close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Upaya Lestarikan Situs Sejarah Benteng Somba Opu, Prof Rudy Bertemu Andi Kumala Karaeng Idjo

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Benteng Somba Opu yang terletak di sebelah selatan pesisir Kota Makassar, merupakan salah satu situs sejarah yang patut dipertahankan keberadaannya.

Sebagai salah satu langkah dalam upaya pelestarian situs sejarah tersebut, Sombayya Ri Gowa, Andi Kumala Karaeng Idjo melakukan pertemuan dengan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, di rumah jabatan Walikota Makassar, Kamis (10/09/2020).

Menurut Prof Rudy, sejumlah upaya sedang dilakukan untuk merevitalisasi cagar budaya di Kota Makassar, termasuk supporting yang dilakukan oleh Pemprov Sulsel.

“Revitalisasi Benteng Somba Opu memang sedang diupayakan, khususnya supporting dari Pemprov Sulsel. Hanya saja, sejumlah kendala masih coba dicarikan solusi, termasuk adanya sekelompok warga yang masih tinggal dan bermukim di area benteng” ujar Prof Rudy.

Sementara itu, Andi Kumala Karaeng Idjo berharap upaya pengembalian fungsi benteng Somba Opu sebagai situs sejarah Sulawesi Selatan bisa terealisasi dsn menjadi referensi generasi mendatang dalam mengenal sejarah leluhurnya.

“Situs ini kebanggaan kita semua, tentu perlu dimaksimalkan agar bisa menjadi salah satu ikon menarik untuk wisatawan mancanegara maupun domestik,” tuturnya.

Selain benteng somba opu, menurut Andi Kumala Karaeng Idjo, situs sejarah lainnya yang patut mendapat perhatian yakni kerajaan Tallo, karena sejak dahulu Kerajaan Gowa Tallo tak terpisahkan.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Hadiri Rakorsus Membahas Potensi Pilkada Jadi Kluster Baru Covid 19

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Rapat Koordinasi Khusus secara virtual di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (9/9/2020).

Rakoordinasi yang di hadiri Wagub Sulsel tersebut membahas mengenai Pengamanan & Penegakan Protokol Covid 19 Pada Pilkada Serentak Tahun 2020.

Dengan itikat Pilkada tahun 2020 sehat dan demokratis, Menkopolhukam Mahfud menyampaikan pilkada dapat dilanjutkan dengan syarat patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan di tiap tahapan pilkada serentak

“Banyak permasalahan yang dilakukan bapaslon, diketahui sesuai data, 141 pelanggaran pada pendaftaran dan 102 pelanggaran jelang penutupan, dan KPU RI mencatat 46 Bapaslon yang positif Covid 19,” jelasnya.

Implementasi kebijakan telah dilakukan baik dari Pemerintah maupun penyelenggara pemilu.

“Pemerintah melalui Inpres No 6 Tahun 2020, KPU RI melalui PKPU No 16 Tahun 2020, dan Bawaslu melalui Perbawaslu No 4 Tahun 2020. Semua sudah di implememtasikan,” sambung Menkopolhukam, Mahfud MD.

Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan bahwa daerah yang melaksanaan pilkada serentak di 9 Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 Kota.

“Bersama sama kita harus mampu mematuhi peraturan yang telah di tetapkan. Salah satunya protokol kesehatan, pelaksanaan setiap proses pilkada serentak harus mematuhi protokol kesehatan,”, tegasnya.

“Ada pertemuan terbatas dan pertemuan dialog, yang dimana membatasi kehadiran tatap muka,” lanjutnya.

Usai mengikuti Rakor ini, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap pelaksanaan Pilkada harus tetap memberlakukan protokoler kesehatan secara ketat.

Di Sulawesi Selatan sendiri, terdapat 12 Kabupaten/Kota yang akan melakukan Pemilihan Kepala Daerah serentak pada  Desember 2020 mendatang.

“Para paslon Bupati/Wakil Bupati maupun Walikota/Wakil Walikota kami berharap memberi contoh dan empati atas kondisi Covid-19 termasuk kepada tim yang tengah berjuang dalam penanganan korban Covid-19,” pintanya.

