close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Gubernur temui Pj Walikota di Posko Covid 19 Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mendatangi Posko Covid-19 Kota Makassar, jalan Nikel Raya, Makassar, Selasa (28/4/2020). Kehadiran Nurdin di sambut langsung Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama Sekkot Makassar, M Ansar serta Kadis Kesehatan, Naisyah Tun Azikin. Nurdin mengecek sejumlah aktiftas didalam posko dan menanyakan sejumlah perkembangan data yang terpampang di monitor data.

“Kita ingin memastikan seluruh warga yang berstatus OTG dan ODP yang ada di Makassar agar dikarantina di hotel yang sudah kita siapkan. Sebelum melakukan transmisi ke orang yang sehat, kita harus segera bisa hentikan pergerakannya dengan cara karantina, karena walaupun di isolasi dirumah, itu masih tetap memungkinkan untuk keluar dan berinteraksi dengan yang lain, inikan berbahaya. Jauh lebih efektif jika karantina di hotel, kita berikan gizi yang lebih bagus, kita tingkatkan imunnya agar virus bisa segera di kalahkan”ujar Nurdin Abdullah saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media.

Menurut Nurdin, pihaknya saat ini mempersiapkan sejumlah hotel bagi pasien OTG dan ODP untuk karantina, termasuk hotel untuk para tenaga medis.

“Saat ini kami siapkan Hotel SwissBell dan juga Sheraton untuk pasien OTG dan ODP. Sedangkan untuk dokter dan tenaga medis lainnya kita persiapkan Hotel Grand Sayang untuk di tempati. Tadi saya sudah minta Pak Wali (Iqbal Suhaeb) agar segera yang berstatus OTG dan ODP untuk di masukkan dalam daftar karantina di hotel. Jadi jangan dianggap penyakit ini sebagai aib, karena yang ingin kita karantina itu virusnya agar cepat hilang dan tidak bisa menyebar lagi” jelasnya.


Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan saat ini terdapat delapan puluh orang yang dinyatakan positif berdasarkan hasil Rapid test massal yang dilakukan beberapa waktu lalu diseluruh puskesmas yang ada di Kota Makassar.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, kita akan upayakan segera warga kita yang selama ini melakukan isolasi mandiri dirumahnya untuk di pindahkan ke hotel yang sudah disiapkan. Termasuk juga yang dinyatakan positif saat Rapid test kemarin akan kita lanjutkan dengan Swab, dan jika masih positif langsung kita arahkan untuk karantina di hotel. Kita juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang sebagian besar sudah menunjukkan kepatuhannya menjalankan aturan PSBB hingga hari ini. Bahkan dimasjid-masjid yang awalnya dilaporkan masih melakukan aktiftas ibadah berjamaah juga sudah menghentikan untuk sementara waktu. Kita akan terus mengoptimalkan penegakan PSBB secara represif demi menghentikan virus ini di Makassar sesuai harapan Pak Gubernur agar Sulsel bisa menjadi yang pertama terbebas dari Covid-19” ujar Iqbal.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pengurus masjid di Makassar terancam pidana jika gelar tarwih

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar menyatakan sikap tegas terhadap penerapan aturan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya aktifitas di rumah ibadah. Kapolrestabes Makassar, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Yudhiawan menegaskan akan melakukan upaya hukum terhadap pengurus rumah ibadah yang masih bersikeras menggelar kegiatan di rumah ibadah masing-masing.

“Dalam UU karantina hingga perwali tentang PSBB sangat jelas aturannya terkait penghentian kegiatan keagamaan, baik itu di masjid, gereja, Pura, Vihara, klenteng. Terkait pelaksanaan tarawih, mengingat ini bulan Ramadhan, kita akan tegas memberikan surat teguran kepada pengurus masjid yang masih menggelar aktiftas di masjid, baik tarawih dan lainnya. Di dalam surat teguran sudah kita cantumkan jenis sanksi jika masih dilakukan kegiatan” ujar Kombes Pol. Yudhiawan usai mengikuti rapat evaluasi PSBB terkait aktifitas di bulan Ramadhan di Posko Covid-19 Kota Makassar, Minggu (26/4/2020).

