close

Health

Health

Emotional Eating, Kebiasaan Melampiaskan Stres dengan Makan Berlebihan

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Beberapa orang melarikan diri dari masalah sulitnya dengan makan. Mengunyah es krim, pizza atau makanan favorit lainnya dianggap bisa membuat hidup terasa lebih baik.

Menurut laporan spesial Lose Weight and Keep It Off dari Harvard, kasus ini sering terjadi. Kenyataannya, ada beberapa wilayah di otak yang mendapat kebahagiaan dari makanan manis atau tinggi lemak. Beberapa penelitian psikologi menunjukkan, perilaku untuk mendapat kebahagiaan ini akan dilakukan berulang-ulang oleh manusia. Artinya, banyak orang yang akan melampiaskan kemarahan atau mencari kenyamanan dari makanan.

Namun, bagaimana pun juga, kebiasaan yang kerap disebut sebagai emotional eating ini, bukanlah solusi terbaik dalam menghadapi tantangan hidup. Itu mungkin memberikan manfaat sementara. Namun, di masa depan, emotional eating justru akan membuat kita stres, terutama karena kenaikan berat badan.

Penyebab emotional eating

Emotional eating biasanya dilakukan seseorang untuk menekan emosi negatif yang sedang mereka alami, seperti stres, marah, takut, sedih, dan kesepian. Peristiwa negatif dalam hidup seperti konflik dalam hubungan, masalah pekerjaan, kelelahan, tekanan keuangan dan gangguan kesehatan juga bisa memicu perilaku ini.

Faktanya, emosi memang bisa bergantung dengan kebiasaan makan. Secara otomatis, kita akan mengonsumsi banyak makanan ketika marah atau stres tanpa memikirkan dampaknya. Kebiasaan tersebut dapat mengarahkan ke siklus yang tidak sehat. Setelah makan berlebihan, pada akhirnya Anda akan kecewa jika berat badan meningkat dan itu kembali membuat Anda merasa buruk. Kemudian, Anda akan makan lebih banyak untuk mengatasi stres dan perasaan tidak nyaman tersebut.

Alihkan perhatian dari makanan

Cara terbaik mengatasi emotional eating adalah dengan mengalihkan perhatian selama lima menit dari makanan. Lalu, ganti dengan kegiatan lain seperti:

  • berjalan kaki
  • ke luar ruangan
  • mendengarkan lagu
  • menari
  • berbincang dengan teman

Semakin banyak aktivitas yang Anda lakukan untuk mengalihkan perhatian, maka semakin mudah untuk mengatasi kebiasaan makan dengan emosi ini. Jika cara-cara tersebut belum berhasil, sebaiknya melakukan terapi dengan bantuan dari tenaga profesional. Terapi bisa membantu Anda memahami mengapa kita melampiaskan stres dengan makan dan cara menghentikannya.

source : Healthline

editor : Gita Laras Widyaningrum

Nationalgeographic.co.id

read more
Health

3 Bahan Herbal Ini Bisa Bantu Atasi Nyeri Lambung

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Nyeri di perut dapat berasal dari kondisi yang mempengaruhi berbagai organ. Organ yang terpengaruh hingga menyebabkan perih dan panas adalah lambung. Selain perih dan panas, terdapat beberapa gangguan yang akan terjadi pada lambung seperti kembung, begah, mual, nyeri pada ulu hati, hingga cegukan.

Medical Manager Divisi Kalbe Consumer Health PT Kalbe Farma TBK, dr Helmin Agustina Silalahi menyebut dari segi kesehatan, jika asam lambung naik maka akan semakin membuat lambung iritasi dan dapat menyebabkan kerusakan pada mukosa lambung.

“Perlu diingat juga jika keluhan dispepsia dapat juga dilatarbelakangi penyakit lain yang serius seperti gangguan pada usus, pankreas, empedu dan hati yang perlu penatalaksanaan yang lebih serius,” ujar dr Helmin kepada detikHealth, baru-baru ini.

