close

Health

Health

5 Manfaat Jalan Kaki di Pagi Hari, Bisa Cegah Sakit Jantung!

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Jalan kaki adalah olahraga yang paling simpel, bisa dilakukan di mana saja tanpa butuh peralatan mahal. Meski begitu, manfaatnya luar biasa banyaknya. Kelebihan lain berjalan kaki adalah bisa dilakukan sembari melakukan aktivitas lain. Misalnya untuk mobilitas dari tempat parkir menuju tempat kerja, atau menuju tempat makan siang.

Aktivitas sesimpel ini jika dilakukan secara rutin bisa memberikan manfaat sebagai berikut:

1. Meningkatkan energi

Memulai hari dengan berjalan kaki dapat memberikan lebih banyak energi sepanjang hari. Sebuah studi yang dikutip dari Healthline menujukkan bahwa orang dewasa berjalan selama 20 menit di luar ruangan mendapatkan lebih banyak energi daripada yang berjalan dengan waktu yang sama di dalam ruangan. Selain itu, menaiki tangga selama 10 menit memberikan energi untuk menghilangkan ngatuk daripada meminum kopi.

2. Memperbaiki suasana hati

Manfaat fisiologis dari berjalan kaki di pagi hari adalah meningkatkan mood, mengurangi stress, mengurangi kecemasan, dan mengurangi gejala depresi. Untuk hasil yang lebih efektif, disarankan untuk berjalan kai selama 20-30 menit setidaknya 5 hari dalam seminggu.

3. Menurunkan berat badan

Berjalan di pagi hari dapat membantu menurunkan berat badan. Berjalan dengan kecepatan sedang selama 30 menit dapat membakar hingga 150 kalori dengan disertai dengan diet sehat dan olahraga lainnya.

4. Mencegah serangan jantung

Sumber riset dikutip dari Healthline menunjukkan bahwa berjalan selama 30 menit/hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 19 persen. Jika Anda hidup dengan diabetes, berjalan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. bahkan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.

5. Tidur lebih nyenyak di malam hari

Berjalan hal pertama dapat membantu tidur lebih nyenyak di malam hari. Sebuah studi 2017, dikutip dari Healthline mengamati orang dewasa berusia 55 hingga 65 yang mengalami kesulitan tidur di malam hari atau hidup dengan insomnia ringan. Mereka yang berolahraga di pagi hari mengalami kualitas tidur yang lebih baik di malam hari.

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Kapan Waktu Sarapan yang Baik?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sarapan pagi adalah sesi makan paling penting sepanjang hari. Tak hanya memperhatikan kualitas asupan, kita ternyata juga perlu mempertimbangkan waktu sarapan yang baik. Momentum sarapan yang tepat bisa menunjang tubuh tetap bugar sepanjang hari.

Rentang 2 jam setelah bangun tidur

Ahli gizi yang berbasis di Philadelphia AS, Theresa Shank menyampaikan, waktu sarapan yang baik berada dalam rentang dua jam setelah bangun tidur. “Sarapan dalam rentang waktu dua jam sejak bangun tidur dapat mengurangi nafsu makan tak sehat dan gula darah lebih stabil,” jelas dia seperti dilansir Women’s Health. Shank menjelasakan, saat gula darah tidak stabil karena jam makan yang kurang tepat, seseorang cenderung ingin mengemil atau makan berlebihan. “Sarapan dapat mempercepat metabolisme. Begitu bangun tidur, tubuh perlu segera cepat keluar dari kondisi puasa,” jelas dia.

Waktu sarapan yang baik bagi penderita diabetes

Rentang waktu dua jam setelah bangun tidur adalah waktu sarapan yang baik bagi orang dengan kondisi kesehatan normal. Namun tidak berlaku untuk penderita diabetes. Kelompok ini perlu mengontrol kadar gula darah lebih stabil dengan mengatur jam makan. Untuk itu, waktu sarapan yang baik bagi penderita diabetes berada dalam rentang waktu satu jam setelah bangun tidur. “Sarapan dalam rentang waktu satu jam sejak bangun tidur ini bisa menjaga keseimbangan kadar gula darah penderita diabetes,” kata ahli nutrisi Maya Feller, R.D.

