close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Depan Mahasiswa Baru Unhas, Wagub Beri Motivasi

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri acara Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2020 Universitas Hasanuddin, Senin (7/9/2020).

Acara penerimaan mahasiswa baru yang dikemas dalam bentuk Pembinaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB) Universitas Hasanuddin 2020.

Yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 7 sampai 10 September 2020 yang dilakukan secara virtual melalui zoom.

Dalam kesempatan itu, Wagub Sulsel, Andi Sudirman hadir sebagai narasumber sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa baru. Dengan tema yakni “Pembinaan Gerakan Nasional Revolusi Mental : Indonesia Melayani, Bersih, Tertib, Mandiri dan Bersatu”.

Menurutnya, mahasiswa ini menjadi orang-orang terpilih dari sekian banyak yang mendaftar untuk menuntut ilmu di kampus merah itu.

“Kalian menjadi pengemban amanah, harus bertanggung jawab dan membuktikan bahwa kalian semua adalah yang terbaik untuk menjadi mahasiswa di Universitas Hasanuddin. Teruslah bertanggung jawab, belajar, menuntut ilmu dan yakinkan bahwa diri anda adalah orang-orang terbaik,” pungkasnya.

Andi Sudirman mengatakan, bahwa dibutuhkan seorang generasi berikut yang menjadi pemimpin-pemimpin hebat dengan memiliki moral kepemimpinan.

“Saat ini kita tidak kekurangan orang-orang cerdas, kita tidak kekurangan orang-orang pintar, kita tidak kekurangan orang-orang hebat, kita tidak kekurangan orang-orang yang memiliki potensi untuk memimpin. Tapi kita membutuhkan bagaiman moral kepemimpinan dengan karakter, akhlak dan mental dipadu,” tuturnya.

Baginya, menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Terlebih saat diperhadapkan tiga persoalan mulai dari harta, tahta dan wanita. Ini akan melatih nilai integritas, nilai isi, dan sosial kontrol yang dimiliki mahasiswa agar tetap tumbuh dalam hati.(jalu)

read more
DaerahNews

10 Tahun Telah Membina Ratusan Pelajar, Komunitas Anak PelangiRayakan Hari Jadinya

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Rahman Maman Abdurahman Rumadai bersama seluruh jajaran pengurus dan anggota binaan yang ada di kelurahan Parangtambung merayakan hari jadi komunitasnya yang ke 10 tahun di Jl. Dg. Tata 3 Belakang Kantor Lurah Parang Tambung Kecamatan Tamalate Kota Makassar, Minggu (06/09). Acara puncak yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah lomba ini dihadiri beberapa tamu undangan seperti Anggota DPRD Kota Makassar, Ahmad Faruq, Aktivis Anak, Rusdin Tompo, Ketua LPM Parang Tambung, Bachtiar Adnan Kusuma, Pustakawan Dinas Perpustakaan Makassar, Tulus Wulan Juni dan para Donatur baik pribadi maupun lembaga seperti Kepala KPPN 2, Adi Setiawan.

Menurut Ketua K-Apel, Rezky Amalia Syafiin yang juga dipercaya sebagai ketua selama 10 tahun mengungkapkan rasa haru jika mengingat perjalanan komunitas yang dirintisnya sejak awal bersama founder Rahman Rumaday. “Kita dulu awalnya dicurigai oleh warga bahkan sampai ada yang bilang, hati-hati pencuri anak” ungkapnya berkaca-kaca. “Namun dengan tekad dan niat kami semua akhirnya komunitas ini diterima masyarakat dan sekarang diusia 1 dekade kami sudah bisa hadir di 4 daerah yakni Makassar, Gowa, Maros dan Takalar. Untuk Kota Makassar sendiri ada 4 tempat dan salah satunya di Parang Tambung dan sudah lebih ratusan anak-anak pelajar binaan kami”, terangnya.