Maka dari itu, gejala pada lambung harus diatasi salah satunya dengan menggunakan bahan-bahan herbal yang lebih aman dari bahan kimia seperti dilansir dari Healthline dan berbagai sumber lainnya antara lain:

1. Jahe merah

dr Helmin mengatakan, bahan alami tersebut sudah digunakan turun-temurun untuk mengatasi gangguan saluran cerna bahkan sebelum ada obat-obatan. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan penelitian, efikasi dan keamanannya semakin dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

2. Madu

Madu merupakan makanan kaya antioksidan yang dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, salah satunya adalah membantu melawan bakteri H. pylori, salah satu penyebab paling umum sakit maag. Konsumsi madu secara teratur dapat membantu mencegah bisul, terutama yang disebabkan oleh bakteri tersebut.

3. Kunyit

Kunyit juga memiliki manfaat untuk mencegah kerusakan pada lambung yang disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori. Studi terbatas telah dilakukan pada manusia dengan memberi 600 mg kunyit pada 25 peserta. 4 minggu kemudian, borok telah sembuh di 48% peserta sementara 12 minggu kemudian, 76% peserta terbebas dari tukak lambung.

Itulah beberapa bahan herbal yang bisa mengatasi gangguan pada lambung. (akn/ega)

source : Abu Ubaidillah – detikHealth

read more
Health

3 Manfaat Mandi Air Hangat di Pagi Hari

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Bagi sebagian orang mandi menggunakan air hangat di pagi hari merupakan salah satu hal yang menyegarkan. Tak hanya menyegarkan, mandi dengan air hangat diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan.

Bahkan terdapat studi yang menyebutkan mandi air hangat dapat meningkatkan kesehatan jantung. Dikutip Medical News Today, berikut 3 manfaat mandi air hangat saat pagi hari.

Meningkatkan kesehatan jantung

Mandi air hangat dapat meningkatkan aliran darah pada tubuh. Hal ini dampk berdampak positif terutama bagi orang yang memiliki riwayat jantung kronis. Sebab, mandi air hangat dapat membesarkan pembuluh darah secara alami ketika terkena suhu tinggi.

Tak hanya itu, terdapat studi yang menyebutkan mandi dengan cara berendam dengan air hangat dapat meregangkan kekakuan pembuluh darah arteri dalam tubuh. Hal ini dapat menurunkan tekanan darah, yang bisa meningkatkan kesehatan jantung.

Meningkatkan kesehatan otot dan persendian

Tak hanya berdampak pada kesehatan jantung, aliran darah yang meningkat ketika mandi dengan air hangat juga dapat membantu melemaskan sendi dan otot yang kaku.

Sebuah studi menemukan air hangat dapat mengurangi rasa sakit pada orang yang mengalami osteoartritis. Osteoartritis merupakan kondisi nyeri sendi akibat inflamasi atau peradangan ringan.

Meningkatkan kesehatan otak

Terdapat studi yang menyebutkan mandi dengan air hangat dapat menstimulasi otak untuk menimbulkan brain derived neurotrophic factor (BDNF). BDNF adalah protein yang memiliki banyak fungsi untuk otak. Salah satunya adalah meningkatkan kemampuan otak dalam mempelajari sesuatu dan mengingat.

Studi ini melibatkan delapan pria yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mandi air panas 42 derajat celcius selama 20 menit. Sedangkan kelompok kedua mandi air hangat 35 derajat celcius dengan waktu yang sama.

