close

News

Berita yang sedang hangat diperbincangkan

DaerahNews

Pemkot Makassar Berlakukan Pembatasan Akses Ke Pulau

LANGITKU NETWORKS, MAKASSAR – Pemerintah  Kota Makassar menerapkan aturan ketat untuk akses masuk ataupun keluar dari seluruh pulau yang ada di Wilayah Kota Makassar. Hal ini dilakukan guna mengurangi mobilitas orang, dalam rangka menciptakan physical distancing diseluruh wilayah Kota Makassar.

Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb melaporkan hal ini saat berlangsung Virtual Meeting dengan Gubernur Sulsel di ruang kerjanya, Senin (30/3/2020). Kantor Balai Kota Makassar.

“ Kami laporkan kepada Pak Gubernur (Nurdin Abdullah) terkait perkembangan sejumlah upaya Pemkot dalam menahan laju penyebaran Virus Covid-19 di Makassar. Salah satunya yaitu dengan  pengurangan mobilitas orang ke pulau, baik yang akan masuk, maupun yang akan keluar. Kita berlakukan pembatasan yang ketat, kecuali hanya untuk distribusi logistik” ujar Iqbal.

Pernyataan Iqbal ini dikuatkan dengan Surat Edaran yang dikeluarkan tertanggal 27 Maret 2020 mengenai antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 di kepulauan dalam wilayah Kota Makassar. SE dengan nomor surat 443.01/123/S.Edar/Dishub/III/2020 menerangkan bahwa untuk sementara waktu sampai batas yang ditentukan, agar masyarakat tidak keluar masuk dari dan ke pulau dalam wilayah kota Makassar.

“Kita menyediakan alat Thermogun untuk mendeteksi dan memantau suhu tubuh masyarakat yang keluar masuk pulau dengan melakukan pembatasan dan penjadwalan akses keluar masuk angkutan kapal tradisional yang melayani penumpang dari dan ke pulau-pulau. Selain itu kita memberlakukan pula pengaturan angkutan distribusi barang logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di pulau” ungkapnya.

Surat edaran diberlakukan diseluruh pulau pulau sekitar wilayah Makassar diantaranya pulau  Lae lae, Samalona, Kodingareng Lompo, Barrang Lompo, Barrang Caddi, Bonetambung, Lumu Lumu, Langkai dan Pulau Lanjukang.

Sumber : Hidayat

read more
DaerahNews

Iqbal Suhaeb Pimpin Penyemprotan Desinfektan Hotel Transit Peserta Ijtima Ulama

LANGITKU NETWORKS, MAKASSAR – Pasca difungsikannya Hotel Grand Sayang sebagai tempat transit  oleh ratusan Warga Negara Asing (WNA) peserta Ijtima Ulama Zona Asia yang batal digelar di Pakatto Kabupaten Gowa.

Kini setelah Hotel tersebut ditinggalkan oleh peserta ijtima dari berbagai negara di Asia,  PJ Walikota Iqbal Suhaeb menginstruksikan untuk mensterilkan Hotel tersebut dengan penyemprotan disinfektan. Aksi  sterilisasi dilaksanakan Dinas Pemadam Kebakaran kota Makassar bersama aparat TNI Kodim 1408/BS Hasanuddin dipimpin langsung Iqbal Suhaeb. Sabtu 27/3/2020.

Aksi tersebut, melibatkan satu unit mobil damkar melakukan penyemprotan desinfektan secara menyeluruh di sisi luar hotel yang berlantai enam itu. Di Waktu bersamaan, sejumlah aparat TNI bersama Tim Damkar menyisir dan menyemprot seluruh ruangan, termasuk 100  kamar di hotel yang beralamat di jalan Manunggal 22, Maccini Sombala, Tamalate tersebut.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur (Nurdin Abdullah), pagi ini kita lakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan secara menyeluruh baik di sisi luar maupun sisi dalam, termasuk seluruh kamar yang dipakai menampung peserta ijtima  Ini sebagai bentuk Gerakan Solidaritas Makassar untuk mencegah penyebaran dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 kita bersama aparat TNI menyisir melakukan penyemprotan sterilisasi, “ucapnya .

Tidak hanya di Hotel Grand Sayang saja ruang publik lainnya  juga dilakukan penyemprotan, seperti di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) termasuk seluruh pemukiman yang ada di wilayah TPA.

