close

Health

Health

Waktu Terbaik untuk Minum Air Putih Agar Manfaatnya Optimal

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Kurang mengkonsumsi air putih akan memberikan dampak buruk untuk kesehatan. Setiap harinya kita disarankan minum setidaknya 8 gelas air karena 80 persen tubuh terdiri dari air.

Pada dasarnya, keseimbangan cairan tubuh harus terjaga sepanjang hari. Karenanya, minum air putih harus dilakukan secara teratur jangan sampai tubuh kekurangan cairan pada waktu-waktu tertentu.

Menurut para pakar, minum air putih dapat memberikan manfaat paling optimal ketika diminum pada waktu-waktu berikut:

1. Pagi hari

Memulai hari dengan minum air putih merupakan hal yang tepat agar terhindar dari dehidrasi. Saat kamu tidur di malam hari, tubuh mengeluarkan banyak cairan seperti berkeringat dan buang air kecil sehingga saat bangun tidur mengalami dehidrasi ringan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi ringan berdampak buruk pada memori, konsentrasi, tingkat kecemasan, dan kelelahan.

2. Sebelum makan

Minum segelas air putih sebelum makan merupakan strategi yang tepat untuk menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menemukan bahwa minum air 500 mL pada 30 menit sebelum sarapan, akan mengurangi asupan kalori sebesar 13 persen. Studi lain juga menemukan bahwa minum air 300-500 mL sebelum makan siang akan mengurangi nafsu makan sehingga mencegah kamu makan berlebihan.

3. Sebelum dan sesudah berolahraga

Minum air putih sebelum dan sesudah berolahraga penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu mengisi kembali cairan yang hilang. Kehilangan cairan yang berlebihan selama latihan dapat merusak kinerja fisik dan menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit.

4. Jangan berlebihan

Tubuh punya mekanisme untuk mengatur keseimbangan air. Jika tubuh kelebihan air, akan dikeluarkan melalui kulit, paru-paru, ginjal, dan sistem pencernaan.

Meskipun jarang terjadi, minum terlalu banyak air dapat mengganggu kadar natrium dan keseimbangan cairan tubuh yang menyebabkan efek samping seperti sakit kepala, kebingungan, kelelahan, kejang, dan koma.

Cobalah untuk mengatur waktu minum air putih secara teratur agar tidak kelebihan dan kekurangan yang memberikan dampak buruk pada tubuh.

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Mengapa Banyak Orang Mengantuk Usai Makan?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta- Sebagian besar orang pasti pernah merasa mengantuk dan sulit berkonsentrasi usai makan.

Sebenarnya, kondisi ini normal terjadi sebagai bagian dari pola pencernaan dan siklus tidur.

Tubuh memerlukan energi agar berfungsi optimal. Energi tersebut tentu didapatkan dari makanan yang kita konsumsi.

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa memicu rasa kantuk usai melahap makanan.

Makanan dipecah menjadi bahan bakar atau glukosa oleh sistem pencernaan.

Makronutrien seperti protein kemudian memberikan energi untuk tubuh kita.

Selain itu, siklus yang terjadi pada pencernaan juga bisa meningkatkan produksi hormon tetentu.

Misalnya, hormon kolesistokinin lukagon, dan amylin dilepaskan untuk meningkatkan rasa kenyang.

Hormon-hormon tersebut juga memungkinkan kenaikan gula darah dan produksi insulin untuk memungkinkan penyaluran energi ke sel.

Menariknya, tubuh juga menghasilkan hormon serotonin yang bisa memicu kantuk ketika kadarnya meningkat di otak.

Saat proses mencerna makanan, tubuh juga melepaskan hormon melatonin yang bisa menyebabkan rasa kantuk.

Namun, produksi hormon melatonin dipengaruhi oleh apa yang kita makan.

Makanan pemicu kantuk

Selain bagian dari siklus pencernaan, beberapa jenis makanan tertentu juga bisa memicu rasa kantuk.

Banyak riset membuktikan orang merasa mengantuk usai makan karena tubuh memproduksi banyak hormon serotonin.

Serotonin adalah zat kimia yang berperan dalam mengatur suasana hati dan siklus tidur.

Peningkatan serotonin ini bisa terjadi ketika kita mengonumsi Asam amino yang disebut triptofan.