Dari studi ini ditemukan bahwa keduanya dapat menimbulkan BDNF pada otak. Tetapi, kelompok mandi dengan air panas diketahui memiliki tingkat BDNF yang jauh lebih tinggi.(up/up)

source : Anjar Mahardhika – detikHealth

read more
Health

Mengantuk di Siang Hari? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Minum Kopi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Meskipun sudah tidur nyenyak, pekerjaan yang melelahkan atau rapat yang membuat stres, bisa menyerap semua energi kita. Mungkin itulah yang menjadi alasan mengapa banyak orang kelelahan dan mengantuk di siang hari, kemudian minum kopi untuk mencegahnya.  Namun, menurut para ahli, ada beberapa cara yang bisa membuat kita terjaga tanpa perlu mengonsumsi kafein. Cara-cara ini pun mudah dan menyenangkan untuk dilakukan. Berikut di antaranya:

Mengalihkan pandangan dari layar komputer

Melihat ke satu titik–seperti layar komputer–dalam waktu yang lama, bisa ‘melukai’ mata kita dan sulit menjaganya tetap terbuka. Ini terjadi pada 95% penduduk Amerika yang berisiko mengalami sindrom penglihatan komputer–terutama pada mereka yang bekerja di kantor. Semua waktu di depan layar itu menyebabkan iritasi, mata kering dan tegang, serta rabun. Selain itu juga dapat menimbulkan sakit di kepala, leher dan punggung. Kita bisa mengurangi risikonya dengan membatasi menatap layar komputer, sering berkedip, memperbaiki posisi duduk, dan mengalihkan pandangan setiap 20 menit.

Mengonsumsi camilan sehat

Kadar gula rendah bisa membuat kita tidak fokus dan lesu. Hal yang sama juga terjadi apabila kita mengonsumsi makanan terlalu banyak. Sebab, proses pencernaan membutuhkan energi. Jika berusaha mencegah kantuk dengan makanan manis dan kafein, kita hanya merasa berenergi untuk sementara, tapi lesu setelahnya. Mengonsumsi makanan dengan porsi kecil dan kaya nutrisi merupakan cara terbaik untuk mendapatkan manfaat alaminya. Sebuah studi menemukan fakta bahwa sarapan kaya serat menjaga tingkat konsentrasi. Juga membuat kita tetap berenergi.

Minum air mineral

Dehidrasi merupakan penyedot energi paling jahat. Itu bisa menyebabkan kelelahan, kehilangan fokus, palpitasi jantung dan pingsan. Hal ini terjadi karena 60% isi tubuh manusia adalah air. Aliran darah menggunakan air untuk melengkapi nutrisi seperti oksigen dan karbohidrat ke berbagai bagian tubuh, termasuk otak. Sebuah studi dari para peneliti Tufts University menunjukkan bahwa tingkat dehidrasi ringan–kekurangan 1-2% air dalam tubuh–dikaitkan dengan kelelahan dan tidak fokus.

Bangkit dari kursi

Bangun dari kursi dan berjalan kaki sebentar bisa membuat kita terjaga. Sebuah studi menemukan fakta bahwa, orang-orang yang berolahraga ringan saat berada di puncak kantuk, rasa lelahnya berkurang. Mereka pun berenergi kembali.  Bangkit dan bergerak juga membuat hormon endorfin mengalir. Neurotransmiter yang memberikan perasaan baik ini membantu meringankan stres dan kelelahan.

Tarik napas dalam-dalam

Karyawan yang tenang dan rileks akan lebih produktif. Menarik napas dalam-dalam bisa mengangkut lebih banyak oksigen ke berbagai bagian tubuh. Cara tersebut juga menurunkan stres dan kecemasan. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat kita tetap sehat dan kuat.

Mendengarkan musik

Mendengarkan musik bisa melepaskan senyawa baik di otak yang membuat kita bersemangat. Studi pada 2011 menunjukkan bahwa orang-orang yang mendengarkan musik selama 15 menit, otaknya dipenuhi dengan dopamin–zat kimia di otak yang berkaitan dengan perasaan senang. Lagu kesukaan kita juga mengaktifkan senyawa baik lainnya seperti serotonin dan oksitosin. Beberapa studi menemukan fakta bahwa musik kencang bisa membuat seseorang terjaga dan fokus.