Daerah yang menjadi sasaran penyemprotan disinfektan lainnya  diantaranya Kantor Koramil 1408-07/Ujung Pandang, Masjid Nurul Ilmi, ruas jalan Amanagappa Kec. Ujung Pandang, jalan Tentara Pelajar, jalan Sabutung sampai dengan Pelabuhan Paotere, Jalan Yos Sudarso, jalan Cakalang, Pasar Pannampu dan Kantor Koramil 1408-08/Makassar.

Sumber : Hidayat

read more
DaerahNews

Iqbal Suhaeb Instruksikan SKPD Relokasikan Anggaran Tangani Covid -19

LANGITKU NETWORKS – Makassar,

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menginstruksikan jajarannya untuk segera lakukan realokasi anggaran pada tanggap wabah Covid-19.

Hal ini disampaikan langsung Iqbal Suhaeb saat rapat daring bersama sejumlah pimpinan SKPD se-Kota Makassar (27/3).

Menurutnya anggaran seluruh SKPD perlu direalokasi, menghilangkan kegiatan yang bersifat seremonial termasuk anggaran perjalanan dinas untuk dialihkan atau difokuskan  pada kegiatan penanggulangan dampak virus Covid-19.

Bantuan tersebut kata Iqbal akan sangat baik jika sifatnya sebagai bantuan langsung, dirinya mencontohkan seperti revisi anggaran yang dilakukan oleh Dinas Koperasi Kota Makassar.

“Sejenis bantuan langsung, social safety net untuk masyarakat miskin, saya suka yang dilakukan Dinas Koperasi dengan merevisi kegiatannya yang sifatnya seremonial, dan menggantinya dengan membeli kain, dan kain itu diberikan ke UKM untuk selanjutnya dibuat masker yang bisa dijual ke masyarakat sehingga bisa tetap survive,” katanya.

Demikian pula dengan Dinas Sosial yang menggunakan anggarannya untuk memberi bantuan Sembako kepada masyarakat melalui tenaga sukarela di kelurahan.

Mereka bakal mendata dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga RW dan RT siapa saja masyarakat miskin yang terdampak dengan kebijakan social distancing ini.

“RT/RW lah yang akan membagi ke setiap masyarakat, sehingga physical distancing-nya tetap kita jaga. Datanya harus akurat, by name by address harus jelas. Kita juga arahkan dana kelurahan kepada sifatnya yang miskin baru. Kegiatan tersebut jangan terjadi pengumpulan,” ujar Iqbal.

Untuk pengadaan Sembako kata Iqbal akan menjadi tanggung jawab dari Dinas Perdagangan sehingga keduanya akan berkolaborasi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.

Sementara Dinas PU sendiri merevisi anggarannya dimana pekerjaan fisik tidak semua ditenderkan. Kegiatan yang bisa diswakelolakan kepada proyek yang sifatnya padat karya.

“Masyarakat miskin bisa bekerja. Semua bisa berkreasi, intinya kegiatan seremonial kita hilangkan, begitu pula perjalanan dinas kita revisi ke dalam bentuk-bentuk yang bersentuhan langsung kepada masyarakat yang terdampak oleh pandemi Virus Covid-19,” katanya.

Menurut Iqbal tiap SKPD paham betul anggaran mana saja  yang dapat dilakukan untuk penanganan wabah covid 19.

“Semua teman-teman di SKPD bisa mengerti apa yang paling cocok. Demikian Dukcapil tidak perlu lagi ada pengumpulan warga untuk  (Pengurusan Berkas dan KTP) cukup by online dan dilakukan pengantaran langsung oleh petugas ke rumah warga”ujarnya.

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan hal ini bisa menjadi contoh bagi Kepala SKPD lain untuk lebih jeli melihat peluang dalam bersama-sama meningkatkan penanganan Covid-19 di Makassar.

Menurutnya, realokasi tersebut nantinya bakal dikoordinir langsung oleh Sekda, sekaligus ikut mendata dan menyarankan yang mana yang perlu direvisi parsial.

“Memang menteri dalam negeri, menteri keuangan sudah memberi peluang untuk itu semua. Termasuk dari gubernur sudah ada edaran untuk melakukan revisi itu,” katanya.

Sementara itu, pemotongan dan pembebasan pajak kata Iqbal telah dihimbau langsung kepada Bappeda, dan untuk air minum juga bakal disubsidi oleh pemerintah. Iqbal juga menghimbau perlu ada seruan dari camat setiap daerah yang nantinya bakal dibantu oleh Koramil dan Polsek agar melakukan himbauan tiap hari bagi masyarakat yang ke luar rumah.

