close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Plt Gubernur Sulsel: Saat ini Bukan Waktu yang Tepat untuk Mudik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 Di Lapangan Karebosi. Rabu (5/5).

Plt Gubernur Sulsel mengatakan apel operasi ketupat ini dalam rangka sinergitas program-program terkait  penyekatan dalam rangka mencegah penyebaran covid-19.

“Sudah ada wilayah aglomerasi. Mamminasata tentu itu yang akan menjadi tindak lanjut kita. Karena itu arahan dari kementerian. Dan tentu juga pengetatan di wilayah-wilayah arus mudik. Itu kita akan tahan. Kecuali memang melakukan perjalanan dinas dan beberapa kegiatan yang diizinkan seperti mobil angkutan barang,” ungkapnya.

Ia Menyebutkan Budaya mudik yang dulu sering dilakukan harus ditahan sementara dan dua tahun ini masyarakat sudah paham.

” Tentunya budaya yang dulu selalu mudik sekarang harus ditunda dulu, Sudah dua tahun ini larangan mudik, Saya rasa masyarakat paham.Bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk kemudian melaksanakan mudik besar-besaran dan sebagainya,” sebutnya.

Menurutnya, Kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat dengan melarang Mudik lebaran sebagai langkah menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

” Kebijakan-kebijakan ini tidak lain adalah dalam rangka menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terkait masalah yang terjadi di negara lain seperti di India yang terjadi lonjakan kasus covid-19 yang sangat tinggi. Kita tidak mau seperti itu.” Tuturnya.

Apa lagi Varian Baru covid-19 B1617 yang terjadi di negara india sudah terdeteksi dijakarta

“Varian baru ini berbahaya ganas, Itulah yang meledak di India. Dan sekarang sudah terdeteksi di jakarta yang lagi dalam isolasi untuk pergerakannya. Ini kita tidak mau terjadi di Sulawesi Selatan. Termasuk Indonesia pada umumnya karena ini bahaya. Beberapa negara juga memperlihatkan grafik tertinggi kecepatan kenaikan,” jelasnya.

Sejauh ini provinsi Sulsel menjadi tertinggi kesembuhan dan terendah dalam kematian kasus covid-19.

” Sulsel menjadi terendah kematian. Tapi bukan itu yang menjadi parameter untuk mencegah orang-orang untuk tidak mematuhi aturan bahwa kita mencegah mudik untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Plt Gubernur Sulsel menyampaikan terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia atas kebijakan larangan mudik.

“Terima kasih sekali kepada bapak Presiden jokowi telah melakukan kebijakan larangan mudik, Karena memang dari pengalaman, Setiap ada libur panjang atau pun lebaran tahun lalu. Itu langsung jadi eskalasi kenaikan penyebaran covid. Karena mungkin masalah capek kemudian imun turun dan sebagainya,” Pungkasnya.

Sementara itu Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam Mengaku Operasi ketupat mulai dilaksanakan dari tanggal 6 sampai 17 mei mendatang dengan melibatkan 4.327 personil gabungan.

“Operasi ketupat ini melibatkan 4.327 personil gabungan baik Tni, Polri, unsur pemerintah maupun lainnya dengan melibatkan 42 titik penyekatan, 48 pos pengamanan diisi oleh personil-personil gabungan. Dan 27 pos pemantauan,” ujarnya.

Pada penyekatan yang melibatkan personil gabungan, tentu ada batasan-batasan yang boleh melintas dan bepergian.

” Misalnya orang yang kapasitas dinasnya atau memang pekerjaannya yang dibutuhkan, Dan ini tentunya nanti kita koordinasi dengan dinas kesehatan kemudian dengan pos-pos penyekatan yang ada di masing-masing titik,” ucapnya.

Ia menambahkan Penegakan hukum merupakan tahap akhir sehingga kesadaran masyarakat yang diharapkan.