Waktu sarapan yang baik saat olahraga

Terkait waktu sarapan yang baik saat olahraga, para ahli gizi sepakat menyesuaikan rekomendasi sesuai kondisi tubuh setiap individu. Setiap individu punya preferensi masing-masing untuk olahraga dulu atau sarapan dulu. Misalkan, seseorang cenderung sakit perut apabila sarapan dulu sebelum olahraga, maka sarapan lebih direkomendasikan setelah kelar berolahraga. Namun, jika Anda tipe orang yang pusing atau kliyengan saat olahraga dalam kondisi perut kosong, ada baiknya Anda sarapan dulu sebelum berolahraga. Anda tak perlu ambil pusing terkait waktu sarapan yang baik saat olahraga. Poinnya, Anda perlu melihat kondisi tubuh. Secara umum, sarapan selang satu sampai dua jam sebelum atau setelah olahraga cukup untuk bekal energi.

Jangan lewatkan sarapan

Saparan pagi yang sehat adalah salah satu fondasi untuk modal beraktivitas sepanjang hari. Tidak sarapan atau melewatkan sarapan bisa memicu masalah kesehatan seperti stres dan kelelahan. Selain itu, melewatkan sarapan juga rentan meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kurang gizi. Pasalnya, orang yang tidak sarapan pola makannya berubah dan cenderung makan berlebihan di lain waktu.

source :
Forbes,WomensHealth
Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

read more
Health

3 Kesalahan Pagi Hari yang Bikin Kamu Susah Kurus

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Tingkat metabolisme dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk usia, berat badan, dan genetika. Tak hanya itu, tingkat metabolisme juga dipengaruhi oleh aktivitas kamu di pagi hari. Tak sedikit orang yang melakukan kesalahan di pagi hari, hanya ingin menurunkan berat badan. Padahal kesalahan tersebut justru berakibat pada penurunan metabolisme tubuh,

Dikutip dari News Medical Life Science, Metabolisme tubuh sangat berkaitan erat dengan ketersediaan nutrisi. Metabolisme sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan semua reaksi kimia yang terlibat dalam mempertahankan kehidupan sel di dalam tubuh. Oleh sebab itu sangat penting untuk menjaga sistem metabolisme tubuh sejak pagi hari.

Berikut 3 kesalahan di pagi hari yang dapat memperlambat metabolisme tubuhmu :

1. Tidak sarapan

Melewatkan sarapan adalah upaya terburuk bagimu yang ingin menurunkan berat badan karena hal itu justru memperlambat metabolisme tubuhmu. Ketika kamu tidak makan, otak mengirimkan pesan ke seluruh tubuh untuk menghemat energi, mengisyaratkannya untuk menahan lemak yang disimpan. Makan dalam satu jam setelah bangun memicu proses metabolisme yang disebut termogenesis. Proses ini bertujuan untuk mengubah makanan menjadi energi.

Kamu juga harus mengetahui bahwa secangkir kopi bukanlah bagian dari sarapan. Sarapan lah dengan kandungan protein sekitar 350 kalori. Dengan demikian, ada kalori yang dapat dibakar untuk menjadi energi.

2. Tidak olahraga

Sebuah penelitian mengatakan bahwa berolahraga di pagi hari sangat baik untuk proses pembakaran kalori karena dapat menghasilkan keringat yang jauh lebih baik ketimbang waktu lain. Lakukan kardio dengan intensitas tinggi untuk mengaktifkan gen pembakar lemak. Hal ini ampuh dalam membakar kalori sekitar 100 hingga 200 lebih banyak.