“Camat setiap hari bersama tripika, koramil dan polsek berkeliling sampaikan ke warga agar tidak berkumpul,” kata Iqbal.

Sekda Kota Makassar M Ansar menjelaskan revisi anggaran tersebut telah ada perintah sebelumnya dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Sangat dipermudah sudah ada perintah LKPP, pergeseran anggaran dalam rangka covid-19 bisa digeser dengan kegiatan lain antar kegiatan SKPD bisa dialihkan. Realokasi memang penting dilakukan mengingat Biaya Tak Terduga (BTT) kita saat ini cukup kecil, hanya  Rp 30 M rupiah” tandasnya.

Sumber : Hidayat

read more
DaerahNews

Iqbal Suhaeb Libatkan Rumah Ibadah Umumkan Surat Edaran Walikota Cegah Penyebaran Covid 19

LANGITKU NETWORKS – Pemerintah Kota Makassar tak henti hentinya memberikan pemahaman dan himbauan kepada seluruh warga kota Makassar untuk memutuskan dan menghentikan menghentikan tali rantai penyebaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid 19).

Salah satu upaya yang dilakukan PJ Walikota Makassar Iqbal Suhaeb dalam memutus tali rantai penyebaran Covid 19  yaitu bekerja sama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan mengeluarkan surat edaran berupa himbauan kepada seluruh rumah rumah ibadah untuk membacakan pengumuman atau himbauan berupa ” Kewaspadaan Dan Pencegahan Penyebaran Wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)  baik itu di Masjid masjid Gereja maupun vihara. Jumat 27/3/2020.

Surat edaran bernomor : 440/119/S.Edar/Diskom/III/2020 tentang TENTANG KEWASPADAAN DAN PENCEGAHAN PENYEBARAN WABAH VIRUS CORONA/ CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) DI WILAYAH KOTA MAKASSAR;

Didalam surat edaran tersebut masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan selalu waspada dengan tidak membeli barang kebutuhan pokok secara berlebihan (panic buying), serta membatasi diri dengan menerapkan pola physical distancing (menjaga Jarak) serta hal hal lainnya mengenai pencegahan dan  penyebaran covid 19.

Iqbal berharap agar seluruh tempat tempat Ibadah  dapat mengumumkan dan menyiarkan surat edaran tersebut , mengingat salah satu cara memutus mata rantai  penyebaran Covid 19 yakni dengan melibatkan pengurus rumah ibadah.

“Kami harap saudara saudara kami pengurus rumah ibadah baik di Masjid-masjid, Gereja, atau Wihara wajib membantu kami dalam penyebarluasan informasi ini  agar kiranya dapat memutar rekaman himbauan surat edaran ini, rekaman dapat diangkat pada link bit.ly/HimbauanIDI ” terang Iqbal

Sumber : Hidayat

read more
DaerahNews

Iqbal Suhaeb Keliling Pastikan Pemasangan Wastafel Portable Di Ruang Publik

 

LANGITKU NETWORKS – Gerakan bersama Makassar lawan Covid-19 terus diintensifkan oleh  Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb. Setelah menyemprotkan disinfektan, di beberapa titik lokasi keramaian, kali ini Pemerintah Kota Makassar lanjut melakukan pemasangan Wastafel Portable di ruang-ruang publik di Kota Makassar. Rabu 25/4/2020.

Iqbal Suhaeb berkeliling ke sejumlah tempat untuk memastikan wastafel yang ditempatkan di ruang publik terpasang dengan baik dan dapat memudahkan masyarakat untuk mencuci tangan.

“Ada warga kita yang terpaksa harus keluar rumah untuk kebutuhan yang mendesak, seperti membeli obat-obatan, belanja kebutuhan pokok dan lain-lain. Itu kan tidak bisa dilarang. Untuk lebih amannya, kita siapkan tempat cuci tangan lengkap dengan air dan sabunnya yang nantinya secara kontinyu akan di terus di suplai oleh PDAM kota Makassar” ujar Iqbal Suhaeb

Sejumlah tempat didatangi Iqbal untuk memastikan wastafel ini mudah diakses oleh warga, diantaranya di pasar Pa’baeng-baeng, Karebosi, serta Pelabuhan Paotere.

Saat di Pasar Pa’baeng-baeng, Iqbal ikut menertibkan sejumlah kendaraan parkir yang menghalangi warga untuk mengakses wastafel yang baru terpasang tersebut.

