close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Cek Kedisiplinan Pegawai, Prof Rudy Sidak Ruangan di Balaikota

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin tiba-tiba saja memasuki ruangan satu persatu di gedung Balaikota Makassar, Jumat (3/7/2020). Inspeksi mendadak ini dilakukan saat tiba di dikantor yang beralamat jalan Ahmad Yani tersebut. Rudy tidak langsung ke ruang kerjanya, namun berjalan menyusuri sejumlah ruangan yang ditempati para pegawai bekerja.
Kedatangan orang nomor satu di Kota Makassar ini spontan membuat sejumlah pegawai kaget. Saat di ruangan Bappeda, Rudy menemui salah satu pejabat eselon tiga dan menanyakan aktifitas serta jumlah kehadiran pegawai di ruangan itu.

“Coba cek staf nya yang belum masuk kantor. Karena seharusnya yang piket hari ini sudah ada dan mengerjakan tugas-tugasnya disini. Termasuk juga kondisi ruangan para staf agar diperhatikan kebersihan dan juga penataannya” ujar Rudy kepada pegawai yang ada.

Hal serupa juga dilakukan disejumlah ruangan, seperti ruangan di Bagian Umum, Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, serta beberapa ruangan lainnya.

Rudy menyayangkan beberapa ruangan yang tidak tertata dengan baik dan bahkan cenderung semrawut.

“Mestinya printer, mesin-mesin fotocopy diatur penempatannya, kertas kertas, dokumen-dokumen di rapikan. Termasuk juga kondisi ruangan, jangan hanya ruangan pejabatnya saja yang kelihatan rapi, tapi ruangan staf nya juga harus diperhatikan kenyamanannya. Intensitas pekerjaannya itu lebih tinggi di ruangan staf. Makanya kenyamanannya harus diperhatikan” ujar Rudy.

Sebelum memasuki ruang kerjanya, Rudy meminta agar kondisi kerapian disetiap ruangan harus di perhatikan, termasuk kedisiplinan pegawai agar lebih ditingkatkan.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Kunjungi SD Sudirman, Prof Rudy : Kita Fokus Pembenahan Infrastrukturnya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota (pemkot) Makassar berencana akan melakukan pembenahan infrastruktur sekolah. Salah satunya, SD Negeri Sudirman yang terletak di Kecamatan Ujungpandang.

Hal itu disampaikan Penjabat (PJ) Wali Kota Makassar, Prof. Rudy Djamaluddin saat mengunjungi langsung SD Negeri Sudirman, Jumat (3/7/20).

Rudy didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Amalia Malik Hambali serta Kepala Dinas PU, Nirwan Niswan berkeliling dari kelas hingga toiletnya.

“Jadi kemarin kita mendapat keluhan tentang bangunan SD sudirman ini makanya kita langsung kunjungi. Sudirman sebagai salah satu sd favorit di Makassar ini memang tampak usang dan perlu diperhatikan sarana dan prasarana fasilitas pembelajarannya,” ucapnya.

Ia mengatakan ada langkah awal yang akan diambil oleh pemerintah yakni dengan meminta tim dari Dinas PU untuk melakukan audit tekhnis.

“Apakah secara tekhnis ini bangunan masih bagus atau sudah wajar dibenahi. Tapi kita memang akan lebih fokus ke infrastrukturnya,” jelasnya.

Namun menurut Prof Rudy, pembenahan ini perlu. Karena, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan upaya mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan peranan strategis yang dimiliki oleh pendidikan.

“Dan itu bisa dimulai dari kondisi baik dari sarana dan prasarana yang diberikan kepada guru dan peserta didik,”pungkasnya. (*).

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pj Wali Kota Makassar Apresiasi GP Ansor Terlibat Beri Edukasi Covid-19 ke Warga

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaludin mengapresiasi keterlibatan semua pihak secara bahu membahu melibatkan diri dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Makassar. Karena itu Ia pun terlihat sangat merespon ketika GP Ansor Sulsel dan Makassar hadir menyatakan kesediaan untuk membangun sinergi dengan pemerintah kota melawan pandemi tersebut.

“Tidak bisa selesai Covid ini kalau kita tidak bergerak secara bersama-sama. Dengan kehadiran GP Ansor tentu kita bersyukur dalam artian upaya-upaya kita dalam mengedukasi masyarakat terkait Covid-19 bisa dilakukan lebih massif lagi,” ucapnya di Posko Induk Covid-19 Kota Makassar, Kamis (2/7).