3. Mengabaikan latihan otot

Latihan beban dapat meningkatkan massa otot yang merupakan ‘mesin’ pembakar kalori di dalam tubuh. Sertakan strength training dalam rutinitas pagi selama sepuluh menit sebagai penambah metabolisme tubuh.

Oleh sebab itu, kamu tidak boleh melewatkan ketiga rutinitas tersebut setiap pagi hari karena rupanya sangat mempengaruhi metabolisme tubuhmu. Semoga bermanfaat!

 

 

source : Elsa Himawan – detikHealth

read more
Health

Sering Gowes Malam Bisa Picu Angin Duduk? Ini Kata Dokter Jantung

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Seiring meningkatnya tren sepeda, makin ramai orang-orang gowes di malam hari. Bersamaan dengan itu kerap muncul informasi yang menyebut kebiasaan gowes sepeda di malam hari bisa bikin seseorang kena penyakit angin duduk. Benarkah?

“Semua pada main sepeda. Sampai jam segini di Bulungan masih main sepeda. Sehat enggak, angin duduk iya,” kata satu pengguna Twitter.

“Maksudnya apa ya main sepeda jam 10 malam di jalan raya??? Lu mau nyari mati yah? Belum tau kena angin duduk yah? Masa muda lw terlalu egois vroh,” komentar pengguna lainnya.

Istilah angin duduk sering dipakai untuk menggambarkan kondisi seperti masuk angin dan muntah akibat rasa sakit hebat di dada. Para ahli menjelaskan hal tersebut sebetulnya bisa jadi gejala serangan jantung, seperti sesak napas, dada terasa tertekan, keluar keringat, hingga mual.

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Vito A. Damay, SpJP(K), MKes, FIHA, FICA, FAsCC, dari Siloam Hospital Lippo Village menjelaskan anggapan gowes sepeda di malam hari berisiko bisa menyebabkan angin duduk keliru. ‘Angin duduk’ yang merupakan tanda serangan jantung bisa terjadi kapan saja bila seseorang sudah memiliki risiko.

“Kalau angin duduk yang dimaksud adalah serangan jantung, maka itu bisa terjadi baik pagi atau malam hari kalau memang punya sudah penyakit jantung,” kata dr Vito pada detkcom, Senin (13/7/2020).

“Malam atau pagi itu hanya masalah waktu. Memang sih malam hari kondisi mungkin lelah fisik atau psikis karena siang habis kerja, tambah lagi malam sepedaan membebani fisik pada orang yang sebenarnya tidak sehat atau punya penyakit sehingga bisa saja memicu ‘angin duduk’ serangan jantung di malam hari,” lanjutnya.

dr Vito mengatakan seringnya orang-orang tidak menyadari memiliki penyakit jantung sebelum olahraga. Ini karena sebagian besar beranggapan tidak pernah punya masalah atau keluhan berarti bebas dari riwayat penyakit jantung.

“Jadi kalau pasien tidak punya riwayat penyakit jantung kadang artinya dia tidak mengetahui. Bukan tidak punya,” kata dr Vito.

Bila memang ingin gowes sepeda di malam hari, disarankan periksa kesehatan diri terlebih dahulu untuk memastikan kebugaran tubuh. Setelah itu dr Vito juga mengingatkan jangan lupa perlengkapan tambahan seperti lampu.

“Ingat kalau malam gowes pakai lampu, atau perlengkapan khusus apabila di jalan agar terlihat oleh orang lain. Nanti bukannya angin duduk malah bisa kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.(fds/up)

 

 

source : Firdaus Anwar – detikHealth

read more
Health

Benarkah Sereal Tidak Baik untuk Sarapan?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sereal merupakan bahan yang terbuat dari biji-bijian olahan yang biasanya dimakan dengan susu, yogurt, atau buah. Proses pengolahan biji-bijian tersebut seringkali menggunakan bahan yang mengandung gula dan karbohidrat tambahan sehingga mengkonsumsi sereal di pagi hari akan meningkatkan kadar gula darah dan insulin.