“Kita mengimbau dan menginginkan ada kesadaran masyarakat. Makanya kita perketat tempat-tempat yang menjadi potensi terjadinya kerumunan ataupun titik-titik keramaian. Bahkan belum lama ini, Plt Gubernur sulsel bersama saya dan seluruh forkopimda sudah melakukan inspeksi dan sudah ada terjadi perubahan dan kita lihat juga bagaimana pak walikota turun lansung menghimbau,” tambahnya.

“Penekanan kepada pengelola-pengelola mall ataupun pasar. Sehingga ini diatur sedemikian rupa agar In Out nya atau masuk keluarnya berimbang di dalam tidak terjadi penumpukan-penumpukan.” tutupnya.

Turut hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, Ketua DPRD Sulsel, Walikota Makassar, Kepala satuan polisi pamong Praja Sulsel serta undangan lainnya.

read more
DaerahNews

DPRD Makassar Paripurnakan Renja 2022

LANGITKU NETWORKS, Makassar – DPRD Kota Makassar memasuki masa persidangan ketiga tahun sidang 2020/2021. Masa sidang ketiga, diawali denganRapat Paripurna yang dilaksanakan dalam rangka Penetapan Rencana Kerja (Renja) Anggota DPRD Kota Makassar Tahun Anggaran 2022, Rabu (05/05/2021) di ruang Rapat Paripurna.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Adi Rasyid Ali didampingi Wakil Ketua DPRD Andi Suhada Sappaile dan Andi Nurhaldin, NH serta dihadiri Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto.

Laporan hasil pembahasan Renja DPRD disampaikan melalui Juru bicara Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Makassar Kasrudi (F-Gerindra), yang mengatakan hasil pembahasan ini telah melalui sejumlah tahapan sesuai mekanisme dan tata tertib DPRD Makassar.

“Tujuan utama dari penyusunan Renja 2022 ini adalah untuk meningkatkan kualitas, produktivitas dan kinerja DPRD dalam menjalankan ketiga fungsi utama DPRD sebagai representatif rakyat secara efektif dan efisien”, ujarnya.

Secara umum, kata Kasrudi, rencana kerja dewan untuk satu tahun kedepan, normatifnya sama dengan kegiatan atau program kerja tahun sebelumnya. Yakni kegiatan kerja Komisi-Komisi, Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Pembentukan Peraturan Daerah hingga pimpinan DPRD.

Selanjutnya, pengambilan keputusan penetapan terhadap Renja 2022 ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali dan disetujui bersama seluruh Anggota DPRD Kota Makassar. Bersamaan dengan itu, Plt. Sekretaris DPRD Makassar Harun Rani, membacakan keputusan penetpatan Renja Tahun Anggaran 2022.

Dalam sambutannya, Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto mengatakan, renja 2022 tersebut diharapakan bersesuaian dengan visi misi walikota makassar sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat kota makassar.

“Renja 2022 tersebut sebagai awal kinerja DPRD sebagai representasi rakyat dan sinergi kepada pemerintah kota diharapkan bersesuaian dengan visi misi walikota makassar sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat kota kita tercinta,” pungkasnya.

read more
DaerahNews

Warga Padati Pusat Perbelanjaan, Plt Gubernur Himbau Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan akan segera berkoordinasi dengan semua pihak termasuk Pemerintah Kota Makassar dan pengelola pusat perbelanjaan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan warga jelang hari raya idul fitri.

“Kita akan segera melakukan rapat dengan semua stakeholder. Kita cari solusinya bersama sama,” ungkapnya.Minggu (2/5).

Hal ini dilakukan, mengingat Jelang Lebaran Idul Fitri, warga mulai memadati pusat-pusat perbelanjaan di Kota Makassar. Protokol kesehatan pun diabaikan, padahal masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Andi Sudirman Sulaiman mengaku masyarakat harus terus diberi pemahaman bahwa Covid-19 itu masih ada.

