close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Dua Perusahaan Jasa Telekomunikasi Sumbangkan Ratusan Sembako Di Posko Induk Covid 19 Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Posko Induk Covid 19 kembali menerima sejumlah paket bantuan sembako dari beberapa perusahaan jasa telekomunikasi wilayah makassar, untuk di distribusikan kepada warga kurang mampu yang berdampak covid 19.

Yang pertama PT. Telkom Indonesia wilayah Makassar dengan menyerahkan bantuan berkah ramadan berupa 250 paket sembako yang diserahkan secara langsung oleh Grand Manajer Wilayah Telkom Makassar Nuryadin Salama kepada kepala bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD kota Makassar.

Nuryadin mengatakan bantuan paket sembako tahap kedua ini adalah bantuan yang diperoleh melalui kumpulan point yang diperoleh dari aplikasi My indihome dan inisiatif karyawan Indihome sendiri untuk membantu meringankan warga yang kurang mampu.

“Sebelumnya pada bantuan tahap pertama kami telah menyerahkan sejumlah perlengkapan Alat Pelindung Diri, sedangkan untuk tahap kedua ini kami menyerahka paket sembako berjumlah 250 paket,” terangnya.

Sementara itu ditempat yang sama, sebanyak 270 bantuan paket sembako juga datang dari Indosat yang diserahkan langsung oleh GM VP- head of Sales Area Sulampua bapak Sugianto kepada Pj Walikota Prof. Yusran Yusuf.

Prof. Yusran berharap dengan adanya bantuan paket sembako dari kedua perusahaan jasa telekomunikasi ini dapat meringankan beban bagi saudara saudara kita yang kurang mampu ditengah wabah covid 19 yang melanda.

“Mudah mudahan dengan adanya bantuan sembako ini dapat bermanfaat bagi warga yang merasakan langsung dampak dari Covid 19,” terang Yusran

Adapun paket sembako yang diserahkan ke Posko Covid 19 berisi paket ikan Sarden, beras 5 kilo, Minyak Goreng , Tepung terigu, serta susu kaleng.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Rapat Persiapan Hari Raya Idul Fitri, Ulama Ikut Keputusan Pemerintah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Menghadapi Hari Raya Idul Fitri di tengah Pandemi Covid19, Pemerintah Kota Makassar tidak ingin mengambil keputusan secara serampangan.

Untuk itu, Pemkot Makassar mengundang berbagai kalangan baik dari Ulama, Tokoh Masyarakat, TNI Polri guna secara bersama membahas persiapan Hari Raya idul Fitri.

Pertemuan yang digelar di Ruang Sipakatau Kantor Walikota Makassar menghasilkan beberapa poin penting, yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan pada rapat selanjutnya.

“Pada umumnya para ulama mengatakan telah rindu dengan Masjid, namun pada dasarnya akan tetap mengikuti instruksi pemerintah,” ujar Pj Walikota, Prof Yusran Yunus, Minggu (17/05/2020).

Selain itu penekanan pada petunjuk teknis pun harus dilakukan, termasuk memastikan seluruh masyarakat memenuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan ataupun menggunakan hand sanitizer.

“Senin akan dilakukan rapat lanjutan bersama Pak Gubernur, keputusan final nantinya. Dalam mengambil keputusan ini, kita mendengarkan saran dan masukan dari berbagai pihak,” tegasnya.

read more
DaerahNews

Rapid Test Massal akan Dilakukan di 6 Kecamatan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Untuk menekan jumlah penyebaran virus Covid 19, Pemerintah Kota Makassar akan gelar Rapid Test Massal di enam kecamatan di Kota Makassar, diantaranya Kecamatan Rappocini, Tamalate, Panakukkang, Manggala, Ujung Tanah dan Kepulauan Sangkarrang.

Hal ini di tegaskan Penjabat Wali Kota Makassar, Prof. Yusran Yusuf saat memimpin rapat evaluasi PSBB di ruang Sipakalebbi, Kantor Balaikota Makassar, Sabtu (16/5/2020).

“Kita harus cepat menangani dan mendeteksi siapa-siapa saja yang positif agar tidak meluas dan cepat ditangani,” ujar Yusran saat memimpin rapat evaluasi.

Menurutnya, untuk Kecamatan yang pertama kali yang akan mengadakan rapid test adalah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Pasalnya, salah satu pulau didalamnya yakni Kepulauan Kodingareng telah terdeteksi 10 orang positif dari hasil test Swab.

“Ini urgent dan harus segera dilakukan agar virus tidak menyebar hingga satu pulau,” sambung Kadis Kesehatan Makassar, dr. Naisyah Tun Azikin yang juga hadir dalam rapat tersebut.