Melalui dukungan donatur, K-Apel juga telah menyalurkan bantuan beasiswa kepada 20 anak binaan baik di tingkat SD, SMP, SMA bahkan Mahasiswa. Nilai beasiswa yang diberikan setiap bulan 100 ribu untuk SD, 150 ribu untuk SMP dan 175 ribu untuk SMA sedangkan untuk Hafiz ada 2 orang dengan nilai beasiswa 500 ribu/ bulan. Sedangkan untuk pemberdayaan Ibu-Ibu, K-Apel memiliki program khusus berbasis UMKM. Ditengah pandemi Covid19 ini, beberapa donatur akan membantu fasilitas internet seperti yang dijanjikan oleh anggota DPRD Kota Makassar agar anak-anak dapat belajar daring tanpa harus kebingungan dengan kuota.

Seluruh rangkaian acara ulang tahun ke 10 Komunitas K-Apel berlangsung meriah dan uniknya semua dikemas oleh anak-anak binaan mulai mc, tari pembuka hingga pementasan drama bahkan Ibu-Ibunya ikut terlibat menyelenggarakan kegiatan ini. Diakhir acara diserahkan hadiah bagi pemenang lomba Video Keluarga, Lomba Selfie Keluarga, Lomba Video Tilawah, Lomba Cipta Puisi dan Lomba Menulis Cerita Belajar Daring vs Belajar Luring. Founder K-Apel, Rahman Rumaday sangat bersyukur atas dukungan semua pihak selama ini terkhusus kepada masyarakat di Kelurahan Parang Tambung yang telah mengamanahkan anaknya kepada kami untuk diberikan bimbingan dan pendampingan.(jalu)

read more
DaerahNews

Sosialisasi Permendagri, Prof Rudy Minta OPD Menyusun Program Bersifat Progresif dan Produktif

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin membuka acara Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah di Ruang Rapat Sipakatau, Balaikota Makassar, Senin (7/9/2020).

Prof Rudy mengapresiasi dan menyambut baik adanya sosialisasi Permendagri No 90 tahun 2019. Menurutnya, permendagri tersebut nantinya memberikan manfaat untuk memantapkan roda penyelenggaraan pemerintah daerah sesuai dengan koridor kewenangan berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentag pemerintahan daerah.

Prof Rudy beraharap, seluruh jajaran yang bertanggung jawab di dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja daerah, bisa semakin terampil dan berkualitas dengan informasi kinerja akurat serta tepat waktu.

“Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat menyusun program-program yang bersifat progresif dan produktif. Program yang memiliki dampak yang optimal untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat Kota Makassar,” kata Prof Rudy di hadapan puluhan ASN yang hadir.

Ia menambahkan, tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman terkait perubahan kebijakan yang termuat dalam Permendagri No 90 tahun 2019 serta implementasinya di dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan daerah pada tahun anggaran 2021.

“Selain itu untuk memberikan informasi terkait arah kebijakan pembangunan Kota Makassar Tahun 2021 dalam rangka keselarasan perencanaan pembangunan Kota makassar dengan Pemprov Sulsel serta terkait pengendalian perencanaan pembangunan daerah,” pungkasnya.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Prof Rudy Berharap Tol Layang Perkuat Investasi dan Pariwisata di Makassar

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin menyambut gembira hadirnya jalan tol layang AP Pettarani yang kini menjadi jalan tol pertama di kawasan Indonesia timur. Selain sebagai ikon baru, Prof Rudy juga berharap tol layang menjadi daya tarik baru investasi dan pariwisata di Kota Makassar. Hal ini diungkapkan saat bertemu

perwakilan PT Bosowa Marga Nusantara di Balaikota Makassar, Senin (7/9/2020).

“Kami sangat mendukung hadirnya tol layang di Kota Makassar mengingat ini sudah menjadi kebutuhan mendesak dalam mendukung mobilitas masyarakat baik yang bergerak didalam kota maupun yang berasal dari luar kota” ujar Prof Rudy.

