close

Health

Health

Putih Telur vs Kuning Telur, Mana yang Lebih Sehat untuk Sarapan?

LANGITKU NETWORKS, Jakarta -Telur sudah jadi menu mainstream untuk sarapan. Selain murah dan mudah diolah, telur merupakan menu makanan sehat dengan nutrisi tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Telur memiliki dua bagian, yaitu putih dan kuning telur. Keberadaan putih dan kuning telur memiliki fungsi yang tersendiri, karena mengandung jumlah nutrisi yang berbeda-beda. Lantas, manakah yang lebih baik dikonsumsi untuk sarapan?
Sebelum itu, yuk simak kandungannya terlebih dahulu, seperti dikutip dari Timesofindia:

Putih telur

Putih telur mengandung protein yang sehat untuk tubuh tanpa menambahkan kalori. Hal ini karena putih telur hanya mengandung 17 kalori dan bebas lemak. Mengkonsumsi putih telur secara rutin dapat membentuk otot dan menurunkan tekanan darah.

Kuning telur

Beberapa orang menghindari konsumsi kuning telur, kalori yang dikandung sebanyak 55 kalori dan dipercaya mengandung lemak jenuh serta meningkatkan kadar kolesterol. Namun, faktanya kuning telur memiliki kandungan nutrisi lebih banyak daripada putih telur. Nutrisi yang dikandung, yaitu vitamin B6, B12, A, D, E, dan K.

Selain itu, juga mengandung kalsium, magnesium, zat besi, dan selenium. Kandungan karotenoid pada kuning telur berperan penting melindungi mata dari radikal bebas yang menyebabkan kerusakan retina.

Mana yang lebih baik untuk sarapan?

Dari nutrisi yang terkandung dalam putih dan kuning telur, maka keduanya sama-sama sehat. Tergantung apa tujuan yang ingin didapat. Jika berencana untuk diet menurunkan berat badan, lebih baik mengkonsumsi putih telur karena kalori yang dikandung lebih rendah. Namun, jika Anda butuh asupan vitamin D, sebaiknya mengkonsumsi kuning telur.

Tak ada salahnya juga untuk mengkonsumsi putih atau kuning telur bersamaan. Seperti dikutip dari Ndtv, beberapa penelitian merekomendasikan untuk mengkonsumsi satu hingga dua butir telur utuh setiap harinya. Hal ini karena akan memberikan manfaat yang lebih efektif.

Namun, jika ingin mengkonsumsi lebih dari dua telur, maka sebaiknya hanya makan putih telurnya. Sebab, mengkonsumsi kuning telur berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan, seperti kolesterol.

 

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Jangan Buru-buru, Ini 5 Dampak Makan Terlalu Cepat

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Cara makan setiap orang berbeda-beda. Ada yang terbiasa makan dengan cepat, sementara yang lain membutuhkan waktu lama untuk mengunyah makanan. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang bisa makan cepat atau bahkan sangat lama.

Namun, jika Anda memiliki kebiasaan makan terlalu cepat, seperti mengunyah dengan terburu-buru dan bahkan langsung menelannya begitu saja, sebaiknya kebiasaan tersebut dihilangkan. Kebiasaan makan cepat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Dikutip dari Clean Eating, Berikut ini 5 dampak makan terlalu cepat bagi tubuhmu:

1. Obesitas

Makan cepat seringkali dikaitkan dengan risiko kelebihan berat badan. Sebuah penelitian mengatakan bahwa, seseorang yang makan cepat akan mudah merasa lapar dibandingkan dengan mereka makan dengan santai. Hal ini karena makan cepat akan mengganggu hormon usus yang mengatur nafsu makan dan memberikan sinyal kapan tubuh merasa kenyang.

2. Diabetes

Obesitas karena makan cepat akan menyebabkan resistensi insulin. Kondisi ini mengakibatkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2 meningkat. Makan dengan cepat membuat tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif dan menyebabkan diabetes.

