close

Health

Health

Mana yang Lebih Baik untuk Buka Puasa, Teh Hangat atau Air Putih Dulu?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Saat berbuka puasa, sebagian orang biasa membatalkannya dengan segelas teh hangat beserta kurma. Tetapi, banyak juga yang memilih untuk minum air putih terlebih dulu untuk mengawali buka puasa.

Sebenarnya, mana yang harus diminum lebih dulu saat berbuka?

Dikutip dari Livestrong, teh mengandung katekin atau antioksidan yang alami. Menurut America Journal of Clinic Nutrition, kandungan antioksidan ini berfungsi untuk melindungi dan mencegah terjadinya komplikasi penyakit.

Meski baik, banyak yang menyarankan untuk tidak langsung meminumnya saat kondisi perut kosong. Teh juga mengandung kafein yang bisa memicu munculnya atau bahkan naiknya asam lambung.

Maka dari itu, lebih direkomendasikan untuk memenuhi cairan yang hilang selama sehari berpuasa dengan air putih. Mengutip dari Medlineplus, air putih merupakan sumber utama cairan untuk menghidrasi tubuh.

Menurut Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, SGz, RD, MPH, disarankan untuk tetap mengkonsumsi air sebanyak 8 gelas air dalam sehari.

“Itu bisa dilakukan dengan minum 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat buka, dan 4 gelas di malam hari,” jelasnya. (sao/fds)

Sarah Oktaviani Alam – detikHealth

 

read more
Health

Bikin Segar! Ini ‘Takaran’ Sehat Minum Sirup Saat Buka Puasa dari Ahli Gizi

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Sirup selalu menjadi pilihan banyak orang untuk dijadikan menu minuman saat berbuka puasa. Tetapi minuman segar ini memiliki kandungan gula yang cukup tinggi sehingga bisa berbahaya bagi kesehatan.

Lantas apakah ada ‘takaran’ khusus untuk meminum sirup saat berbuka puasa?

Menurut ahli gizi dari Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, jika ingin meminum sirup saat berbuka puasa, sebaiknya tidak lebih dari satu gelas.

“Dengan minum manis atau makan manis pada saat buka puasa, bisa itu gula, sirup, atau buah yang manis seperti kurma itu nggak apa-apa. Tetapi harus dijaga hanya pada saat buka puasa saja dan cukup satu porsi,” kata dr Fiastuti kepada detikcom, Kamis (30/4/2020).

“Fungsinya apa? Mengganti kadar glukosa kita yang sudah turun supaya kita segar lagi,” lanjutnya.

dr Fiastuti juga menjelaskan kandungan kalori yang tinggi pada sirup bisa berbahaya bagi tubuh bila diminum lebih dari satu gelas dalam sehari. Karena itu bisa menyebabkan risiko terkena obesitas dan juga diabetes.

“Kalau kita minum (sirup) gula itu cepat naik dan cepat turun jadi fluktuatif, jadi itu memicu timbulnya penyakit diabetes, obesitas, dan penyakit-penyakit lainnya,” tuturnya.

(kna/kna)

Achmad Reyhan Dwianto – detikHealth

read more
Health

Tips Mengatur Minum 8 Gelas Sehari Saat Puasa

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Menjaga fisik selama bulan puasa memang harus diperhatikan, salah satunya adalah cara menghindari dehidrasi saat berpuasa di bulan suci Ramadhan.

Tubuh mengandung sekitar 60 persen cairan yang harus terus dijaga setiap hari. Saat sedang berpuasa, kita diwajibkan menjaga rasa haus dan lapar selama kurang lebih 12 jam yang membuat tubuh kadang merasa lemas.