Mengunyah permen karet

Penelitian menunjukkan, mengunyah permen karet bisa menjadi cara efektif untuk mengurangi rasa kantuk di siang hari. Mungkin karena kegiatan mengunya meningkatkan sirkulasi dan mengaktifkan beberapa wilayah di otak. Studi terbaru juga menemukan fakta bahwa mengunyah permen karet membantu seseorang berkonsentrasi pada ujiannya, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan pemahaman membaca.

Jika semuanya gagal, tidur siang

Apabila cara-cara di atas kurang berhasil, maka sebaiknya Anda mengambil waktu tidur siang. Tidak perlu lama-lama, cukup lima hingga 25 menit. Ini bagus untuk mengisi ulang energi. Beberapa studi menunjukkan bahwa tidur meningkatkan kemampuan belajar, ingatan, dan kreativitas. Tidur siang selama enam menit membantu orang mengumpulkan informasi dengan lebih baik.

“Tidur siang, berkebalikan dengan kafein, telah diketahui bisa meningkatkan perhatian dan kesiagaan. Ia juga bagus untuk pembetukan memori,” kata peneliti dari University of California-San Diego.

 

source : Bussines Insider

editor : Gita Laras Widyaningrum (Nationalgeographic.co.id)

read more
Health

5 Manfaat Tempe, dari Atasi Pencernaan hingga Kurangi Stres

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Tanggal 6 Juni ditetapkan sebagai hari tempe sedunia. Tempe merupakan makanan Indonesia dan berbahan dasar kedelai. Tempe terbuat dari kacang kedelai yang telah difermentasi atau dipecah oleh mikroorganisme.
Selain kedelai, tempe juga dapat dibuat dari varietas kacang lainnya, gandum atau campuran kedelai dan gandum. Tempe memiliki tekstur kering dan keras tetapi kenyal. Dapat digoreng dikukus, ditumis, atau dipanggang. Sama seperti sumber protein tanpa daging lainnya, seperti tahu tempe terkenal di kalangan vegan dan vegetarian karena gizinya. Tempe memiliki banyak gizi seperti protein, vitamin, dan mineral tetapi rendah sodium dan karbohidrat.

Berikut manfaat tempe :

1. Membantu Pencernaan dan Mengurangi Peradangan

Tempe mengandung prebiotik, yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan berpotensi mengurangi peradangan. Fermentasi adalah proses yang melibatkan pemecahan gula oleh bakteri dan ragi. Melalui fermentasi, asam fitat yang ditemukan dalam kedelai dipecah, lalu membantu meningkatkan pencernaan dan penyerapan. Makanan fermentasi yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung probiotik, yang merupakan bakteri menguntungkan yang dapat memberikan manfaat kesehatan saat dimakan. Namun, tempe tampaknya kaya akan prebiotik-jenis serat yang meningkatkan pertumbuhan bakteri menguntungkan dalam sistem pencernaan Anda. Studi telah menemukan bahwa prebiotik meningkatkan pembentukan asam lemak rantai pendek di usus besar. Ini termasuk butyrate yang merupakan sumber energi utama untuk sel-sel yang melapisi usus besar Anda.

2. Tinggi Protein

Tempe mengandung banyak protein. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet kaya protein dapat menstimulasi termogenesis, yang mengarah pada peningkatan metabolisme dan membantu tubuh Anda membakar lebih banyak kalori setelah setiap kali makan. Diet tinggi protein pada tempe dapat membantu mengendalikan nafsu makan dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar. Satu studi menemukan bahwa makanan ringan kedelai protein tinggi memberikan rasa kenyang dibandingkan dengan makanan ringan tinggi lemak.

3. Mengurangi Kolesterol

Tempe secara tradisional dibuat dari kedelai, yang mengandung senyawa tumbuhan alami yang disebut isoflavon. Isoflavon kedelai telah dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol. Satu ulasan mengamati 11 studi dan menemukan bahwa isoflavon kedelai mampu secara signifikan menurunkan kolesterol total dan LDL. Studi lain melihat efek protein kedelai pada kadar kolesterol dan trigliserida. 42 peserta diberi diet yang mengandung protein kedelai atau protein hewani selama periode enam minggu.