3. Sindrom metabolik

Resistensi insulin berhubungan dengan sindrom metabolik, yang dapat menyebabkan penyakit jantung, kolesterol, dan stroke. Sebuah studi yang melibatkan hampir 9.000 orang dengan usia 40 ke atas, mengatakan bahwa seseorang yang makan cepat lebih berisiko terkena kolesterol dan memiliki lingkar pinggang besar dibandingkan mereka makan lebih lambat.

4. Gastritis

Gastritis merupakan peradangan pada dinding lambung yang menggerogoti lapisan perut. Sebuah penelitian di Korea melaporkan bahwa sebagian besar pasien mengalami tanda gastritis karena makan dengan cepat. Selain itu, mereka yang makan cepat cenderung makan berlebihan dan menyebabkan makanan lebih lama berada di dalam perut, sehingga lapisan perut terkena asam lambung.

5. Tersedak

Seseorang yang makan cepat lebih banyak menelan langsung makanan daripada mengunyahnya. Kondisi ini akan mengakibatkan makanan mudah tersedak di tenggorokan.

 

 

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Perbedaan Rematik dan Asam Urat dari Gejala hingga Penyebabnya

LANGIKU NETWORKS, Jakarta – Rematik dan asam urat adalah dua jenis radang sendi atau artritis. Kedua jenis penyakit itu mempengaruhi persendian sehingga dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan dan kemerahan pada sendi.

Kondisi rematik dan asam urat nyaris terlihat serupa. Karena sulit dibedakan gejalanya satu sama lain maka penyakit-penyakit ini dapat membingungkan. Seperti misalnya nodul atau gumpalan kristal yang terbentuk di bawah kulit ketika asam urat dapat pula ditemui pada penderita rematik.

Apalagi seseorang dapat menderita rematik dan asam urat sekaligus. Meskipun penyebab dan pengobatan masing-masing berbeda. Menurut studi sekitar dua persen penderita rematik juga akan mengalami asam urat.

Dikutip dalam Medical News Today berikut perbedaan antara rematik dan asam urat:

1. Rematik Vs Asam Urat

Rematik adalah kondisi peradangan autoimun. Ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel yang sehat di jaringan sinovial atau lapisan sendi. Reaksi ini dapat menyebabkan peradangan, nyeri dan pembengkakan. Biasanya terjadi di tangan, pergelangan tangan, pergelangan kaki dan lutut di kedua sisi tubuh. Seiring waktu, serangan pembengkakan yang berulang dapat menyebabkan kerusakan sendi.

Sedangkan asam urat merupakan gangguan inflamasi, tetapi ini bukan merupakan kondisi autoimun. Sebaliknya, orang dengan asam urat dapat mengembangkan kadar asam urat tinggi dalam darah mereka. Asam urat hadir dalam makanan serta minuman dan mengonsumsi obat tertentu juga dapat meningkatkan jumlah asam urat dalam tubuh.

Kristal asam urat ini dapat mengendap di jaringan sinovial, terutama di tangan, kaki dan siku.

2. Risiko Rematik dan Asam Urat

Rematik mempengaruhi lebih banyak wanita daripada pria. Diperkirakan 1,5 juta orang di Amerika Serikat menderita rematik dan kondisi tersebut mempengaruhi wanita hampir tiga kali lebih banyak daripada pria.

Di sisi lain, asam urat lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Diperkirakan 4 persen orang dewasa Amerika atau sekitar 6 juta pria dan 2 juta wanita menderita asam urat.

3. Gejala dan Efek Jangka Panjang

Beberapa gejala rematik dan asam urat berbeda, termasuk area yang terkena dan efek jangka panjangnya. Dokter tidak mengaitkan asam urat dengan penyebab berbagai masalah jangka panjang rematik seperti penyakit jantung dan pernapasan.

4. Gejala Rematik

Seseorang dengan rematik akan mengalami serangan ketika gejalanya lebih buruk dan periode dimana gejala berkurang atau hilang.

Berikut gejala dari rematik yaitu: kelelahan, demam, nyeri, pegal atau kaku pada persendian, kekakuan di lebih dari satu sendi, nyeri dan kaku di kedua sisi tubuh seperti pergelangan tangan atau pergelangan kaki, kelemahan, penurunan berat badan.

Rematik juga dapat menyebabkan komplikasi progresif dan jangka panjang bahkan dengan obat-obatan.

