close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Atasi Kendala Pembelajaran Daring, Prof Rudy Bidik Kerjasama Provider

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin terus melakukan berbagai upaya mengatasi kendala-kendala dalam pembelajaran online. Menurutnya, pembelajaran online pasti akan terjadi kendala apalagi di tingkat masyarakat menengah ke bawah, terkait masalah layanan jaringan, masalah tempat, kuota internet dan lainnnya.

“Jadi pembelajaran online ini kita sudah bayangkan tantangannya, termasuk masalah infrastruktur memang masih ada kekurangan terjadi di dalamnya. Kita sedang coba carikan opsi untuk memberikan kebijakan-kebijakan yang bisa memberikan solusi yang terbaik,” ucap Prof Rudy Djamaluddin, Rabu, (29/7).

Prof Rudy mengaku tengah menyiapkan sejumlah opsi, termasuk kemungkinan kerjasama dengan Provider terkait jaringan internet termasuk opsi lainnya akan segera dirumuskan.

“Insya Allah  semoga secepatnya ada opsi terbaik yang bisa menjadi solusi dalam pembelajaran daring ini” lanjutnya.

Ada pun opsi penggunaan dana bos kata Rudy juga merupakan kebijakan yang sangat ia respon. Sistem daring untuk kondisi saat ini adalah salah satu metode pembelajaran yang mau tidak mau harus dilakukan di tengah pandemi.

“Itu kebijakan yang bagus, karena bagaimana pun dana bos itu kan diperuntukkan untuk menunjang kelancaran proses pendidikan,” (jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Gubernur Sulsel Dukung Kegiatan Festival Aksara Lontaraq

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah mendukung penuh kegiatan Festival Aksara Lontaraq 2020. Dimana puncak perayaannya bakal di gelar pada 27- 29 Agustus 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Nurdin Abdullah saat menerima audiensi panitia Festival Aksara Lontaraq 2020 yang dipimpin Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel Moh Hasan Sijaya, bersama stakeholder di ruang kerja Gubernur, saat memberikan laporan kegiatan dinas Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (28/7).

Turut hadir dalam pertemuan itu, Direktur Politeknik LAN, Prof. Dr. Amir Imbaruddin, Dr. Alam Tauhid Syukur, & Dr. Najmah Politeknik LAN RI Makassar.

Prof. Heri Tahir, SH, MH, Ketua Tim TGUPP bidang Pendidikan. Dr. Syahrial, p.hd, Direktur PP-IPTEK Kemenristek/BRAN, PLT Kabid Perpustakaan Nilma, S.Sos, MM, Kabid Arsip, Drs. Patarai GS,

“Sangat setuju jika kita kembalikan kejayaan Sulawesi Selatan yang memiliki nilai sipakalebbi, sipakainge, sipakatau, kita support jika kita gotong royong soal budaya kita,” ujar Nurdin Abdullah.

Dalam pertemuan dengan panitia Festival Lontaraq, Nurdin juga berpesan jika nantinya ada kewajiban Lontaraq menjadi mata pelajaran para siswa sekolah.

“Kita harus bangga gunakan bahasa kita, malahan banyak yang bangga dengan budaya orang luar, intinya kita siap support dan Lontaraq ini bisa jadi mata pelajaran wajib nantinya,” ujarnya.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan SulSel, Mohammad Hasan Sijaya

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Mohammad Hasan Sijaya, mengatakan jika selebrasi Festival Aksara Lontaraq 2020 ini akan dikemas dengan berbagai pertunjukan budaya, dan juga seni. Tak hanya itu seminar Internasional terkait Lontaraq juga akan masuk dalam agenda.

Bahkan para pembicara internasional juga terlibat didalamnya, dimana ada lima benua yang turut andil dalam kegiatan ini.

Saat ini sejumlah peserta dari mancanegara menyatakan ikut antara lain, Malasyia, Singapura, Brunei, Australia, Selandia Baru, Amerika, Iran, Afrika Selatan, Rusia, Belanda, Inggris dan tentu saja Indonesia.