Untuk Kepulauan Kodingareng sendiri akan disediakan 2.000 alat test rapid.

“Kita lakukan secara bertahap. Di setiap kecamatan. Kita liat tingkat urgentnya dulu. Itu yang kita dahulukan,” sebut Naisyah.

Sementara, untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun ini akan diputuskan hari senin depan.

“Kita akan panggil para ulama dulu dan kita memutuskan secara matang. Kalau memang jadi shalat idul fitri kemungkinan besar akan dilaksanakan di lapangan saja. Kita tunggu info fixnya hari senin,” Tutup Prof Yusran. (*).

read more
DaerahNews

Empat hari Rapid Test di Pasar, 204 Pedagang Dinyatakan Reaktif

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Sebanyak 204 pedagang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil Rapid Test massal selama empat hari di 18 pasar induk di Kota Makassar. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisah Tun Asikin saat mendampingi Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf yang memantau pelaksanaan Rapid Test massal di Pasar Butung, Jumat (15/5/2020).

Menurut Naisah, selama empat hari Rapid Test massal di 18 pasar induk, sebanyak 204 pedagang yang dinyatakan reaktif untuk selanjutnya mengikuti program wisata covid di hotel.

“Di hari pertama Rapid Test massal itu sebanyak 21 yang reaktif, hari kedua 44 reaktif, hari ketiga 78 reaktif dan hari ke empat 61 reaktif, jadi total 204 yang reaktif. Hari ini ada empat pasar induk yang dilakukan pemeriksaan yakni Pasar Butung, pasar Sawah, Pasar Niaga daya dan pasar Mandai. Diantara 1.914 pedagang yang diperiksa ditemukan 61 pedagang yang reaktif” jelas Naisah.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Prof Yusran Jusuf saat memantau proses Rapid Test di Pasar Butung mengatakan bahwa langkah ini bagian dari upaya Pemkot Makassar untuk mendeteksi keberadaan virus agar segera dilakukan isolasi.

“Kita sudah siapkan rumah sakit untuk perawatan, dokter termasuk juga hotel untuk pasien yang tidak bergejala. Pekejaan Rumah kita hanya menemukan yang career. Fakta yang kita temukan, jika ada saudara kita yang terpapar virus kemudian segera dirawat secara medis itu kecenderungannya cepat sembuh, bahkan ada yang hanya tujuh hari sudah sembuh” ujar Yusran Jusuf saat dikonfirmasi.

Yusran Jusuf juga memastikan akan memberikan reward kepada masyarakat yang secara sukarela melaporkan diri jika merasa memiliki gejalaa atau mengakui pernah melakukan kontak.

“Jika kemudian hasilnya reaktif dan bersedia mengikuti program wisata Covid di hotel itu kita berikan reward berupa jaminan untuk keluarganya berupa pemenuhan kebutuhan sehari-hari selama masa isolasi” lanjutnya.

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Terima Bantuan APD, Pj Walikota : Kehadiran Aliyah Mustika, Pemberi Semangat Gugus Covid19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Hari pertama bertugas setelah dilantik sebagai Pj Walikota Makassar, Prof Yusran Yusuf, menerima kehadiran Anggota DPR RI, Aliyah Mustika Ilham, di Posko Covid19, Kamis (14/05/2020).

“Kehadiran ibu Aliyah Mustika Ilham, ditengah-tengah kita menjadi penyemangat bagi gugus covid19, dengan memberikan bantuan kemanusiaan berupa APD untuk
47 Puskesmas se kota Makasaar,” ujar Yusran Yusuf.

Menurutnya partisipasi dari berbagai kalangan, seperti yang dilakukan oleh ibu Aliyah Mustika Ilham hal yang patut diapresiasi, dikarenakan Pandemi Covid19, hanya dapat dihadapi jika seluruh elemen saling bahu membahu.

Hal senada diungkapkan Aliyah Mustika Ilham, Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat, dalam menghadapi pandemi ini janganlah saling menyalahkan, tetapi saling bahu membahu antara tingkat kab kota, provinsi, hingga pusat.

Bantuan APD yang diserahkan untuk 47 Puskesmas, dengan pertimbangan bahwa saat ini banyak masyarakat yang memeriksakan diri ke Puskesmas sehingga tenaga medis di Puskesmas pun layak mendapatkan perhatian untuk keselamatan mereka selama bertugas.