Yudhiawan yang juga merupakan Wakil Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar memaparkan jenis hukuman pidana terhadap pelanggar aturan PSBB di Makassar.

“Sanksi pidananya jelas, penjara maksimal satu tahun, serta denda seratus juta rupiah. Jadi tindakan pertama yakni teguran, kemudian jika masih dilaksanakan akan dipanggil pengurusnya dan kami proses sesuai aturan hukum yang berlaku” tegas Yudhiawan. Pihaknya juga mengaku akan memberikan tindakan tegas kepada pengguna jalan yang masih melanggar, termasuk konvoi kendaraan dan balapan liar.


Sementara itu dalam rapat evaluasi PSBB yang dipimpin Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama para camat se kota Makassar serta pengurus organisasi keagamaan Islam seperti MUI, NU, Muhammadiyah, Wahdah, DMI disepakati untuk tidak lagi menggelar aktifitas ibadah di masjid selama pemberlakukan PSBB di Kota Makassar.

“Alhamdulillah semua tadi sepakat bahwa tidak ada lagi aktifitas ibadah dimasjid selama PSBB, daan akan dilakukan tindakan hukum bagi yang masih melanggar. Kita juga meminta kepada seluruh ASN di Pemkot Makassar yang saat ini melakukan WFH agar aktif menyampaikan ke tetangganya terkait pelaksanaan aturan-aturan PSBB sehingga sosialisasi yang dilakukan bisa lebih terjangkau diseluruh kantong-kantong masyarakat”jelas Iqbal.

Dihari ketiga pelaksanaan PSBB, Iqbal menyebut tingkat kedisiplinan warga telah mencapai 75 persen dan akan terus dilakukan tindakan-tindakan tegas dilapangan jika ada yang melanggar. “Terkait kesalahpahaman terhadap izin salah satu toko aksesoris handphone, itu sudah kita perbaiki. Rupanya kemarin ada tim kita yang mempersepsikan itu bagian dari yang dikecualikan, sehingga dikeluarkan izin. Surat pencabutan izinnya sudah saya tantatangani, jadi sudah tidak boleh lagi beroperasi” tegas Iqbal.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Iqbal Suhaeb turun temui warga agar tarwih di rumah

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb terus berkeliling menemui warga untuk meminta mematuhi seluruh aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar. Seperti yang terlihat di Posko Covid-19 Kecamatan Ujung Tanah, Sabtu Malam, 25 (4/2020), Iqbal terlihat menemui para pengurus masjid diwilayah tersebut untuk memberikan penjelasan mengenai esensi pelarangan sementara untuk tidak melakukan aktifitas Shalat Tarawih berjamaah di masjid dan dipindahkan dirumah masing-masing .

“Sebagai seorang muslim, tentu saja saya juga memiliki keinginan yang begitu besar untuk datang shalat berjamaah di masjid, apalagi di bulan Ramadhan seperti ini. Namun Islam juga meminta kita untuk mengutamakan keselamatan jiwa kita semua. Kita tentu tidak ingin situasi ini berlarut-larut, makanya kita harus lawan dengan menghentikan penyebarannya dengan cara tinggal dirumah saja dulu, beribadah dirumah, Insya Allah pahalanya tidak akan berkurang. Kurangi pergerakan diluar rumah, kurangi melakukan interaksi secara fisik, itulah sebenarnya esensi terdalam PSBB yang kita terapkan ini. Jika kita masih saja berkumpul, berjamaah di masjid, maka semua pengorbanan yang kita lakukan selama ini akan sia-sia. Virus akan semakin mudah menyebar ketika kita berkumpul. Insya Allah, jika pandemi ini telah berlalu di kota kita, maka kehidupan sehari-hari tentu akan normal kembali, termasuk beribadah secara berjamaah di masjid” ujar Iqbal saat berbicara.

Tudang Sipulung yang digelar tersebut merupakan langkah persuasi yang dilakukan Iqbal bersama dengan sejumlah pengurus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Makassar. Selain Iqbal juga hadri Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto SE, Camat Ujung Tanah Andi Unru, serta sejumlah lurah diwilayah tersebut.