Dan berikut efek jangka panjang rematik meliputi: kehilangan kepadatan tulang, kerusakan pada persendian, perubahan penampilan dan mobilitas tangan serta kaki, penyakit jantung prematur, jaringan parut dan peradangan di mata.

Sedangkan gejala asam urat mirip dengan gejala rematik akan tetapi orang mungkin mendapatkan serangan asam urat secara berkala yang datang dan pergi. Orang mengalami serangan asam urat akut ketika kristal asam urat berlebih mengendap di persendian.

Asam urat sering terjadi setelah pemicu seperti terlalu banyak minum alkohol yang meningkatkan jumlah kristal asam urat dalam tubuh.

Berikut gejala asam urat pada persendian termasuk: rentang gerak yang berkurang, pembengkakan, kehangatan dan sendi yang sering terkena asam urat adalah jempol kaki. Asam urat biasanya tidak menyebabkan reaksi autoimun yang sama seperti rematik seperti demam dan kabut otak.

5. Perbedaan Penyebab

Rematik disebut juga penyakit autoimun yang umumnya diturunkan dari keluarga. Hingga saat ini pemicu rematik diduga akibat infeksi virus dan kebiasaan merokok. Sedangkan penyebab asam urat bisa kambuh jika terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung purin seperti ikan, kerang, daging hingga jeroan.

 

source : Lusiana Mustinda – detikHealth

read more
Health

Anak-anak yang Sering Habiskan Waktu di Alam Miliki IQ Lebih Tinggi

LANGITKU NETWORKS, Sebuah studi menunjukkan bahwa anak-anak yang tinggal di perkotaan tapi memiliki akses ke ruang terbuka hijau, memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi dan gangguan perilaku yang rendah.

Dilansir dari The Independent, menurut sekelompok peneliti dari Hasselt Univerity dan Ghent University, area hijau di perkotaan menciptakan “perubahan pada IQ populasi” dan anak-anak memiliki hasil yang lebih baik.

Meski beberapa studi sebelumnya telah mengaitkan hasil positif ruang terbuka hijau bagi perkembangan anak, tapi ini merupakan studi pertama yang meneliti hubungannya dengan IQ.

Para ilmuwan mempelajari lebih dari 700 anak berusia 8-15 tahun dan menemukan bahwa peningkatan 3,3% ruang hijau dengan radius 3 kilometer dari tempat tinggal mereka, berkaitan dengan IQ yang lebih tinggi 2,6 poin.

Lebih lanjut, kedekatan jarak dengan area hijau ini juga berkaitan dengan penurunan “perilaku bermasalah” pada anak, seperti agresi dan mencari perhatian.

Tim peneliti mengatakan, asosiasi tersebut konsisten di berbagai kelompok sosial.

“Studi kami menunjukkan bahwa perencanaan kota hijau penting untuk menciptakan lingkungan optimal bagi perkembangan anak,” kata Esmée Bijens, pemimpin peneliti dari UHasselt and UGhent.

“Hasilnya tidak bias dengan latar belakang sosial ekonomi para peserta. Hubungan antara ruang hijau dan kecerdasan ditemukan pada anak-anak dari orang tua dengan tingkat pendidikan tinggi maupun rendah,” imbuhnya.

Studi tersebut mencatat bahwa ruang hijau, seperti taman, area berumput, kebun atau wilayah dengan pepohonan, memberikan manfaat lingkungan dengan mengurangi polusi udara dan suara.

Polusi udara dan suara sendiri telah dikaitkan dengan penurunan kognitif. Oleh sebab itu, dilihat dari perspektif kesehatan, ruang hijau terbuka mendorong aktivitas fisik dan mengurangi stres.

“Selain mempromosikan aktivitas fisik, ruang hijau di lingkungan hidup juga dapat meningkatkan kontak sosial. Ia juga berkaitan dengan gejala depresi, kecemasan, dan stres yang jauh lebih rendah,”

Para ilmuwan menggunakan pemetaan satelit untuk mengetahui tempat tinggal peserta penelitian dan jaraknya dari ruang terbuka hijau. Pemodelan komputer yang digunakan tim peneliti juga menyesuaikan dengan “faktor pembaur potensial”, meliputi kelamin, usia, pendidikan orang tua, dan pendapatan rumah tangga di lingkungan sekitar.