Ia berharap tol layang Pettarani nantinya terkoneksi dengan pengembangan jalan tol pesisir selatan yang kini tengah di godok oleh Pemprov Sulsel yang menghubungkan Makassar New Port dengan kawasan industri dan pariwisata di kabupaten-kabupaten yang ada di daerah selatan.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Operasi PT Bosowa Marga Nusantara, Ismail menjelaskan bahwa saat ini progres pengerjaan konstruksi tol layang sudah selesai 91,55 persen.

“Alhamdulillah sudah hampir rampung secara penuh, sisa jalan arteri yang sedang kita selesaikan. Proses layak fungsi juga sudah dilakukan oleh sejumlah pihak terkait, baik itu Kementerian PUPR termasuk juga kepolisian” ujarnya Ismail.

Jalan tol layang pertama di ibukota Propinsi Sulsel ini dinamakan jalan tol Ujungpandang Seksi Tiga dengan nilai investasi sebesar 2,2 Triliun Rupiah. Ismail menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo rencana akan ke Makassar bulan depan (Oktober) untuk meresmikan secara langsung proyek ini.(jalu)

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Sejumlah Pegiat Literasi Gelar Sastra Sabtu Sore

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Perpustakaan itu rumah kita bersama. Begitu kata-kata yang selalu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulsel, Moh. Hasan Sijaya, SH, MH. Karena itu, dia terbuka untuk bersinergi dengan para pegiat literasi, penyair, sastrawan, seniman, dan budayawan.

Inilah yang jadi salah satu alasan, sejumlah pegiat literasi mengadakan acara “Sastra Sabtu Sore, besok (5/9/2020). Untuk acara perdana akan membahas dan membaca puisi-puisi karya Dr. Hj. Kembong Daeng, M.Hum yang terhimpun dalam buku Antologi Puisi “Perempuan Makassar”. Dr. Hj. Kembong Daeng, M.Hum, merupakan Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Daerah FBS UNM, yang dikenal sebagai sosok yang tekun menulis buku ajar Basa Mangkasarak. Sebagai pembahas buku Puisi “Perempuan Makassar” itu adalah Yudhistira Sukatanya, penulis, sutradara teater dan pegiat literasi.

Acara yang dijadwalkan akan jadi agenda rutin ini, merupakan kerja sama DPK Provinsi Sulawesi Selatan, Lembangan Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Sulawesi Selatan (LAPAKKSS), dan Komunitas Puisi (KoPi) Makassar. Kepala Bidang Perpustakaan DPK Provinsi Sulsel, Drs. Yulianto, MM, mengatakan akan memberikan dukungan pada kegiatan ini. Kabid yang akrab disapa Pak Anto itu berharap acara ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi banyak orang.

Rusdin Tompo dari KoPi Makassar, mengatakan bahwa ide mengadakan Sastra Sabtu Sore ini tercetus di sela-sela peringatan 75 Tahun Indonesia Merdeka, yang diadakan pada 18 Agustus 2020 lalu.

Saat itu, sejumlah penyair dan pegiat literasi mengadakan acara “Malam Ramah Tamah” yang dikemas dalam bentuk pembacaan puisi bertema kemerdekaan di Taman Baca Lontaraq Masjid Ashabul Jannah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Jl. Sultan Alauddin Makassar.

Dalam acara yang diberi nama “Puisi Merdeka, Merdeka Berpuisi” tersebut, tampil sejumlah penyair dan seniman membacakan karya sendiri atau orang lain. Bahkan ada juga beberapa anak tampil dalam puisi dan gerak tari yang diiringi kesok-kesok. Anak-anak ini merupakan binaan Dewan Kesenian Gowa.

Selain itu, acara yang dipandu oleh Andhika Mappasomba ini juga menghadirkan Syahril Rani, yang membacakan puisi berbahasa Makassar, Muhammad Amir Jaya dengan puisi religinya, Daeng Mangeppe, dan Asis Nojeng yang membaca puisi “Ode Buat Negeri” karya Yudhistira Sukatanya. Masih ada pembaca puisi lainnya, yakni Faisa Aljaedy, Suprapto Budisantoso, Muhammad Idris “Baba Ong’,
Ahmadi Haruna, dan Irwan Parawansah. Menariknya, meski diberi label puisi merdeka, beberapa penyair justru memadukan suasana pandemi Covid-19 dengan peringatan HUT Kemerdekaan tahun ini.