Selain Menkopolhukam, Rapat koordinasi khusus ini juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Kapolri, BIN, KPU RI, Bawaslu RI, Kepala BNPB, dan Kepala daerah Provinsi, Kota/Kabupaten Se Indonesia.(jalu)

read more
DaerahNews

Pj Walikota Makassar Hadiri Pencanangan Gerakan Trisula

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Berbagai upaya pencegahan Covid19 terus dilakukan, guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid19. Salah satu langkah yang kini ditempuh yakni dengan gerakan program Trisula (Tracing, Testing, dan Educating). Gerakan program ini terdiri dari 3 langkah untuk menekan laju pandemi Covid-19 di Sulsel. Yang pertama, pelacakan massif (massive tracing), kedua pengujian secara agresif (aggressive testing) serta ketiga adalah edukasi pelaksanaan protokol kesehatan.

Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin yang hadir bersama Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah dalam pencanangan gerakan Trisula yang digelar di Lapangan Karebosi, Kamis (10/9/2020), melakukan peninjauan secara langsung 2 unit mobil PCR yang akan dioperasikan sebagai bagian dari upaya pemutusan rantai Covid19.

Kedua unit kendaraan tersebut, salah satunya akan difokuskan untuj kota Makassar, sedangkan satu unit lainnya akan digunakan di kabupaten/kota lainnya yang ada di Sulawesi Selatan.

Selain itu, telah tersedia pula 12 fasilitas laboratorium, yang akan digunakan untuk memassifkan upaya pencegahan Covid19.

Pencanangan Gerakan Trisula sebagai wujud komitmen bersama Gubernur Sulsel, Panglima Kodam XIV Hasanuddin,Mayjen TNI Andi Sumangerukka, dan Kapolda Sulsel Merdisyam, serta Pemerintah Daerah, untuk kompak massifkan gerakan pemutusan rantau Covid19.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, menjelaskan, untuk saat ini Pemprov Sulsel bersama Pemda kabupaten kota se-Sulsel sudah memiliki 12 laboratorium dan 2 mobil PCR khusus untuk Covid-19.

“Jadi ini kita sudah punya 12 laboratorium, dari 3 kemudian menjadi 7, dan sekarang sudah 12 di Sulsel, ditambah lagi 2 mobil PCR, ini milik pemerintah provinsi,” ungkapnya saat Pencanangan Gerakan Trisula

Pada kesempatan tersebut, Nurdin Abdullah, menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota TNI, Kepolisian, OPD lingkup Pemprov Sulsel dan seluruh tenaga kesehatan baik dokter, perawat dan tenaga laboratorium.

“Saya ingin menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota TNI Bapak Pangdam, seluruh anggota kepolisian dan Bapak Kapolda Sulsel. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pejuang yang telah menghadapi Covid-19 di Sulsel,” ucapnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pemkot Makassar Bersama Pelindo Komitmen Wujudkan Green Port

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Menciptakan kawasan hijau yang nyaman dan bersih senantiasa di wujudkan Pemerintah Kota Makassar. Melakukan sinergi dengan semua pihak serta pengawasan berkelanjutan agar dapat segera menjadikan Makassar sebagai destinasi terbaik.

Bertempat di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, sejumlah direksi dari PT Pelindo (Pelabuhan Indonesia) IV Persero melakukan bertemu Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin, Rabu (9/9/2020). Kunjungan mereka dalam rangka menyampaikan kondisi pelabuhan dengan konsep green port atau pelabuhan hijau.

Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin mengatakan pihaknya sangat antusias dengan hadirnya green port dan akan membantu membuat jaring sampah agar dapat mendukung program ini bisa berjalan sempurna.

“Pemkot Makassar akan siapkan jaring sampah agar sampah yang masuk ini bisa tersaring dulu sehingga tidak merusak pemandangan. Kita berharap jika semua bisa komitmen In Shaa Allah pelabuhan kita bisa bersaing dengan pelabuhan lainnya”,pungkasnya.

Sementara itu GM Pelindo IV Persero Cabang Makassar Aris Tunru berharap agar pelabuhan Makassar dapat meraih juara dalam penilaian di tahun mendatang.