Studi dipublikasikan pada jurnal Plos Medicine.

 

Source : The Independent

Editor : Gita Laras Widyaningrum

(Nationalgeographic.co.id)

read more
Health

Catat, Ini Batas Maksimal Harus Setop Minum Kopi Agar Tak Susah Tidur

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Pernah mengalami susah tidur gara-gara efek kafein? Minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur adalah penyebab utamanya. Lalu berapa lama harus dikasih jeda?

Minum kopi sembari menikmati senja memang terlihat kekinian. Tetapi hal itu ternyata tidak dianjurkan bagi yang punya masalah dengan pola tidur alias sering insomnia.

Dikutip dari The Independent, sebuah penelitian di Journal of Clinical Sleep Medicine menyebut keluhan susah tidur masih banyak dikeluhkan hingga 6 jam setelah minum kopi. Bahkan ketika efek kafein sudah tidak terlalu terasa.

Ini artinya, seseorang harus sudah setop minum kopi pada pukul 15.00 jika ingin terlelap sekitar pukul 21.00. Jika pada pukul 17.00 masih menyeruput espreso, maka jangan terlalu berharap bisa langsung terlelap sebelum pukul 23.00.

Bahkan ketika seseorang bisa terlelap, pengaruh kopi akan tetap bisa diamati. Dalam penelitian tersebut, partisipan yang menggunakan sleep tracker menunjukkan data bahwa kualitas tidurnya terganggu.

 

 

source : AN Uyung Pramudiarja – detikHealth

read more
Health

Cuma Makan Buah-buahan Saat Sarapan? Hati-hati, Begini Dampaknya

LANGITKU NETWOTKS, Jakarta – Sarapan merupakan aktivitas yang tidak boleh terlewatkan. Melewatkan sarapan akan membuat lapar dan kehilangan konsentrasi saat menjalani kegiatan. Selain itu, tubuh akan terasa lemas dan mudah lelah.

Meskipun menyadari pentingnya sarapan, seseorang sering menghindari sarapan karena keterbatasan waktu atau sedang berdiet.
Buah-buahan seringkali menjadi alternatif sebagai pengganti sarapan. Namun, ide tersebut sebenarnya tidak baik untuk tubuh. Ahli diet dari Breach Candy Hospital, Eileen Canday, mengatakan bahwa, kandungan vitamin dan mineral pada buah-buahan tidak cukup memberikan tenaga untuk melakukan aktivitas seharian.

“Pada dasarnya, buah-buahan yang dikonsumsi saat sarapan tidak memberikan asupan vitamin dan mineral yang cukup berdasarkan kebutuhan harian. Di sisi lain, ketika makan menu sarapan lengkap tubuh tidak hanya mendapatkan asupan vitamin C tapi juga kalsium, serat dan protein. Untuk membantu tubuh dalam beraktivitas,” jelas Canday, dikutip dari TimesofIndia.

Menurut Canday, tidak masalah jika ingin mengonsumsi buah di pagi hari, tetapi harus dibarengi dengan makanan sarapan berserat tinggi seperti oatmeal yang akan memberikan kenyang lebih lama dan memiliki lebih banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Selain itu, sarapan yang tidak mengandung protein akan membuat perut terasa lapar lebih cepat dan lemas pada siang hari. Disarankan untuk mengkonsumsi buah-buahan hanya sebagai tambahan atau camilan dan jangan jadikan buah-buahan sebagai pengganti sarapan.

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

4 Camilan yang Tak Bikin Berat Badan Naik

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Beberapa orang beranggapan bahwa mempertahankan berat badan ideal maupun menurunkan berat badan harus menghindari camilan dan mengkonsumsi makanan sehat. Rasanya tersiksa sekali bagi Anda yang suka ngemil karena harus berhenti.