Dari tanah air, sejumlah peneliti juga sudah mendaftar dari Jakarta, Bali, NTB, Sultra, Sulsel dan Sulbar.

Festival Aksara Lontaraq 2020 ini, dinilai banyak kalangan sebagai gerakan kebudayaan yang diharapkan bisa melestarikan aksara dan budaya Lontaraq, yang oleh para peneliti akan punah jika tidak dilestarikan. Acara ini adalah inisiasi dari para pemerhati lontaraq, budayawan, akademisi, yang diinisasi dan difasilitasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.(jalu)

read more
DaerahNews

Dampingi SYL, Wagub Sulsel : Sinergitas Pemerintah Pusat dan Daerah Memudahkan Pemulihan Lutra dan Wajo

LANGITKU NETWORKS, Luwu Utara – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam kunjungan kerjanya di beberapa wilayah di Sulsel, Selasa (28/7/2020). Dengan menggunakan helikopter, rombongan melakukan kunjungan pertama ini di Kabupaten Luwu Utara.

Pukul 13.43 Wita, helikopter yang ditumpanginya tiba di Bandara Andi Djemma, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Di sana, Menteri Pertanian dan Wagub Sulsel dijemput oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

SYL bersama Andi Sudirman mengunjungi beberapa titik di Luwu Utara. Salah satunya menyerahkan bantuan kemanusiaan. Yang diserahkan oleh Menteri Pertanian kepada Bupati Luwu Utara.

Usai di Luwu Utara, dilanjutkan mengunjungi Kabupaten Wajo. SYL didampingi Wagub menyerahkan bantuan.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, bahwa kehadiran Menteri Pertanian ini merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Pusat.

“Sinergitas Pusat dan Daerah harus terjadi untuk memudahkan pemulihan Luwu Utara dan Wajo dengan semangat gotong royong,” ujar Andi Sudirman.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjut Andi Sudirman, “kami tentu apresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian yang telah membantu Luwu Utara dan Wajo terutama sektor pertanian terdampak,” tuturnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Prof Rudy akan terapkan new normal jika masyarakat patuh protokol kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – PJ Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin memberikan gambaran penerapan New Normal atau adaptasi kebiasaan baru di Kota Makassar jika masyarakat sudah menjadikan protokol kesehatan sebagai suatu kebiasaan, bukan lagi suatu hal yang harus dipaksakan baru bisa dilakukan.

“Jika tren kepatuhan masyarakat sudah semakin baik, menjalankan protokol kesehatan atas kesadaran sendiri maka itulah saatnya dimana kita sudah bisa masuk ke new normal tersebut” ujar Prof Rudy kepada wartawan di rumah jabatan Walikota Makassar, Selasa (28/7/2020).

Menurut Prof Rudy, perkembangan penularan Covid-19 di Kota Makassar yang beberapa hari terakhir menunjukkan angka reproduksi efektif (Rt) di bawah satu sebaiknya jangan ditanggapi sebagai suatu tahap menuju pelonggaran yang justru berpotensi menjadi boomerang terjadinya Second Wave.

“Potensi terjadinya peningkatan kembali sangat mungkin terjadi jika kita longgarkan. Makanya kita harus lebih tegas dan hati-hati, khususnya didalam hal penerapan protokol kesehatan. Meskipun kita mensyukuri beberapa poin positif dari upaya yang dilakukan sejak perwali di berlakukan. Tingkat paparan virus menunjukkan penurunan, beberapa hari terakhir ini kita sudah memasuki level dua digit. Demikian pula jika di ukur dari indeks penularan atau nilai RT itu juga sudah menunjukkan di bawah satu” ujarnya.

Dua parameter tersebut menurut Prof Rudy menunjukkan upaya pengendalian yang dilakukan cukup memberikan dampak positif. Menurutnya momentum ini sebenarnya sebuah sinyal untuk lebih berhati-hati dan lebih tegas dan disiplin dalam menerapkan aturan Perwali 36.