“Masyarakat harus terus diberi pemahaman bahwa Covid-19 itu masih ada. Mereka harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumuman, hingga membatasi mobilitas,” terangnya

Ia mengaku khawatir akan munculnya klaster baru Covid-19. Apalagi, saat ini kondisi Covid-19 di Sulsel sudah mulai menurun.

“Sekarang kita bisa lihat, masyarakat sudah mulai memadati pusat-pusat perbelanjaan untuk beli baju baru dan keperluan Lebaran,” tuturnya.

Andi Sudirman Sulaiman lebih jauh mengaku masyarakat tidak boleh abai di tengah pandemi Covid-19. Warga tidak seharusnya berdesak-desakan seperti itu, tanpa menjaga jarak, apalagi tidak memakai masker. Juga mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun dengan memadati pusat perbelanjaan.

“Kondisi sekarang sangat mengkhawatirkan,” pungkasnya.

Ia menambahkan, pemerintah sudah berupaya memutus angka penularan Covid-19 dengan mengeluarkan aturan larangan mudik.

“Larangan mudik telah dilakukan pemerintah, Karena itu, harus didukung dengan upaya-upaya lain, khususnya mengatasi fenomena jelang Lebaran Idul Fitri ini,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Peringati Hardiknas Danny Inginkan Segera Belajar Tatap Muka

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati Pemerintah Kota Makassar dalam suatu upacara yang dipusatkan di SMPN 3 Makassar, Jalan Baji Gau, Selasa 4 Mei 2021.

Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny”Pomanto tampil sebagai inspektur upacara dengan tema “Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar”

WaliKota Makassar mengatakan Hardiknas tahun ini adalah momen dimana kita harus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan negeri. salah satunya dengan memberikan sertifikasi bagi pendidik yang berkualitas,” kata  Danny.

Danny berharap dengan adanya sertifikasi guru mampu meningkatkan kualitas belajar mengajarnya

“Dengan adanya sertifikasi guru, kita berharap peningkatan kualitas mengajar juga diperhatikan. Benahi diri, tingkatkan kemampuan dan dapat  berinovasi dalam memberikan pelajaran. Wujudkan metode belajar yang mudah di pahami oleh siswa,” ucap Danny

Danny mengatakan saat ini  Kota Makassar berada pada posisi zona kuning , hal ini menurutnya dimungkinkan untuk dilakukan sekolah tatap muka.

“In Shaa Allah vaksinasi guru sudah hampir 100%, anak didik akan kita fokuskan dan akan diatur  jadwal untuk belajar tatap muka,” tuturnya.

Di akhir peringatan Hardiknas ini, Wali Kota Makassar bersama Ketua DPRD Makassar memberikan penghargaan bagi guru berprestasi yang telah membantu pemerintah mewujudkan peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan di Makassar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

source : Hidayat

read more
DaerahNews

Di Hardiknas, Kadisdik Sulsel Sampaikan Insentif Guru Honorer Naik Rp 15 Ribu Perjam

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel melaksanakan Ramadan Fair dan Pasar murah rangkaian Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 di Kantor Disdik Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Minggu (2/5).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten 1 Pemprov Sulsel Andi Aslam Patonangi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Muhammad Jufri.

Andi Aslam Patonangi Mengaku momentum Hari Pendidikan Nasional tahun ini, harus menjadi ajang refleksi meningkatkan kualitas pendidikan Sulsel kedepannya.

“Harapan kita seperti itu di hari pendidikan nasional ini disamping kegiatan ini, teman-teman dinas pendidikan juga mulai refleksi agar kualitas pendidikan kita ditahun akan datang jauh lebih baik,” Tuturnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel, Muhammad Jufri Mengaku di Hardiknas ada kabar gembira bagi Guru Honorer yaitu kenaikan insentif

“Kesejahteraan guru yang kita lakukan khususnya tahun ini honorer dari sebelumnya 10 ribu per jam sekarang 15 ribu per jam. Mulai sekarang, yang APBD ya. Kita minta yang dana Bos menyesuaikan,” ungkapnya

Ia m kenaikan insentif ini hanya berlaku bagi tenaga honorer yang dibiayai oleh APBD. Jumlanya 3.400 orang. Saat ini jumlah guru honorer yang tercatat mencapai 11.000 orang.