Selain itu, konsumsi gula terlalu banyak dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker.

Anak-anak biasanya memilih serial karena kemasan, bentuk dan warnanya yang menarik. Justru kandungan gula yang tinggi berasal dari warna dan bentuk-bentuk sereal seperti bola,bintang, atau persegi panjang. lho

“Seseorang yang mengonsumsi satu porsi rata-rata sereal anak-anak biasanya akan mengkonsumsi lebih dari 10 pon (setara 4,5 kg) gula setahun,” kata pakar nutrisi, Chelsey Amer, MS, RDN, CDN.

Penelitian mengatakan bahwa 34 persen kalori dalam sereal berasal dari gula. Dari 1.556 sereal yang diteliti, satu porsi 40 sereal melebihi 60 persen dari jumlah harian gula yang seharusnya dikonsumsi oleh manusia.

Lalu bagaimana memilih sereal yang memang baik untuk dikonsumsi?

Disarankan memilih sereal sarapan dengan gula di bawah 5 gram per saji karena dapat mengandung setidaknya 3 gram serat per porsi hal ini cukup optimal untuk kesehatan tubuh.(up/up)

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

 

read more
Health

Tak Sengaja Menelan Obat Kumur, Apa Bahayanya?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pada umumnya, obat kumur seringkali menjadi opsi pertama dalam upaya membersihkan area dalam mulut. Obat kumur pun dipercaya dapat membunuh berbagai jenis kuman yang terdapat di dalam mulut.

Akan tetapi, seringkali kita tidak sengaja menelan obat kumur. Hal ini membuat rasa tidak nyaman di tenggorokan dan menimbulkan kecemasan tersendiri mengenai dampak dari sering menelan obat kumur.

Menurut Dr dr Rustamadji, MKes, menelan obat kumur tidak memiliki efek berbahaya jika hanya 1-2 ml saja. Hal ini dikarenakan dosis yang sedikit tidak akan mempengaruhi kondisi tubuh.

“Jika hanya tertelan 1-2 ml, tidak mempengaruhi. Iodin yang dikeluarkan oleh tubuh dan tidak menyebabkan gangguan”, ujar dr Rustamadji, Rabu (9/8/2020).

Akan tetapi, ia tetap mengingatkan untuk berhati-hati. Bagaimanapun kalau terus-terusan tertelan dapat berpengaruh buruk pada kesehatan tubuh. Hal ini bisa memberikan efek pada kenaikan gangguan natrium, dan gagal ginjal.(up/up)

 

source : Elsa Himawan – detikHealth

read more
Health

Mitos atau Fakta, Tidur dengan Rambut Basah Bisa Sebabkan Pilek?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Mandi di malam hari bagi beberapa orang memang bisa membuat tidur lebih nyenyak. Namun, pra orang tua menyarankan kita agar tak lupa untuk mengeringkan rambut terlebih dahulu sebelum merebahkan tubuh di atas tempat tidur. Menurut mitos yang beredar tidur dengan rambut bisa membuat kita rentan mengalmi pilek atau flu.

Bagaimana faktanya?

Menurut pakar kesehatan dari Push Health AS, Dr. Chirag Shah, tidak ada bukti ilmiah tidur dengan rambut basah bisa menyebabkan pilek atau flu. “Satu-satunya penyebab pilek dan flu adalah infeksi virus bukan karena tidur dengan rambut basah. Virus penyebab flu atau pilek tersebut memasuki tubuh melalui hidung, mulut, atau mata dan menyebar melalui tetesan di udara ketika orang yang terinfeksi bersin, batuk, atau berbicara. Kita juga bisa terinfeksi dengan virus penyebab flu karena menyentuh permukaan yang terkontaminasi atau berinteraksi langsung dengan orang yang terinfeksi. Namun, tidur dengan rambut basah bida menyebabkan berbagai masalah seperti berikut:

– Infeksi jamur

Tidur dengan rambut basah meningkatkan risiko infeksi jamur di kulit kepala. Infeksi ini bisa menyebabkan ketombe atau dermatitis. “Tidur dengan rambut basah juga membuat tempat tidur kita menjadi sarang jamur,” tambahnya. Riset juga menemukan, jamur yang bersarang di tempat tidur bisa menyebabkan infeksi parah pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Infeksi ini juga bisa memperburuk gejala asma.

– Kerusakan rambut

Tidur dengan rambut basah bisa mengakibatkan kerusakan pada rambut. Hal ini terjadi karena kekuatan rambut melemah sata basah sehingga membuatnya menjadi mudah rontok. Seiring berjalannya waktu, rambut rontok yang tak segera diatasi ini bisa mengakibatkan kebotakan yang mempengaruhi penampilan kita. Jika rasa kantuk benar-benar tak terhankan saat rambut belum mengering, sebaiknya kita melakukan langkah berikut untuk menghindari efek samping:

– Mengoleskan minyak kelapa ke rambut

Minyak kelapa melindungi rambut basah dari kerusakan. Saat basah, rambut menyerap air dan membuat kekuatan rambut menjadi lemah sehingga mudah rusak. Minyak dapat mengurangi jumlah air yang diserap sehingga meminimalisir kerusakan. Namun, cara ini tidak disarankan bagi mereka yang mengalami eksem seboroik karena minya kelapa bisa memperburuk gejala.

– Gunakan kondisioner

Kondisioner membantu menutup kutikula rambut dan mengurangi gesekan. Rambut yang diputihkan atau diolah secara kimia dapat memperoleh manfaat lebih dari pengkondisian teratur.

 

source : Kompas.com
Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Ariska Puspita Anggraini

read more
Health

5 Camilan Nikmat Sekaligus Sehat, Cocok Dikonsumsi Saat Jalani Diet

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Menerapkan pola diet sehat bukan berarti tidak bisa menyantap camilan nikmat. Kamu bisa memilih bahan makanan dan minuman sehat yang rasanya lezat untuk dijadikan camilan.

Ada berbagai kudapan sehat bercita rasa lezat yang mudah diolah. Perlu digarisbawahi, agar pola diet sehat tetap terjaga, kamu harus cermat dalam mengolah makanan. Hindari campuran gula atau garam terlalu banyak.

Berikut ini beberapa rekomendasi bahan makanan sehat untuk camilan, dikutip dari berbagai sumber.

1. Kacang Almond

Menikmati kacang almond baik untuk kesehatan, asalkan diolah dengan bijak. Kamu bisa membuat coklat panggang tanpa minyak untuk menjadikan almond camilan sehat. Kacang almond memiliki serat dan protein tinggi, sekaligus menyuplai lemak baik untuk tubuh.

2. Yoghurt

Produk olahan susu yang difermentasi ini menyumbangkan kalsium, serat, beserta protein untuk tubuh. Yoghurt dapat dicampurkan dengan buah-buahan segar agar rasanya lebih nikmat. Tapi, hindari yoghurt yang sudah ditambahkan gula dalam kadar yang terlalu banyak.

3. Oatmeal

Makanan yang satu ini selain cocok dijadikan menu sarapan, juga pas untuk jadi camilan. Oatmeal memiliki kandungan serat tinggi yang membuat kamu merasa kenyang dalam waktu lama. Sajikan oatmeal dengan susu atau bisa juga langsung disantap sebagai camilan.

4. Popcorn

Karena menggunakan bahan dasar biji jagung, pop corn termasuk menu sehat untuk menjadi camilan. Kamu bisa memperoleh serat dan protein dari sajian pop corn. Agar tetap menjadi menu camilan yang sehat, hindari tambahan perasa pada pop corn, karena sudah ada rasa gurih dan asin dari biji jagung dan mentega yang digunakan untuk memasak pop corn.