Sementara itu ditempat yang sama, Camat Ujung Tanah Andi Unru mengaku terus bekerja menemui pengurus-pengurus masjid untuk meminta agar sementara waktu tidak melakukan aktifitas ibadah Tarawih di masjid masing-masing dan meminta kepada warganya untuk beribadah di rumah saja selama virus Covid-19 masih mewabah di Kota Makassar.

“Memang masih ada beberapa yang melakukan shalat Tarawih di masjid, makanya ini yang kita datangi dan mengajaknya untuk mematuhi aturan PSBB. Alhamdulillah tadi sejumlah pengurus masjid sudah menyatakan komitmennya untuk mematuhi aturan ini dan untuk sementara tidak melaksanakan ibdah Tarawih di masjidnya masing-masing. Sebagai muslim, saya sangat paham ini tidak mudah, namun dalam Islam pun kita diminta untuk menghindari hal yang bisa membahayakan jiwa saudara-saudara kita. Insya Allah, jika kita melakukan disiplin secara bersama mematuhi aturan PSBB, yakinlah penyebaran virus ini akan bisa kita hentikan” jelasnya.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Sehari jelang PSBB, pemkot Makassar lakukan rapid test massal

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menggelar rapid test massal di seluruh Puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar, Kamis (23/4/2020). Tes ini dilakukan sehari sebelum pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua minggu lamanya. Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb melakukan pemantauan secara langsung di dua Puskesmas berbeda, yakni Puskesmas Makkasau dan Puskesmas Jongaya. Dalam pemantauan tersebut, Iqbal menyapa sejumlah warga yang antri menunggu giliran untuk dilakukan pengambilan sampel darah.

“Kami siapkan sepuluh ribu alat Rapid test di seluruh puskesmas kita secara gratis. Kami persilahkan kepada warga yang merasa pernah melakukan kontak dengan penderita, PDP atau pernah melakukan perjalanan jauh akhir-akhir ini. Silahkan datang me, yang positif ada temannya, keluarganya, termasuk yang selama ini merasa ragu-ragu apakah terjangkit atau tidak, silahkan datang ke puskesmas untuk diperiksa” ujar Iqbal kepada sejumlah wartawan.

Menurut Iqbal, tes ini dilakukan sehari sebelum Ramadhan mengingat kecenderungan warga yang biasanya ragu melakukan pemeriksaan darah saat sedang menjalankan ibadah puasa.

“Ini kita lakukan untuk mengidentifikasi lebih cepat warga kita yang telah terpapar agar bisa segera dilakukan isolasi. Saat ini penyebaran yang banyak terjadi adalah Local Transmission yang dilakukan oleh Orang Tanpa Gejala (OTG). Ini yang berbahaya jika tidak segera kita temukan untuk diisolasi”jelasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menjelaskan bahwa Rapid test itu merupakan hasil pengadaan yang bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kota Makassar tahun 2020.

“Kita sudah melakukan pengadaan rapid Test sebanyak 7200 buah untuk tahap pertama dari total 25 ribu yang akan kita adakan. Selain itu, kita juga telah mendapat bantuan dari Pemerintah Propinsi Sulsel sebanyak 3000 buah. Inilah yang kita gunakan untuk melakukan pemeriksaan hari ini” jelas Naisah.

Dalam pemantauan di dua puskesmas, terlihat antusiasme warga yang datang mengantri untuk melakukan pemeriksaan. Mereka cukup memperlihatkan KTP untuk diregistrasi serta nomor telepon untuk dihubungi saat hasil tes telah keluar.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Lintasarta Bantu Warga Yang Terdampak Covid 19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Lintasarta yang merupakan perusahaan penyedia jasa komunikasi data, internet dan IT Services di Indonesia ikut memberikan kepeduliannya dengan menyumbangkan kebutuhan pokok, masker dan Alat Pelindung Diri (ADP) kepada warga Makassar yang paling terdampak. Selain itu, Lintasarta juga memberikan fasilitas internet gratis disejumlah ruang publik, termasuk pusat pelayanan, baik itu di Posko Covid-19 Kota Makassar, termasuk juga layanan internet dan CCTV di ruang perawatan pasien Covid-19 di RSUD Kota Makassar.