Sedangkan karbohidrat membantu tubuh menyerap triptofan. Itu sebabnya, mengonsumsi makanan kaya triptofan dan karbohidrat bisa memicu rasa kantuk.

Selain itu, makan dalam porsi besar juga bisa memicu rasa kantuk karena menyebabkan kenaikkan gula darah.

Naiknya gula darah juga bisa menyebabkan energi menurun. Kondisi inilah yang bisa membuat kita mudah mengantuk.

Mencegah kantuk usai makan

Mengantuk usai makan bisa saja menganggu aktivitas harian kita, terutama rasa kantuk yang datang usai makan siang.

Mengantuk di siang hari tentu bisa membuat aktivitas terhambat, khususnya bagi mereka yang harus bekerja.

Untuk mencegah hal ini terjadi, kita bisa melakukan tips berikut:

1. Makan dalam porsi kecil dan sering

Daripada makan dalam porsi besar, sebaiknya kita makan dalam porsi kecil ssetiap beberapa jam untuk menjaga tingkat energi.

Sepotong buah atau segenggam kacang sudah cukup untuk meningkatkan energi kita.

2. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup di malam hari akan membuat kitamerasa lebih berenergi saat bangun.

Itu sebabnya,ornag yang cukup tidur jarang merasakan kantuk di siang hari.

3. Lakukan olahraga ringan

Berolahraga ringan di siang hari, terutama setelah makan, dapat membantu mengurangi rasa lelah.

4. Hindari minum alkohol saat makan

Alkohol bisa membuat orang merasa lebih lelah yang memicu rasa kantuk.

 

source : Healthline,Medical News Today

Editor: Ariska Puspita Anggraini

Kompas.com

read more
Health

Nasi atau Roti, Mana yang Lebih Sehat?

Salah satu jenis karbohidrat yang jamak dikonsumsi adalah nasi dan roti.

Manfaat karbohidrat bagi tubuh yang utama adalah menyediakan sumber energi.

Tanpa karbohidrat memadai, organ tubuh tidak bisa berfungsi secara optimal.

Baik nasi maupun roti, keduanya sama-sama berasal dari biji-bijian dan menyediakan zat gizi dengan takaran yang berbeda. Berikut perbandingannya:

Makronutrien

Roti dan nasi sama-sama merupakan sumber karbohidrat, namun komposisi nutrisinya bisa berlainan.

Melansir SFGate, nasi putih dan roti putih memiliki jumlah kalori, lemak, karbohidrat, dan protein dengan jumlah yang tidak jauh berbeda.

Sedangkan roti gandum memiliki kalori lebih rendah ketimbang nasi merah.

Satu porsi nasi merah mengandung 108 kalori, 3 gram protein, 1 gram lemak, dan 22 gram karbohidrat.

Sedangkan sepotong roti gandum memiliki 69 kalori, 4 gram protein, 1 gram lemak, dan 12 gram karbohidrat.

Serat

Kandungan serat di antara nasi putih, nasi merah, roti putih, dan roti gandum juga bisa berlainan.

Satu porsi nasi merah bisa menyediakan 2 gram serat, sedangkan nasi putih hanya mengandung 0,3 gram serat.

Sementara itu, sepotong roti gandum memiliki 2 gram serat, sedangkan roti putih hanya menyediakan 0,4 gram serat.

Serat adalah zat gizi penting yang membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, mencegah penyakit jantung, serta menjaga berat badan tetap ideal.

Demi manfaat kesehatan, wanita disarankan mengonsumsi serat sebanyak 25 gram per hari dan pria membutuhkan serat sebanyak 38 gram per hari.

Vitamin Folat

Baik roti maupun nasi memiliki vitamin, akan tetapi jumlahnya tidak signifikan.

Satu porsi nasi putih menyediakan 77 mikrogram folat atau setara 19 persen dari kebutuhan folat harian kebanyakan orang.

Sedangkan satu potong roti putih mengandung 43 mikrogram atau setara 11 persen kebuthan folat harian kebanyakan orang.

Sementara itu, nasi merah dan roti gandum umumnya tidak memberikan pasokan vitamin yang signifikan untuk tubuh.