Menurut Rudy peningkatan kasus Covid di Makassar disebabkan ketidakpatuhan masyarakat. Namun lebih dari itu, Ia menyebut faktor lain dikarenakan banyaknya masyarakat yang tidak memahami dengan benar terkait Covid, dampak jika terkena, dan bagaimana agar terhindar dari virus tersebut.

Padahal Covid bisa menjangkiti siapa pun tanpa kenal usia dan tempat. Olehnya itu memang dibutuhkan keterlibatan semua kalangan, termasuk organisasi kepemudaan, yang kata Rudy bisa memberi edukasi dengan cara dan pendekatan masing-masing.

Dengan catatan, lanjutnya tetap mengedepankan budaya-budaya santun dan kesopanan serta tidak menekan masyarakat dalam memberikan edukasi. Harus lebih memahami karakter lokal Bugis-Makassar siapakatau, sipakalebi, dan sipakainge.

Ketua GP Ansor Sulsel Rusdi Idrus menyampaikan hal senada bahwa sinergi dengan pemerintah harus dibangun. Apalagi dalam situasi pandemi covid 19, semua komponen harus bahu membahu bekerjasama, mematuhi protokol kesehatan serta senantiasa menjaga kebersihan.

Demikian pula GP Ansor mendorong tokoh agama atau pun pondok pesantren untuk berkontribusi dalam penanganan dengan memberi edukasi Covid-19. Selain itu juga melibatkan relawan psikolog yg bisa memberikan bimbingan konseling, agar keluarga korban tidak mengalami trauma dan juga tidak dikucilkan oleh masyarakat sekitar.

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Djamaluddin Perintahkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Lebih Responsif Terhadap Pengaduan Warga

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin tidak main-main dalam melawan wabah Covid-19 di Makassar. Didepan sejumlah pimpinan OPD, Rudy menegaskan agar tim yang tergabung di dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar harus lebih responsif terhadap pengaduan masyarakat, khususnya dalam menangani setiap situasi darurat yang dialami oleh warga.

“Kita harus memastikan setiap keluhan masyarakat agar langsung segera direspon dengan cepat, harus ada petugas yang selalu mengangkat telepon setiap ada pengaduan dari masyarakat, harus ada mobil ambulans yang selalu bersiaga melayani situasi darurat serta kebutuhan penting lainnya yang terkait penanganan Covid-19 ” tegas Rudy saat berbicara di depan sejumlah pimpinan OPD di Posco Covid-19 Makassar jalan Nikel Raya, Kamis (2/7/2020).

Dalam instruksinya, Rudy menekankan kepada seluruh pimpinan OPD untuk menunjukkan keseriusannya dalam penanganan Covid di Makassar.

“Saya tidak ingin kita bekerja seremonial namun hasilnya tidak ada. Tidak perlu ada pencitraan dipublik seakan- akan kita siap bekerja namun kenyataannya tidak sesuai. Makanya yang paling penting adalah betul-betul kerja untuk masyarakat, karena yang dibutuhkan adalah kerja yang tulus dan ikhlas untuk mengabdi” lanjutnya.

Rudy mengaku akan melakukan pengawasan secara langsung terhadap kinerja pegawai, khususnya pelayanan publik di Posko Covid-19.

“Saya akan rutin mengecek kondisi posko ini setiap saat secara acak, mungkin pagi-pagi sekali, atau tengah malam. Harus ada petugas dari masing-masing unit kerja yang standby dan siap merespon setiap kondisi yang terjadi dilapangan. Intinya jika ada pelayanan yang tidak jalan di posko ini, maka minta maaf saja, pasti saya akan evaluasi kinerja” ujarnya.

Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali mengatakan telah memasang nomor layanan pengaduan masyarakat khususnya yang terkait dengan penanganan Covid-19.

“ Selain call Center 112, kita juga memasang dua Hotline pengaduan Covid-19 di posko yakni 04114095738 serta 0411437693” ujar Ismail.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Bahas Protokol Kesehatan, Pelaku Usaha Temui Penjabat Walikota Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali kota Makassar Prof Rudy Djamaludin tekankan penerapan protokol kesehatan ketat saat pengoperasian pusat perbelanjaan di kota Makassar. Hal ini di utarakan Prof. Rudy saat berlangsung audiens dengan pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kota Makassar, di ruang kerjanya lantai dua kantor Balaikota Makassar, Rabu (1/7/ 2020).