Bantuan ini diserahkan langsung Senior Manager Sulawesi Maluku Papua, Baginda PH Simbolon kepada PJ Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb di Posko Covid-19 Kota Makassar di jalan Nikel Makassar, Rabu (22/4/2020).

“Ini bentuk kepedulian Lintasarta kepada warga kita yang kini sedang berjuang bersama melawan Virus Covid-19 di Makassar. Tentu saja bantuannya sangat kami apresiasi dan memang sangat dibutuhkan oleh warga kita. Bukan hanya itu, selama ini Lintasarta sudah banyak mendukung perjuangan kita khususnya dalam menyiapkan fasilitas-fasilitas teknologi yang mendukung kerja-kerja di gugus tugas, baik itu internet disejumlah tempat termasuk fasilitas CCTV disetiap ruangan pasien Covid-19 di RSUD Daya”ujar Iqbal kepada wartawan usia menerima bantuan.

Sementara itu ditempat yang sama, Senior Manager Sulawesi Maluku Papua, Baginda PH Simbolon mengatakan bahwa pihaknya merasa berkewajiban untuk meringankan beban warga yang sedang kesulitan.

“Kita tahu saat ini semua dalam situasi sulit. Namun itu jangan membuat kita pesimis. Virus ini harus kita kalahkan. Kami mengambil peran sesuai kapasitas yang kami miliki, baik itu supporting internet, termasuk fasilitas teknologi lainnya demi membantu kerja-kerja penanganan Covid-19 di Kota Makassar. Selain itu, kami memberi ruang perhatian yang besar terhadap warga kita yang kurang mampu dengan menyiapkan sejumlah kebutuhan poko, termasuk masker yang selama ini masih sangat langka di tengah masyarakat” jelasnya.

Lintasarta telah hadir di Makassar sejak tahun 2010 memberikan layanan teknologi terhadap sejumlah perusahaan di Kota Makassar. Secara nasional, perusahaan ini sudah eksis sejak 32 tahun lalu hingga sekarang.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pemkot Makassar Bersama Dandim Salurkan Paket Sembako

LANGITKU NETWORKS, Makassar  – Pemerintah Kota Makassar hari ini (21/4/2020) mulai menyalurkan paket sembako bagi warga yang terdampak virus corona. Lokasi pertama yang di kunjungi yakni di Kelurahan Ballaparang Kecamatan Rappocini.

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb yang turun langsung dalam pembagian paket sembako ini di dampingi oleh Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf)  Andriyanto SE. Selain itu nampak pula hadir Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Muktar Tahir bersama Lurah Ballaparang.

Pembagian pertama yang di salurkan Pemkot Makassar ini di lakukan secara door to door dan di fokuskan utamanya bagi warga yang terdampak corona seperti pemulung, pengamen dan juga masyarakat yang di rumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

“Saat ini bersama Dandim, beberapa paket sembako kami berikan ke masyarakat yang memang sangat membutuhkan. Selain itu pemberian masker bagi warga juga kami lakukan”,ungkap Pj Wali Kota Makassar.


Sementara itu Kol (Inf) Andriyanto mengatakan upaya Pemkot Makassar dalam penanganan virus corona ini sudah efektif namun himbauan ke masyarakat harus selalu di berikan.

“Pembagian sembako seperti ini tentu sangat membantu warga yang terdampak. Pemkot Makassar sigap dan segera bertindak, namun perlu lebih di giatkan lagi sosialisasi ke masyarakat untuk mengikuti protokol covid-19 agar pelaksanaan PSBB yang akan di terapkan Makassar bisa berjalan efektif”,pungkasnya.