Mineral magnesium

Nasi merah menyediakan mineral magnesium paling banyak ketimbang nasi putih, roti gandum, atau roti putih.

Seporsi nasi merah mengandung 42 miligram magnesium, atau setara 11 persen kebutuhan magnesium per hari.

Manfaat magnesium untuk memperkuat tulang, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga detak jantung tetap stabil.

Nasi putih, roti gandum, maupun roti putih juga memiliki mineral esensial, namun takarannya kecil.

Zat Besi

Kandungan zat besi dalam roti gandum paling tinggi jika dibandingkan nasi merah, nasi putih, atau roti putih.

Melansir Live Strong, seporsi atau dua ons roti gandum mengandung 1,39 miligram zat besi.

Asupan tersebut dapat menyediakan delapan persen kebutuhan zat besi untuk wanita dan 18 persen kebutuhan zat besi pria.

Kandungan zat besi lebih banyak berarti membantu tubuh mengangkut dan menyimpan lebih banyak oksigen.

Mana yang lebih sehat?

Antara nasi merah, nasi putih, roti gandum, atau roti putih memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jika Anda mencari yang kalorinya paling rendah dan memiliki zat besi paling banyak, opsi terbaik adalah roti gandum.

Apabila ingin mendapatkan asupan serat paling banyak, pilihan terbaik adalah roti gandum atau beras merah.

Jika ingin menambah asupan folat, nasi putih paling banyak memasok folat ketimbang tiga jenis karbohidrat lainnya.

Sedangkan nasi merah menyediakan mineral magnesium paling banyak ketimbang nasi putih, roti gandum, atau roti putih.

 

 

source : LiveStrong,SFGATE

editor : Mahardini Nur Afifah

Kompas.com

read more
Health

Mengenal Lemak Jenuh, Jenis Lemak yang Dianggap Jahat untuk Tubuh

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Lemak jenuh seringkali disebut dengan lemak jahat karena efeknya yang sangat buruk bagi kesehatan. Sebenarnya, lemak merupakan senyawa yang berperan penting bagi kesehatan kita.

Lemak juga terdiri dari berbagai jenis, yakni lemak jenuh, lemak tak jenuh, dan lemak trans.

Semua jenis lemak ini terbuat dari molukul karbon, hidrogen, dan oksige.

Namun, lemak jenuh terbuat dari molekul hidrogen yang hanya mengandung ikatan tunggal antar molekul.

Itu sebabnya,lemak jenuh menjadi padat pada suhu kamar.

Jenis makanan yang mengandung lemak jenuh antara lain:

  • daging sapi
  • kulit unggas
  • produk susu tinggi lemak seperti mentega, keju, krim asam, es krim
  • minyak tropis (minyak kelapa, minyak kelapa sawit, mentega kakao).

Efek lemak jenuh pada kesehatan

Lemak jenuh mudah kita temui dalam makanan seperti mentega, daging merah dan keju.

Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh telah terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Pasalnya, jenis lemak ini bisa memicu peningkatan kadar kolesterol jahat, yang merupakan faktor utama gangguan kardiovaskular.

Itu sebabnya, kita disarankan mengganti konsumsi lemak jenuh dengan pilihan lemak sehat seperti yang terdapat dalam ikan, kacang-lacangan, atau minyak zaitun.

Akan tetapi, semua jenis makanan berlemak mengandung kalori tinggi yang bisa memicu kenaikan berat badan jika terlalu banyak mengonsumsinya.

Berat badan berlebihan juga bisa memicu penyakit jantung dan berbagai gangguan kesehatan kronis lainnya.

Batas aman konsumsi lemak jenuh

Karena lemak merupakan salah satu komponen penting bagi kesehatan, kita tidak bisa berhenti mengonsumsinya begitu saja.

Lemak akan memberikan manfaat jika kita memilih sumber yang tepat dan dikonsumsi dalam jumlah yang aman.

Untuk menghindari efek samping lemak, kita cukup membatasi asupan lemak jenuh kurang dari 10 persen kalori sehari.

Lagi pula, sangat sulit untuk menghindari konsumsi lemak jenuh sepenuhnya.

