbolehkan parkir di dalam balikota akan diberi kartu parkir (sticker). Setiap tamu, hanya diperbolehkan menurunkan penumpang di balaikota, selanjutnya kendaraan akan diarahkan ke Karlink atau Kanrerong. (*)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Walikota Sholat Ied Di Rumah Jabatan Bersama Keluarga

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf menunaikan shalat Ied bersama keluarga secara sederhana dirumah jabatan Walikota Makassar, Minggu (24/5/2020).Bertempat disalah satu ruangan di rujab, Yusran terlihat khusyuk menunaikan ibadah bersama istri, anak dan juga sejumlah pegawai yang bertugas di rujab. Tampil membawakan khutbah Shalat Ied yakni Ustad Muhammad Abdillah Arfa yang juga merupakan Finalis Akademi Sahur Indonesai (Aksi) Indosiar 2019.

Kepada wartawan usai menunaikan ibadah, Yusran menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1441 H kepada seluruh warga Makassar dan meminta untuk tetap waspada dan senantiasa menyadari masih adanya pandemi Covid-19 yang harus dilawan dengan protokol kesehatan.

“Meskipun kita tunaikan secara sederhana, Insya Allah kita berharap seluruh ibadah kita semua selama bulan suci Ramadhan di terima di sisiNya. Mudah-mudahan pada momentum hari raya ini, Allah SWT mengangkat pandemi ini dari kehidupan kita agar rutinitas warga bisa kembali pulih dan normal seperti semula. Tidak ada yang mustahil jika Allah menginginkan” ujar Yusran.

Yusran menyebut hari raya Idul Fitri tahun ini dilakukan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya menyusul adanya wabah virus menjangkiti hampir seluruh warga di dunia.

“Biasanya kita lebih sering shalat Ied di lapangan bersama keluarga, namun karena wabah ini kita lakukan cukup dirumah saja bersama keluarga dan juga beberapa staf yang memang bertugas di rumah jabatan ini. Namun, Insya Allah situasi ini tidak mengurangi esensi ketaatan kita kepada sang pencipta” lanjutnya.


Pada kesempatan ini, Yusran juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar lingkup Pemkot Makassar serta warga Kota Makassar karena tahun ini tidak menggelar Open House demi menghindari kerumuman yang berpotensi terjadinya transmisi virus.

“Silaturrahmi itu bisa menghapus dosa antar sesama. Namun tidak mesti harus secara fisik, dengan bantuan teknologi, silaturrahmi secara virtual tetap kita lakukan tanpa mengurangi esensi dari silaturahmi” ujar Yusran.

read more
DaerahNews

Pj Walikota Keliling Masjid, Pastikan Protokol Kesehatan Dijalankan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Sehari jelang Idul Fitri, Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf berkeliling ke sejumlah masjid, khususnya yang berencana menggelar shalat Id secara berjemaah. Disetiap masjid yang didatangi, Yusran melakukan pengecekan secara langsung terhadap seluruh fasilitas protokol kesehatan yang disiapkan setiap masjid, mulai dari alat pengukur suhu, penyemprotan disinfektan, serta fasilitas cuci tangan di setiap pintu masuk. Yusran juga menekankan kepada setiap pengurus masjid yang ditemuinya agar melakukan pembersihan masjid sehari sebelum pelaksanaan shalat Id.

“Penegasan kami yakni tetap menghimbau kepada seluruh warga untuk menulaikan Shalat Id dirumah saja. Namun untuk masjid yang tetap ingin melaksanakannya secara berjamaah, maka mereka harus menerapkan protokol kesehatan sesuai Perwali yang sudah kita berlakukan hari ini. Tugas kami memastikan protokol kesehatan di jalankan, makanya tim gugus tugas, bersama camat, lurah serta RT RW akan hadir untuk melakukan pengecekan. Kami juga meminta pengurus masjid yang akan menggelar Shalat Id agar tidak menggunakan karpet serta melakukan pembersihan masjid sebelum digunakan shalat Id” ujar Yusran saat memberikan penjelasan kepada sejumlah wartawan, Sabtu (23/5/2020).