Moh. Hasan Sijaya di hadapan para seniman, malam itu, mengatakan bahwa dirinya rindu sebuah tempat untuk berkumpul. Tempat itu untuk mengekspresikan potensi kesenimanan, baik nyanyi, baca puisi, menari, melukis dan lainnya. Karena itu DPK Provinsi Sulsel siap memfasilitasi dengan menjadikan Taman Baca Lontaraq Masjid Ashabul Jannah, sebagai panggung pertunjukan.

“Mimpi saya, taman baca ini jadi tempat nongki kita,” kata Moh. Hasan Sijaya.

Dengan merendah dia menambahkan bahwa taman baca yang berada di kantornya itu memang tempatnya agak sempit. Tapi apabila hati kita luas dan terbuka menerima setiap orang yang datang maka panggung ini akan terasa melebihi luasnya lapangan Karebosi. Dia juga menyampaikan bahwa DPK Provinsi Sulsel itu menyikapi apa yang menjadi pikiran dan kegelisahan seniman dan budayaan di daerah ini.

Mengakhiri acara malam itu, Moh. Hasan Sijaya membawakan puisi berjudul “Merdeka Itu” yang berkisah tentang peran strategis perpustakaan sebagai episentrum gerakan literasi. Puisi tersebut merupakan ciptaan Rusdin Tompo, yang malam itu juga hadir membacakan puisinya berjudul “Surat untuk Bung Karno”.(jalu)

read more
DaerahNews

Lantik Pejabat Eselon Tiga dan Empat, Prof Rudy Ingatkan ASN Harus Netral

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin melantik sejumlah pejabat Eselon Tiga dan Eselon Empat di Kantor Balaikota Makassar, Jumat (4/9/2020). Pada acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkup Kota Makassar tersebut sebanyak sembilan belas pejabat Eselon tiga dan tiga belas pejabat Eselon Empat yang dilantik.

Pada kesempatan ini, Prof Rudy menekankan kepada pejabat yang dilantik agar mencurahkan sepenuh hati waktu dan tenaga untuk melayani masyarakat sesuai sumpah sebagai Aparat Sipil Negara. Selain itu, Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga netralitas dengan tidak melibatkan diri kedalam proses politik, khususnya Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar yang saat ini tengah berlangsung.

“Biarkan proses Pilwali berjalan dengan aman, damai dan lancar. Kita sebagai ASN jangan terpengaruh dan mengganggu kerja-kerja kita dalam melayani masyarakat. Sudah berulang kali saya katakan, jaga netralitas ASN” ujarnya.


Menurutnya, proses mutasi didalam birokrasi pemerintah itu merupakan hal yang biasa dan lumrah terjadi. Hal ini dilakukan untuk lebih mengoptimalisasi kinerja layanan yang lebih baik kepada warga Kota Makassar.

“Masyarakat selalu menunggu dan berharap kita bekerja lebih cepat dalam menghasilkan karya nyata, meningkatkan kualitas layanan publik. mengangkat kesejahteraan dan perekonomian” lanjutnya.

Prof Rudy juga meminta kepada pejabat lama dan yang baru dilantik agar bekerja lebih profesional dan bertanggungjawab terhadap amanah yang di berikan.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Pemkot Makassar Siapkan Perwali 53 Terkait Protokol Kesehatan di Pesta Pernikahan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan Peraturan Walikota Nomor 53 yang mengatur tentang tata cara penyelenggaraan pesta pernikahan di hotel maupun di gedung-gedung pertemuan dengan protokol kesehatan. Hal tersebut diungkapkan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin saat melakukan pertemuan dengan Pengurus Karang Taruna Makasar di Kantor Walikota Makassar, Kamis (3/9/2020).