“Mari hargai dan hormati tenaga medis, dengan mendisiplinkan diri memakai masker, rajin mencuci tangan. Tidak ada yang tidak takut dengan virus ini, termasuk tenaga medis. Namun karena panggilan nurani, tugas dan tanggung jawab, mereka mempertaruhkan diri untuk kita. Hargai itu,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut pula, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan salam dari keluarga Ilham Arief Sirajuddin kepada Prof Yusran Yusuf atas dilantiknya sebagai Pj Walikota Makassar.

“Semoga dapat melaksanakan roda pemerintahan bekerja sama dengan SKPD ditengah Pandemi. Jangan longgarkan PSBB, semoga Pandemi ini segera berakhir,” ujar kader partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

Selain menyerahkan APD, masker, dan tissue disinfektan, Aliyah Mustika Ilham pun meneruskan titipan Kementrian Kesehatan selaku mitra Komisi IX DPR RI 20 kantong mayat.

“Saya sengaja tidak mengambil banyak, karena kita sama berharap tidak banyak korban dari pandemi ini. Selain itu, bantuan ini juga akan dibagikan untuk beberada daerah lainnya,” tutupnya.

source & photo : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Baru dilantik, Pj Walikota Makassar gelar rapat dengan forkopimda

LANGITKU NETWORSK, Makassar  – Usai dilantik siang ini, Rabu (13/5), Pj Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf langsung menggelar rapat dengan Forkompinda, di Posko Induk Covid 19 Jl. Nikel.

Yusran mengatakan, dalam rapat tersebut terdapat pokok-pokok pikiran kesepakatan. Setelah melakukan rapid test di kalangan Ojol, pasar, dan parkir, akan diperluas lagi ke kecamatan-kecamatan episentrum penyebaran covid-19 dengan melibatkan RT/RW.

“Itu kita lanjutkan. Dan ini kita harapkan selesai sebelum masa tanggap darurat ini berakhir,” katanya.

Kecamatan yang menjadi target adalah Panakkukang, Rappocini, Tamalate, dan Biringkanaya.

Untuk melanjutkan rencana tersebut, setidaknya kata Yusran, dirinya optimis bisa dijalankan dengan peralatan rapid test yang dibutuhkan sebanyak 1000-an. Sementara kondisi peralatan yang dimiliki saat ini tidaklah terlalu banyak kekurangan.


Ada pun mekanisme yang dilakukan diawali pengecekan suhu tubuh. Hasil scan yang terdeteksi diatas rata-rata akan segera dilanjutkan dengan rapid test. Jika hasilnya positif maka akan direkomendasikan untuk melakukan isolasi mandiri di Hotel Swiss Bell.

“Waktu pelaksanaannya tidak akan lewat dari minggu ini. Jadi kalau kita menemukan banyak, kita tidak perlu khawatir. Berarti itu mengindikasikan kita berhasil. Kita memang mencari pembawa atau carrier. Kalau itu semua kita dapatkan dan berhasil, artinya kita berhasil mengurangi kontak lokal penyebaran covid-19 ini,” pungkas Yusran.

Intinya kata Yusran hanya dua, memutus rantai dengan mencari orang yang penyebar dan mengobati orang yang sakit hingga sembuh.

Selain hal tersebut, Ia juga menyampaikan sekaitan dengan upaya ini, RT/RW yang dianggap berhasil mengamankan wilayahnya dari penyebaran akan mendapat reward langsung dari Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah.

source & photo : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

PD Inti Sulsel Dan Klenteng Xiang Ma Salurkan Bantuan 2500 Paket Sembako

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Walikota Makassar Iqbal Suhaeb bersama ketua pengurus Klenteng Xiang Ma Peter Gozal yang tergabung dalam himpunan Indonesia Tionghoa ( Inti) menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada pengurus Muhammadiyah, Nahdatul Ulama dan divisi tiga Kostrad Kariango.

Bantuan paket sembako yang diserahkan selanjutnya akan disalurkan kepada warga yang terdampak Covid-19 termasuk warga Muhammadiyah dan Nahdatul ulama, maupun warga disekitar markas divisi tiga kostrad.

Penjabat Walikota Makassar Iqbal Suhaeb memberikan apresiasinya kepada klenteng Xiang ma dan perhimpunan Indonesia tionghoa, karena menurut Iqbal bantuan paket sembako yang disalurkan sangat membantu warga yang tidak tersentuh bantuan sembako dari pemerintah, khususnya bagi warga daerah lain yang datang menetap dan bekerja di kota makassar namun tidak mempunyai KTP dan Kartu Keluarga.