Sejumlah masjid yang didatangi Yusran diantaranya, Masjid Nurul Amal di jalan Sabutung Kelurahan Tamalabba, Masjid Nurul Huda di jalan Barukang Raya Kelurahan Gusung, serta Masjid Nurul Iman di jalan Cakalang kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah.


Dalam peninjauan tersebut, hampir seluruh masjid yang didatangi sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai yang diatur didalam perwali.

“Hingga hari ini ada sembilan belas masjid yang mengajukan permohonan untuk melaksanakan ibadah Shalat Id besok. Kami sudah minta kepada gugus tugas untuk mengecek dan memastikan seluruh aturan perwali protokol kesehatan agar dijalankan, termasuk meminta kepada seluruh satgas mobil disetiap kecamatan untuk berkeliling dengan menggunakan pengeras suara untuk menyampaiakan aturan-aturan di dalam perwali” ujarnya.

Seperti diketahui, sejak pukul kosong-kosong tadi malam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid dua di Kota Makassar dinyatakan berakhir sekaligus dimulainya pemberlakukan Perwali nomor 31 mengenai Pedoman Pelaksanaan Protokol kesehatan di Kota Makassar.

“Ada sejumlah ruang lingkup pelaksanaan Protokol Kesehatan yang diatur yakni pelaksanaan pembelajaran di istitusi pendidikan, aktifitas bekerja di tempat kerja, kegiatan keagamaan dirumah ibadah, kegiatan ditempat atau fasilitas umum, kegiatan sosial budaya, serta pergerakan orang dan barang menggunakan sarana transportasi, serta aktifitas di pasar atau pedagang kaki lima” lanjut Yusran.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

PSBB Jilid II Berakhir, PJ Wali Kota Terbitkan Perwali

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid dua di Kota Makassar resmi berakhir. Namun, tak sampai disitu, Penjabat Wali Kota Makassar, Prof. Yusran memiliki satu cara untuk tetap mengusahakan bagaimana rantai Covid 19 terputus.

Dengan cara, menerbitkan Perwali Pasca PSBB yang didalamnya akan mengatur bagaimana protokol kesehatan masyarakat saat tak ada lagi larangan PSBB.

Dimana dalam perwali ini berfokus pada standar protokol kesehatan.

“Seperti dalam giat keagamaan dan rumah ibadah. Standarnya itu kita mewajibkan pengurus masjid memperhatikan protokol kesehatan. Dan memastikan masjid steril. Nah tugas pemerintah melakukan monitoring,” ucap Yusran saat melakukan meeting zoom dengan awak media, di Rujab Wali Kota Makassar, Jumat malam (22/5/20).

Kata Yusran, pihaknya sudah membentuk satgas untuk tetap memonitoring kegiatan masyarakat di Kota Makassar. Baik dalam bentuk keagamaan maupun jual beli dipertokoan.

“Kami tetap memantau dan kami juga sudah undang semua pelaku usaha. Seperti di mall kami siapkan petugas covid untuk mendampingi dan berpatroli serta di dalam mall nanti akan ada tiap jam pengumuman untuk tetap menjaga jarak dan memakai masker,” jelasnya.

Akan ada sanksi bertahap jika para pelaku usaha atau masyarakat yang melanggar. Ada sanksi ringan, sedang dan berat.

Yusran menyebutkan sanksi ringan seperti pembinaan, sanksi sedang seperti pembubaran paksa serta sanksi berat bisa sampai tahap pencabutan izin usaha atau kegiatan.

Sebelumnya di ruang rapat Sipakatau, gedung Balaikota Makassar, Yusran memimpin rapat pembahasan Perwali Protokol Kesehatan bersama Sekda, Ansar, Asisten Pemerintahan Sabri, sejumlah pimpinan SKPD serta camat se Kota Makassar.

Dalam rapat tersebut, Kabag Hukum Pemkot Makassar, Umar memastikan perwali ini tidak membatalkan aturan yang sudah ada didalam PSBB.

“Ini bukan hadir untuk membatalkan konsep PSBB namun ketika tidak berjalan dengan baik tidak menutup kemungkinan akan diadakan PSBB jilid 3,” ungkapnya.