“Kita sedang menyiapkan Peraturan Walikota Nomor 53 dimana salah satu item didalamnya mengatur tentang bagaimana protokol kesehatan diterapkan pada kegiatan-kegiatan pertemuan didalam ruangan, termasuk pesta pernikahan di hotel atau digedung-gedung pertemuan” ujar Prof Rudy.

Namun meskipun nantinya pesta pernikahan sudah dibolehkan, menurut Prof Rudy harus tetap dipastikan protokol kesehatan di terapkan, misalnya tidak boleh ada makan minum, karena potensi penularan virus sangat mungkin terjadi jika terjadi interaksi tanpa menggunakan masker.

“Jika ada proses makan minum maka otomatis buka masker, apalagi jika ada musik yang diputar, maka jarak akan semakin rapat saat melakukan interaksi. Ini yang tidak kita inginkan. Makanya setiap 30 orang minimal ada satu petugas hotel yang mengawasi selama proses pesta pernikahan perlangsung” ujarnya.

Prof Rudy juga menegaskan telah menyiapkan sanksi tegas terhadap pengelola hotel dan gedung pertemuan yang melanggar protokol kesehatan saat menggelar pesta pernikahan.

“Sanksinya tegas, mereka tidak dibolehkan lagi menggelar pesta pernikahan jika terbukti terjadi pelanggaran protokol kesehatan” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Irwan Ade Saputra menyampaikan komitmennya untuk menjadi bagian dari gerakan bersama penanganan Covid-19 di Kota Makassar, termasuk menjadi edukator ditengah masyarakat dalam membudayakan protokol kesehatan.

“Sejak awal pandemi, Karang Taruna sudah terjun ditengah masyarakat bersama stakholder lainnya untuk mengajak menggunakan masker, menjaga jarak dan rutin cuci tangan. Alhamdulillah saat ini tingkat kepatuhan masyarakat kita semakin baik, meskipun masih ada yang belum memperlihatkan kepedulian” ujarnya.

Karang Taruna selaku organisasi sosial kemasyarakatan menurut Irwan saat ini tengah bergerak bersama unsur pemerintah serta stekholder lainya, melakukan edukasi di setiap kelurahan
termasuk di zona yang saat ini masih dianggap rawan terjadinya penularan virus.(jalu)

 

 

source : Humas Pemkot Makassar

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Menutup MTQ Sulsel 2020 Di Pangkep

LANGITKU NETWORKS, Pangkep — Setelah resmi di buka secara virtual, Jumat 28 Agustus 2020. Musabaqah Tilawatil Quran ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020 akhirnya tiba pada penutupan. MTQ Sulsel Diikuti 1.036 Peserta Kafilah 24 Kabupaten/Kota.

Penutupan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Pangkep di gelar, Rabu (2/9/2020). Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman hadir menutup perhelatan tahunan yang kali pertama digelar secara virtual karena pandemi Covid-19.

Tiba di Pangkep, Wagub Sulsel diterima langsung oleh Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid dan Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana. Bupati Pangkep mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan pelaksanaan antara MTQ ke 31 dengan MTQ sebelumnya.

“Pelaksanaan MTQ kali ini berbeda, sebab di laksanakan secara virtual. Kegiatan ini mengeluarkan dana yang cukup sederhana, dan semua mengatakan kegiatan ini kualitas luar biasa. ” ungkap Syamsuddin Hamid.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel Anwar Abu Bakar menyampaikan bahwa proses MTQ Sulsel 2020 berjalan aman, nyaman, dan lancar.

“MTQ Sulsel 2020 berjalan aman, nyaman, dan lancar. Tentu ini tidak terlepas dari peran kita semua, peran Gubernur, Wakil Gubernur, dan seluruh Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Wagub Andi Sudirman Sulaiman yang juga Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sulsel menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berperan aktif dalam pelaksaan MTQ 2020.

“Kita tau ada apresiasi yang besar untuk orang orang yang berjuang dalam menyukseskan MTQ Sulsel 2020,” imbuhnya.

Kegiatan ini merupakan kesempatan syiar islami yang baik, membangun dari ujung ke ujung, kita perlihatkan jati diri Islam.