“Kita ketahui banyak warga dari daerah lain yang kurang mampu datang dan mencari nafkah di kota Makassar, selama masa penerapan PSBB mereka tidak tersentuh bantuan apapun karena mereka tidak memiliki KTP maupun KK , jadi dengan adanya bantuan dari yayasan Klenteng Xiang Ma dan Inti dapat membantu pemerintah kota untuk menutup celah agar warga pendatang yang kurang mampu dapat memperoleh bantuan seperti ini,” ujar Iqbal usai menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan Muhammadiyah NU.

Sementara itu di tempat yang sama Ketua Pengurus Daerah Perhimpunan Indonesia Tionghoa, PD INTI Sulsel, Peter Gozal mengatakan bantuan paket sembako yang diserahkan jumlahnya ada 2500 paket dan di salurkan dalam dua tahap.

“Selain memberikan bantuan paket sembako tahap pertama yang jumlahnya seribu lebih kepada warga terdampak, termasuk warga muhammadiyah dan NU tanggal 17 nanti ada lagi tahap kedua yang jumlahnya juga seribu lebih untuk kita salurkan kepada warga kecamatan ujung Pandang Wajo namun yang utama kita tunggu datanya masuk agar bantuan yang diserahkan tidak double double,” terang Peter

Turut mendampingi Iqbal Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam Kasim Dan Camat Wajo Anshar Kalam. Serta seluruh pengurus perhimpunan PD himpunan Indonesia Tionghoa sulsel dan Yayasan Klenteng Xiang Ma.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal ajak penjual di pasar untuk lakukan rapid test

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memulai Rapid Test massal untuk seluruh pedagang pasar tradisional, juru parkir dan ojek online. Pada pelaksanaan hari pertama, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb berkeliling didalam pasar Pa’baeng-baeng mengajak dan membujuk para pedagang untuk di Rapid Test oleh sejumlah pegawai Dinas Kesehatan yang telah bersiaga sejak pagi di dekat jalan masuk gerbang pasar. Secara bergeliran, para pedagang terlihat mengantri di posko-posko Rapid Test untuk mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari pendataan, mengambilan sampel darah, pengujian Rapid Test hingga penyampaian hasil tes.

Iqbal Suhaeb berharap seluruh pedagang untuk sejenak menghentikan aktifitas transaksi jual belinya dan mengikuti Rapid Test yang digelar di sekitar pasar.

“Rapid Test ini untuk men screening penyebaran virus, apalagi kita disini hampir setiap saat berinteraksi dengan banyak orang. Jadi hanya sebentar saja, diambil darahnya dan hasilnya bisa keluar dalam waktu yang tidak lama, dan ini tidak dikenakan biaya” ujar Iqbal saat mendatangi satu persatu pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng, Selasa (12/5/2020).

Untuk Rapid Test massal ini, Iqbal menargetkan 6.943 pedagang dan 100 kolektor yang tersebar di 18 pasar tradisional, 2.068 Jukir, serta 10.000 Ojol, yang melibatkan 47 Puskesmas se kota Makassar, dan melibatkan lintas sektor terkait. Alat Rapid Test sendiri merupakan bantuan dari Pemprov Sulsel sebanyak 20.000 unit.

Selain di Pasar Pa’baeng-baeng, Iqbal juga mendatangi Puskesmas Tamalate untuk melihat proses Rapid Test yang ditujukan oleh para juru parkir.

“Alhamdulillah, hasil pantauan kita hari ini cukup baik, termasuk antusiasme warga yang melakukan pemeriksaan. Kita himbau para pedagang dan jukir yang belum agar mendatangi puskesmas yang terdekat dari tempat kerjanya agar lebih mudah, demikian pula penjual di pasar agar bergantian saat melayani pembeli supaya semua bisa melakukan tes” ujar Iqbal saat di konfirmasi oleh wartawan.

Pemerintah Kota Makassar gelar Rapid Diagnostic Test (RDT) secara Massal selama 4 hari, terhitung 12-15 Mei 2020. RDT yang digelar menetapkan target screening bagi pedagang pasar, pengemudi ojek online (Ojol) dan juru parkir (Jukir).

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pemkot Makassar Gelar RDT Massal Bagi Pedagang Pasar, Ojol, dan Jukir

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar gelar Rapid Diagnostic Test (RDT) secara Massal selama 4 hari, terhitung 12-15 Mei 2020.

RDT yang digelar menetapkan target screening bagi pedagang pasar, pengemudi ojek online (Ojol) dan juru parkir (Jukir).