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial Kota Makassar menyiapkan sekitar 60 ribu paket sembako yang akan di bagikan ke masing-masing kepala keluarga yang terdata dan masuk dalam golongan penerima. Isi paket yang di bagikan yakni beras 10 kilogram, Indomie satu dos, gula pasir, minyak goreng, susu kaleng, sarden, sabun mandi, sabun cuci pakaian, pasta gigi, dan sabun cuci piring. (Nana/humas)

read more
DaerahNews

Lawan Covid-19, Tarawih di Makassar dilaksanakan di Rumah Saja

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan himbauan kepada seluruh ummat Islam di Kota Makassar untuk menunaikan ibadah shalat Tarawih di rumah saja menyusul pandemi virus Covid-19 yang masih mewabah. Seruan ini tertuang dalam surat himbauan Walikota Makassar nomor  452/715/Kesra/IV/2020 perihal menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ditengah pandemi wabah Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali menjelaskan bahwa himbauan pemerintah tersebut sebagai antisipasi dan pencegahan pandemi infeksi virus di masyarakat berdasarkan surat edaran Menteri agama RI nomot 06 tahun 2020 tanggal 6 april 2020, seruan bersama guberur, ketua MUI, kementerian agama Sulsel, serta hasil pertemuan gubernur bersama forkopimda sulsel dan walikoya Makassar pada tanggl 09 april 2020.

“Ini juga seiring pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskal Besar (PSBB) yang sudah mulai di ujicoba kan besok yakni penghentian sementara aktifitas dirumah ibadah selama masa inkubasi yakni empat belas hari dan dapat diperpanjang berdasarkan situasi yang berkembang” ujar Ismail Hajiali di posko Covid-19 Kota Makassar, Senin (20/4/2020).

Dalam surat himbauan tertanggal 10 April 2020 tersebut, meminta kepada seluruh organisasi masyarakat  Islam, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pengurus masjid untuk ikut menyampaikan kepada seluruh Umar Islam di Makassar terkait Kewajiban menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan fiqih ibadah.

“Sahur dan buka puasa dilaksanakan dirumah masing-masing bersama keluarga inti, janganmi dulu sahur on the road atau iftar atau buka puasa bersama.

Melaksanakan shalat tarawih secara berjamaah dirumah masing-masing bersama keluarga inti. Melakukan tadarrus Al Quran dirumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan Tilawah Alquran. Tidak melaksanakan buka puasa bersama baik dilembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun mushollah” ujar Ismail sambil membacakan isi himbauan tersebut.

Lanjutnya, dihimbau untuk tidak melakukan I’tikaf sepuluh malam terakhir dibulan Ramadhan di masjid serta melaksanakan shalat idul fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah baik dimasjid atau dilapangan untuk  ditiadakan tahun ini.

“Takbiran keliling cukup dilakukan di masjid atau Mushollah saja, tidak melaksanakan pesantren kilat kecuali melalui media online” jelasnya.

Sementara itu, untuk pelaksanaan pengumpulan zakat menurut Ismail dilaksanakan dengan cara meminimalkan kontak langsung seperti dengan cara penjemputan atau transfer perbankan serta penyaluran zakat harus dilaksanakan dengan baik tetapi tidak menggunakan metode kupon karena berpotensi menimbulkan perkumpulan atau kerumunan massa.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Hari Selasa, Pemkot Makassar Mulai Distribusi Sembako

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai mendistribusikan 60 ribu paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 per Selasa (21/4/2020).

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dan Kepala Dinsos Makassar, Mukhtar Tahir mengunjungi lokasi penyiapan atau pusat distribusi semboko, Minggu (19/4/2020).

Lokasi penyiapan sembako berada di gudang Kawasan Industri Makassar (Kima) dan PT Pertani Persero Cabang Sulsel, Jl Sudirman.

Di kesempatan itu, Iqbal menekankan kevalidan data penerima sembako. Penerima sembako harus warga yang terkena dampak Covid-19.

“Utamakan dulu yang paling terdampak, seperti saudara-saudara kita yang kurang mampu, kategori miskin, yang terkena pemutusan hubungan kerja imbas dari pandemi ini. Makanya data penerima harus valid sehingga penyaluran bantuan tepat sasaran. Proses distribusinya juga harus diatur agar tidak ada penumpukan warga” ujar Iqbal.