“Sebentar lagi kita merayakan hari raya Idul Adha. Tentu saja kita wajib melindungi warga kita yang beribadah dari ancaman paparan virus. Makanya pelaksanaan protokol kesehatan ini yang kita fokuskan, sebaiknya shalat Id di masjid saja, jangan dilapangan karena itu bisa memicu kumpulan orang yang lebih besar dan kontrol protokol kesehatannya akan sulit. Hasil rapat dengan forkopimda kemarin, kami sepakat untuk memperpanjang pengetatan perbatasan selama satu minggu kedepan. Bagi warga Makassar yang ingin keluar kota tetap harus melengkapi diri dengan surat keterangan bebas Covid-19, demikian pula sebaliknya. Kita ingin masyarakat yang ingin masuk Makassar betul-betul terbebas dari covid, demikian pula sebaliknya kita tidak ingin warga Makassar menjadi Carrier saat mudik dan membahayakan keluarga dikampung” paparnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

jelang idul adha, pemkot makassar ingatkan protokol kesehatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar meminta kepada seluruh ummat muslim di kota Makassar agar menunaikan Shalat Idul Adha dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Aswis Badwi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyurat ke sejumlah pihak, baik itu organisasi Islam, toko agama, tokoh masyarakat, para Mubalig dan para pengurus masjid tentang pelaksanaan Shalat Id ditengah pandemi.

“ Kami sudah mengirim surat yang ditandatangani Pak Wali (Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin) yang ditujukan ke seluruh pihak terkait tentang pelaksanaan protokol kesehatan saat pelaksanaan Shalat Id nanti. Sejumlah poin-poin yang ditekankan diantaranya jamaah dalam kondisi sehat, membawa sajadah atau alat shalat masing-masing, serta menggunakan masker sejak keluar dari rumah dan selama berada di area tempat shalat” ujar Aswis Badwi di Balaikota Makassar, Selasa (28/7/2020).

Selain itu menurut Aswis, juga di himbau untuk selalu menjaga kebersihan tangan dengan sering cuci tangan, menggunakan sabun atau Hand sanitizer, menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan, serta menjaga jarak antar jamaah minimal satu meter.

“Kita himbau untuk tidak mengikutkan shalat bagi anak-anak dan warga yang lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang mempunyai resiko tinggi terhadap Covid-19” lanjutnya.

Mantan Kabag Protokol ini juga mengingatkan agar pelaksanaan Shalat Id tahun ini tidak dilaksanakan dilapangan demi menghindari pengumpulan orang dalam jumlah besar.

“Jika dimasjid, titik kumpul jamaah tidak terlalu besar dsn lebih mudah di kontrol protokol kesehatannya” ujarnya.

Sementara itu, terkait penyelenggaraan penyembelihan hewan Qurban, Aswis menyebut sejumlah persyaratan yang harus di penuhi diantaranya pemotongan hewan Qurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik.

“Pada saat penyembelihan hewan Qurban kami minta agar hanya di hadiri oleh panitia dan pihak yang berqurban. Selain itu juga harus diatur pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan dan pengemasan daging. Sedangkan untuk pendistribusian daging Qurban dilakukan oleh panitia ke rumah Mustahik” lanjutnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

terima bantuan sembako, Prof Rudy apresiasi kepedualian PLN

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Tak hanya listrik, PLN juga senantiasa wujudkan kepedulian kepada masyarakat. Melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dan Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN), PLN kembali salurkan bantuan, kali ini melalui Pemerintah Kota Makassar. Secara simbolis, penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Senior Manager Pertanahan & Komunikasi PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan (UIP Sulbagsel) Andi Rosdian kepada Pj. Walikota Makassar Prof Rudy Djamaludin. Berlokasi di Posko Induk Pencegahan Covid-19 Kota Makassar, Gedung Balai Mutiara, bantuan ini terdiri dari 3 ton beras, 100 paket mie instan, 300 Kg gula pasir, 290 liter minyak goreng dan 1.152 buah ikan kaleng.