Menu camilan disebut-sebut bisa menaikkan berat badan. Saat Anda sedang diet, camilan jadi makanan yang ‘haram’ untuk dikonsumsi. Padahal, ada beberapa makanan yang tetap aman dikonsumsi untuk dijadikan camilan tanpa khawatir berat badan akan naik.
Seperti dikutip dari berbagai sumber, berikut 4 camilan yang aman dikonsumsi agar tetap sehat dan tidak gemuk:

1. Yogurt

Jika ingin yang segar-segar, Anda bisa mengkonsumsi yogurt. Menu camilan ini bisa menggantikan es krim yang penuh gula dan kalori. Tidak hanya menyegarkan, yogurt juga memiliki kandung kaya akan kalsium, serat, dan protein yang bisa menyehatkan usus. Namun, seringkali produk yogurt memberikan tambahan gula. Sehingga, pilihlah yogurt tanpa rasa dan tambahkan buah untuk memberikan rasa manis alami, dengan begitu berat badan Anda tetap terjaga.

2. Popcorn

Banyak orang menganggap bahwa popcorn adalah camilan yang tidak sehat karena termasuk makanan cepat saji. Faktanya, popcorn memiliki kandungan kaya akan serat dan menghasilkan sedikit protein. Umumnya, laki-laki harus mengkonsumsi serat 38 gram per hari sedangkan perempuan 25 gram. Dalam 100 gram popcorn mengandung 15 gram serat, sehingga cukup memenuhi kandungan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Dengan catatan, jangan terlalu banyak garap dan mentega ya.

3. Almond

Kacang memang kaya akan lemak, tetapi Anda tidak perlu takut mengkonsumsi kacang termasuk kacang almond. Hal ini karena almond memberikan nutrisi pada tubuh seperti serat, protein, dan lemak sehat. Selain itu, sebuah studi dikutip dari Eatingwell menemukan bahwa, seseorang yang mengkonsumsi almond merasa kenyang lebih lama daripada mengkonsumsi kacang jenis lain dengan frekuensi lebih sedikit.

4. Cokelat hitam

Banyak orang menganggap cokelat mengandung gula yang cukup tinggi dan membuat badan menjadi gemuk. Faktanya, ada cokelat yang bisa dikonsumsi meskipun sedang berdiet, yaitu cokelat hitam. Cokelat hitam dapat menghambat pemecahan lemak dan karbohidrat, dengan begitu tidak banyak timbunan lemak yang ada dalam tubuh.(up/up)

 

source : Defara Millenia Romadhona – detikHealth

read more
Health

Hal yang Harus Dilakukan Saat Golden Hour Setelah Serangan Jantung

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Penyakit jantung sering juga disebut sebagai silent killer disease. Sebab, penderita yang terkena serangan jantung tak selalu sakit. Mereka bisa saja terlihat sehat dan bisa beraktivitas dengan normal.

Serangan jantung mendadak sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, penderita penyakit jantung dan masyarakat pada umumnya harus mengenali golden hour saat terjadi serangan jantung.

Melansir Sakra World Hospital, golden hour adalah jendela peluang yang mempengaruhi kelangsungan hidup pasien yang terkena serangan jantung. Golden hour terjadi selama 60 menit pertama setelah serangan jantung.

Ini adalah waktu kritis, karena otot jantung akan mulai mulai mengalami kematian dalam waktu 80-90 menit setelah berhenti mendapatkan darah karena penyumbatan. Kemudian dalam enam jam hampir seluruh bagian jantung akan rusak permanen.

Tindakan yang tepat dalam golden hour ini perlu dilakukan agar kinerja jantung kembali normal dan meminimalisir kerusakan pada jantung. Pertama, kenali gejalanya. Saat serangan jantung terjadi biasanya muncul gejala-gejala seperti rasa nyeri di bagian dada, sesak napas, sakit perut, kembung, pusing hingga mual.

Kedua, segera panggil bantuan. Saat serangan jantung terjadi pada diri sendiri, pastikan Anda mencari seseorang untuk dimintai bantuan. Sebab, bisa saja tubuh menjadi lemah dan lumpuh saat serangan jantung mulai masif.