“Untuk mencapai hidrasi sehat, tubuh harus dijaga dengan asupan air yang cukup sekurang-kurangnya 8 gelas per hari atau sekitar 2 liter air,” tutur Dietsien Instalasi Gizi RS Cipto Mangunkusumo, Triyani Kresnawan, DCN, MKes, RD, kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Biasanya kita banyak minum di siang hari ketika matahari sedang terik-teriknya. Tapi kan pas puasa nggak bisa. Untuk itu, Triyani memberikan tips atur minum saat puasa agar cukup 8 gelas per hari:

  • 1 Gelas setelah adzan maghrib
  • 1 Gelas setelah sholat maghrib
  • 1 Gelas setelah makan
  • 1 Gelas sebelum sholat isya
  • 1 Gelas setelah sholat tarawih
  • 1 Gelas sebelum tidur
  • 1 Gelas setelah bangun tidur
  • 1 Gelas setelah makan sahur

“Saat sahur, tidak disarankan minum kopi, teh, atau soda karena memiliki efek diuretik yang menyebabkan tubuh akan mengeluarkan lebih banyak cairan,” pungkasnya.

Jadi jangan lupa ya untuk selalu menjaga tubuh agar tidak dehidrasi saat bulan puasa.

(up/up)

Ayunda Septiani – detikHealth

read more
Health

Rekomendasi Makanan yang Baik Dikonsumsi Saat Sahur

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pemerintah sudah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan jatuh pada Jumat, 24 April 2020. Masyarakat kini mulai menyiapkan keperluan puasa, salah satunya persiapan untuk makan sahur. Banyak ahli menyarankan untuk mengkonsumsi banyak sayuran dan buah di saat sahur.

“Ketika memutuskan apa yang harus dimakan selama Ramadhan, ingatlah sahur dapat membantu Anda menjalankan puasa. Jadi mengkonsumsi makanan yang tepat adalah penting,” kata Departemen Diet dari Singapore General Hospital (SGH).

Dikutip HealthXchange, berikut ini beberapa makanan yang direkomendasikan di saat sahur:

1. Buah-buahan dan sayuran

Buah dan sayur kaya akan serat yang dapat membantu mengenyangkan dan membantu mencegah sembelit. Selain itu, buah dan sayur juga mengandung vitamin, mineral, dan phytochemical yang sangat penting untuk kesehatan.

2. Makanan mengandung karbohidrat

Selain nasi, kamu juga bisa mencoba makanan lain yang mengandung karbohidrat seperti beras merah dan roti gandum. Keduanya masuk ke dalam karbohidrat kompleks yang memiliki banyak serat, sehingga lebih lambat untuk dicerna. Asupan ini juga membantu mempertahankan tingkat energi lebih lama.

3. Makanan mengandung protein

Ayam tanpa kulit, ikan, dan produk susu rendah lemak adalah sumber protein yang baik dikonsumsi di saat sahur. Selain mengandung banyak protein, makanan ini dapat membantu memperbaiki dan membangun jaringan tubuh, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

(up/up)

Anjar Mahardhika – detikHealth

read more
Health

Lebih Baik Susu Dingin atau Susu Hangat? Ini Perbandingannya

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Susu adalah salah satu minuman yang banyak digemari. Dalam segelas susu, terdapat banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh seperti protein, magnesium, kalsium, seng, vitamin D, dan kalium.

Namun, setiap orang punya kesukaan masing-masing saat meminumnya, ada yang suka susu dingin ataupun hangat. Meski begitu, ternyata keduanya punya manfaat tersendiri lho.

Dikutip dari Times Of India, berikut ini beberapa manfaat yang dimiliki pada susu dingin ataupun yang hangat.

1. Susu Hangat

– Tidur menjadi lebih nyenyak: Salah satu manfaat dari mengkonsumsi susu hangat sebelum tidur adalah bisa membuat tidur nyenyak. Susu mengandung asam amino yang bisa membantu untuk mendorong orang agar bisa tidur lebih baik. Asam amino ini akan aktif jika susu disajikan dalam keadaan hangat.

– Bisa jadi obat flu: Minum susu hangat yang ditambah dengan madu ternyata bisa menjadi obat flu lho. Minuman ini memiliki efek anti bakteri yang bisa membantu meredakan penyakit umum tersebut.