“Prioritas kita adalah kebersihan warga untuk rutin mencuci tangan. Jadi saat datang dan akan pergi diharapkan warga selalu mampir cuci tangan di tempat wastafel yang disiapkan. Selain itu, pengetatan social distancing diantara warga, serta seruan untuk tetap tinggal dirumah terus kita gunakan sebagai gerakan solidaritas  bersama melawan penyebaran virus Covid 19,” papar Iqbal.

Direktur Keuangan PDAM Kota Makassar, Asdar Ali yang turut menyertai Iqbal suhaeb berkeliling  menjelaskan terkait pendistribusian alat cuci tangan ini ke sejumlah ruang publik khususnya di pasar pasar.

“Beberapa waktu yang lalu  Pak Wali (Iqbal) sudah perintahkan untuk segera merakit alat cuci tangan yang mudah dipasang dan diakses oleh warga saat beraktifitas diluar. Itu yang kami respon dan Alhamdulillah saat ini sudah ada beberapa yang selesai dan langsung kita distribusi ke tempat-tempat umum” katanya.

Saat ini wastafel portable yang sudah terpasang yakni di Pelabuhan Paotere, Di Karebosi, Pasar Pa’baeng-baeng, Pasar Butung, Lapangan Hertasning, Pasar Terong, serta beberapa tempat umum lainnya.

Iqbal mengajak seluruh pihak termasuk swasta untuk ikut terlibat langsung ke dalam gerakan solidaritas bersama Makassar Melawan Virus Covid-19 ini.

Sumber : Hidayat

read more
Daerah

Pemkot Makassar buat Posko Tanggap Darurat Covid-19 dan Media Center

LANGITKU NETWORKS – Gerak cepat tanggap Virus Covid-19 terus digemakan di seantero negeri, termasuk juga di Kota Makassar.

Pada hari Jumat (20/3/2020), di Kantor Dinas Kesehatan, Pemerintah Kota Makassar membangun Posko Tanggap Darurat Bencana Covid-19 dan juga Media Center bagi masyarakat dan wartawan yang ingin mendapatkan informasi perkembangan terbaru penanganan Virus Covid-19 di Kota Makassar.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb saat memberikan keterangan pers di Media Center Covid-19 merilis data terbaru jumlah penderita di Kota Makassar.

“Kami sampaikan untuk saat ini jumlah orang yang sedang diamati sebanyak 68 orang, yang diambil dari hasil screening terhadap orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 dan telah dinyatakan meninggal beberapa waktu yang lalu. Selain itu, terdapat lima orang yang dikategorikan ODP (Orang Dalam Pemantauan), sembilan orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta dua orang yang dinyatakan positif terpapar Virus Covid-19” ujar Iqbal.

Iqbal juga menjelaskan sebanyak 68 orang yang sedang diamati ini merupakan bagian dari rombongan Jemaah umroh yang berangkat bersama dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19 dan meninggal dunia. “Suami Almarhumah saat ini dinyatakan sebagai PDP Covid-19 karena sudah memiliki gejala yang menyerupai Covid-19” lanjut Iqbal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisah Tun Azikin yang mendampingi Iqbal dalam jumpa pers tersebut menjelaskan tujuan pembentukan Posko Tanggap Darurat Covid-19 sebagai strategi untuk lebih menguatkan kordinasi dan juga memudahkan masyarakat dan wartawan dalam mendapatkan info terbaru terhadap perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Makassar.

Dinas Kominfo Kota Makassar Juga memberikan Wifi Gratis di Posko Tanggap Darurat Covid-19 ini, 80mbps kita berikan untuk acces Internet dilokasi ini (media center) untuk Memperkuat dukungan acces informasi.

“Beberapa waktu lalu Pak Wali (Iqbal) telah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 yang diketua oleh Sekda Kota Makassar. Salah satu inplementasi dari Gugus Tugas ini yakni membentuk Posko dan media center yang akan digunakan setiap saat untuk berkordinasi dan mengupdate setiap perkembangan terbaru penanganan Covid-19 di Kota Makassar”ujar Naisah.

Pihaknya juga mengaku telah membentuk Tim Tanggap Bencana yang bertugas secara teknis dilapangan melakukan screening terhadap warga yang dicurigai memiliki riwayat pernah melakukan kontak pasien positif Covid-19.