Ketiga, Jika serangan jantung terjadi ke orang di sekitar Anda, maka hal pertama yang harus dilakukan yaitu buat pasien terlentang. Kemudian periksa detak jantung dan pastikan orang tersebut masih bernapas atau tidak.

Keempat, segera hubungi rumah sakit. Jika tak ada tenaga medis di sekitar Anda, segera hubungi rumah sakit terdekat, atau minta orang terdekat untuk menghubungi rumah sakit. Lakukan tindakan ini secepatnya agar Anda atau pasien yang terkena serangan jantung segera ditangani dengan tepat.

Keempat tindakan tersebut harus dilakukan secara cepat. Sebab, waktu yang dimiliki oleh penderita serangan jantung tidaklah lama.

Melihat akibat dari serangan jantung yang sangat berbahaya ini, hal terbaik yang bisa dilakukan untuk menghindari situasi tersebut yaitu melakukan upaya pencegahan. Menjalani gaya hidup sehat untuk jantung merupakan hal terpenting dan terutama.

Periksakan kesehatan diri secara berkala ke rumah sakit. Sebab, faktor risiko penyakit jantung juga bisa berasal dari penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga penyakit kolesterol. Kondisi tubuh yang tidak sehat ini bisa membahayakan diri sehingga harus dikontrol dengan baik.

Untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi, misalnya, Anda harus rutin berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan kaya serat hingga menghindari rokok dan alkohol.

 

 

source : Faidah Umu Safuroh – detikHealth

read more
Health

4 Hal yang Bikin Diet Rendah Karbohirat Gagal Turunkan Berat Badan

LANGITKU NETWORKS, Makassar – Diet rendah karbohidrat menjadi metode populer untuk menurunkan berat badan. Pola diet ini membatasi konsumsi karbohidrat dan meningkatkan asupan tinggi protein serta lemak. Meski banyak yang sukses menurunkan berat badan dengan metode diet ini, tak sedikit juga yang gagal untuk mencapai tubuh ideal. Sekadar mengurangi asupan karbohidrat saya tak cukup membantu kita untuk mendapatkan berat badan impian.

Berikut kesalahan yang sering dilakukan yang justru membuat berat badan meningkat:

Mengonsumsi karbohidrat olahan

Memang tidak ada batasan pasti berapa jumlah karbohidrat yang bisa kita konsumsi dalam metode diet ini. Umumnya, pola makan bisa dianggap rendah kabohidrat bila kita hanya mengonsumsi sekitar 100 hingga 150 gram karbohidrat sehari. Dengan kisaran asupan karbohidrat tersebut, kita bisa mencapai hasil yang efektif untuk mendapatkan tubuh ideal melalui pola diet ini. Namun, manfaat tersebut hanya bisa kita dapatkan jika kita mengonsumsi kabohidrat yang tidak diproses. Mengonsumsi karbohidrat olahan hanya akan meningkatkan risiko kita untuk mengalami obesitas yang memicu berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Mengonsumsi protein terlalu banyak

Protein memang makronutrien penting yang bisa meningkatkan rasa kenyang dan proses pembakaran lemak. Umumnya, asupan protein yang tinggi bisa memicu penurunan berat badan dan peningkatan massa otot. Namun, mengonsumsi protein terlalu banyak akan membuat asam amino dalam tubuh diubah menjadi glukosa melalui proses glukoneogenesis. Hal ini justru akan mencegah tubuh untuk mengalami proses ketogenesis yang membantu penurunan berat badan.

Takut mengonsumsi lemak

Banyak orang percaya menghindari asupan lemak membantu mempercepat proses penurunan berat badan. Padahal, asupan lemak jutru membantu meningkatkan rasa kenyang dan pemenuhan nutrisi tubuh. Faktanya, lemak justru membantu menjaga kesehatan dan membantu penurunan berat badan. Namun, lemak yang kita konsumsi harus lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal dan omega 3.

Kurang asupan natrium

Diet rendah karbohidrat juga bisa memicu penurunan kadar insulin. Faktanya, insulin memiliki banyak fungsi bagi tubuh, seperti membantu mempertahankan kadar natrium dalam tubuh. Natrium merupakan elektrolit penting bagi tubuh. Kadar natrium yang terllau rendah bisa memicu masalah pada ginjal. Kondisi inilah yang membuat banyak orang merasa pusing, kelelahan, sakit kepala, bahkan sembelit ketika melakukan diet ini. Cara terbaik untuk mencegah masalah ini adalah dengan menambahkan asupan natrium.