– Mengatasi keluhan PMS: Selama menstruasi wanita pasti mengalami banyak keluhan, seperti kram hingga sakit perut. Untuk mengatasinya, bisa dengan susu hangat yang dicampur dengan kunyit. Potasium pada susu bisa membantu meredakan kram, sementara kunyit bisa membuang racun yang ada di dalam tubuh.

2. Susu dingin

– Membantu menurunkan berat badan: Pecaya atau tidak, mengkonsumsi susu dingin ternyata bisa membantu menurunkan berat badan. Kandungan kalsium dalam susu dingin bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar lebih banyak kalori. Selain itu, minum segelas susu dingin juga bisa membuat kenyang lebih lama, jadi bisa menghindari ngemil yang tidak diperlukan.

– Baik untuk kulit: Susu dingin yang dikemas dengan elektrolit bias membantu tubuh melawan dehidrasi. Ini akan membuat tubuh dan kulit tetap terdehidrasi serta bercahaya. Sangat disarankan untuk mengkonsumsi susu dingin di pagi hari.

Sarah Oktaviani Alam – detikHealth

read more
Health

Meningitis atau Radang Selaput Otak, Bisa Disebabkan oleh Makanan?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Meningitis menjadi penyakit yang diderita oleh Glenn Fredly sebelum akhirnya berpulang pada Rabu (08/04). Lalu apa itu penyakit meningitis? Dan apakah makanan bisa jadi salah satu penyebabnya?

Meningitis atau radang selaput otak merupakan infeksi cairan otak yang disertai dengan peradangan. Penyakit meningitis bisa disebabkan oleh reaksi terhadap obat-obatan tertentu atau perawatan medis. Penyakit radang seperti lupus, beberapa jenis kanker atau cedera traumatis pada kepala atau tulang belakang. Namun penyebab yang paling sering terjadi adalah infeksi oleh virus, bakteri, parasit atau jamur.

Gejala meningitis:
– Demam tinggi secara tiba-tiba
– Sakit kepala parah
– Leher kaku
– Kejang
– Gangguan tidur, ingin tidur terus dan sulit bangun
– Sensitif terhadap cahaya

Bakteri atau virus yang menyebabkan meningitis dapat menyebar melalui batuk, bersin, ciuman atau berbagi peralatan makan, sikat gigi dan rokok.

Vaksin untuk pencegahan meningitis untuk anak hingga dewasa

1. Vaksin Haemophilus influenzae tipe b (HiB)

Hib adalah vaksin yang direkomendasikan untuk anak berusia sekitar dua bulan. Vaksin ini juga direkomendasikan untuk beberapa orang dewasa, termasuk orang dengan HIV/AIDS dan yang tidak memiliki limpa.

Di Indonesia, HiB diberikan sebanyak empat kali berturut-turut pada bayi usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan dosis terakhir pada usia 18 bulan. Konsultasikan dengan dokter, Posyandu, Puskesmas, atau layanan kesehatan lainnya.

2. Vaksin pneumokokus (PCV13)

PCV13 juga merupakan vaksin yang diberikan untuk mencegah infeksi kuman pneumokokus yang menyebabkan pneumonia, radang telinga, dan meningitis.

PCV13 diberikan pada anak-anak antara usia 2-5 tahun.

3. Vaksin polisakarida pneumokokus (PPSV23)

Vaksin PPSV23 diberikan pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa yang membutuhkan perlindungan dari bakteri pneumokokus.

Makanan Penyebab Meningitis

Meningitis bakterial bisa saja menyerang ketika kita mengonsumsi makanan yang mengandung Listeria monocytogenes.

Sumber penularannya bisa melalui susu mentah, susu yang proses pasteurisasinya kurang sempurna, sayuran mentah, daging ayam olahan, ikan mentah hingga ikan asap.

Dikutip dalam Winona Daily News, konsumsi makanan yang mengandung bakteri Listeria monocytogenes awalnya akan menyebabkan keracunan makanan.