“Kan ini dari 11 ribu (guru honorer) itu ada 3,400 dibayar di APBD. Sisanya itu dibayar melalui dana bos sekolah. Nah untuk dana bos diharapkan menyesuaikan keputusan yang kita ambil Rp 15 ribu per jam,” sebutnya.

Muhammad Jufri Menambahkan kenaikan insentif bagi guru honorer sudah berjalan tahun ini.

“Kenaikan insentif ini sudah berjalan tahun ini,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Antisipasi Lonjakan Covid 19 Jelang Lebaran, Walikota Danny Pomanto Hadiri Rakor Bersama Mendagri

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menghadiri rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh kepala daerah Se indonesia dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual. yang digelar di ruang kerja Walikota lantai 2  Kantor Balaikota Makassar, Senin 3 Mei 2021.

Dalam Rakor ini Mendagri Tito meminta kepada seluruh kepala daerah Se indonesia satu narasi sepakat untuk membatasi aktivitas yang menimbulkan berkumpulnya orang banyak dan melarang mudik.

Hal tersebut Tito tegaskan agar kasus lonjakan covid 19 seperti di India tidak terjadi di Indonesia.

“Kita harus ambil contoh kasus melonjaknya Covid 19 di India, mereka melakukan berbagai kelonggaran aktifitas seperti pilkada tanpa prokes, ritual agama dengan kerumunan serta event olahraga Cricket, akibatnya kasus covid 19 melonjak tajam dan akhirnya  menimbulkan banyak jatuh korban jiwa,” kata Tito

Untuk Itu Tito minta kepala daerah jangan lengah dengan kejadian seperti di India, Tito meminta seluruh kepala daerah bersama pemerintah pusat sepakat dalam satu komando menegakan protokol kesehatan, utamanya melarang mudik di Hari Raya Idul Fitri.

“Menjelang hari raya terjadi peningkatan kerumunan, buka puasa, tarawih, ekonomi pasar, dan mudik berlebaran ini karena negara kita nomor satu muslim terbesar di dunia, hal ini sangat rawan menimbulkan  penularan, kita harap itu tidak terjadi,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Tito juga mengapresiasi Walikota Danny Pomanto turun langsung menegur salah satu pengelola pusat perbelanjaan yang pengunjungnya padat dan tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Ini hal luar biasa sekali, karena Walikota turun langsung menegur pengelola pusat perbelanjaan  yang tidak mengindahkan protokol kesehatan,” ujar Tito.

Walikota Danny Pomanto mengatakan apapun yang menjadi keputusan pemerintah pusat tentunya dilaksanakan oleh pemerintah kota Makassar dan tetap tidak akan lengah, apalagi saat ini relawan makassar recover dan satgas Raika telah  menjalankan tugasnya.

“saat ini relawan Makassar Recover dan satgas Raika menjalankan tugasnya, mengurai keramaian baik itu  ditempat tempat usaha yang dipadati pengunjung maupun tempat keramaian yang tidak mematuhi protokol kesehatan,”ujar Danny.

Selain Mendagri hadir pula pada rakor ini Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Panglima TNI diwakili, Kapolri diwakili, Jaksa Agung , dan Kepala BNPB Doni Monardo.serta Kepala BIN.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

source : Hidayat

read more
DaerahNews

DPRD Makassar Sampaikan Tanggapan Terhadap LKPJ Walikota Tahun 2020

LANGITKU NETWORKS, Makassar – DPRD Makassar gelar Rapat Paripurna Pengumuman dengan agenda Penyampaian Rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Makassar Tahun Anggaran 2020, Jumat (30/04/2021) DI Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo didampingi Wakil Ketua DPRD Adi Rasyid Ali bersama Wakil Walikota Makassar Hj. Fatmawati Rusdi serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Muh Ansar. Dan dihadiri Unsur Forkopimda Kota Makassar.

Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Wali Kota Makassar Tahun Anggaran 2020 disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Hasanuddin Leo (F-PAN) yang mengemukakan sejumlah rekomendasi, kritik, saran untuk penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah.

Diketahui LKPJ Pemkot Makassar tahun anggaran 2020 harus direvisi kembali dan diharapkan dibuatkan pembetulan secara seksama.

“Kami dari dewan telah menelaah dan membahas LKPJ Pemkot Makassar tahun anggaran 2020, namun masih ada beberapa hal yang memerlukan perbaikan dan kami harapkan menjadi catatan penting untuk selanjutnya agar dapat diperhatikan secara seksama,” ungkapnya.

Menindaklanjuti paparan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, menganggapnya sebagai bentuk dukungan dan kerjasama dewan untuk perbaikan sistem agar menghasilkan kinerja yang lebih optimal.

“Dewan sudah memberikan tanggapan yang menurut saya sangat membantu kita di Pemkot Makassar. LKPJ yang diserahkan masih perlu direvisi lagi dan catatannya agar kita lebih selektif. Artinya mari bekerja secara optimal,” seru Fatma.

Rapat ini juga diselingi penandatanganan Rekomendasi terhadap LKPJ dan dilanjutkan penyerahan naskah.

read more
DaerahNews

Pemprov Sulsel Keluarkan Edaran Larangan Mudik Bagi ASN

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tentang Pembatasan Kegiatan Ke Luar Daerah Bagi Pegawai ASN Dalam Masa Pandemi Covid 19.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan Surat Edaran Tentang Pembatasan Bepergian Ke Luar Daerah dan atau Mudik dan atau Cuti Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara, serta Pemeliharaan Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Dalam Masa Pandemi Covid 19 dan Idul Fitri 1442 Hijriah Di Lingkup Provinsi Sulawesi Selatan.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku surat edaran ini dikeluarkan setelah melakukan video conference bersama Menkopolhukam dan beberapa menteri terkait.

” Edaran ini kita keluarkan  setelah dilakukan video conference bersama Menkopolhukam dan beberapa menteri terkait, pada 12 April lalu. Beberapa poin diatur dalam surat edaran tersebut,” ungkapnya. Jumat (30/4).

Ia menjelaskan Larangan Pembatasan Bepergian Ke Luar Daerah dan atau Mudik dikecualikan bagi ASN yang sedang melaksanakan perjalanan kedinasan yang bersifat penting dan telah mendapat surat tugas dari pejabat pimpinan atau Kepala Perangkat Daerah/Unit Kerja.

“ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan ke luar daerah terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian di lingkungan internalnya,” jelasnya.

Terkait pembatasan cuti, Plt Gubernur Sulsel menyebutkan pegawai ASN tidak mengajukan cuti selama masa periode 6 Mei sampai 17 Mei 2021 Pejabat Pembina Kepegawaian pada Pemerintah Daerah Tidak Memberikan Izin Cuti bagi Pegawai ASN.

” Izin cuti hanya bisa diberikan untuk cuti melahirkan, cuti sakit, dan atau cuti karena alasan penting bagi pegawai negeri dan izin cuti, sakit bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” sebutnya

Bagi yang melanggar aturan tersebut, Plt Gubernur dengan tegas menyampaikan sanksi berdasarkan surat edaran.

“Bupati/Walikota memberikan hukuman disiplin kepada Pegawai ASN yang melanggar aturan tersebut sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS dan PP Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja,” tuturnya.