Yang perlu kita lakukan hanya menentukan porsi dan mengganti sumber lemak jenuh dengan pilihan yang lebih sehat.(jalu)

 

 

source : Mayo Clinic,Healthline

Editor: Ariska Puspita Anggraini

Kompas.com

read more
Health

Apakah Minum Air Putih Bisa Menurunkan Berat Badan?

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Upaya menurunkan berat badanmemerlukan komitmen rutin pada gaya hidup sehat.

Untuk memangkas berat badan, seseorang perlu rutin berolahraga, menjaga pola makan sehat, serta tidur minimal enam jam setiap malam.

Lantas, apakah minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan?

Minum air putih untuk menurunkan berat badan

Manfaat minum air putih yang utama adalah menjaga hidrasi tubuh agar seseorang tidak kekurangan cairan.

Dilansir dari EatThis, studi yang diterbitkan di Annals of Family Medicine menyebut, minum air putih potensial untuk membantu menurunkan berat badan.

Menurut ahli, minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan karena seseorang yang minum air putih cenderung tidak mengonsumsi minuman tinggi kalori seperti minuman manis.

Selain bisa membantu menurunkan berat badan dengan mengontrol keinginan minum minuman tinggi kalori, minum air putih juga dapat meredam keinginan makan berlebih.

Melansir Men’s Health, minum air putih secara teratur sesuai kebutuhan tubuh dapat mencegah makan dan mengemil tidak sehat.

Apabila minum air putih konsisten diimbangi makan asupan sehat serta seimbang, tubuh lebih mampu mendengarkan isyarat rasa lapar dan kenyang.

Dengan begitu, berat badan seseorang bisa lebih terkontrol.

Efek Jangka Pendek

Kendati bisa minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan lewat mengontrol makan dan minum lebih sehat, namun ahli menyebut efeknya hanya berlangsung sementara.

Ahli gizi yang berbasis di Philadelphia AS, Kelly Jones, MS, RD, CSSD, LDN., menyebut efek minum air putih bisa menurunkan berat badan tidak bisa digunakan dalam jangka panjang.

“Minuman dan makanan yang masuk ke tubuh memberi tekanan pada saraf di saluran pencernaan untuk mengirim sinyal kenyang ke otak. Tapi itu tidak lama,” kata Jones, kepada Men’s Health.

Menurut Jones, tanpa diimbangin asupan protein, lemak sehat, dan serat, sinyal rasa kenyang dari minum air putih akan menghilang setelah air keluar dari tubuh lewat urine atau keringat.

“Tak lama berselang atau di ujung hari, biasanya seseorang akan merasa sangat lapar dan akhirnya makan berlebihan,” kata dia.

Bagaimana baiknya?

Minum air untuk menurunkan berat badan tujuannya baik apabila bisa mengurangi asupan minuman manis berlebihan.

Dalam sehari, cukupi kebutuhan air dengan minum setidaknya delapan gelas setiap hari. Kebutuhan tersebut bervariasi menurut aktivitas dan kondisi kesehatan masing-masing.

Tiga jam sebelum berolahraga, Anda disarankan minum air putih paling tidak 600 mililiter.

Saat olahraga, ganti cairan tubuh yang hilang dengan minum air putih lagi. Takarannya disesuaikan dengan berat badan.

Timbang bobot tubuh sebelum dan sesudah sesi latihan. Untuk setiap pon berat badan yang hilang, minum air putih tambahan sebanyak 0,4-0,5 liter.

Hal yang perlu diingat, haus tidak bisa jadi patokan untuk menentukan kapan waktu minum air putih yang tepat.

Walaupun Anda ingin membantu menurunkan berat badan lewat beragam cara, hati-hati terlalu banyak minum air putih bisa mengganggu keseimbangan cairan tubuh.

Kondisi ini disebut hiponatremia atau natrium dalam darah terlalu rendah.

Dampaknya, tubuh bisa mengalami gejala mual, lelah, kerusakan otak, sampai kematian.

 

 

source : Men’shealth,Eatthis.com

editor : Mahardini Nur Afifah

Kompas.com

read more
Health

5 Manfaat Jeruk Nipis, Tingkatkan Imun hingga Cegah Keriput

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Jeruk nipis menjadi salah satu buah dengan sensasi rasa asam yang sering dijadikan ramuan kesehatan. Jeruk nipis mengandung vitamin C, antioksidan dan beberapa bahan lain yang berguna untuk tingkatkan kesehatan.