Dibandingkan dengan protein hewani, protein kedelai menurunkan kolesterol low-density lipoprotein (LDL) 5,7% dan kolesterol total 4,4%. Ini juga menurunkan trigliserida sebesar 13,3% (21 Sumber terpercaya).

4. Mengurangi Stres

Studi menunjukkan bahwa isoflavon kedelai juga memiliki sifat antioksidan dan dapat mengurangi stres oksidatif. Antioksidan bekerja dengan menetralkan radikal bebas, atom yang sangat tidak stabil, dan dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit kronis.

Akumulasi radikal bebas berbahaya telah dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa isoflavon dapat mengurangi penanda stres oksidatif dengan meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh. Studi lain telah menemukan bahwa suplemen dengan isoflavon kedelai memiliki efek yang menguntungkan pada beberapa penyakit yang terkait dengan stres oksidatif.

5. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Tempe adalah sumber kalsium yang baik dan mineral yang bertanggung jawab menjaga tulang kuat dan padat. Asupan kalsium yang memadai dapat mencegah perkembangan osteoporosis, suatu kondisi yang berhubungan dengan keropos tulang. Walaupun produk susu adalah sumber kalsium yang paling umum, penelitian menunjukkan bahwa kalsium dalam tempe diserap sebaik kalsium dalam susu. Sehingga menjadikan tempe pilihan yang sangat baik untuk meningkatkan asupan kalsium. Namun beberapa orang mempertimbangkan untuk membatasi asupan tempe mereka. Mereka yang alergi kedelai harus menghindari tempe sama sekali. Makan tempe dapat memicu respons alergi bagi mereka yang alergi terhadap kedelai, yang dapat mencakup gejala seperti gatal-gatal, pembengkakan atau kesulitan bernapas.

Selain itu, kedelai dianggap sebagai goitrogen, suatu zat yang dapat mengganggu fungsi tiroid. Meskipun penelitian menunjukkan bahwa asupan kedelai memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada fungsi tiroid, namun mereka yang mengalami gangguan fungsi tiroid membatasi mengonsumsi tempe.(nwy/erd)

source : Tim detikhealth – detikHealth

read more
Health

Manakah Posisi Tidur yang Baik, Telentang atau Tengkurap?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Saat tidur, pasti setiap orang punya posisi nyamannya masing-masing. Ada yang lebih suka telentang, tengkurap, miring, bahkan meringkuk. Tahukah kamu selain durasi tidur, posisi juga bisa mempengaruhi kesehatan kita di pagi harinya?

Masing-masing posisi tidur punya manfaat sampai dampak terburuknya juga untuk kesehatan. Dikutip dari Health, berikut perbandingan posisi tidur yang paling baik untuk kesehatan.

1. Telentang

Posisi tidur telentang mungkin yang paling jadi favorit banyak orang setelah lelah beraktivitas. Tak hanya itu, telentang juga ternyata baik untuk mencegah nyeri di bagian leher dan punggung karena keduanya berada pada posisi yang netral.

Selain itu, posisi ini juga bisa mengurangi refluks asam, mengurangi keriput, dan menjaga kekencangan payudara. Tapi, buat kamu yang suka mendengkur harus hati-hati dengan posisi ini, karena bisa memperparahnya. Pilih bantal yang empuk dan nyaman agar kepala dan leher berada pada posisi yang baik.

2. Menyamping

Tidur menyamping juga ternyata baik lho buat kesehatan, terutama mengurangi dengkuran. Selain itu, posisi ini juga bisa mencegah nyeri di leher dan punggung serta refluks asam.

Tapi, posisi menyamping ini bisa membuat kamu lebih cepat keriput di satu sisi wajah saja. Untuk wanita, posisi ini juga bisa menyebabkan payudara melorot, karena saat menyamping salah satu payudara akan menggantung dan meregangkan ligamennya.