Andi Sudirman juga mengungkapkan dalam rangka kebijakan larangan mudik, maka dilakukan pembatasan pergerakan seluruh moda transportasi dari 6 Mei hingga 17 Mei 2021, dikecualikan untuk pergerakan daerah algomerasi yang meliputi Kabupaten Maros, Gowa, Takalar, dan Makassar.

“Pembatasan pergerakan moda transportasi ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 Hijriah,” terangnya.

Berdasarkan surat edaran tesebut, Andi Sudirman menambahkan pihaknya membentuk tim dan posko masing-masing wilayah perbatasan antar kabupaten/kota.

“Kita membentuk tim dan posko untuk melakukan pengecekan pembatasan mobilitas masyarakat yang akan melintas dan memastikan penanganan kesehatan bagi warga yang terindikasi positif covid 19,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
DaerahNews

Pansus Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Lanjut Bahas Naskah Akademik

LANGITKU NETWORKS,Makassar – Panitia Khusus (Pansus) Ketertiban Umum  dan Perlindungan Masyarakat lanjutkan pembahasan pasal-perpasal naskah akademik, Kamis (29/04).

Dalam rapat tim naskah akademik menjelaskan satu-persatu pasal yang sudah diakomodir menindak lanjuti rapat sebelumnya.

Dalam kesempatannya Anggota Pansus dari Fraksi PDI-P, Al Hidayat Samsu menjelaskan bahwa beberapa penjelasan tim naskah akademik, masih ada poin yang belum terakomodir yakni mengenai permasalahan pak Ogah yang dianggap sangat mengganggu pengguna jalan.

“harap kiranya tim naskah akademik untuk mengakomodir dengan memasukkan dalam ranperda sehingga permasalahan pak ogah bisa diselesaikan,” jelasnya.

Rapat yang digelar di ruang Badan Anggaran DPRD Makassar ini,  dipimpin langsung Ketua Pansus Syamsuddin Raga dan dihadiri beberapa dinas terkait serta Camat sekota Makassar.

read more
DaerahNews

Pemprov Sulsel Perketat Prokes Jelang Hari Raya Idul Fitri

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo untuk semakin memperketat kembali protokol kesehatan (Prokes) termasuk rencana kerja pemulihan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Plt Gubernur Sulsel usai mengikuti secara virtual, Pengarahan Presiden RI kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, Kemarin (Rabu, 28/4).

Andi Sudirman Sulaiman mengaku penanganan Covid-19 terus dilakukan dengan semakin memperketat kembali prokes 3M yaitu mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Tadi arahannya masalah Covid-19, karena harus mengantisipasi lebaran. Kita harus memperketat instruksinya. Selain itu, mencegah naiknya Covid-19 dan bagaimana menekan ini dengan menerapkan 3M,” ungkapnya.

Pemulihan ekonomi nasional serta menggeliatkan arus investasi dan serapan anggaran daerah kepada masyarakat juga menjadi arahan Presiden.

“Masalah kedua adalah ekonomi, kita disuruh pacu perekonomian, termasuk investasi dan serapan realisasi anggaran untuk serapannya,” sebutnya.

Lebih jauh Andi Sudirman Sulaiman mengaku untuk larangan mudik lebaran, Pemerintah provinsi sulsel siap melaksanakan.

“Penyekatan wilayah aglomerasi (kota yang tidak kena larangan mudik) wilayah Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), Takalar), untuk mencegah terjadinya lonjakan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Turut Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Muhammad Syafei, Pangkoopsau II, Marsda TNI Minggit Tribowo, Pangkosek, Marsma TNI Ian Fuady dan Danlantamal, Laksma TNI Benny Sukandari, Kejati Sulsel, Raden Febrytrianto serta Asisten III Pemprov Sulsel, Tautoto Tanaranggina.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

source : sulselprov

read more
1 180 181 182 183 184 229
Page 182 of 229