“Terimakasih kami ucapkan kepada PLN selaku BUMN yang telah sangat proaktif memberikan bantuan dalam penanganan Covid-19 di Kota Makassar. Sebagaimana kita ketahui, ketahanan pangan merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat apalagi di masa pandemi sekarang, Insya Allah segera tersalurkan pada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Rudy Djamaludin.

Sementara itu, Andi Rosdian mengatakan bahwa dampak Pandemi Covid-19 sangat terasa bagi masyarakat secara ekonomi, oleh karena itu bantuan CSR PLN Peduli Sesama diperuntukkan bagi masyarakat Makassar yang membutuhkan pasokan bahan makanan.

“Semoga bantuan barupa sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi baik yang secara langsung maupun secara ekonomi,” jelas Andi Rosdian.

Pada kesempatan yang sama, Andi Rosdian juga meminta doa restu dan dukungan kepada seluruh warga dan Pemerintah Kota Makassar terkait pembangunan 3 (tiga) jaringan transmisi yang tengah berjalan di Kota Makassar. Adapun pembangunan tersebut, yakni jaringan transmisi bertegangan 150 kiloVolt (kV) dari Punagaya (Jeneponto) sampai dengan Tanjung Bunga (Makassar), jaringan transmisi bawah tanah 150 kV Kima (Maros) sampai dengan Daya Baru (Makassar) serta jaringan transmisi bawah tanah 150 kV Tanjung Bunga sampai dengan Bontoala. Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan lancar sehingga listrik yang andal segera dinikmati oleh segenap masyarakat Kota Daeng.

Bertajuk ‘PLN Peduli Sesama’, bantuan berupa pencegahan dan penanganan wabah pendemi Covid-19 ini juga tengah disalurkan oleh unit PLN lainnya di seluruh Indonesia. Dilaksanakan serempak pada periode Bulan Juli ini 2020, program ini bertujuan mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tanah air. Adapun Bantuan CSR PLN Peduli Sesama bersumber dari donasi sukarela dari insan PLN yang dikhususkan untuk untuk penanganan Covid-19.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Tinjau Pembangunan Dua Bendung di Soppeng

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengunjungi dua bendung di Kabupaten Soppeng, Senin (27/7/2020).

Yakni bendung Coppo Congki di Desa Bulu’e, Kecamatan Marioriawa dan Bendung Toddang Saloe di Desa Leworeng, Kecamatan Donri–Donri.

Diketahui, pembangunan bendung Coppo Congki ini nantinya akan memberikan manfaat yang beragam, salah satunya mencegah banjir. Sementara Bendung Toddang Saloe dalam kondisi jebol akibat banjir. Hal itu akibat bendungan tak mampu menampung debit air yang semakin tinggi. Saat ini dilakukan pembangunan untuk perbaikan bendung itu.

Kunjungan orang nomor dua di Sulsel itu dalam rangka meninjau progres pembangunan pembangunan kedua bendung itu.

Bendung Coppo Congki pembangunan dari Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang pada Kementerian PUPR atau bersumber dari APBN. Sementara Bendung Toddang Saloe bersumber APBD Provinsi Sulsel.

Didampingi Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menuju lokasi Wagub Sulsel mengendarai mobil off-road untuk meninjau langsung kedua pembangunan bendung itu. Mengingat akses menuju bendungan di jalanan berlumpur dan licin.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, “bendung Coppo Congki adalah proyek untuk membendung sungai sehingga air dapat dimanfaatkan sebagai air baku serta potensi irigasi,” ujarnya.

Selain itu, kata Andi Sudirman, “fungsi lain dari bendung ini yakni menahan laju sedimen dan arus menuju danau Tempe untuk pendangkalan dan mencegah banjir,” jelasnya.