Ia menekankan perwali ini lebih kepada memperketat protokol kesehatan di tengah masyarakat agar cepat memutus rantai covid 19.
Perwali ini juga bersifat pedoman dan mengikat.

Karenanya, hadirnya perwali ini diharapkan adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan.

“Memang butuh sinergitas yang baik demi mewujudkan tujuan yang ingin dicapai bersama,” pungkasnya. (*).

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Cegah Covid 19, BLKI Bantaeng Sumbang 25 Unit Wastafel Portabel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) Bantaeng menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kota Makassar, di Posko Induk Percepatan Covid 19, Jumat (22/5/20).

Penyerahan bantuan tersebut langsung diterima oleh Penjabat Wali Kota Makassar, Prof. Yusran.

Bantuannya berupa 25 wastafel portabel, 150 liter disinfektan dan 150 buah face shield. Wastafel ini dilengkapi dengan penampung air 200 liter hasil modifikasi.

Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Yusran sangat berterima kasih atas bantuan ini.

”Ini bermanfaat untuk masyarakat di tengah pandemi sekarang ini. Tentunya kami sangat bangga dan berterima kasih karena bantuan ini sangat bermanfaat. Ini salah satu aksi nyata untuk masyarakat dalam rangka mencegah penularan corona di wilayah kita,” ucap Yusran.

Ia juga mengatakan bantuan ini juga sejalan dengan yang dicanangkan Pemerintah Kota Makassar agar di setiap kantor dan tempat pelayanan publik semakin banyak tempat untuk mencuci tangan.

Yusran menyatakan dengan semakin banyaknya wastafel portabel akan mengedukasi warga bahwa salah satu cara memutus mata rantai penyebaran virus itu dengan kebiasaan mencuci tangan.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi dari anak-anak BLKI ini yang memodifikasi wastafel portabelnya sehingga sangat keren dan mudah digunakan,” jelasnya.

Usai menerima bantuan di Posko Covid 19, Yusran bergeser ke Kantor Lurah Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, untuk menerima bantuan sembako sebanyak 80 paket dari BNI Cabang Utama Makassar. (*).

read more
DaerahNews

Pj Wali Kota Makassar Perintahkan SKPD, Camat, Lurah Fokus Tangani Kebersihan, Drainase, Trotoar dan Taman

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar Prof Dr Yusran Yusuf memerintahkan camat, dan lurah sildenafil sandoz 100 mg kopen se kota Makassar fokus menangani kebersihan, drainase, trotoar, dan taman.

Instruksi itu disampaikannya saat rapat bersama camat, kepala bagian, dan beberapa pimpinan SKPD lingkup Pemkot Makassar di ruang Sipakalebbi, Balai Kota, Rabu (20/05/2020).

“Hal itu akan menjadi ukuran kinerja bagi camat, dan lurah,” kata Pj Wali Kota Yusran.

Beberapa titik trotoar di Makassar menjadi fokus perhatian Prof Yusran, utamanya trotoar yang berada di sepanjang jalan Nusantara. Menurutnya, trotoar itu membutuhkan pembenahan agar nyaman dan aman bagi pejalan kaki.

Selain itu, ia juga mengingatkan camat, dan lurah agar meningkatkan pelayanan di bidang kebersihan. Memperhatikan persoalan sampah seperti penjemputan, dan pengangkutan sampah, termasuk sampah yang berada di tepi jalan.

Persoalan sampah, dan drainase mendapat perhatian khusus dari Pj Wali Kota Yusran, apalagi memasuki musim penghujan. Intesitas hujan yang tinggi dengan durasi yang cukup panjang rawan memunculkan genangan air, dan banjir.

“Efektifkan Satgas drainase agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat mengakibatkan banjir,” ingatnya.

Taman juga menjadi perhatian Pj Wali Kota Yusran. Menurutnya taman bisa menjadi paru – paru kota sekaligus memiliki nilai estetika yang dapat memperindah kota. Selain itu, taman juga dapat berfungsi sebagai daerah resapan air hujan, dan penyaring atau filter udara dan ruang terbuka hijau, di tengah polusi udara perkotaan yang kotor. (innang)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 183 184 185 186 187 192
Page 185 of 192