Di Indonesia jeruk nipis sering diolah untuk campuran minuman. Agar rasanya manis, biasanya jeruk nipis ditambahkan dengan madu untuk diminum setelah mengonsumsi jamu pahit.

Berikut beberapa manfaat jeruk nipis untuk kesehatan dan kecantikan:

1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Satu buah jeruk nipis mengandung sekitar 19,5 mg vitamin C. Selain itu jeruk nipis juga mengandung magnesium, fosfor dan kalium serta vitamin A, E dan K yang semuanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Mencegah Kerutan

Manfaat jeruk nipis untuk wajah salah satunya adalah mencegah kerutan. Vitamin C memiliki manfaat lebih dari sekedar melawan flu biasa. Vitamin C juga dapat membantu memproduksi kolagen, protein yang membuat kulit, rambut dan kuku lebih kuat. Kolagen dibutuhkan untuk meningkatkan elastisitas kulit dan menghaluskan kerutan.

Kamu bisa memeras air jeruk nipis dan ditambahkan dengan madu dan air. Racikan ini bisa diminum setiap pagi saat bangun tidur.

3. Kulit Cerah

Jus jeruk nipis mengandung asam sitrat yang digunakan dalam produk perawatan kulit untuk mengupas dan menumbuhkan kulit baru. Setelah mencuci muka dengan pembersih ringan, peras sedikit air jeruk nipis ke dalam piring. Celupkan kapas ke dalam air jeruk nipis dan oleskan sedikit jus langsung pada jerawat. Biarkan jus selama 5-10 menit, kemudian bilas hingga bersih.

4. Sumber Antioksidan yang Baik

Antioksidan adalah senyawa penting yang melindungi sel tubuh dari molekul yang disebut radikal bebas. Dalam jumlah yang tinggi, radikal bebas dapat merusak sel tubuh dan kerusakan ini telah dikaitkan dengan kondisi kronis seperti penyakit jantung, diabetes dan berbagai jenis kanker.

Jeruk nipis mengandung senyawa aktif tinggi yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh, termasuk flavonoid, limonoid, kaempferol, quercetin dan asam askorbat.

5. Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

Dilansir dalam Healthline, zat besi adalah nutrisi penting yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah dan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kadar zat besi yang rendah dalam darah dapat menyebabkan anemia defisiensi besi.

Tanda-tanda anemia defisiensi zat besi termasuk kelelahan, kesulitan bernapas saat berolahraga, pucat dan kulit rambut kering. Orang yang menjalankan pola makan vegan atau vegetarian berisiko lebih besar mengalami anemia defisiensi besi, karena produk nabati mengandung sejenis zat besi yang tidak terserap dengan baik seperti zat besi dari daging dan produk hewani lainnya.

Efek samping jeruk nipis

Jeruk nipis terbilang aman buat diminum dan cenderung nihil efek samping. Namun seperti yang dilansir Healthline, pada sejumlah kasus orang yang memiliki gangguan asam lambung, jeruk nipis bisa meningkatkan potensi kambuhnya penyakit. Gejala pencernaan lainnya mungkin termasuk mulas, mual, muntah, dan kesulitan menelan.

Jeruk nipis sangat asam jadi memang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Minum banyak jeruk nipis dapat meningkatkan risiko gigi berlubang, karena asam dalam jeruk nipis dapat mengikis enamel gigi. Untuk melindungi gigi, pastikan untuk minum air putih setelah minum jeruk nipis.

Makanan tinggi vitamin C seperti jeruk nipis dapat membantu mencegah anemia defisiensi besi dengan meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati.

 

 

source : Lusiana Mustinda – detikHealth

read more
Health

4 Aktivitas Penghilang Rasa Cemas

LANGITKU NETWORKS – Wajar jika kita merasa cemas saat berada dalam kondisi yang memicu stres. Namun, cemas berlebihan juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius.

Melansir laman Medical News, kecemasandalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan fisik dan mental seperti berikut:

  • depresi
  • gangguan pencernaan
  • insomnia
  • nyeri kronis
  • sulit konsentrasi
  • libido menurun
  • muncul pikiran bunuh diri
  • penyalahgunaan zat terlarang.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, kita bisa melakukan aktivitas berikut ini:

1. Latihan pernapasan

Ketika merasa cemas, detak jantung dan napas menjadi lebih cepat. Kita juga bisa merasa pusing, mual, dab berkeringat.