“Tahun lalu alhamdulilah PT Pelindo mendapatkan juara 3 dalam kompetisi green port dan kita berharap dengan sinergitas semua pihak di tahun mendatang Makassar bisa meraih juara satu dan bisa menjalankan komitmen untuk mengurangi emisi karbon”,ungkapnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Jelang Kedatangan Jokowi, Nurdin dan Rudy Pantau Progres Tol Layang Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bersama Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin melakukan pengecekan secara langsung kondisi terkini Tol Layang Ujungpandang Seksi Tiga, Rabu (9/9/2020). Hal ini dilakukan jelang kedatangan Presiden RI, Joko Widodo yang rencananya akan meresmikan secara langsung tol layang pertama di kawasan timur Indonesia tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Nurdin dan Rudy mengecek detail kondisi struktur ruas beton yang memanjang hingga 14,10
kilometer tersebut. Sebelum menuju ke lokasi, di lakukan dulu pemaparan progress pengerjaan tol oleh pihak Wika sebagai penanggung jawab proyek.

Setelah mendengar paparan pihak Wika, selanjutnya Nurdin dan Rudy beranjak melihat langsung fisik tol yang kini sudah memasuki proses finishing. Dalam pantauannya, Nurdin mengatakan hadirnya tol layang ini akan dapat membantu mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sekitar Jalan AP Pettarani.

“Alhamdulillah proyek yang mulai di kerjakan sejak 2018 ini sudah masuk di tahap penyempurnaan. Pengerjaannya sudah memasuki 91,55%, tinggal merapikan bagian atas(tol) lalu bagian bawah(arteri) di lakukan perbaikan jalanan. Rencananya jika tidak ada halangan, Oktober mendatang Presiden RI akan hadir di Kota Makassar meresmikan secara langsung. Kehadiran tol ini tentu juga akan membantu arus lalu lintas yang kerap padat di sekitar arah AP Pettarani”,ungkapnya.

Sementara itu Prof Rudy Djamaluddin di sela peninjauannya berharap tol sepanjang 10,4 kilometer ini ke depannya dapat memicu perekonomian di berbagai sektor.

“Besar harapan saya keberadaan tol Pettarani dapat menggerakkan roda perekonomian di Makassar,terlebih saat ini pergerakan covid sudah perlahan melandai. Olehnya itu dengan kemudahan akses jalan semoga investor dapat makin melirik Makassar sebagai daerah maju”,harapnya.

Di targetkan pada Desember mendatang masyarakat Makassar sudah dapat menggunakan fasilitas jalan tol ini. Lalu selanjutnya akan di bangun jalan tol lainnya yang akan menghubungkan antara Barombong dan Takalar. (jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Siap aliri 100ha sawah, wagub tinjau proyek irigasi Lalengrie

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Infrastruktur pertanian menjadi salah satu program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dikepemimpinan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

Melalui pembangunan bendung dan jaringan irigasi. Seperti yang tengah dalam proses pengerjaan pada bendung dan jaringan irigasi Lalengrie di Desa Ujung Lamuru, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone.

Selasa (8/9/2020), Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung pembangunan bendung dan jaringan irigasi itu.

Pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi dan air bersih itu menggunakan anggaran senilai Rp 21,5 Miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan


Hadirnya bendung ini pun sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Diantaranya untuk mencegah banjir, mengukur debit sungai, dan memperlambat aliran sungai sehingga menjadikan sungai lebih mudah dilalui. Bahkan hadirnya bendung untuk irigasi pertanian ini, nantinya bisa meningkatkan produksi hasil pertanian. Terlebih Kabupaten Bone sudah memenuhi lumbung pangan di Provinsi Sulawesi Selatan.

Untuk tahun 2020 ini, kata Andi Sudirman, “tahap pertama bangunan Induk dan saluran 3 km dengan kapasitas perkiraan sekitar 100-an hektar sudah bisa terairi,” ungkapnya.

Pemprov Sulsel, lanjutnya, bahwa akan dilanjutkan dengan tahap kedua pembangunan yang direncanakan pada tahun 2021. “Agar fungsional maksimal sesuai rencana,” pungkasnya.

“Bendung Lalengrie ini memiliki kapasitas mengairi sekitar kurang lebih sekitar 1000-an hektar sawah dan juga bisa digunakan untuk kebun yang dilewati,” jelasnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Temu Virtual Dengan Mahasiswa Baru Teknik Unhas, Ini Pesan Wagub Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman kembali menghadiri rangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2020 Universitas Hasanuddin.

Kali ini, Andi Sudirman mengikuti Pembukaan Penerimaan Mahasiswa Baru Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Tahun 2020, Selasa (8/9/2020), yang dilakukan secara virtual melalui zoom. Ia mengikuti zoom ini dari Kabupaten Bone. Dirinya di Kabupaten yang berjuluk Bumi Arung Palakka dalam rangka kunjungan kerja.