Sementara itu ditempat yang sama, Mukhtar Tahir menuturkan bahwa penyaluran sembako akan dilaksanakan secara bertahap.

“Kita mulai dulu ke saudara kita yang paling terdampak seperti yang berprofesi sebagai tukang becak,pemulung, yang mengalami PHK, yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-harinya dan sejenisnya” ujar Mukhtar.

Paket sembako yang disiapkan akan dibagikan per Kepala Keluarga (KK) yang terdampak Covid-19. Penyaluran sembako dilakukan tim dengan mendistribusikan langsung ke lokasi domisili penerima. Warga tak diperkenankan mengambil langsung sembako karena menghindari kerumunan warga. Karenanya semua data penerima harus memiliki alamat yang akurat. Data penerima juga dilengkapi nomor kontak sehingga bisa dihubungi petugas.

“Paket sembako tersebut sebagai upaya untuk memaksimalkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan pada 24 April hingga 7 Mei mendatang. Sembako akan digunakan dalam kebutuhan satu bulan, atau paling tidak mencukupi kebutuhan selama masa PSBB berlangsung” jelasnya.

Ditambahkan satu kepala keluarga mendapat satu paket sembako, diantaranya beras 10 kilogram, Indomie satu dos, gula pasir, minyak goreng, susu kaleng, sarden, sabun mandi, sabun cuci pakaian, pasta gigi, dan sabun cuci piring.

Bahkan mie instannya juga tidak sama di daerah lain yang hanya 10 bungkus. Kita kasih satu dos langsung,” tandas Mukhtar.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
News

Kerja Hingga Malam, Iqbal Jaga Daya Tahan Tubuh Dengan Rendaman Kurma

LANGITKU NETWORKS, Makassar – zPj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menjadikan Posko Induk info Covid-19 Kota Makassar sebagai pusat kendali perlawanan untuk menahan laju penyebaran virus Corona yang kini mewabah di hampir seluruh penjuru dunia.

Sejak posko induk ini di gunakan diawal April lalu, Iqbal setiap hari memimpin seluruh tim, menggelar rapat virtual, menerima bantun dari berbagai kelompok masyarakat , mengatur strategi, mengimani sholat lima waktu, termasuk melayani wartawan yang melakukan wawancara, baik secara virtual maupun secara langsung. Ditempat ini pula, Iqbal menjalankan roda pemerintahan di Kota Makassar.

“Kita dalam suasana “perang” melawan pandemi virus yang berbahaya. Insya Allah, kita akan melewati situasi ini dan kembali hidup normal seperti biasa. Namun, jika ingin lebih cepat pulih, semua harus terlibat, warga kita harus disiplin tinggal dirumah, kurangi mobilitas orang, potong mata rantai pergerakan virus dengan menerapkan  Physical Distancing” ujar Iqbal saat ditemui ditengah konsentrasi menyiapkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Posko Induk Info Covid-19 Kota Makassar, Sabtu malam (18/4/2020).

Sejak berkantor di gedung Balai Mutiara jalan nikel ini, Iqbal saban hari selalu pulang malam. Sejumlah tim kecil yang bertugas mengolah data lapangan terlihat selalu setia berlama-lama di gedung milik mantan Kabulog Baddu Amang tersebut, baik itu tim dinas kesehatan, tim Badan Penanggulangan Bencana, tim IT Diskominfo, serta tim Bappeda. Tidak hanya itu, sejumlah personil Satpol PP, dinas perhubungan juga selalu aktif berjaga diluar gedung, ditambah pegawai dari bagian umum yang bertanggung jawab terhadap seluruh kebutuhan logistik di posko induk. Sejumlah petinggi dari Polrestabes Makassar dan juga Dandim 1408/BS Hasanuddin yang tergabung dalam gugus tugas  juga terlihat rutin hadir di gedung ini.

Di sela waktu senggang, kepada sejumlah anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Iqbal menceritakan sejumlah trik yang digunakan untuk menjaga stamina agar selalu fit disetiap kesempatan.