Akan tetapi berbeda dengan keracunan akibat Salmonella atau bakteri lainnya yang umumnya hanya menimbulkan sakit pencernaan selama beberapa jam atau hari. Infeksi Listeria monocytogenes lebih berbahaya karena bisa terjadi selama beberapa minggu sebelum gejalanya muncul.

Lusiana Mustinda – detikHealth

read more
Health

Penyebab Perih di Lambung dan Cara Mengatasinya

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Nyeri di perut dapat berasal dari kondisi yang mempengaruhi berbagai organ. Organ yang terpengaruh hingga menyebabkan perih dan panas adalah lambung. Selain perih dan panas, terdapat beberapa gangguan yang akan terjadi pada lambung seperti kembung, begah, mual, nyeri pada ulu hati, hingga cegukan.

Faktor yang membuat lambung menjadi perih dan panas adalah naiknya asam lambung, selain itu hal ini bisa menyebabkan iritasi pada kerongkongan. Selain itu konsumsi coklat, kafein, alkohol, dan rokok juga memberikan andil terhadap perut panas dan perih.

Salah satu penyakit lambung adalah gastroesophageal reflux disease (GERD). Menurut Healthline, penyakit ini terjadi ketika cincin otot paling bawah di kerongkongan tidak menutup sempurna setelah makanan masuk ke lambung. Hal ini membuat asam lambung naik kembali ke kerongkongan dan menimbulkan rasa perih dan panas pada perut. Orang yang biasa terkena GERD akan merasa perutnya panas dan perih, pahit di mulut bagian belakang, kesulitan menelan, hingga batuk dan asma.

Selain GERD, penyakit lainnnya adalah gastritis. Penyakit ini terjadi karena lemahnya lapisan perut sehingga cairan merusak hingga menyebabkan gastritis. Lapisan perut tipis dan rusak memiliki potensi terkena gastritis. Healthline juga menambahkan bahwa infeksi bakteri gastrointestinal juga dapat menyebabkan gastritis, infeksi biasanya ditularkan oleh orang ke orang dan bisa melalui makanan atau air yang telah terkontaminasi. Orang yang memiliki gastritis biasanya akan merasa mual, perasaan kenyang di bagian perut atas setelah makan, dan gangguan pencernaan.

Untuk mengatasi beberapa penyakit lambung seperti GERD dan gastritis, ada baiknya mengkonsumsi beberapa makanan yang dapat jika sedang terkena penyakit lambung.

Berikut daftar makanan untuk atasi lambung perih:

1. Pisang

Dapat menetralisir asam lambung berkat kadar pHnya yang rendah. Melon, pir, papaya juga bisa menjadi pilihan alternatif selain pisang.

2. Sayuran Hijau

Brokoli, seledri, kol, bayam, dan lainnya bisa menjadi pilihan bagi penderita lambung. Karena sayuran ini memiliki asam yang rendah sehingga cocok menghilangkan gejala penyakit lambung.

3. Jahe

Komposisi jahe yang dibutuhkan hanya 1-2 gram dan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi sebelum makan. Sifat dari jahe adalah sebagai antiradang terhadap penyakit lambung

4. Daging Tanpa Lemak

Pilihan terbaik bagi mengurangi penyakit lambung, sebisa mungkin juga menghindari dengan cara menggoreng karena dapat memperburuk gejala lambung yang Anda miliki.

5. Yogurt

Asam laktat dalam yoghurt bisa menyembuhkan luka dan iritasi pada lambung bermasalah. Menurut American Journal of Clinical Nutritionjuga melaporkan bahwa yoghurt mengandung bakteri baik yang menguntungkan bagi penderita lambung bermasalah.