Prof. Rudy Djamaludin berucap saat ini pemerintah kota Makassar telah mengambil langkah kebijakan untuk memulihkan efek sosial dan perekonomian. Menurutnya langkah ini harus berjalan seirama antara penanganan covid dengan pemulihan ekonomi.

“Kalau kita menangani covid harus seirama dengan pemulihan ekonomi karena kalau krisis tentunya akan sulit ditangani. Langkah yang kita ambil harus nyata, penanganan covid dan pemulihan ekonomi harus jalan dua duanya oleh karena kita ambil perimbangan yang utama, itu yang sementara kita godok aturannya,” Jelas Prof Rudy.

Prof Rudy mengatakan saat ini pemerintah melibatkan tingkat RW RT memutus mata rantai covid 19. Pihaknya yakin dengan melibatkan seluruh unsur di tingkat bawah dapat menekan transfer penularan covid dari orang ke orang.

“Kita akan memberikan reward kepada RT RW yang mampu mengendalikan penyebaran virus, dan membawa wilayahnya menjadi zona hijau” tegasnya.

Prof Rudy menghimbau kepada seluruh pengelola pusat perbelanjaan untuk berperan aktif patuh pada kebijakan pemerintah terus mengedukasi masyarakat secara massal menerapkan protokol kesehatan.

“Kita himbau kepada pengelola usaha agar memasang layar monitor paling sedikit setiap dua jam dilakukan pemberitahuan atau pengumuman mengenai penerapan protokol juga memberikan pemahaman bahwa covid bukanlah suatu aib,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kota Makassar, Hairun Hamzah Siregar menjelaskan kunjungannya untuk berkordinasi mengenai kebijakan pengoperasian pusat pusat perbelanjaan di kota Makassar.

“Pada masa pandemi ini kami dari APPBI berusaha menjadi partner pemerintah kota Makassar untuk mengambil peran dalam memutus mata rantai pandemi covid 19. Kita berkordinasi terkait kebijakan pemerintah kota Makassar dalam melaksanakan penerapan protokol kesehatan seperti di mal – mal yang acap kali dikunjungi warga untuk berbelanja sekaligus sebagai tempat hiburan,” ujarnya

Menurut Hairun dalam pengoperasiannya pusat pusat perbelanjaan telah menerapkan protokol kesehatan dibantu oleh satpol PP dan satuan tugas percepatan pemulihan covid 19 melakukan edukasi kepada pengunjung.(jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy: Di HUT 74, Polri Semakin Dewasa dan Profesional

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menyebut institusi Kepolisian Republik Indonesia semakin dewasa dan profesional dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal ini ditegaskan Rudy usai menjadi peserta upacara hari Bhayangkara Ke-74 secara virtual di Kantor Polrestabes Makassar yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H.Joko Widodo, Rabu (1/7/2020). “ Institusi Kepolisian semakin dewasa dan profesional. Hari ulang tahun Bayangkara yang ke 74 kali ini mengambil tema yang sangat cerdas, yakni “Kamtibmas kondusif, masyarakat semakin produktif”. Kita berharap kinerja kepolisian semakin baik kedepan dalam menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.” ujar Prof Rudy usai mengikuti upacara secara virtual.

Rudy juga berharap semangat yang diemban oleh Polri menjadi semangat bersama dalam membangun bangsa dan peradaban kedepan.

“Secara khusus, saya juga ingin menyampaikan selamat dan terima kasih kepala Polri yang telah banyak membantu Pemerintah kota Makassar, termasuk bersama melawan pandemi ini di Kota Makassar” lanjutnya.

Dalam upacara ini, juga hadir sejumlah Muspida, diantaranya Kapolrestabes Makassar, Bapak Kombes Pol. Yudhiawan, Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto SE, Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, serta Kepala Kajari Makassar Nurni Farayanti. (jalu)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Biarkan Jenazah Covid Diambil keluarga, Direktur Rumah Sakit Umum Daya di Nonaktifkan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin secara resmi menonaktifkan Direktur Utama RSUD Daya, Dokter Ardin Sani dan menunjuk Drg. Hasni selalu pelaksana harian. Hasni sebelumnya menjabat Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Daya.

Keputusan tegas ini diambil Rudy menyusul terjadinya pembiaran pengambilan jenazah berstatus Positif Covid-19 oleh keluarga nya pada hari Sabtu (27/6/2020) di rumah sakit pemerintah tersebut.