“Insya Allah, kita sangat siap, seluruh puskesmas dan rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk siap menerima dan memeriksa warga yang memiliki gejala Covid-19. Selain itu, layanan Nomor Tunggal Panggil Darurat (NTPD) 112 serta hotline yang kita pasang juga setiap saat bersiaga menerima keluhan warga via telepon. Kami akan melaporkan data terbaru di media center ini setiqp pukul sembilan malam, setiap harinya” lanjut Naisah.

read more
Daerah

Iqbal Suaeb Antisipasi Kebutuhan Darah dengan Ikut Donor Darah

Menurut info terbaru perkembangan covid-19 di Sulawesi Selatan di kabarkan ada 2 warga positif dan 1 Meninggal. Terkhusus Kota Makassar semakin mempersiapkan diri menghadapi Virus Corona ini, ada Beberapa pasien yang tergolong PDP (pasien dalam pengawasan) memiliki riwayat penyakit lain. karenanya itu penanganan serius terhadap mereka semakin intens di lakukan Oleh tenaga medis.

Terkait hal tersebut, Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb bersama dengan Dinas Pemadam dan Kebakaran (DAMKAR) Kota Makassar pagi tadi melakukan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap para warga yang saat ini sedang menjalani perawatan.

“Teman-teman di Damkar Makassar dan Saya pribadi juga sepakat untuk melakukan donor darah sebagai bukti kemanusiaan untuk semua warga yang membutuhkan darah. Terlebih bagi mereka yang kini sedang dalam pengawasan akibat virus Corona ini “,imbuhnya.

Seperti di ketahui bersama bahwa adanya himbauan untuk menghindari kerumunan massa, juga sangat berpengaruh pada antusias warga maupun kelompok yang ingin menyumbangkan darahnya. Ketakutan masyarakat di pahami namun kebutuhan darah bagi orang sakit juga tidak bisa di lupakan.

Pj Wali Kota Makassar berharap dengan berpartisipasi mendonorkan darah dapat membantu tenaga medis dalam bekerja. Iapun meminta agar perusahaan maupun organisasi yang telah memiliki jadwal donor untuk tetap ikut namun tetap memperhatikan kebersihan.

“Darah itu kebutuhan. Jadi silahkan untuk tetap donor, yang sudah punya jadwal silahkan di lakukan. Hanya saja saya meminta tolong perhatikan kebersihan,rutin cuci tangan dan jaga jarak dengan pendonor lainnya”,tambah Iqbal. (AIG/Dayat)

read more
Daerah

Wali Kota Lubuklinggau Belajar Smart City Di Makassar

Makassarkota ,MAKASSAR – Wali Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan H. SN Prana Putra Sohe bersama jajaran pemerintahannya berguru smart city di kota Makassar. Ia disambut Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb di Ruang Sipakalebbi Kantor Wali Kota Makassar, Senin (16/3/2020).

Selain mempelajari Smart City, Prana Putra juga berguru tentang pelayanan publik, penegakan Perda Satpol PP, serta pengaturan lalu lintas command center di Dinas Perhubungan Kota Makassar. 

Di hadapan Wali Kota Lubuklinggau, Iqbal menjelaskan mengenai kondisi wilayah kota Makassar yang karasteriknya hampir sama dengan kota Lubuklinggau sebagai kota transit di Sumatera.

Dengan jumlah penduduk 1,7 juta jiwa serta jumlah pendapatan 108 juta per tahun, kota Makassar merupakan kota transit di kawasan Indonesia Timur. Apalagi dengan melihat kondisi perkembangan penduduk yang begitu pesat Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah – langkah dengan mendirikan dan mengembangkan operation room.

“Pengembangan Smart City dengan operation room telah ditingkatkan hampir menyentuh keseluruhan layanan SKPD lingkup Pemerintahan Kota Makassar, mulai dari informasi PAD secara real time, pelayanan ambulance, serta kontrol terhadap mobil sampah,” jelas Iqbal.

Ia menambahkan tindak lanjut pengembangan Smart City Dinas Perhubungan telah mendirikan command centre di mana saat ini Dinas Perhubungan membangun 4 lokasi intersection pemantau arus lalu lintas.

“Selanjutnya setelah 4 intersection melalui APBD tahun ini kita akan tambah 3 unit lagi rencananya sampai 10 unit  dalam wilayah kota Makassar. Kita juga telah menjalin kerja sama dengan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkait penyediaan smart city untuk pengelolaan data – data kependudukan,” lanjutnya.