Muhammad Rifqie Putra
– detikHealth

read more
Health

5 Keluhan yang Muncul Akibat Kelamaan Work from Home

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pandemi Corona membuat masa Work from Home (WFH) kembali diperpanjang. Berbagai perusahaan menerapkan sistem ini agar masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah, untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Berada di rumah seringkali malah membuat seseorang sering lupa untuk istirahat. Hampir satu hari penuh dihabiskan untuk bekerja.

Tanpa disadari, WFH ini membuat banyak perubahan pada tubuhmu. Dikutip dari HuffPost, berikut ini hal-hal yang bisa terjadi pada tubuhmu saat bekerja di rumah.

1. Nyeri leher dan bahu

Nyeri leher dan bahu akan mulai terasa sakit dan nyeri karena terlalu lama duduk dan menghabiskan waktu menghadap komputer atau laptop.

Untuk mencegahnya, letakkan posisi layar yang sejajar dengan mata. Tempatkan siku tangan sampai membentuk sudut 90 derajat.

Hindari juga untuk bekerja atau mengerjakan sesuatu dengan laptop dengan duduk di sofa. Itu akan menambah parah sakit dan nyeri tersebut.

Selain itu, coba lakukan peregangan sesekali agar tubuh tidak kaku dan jauh dari nyeri yang mengganggu.

2. Mata menjadi lelah

Terlalu lama menatap layar laptop atau komputer bisa menyebabkan mata kamu bekerja lebih keras. Hal itu bisa membuat mata menjadi mudah lelah.

Terlalu tegang menatap layar bisa menyebabkan mata sakit dan lah, yang ditandai dengan sakit kepala, penglihatan kabur, mata kering, nyeri leher dan bahu.

Untuk mengatasinya, istirahatkan mata sejenak saat bekerja. Menurut American Optometric Association, istirahatkan mata selama 20 detik, alihkan pandangan, dan lakukan itu perlu 20 menit sekali.

3. Kram pada kaki

Kram pada kaki yang terjadi berarti tanda bahwa sirkulasi darah tidak mengalir dengan lancar. Bisa jadi itu terjadi karena posisi tubuh saat bekerja tidak benar.

Selain itu, bisa jadi karena otot-otot pada tubuh terutama kaki aliran darahnya tidak lancar. Untuk mengatasinya, atur ketinggian kursi hingga kaki menyentuh lantai dengan posisi menapak rata.

Itu bisa membuat aliran darah pada kaki menjadi lancar, sehingga kram semakin minim terjadi.

4. Pinggul Kaku

Duduk terlalu tegap dan terlalu membungkuk saat WFH ternyata juga tidak baik lho. Itu bisa menyebabkan pinggul terasa kaku dan tidak nyaman.

Jika terus berasa pada posisi tersebut dalam waktu yang lama, membuat pinggul terasa lebih kaku bahkan sakit. Untuk mengatasinya, coba bersandar yang nyaman pada kursi, dan cari kursi yang fleksibel untuk membantunya.

5. Pergelangan tangan sakit

Jika saat WFH tangan tidak membentuk sudut 90 derajat dan tetap di posisi yang sama, bisa membuat pergelangan tangan sakit. Solusinya, jaga pergelangan tangan tetap lurus, tidak miring ke kanan atau kiri.

Usahakan tangan tetap membentuk sudut 90 derajat, saat kamu melakukan pekerjaan di depan laptop atau komputer sepanjang hari.

Sarah Oktaviani Alam – detikHealth

read more
Health

Tidur Siang Bikin Badan Gampang Gemuk, Benarkah?

LANGITKU NETWORKS – Banyak dari kita yang mungkin tahu betul bagaimana rasanya ketika kantuk datang di siang hari, terlebih saat perut kenyang setelah makan siang. Rasa kantuk adalah hal yang normal dan terjadi karena penurunan kewaspadaan alami antara pukul 13.00-15.00. Meluangkan waktu sejenak untuk tidur siang sebetulnya memiliki banyak manfaat. Mulai dari memperbaiki suasana hati, meningkatkan memori otak, menurunkan level tekanan darah tinggi, hingga meningkatkan performa.