Asisten Pemerintahan yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid-19 Makassar, Sabri memberikan keterangan terkait keputusan ini di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Selasa (30/6/2020).

“Keputusan ini diambil oleh Pak Wali setelah melalui pertimbangan yang matang, dimana protokol kesehatan yang berlaku hukumnya wajib untuk ditegakkan ditengah masyarakat. Apalagi saat ini pandemi Covid-19 di Makassar semakin hari semakin meningkat” ujar Sabri yang didampingi oleh Asisten II, Sittiara, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Naisya Tun Azikin, serta Kepala Bappeda, Andi Khadijah Iriani.

Menurut Sabri, kebijakan ini sebagai penegasan bahwa upaya mengambil jenazah yang berstatus positif Covid-19 itu sangat tidak di tolerir, sekalipun ada alasan-alasan teknis yang disampaikan oleh pihak keluarga bersangkutan.

“Apalagi pembiaran itu dilakukan oleh seorang Kepala Rumah Sakit Pemerintah yang notabene sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, Ini tidak boleh terjadi dirumah sakit lain, baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta. Kita harus mengajarkan kepada masyarakat mengenai protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Jika dibiarkan, sama artinya jika pemerintah telah melonggarkan aturan-aturan yang telah di tetapkannya sendiri” katanya lagi.

Menyusul kejadian tersebut, Sabri mengingatkan kepada siapa saja, termasuk pimpinan OPD, camat atau lurah untuk serius melakukan penanganan Covid dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan yang berlaku.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Rossy Timur Gantikan Masniawati Jabat Ketua TP PKK Kota Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Tongkat kepemimpinan Ketua TP PKK Kota Makassar kini beralih di pundak Rossy Timur Wahyuningsih yang sebelumnya di jabat Masniawati Z Yusran. Pergantian pejabat ini di lakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (30/6/2020).

Di saksikan langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Lies F Nurdin bersama Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin, serah terima jabatan di gelar dan di hadiri oleh Muspida Prov Sulsel beserta para Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Makassar.

Lies F Nurdin dalam sambutannya meminta agar Ketua TP PKK Kota Makassar yang kini di jabat Rossy harus lebih giat lagi bersinergi dengan Pj Wali Kota dan juga jajaran di bawah agar eksistensi PKK dapat turut membantu pemerintah,terlebih saat penanganan virus covid-19.

“Sinergikan program PKK dengan program Pj Wali Kota dan harus aktif turun ke lapangan. Ajak Ketua TP PKK Kecamatan untuk turut serta memerangi covid-19 yang kini masih berlangsung. Tugas kita mengedukasi warga dan kita harus patuh dan taat pada protokol kesehatan agar pandemi segera berakhir”, ungkapnya.

Di tempat yang sama Pj Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menyampaikan terima kasih kepada Andi Masniawati Z Yusran atas sumbangsih, karya dan pemikiran yang diberikan untuk kesejahteraan masyarakat Kota Makassar selama menjabat.


“Kami tetap memohon bimbingan dan arahan dari ibu, khususnya terkait pelaksanaan program-program pemberdayaan kemasyarakatan di Makassar” ujar Rudy kepada Masniawati.

Menurutnya, di situasi pandemi ini, peran dan tanggungjawab ibu-ibu sangat penting untuk ikut mengedukasi keluarga dan juga lingkungan sekitarnya tentang protokol kesehatan demi mempercepat penanganan Virus Covid-19.

“Insya Allah, kita akan memberikan dukungan yang maksimal terhadap seluruh program kerja TP PKK dan Dekranasda Kota Makassar, khususnya yang terkait penanganan Covid-19 dan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Makassar” ujarnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kota Makassar, Rossy Timur Wahyuningsih yang baru saja di lantik mengajak semua Ketua TP PKK Kecamatan agar kompak dan bersama menyukseskan program pembangunan pemerintah dengan menghadirkan kreasi dan inovatif.

“Wabah Covid-19 adalah panggilan kemanusiaan kepada siapa saja untuk saling peduli. Mari kita fokus untuk memberikan bantuan melalui program-program kita, termasuk menggeliatkan kembali UMKM agar ekonomi mereka bisa bertumbuh” ujar nya.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Harap Peserta KKN Jadi Aktor Pengendalian Covid 19

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Penjabat (PJ) Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menerima peserta KKN gelombang 104 Universitas Hasanuddin (UH) secara online, di Rujab Wali Kota Makassar, Selasa (30/6/20).