Iqbal menambahkan sejalan dengan program smart city, program run makassar juga menjadikan pertumbuhan ekonomi di Makassar bisa lebih cepat, dan bersih pemerintahannya, comfort menjadikan kota Makassar nyaman bagi semua,  continuity apa yang menjadi program yang dahulu bagus kita bisa jalankan dan kita sempurnakan. 

Walikota Lubuklinggau SN Prana menuturkan saat ini wilayahnya memiliki  wilayah kecamatan begitu luas sehingga dibutuhkan pengawasan secara merata untuk itulah pihaknya berkunjung ke Makassar dalam rangka kunjungan kerja melihat Smart City. 

“Dengan penggunaan anggaran terbatas, kami akan mensiasati dengan membangun Smart City,  karena sejak 4 tahun lalu kami sudah mempersiapkan semuanya. Cita – cita kami ingin diwujudkan di Polres lebih dulu, baru di Kantor Wali Kota Lubuklinggau untuk itu kami datang ke Makassar melihat dan mempelajari tentang Smart City. Harapan kami setelah command center selesai kami tidak usah belajar di tempat lain karena tinggal menindak lanjuti apa yang ada di Pemkot Makassar,” ungkapnya.

Turut mendampingi Penjabat Walikota Iqbal Suhaeb menerima Walikota Lubuklinggau diantaranya ketua DPRD kota Makassar Rudianto Lallo, Sekda kota Makassar,  Muh. Ansar , Asisten I M Sabri beserta sejumlah Forkopimda Kota Makassar.

Sumber : Hidayat.

read more
DaerahNews

Pemprov Sulsel Bergerak Cepat Dalam Mencegah Dan Mendeteksi COVID 19

Makassarkota, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulsel bergerak cepat dalam mencegah dan mendeteksi keberadaan virus corona atau Covid-19. Alhamdulillah saat ini, Sulsel telah memiliki alat sendiri untuk melakukan check up Covid-19.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan, alat tersebut akan ditempatkan di RS Pendidikan Unhas dan RSUP Wahidin Sudirohusodo, sehingga tidak perlu lagi mengirim sampel ke Jakarta. Alat tersebut juga bisa digunakan untuk provinsi lain, di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

“Kita sudah siap untuk pengecekan. Pemprov akan segera melakukan pembenahan laboratorium, kita menambah peralatan-peralatan yang belum cukup. Sekarang tinggal menunggu legitimasi atau ijin dari Kementrian Kesehatan,” kata Nurdin Abdullah, Rabu, 18 Maret 2020.

Nurdin Abdullah mengungkapkan, pihaknya menginstruksikan pengadaan alat untuk pemeriksaan sampel darah pasien dalam pengawasan virus corona itu, karena terlalu lambat jika harus menunggu berhari-hari hanya untuk memeriksa sampel darah.

“Coba bayangin, ada empat sampel kita kirim, sudah hari kelima belum ada jawaban. Ini kan membuat masyarakat kita jadi stress. Nah kalau kita bisa mengecek sendiri, itu hitungan menit saja selesai,” jelasnya.

Ia juga sudah menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel segera menghadap ke Menteri Kesehatan, untuk membicarakan mengenai izin alat tersebut. Apalagi, Sulsel ini adalah representasi dari Indonesia Bagian Timur.

“Saya sudah minta Dinas Kesehatan segera menghadap Menkes supaya kita ditetapkan sebagai laboratorium yang bisa mendeteksi (Sampel Covid-19),” ujarnya.

Menurutnya, RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dan RS Pendidikan Unhas memiliki tenaga kesehatan yang sudah teruji untuk mengelola alat uji sampel tersebut.

“Itu orang-orang sudah teruji semua. Kita cuma belum ada legitimasi dari Kementrian Kesehatan,” tutupnya.

read more
DaerahNews

HIMBAUAN MAKASSAR TANGGAP COVID-19

MAKASSAR TANGGAP COVID-19

Pemerintah Kota Makassar, membuka posko siaga COVID-19 silahkan hubungi Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 bila ada masyarakat yang memiliki gejala seperti demam, batuk ataupun kesulitan bernapas untuk antisipasi dini.

Mari bersama jaga kota Makassar, tingkatkan kewaspadaan terhadap COVID-19 dengan membagikan informasi ini ke masyarakat.

Semoga Bermanfaat.

#MakassarTanggapCovid19
#PolaHidupSehat

read more
1 225 226 227
Page 227 of 227