Andi Sudirman menyampaikan, bahwa berbanggalah menjadi orang-orang terpilih sebagai mahasiswa di Fakultas Teknik. Dimana lebih dari 10 ribu yang mendaftar hanya 1.256 yang diterima di Fakultas Teknik.

“Fakultas teknik luar biasa. Saya ucapkan selamat sudah menjadi bagian dari Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin,” ujarnya.


Dirinya mengingatkan, bahwa jangan pernah menuntut banyak, namun bagaimana memberikan banyak manfaat untuk fakultas teknik.

“Bagaimana untuk mencari, menimba ilmu dan bagaimana di sini adalah tempat untuk perubahan pola pikir, tempat untuk bagaimana menimba ilmu, mencari relasi. Karena kalian yang (terpilih) terbaik dan jangan mengecewakan,” tuturnya.

Dirinya berharap, mahasiswa baru ini, bisa memiliki cita-cita sebagai pembuka lapangan pekerjaan, pengabdian kepada masyarakat, dan memiliki akhlak, karakter serta integritas.

Saat ini, kata dia, dibutuhkan pemimpin yang memiliki moral kepemimpinan. “Saat ini orang pintar banyak sekali, orang cerdas juga banyak. Tapi kita krisis moral kepemimpinan. Kami mendorong adik-adik untuk memiliki moral kepemimpinan, cerdas dan akhlak yang baik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Andi Sudirman menghadiri acara penerimaan mahasiswa baru yang dikemas dalam bentuk Pembinaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB) Universitas Hasanuddin 2020, Senin (7/9/2020). Dalam kesempatan itu, Wagub Sulsel sebagai narasumber sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa baru.(jalu)

read more
DaerahNews

Terapkan Protokol Kesehatan, Prof Rudy Dukung Sensus Penduduk di Masa Pandemi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengapresiasi langkah Badan Pusat Statistik Kota Makassar yang melakukan sensus penduduk 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, ketersediaan data penduduk sangat strategis dalam menentukan setiap proses kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah.

“Sensus penduduk merupakan program nasional yang harus didukung bersama, hanya saja di masa pandemi ini protokol kesehatan harus tetap menjadi hal utama yang harus didahulukan” ujar Prof Rudy saat berbicara dengan perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar di Balaikota Makassar, Selasa (8/9/2020).

Prof Rudy berharap, kedepan sistem database kependudukan harus terintegrasi dengan seluruh stakholder yang terkait, sehingga sistem verifikasi data lebih akurat dan terjaga keamanannnya.

“Basis data itu pondasi untuk kesuksesan suatu pelayanan dan kebijakan pemerintah daerah. Kalau data kacau, keputusan selanjutnya pasti kacau,” kata Prof Rudy.

Prof Rudy juga mengusulkan Indonesia kedepannya bisa memiliki data tunggal akurat berbasis kependudukan. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat jika menemukan kendala administrasi.

“Jadi kalau ada data tunggal akurat, kalau ada orang misalnya urus SIM atau mengajukan kredit di bank, tidak perlu lagi ada surat pengantar. Administrasi kita belum praktis, bahkan terkadang orang yang dalam keadaan darurat di Rumah Sakit, bisa jadi terlambat ditangani karena proses administrasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPS Makassar, Hafid mengatakan, para petugas BPS dalam menjalankan aktivitasnya menjamin kondisi kesehatannya. Tak hanya itu, BPS Makassar juga melakukan penerapan protokol kesehatan Covid-19 saat mengujungi rumah-rumah warga.

“Ada 854 petugas kami yang tersebar di 15 kecamatan dijamin bebas covid-19. Sebelum ke lapangan kita rapid test dulu. Jika ada reaktif, kita istirahatkan. Petugas kami juga dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan, handsanitizer, dan perlengkapan yang selalu dijaga kebersihannya,” kata Hafid.