Sebanyak 1.085 peserta ini akan menyebar di seluruh Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Rudy menyebutkan momentum KKN merupakan momentum pengabdian. Namun, kali ini berbeda, peserta kkn harus bertempur dengan sesuatu yang tidak terihat, yakni Virus Covid 19.

Ada tiga hal yang ditekankan Rudy kepada para peserta KKN yakni bisa menumbuhkan kepatuhan masyarakat terhadap penegakan protokol kesehatan, mengedepankan kejujuran masyarakat terhadap kesehatannya serta bersama-sama salong menjaga Kota Makassar.

Karenanya, dia berharap agar peserta KKN ini bisa menjadi salah satu aktor untuk pengendalian pemutusan rantai penyebaran covid 19 ini.

“Melawan Covid ini susah-susah gampang. Membuat orang patuh itu agak sulit. Saya fikir 1.085 peserta KKN ini sudah memiliki bekal tentang bagaimana bisa menegedukasi masyarakat baik secara online ataupun offline untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Mahasiswa ini saya pikir bisa jadi aktor disetiap RT. Karena mahasiswa itu juga agen of change,” ucapnya.

Rudy juga memberikan semangat kepada para peserta KKN untuk terus menjadi pendorong dengan semangat juang tinggi.

“Pemkot Makassar memberi dukungan penuh kepada para peserta KKN yang akan menjalankan tugasnya selama 30 hari kedepan. InsyaAllah, camat dan lurah serta RT/RW akan bekerjasama. Karena yang terpenting hari ini bagaimana saling bahu membahu memutus rantai covid,” jelasnya.

Rudy pun percaya kegiatan pengabdian ini akan berjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang luar biasa bagi Kota Makassar utamanya untuk pengendalian Covid 19. (*).

source : Humas Kota Makassar

read more
DaerahNews

Senin Perdana, Rudy Sowan ke Muspida Kota Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Dalam rangka mewujudkan sinergitas menjalankan roda pemerintahan di kota Makassar ke depan, Pj Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin, pada Senin perdananya sejak ia dilantik melakukan sowan ke Musyawarah Pimpinan Daerah se Kota Makassar.

Rudy menemui pimpinan Muspida di kantornya masing-masing di sela-sela agenda kerja yang dilakukannya. Dimulai dengan pertemuan bersama Kapolrestabes Makassar, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol, Yudhiawan, Kepala Kejaksaan Negeri, Nurni Farahyanti, Komandan Kodim 1408 BS, Andriyanto, dan terakhir menemui Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo.

Bersama Komandan Kodim 1408 BS Aryanto

“Kota ini tidak mungkin dibangun hanya dengan Pj Wali Kota, hanya dengan Pemerintah Kota. Karena pemilik kota ini adalah masyarakat Makassar. Makanya kami mendatangi semua, tolong beri kami masukan, apa yang terbaik untuk kota Makassar,” ucap Rudy di kantor DPRD Kota Makassar, Senin (29/6).

Bersama Kapolrestabes, Kombes Pol Yudhiawan
Rudy berbincang banyak hal terkhusus upaya penanganan pandemi Covid-19 yang kini menjadi musuh bersama itu.

Menurutnya tidak akan mungkin pandemi tersebut selesai jika penangannanya dilakukan secara parsial, melainkan semua unsur harus terlibat.

Semisal, anggota DPRD kata Rudy akan lebih efektif melakukan komunikasi dengan konstituennya untuk menerapkan protokol kesehatan ketimbang hanya sekedar imbauan dari pemerintah.

Bersama Kajari Makassar, Nurni Farahyanti

“Akan lebih mudah mereka berkomunikasi di masyarakat dibanding kita-kita di Pemkot. Karena mereka sudah punya ruang-ruang tersendiri, mereka punya rakyat. Jika ketua DPRD atau Wakil DPRD misalnya bilang semua anggotaku pakai masker maka pasti semua akan patuh, beda jika kami-kami ini yang meminta,” kata Rudy.

Di sinilah kata Rudy pentingnya sinergitas yang terbangun di semua stakeholder, baik di jajaran pemerintah maupun di dalam masyarakat itu sendiri. (*)

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 209 210 211 212 213 222
Page 211 of 222