Di bendung Toddang Saloe, kata Wagub Sulsel, terjadi kerusakan pada spillway. Akibat kerusakan itu, masyarakat langsung berinisiatif membuat tanggul sementara. Namun respon cepat Pemprov Sulsel dalam melakukan perbaikan dalam pembangunan bendung itu.

“Bendung Toddang Saloe ini merupakan bendung existing yang rusak di spillway sehingga masyarakat membuat tanggul sementara. Kini kita sudah respon dengan kontrak perbaikan dan sudah MC 0%. Besar manfaatnya untuk sistem irigasi teknis dan sangat urgent untuk dilakukan,” bebernya.(jalu)

read more
DaerahNews

SD Negeri Borong Merayakan Hari Anak Nasional Secara Virtual

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Perayaan Hari Anak Nasional (HAN), yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, tahun ini terasa berbeda. Pasalnya, tidak ada lagi panggung ekspresi di sekolah, di mana anak-anak menampilkan bakat dan kebolehannya. Meski begitu, peringatan HAN tetap berlangsung, meski dilakukan secara virtual demi memberikan keceriaan bagi anak-anak di hari istimewa ini.

Peringatan HAN 2020 bertema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” ini diadakan oleh SD Negeri Borong, Makassar, pada Sabtu, 25 Juli 2020. Murid-murid sekolah yang terletak di Kecamatan Manggala itu membuat pentas virtual dari rumah. Karena negara kita masih dalam suasana pandemi Covid-19, dan murid-murid di rumahkan.

“Kita ingin anak-anak tetap mendapatkan perhatian dengan cara mereka diberi ruang untuk berekspresi dan menampilkan kreativitasnya,” jelas Kepala SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, saat peringatan HAN virtual dengan menggunakan aplikasi CloudX itu.

Tujuan HAN kali ini agar sekolah mengambil peran dalam kampanye mewujudkan hak anak, sesuai komitmen sebagai Sekolah Ramah Anak (SRA). Untuk memotivasi anak agar tetap kreatif selama di rumah, memberi kesempatan kepada sebanyak mungkin anak tampil menunjukkan bakat dan kebolehannya. Selain itu, pentas virtual ini merupakan bagian dari adaptasi kebiasaan baru bagi sekolah, yang tak hanya melaksanakan proses belajar mengajar tapi juga kegiatan-kegiatan yang menunjang semakin majunya pendidikan.

Meski dilakukan secara virtual, tapi anak-anak tampak antusias mengikuti perayaan HAN ini. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu dilanjutkan dengan lagu Mars SD Negeri Borong, ciptaan Yosias Timbonga. Acara selanjutnya pembacaan ayat suci Alquran oleh Hanifa (kelas 6A) dan beberapa penampilan dari murid-murid, baik yang tampil dari rumahnya maupun di sekolah. Ada beberapa yang tampil di sekolah karena alasan akses internet, tapi tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Mereka yang tampil sebagai pengisi acara antara lain Keysa (kelas 5B) dan Zahra (kelas 3B) yang masing-masing menyanyi solo. Ada juga puisi berantai oleh empat orang anak, yang membawakan puisi “Apa Kabar Sekolahku” karya Rusdin Tompo. Pembaca puisi berantai ini masing-masing Andi Tiwi dan Andi Manda (kelas 5B), serta Icha dan Afiqah (kelas 4B). Selain itu, ada juga puisi tunggal yang diisi oleh Syahla (kelas 6A) dan Amanda Agnesia (kelas 5B).

Penampil lainnya, yakni dari ekstrakurikuler karate. Menariknya, Rizqullah Abiyyu Asyeraf (kelas 3B) menampilkan kebolehan memperagakan jurus bela diri karatenya di atas rumahnya. Bakat lain yang ditampilkan adalah dari ekstrakurikuker Pramuka, yang diwakili oleh Andi Tiwi, Rivana, Rahma, dan Nayla. Anak-anak mengaku senang bisa tampil meski tidak ada penonton di depannya yang dilihat secara langsung.