3. Meringkuk

Tidur meringkuk termasuk posisi yang kurang ideal. Jika tidur meringkuk semalaman, punggung dan sendi tubuh akan terasa nyeri di pagi harinya. Tak hanya itu, posisi ini bisa mengganggu pernapasan diafragma, meningkatkan risiko keriput di wajah, dan payudara yang menurun.

Jika kamu lebih suka dan nyaman dengan posisi ini, bisa diusahakan dengan memposisikan punggung agar tidak terlalu membungkuk.

4. Tengkurap

Saat lelah, sebagian orang sering tertidur dengan posisi tengkurap. Tapi, posisi ini adalah yang paling buruk dari posisi tidur lainnya. Ini karena sulit membuat tulang punggung sejajar, sehingga memberikan tekanan berlebih pada sendi dan otot yang mengakibatkan iritasi saraf.

Efek yang muncul akan terasa sakit, mati rasa, dan kesemutan. Pada posisi ini, kepala pasti akan berada pada satu sisi dalam waktu yang lama. Dampak baiknya, posisi ini bisa mengurangi dengkuran karena saluran pernapasan bagian atas terbuka dengan baik.(sao/up)

source : Sarah Oktaviani Alam – detikHealth

read more
Health

Tidur Berperan dalam Menjaga Kekebalan Tubuh, Ini 3 Cara Agar Tidur Nyenyak

LANGITKU NETWORKS – Selama bekerja dari rumah, batas hari kerja dan akhir pekan perlahan-lahan semakin memudar—yang pada akhirnya memengaruhi jam tidur. Selain itu, kecemasan dan stres di tengah pandemi juga memengaruhi kualitas tidur yang berperan pada sistem kekebalan tubuh kita.

Nicole Avena, Ph.D, seorang ahli saraf, membagikan beberapa kebiasaan yang mendukung tidur nyenyak, pada situasi yang tidak menentu:

1. Membuat jadwal yang konsisten

Jika bekerja dari rumah tiba-tiba menambah waktu ekstra di pagi hari, artinya Anda tidak boleh tidur terlalu malam sebelumnya. Gunakan waktu yang biasanya digunakan di perjalanan untuk berolahraga, meditasi, atau membuat sarapan sehat. Memiliki rutinitas setiap harinya dapat memudahkan tidur lebih cepat.

2. Atur jam tidur

Menciptakan jam tidur setiap malam dapat membantu ‘memisahkan’ jam kerja Anda. Rutinitas ini tidak hanya menyediakan kenormalan di tengah masa yang tak jelas, tapi juga membantu kita tidur berkualitas. Rileks tubuh dan pikiran sesaat sebelum terlelap.

3. Hindari makanan berat dan manis sebelum tidur

Menurut Avena, makanan ‘berat’ dan terlalu manis dapat membuat kita sulit tidur. Jika Anda merasa lapar di malam hari, konsumsi camilan bergizi atau minum tek chamomile.

Selain itu, jangan konsumsi alkohol dekat dengan waktu tidur. “Itu mungkin bisa membuat lebih rileks, tapi akan mengganggu kualitas tidur sehingga Anda akan terbangun dalam keadaan lelah keesokan harinya,” ungkap Avena.

Bagaimana jika terlalu stres sehingga tidak bisa tidur? 

Jika stres akibat COVID-19 membuat Anda terjaga di malam hari, cobalah mendengarkan audio meditasi untuk membantu melepaskan stres. Bisa juga dengan mengonsumsi suplemen yang mengurangi kecemasan dan membantu tidur lebih cepat.

Terlepas dari memastikan Anda bisa bangun lebih pagi dan produktif menjalani hari esok, mendapatkan tidur berkualitas sangat penting agar tetap sehat.

“Ketika kurang tidur, sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi dengan baik. Padahal, di tengah pandemi seperti ini, menjaga sistem imun menjadi prioritas kita saat ini,” pungkas Avena.

source : Mind Body Green

editor : Gita Laras Widyaningrum

Nationalgeographic.co.id

read more
Health

Tips Agar Tubuh Tetap Sehat di Era New Normal

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Setelah dua bulan lebih menerapkan anjuran stay at home, pemerintah akhirnya mulai memberlakukan fase new normal. Adapun fase new normal sendiri merupakan fase dimana masyarakat akan hidup berdampingan dengan virus hingga ditemukannya vaksin COVID-19. Hal ini dilakukan demi menjaga perekonomian dan bisnis di Indonesia.