Ketika hal itu terjadi, cobalah untuk mengatur pernapasan agar tubuh dan pikiran lebih rileks.

Berikut tips mengatur pernapasan saat merasa cemas:

  • duduk di teman yang tenang dan nyaman. Letakan salah satu tangan di dada dan tangan lainnya di perut
  • tarik napas perlahan dan teratur melalui hidung dan hembuskan lewat mulut. Perhatikan apa yang tangan rasakan saat kita menarik dan menghembuskan napas.
  • ulangi proses tersebut mininal 10 kali sampai merasa tenang.

2. Lakukan visualisasi

Saat mulai merasa cemas, duduklah di tempat yang nyaman dan tenang. Lalu bayangkan tempat terbaik untuk bersantai.

Bayangkan tempat tersebut bisa membuat Anda merasa nyaman, bahagia,dan nyaman. Bayangkan pula semua detail kecil yang bisa Anda temukan di tempat tersebut.

Setelah berhasil membayangkan tempat terbaik untuk berantai, pejamkan mata, tarik napas perlahan melalui hidung, dan keluarkan napas lewat mulut.

Sembari menarik dan menghembuskan napas, terus bayangkan tempat tersebut sampai merasa lebih tenang.

3. Lemaskan otot

Saat merasa cemas, otot juga mengalami ketegangan yang semakin memperburuk rasa cemas.

Kita juga bisa meredakan rasa cemas dengan melemaskan otot-otot tubuh yang kaku. Berikut cara melemaskan otot tubuh yang tegang:

  • duduk di tempat tenang dan nyaman. Pejamkan mata dan fokus pada napas. Tarik napas perlahan dari hidung dan keluarkan dari mulut.
  • kepalkan dan kencangkan tangan dengan erat
  • tahan kepalan tangan selama beberapa detik dan fokuskan pikiran pada ketegangan yang kita rasakan di tangan
  • buka tangan secara perlahan dan sadari perasaan lega yang kita rasakan.

Kita bisa mempraktikan cara tersebut untuk baguan tubuh lainnya. Namun, hindari melakukanya di area otot atau tubuh yang sedang cedera karena bisa memperburuk kondisi.

4. Mindfulness

MIndfulness adalah praktik untuk hadir atau fokus dalam keadaan saat ini tnpa harus menilai dan menghakimi.

Hal ini bisa membantu kita menciptakan pikiran yang tenang saat merasa cemas dan kacau.

Berikut cara melakukan mindfulness:

  • temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk duduk dan memejamkan mata
  • perhatika setiap hembusan nafas kita
  • alihkan kesadaran pada sensai yang ada di sekitar kita
  • setelah itu, fokuskan pikiran pada sensasi yang dirasakan oleh tubuh.

 

 

source : Kompas.com

 

read more
Health

Putih Telur vs Kuning Telur, Mana yang Lebih Sehat untuk Sarapan?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta -Telur sudah jadi menu mainstream untuk sarapan. Selain murah dan mudah diolah, telur merupakan menu makanan sehat dengan nutrisi tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Telur memiliki dua bagian, yaitu putih dan kuning telur. Keberadaan putih dan kuning telur memiliki fungsi yang tersendiri, karena mengandung jumlah nutrisi yang berbeda-beda. Lantas, manakah yang lebih baik dikonsumsi untuk sarapan?
Sebelum itu, yuk simak kandungannya terlebih dahulu, seperti dikutip dari Timesofindia:

Putih telur

Putih telur mengandung protein yang sehat untuk tubuh tanpa menambahkan kalori. Hal ini karena putih telur hanya mengandung 17 kalori dan bebas lemak. Mengkonsumsi putih telur secara rutin dapat membentuk otot dan menurunkan tekanan darah.

Kuning telur

Beberapa orang menghindari konsumsi kuning telur, kalori yang dikandung sebanyak 55 kalori dan dipercaya mengandung lemak jenuh serta meningkatkan kadar kolesterol. Namun, faktanya kuning telur memiliki kandungan nutrisi lebih banyak daripada putih telur. Nutrisi yang dikandung, yaitu vitamin B6, B12, A, D, E, dan K.