“Pedagang pasar, ojol, dan jukir dijadikan sebagai target screening dikarenakan bekerja di tempat umum, sehingga potensi terpapar lebih besar. Dengan adanya RDT Massal ini diharapkan mampu mendeteksi lebih dini penyebaran virus Corona,” ujar Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Adapun target dari RDT Massal kali ini yakni 6.943 pedagang dan 100 kolektor yang tersebar di 18 pasar tradisional, 2.068 Jukir, serta 10.000 Ojol, yang melibatkan 47 Puskesmas se kota Makassar, dan melibatkan lintas sektor terkait.

“Untuk rapid test di Makassar, kita mendapat bantuan dari Pemprov sebanyak 20.000 rapid test,” lanjutnya.

Untuk pasar tradisional, akan dilakukan dalam beberapa tahapan di bawah koordinasi PD Pasar.

Adapun jadwal kegiatan untuk RDT di pasar tradisional, tanggal 12 Mei meliputi pasar sambung jawa, pasar parang tambung, pasar pabaeng-baeng, pasar pabaeng-baeng timur.

Tanggal 13 Mei RDT digelar si Pasar Makassar mall, pasar Kalimbu dan kerung-kerung, pasar mamajang dan maricaya, serta pasar kampung baru

Tanggal 14 Mei, akan disasar pedagang yang berjualan di pasar terong, pasar panampu, pasar cendrawasih, serta pasar Panakukang.

Tanggal 15 Meki, digelar di pasar butung, pasar sawah, pasar mandai, serta pasar niaga daya.


Sedang untuk Jukir akan digelar di pada tanggal 14-16 Mei di 14 Puskesmas, bekerja sama dengan PD Parkir. Jukir cukup membawa identitas dan surat panggilan yang telah dikeluarkan oleh PD Parkir dan ditunjukkan kepada petugas medis di Puskesmas.

Demikian pula bagi pengemudi Ojek Online akan digelar pada tanggal 16-19 Mei, bekerja sama dengan Gojek. Pemeriksaan digelar di 47 Puskesmas se kota Makassar, dengan menunjukkan identitas serta menunjukkan surat pengantar melalui aplikasi gojek.

“Berharap melalui RDT Massal ini, dapat banyak membantu upaya percepatan pemutusan rantai Covid19,” tutup Iqbal Suhaeb.

read more
DaerahNews

PDAM Makassar Serahkan Bantuan 1000 Sembako

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Makassar, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar menyerahkan bantuan 1000 sembako untuk warga Makassar yang terdampak wabah virus Covid-19. Bantuan tersebut diserahkan ke Posko Induk Covid 19, dan diterima secara langsung oleh Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, Senin (11/5/2020).

“Semoga saja ini bisa membantu warga Makassar yang kini sedang kesulitan akibat virus yang masih mewabah hingga saat ini” ujar Asdar Ali, Direktur Keuangan PDAM.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan PDAM kali ini merupakan bantuan gelombang ketiga, dimana yang pertama sebanyak 500 paket sembako yang disalurkan pada awal-awal virus mewabah di Makassar. Selain itu, pada tahap kedua PDAM juga menyumbangkan Alat Pelindung Diri (APD) yang 130 buah.

Selain bantuan tahap ketiga tersebut, PDAM juga memberikan keringanan pembayaran bagi para pelanggan.

“Untuk R1 dan R2, selama bulan April, Mei, dan Juni, pembayaran air kita gratiskan. Mereka adalah rumah tangga sederhana dan sangat sederhana. Sedangkan untuk rumah susun yang dikelolah oleh pemerintah, diberikan diskon 50 persen,” lanjutnya.

Hal ini dikarenakan PDAM sangat menyadari adanya penurunan kemampuan membayar dari warga sebagai dampak dari Covid 19.

Selain itu, PDAM juga telah membagikan 100 alat cuci tangan portabel, yang disebar disejumlah fasilitas umum di kota Makassar “Setiap hari alat cuci tangan tersebut kita kontrol, baik pengisian airnya maupun ketersedian sabun cairnya, demi memastikan tidak ada yang kosong, sehingga memudahkan warga yang ingin mencuci tangan” jelasnya.

Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, saat menerima bantuan 1000 sembako dari PDAM Makassar, menyampaikan terima kasih.

Bantuan ini akan disalurkan kepada warga Makassar secepat mungkin.

“Akan kita bagikan kepada warga Makassar yang terdampak, yang selama ini tidak mendapatkan bantuan apapun dari berbagai program bantuan pemerintah yang ada . Semisal yang tidak berKTP Makassar, ataupun yang awalnya tidak tercatat sebagai warga meskin namun karena diPHK menjadikan mereka menjadi kurang mampu,” ujarnya.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
1 220 221 222 223 224 227
Page 222 of 227