5. Cokelat

Tidak ada salahnya mengonsumsi cokelat saat menerapkan diet sehat. Cokelat merupakan bahan makanan yang baik untuk kesehatan, asal diolah dengan bijak. Sering kali cokelat diolah dengan gula yang sangat banyak, sehingga menghilangkan manfaat baiknya. Kamu bisa menikmati sajian cokelat panas atau kue cokelat minim gula selama diet. (akn/ega)

source : Yudistira Imandiar – detikHealth

read more
Health

Apa yang Akan Terjadi Pada Tubuh Saat Mengalami Overdosis Kafein?

LANGITKU NETWORKS, – Kafein merupakan stimulan psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi dunia. Belum lagi yang banyak digunakan pada produk-produk seperti kopi, teh, serta minuman berenergi. Namun, sementara sebagian besar dari kita mengonsumsi kafein dalam dosis yang aman dan moderat, tapi tak dapat dipungkiri ia adalah zat yang sangat kuat yang bisa berbahaya jika terlalu banyak dikonsumsi.

Food and Drug Administration (FDA) memperingatkan bahwa satu sendok teh bubuk kafein setara dengan sekitar 28 cangkir kopi. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa penjualan suplemen bubuk kafein dalam bentuk curah telah dilarang di AS dan di tempat lain. Larangan tersebut diberlakukan setelah terjadi kasus kematian dalam beberapa tahun terakhir akibat overdosis kafein.

Sebuah studi kasus di Inggris baru-baru ini menjadi pengingat mengapa larangan ini dibutuhkan—menunjukkan bahaya dari mengonsumsi kafein secara berlebihan.

Laporan dari Rebecca Harsten, dokter perawatan kritis di Queen Elizabeth Hospital, menjelaskan seorang pasien berusia 26 tahun harus dilarikan ke unit gawat darurat, tiga jam setelah dia menelan dua sendok the bubuk kafein (sekitar 20 gram). Jika mengacu pada FDA, jumlah tersebut setara dengan minum 50-60 kopi sekaligus. Menurut Harsten, itu dapat membunuh seseorang.

“Kelebihan kafein 1-2 gram dapat menimbulkan efek toksik yang signifikan,” kata para peneliti.

Dalam kasus di atas, pasien termasuk beruntung karena masih bisa selamat. Dokter menemukan konsentrasi kafein yang tinggi yang mematikan saat melakukan pengukuran pada darahnya. Kadar kafein pada pasien tersebut berada di angka 147,1 mg/L setelah tujuh jam. Mengingat pengecekan dilakukan setelah perawatan, menurut peneliti, ada kemungkinan konsentrasi kafeinnya lebih tinggi sebelumnya.

Beberapa jam sebelumnya, ketika perempuan itu sampai di unit gawat darurat, ia mengalami jantung berdebar, berkeringat, gelisah, dan kesulitan napas. Saat pemeriksaan, dokter menemukan bahwa dia memiliki detak jantung sangat cepat, tekanan darah rendah, mengalami hiperventilasi, dan muntah-muntah.

Hasil elektrokardiogram (EKG) mengungkapkan bahwa ia memiliki irama jantung abnormal yang disebut takikardia ventrikel polimorfik, penumpukan asam dalam tubuh (asidosis metabolik), ketidakseimbangan karbon dioksida dan oksigen dalam darah (alkalosis pernapasan), serta jumlah sel darah putih yang tinggi.

Pasien kemudian diberi perawatan pengganti cairan dan elektrolit. Namun, karena kondisinya tidak membaik, ia dipindahkan ke perawatan intensif, dibius, diberikan hemodialisis, serta harus memakai ventilator.