Pemerhati isu-isu anak, Rusdin Tompo, yang mengikuti acara itu secara virtual mengapresiasi kegiatan HAN ini. Menurutnya, meski anak-anak tidak tampil di Panggung Ekspresi, yang ada di halaman sekolah, tapi tidak mengurangi makna peringatan ini. Kondisi pandemi Covid-19 justru jadi tantangan untuk kita tetap memperhatikan pemenuhan hak-hak anak dan aspek perlindungan anak lainnya.

“Peringatan HAN secara virtual ini adalah momen bagi kita untuk tetap peduli akan nasib anak-anak kita, sebagai generasi masa depan bangsa,” pesannya.(jalu)

read more
DaerahNews

Prof Rudy perpanjang pergerakan antar wilayah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin memperpanjang penerapan Pembatasan Pergerakan lintas Wilayah selama satu minggu ke depan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya lonjakan penyebaran virus Covid-19 menyusul tingginya tingkat pergerakan warga jelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Hari Kamis, 31 Juli 2020.

Menurut Prof Rudy, pihaknya ingin menjaga proses pelaksanaan ibadah Shalat Id secara aman dengan memaksimalkan penerapan protokol kesehatan.

“Jelang Idul Adha, biasanya tingkat pergerakan warga akan bertambah. Makanya kita ingin menjaga keselamatan warga kita dari paparan Covid-19 dengan tetap memperketat pergerakan antar wilayah. Pada dasarnya kita tidak melarang mudik, namun yang ingin keluar Makassar agar mempersiapkan surat keterangan bebas Covid-19, demikian pula sebaliknya. Tujuan kita tidak untuk menyulitkan warga, tapi ingin meminimalisir potensi penyebaran virus, termasuk pada saat momentum pelaksanaan shalat Id nanti” ujar Rudy saat memimpin rapat koordinasi Evaluasi penerapan Perwali Nomor 36 Tahun 2020 di Posko Covid-19 Kota Makassar, jalan Nikel, Senin (27/7/2020).

Dalam rapat evaluasi tersebut, Prof Rudy memaparkan sejumlah tren positif berdasarkan parameter dari tim epidemiologi.

“Alhamdulillah, dari laporan tim epidemiologi, angka penambahan positif Covid sejak sepuluh hari terakhir selalu dibawah angka tiga digit, atau selalu dibawah angka seratus. Bahkan kemarin angkanya sisa 60 tambahan positif, sebelumnya juga 60, sempat melonjak 73, dan malah pernah hanya 35. Jika di rata-ratakan angka perharinya itu 50 orang positif sejak sepuluh hari terakhir. Demikian pula angka kecepatan peningkatan Reproduksi Efektif (Rt) Virus yang sejak beberapa hari ini berada di bawah angka satu” ujar Prof Rudy.

Menurutnya, perkembangan yang menggembirakan itu tidak boleh membuat semua pihak eforia dan lengah, karena potensi terjadinya Second Wave sangat memungkinkan terjadi jika pengawasan di kendorkan.

“Momentum ini harus kita jaga dengan tetap memassifkan edukasi kepada masyarakat kita. Kita ingin protokol kesehatan bukan lagi sesuatu yang harus dipaksakan, tapi sudah dianggap sebagai kebutuhan, hingga menjadi kebiasaan di tengah masyarakat kita. Termasuk juga pelaksanaan Idul Adha yang sebentar lagi kita rayakan bersama. Demi menjaga momentum, dan juga demi keselamatan semuanya, kita sudah rekomendasikan agar shalat Id tidak dilaksanakan di lapangan terbuka agar titik kumpulnya tidak terlalu besar. Kita juga sudah minta ke seluruh camat untuk mengidentifikasi masjid-masjid yang akan menggelar Shalat Id untuk dipastikan protokol kesehatannya berjalan” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Dandim 1408/BS, Kolonel KAv Dwi Irbaya menegaskan dukungannya terhadap kebijakan Pemkot Makassar memperpanjang pembatasan perbatasan antar wilayah mulai 28 Juli sampai 3 Agustus mendatang.