“Saya rutin minum air rendaman kurma, semacam detoks untuk melawan zat yang bisa melemahkan daya tahan tubuh. Caranya itu isi air panas dalam tumbler, kemudian masukkan kurma tiga biji. Jika habis masih bisa isi ulang air panas satu kali. Setiap hari saya lakukan itu, dan Alhamdulillah sejauh ini badan terasa bugar selalu” ujar Iqbal yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar. Menurutnya, meminum air rendaman buah kurma merupakan kebiasaan Rasulullah sejak dulu, termasuk di waktu sulit saat memimpin perang dalam menegakkan panji Islam.

Secara rutin, Iqbal juga terlihat selalu mengimani shalat lima waktu dengan para tim yang bertugas di posko induk dengan menerapkan pengaturan physical distancing yang ketat.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Poin Penting PSBB di Kota Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menjadwalkan ujicoba pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB)  pada hari Selasa hingga Kamis (21-23/4/2020) dan penindakan secara resmi mulai hari Jumat (24/4/2020) selama dua minggu kedepan. PSBB ini dapat diperpanjang jika dianggap perlu. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali menjelaskan sejumlah poin penting yang diatur dalam rancangan Peraturan Walikota Makassar yang sedang di godok yakni aturan aktifitas diluar rumah seperti penutupan sekolah dan siswa diminta belajar dari rumah, proses bekerja di batasi dan diganti bekerja di rumah, tempat ibadah ditutup sementara namun dibolehkan memutar Adzan di Masjid dan membunyikan lonceng di Gereja. Penghentian sementara aktiftas penduduk di tempat atau fasilitas umum dengan audiens di atas lima orang, penghentian sementara aktifitas sosial budaya yang menimbulkan kerumunan orang, pembatasan penggunaan moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang. Warga yang beraktiftas di luar rumah wajib menggunakan masker.

“Untuk moda transportasi, semua moda baik udara, darat dan laut, baik sifatnya umum dan pribadi tetap berjalan dengan pembatasan jumlah penumpang hanya 50%. Menerapkan jarak aman antar penumpang. Kendaraan roda dua baik umum dan pribadi dilarang membawa penumpang selain barang” ujar Ismail Hajiali di Makassar, Sabtu (18/4/2020).

Sementara menurut Ismail terdapat pengecualian untuk aktifitas pekerjaan pemenuhan kebutuhan pokok, baik itu penyediaan, pengolahan maupun pengiriman. “Juga di kecualikan untuk aktifitas pekerjaan di sektor kesehatan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, media cetak dan elektronik maupun online, keuangan, perbankan dan sistem pembayaran, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional dan obyek tertentu” ujarnya.

Sementara itu untuk fasilitas umum pemenuhan kebutuhan dasar sehari hari menurut Ismail tetap dinyatakan di buka.

“Beberapa fasilitas umum yang tetap buka dengan menerapkan Physical Distancing yakni rumah sakit, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Pasar rakyat, toko swalayan berjenis minimarket, supermarket, perkulakan dan toko khusus baik yang berdiri sendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan. Toko atau warung kelontong, jasa binatu atau laundry, toko bangunan serta toko ternak pertanian. Untuk usaha penyedia makanan dan minuman dilakukan dengan sistem dibungkus atau Take Away. Pembangkit listrik, layanan air minum, bank, kantor asuransi, ATM, dan layanan sistem pembayaran. Penyedia layanan internet, Media Massa, distributor bahan bakar, minyak, gas, bensin, apotik serta toko peralatan medis, layanan ekspedisi barang” lanjutnya.

Selama Pemberlakuan PSBB setiap orang wajib menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk sanksi administrasi dan sanksi pidana” jelasnya.

Bagi warga yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut diminta untuk mengakses website infocorona.makassar.go.id, menghubungi call center 112 serta Hotline Dinas Kesehatan 0852 5587 5751, 0811 468 894. Sementara itu, terkait jaminan sosial disiapkan hotline dengan nomor 0821 5745 5351, 0821 5745 5350.

sumber : Humas Pemkot Makassar

read more
1 229 230 231 232 233 234
Page 231 of 234