“Kami sudah merancang, kemarin kami sudah memperbaiki gedung LPTQ. Sasaran utama kita saat ini mentargetkan dan memperbaiki prestasi MTQ Tingkat Nasional perwakilan sulsel, dan di gedung LPTQ kita karantina dan perdalam para kafila asal Sulsel,” lanjutnya.

“Kita di Sulsel telah menggalakkan program untuk para penghapal Al-Quran, salah satunya bebas zonasi masuk ke SMA bagi prestasi penghapal Al-Quran,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini pula, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menandatangani naskah pencanangan pembangunan Rumah Hafidz Quran di Pulau Salemo, Kabupaten Pangkep.

Wagub Sulsel juga menyerahkan Piala penghargaan kepada tuan rumah Kabupaten Pangkep, atas keberhasilan melaksanakan Musabaqah Tilawatil Quran ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.(jalu)

read more
DaerahNews

Wagub Sulsel Hadiri Kenal Pamit Kapolda Sulsel

LANGITKU NETWORKS, Makassar — Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri malam kenal pamit Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe oleh Irjen Pol Merdisyam digelar di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Rabu (2/9/2020).

Irjen Pol Mas Guntur Laupe kembali ke Jakarta. Ia dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk I Sespim Lemdiklat Polri.

Sementara penggantinya Irjen Pol Merdisyam, adalah seorang perwira tinggi Polri karier dan prestasinya sebagai direktur Intelijen dan Keamanan (Intelkam) di sejumlah daerah. Yang sebelumnya juga menjabat Kapolda Sultra ( Sulawesi Tenggara ).

Irjen Pol Merdisyam berdarah minang kelahiran Jakarta, 04 Mei 1968 , merupakan pejabat polri peraih penghargaan Satyalencana Dwija Sistha dan Satyalencana Kesetiaan 16 tahun.

Diketahui, banyak riwayat jabatan yang telah ia lakoni sejak mengabdi ke institusi polri. Tahun 2006, Merdisyam memperoleh jabatan sebagai Wakil Kepala(Waka) Polres Bekasi Polda Metro Jaya, tahun 2010 menjabat sebagai Kepala Polres Karawang Polda Jabar, tahun 2013 sebagai Dirintelkam Polda Gorontalo dan jabatan terakhir sebagai Dirsosbud Baintelkam Polri.

Mengawali karir dipendidikan kepolisian, Irjen Merdisyam merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia(AKABRI) tahun 1991, Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian(PTIK) 1998, Sekolah Staff Pimpinan(Sespim) 2009 dan menyelesaikan Seleksi sekolah kepemimpinan tinggi (Sespimti) sejak 2015.

Wakil Gubernur Sulsel menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe.

“Kepada Bapak Irjen Pol Mas Guntur Laupe kami mendoakan yang terbaik di tempat yang baru. Semoga apa yang telah dikerjakan bersama selama masa Kapolda menjadi ladang pahala di sisi-Nya, Aamiin,” tuturnya.

Ia juga menitip harapan kepada Kapolda Sulsel yang baru, Irjen Pol Merdisyam. Terlebih Sulsel yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah di beberapa Daerah di Sulsel.

“Kami atas nama pribadi dan Pemprov Sulsel mengucapkan selamat datang kepada Bapak Irjen Pol Merdisyam di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

“Semoga bisa bersinergi dan berkolaborasi bersama dalam menciptakan Kamtibmas. Kami doakan semoga diberi kelancaran dalam menghadapi tugas terkhusus Pilkada dan juga mampu berkolaborasi dalam penanganan pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi,” harapnya.(jalu)

read more
DaerahNews

Pelukis Zaenal Beta Kolaborasi Pemain Ukulele Cilik di Festival Aksara Lontaraq

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Pagi itu, Kamis, 27 Agustus 2020, sebelum naik ke panggung, pelukis tanah liat, Zaenal Beta, berbincang dengan seorang gadis cilik, berusia 11 tahun, yang memegang ukulele. Kepada gadis cilik bernama Lady Valeska Kristian itu, Zaenal Beta, memberi motivasi agar nanti tampil percaya diri.