Menurutnya, membentuk kebiasaan masyarakat akan protokol kesehatan tidak bisa instan dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk itu, dirinya siap menurunkan dan menambah anggotanya untuk memassifkan pengawasan protokol kesehatan Covid-19.
“Kita sepakat dan mendukung penuh rencana perpanjangan pengawasan di perbatasan demi menjaga tren yang baik ini. Termasuk juga tetap mendorong ekonomi masyarakat tetap berjalan. Mata pencaharian warga kita harus tetap berjalan meskipun tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Musim lebaran haji ini adalah tantangan kita, semoga saja masyarakat kita tetap patuh menjalankan ibadah dengan mengedepankan protokol kesehatan” papar Dwi Irbaya Sandra.
Dukungan serupa juga disampaikan Wakapolrestabes Makassar AKBP Asep Marsel Suherman yang meminta kegiatan patroli satgas kecamatan diperbanyak.
“Kita berharap kordinasi kita lebih kuat kebawah. Seluruh camat koordinasi dengan kapolsek dan dandramil, dan lebih banyak lagi check point-nya. Misalnya dalam sehari tiga kali patroli, kini ditambah menjadi tujuh kali patroli. Aturan harus kita pertebal. Apalagi menyambut hari raya,” pungkasnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Jalin Kerjasama, Jepang Akan Bantu Makassar Terkait Kesehatan, Keamanan dan Transportasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Jepang akan membantu Kota Makassar dalam meningkatkan infrastruktur layanan bidang Kesehatan, keamanan dan transportasi. Hal ini terungkap saat berlangsung bertemuan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin dengan Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi di Gedung Balaikota Makassar, Senin (27/7/2020).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membicarakan sejumlah sektor yang paling prioritas untuk dikerjasamakan dalam meningkatkan pelayanan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pengembangan sistem yang lebih cerdas, sehingga warga kota lebih mudah mengakses setiap layanan publik yang disiapkan.

“Hari ini kita bertemu dengan Pak Miyakawa dan membicarakan sejumlah hal terkait kondisi layanan publik di Makassar. Dari sejumlah item pengembangan Smart City yang sudah berjalan, kita akan fokuskan pada tiga sektor, yakni kesehatan, keamanan dan juga transportasi cerdas. Insya Allah, semoga saja ini menjadi solusi cerdas untuk menjawab kebutuhan layanan publik di Kota Makassar” ujar Prof Rudy dalam pertemuan tersebut.


Seperti yang kita ketahui bersama, Pada 27 Februari 2020 yang lalu telah diadakan Konferensi Smart City di Makassar oleh Japan Association Smart Cities in ASEAN (JASCA). Konferensi tersebut dihadiri sekitar 50 orang perwakilan dari sekitar 20 perusahaan asal Jepang. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, baru/baru ini diadakan konferensi lanjutan via daring yang di ikuti langsung oleh Prof Rudy bersama sejumlah stakholder Jepang.

“Hari ini saya sengaja datang menemui Pak Walikota Makassar sebagai tindak lanjut dari pertemuan virtual beberapa waktu lalu. Beliau memberikan banyak penjelasan tentang sistem monitoring serta melihat langsung fasilitas-fasilitas yang sudah tersedia. Tujuan kunjungan ini untuk menjajaki salah satu kemungkinan kerjasama dengan pihak perusahaan Jepang” ujar Miyakawa Katsutoshi kepada wartawan.

Dikatakan bahwa hasil kunjungan ini akan disampaikan ke pihak JASCA dan diharapkan dapat dibahas lebih lanjut untuk lebih memperkuat kerjasama yang akan dilakukan.

“Semoga kerjasama Jepang – Makassar di bidang Smart City bisa terlaksana dengan baik dan bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di ASEAN kedepannya” lanjutnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 205 206 207 208 209 222
Page 207 of 222