Memasuki fase new normal tentunya menuntut masyarakat untuk selalu hidup sehat dan bersih. Selain mengikuti protocol kesehatan seperti cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak, masyarakat juga harus menjaga daya tahan tubuhnya masing-masing. Dilansir dari Business Inquirer, berikut beberapa tips untuk menjaga tubuh agar tetap sehat selama beradaptasi di era new normal.

Sistem kekebalan adalah garis pertahanan pertama tubuh terhadap mikroorganisme dan virus penyebab penyakit. Itulah mengapa kamu perlu menjaga sistem imun yaitu dengan menjaga keseimbangan nutrisi dan gaya hidup yang sehat. Pasalnya, tubuh tidak dapat secara alami menghasilkan semua vitamin dan mineral yang diperlukan. Kamu bisa mulai dengan mempertahankan diet seimbang dan hindari makanan yang kaya akan pengawet atau gula gula. Jangan lupa juga untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, istirahat cukup, dan tidur di malam hari.

Konsumsi Vitamin dan Suplemen

Vitamin dan mineral merupakan kunci lain untuk hidup sehat. Tanpa vitamin, sistem kekebalan tubuh tentu tidak akan berfungsi dengan baik. Sumber vitamin terbaik adalah makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Oleh karena itu, kamu bisa dapatkan nutrisi dari makanan segar dan sehat seperti buah-buahan dan sayuran. Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi multivitamin sebagai pelengkap.

Jaga Kebersihan

Menjaga kebersihan sangat lah penting dalam menjalani kehidupan new normal. Selain dengan rajin mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah beraktivitas, pastikan juga kebersihan lingkungan rumah kamu terjaga. Jangan lupa untuk selalu membersihkan rumah dengan cairan desinfektan. Selain itu, pastikan kamu untuk selalu membawa hand sanitizer kemanapun kamu pergi.

Olahraga Secara Teratur

Memasuki fase new normal tentu memberi rasa cemas tersendiri untuk beberapa orang. Agar terhindar dari stress yang berlebih, lakukanlah olahraga ringan sekitar 20 hingga 30 menit per hari. Kamu bisa lakukan olahraga seperti yoga, jogging, atau bersepeda. Selain bisa mengurangi stress, olahraga juga bisa menstabilkan sistem kekebalan tubuh.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan guna beradaptasi dengan kehidupan new normal. Jika sistem imun kamu terjaga, maka kamu bisa tetap terus sehat dan beraktivitas sehari-hari di tengah era new normal ini. Selain itu, pastikan juga untuk menggunakan masker setiap keluar rumah.(ega/ega)

Inkana Putri – detikHealth

read more
Health

3 Tips Atur Pola Makan Sehat Saat WFH

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Bekerja di rumah saja kadang memang membosankan. Rasa bosan tersebut mendukung sebagian orang untuk memilih makanan sebagai pendamping mereka untuk mengatasi rasa jenuh saat bekerja.

Namun jangan sembarangan makan, jika tak menjaga pola makan, maka kesehatan tubuh akan mudah turun. Oleh karena itu selalu utamakanlah untuk mengonsumsi makanan yang menyehatkan.

Menurut Medical Marketing Manager Kalbe Nutritionals dr Adeline Devita, kegiatan yang mengurangi aktivitas fisik dan paparan sinar matahari memberikan efek yang kurang baik karena bisa membuat pembakaran kalori menurun dan akan mengganggu metabolisme yang mengakibatkan peningkatan berat badan.