 

source : Kompas.com

Penulis : Ariska Puspita Anggraini
Editor : Ariska Puspita Anggraini

read more
Health

Yuk, Kenali Istilah Diet Lambung untuk Cegah Sakit Maag

LANGITKU NETWORKS, Jakarta – Gaya hidup masyarakat mempengaruhi pola makan sehari-hari. Gangguan lambung seperti sakit maag dapat terjadi jika kondisi lambung tidak terjaga akibat pola makan yang tidak teratur.

Untuk menjaga kondisi lambung agar tetap prima, sebaiknya dimulai dari mengubah pola makan sehari-hari. Oleh karena itu masyarakat bisa mencoba sebuah diet yang diberi nama diet lambung, untuk mencegah gangguan lambung seperti sakit maag.

“Diet lambung adalah mengonsumsi makanan-minuman yang bersahabat bagi lambung, tidak memicu iritasi lambung atau kenaikan asam lambung,” ujar Medical Manager Kalbe Consumer Health dr Helmin Agustina, kepada detikHealth baru-baru ini.
Dengan rutin melakukan diet lambung maka bisa mengurangi gejala-gejala gangguan lambung di masa depan dan menjaga kondisi lambung dalam jangka waktu yang lama.

“Setiap orang sebaiknya mengonsumsi makanan yang bersahabat dan baik bagi lambung karena akan lebih mudah dicerna dan tidak menyebabkan peningkatan asam lambung,” ujarnya.

dr Helmin mengatakan untuk melakukan diet lambung, makanan-makanan yang dikonsumsi tidak boleh meningkatkan asam lambung dan mengiritasi lambung. Adapun makanan-makanan tersebut adalah sebagai berikut.

· Makanan kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan whole grains

· Makanan rendah lemak, seperti ikan dan sayuran

· Makanan rendah asam, seperti sayuran dan kacang-kacangan.

· Makanan pengganti nasi yang dimasak lembut

· Rebus-rebusan

· Sayuran muda yang dimasak

Sedangkan makanan yang harus dihindari adalah sebagai berikut.

· Alkohol

· Gorengan

· Sayuran Mentah

· Kopi

· Makanan bersifat asam (buah asam juga termasuk)

· Makanan pedas

· Makanan berlemak

· Makanan bersantan

· Minuman bersoda

dr Helmin pun menjelaskan konsumsi makanan yang bersahabat bagi lambung seperti diet lambung ini, tentu akan sangat baik bagi pencegahan dan pengobatan pada sakit maag. Namun masyarakat juga harus ingat, ada beberapa faktor lain yang juga dapat menyebabkan sakit maag.

“Perlu diingat faktor lain yang juga dapat menyebabkan sakit maag selain makanan, seperti kegagalan management stress, merokok, minum alkohol, dan lain sebagainya. Jadi selain diet sehat, perlu diatasi juga faktor lain pencetus sakit maag,” ungkapnya.

Oleh karena itu, jika Anda masih mengalami gangguan lambung yang tidak tahu dari mana penyebabnya bisa mencoba Promag Herbal yang mengandung Jahe Merah. Obat herbal ini bermanfaat untuk membantu meredakan gangguan lambung seperti mual dan muntah, perih ulu hati, serta kembung/sebah.

Promag Herbal dengan kandungan 8 herbal seperti Kunyit, Jahe Merah, Madu, Adas, Ananas, Akar Manis, dan Daun Mint yang hangat di tenggorokan dan perut sehingga dapat mengurangi rasa mual, muntah, dan nyeri ulu hati serta praktis untuk dibawa ke mana saja dan diminum kapan saja. Promag Herbal juga bisa diminum langsung atau dicampur dengan air atau teh hangat.

source : Reyhan Diandri Ghivarianto – detikHealth

read more
1 5 6 7 8 9 14
Page 7 of 14