Juga masih ada manfaat menurunkan risiko penyakit jantung, dan mengurangi kelelahan, serta berbagai dampak lainnya. Waktu tidur siang biasanya sekitar satu jam 30 menit. Pada durasi tersebut kita akan mengalami tidur nyenyak selama sekitar satu jam. Lalu, pada setengah jam sisanya kita mengalami “tidur ayam”. Jika hanya punya waktu singkat, kita juga bisa melakukan power nap antara 10-15 menit. Meski singkat, power nap cukup untuk meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan performa kognitif, dan memperbaiki suasana hati ketika bangun. Melakukan power nap tidak akan membuat tubuh mengantuk atau lesu, karena selama durasi singkat tersebut tubuh tidak tidur terlalu nyenyak, tapi melakukan proses penyegaran pikiran dan tubuh. Meski bermanfaat, tidur siang yang terlalu lama atau lebih dari dua jam justru bisa membuat tubuh  lesu dan lebih mengantuk. Apalagi, jika tidur siang dilakukan setelah makan siang dalam jumlah besar.

Lantas, benarkah tidur siang terlalu lama bisa berdampak pada kenaikan berat badan? Nah, sebetulnya bukan tidur siangnya yang menyebabkan kenaikan berat badan, melainkan kebiasaan rebahan di atas tempat tidur yang dilakukan segera setelah makan siang. Tidur membakar sangat sedikit kalori daripada duduk atau berdiri. Namun, bukan berarti kita harus menghindari tidur karena kita tetap membutuhkan tidur minimal delapan jam setiap malamnya, demi menjaga organ tubuh berfungsi maksimal. Rebahan saat perut ada dalam kondisi kenyang atau penuh bisa mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan acid reflux alias gangguan asam lambung. Ketika kita berbaring segera setelah makan siang dan tertidur, tubuh tidak mempunyai waktu cukup untuk melakukan proses pencernaan dan membakar lemak. Menurut para pakar kesehatan, setidaknya kita harus memberi jarak 1-2 jam antara waktu makan dan tidur siang untuk mencegah kenaikan berat badan. Sebab, dalam durasi tersebut tubuh akan mulai mencerna makanan dan membakar lemak, sehingga lemak tersebut tidak tersimpan di dalam tubuh, dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Selanjutnya, bagaimana agar kita tidak mengalami hal itu?

1. Tidurah antara pukul 14.00-15.00, sebab pada waktu ini energi tubuh sedang berada pada titik terendah.

2. Pastikan durasi tidur siang tidak melebihi 20-30 menit.

3. Pilih tempat yang nyaman dan bisa membuat kita mudah tertidur.

4. Jangan minum kafein sebelum tidur.

5. Bergerak terlebih dahulu setelah makan dan sebelum tidur siang. Misalnya dengan berjalan kaki di sekitar rumah. Jalan kaki bisa membantu membakar lemak, sehingga lemak tersebut tidak tertimbun ketika tidur.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Tidur Siang Bikin Badan Gampang Gemuk, Benarkah?”, https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/04/200000020/tidur-siang-bikin-badan-gampang-gemuk-benarkah-?page=all#page2.
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Glori K. Wadrianto

read more
Health

Redakan Batuk dengan Konsumsi 5 Makanan Enak Ini

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Banyak orang yang khawatir dengan penyakit batuk karena menjadi salah satu gejala virus corona. Sebelum parah, obati batuk dengan makanan enak ini.

Gejala batuk seperti tenggorokan kering, sakit dan sulit menelan perlu segera diatasi. Tidak perlu menelan obat antibiotik tetapi cukup dengan konsumsi beberapa makanan enak yang menyehatkan dan efektif meredakan batuk secara alami. Karena selain memberi asupan nutrisi juga memiliki sifat antiinflamasi.