Dia juga diberikan perawatan bikarbonat intravena untuk memperbaiki status asam-basanya, juga obat magnesium sulfat untuk mengendalikan aritmia dan mengaktifkan arang demi membantu membersihkan racun dari ginjalnya. Hormon yang disebut norepinefrin (alias noradrenalin) pun diberikan untuk memerangi efek kafein pada tekanan darah.

Emulsi lemak yang disebut intralipid diberikan kepada pasien, tapi bukan untuk tujuan biasa sebagai sumber energi dan nutrisi. Dalam beberapa tahun terakhir, zat ini semakin banyak digunakan untuk membantu menghilangkan bahan beracun dari tubuh.

Fakta bahwa banyak sekali yang harus diobati menjadi bukti betapa parahnya efek kafein jika dikonsumsi berlebihan. Pada konsentrasi yang cukup tinggi, ia bisa menjadi zat yang mengganggu berbagai proses metabolisme di seluruh tubuh.

Penemuan ini dipublikasikan pada BMJ Case reports.

 

 

source : Science Alert

editor : Gita Laras Widyaningrum

Nationalgeographic.co.id

read more
Health

Tanpa Sadar, 3 Kebiasaan Ini Bantu Atasi Gangguan Lambung

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Memiliki gangguan lambung memang menyebalkan. Selain membuat area lambung nyeri, gangguan pada lambung juga bisa memberi efek samping, seperti perut kembung, mual, hingga muntah.

Menurut Medical Manager Divisi Kalbe Consumer Health PT Kalbe Farma TBK, dr Helmin Agustina Silalahi, faktor gaya hidup merupakan faktor yang harus diperbaiki dalam mengatasi gangguan lambung, termasuk pola dan jenis makan, manajemen stres, dan lainnya.

“Selanjutnya adalah obat-obatan, termasuk tradisional dan obat modern yang dapat dipilih sesuai dengan kenyamanan penggunanya. Namun jika kondisi tidak membaik atau malah memburuk harus segera menghubungi dokter,” ujar dr Helmin.

Dilansir dari Yellow Pages, ada beberapa kebiasaan sederhana yang tanpa disadari ternyata berperan untuk menghindarkan tubuh dari gangguan lambung, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Berhenti merokok

Nikotin dalam tembakau meningkatkan jumlah asam dalam perut dan membuatnya lebih terkonsentrasi. Studi menunjukkan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko gangguan pada lambung hingga 7 kali lipat dari biasanya.

2. Sarapan dengan oatmeal dan buah segar

Studi di Harvard pada 47 ribu pria yang memakan 7 porsi buah dan sayuran setiap hari memiliki risiko 33% lebih rendah terkena gangguan lambung. Selain itu, mengonsumsi kacang-kacangan, pir, hingga oatmeal mampu mengurangi risiko penyakit tersebut hingga 60%.

3. Perbanyak makan sayuran

Sayuran seperti bayam, selada, dan lobak kaya akan bahan kimia yang meningkatkan kadar oksida nitrat di perut. Penelitian mengatakan kadar oksida nitrat yang tinggi mampu memperkuat lapisan dalam perut sehingga dapat melindungi dirinya sendiri dari asam pencernaan.

Ketika gangguan lambung datang, Anda bisa mengatasinya dengan mengonsumsi olahan bahan-bahan tradisional seperti kunyit, jahe merah, madu, dan royal jelly.

dr Helmin menyebut bahwa bahan-bahan alami tersebut sudah banyak digunakan turun-temurun untuk mengatasi gangguan saluran cerna, bahkan sebelum obat-obatan ditemukan.

“Tentunya dengan berkembangnya ilmu pengetahuan penelitian mengenai bahan-bahan tersebut juga semakin banyak sehingga data-data mengenai dosis yang tepat, efikasi dan keamanannya semakin dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” sambungnya.(mul/mpr)

source : Abu Ubaidillah – detikHealth

read more
1 7 8 9 10 11 14
Page 9 of 14