Selain itu, juga mengandung kalsium, magnesium, zat besi, dan selenium. Kandungan karotenoid pada kuning telur berperan penting melindungi mata dari radikal bebas yang menyebabkan kerusakan retina.

Mana yang lebih baik untuk sarapan?

Dari nutrisi yang terkandung dalam putih dan kuning telur, maka keduanya sama-sama sehat. Tergantung apa tujuan yang ingin didapat. Jika berencana untuk diet menurunkan berat badan, lebih baik mengkonsumsi putih telur karena kalori yang dikandung lebih rendah. Namun, jika Anda butuh asupan vitamin D, sebaiknya mengkonsumsi kuning telur.

Tak ada salahnya juga untuk mengkonsumsi putih atau kuning telur bersamaan. Seperti dikutip dari Ndtv, beberapa penelitian merekomendasikan untuk mengkonsumsi satu hingga dua butir telur utuh setiap harinya. Hal ini karena akan memberikan manfaat yang lebih efektif.

Namun, jika ingin mengkonsumsi lebih dari dua telur, maka sebaiknya hanya makan putih telurnya. Sebab, mengkonsumsi kuning telur berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan, seperti kolesterol.

 

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Jangan Buru-buru, Ini 5 Dampak Makan Terlalu Cepat

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Cara makan setiap orang berbeda-beda. Ada yang terbiasa makan dengan cepat, sementara yang lain membutuhkan waktu lama untuk mengunyah makanan. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang bisa makan cepat atau bahkan sangat lama.

Namun, jika Anda memiliki kebiasaan makan terlalu cepat, seperti mengunyah dengan terburu-buru dan bahkan langsung menelannya begitu saja, sebaiknya kebiasaan tersebut dihilangkan. Kebiasaan makan cepat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Dikutip dari Clean Eating, Berikut ini 5 dampak makan terlalu cepat bagi tubuhmu:

1. Obesitas

Makan cepat seringkali dikaitkan dengan risiko kelebihan berat badan. Sebuah penelitian mengatakan bahwa, seseorang yang makan cepat akan mudah merasa lapar dibandingkan dengan mereka makan dengan santai. Hal ini karena makan cepat akan mengganggu hormon usus yang mengatur nafsu makan dan memberikan sinyal kapan tubuh merasa kenyang.

2. Diabetes

Obesitas karena makan cepat akan menyebabkan resistensi insulin. Kondisi ini mengakibatkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2 meningkat. Makan dengan cepat membuat tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif dan menyebabkan diabetes.

3. Sindrom metabolik

Resistensi insulin berhubungan dengan sindrom metabolik, yang dapat menyebabkan penyakit jantung, kolesterol, dan stroke. Sebuah studi yang melibatkan hampir 9.000 orang dengan usia 40 ke atas, mengatakan bahwa seseorang yang makan cepat lebih berisiko terkena kolesterol dan memiliki lingkar pinggang besar dibandingkan mereka makan lebih lambat.

4. Gastritis

Gastritis merupakan peradangan pada dinding lambung yang menggerogoti lapisan perut. Sebuah penelitian di Korea melaporkan bahwa sebagian besar pasien mengalami tanda gastritis karena makan dengan cepat. Selain itu, mereka yang makan cepat cenderung makan berlebihan dan menyebabkan makanan lebih lama berada di dalam perut, sehingga lapisan perut terkena asam lambung.

5. Tersedak

Seseorang yang makan cepat lebih banyak menelan langsung makanan daripada mengunyahnya. Kondisi ini akan mengakibatkan makanan mudah tersedak di tenggorokan.

 

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Perbedaan Rematik dan Asam Urat dari Gejala hingga Penyebabnya

LANGIKU NETWORKS, Jakarta – Rematik dan asam urat adalah dua jenis radang sendi atau artritis. Kedua jenis penyakit itu mempengaruhi persendian sehingga dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan dan kemerahan pada sendi.

Kondisi rematik dan asam urat nyaris terlihat serupa. Karena sulit dibedakan gejalanya satu sama lain maka penyakit-penyakit ini dapat membingungkan. Seperti misalnya nodul atau gumpalan kristal yang terbentuk di bawah kulit ketika asam urat dapat pula ditemui pada penderita rematik.