1. Ramuan Bawang Putih, Madu, Jahe dan Lemon

Untuk meredakan batuk kamu bisa mengonsumsi ramuan sehat ini. Terbuat dari campuran bawang putih madu, jahe, lemon yang diseduh dengan air hangat. Ramuan itu akan membantu untuk membersihkan tenggorokan yang sakit dalam hitungan jam.

Bawang putih, lemon dan jahe memiliki kandungan senyawa yang dapat menghalau bakteri penyebab sakit tenggorokan. Sementara madu berperan sebagai agen penyembuhan dengan membangun kembali lapisan tenggorokan yang rusak karena batuk.

2. Sup Ayam

Tak hanya lezat, sup ayam juga berperan sebagai obat batuk. Semangkuk sup ayam merupakan salah satu solusi paling menarik untuk membebaskan kamu dari rasa sakit luar biasa yang disebabkan oleh sakit tenggorokan.

Sup ayam tidak hanya memiliki sifat antiinflamasi, tetapi juga agen revitalisasi. Karena itu khasiatnya juga dapat menambah energi yang dapat membersihkan saluran pernapasan dan hidung karena mengandung bahan-bahan utama seperti bawang putih, bawang merah dan cabai.

3. Pisang

Pisang merupakan buah non-asam yang bertekstur lunak. Karena teksturnya itu pisang dapat melewati tenggorokan tanpa menimbulkan rasa sakit ketika dimakan. Buah berkulit kuning ini juga bisa dijadikan sebagai obat batuk karena memiliki kandungan nutrisi yang baik.

Seperti vitamin B6, kalium dan yang paling penting untuk meredakan batuk adalah vitamin C. Semua nutrisi baik tersebut berfungsi untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan di tenggorokan kamu setelah mengalami rasa sakit akibat batuk.

4. Wortel Rebus

Mengobati batuk parah bisa dengan mengonsumsi wortel yang direbus. Wortel merupakan solusi makanan yang paling berguna untuk mengobati sakit tenggorokan akibat batuk. Wortel mengandung banyak antioksidan dan vitamin C yang banyak memberikan manfaat.

Seperti memperbaiki jaringan yang rusak yang disebabkan karena sakit tenggorokan. Nah, untuk mengonsumsinya wortel dimasak dengan cara direbus terlebih dahulu. Agar teksturnya melembek sehingga tidak membuat sakit tenggorokan ketika dimakan.

5. Kol

Mengonsumsi sayuran kol dapat mengurangi peradangan dan rasa sakit yang disebabkan karena batuk. Sayuran tersebut memiliki kandungan berupa antioksidan dalam jumlah yang banyak. Termasuk komponen bergizi seperti vitamin C dan vitamin K.

Untuk dapat manfaat tersebut, mengonsumsi kol disarankan dengan mencampur sedikit cuka sari apel. Tambahan tersebut akan sangat membantu untuk mengobati batuk dan sakit tenggorokan.

6. Telur Orak-arik

Telur orak-arik merupakan sumber protein yang sangat bergizi. Kandungan nutrisi tersebut akan membantu menurunkan peradangan yang disebabkan oleh batuk parah dan sakit tenggorokan.

Karenanya mengonsumsi telur orak-arik adalah solusi terbaik. Namun, saat meraciknya sebaiknya hindari penggunakan bumbu agar tidak terjadi iritasi pada tenggorokan.

7. Oatmeal

Makanan yang populer sebagai menu sarapan ini ternyata bisa dimanfaatkan sebagai obat batuk. Mengonsumsi oatmeal sangat membantu menyembuhkan sakit tenggorokan yang dialami. Itu karena oatmeal mengandung serat dan protein laut dalam jumlah yang dibutuhkan tubuh.

Sehingga oatmeal dapat berperan untuk membantu memperkuat tenggorokan yang rapuh akibat batuk-batuk. Supaya lebih sehat, oatmeal dapat dikombinasikan dengan irisan pisang yang juga baik untuk menyembuhkan sakit batuk.

Riska Fitria – detikFood

 

read more
1 10 11 12 13 14 15
Page 12 of 15