Bagi pelukis berusia 60 tahun itu, tampil berkolaborasi dengan seniman lain sudah menjadi hal biasa. Zaenal Beta, misalnya, pernah berkolaborasi dengan musisi Cucut dan penulis Rusdin Tompo, saat peluncurun buku Sehimpun Puisi Mantra Cinta, tahun 2016. Tapi bagi Lady, panggilan murid kelas VI SDN Percontohan PAM Makassar itu, merupakan pengalaman baru baginya.

Meski begitu, Lady terlihat yakin dengan penampilannya. Dalam balutan busana bernuansa etnik, dia terlihat cantik. Apalagi dia mendapat dukungan dari ayahnya, Kristian Charles Ulaan, dan ibunya, Indira Trimaya, yang hari itu ikut menemaninya. Bahkan neneknya, Wiwiek Soemaryo, juga berada di deretan tamu undangan.

Tibalah nama Zaenal Beta dan Lady Valeska Kristian disebut oleh duo MC Muhammad Idris “Baba Ong” dan Rezky Amelia Syafiin. Kedua penampil beda generasi ini merupakan bagian dari acara pembukaan pameran dalam rangka Festival Aksara Lontaraq 2020, dengan tema “Mengembalikan Kejayaan Aksara dan Budaya Lontaraq Sulawesi Selatan”. Pameran berlangsung dua hari, 27-28 Agustus 2020.

Zaenal Beta dan Lady, masing-masing menampilkan kebolehan mereka. Zaenal Beta berada di sisi kanan panggung menghadap ke kanvas seukuran 1 m × 80 cm, sedangkan Lady berdiri di depan mike dengan ukulele yang siap dipetik, di sisi kiri panggung. Begitu suara merdu Lady menyanyikan lagu Anging Mammiri dan Alla Massea-sea, diiringi petikan gitar dari jemari mungilnya, Zaenal Beta langsung beraksi melukis dengan tangannya tanpa kuas. Tanah liat warna-warni tak lama kemudian membentuk sosok yang dilukisnya: Lady. Hanya dalam hitungan sekira 8 menit, lukisan yang menjadi penanda pembukaan pameran itu pun rampung.

Andi Ina Kartika Sari, Ketua DPRD Provinsi Sulsel, diundang ke panggung untuk membubuhkan tanda tangannya pada lukisan itu. Perempuan pertama yang terpilih sebagai Ketua DPRD Sulsel tersebut, memberikan apresiasi atas perhelatan festival yang digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulsel, KGI Group dan sejumlah seniman dan penggiat literasi itu. Sedangkan Kepala DPK Provinsi Sulsel, Moh. Hasan Sijaya, menyatakan terbuka pada ide-ide para seniman, budayawan dan penggiat literasi.

“Perpustakaan ini merupakan rumah bersama kita,” kata Mo. Hasan dalam sambutannya.

PIC (person in charge) acara pembukaan pameran, Rusdin Tompo, mengatakan sengaja menduetkan Zaenal Beta dan Lady untuk memberi kesempatan dan pengalaman bagi murid SD itu. Anak pertama dari dua bersaudara itu, di mata Rusdin Tompo, yang juga dikenal sebagai aktivis anak, punya banyak bakat.

Menurut orangtuanya, Lady punya hobi bernyanyi, model, bercerita, akting, musik seperti ukulele, gitar dan keyboard. Dia juga sarat prestasi, di antaranya juara lomba menyanyi FLS2N tingkat kota, juara lomba cipta lagu, juara lomba nyanyi mandarin, dan juara lomba bercerita.

Lady menyampaikan bahwa dia pernah bermain film di Anak Indonesia produksi TVRI Sulsel, dan film Air Mata Takdir sebagai pemeran utama.

“saya juga sebagai Putri Citra mewakili Sulawesi di Batam, dan sebagai Duta Budaya di sekolah,” kata gadis cilik kelahiran Makassar ini.(jalu)

read more
1 204 205 206 207 208 227
Page 206 of 227