Apalagi seseorang dapat menderita rematik dan asam urat sekaligus. Meskipun penyebab dan pengobatan masing-masing berbeda. Menurut studi sekitar dua persen penderita rematik juga akan mengalami asam urat.

Dikutip dalam Medical News Today berikut perbedaan antara rematik dan asam urat:

1. Rematik Vs Asam Urat

Rematik adalah kondisi peradangan autoimun. Ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel yang sehat di jaringan sinovial atau lapisan sendi. Reaksi ini dapat menyebabkan peradangan, nyeri dan pembengkakan. Biasanya terjadi di tangan, pergelangan tangan, pergelangan kaki dan lutut di kedua sisi tubuh. Seiring waktu, serangan pembengkakan yang berulang dapat menyebabkan kerusakan sendi.

Sedangkan asam urat merupakan gangguan inflamasi, tetapi ini bukan merupakan kondisi autoimun. Sebaliknya, orang dengan asam urat dapat mengembangkan kadar asam urat tinggi dalam darah mereka. Asam urat hadir dalam makanan serta minuman dan mengonsumsi obat tertentu juga dapat meningkatkan jumlah asam urat dalam tubuh.

Kristal asam urat ini dapat mengendap di jaringan sinovial, terutama di tangan, kaki dan siku.

2. Risiko Rematik dan Asam Urat

Rematik mempengaruhi lebih banyak wanita daripada pria. Diperkirakan 1,5 juta orang di Amerika Serikat menderita rematik dan kondisi tersebut mempengaruhi wanita hampir tiga kali lebih banyak daripada pria.

Di sisi lain, asam urat lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Diperkirakan 4 persen orang dewasa Amerika atau sekitar 6 juta pria dan 2 juta wanita menderita asam urat.

3. Gejala dan Efek Jangka Panjang

Beberapa gejala rematik dan asam urat berbeda, termasuk area yang terkena dan efek jangka panjangnya. Dokter tidak mengaitkan asam urat dengan penyebab berbagai masalah jangka panjang rematik seperti penyakit jantung dan pernapasan.

4. Gejala Rematik

Seseorang dengan rematik akan mengalami serangan ketika gejalanya lebih buruk dan periode dimana gejala berkurang atau hilang.

Berikut gejala dari rematik yaitu: kelelahan, demam, nyeri, pegal atau kaku pada persendian, kekakuan di lebih dari satu sendi, nyeri dan kaku di kedua sisi tubuh seperti pergelangan tangan atau pergelangan kaki, kelemahan, penurunan berat badan.

Rematik juga dapat menyebabkan komplikasi progresif dan jangka panjang bahkan dengan obat-obatan.

Dan berikut efek jangka panjang rematik meliputi: kehilangan kepadatan tulang, kerusakan pada persendian, perubahan penampilan dan mobilitas tangan serta kaki, penyakit jantung prematur, jaringan parut dan peradangan di mata.

Sedangkan gejala asam urat mirip dengan gejala rematik akan tetapi orang mungkin mendapatkan serangan asam urat secara berkala yang datang dan pergi. Orang mengalami serangan asam urat akut ketika kristal asam urat berlebih mengendap di persendian.

Asam urat sering terjadi setelah pemicu seperti terlalu banyak minum alkohol yang meningkatkan jumlah kristal asam urat dalam tubuh.

Berikut gejala asam urat pada persendian termasuk: rentang gerak yang berkurang, pembengkakan, kehangatan dan sendi yang sering terkena asam urat adalah jempol kaki. Asam urat biasanya tidak menyebabkan reaksi autoimun yang sama seperti rematik seperti demam dan kabut otak.

5. Perbedaan Penyebab

Rematik disebut juga penyakit autoimun yang umumnya diturunkan dari keluarga. Hingga saat ini pemicu rematik diduga akibat infeksi virus dan kebiasaan merokok. Sedangkan penyebab asam urat bisa kambuh jika terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung purin seperti ikan, kerang, daging hingga jeroan.

 

source : Lusiana Mustinda – detikHealth

read more
1 4 5 6 7 8 14
Page 6 of 14