“Apalagi jika selama WFH terus mengkonsumsi makanan kalori & lemak tinggi yang akan makin tertimbun di dalam tubuh Anda. Oleh karena itu untuk mengantisipasi sensasi ingin mengunyah dan membantu mempertahankan rasa kenyang, pastinya harus konsumsi makanan cukup gizi yg mengandung karbohidrat lepas lambat, protein, juga lemak baik serta juga asupan serat,” ujar dr Adeline kepada detikHealth baru-baru ini.

Bila masih susah membiasakan diri, cobalah beberapa tips untuk menghindari asal makan dan mengantisipasi sensasi ingin mengunyah terus seperti dilansir dari Cleveland Clinic berikut.

1.Hindari Bekerja di Dekat Dapur

Bila bekerja di dekat dapur, Anda mungkin akan lebih mudah tergoda untuk bolak-balik memeriksa lemari es mencari makanan. Cobalah untuk mengatur area kerja Anda, misalnya di dalam kamar, ruang tamu, atau area khusus yang nyaman lainnya.

2. Minum Banyak Air

Dehidrasi bisa menyebabkan sakit kepala dan kelelahan, keduanya tidak baik untuk produktivitas Anda. Sedangkan kelelahan memicu Anda untuk ingin memperbanyak makan. Maka dari itu, selalu sediakan botol air di samping meja kerja Anda di rumah.

3. Rencanakan Waktu Makan dan Camilan Anda

Sama seperti merencanakan jadwal bangun, olahraga, dan mandi, Anda juga harus menentukan kapan Anda makan. Jika Anda suka makan siang sekitar tengah hari, rencanakan untuk itu. Bila Anda suka makan makanan ringan di sore hari, rencanakan pula untuk itu.

“Untuk cemilan disarankan untuk memilih camilan rendah kalori yang mengandung multigrain atau karbohidrat lepas lambat, rendah lemak, rendah gula, kaya akan nutrisi, tanpa pengawet maupun pewarna sehingga aman untuk tubuh kita,” lanjut dr Adeline.

Agar tetap sehat, Anda bisa memilih Fitbar sebagai snack untuk temani kegiatan WFH yang mengandung multigrain dengan ingredients yang terbuat dari Australian Oats dan California Raisin dengan kalori hanya 90 kkal per barnya.

Fitbar dapat dikonsumsi sebelum makan maupun sesudah makan, jika dikonsumsi sebelum makan tentu diharapkan dapat memberikan efek mengenyangkan sehingga porsi makan yang berlebih dapat dihindari.Kandungannya dapat membantu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh Anda.(akn/ega)

Abu Ubaidillah – detikHealth

read more
Health

Tidur Terlalu Larut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Ternyata waktu tidur juga bisa berpengaruh pada kesehatan, seperti imunitas, emosional, hingga penyakit jantung. Sebuah penelitian menunjukkan tidur lebih lambat satu menit saja bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Para ahli menemukan bahwa tidur malam yang lebih lambat 1-30 menit dari biasanya bisa meningkatkan denyut jantung istirahat atau resting heart rate (RHR). Hal ini karena tidur larut malam adalah salah satu faktor risiko dari penyakit kardiovaskular dan masalah kesehatan jantung.

Semakin malam kamu tidur, maka semakin tinggi juga peningkatan RHR. Mereka akan mengalami peningkatan detak jantung sepanjang malam, hingga keesokan harinya. Bahkan jika tidur 30 menit lebih cepat pun punya efek negatif juga.

“Jika kamu tidak tidur tepat pada waktunya tiap malam, detak jantung akan terus meningkat bahkan saat tidur, hingga keesokan harinya,” kata Dr Nitesh Chawla, dari Universitas Notre Dame di Indiana, dikutip dari The Sun.

Agar hal ini tidak terjadi, Dr Chawla terus mengingatkan untuk tetap menjaga waktu tidur tiap harinya sesuai dengan waktunya. Ini menjadi langkah utama untuk menjaga kesehatan jantung.(sao/up)

Sarah Oktaviani Alam – detikHealth

read more
1 8 9 10 11 12 14
Page 10 of 14