Ia berharap, sensus penduduk 2020 yang dikerjakan dari 1 hingga 25 September mendatang bisa mencapai target 100 persen. Saat ini pihaknya baru mencapai 30% atau 148.000 KK, dari total target 336.389 KK. Ia menambakan, sensus penduduk saat ini dirancang lebih sederhana yang awalnya 22 pertanyaan menjadi empat pertanyaaan. Diantaranya jumlah penduduk, alamat, jenis kelamin dan kepemilikan NIK.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Minta Seluruh Pihak Tidak Mengaitkan Mutasi Jabatan dengan Gerakan Politik

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin meminta maaf kepada Bawaslu Kota Makassar yang tak menghadiri undangan klarifikasi soal mutasi jabatan. Menurut Prof Rudy, karena agenda protokoler begitu padat, ia baru mengetahui surat tersebut saat malam hari.

“Undangannya kita tidak terima, baru saya diinformasikan pas malamnya,” kata Prof Rudy kepada awak media Selasa (8/9/2020).

Ia menjelaskan, mutasi jabatan yang ia lakukan tidak berhubungan dengan adanya gerakan politik. Pemerintahan Kota Makassar harus tetap berjalan dan tidak boleh terpengaruh dengan adanya Pilwalkot Makassar 2020.

“Saya menghimbau pada semua pihak, untuk tidak terlalu mudah mengaitkan antara kegiatan politik pilkada dengan kegiatan mutasi,” katanya

“Apalagi saya ini kan sama sekali tidak berafiliasi dengan politik manapun. Sehingga kegiatan mutasi itu kita lakukan murni untuk mempercepat pelayanan pada masyarakat dan itu adalah salah satu amanah yang diberikan kepada saya sebagai pj,” kata Prof Rudy.

Ia menambahkan, sebagai penjabat wali kota, dia diberikan amanahn untuk mensukseskan kegiatan Pilwalkot Makassar 2020 namun tidak melupakan prioritas utama sebagai pelayan masyarakat. Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak mengkaitkan kegiatan mutasi dengan gerakan politik.

“Jangan mengkait-kaitkan hal yang tidak perlu dikaitkan seperti kegiatan mutasi yang dasarnyan kita lakukan untuk mempercepat kinerja .Salah satu upaya untuk mempercepat kinerja adalah dengan melakukan penyegaran-penyegaran pada instansi-instansi yang perlu penyegaran,” pungkasnya.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Lima Truk Sampah Compactor Makassar Mulai Beroperasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Lima truk sampah compactor Pemkot Makassar resmi mulai beroperasi. Hal itu ditandai saat Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menggelar pencanangan lima truk tersebut di Lapangan Pasar Hobi Toddopuli, Senin (7/9/2020).

Prof Rudy mengatakan, lima truk sampah compactor diberikan ke lima kacamatan sebagai percontohan. Diantaranya Kacamatan Ujung Pandang, Tamalate, Wajo, Mariso, dan Makassar.

“Jadi lima truk percontohan ini sudah mulai operasi. Tahun ini kita kembali anggarkan untuk penambahan 20 unit. Tahun depan kita anggarkan untuk 40 unit lagi,” kata Prof Rudy di hadapan 15 camat yang hadir.

Prof Rudy menjelaskan, truk sampah compactor lebih efektif dan efisien dari pada pada truk sampah yang digunakan sebelumnya. Mengingat, daya angkut truk sampah compactor yaitu 1:3 atau bisa tiga kali lebih banyak dari truk konvensional. Sebab, truk ini sudah menggunakan sistem press yang dapat memadatkan sampah yang dimuat.

“Para petugas juga tidak kelelahan lagi dalam memindahkan sampah ke TPA. Kalau sebelumnyakan sistem manual, dicangkul yang memakan waktu. Kalau truk ini, sudah sistem dorong. Jadi dari segi kesehatan juga terjamin. Kedepannya juga, tidak ada lagi kita melihat truk-truk antri di TPA karena proses pemindahan sampahnya,” katanya.

Selain itu, Prof Rudy juga melakukan pemantauan kepada truk-truk sampah konvesional yang bakal diganti. Rencananya truk sampat tersebut direvitalisasi menjadi bus wisata gratis yang dicanangkan Prof Rudy untuk area Anjungan Pantai Losari.

“Foto-foto memang ki pak nah sama truk ta untuk jadi kenang-kenangan. Karena mauka rubahki ini truk ta jadi bus. Nanti truk yang kita pakai lebih praktis. Nda capek-capek meki kaya dulu. Jadi belajar memang ki pada truk sampah caomapctor percontohan ini,” pesan Prof Rudy kepada driver truk sampah.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
1 203 204 205 206 207 227
Page 205 of 227